• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KEUANGAN PER 31 DESEMBER 2019

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KEUANGAN PER 31 DESEMBER 2019"

Copied!
96
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KEUANGAN

PER 31 DESEMBER 2019

BAGIAN ADMINISTRASI

PEMERINTAHAN UMUM

(2)
(3)

i

PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB

Laporan Keuangan SKPD Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum yang terdiri dari Neraca, Laporan Realisasi Anggaran SKPD,

Laporan Operasional (LO) SKPD, Laporan Perubahan Ekuitas (LPE)

SKPD dan Catatan atas Laporan Keuangan SKPD Tahun Anggaran

2019 sebagaimana terlampir merupakan tanggungjawab kami.

Laporan Keuangan SKPD tersebut telah disusun berdasarkan Sistem

Pengendalian Intern (SPI) yang memadai dan isinya telah menyajikan

informasi pelaksanaan anggaran, posisi keuangan dan catatan atas

laporan keuangan SKPD secara layak sesuai dengan Standar

Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Madiun,

Maret

2019

KEPALA BAGIAN ADMINISTRASI

PEMERINTAHAN UMUM

Selaku Pengguna Anggaran

AGUS MURSIDI, AP

Pembina Tingkat I

NIP. 19740817 199311 1 002

(4)

ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga Laporan Keuangan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun Tahun 2018 dapat diselesaikan secara baik.

Penerapan otonomi daerah membawa konsekuensi logis berupa pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan yang baik berdasarkan manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel. Setelah tahun anggaran 2019 berakhir, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana terakhir diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011, Pasal 295 ayat (1), (2), (3) dan (4) bahwa masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus menyajikan Laporan Keuangan SKPD tahun anggaran yang berkenaan sebagai Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran SKPD.

Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran SKPD berupa Laporan Keuangan SKPD (LK SKPD) Tahun 2019 yang terdiri dari Neraca, Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan SKPD yang disajikan.

Kami menyadari bahwa Laporan Keuangan ini masih sangat jauh dari sempurna, oleh karena itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan dari semua pihak. Semoga Laporan Keuangan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun Tahun 2019 dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Madiun, Desember 2019 KEPALA BAGIAN ADMINISTRASI

PEMERINTAHAN UMUM

Selaku Pengguna Anggaran

AGUS MURSIDI, AP Pembina Tingkat I NIP. 19740817 199311 1 002

(5)

1

RINGKASAN

Setelah tahun anggaran 2019 berakhir, Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK SKPD) Bagian Administrasi Pemerintahan Umum menyiapkan Laporan

Keuangan SKPD Tahun Anggaran 2019 dan disampaikan kepada kepala SKPD untuk ditetapkan sebagai Laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan

anggaran SKPD. Laporan Keuangan SKPD terdiri dari dari Neraca, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Penyusunan penyajian Laporan Keuangan SKPD Bagian Administrasi Pemerintahan Umum merupakan perwujudan pertanggungjawaban konstitusional Kepala Bagian Administrasi

Pemerintahan Umum selaku Pejabat Pengguna Anggaran sebagai hasil

pelaksanaan anggaran yang berada di SKPD Bagian Administrasi

Pemerintahan Umum .

Laporan Keuangan SKPD Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Tahun 2019 disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah terakhit dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011.

Laporan Keuangan SKPD Bagian Administrasi Pemerintahan Umum ini sebagai dasar penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Pemerintah Kota Madiun oleh Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD). Laporan Keuangan Konsolidasi Pemerintah Kota Madiun sebagai Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD/Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 kepada DPRD.

(6)

2

1. LAPORAN REALISASI ANGGARAN SKPD

Laporan Realisasi Anggaran SKPD Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum menggambarkan perbandingan antara anggaran SKPD Tahun Anggaran

2019 dengan realisasinya, meliputi pendapatan dan belanja.

Realisasi belanja SKPD tahun anggaran 2019 sebesar Rp 2.649.524.166 atau mencapai 93,71% dari anggaran SKPD yang ditetapkan dalam APBD/Perubahan APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp 2.827.215.500,00.

Laporan Realisasi Anggaran SKPD Tahun Anggaran 2019 dapat disajikan sebagai berikut:

Anggaran Realisasi Prosentase

Pendapatan 0,00 0,00 0,00

Pendapatan Asli Daerah 0,00 0,00 0,00

Dana Perimbangan 0,00 0,00 0,00

Lain-lain Pendapatan yang Sah 0,00 0,00 0,00

Belanja 2.827.215.500,00 2.649.524.166,00 93,71%

Belanja Operasi 2.797.215.500,00 2.620.114.666,00 93,67%

Belanja Modal 30.000.000,00 29.409.500,00 98,03%

2. NERACA

Neraca adalah laporan yang menggambarkan posisi keuangan SKPD

Bagian Administrasi Pemerintahan Umum yang meliputi Aktiva/Aset

terdiri dari Aset Lancar, Investasi Jangka Panjang, Aset Tetap, Aset Lainnya dan Pasiva terdiri dari Kewajiban terdiri dari Kewajiban Jangka Pendek, Kewajiban Jangka Panjang serta Ekuitas yang terdiri dari Ekuitas Dana Lancar dan Ekuitas yang di investasikan pada tanggal 31 Desember 2019.

(7)

3 Jumlah Aktiva per 31 Desember 2019 sebesar Rp 317.685.232,44 yang terdiri dari Aset Lancar sebesar Rp 0,00 Investasi Jangka Panjang sebesar Rp 0,00 Aset Tetap sebesar Rp 293.214.899,44 dan Aset Lainnya sebesar Rp 24.470.333,00. Sedangkan Pasiva sebesar Rp 317.685.232,44 terdiri dari atas Kewajiban sebesar Rp 32.585.113,00, Ekuitas sebesar Rp 285.100.119,44.

Neraca Per 31 Desember 2019 sebagai berikut:

31 Desember 2019 31 Desember 2018 Aset

Aset lancar 0,00 0,00

Investasi Jangka Panjang 0,00 0,00

Aset Tetap 293.214.899,44 292.649.593,44

Aset Lainnya 24.470.333,00 99.003.166,00

TOTAL AKTIVA 317.685.232,44 391.652.760,44

Kewajiban 32.585.113,00 33.005.095,00

Kewajiban Jangka Pendek 32.585.113,00 33.005.095,00

Kewajiban Jangka Panjang 0,00 0,00

Ekuitas 285.100.119,44 391.652.760,44

Ekuitas (2.364.424.046,56) (2.072.933.392,56)

RK PPKD 2.649.524166,00 2.431.581.058,00

TOTAL PASIVA 317.685.232,44 391.652.760,44

3. LAPORAN OPERASIONAL (LO)

Realisasi Pendapatan-LO untuk periode 1 Januari 2019 sampai dengan 31 Desember 2019 adalah nihil. Tetap jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan LO Tahun 2018. Realisasi Beban untuk periode 1 Januari 2019 sampai dengan 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp 2.648.538.873,00. Realisasi Beban tahun 2019 merupakan nilai penyusunan pertama dari

(8)

4 Laporan Operasional, sehingga belum dapat dibandingkan dengan Laporan Operasional tahun sebelumnya.

Defisit-LO untuk periode 1 Januari 2019 sampai dengan 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp 2.648.538.873,00. Defisit-LO tahun 2019 merupakan nilai penyusunan pertama dari Laporan Operasional, sehingga belum dapat dibandingkan dengan Laporan Operasional tahun sebelumnya.

Laporan Operasional Tahun Anggaran 2019 dapat disajikan sebagai berikut:

31 Desember 2019 31 Desember 2018

Pendapatan LO 0,00 0,00

Pendapatan Asli Daerah LO 0,00 0,00 Pendapatan Transfer LO 0,00 0,00 Lain-Lain Pendapatan Yang Sah 0,00 0,00

Beban 2.648.538.873,00 2.577.141.156,00

Beban Operasi 2.648.538.873,00 2.577.141.156,00 Pos Luar Biasa 0,00 0,00

Surplus(Defisit) LO (2.648.538.873,00) (2.577.141.156,00)

4. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (LPE)

Ekuitas Awal untuk periode 1 Januari 2019 sampai dengan 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp 284.114.830,44, Surplus/Defisit-LO untuk periode 1 Januari 2019 sampai dengan 31 Desember 2019 adalah sebesar (Rp 2.648.538.873,00), Akumulasi Penyusutan sd tahun 2019 Rp 0,00 dan Akumulasi Amortisasi sd tahun 2019 sebesar Rp 0,00 dan Lain-lain sebesar (Rp.4,00). Ekuitas Akhir untuk periode 1 Januari 2019 sampai dengan 31 Desember 2019 adalah sebesar (Rp 2.649.524.166). Ekuitas tahun 2019 merupakan nilai penyusunan pertama dari Laporan Perubahan Ekuitas, sehingga belum dapat dibandingkan dengan Laporan Perubahan Ekuitas tahun sebelumnya.

(9)

5 Ekuitas tahun 2019 merupakan nilai penyusunan pertama dari Laporan Perubahan Ekuitas, sehingga belum dapat dibandingkan dengan Laporan Perubahan Ekuitas tahun sebelumnya.

Laporan Perubahan Ekuitas Tahun Anggaran 2019 dapat disajikan sebagai berikut :

31 Desember 2019 31 Desember 2018 Ekuitas Awal 284.114.830,44 422.849.928,44

Surplus (Defisit LO) (2.648.538.83,00) (2.57.141.156,00) Dampak Kumulatif Perubahan Kebijakan :

Akumulasi Penyusutan sd Tahun 2019 0,00 0,00 Akumulasi Amortisasi sd Tahun 2019 0,00 0,00

Lain-Lain (4,00) 21.075.000,00 RK PPKD 2.649.524.166,00 2.417.331.058,00 Ekuitas Akhir (2.364.424.046,56) 284.114.830,44 C A L K  Pendahuluan  Target Kinerja

Pencapaian Kinerja  Kebijakan Akuntansi  Pos-Pos LRA  Pos-Pos Neraca

(10)

6

5. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) menguraikan peranan pelaporan keuangan dan tujuan pelaporan keuangan, indikator pencapaian target kinerja, ikhtisar pencapaian kinerja keuangan, kebijakan akuntansi yang diterapkan, penjelasan pos-pos neraca, laporan realisasi anggaran dan informasi non keuangan SKPD Bagian Administrasi Pemerintahan Umum .

Penyajian Neraca yang menyangkut Aset, Kewajiban dan Ekuitas dana diakui berdasarkan basis akrual yaitu pengakuan transaksi dicatat pada saat diperolehnya hak atas aset dan timbulnya kewajiban tanpa memperhatikan kapan kas atau setara kas diterima atau dikeluarkan dari kas daerah. Sedangkan penyajian Laporan Realisasi Anggaran (LRA) yang mencakup realiasasi pendapatan dan belanja diakui berdasarkan basis kas yaitu pengakuan transaksi yang dicatat pada saat kas diterima atau dikeluarkan oleh dan dari kas daerah.

Dalam CaLK juga diungkapkan pula kejadian-kejadian penting setelah tanggal pelaporan keuangan serta informasi tambahan yang dikeluarkan.

(11)

7

(12)

8

(13)

9

(14)

10

(15)

11

CATATAN ATAS LAPORAN

KEUANGAN

(16)

I - 1

PENDAHULUAN

Era otonomi daerah sekarang ini, SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Madiun dihadapkan pada suatu keadaan dimana pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan harus didasarkan pada manajemen keuangan yang sehat dengan mengedepankan anggaran kinerja yang berorientasi hasil, transparansi dan akuntabilitas. Setelah tahun anggaran 2019 berakhir, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana diubah terakhir kali dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011, Pasal 295 ayat (1), (2), (3) dan (4) bahwa masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus menyajikan Laporan Keuangan SKPD tahun anggaran yang berkenaan sebagai Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran SKPD. Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran SKPD berupa Laporan Keuangan SKPD (LK SKPD) Tahun 2019 yang terdiri dari Neraca, Laporan Realisasi Anggaran,Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan SKPD yang disajikan.

1.1 PERANAN PELAPORAN KEUANGAN DAN

TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN SKPD

Laporan keuangan disusun untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh Bagian

Administrasi Pemerintahan Umum selama tahun anggaran 2019. Laporan

keuangan terutama digunakan untuk membandingkan realisasi pendapatan dan belanja yang telah ditetapkan, menilai kondisi keuangan, mengevaluasi dan membantu menentukan ketaatannya terhadap peraturan perundang-undangan.

Bagian Administrasi Pemerintahan Umum sebagai entitas pelaporan

mempunyai kewajiban untuk melaporkan upaya-upaya yang telah dilakukan serta

BAB

1

P E N D A H U L U A N  Maksud dan Tujuan

 Dasar Penyusunan  Sistematika Penulisan P E R A N A N D A N T U J U A N L K S K P D  Peranan  Tujuan

(17)

I - 2 hasil yang dicapai dalam pelaksanaan kegiatan secara sistematis dan terstruktur pada suatu periode pelaporan:

Akuntabilitas

Mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya serta pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepada Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara periodik.

Manajemen

Membantu para pengguna untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Bagian Administrasi

Pemerintahan Umum selama tahun anggaran 2019 sehingga

memudahkan fungsi perencanaan, pengelolaan dan pengendalian atas seluruh aset, kewajiban dan ekuitas dana pemerintah untuk kepentingan masyarakat.

Transparansi

Memberikan informasi keuangan Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum yang terbuka dan jujur kepada masyarakat berdasarkan

pertimbangan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan menyeluruh atas pertanggungjawaban pemerintah dalam pengelolaan sumber daya yang dipercayakan kepadannya dan ketaatannya pada peraturan perundang-udangan.

Maksud dan tujuan dari penyusunan Laporan Keuangan Bagian Administrasi

Pemerintahan Umum antara lain:

1. Menyediakan informasi mengenai kesesuaian cara memperoleh sumber daya ekonomi dan alokasinya dengan anggaran yang ditetapkan dan peraturan perundang-undangan.

2. Menyediakan informasi mengenai jumlah sumber daya ekonomi yang digunakan dalam kegiatan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum serta hasil-hasil yang telah dicapai.

(18)

I - 3

1.2 DASAR PENYUSUNAN

1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; 2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; 3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah

sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan atas Undang-Undang-Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang telah ditetapkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005;

4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

7. Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011.

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2013 tentang peneraparan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasia Akrual pada Pemerintah Daerah

1.3 SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika Catatan atas Laporan Keuangan Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum Kota Madiun Tahun 2019 adalah sebagai berikut:

Surat Pernyataan Tanggung Jawab Kepala SKPD

Memberikan informasi bahwa pengelolaan anggaran yang menjadi tanggungjawabnya telah diselenggarakan berdasarkan Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang memadai dan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan DASAR PENYUSUNAN UU 17 TH 2003 UU 1 TH 2004  UU 32 Th 2004  UU 34 Th 2004  PP 24 Th 2005  PP 58 Th 2005  Permendagri13 Th2006

(19)

I - 4

Ringkasan

Memberikan informasi mengenai LK Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum Tahun 2019 yang terdiri dari Neraca, Laporan Realisasi Anggaran,Laporan

Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan.

Bab I Pendahuluan

Memberikan informasi mengenai peranan pelaporan keuangan dan tujuan pelaporan keuangan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, dasar hukum penyusunan LK Bagian Administrasi Pemerintahan Umum dan Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) Bagian Administrasi

Pemerintahan Umum.

Bab II Indikator Pencapaian Target Kinerja

Memuat penjelasan mengenai keberhasilan pencapaian target kinerja anggaran

SKPD Bagian Administrasi Pemerintahan Umum yang dicerminkan melalui indikator keberhasilan pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun

pelaporan menurut urusan pemerintahan daerah yang telah tertuang dalam Rencana Kerja Tahunan SKPD (RKT) Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum baik target kinerja pendapatan maupun target kinerja belanja. Bab III Ikhtisar Pencapaian Kinerja Keuangan

Memuat ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja anggaran Bagian Administrasi

Pemerintahan Umum menurut urusan pemerintahan daerah, berupa gambaran

realisasi pencapaian efektifitas dan efisiensi program dan kegiatan sebagaimana dijelaskan pada bab II yang dapat disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan atau diagram. Ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja keuangan mencakup pendapatan dan pengeluaran Bagian Administrasi Pemerintahan Umum. Dalam bagian ini juga faktor penghambat tidak tercapainya indikator target kinerja program dan kegiatan yang telah ditetapkan baik yang bersifat dapat dikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan (force majeur).

(20)

I - 5

Bab IV Kebijakan Akuntansi

Memberikan informasi mengenai kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Bagian

Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun sebagai entitas akuntansi di

lingkungan Pemerintah Kota Madiun sebagai pedoman penyusunan LK Bagian

Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun.

Bab V Penjelasan Pos-Pos Laporan Realisasi Anggaran SKPD

Memberikan informasi mengenai penjelasan masing-masing pos pada Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun.

Bab VI Penjelasan Pos-Pos Neraca SKPD

Memberikan informasi mengenai penjelasan masing-masing pos pada Neraca

Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun.

Bab VII Penjelasan Pos-Pos Laporan Operasional LO SKPD

Memberikan informasi mengenai penjelasan masing-masing pos pada Laporan Operasional LO Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun.

Bab VIII Penjelasan Pos-Pos Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) SKPD

Memberikan informasi mengenai penjelasan masing-masing pos pada Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun.

Bab IX Informasi Non Keuangan

Memberikan informasi non keuangan Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum Kota Madiun yang terjadi selama tahun anggaran 2019 dan

(21)

TARGET KINERJA ANGGARAN SKPD

2.1. INDIKATOR TARGET KINERJA SKPD

Indikator target kinerja SKPD merupakan alat untuk mengukur kinerja SKPD dengan berpedoman kepada orientasi hasil yang akan diperoleh atas pelaksanaan suatu program dan kegiatan dalam rangka mewujudkan rencana kerja SKPD (Renja SKPD) Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun. Rencana Kerja SKPD merupakan tahapan tahapan yang harus dilakukan untuk mewujudkan visi dan misi yang tertuang dalam rencana strategis SKPD. Pada akhirnya program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun dalam kerangka perwujudan visi dan misi Walikota Madiun yang tertuang dalam Rencana Kerja Tahunan SKPD (RKT).

2.2. INDIKATOR TARGET PENDAPATAN SKPD

Indikator target pendapatan SKPD Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun sebagaimana tertuang dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 adalah nihil.

2.3. INDIKATOR TARGET BELANJA SKPD

Alokasi belanja di Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun terdiri dari anggaran belanja tidak langsung dan anggaran belanja langsung. Anggaran belanja tidak langsung terdiri dari belanja gaji dan tunjangan serta tambahan penghasilan bagi PNS. Sedangkan alokasi belanja langsung dalam bentuk anggaran belanja Program dan kegiatan Bagian Administrasi

Pemerintahan Umum Kota Madiun yang tertuang dalam rencana kerja

2

T A R G E T K I N E R J A A N G G A R A N S K P D  Renstra SKPD  Renja SKPD I N D I K A T O R P E N D A P A T A N  PAD  Perimbangan  Lain-lain Pendapatan yang sah I N D I K A T O R B E L A N J A  Belanja tdk langsung  Belanja langsung

(22)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM II - 2 tahunan SKPD. Program dan kegiatan yang tersedia anggarannya dalam APBD Tahun Anggaran 2019 terdiri dari Program dan kegiatan. Indikator target kinerja belanja SKPD sebagaimana tertuang dalam rencana kerja tahunan

Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun. Target kinerja anggaran tahun 2019. Target Kinerja masing – masing program dan kegiatan tahun anggaran 2019 adalah berikut :

Kode Rekening Belanja Target Kinerja

5.1 BELANJA TIDAK

LANGSUNG

5.1.1 Belanja Pegawai

5.1.1.02 Tambahan Penghasilan PNS  Pembayaran tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja PNS Bagian Administrasi Pemerintahan Umum 13 bulan sebesar 439.757.500,00  11 PNS  Pembayaran tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan obyektif Honorarium KPA, PPK, bendahara pengeluaran dan Pengurus Barang sebesar 50.400.000,00

BELANJA LANGSUNG

16.01.01.01.01.01 Kegiatan Penyediaan Jasa, Peralatan dan Perlengkapan Kantor

 Kelancaran tugas- tugas Bagian Administrasi Pemerintahan Umum  Honorarium dan Lembur

Non PNS

 Penyediaan Jasa Alat Tulis, listrik, benda Perangko, meterai dan Peralatan kebersihan dan bahan pembersih

 Cetak dan Penggadaan dan MaMin Tamu

 308.291.000,00 16.01.01.01.01.02 Kegiatan Koordinasi dan

Konsultasi Keluar Daerah  Undangan Rapat Koordinasi/ Bintek/ Sosialisasi dari Kemendagri, Pemerintah Prov Jatim  Rata-rata 3 kali per bulan  Konsultasi insidental  230.000.000,00

(23)

16.01.01.02 Program Pemeliharaan Barang Daerah

16.01.01.02.02.01 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung dan Bangunan  Pemasangan Wallpaper Bagian Administrasi Pemerintahan Umum  2.000.000,00 16.01.01.02.02.02 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas  Pemeliharan kendaraan operasional dinas Bagian Adm. Pemerintahan Umum  1 Unit kendaraan dinas

Roda Empat AE 77 BP  Perpanjangan STNK 5

tahunan 4 kendaraan dinas  18.674.000,00

16.01.01.02.02.03 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana Prasarana Kantor

 Pemeliharan AC, komputer dan printer Bagian Adm. Pemerintahan Umum.  5 Unit AC  5 Unit Komputer  8 Printer  13.300.000,00 16.01.01.04 Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana

Aparatur

16.01.01.03.03.01 Kegiatan Pengadaan sarana dan

prasarana kantor  Pembelian AC, Scanner dan Kursi kerja Bagian Administrasi Pemerintahan Umum

 30.000.000,00

16.01.01.05 Program Peningkatan

Pengembangan Sistem

Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan.

16.01.01.05.05.02 Kegiatan Penyusunan laporan capaian Kinerja da Ikhtisar realisasi kinerja SKPD

 Penyusunan LKJ, Renstra, Renja, PK, IKU, RFK SKPD

 7.417.000,00

16.01.01.15 Program Penataan Daerah Otonomi Baru

16.01.01.15.15.01 Kegiatan Peringatan Hari

Otonomi Daerah  Peringatan Hari Otonomi Daerah di Kota Madiun  29.425.000,00

16.01.01.15.15.02 Kegiatan Bintek Administrasi

Kelurahan  Terlaksananya Bintek Administrasi Kelurahan  116.630.000,00

16.01.01.15.15.05 Kegiatan Hari Jadi Provinsi

Jawa Timur  Pelaksanaan Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur  58.533.000,00

(24)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM II - 4 16.01.01.15.15.06 Kegiatan Evaluasi Kelurahan

Berhasil  Evaluasi Kelurahan Berhasil Tingkat Kota dan regional

 200.520.000,00 16.01.01.15.15.07 Kegiatan Rapat Koordinasi

Pejabat Pemerintahan Daerah  Terwujudnya Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintahan Daerah  208.973.000,00 16.01.01.15.15.08 Kegiatan Kunjungan

Kerja/Inspeksi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah

 Kunjungan Kerja Walikota Madiun ke 6 Kelurahan  677.840.000,00

16.01.01.15.15.10 Kegiatan Koordinasi

Penyusunan LKPJ Walikota  Dokumen LKPJ Walikota Madiun  66.600.000,00

16.01.01.15.15.11 Kegiatan Penyusunan LPPD, ILPPD dan EKPPD Kota Madiun

 Dokumen LPPD, ILPPD dan EKPPD Kota Madiun tahun 2019

 102.340.000,00 16.01.01.15.15.19 Kegiatan Koordinasi

Penyusunan Memori Serah Terima Jabatan

 Dokumen Serah Terima Jabatan Walikota Madiun  15.000.000,00

16.01.01.16 Program Peningkatan Kerjasama Antar Daerah Pemerintah Daerah

16.01.01.16.16.01 Kegiatan Koordinasi

Penyusunan MoU  Terlaksananya penyusunan MoU pemerintah daerah dan dengan pihak ketiga  20.313.000,00

16.01.01.16.16.02 Kegiatan

Fasilitasi/Pembentukan Kerjasama Antar Daerah di Bidang Ekonomi (Pameran Apeksi)

 Keikutsertaan dalam Rakor Komwil IV, Rakernas Apeksi, dan Rakor JKPI tahun 2019

 59.813.000,00 16.01.01.16.16.03 Kegiatan Fasilitasi Kerjasama

Bidang Pelayanan Publik (Pawitan Dirogo)

 Terlaksananya kegiatan kerjasama antar daerah PAWITAN DIROGO  26.163.000,00

16.01.01.16.16.04 Kegiatan Penerimaan Kunjungan Kerja Pejabat Negara/Departemen/Lembaga Pemerintahan Non

Departemen/Luar Negeri

 Penerimaan Kunjungan Kerja di Kota Madiun  145.226.000,00

(25)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 1

IKHTISAR PENCAPAIAN

KINERJA KEUANGAN

OPD

Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum Kota Madiun Tahun Anggaran 2019 tercermin melalui capaian kinerja

rencana kerja tahunan dibandingkan dengan rencana anggaran dan rencana kegiatan yang telah ditetapkan. Permasalahan yang muncul selama pelaksanaan rencana kerja OPD dan solusi yang ditempuh OPD sehingga tujuannya yang diharapkan dapat tercapai. Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan Bagian

Administrasi Pemerintahan Umum merupakan tahapan realiasi atau

pelaksanaan rencana kerja OPD yang harus dilakukan untuk mewujudkan visi dan misi yang tertuang dalam rencana strategis Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum. Pada akhirnya program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Bagian Administrasi Pemerintahan Umum dalam kerangka perwujudan visi dan misi

Walikota Madiun yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2014-2019 dapat tercapai.

3

pencapaian kinerja keuangan

 Pendapatan  Belanja

(26)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 2

3.1. PENCAPAIAN KINERJA PENDAPATAN OPD

Pencapaian kinerja pendapatan yang dikelola oleh Bagian Administrasi Pemerintahan Umum selama Tahun Anggaran 2019 adalah nihil.

3.2. PENCAPAIAN KINERJA BELANJA OPD

Pencapaian kinerja belanja di OPD Bagian Administrasi Pemerintahan

Umumterdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung. Belanja tidak langsung terdiri dari realisasi belanja gaji dan tunjangan serta realisasi belanja tambahan penghasilan bagi PNS. Sedangkan belanja langsung dalam bentuk realisasi belanja program dan kegiatan Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum. Realisasi belanja program dan kegiatan yang tersedia anggarannya

dalam APBD Tahun Anggaran 2019 terdiri dari 5 Program dan 23 Kegiatan. Pencapaian kinerja belanja OPD merupakan antara indikator target kinerja yang ditetapkan dengan realisasinya, seberapa besar OPD mampu merealisasikan program dan kegiatannya dikaitkan dengan program dan kegiatan yang ditetapkan dalam rencana kerja tahunan OPD.

Pencapaian kinerja belanja OPD Bagian Administrasi Pemerintahan

Umum Tahun Anggaran 2019 adalah sebagai berikut:

Kode Rekening Belanja

5.1 BELANJA TIDAK LANGSUNG

5.1.1.02 Belanja Tambahan Penghasilan PNS

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Pagu target APBD Rp.439.757.500,00 Rp. 411.154.110,00

b Keluaran/Output

 Pembayaran tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja sesuai tupoksinya bagi 11 PNS di Bagian Adm. Pemerintahan selama 13 bulan

 Pembayaran Honorarium KPA, PPK, bendahara pengeluaran dan Pengurus Barang

c Masalah

 Penganggaran tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja tidak bisa direalisasikan 100 % disebabkan pada Tahun 2019 tidak terjadi penambahan jumlah PNS, serta kurang tertib jam masuk kantor PNS yang berakibat kurang maksimalnya capaian e-kinerja kinerja PENDAPATAN  PAD  Perimbangan  Lain-lain Pendapatan yang sah kinerja BELANJA  Belanja tdk langsung  Belanja langsung

(27)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 3

d Solusi

Kembalikan ke Kas Daerah

e Kesimpulan

 Realisasi belanja tambahan penghasilan PNS berdasarkan beban kerja sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.

 Realisasi belanja tambahan penghasilan PNS berdasarkan beban kerja pembayarannya sangat dipengaruhi oleh kinerja PNS

5.2 BELANJA LANGSUNG

5.2.1.20.05.01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

16.01.01.01.01.01 Kegiatan Penyediaan Jasa, Peralatan dan Perlengkapan Kantor

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 308.291.000,00 Rp 291.730.768,00

b Keluaran/Output

 Honorarium dan Lembur Non PNS.

 Penyediaan Jasa Alat Tulis, listrik, benda Perangko, meterai dan Peralatan kebersihan dan bahan pembersih.

 Cetak dan Penggadaan

 Makan dan minum rapat dan tamu

c Masalah -

d Solusi

-

e Kesimpulan

 Realisasi belanja kegiatan penyediaan jasa, peralatan dan perlengkapan kantor lebih rendah dari anggaran yang ditetapkan karena adanya efisiensi atas belanja bahan pakai habis dan belanja jasa kantor, dan Jasa Tenaga Upahan Tahun 2019.

 Kelancaran tugas- tugas Bagian Administrasi Pemerintahan Umum

16.01.01.01.01.02 Kegiatan Koordinasi dan Konsultasi Keluar Daerah

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Target Realisasi

Dana Rp 230.000.000,00 Rp 229.990.416,00

b Keluaran/Output

 Undangan Rapat Koordinasi/Bintek/Sosialisasi dari Kemendagri, Bapemas, Biro Pemerintahan Provinsi

 Rata-rata 3 kali per bulan  Konsultasi insidental c Masalah - d Solusi - e Kesimpulan

 Terwujudnya koordinasi dan konsultasi ke luar daerah yaitu Pemerintah Pusat dan Propinsi Jawa Timur serta kota-kota

(28)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 4

penyelenggara Apeksi dan JKPI oleh Bagian Administrasi Pemerintahan Umum selama tahun 2019.

 Realisasi belanja perjalanan dinas telah direalisasi sesuai dengan anggaran yang ditetapkan.

5.2.1.20.05.02 Program Pemeliharaan Barang Daerah

16.01.01.02.02.01 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung dan Bangunan

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 2.000.000,00 Rp 1.952.500,00

b Keluaran/Output

 Pemasangan Wallpaper Bagian Administrasi Pemerintahan Umum

c Masalah

 -

d Solusi

 -

e Kesimpulan

 Realisasi belanja barang dan jasa sesuai dengan anggaran yang ditetapkan dengan APBD Tahun Anggaran 2019.

 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung dan Bangunan di Bagian Administrasi Pemerintahan Umum berjalan baik dan lancar

16.01.01.02.02.02 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 18.674.000,00 Rp 17.818.500,00

b Keluaran/Output

 Pemeliharan kendaraan operasional dinas Bagian Adm.

Pemerintahan Umum, Perpanjangan STNK 1 Kendaraan Dinas Roda 4 dan 3 unit Kendaraan Dinas Roda 2

c Masalah

 -

d Solusi

 -

e Kesimpulan

 Realisasi belanja barang dan jasa lebih rendah dari anggaran yang ditetapkan karena adanya efisiensi anggaran.

 Pemeliharaan 1 Unit kendaraan dinas Roda Empat AE 77 BP dan Perpanjangan STNK tahunan 4 kendaraan dinas

16.01.01.02.02.03 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana Prasarana

Kantor

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 10.000.000,00 Rp 9.510.350,00

b Keluaran/Output

 Pemeliharaan AC 6 Unit, 11 Unit Komputer dan 8 Buah Printer

(29)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 5  -

d Solusi

-

e Kesimpulan

 Realisasi belanja telah sesuai dengan anggaran yang ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019

 Terwujudnya Sarana prasarana Kantor yang mendukung efektifitas tugas dan administrasi di Bagian Administrasi Pemerintahan Umum.

16.01.01.04 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

16.01.01.03.03.01 Kegiatan Pengadaan sarana dan prasarana kantor

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp. 30.000.000,00 Rp. 29.409.500,00

b Keluaran/Output

 Pembelian AC, Scanner dan Kursi kerja Bagian Administrasi Pemerintahan Umum c Masalah  - d Solusi  - e Kesimpulan

 Pengadaan sarana dan prasarana kantor guna menunjang kinerja OPD berjalan dengan baik dan lancar

16.01.01.05 Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan

Capaian Kinerja dan Keuangan

16.01.01.05.05.02 Kegiatan Penyusunan laporan capaian Kinerja da Ikhtisar

realisasi kinerja OPD a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp. 7.417.000,00 Rp. 7.316.375,00

b Keluaran/Output

 Penyusunan LKJ, Renstra, Renja, PK, IKU, RFK SKPD

c Masalah

 -

d Solusi

 -

e Kesimpulan

 Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan ihtisar realisasi kinerja OPD berjalan dengan baik dan lancar

16.01.01.15 Program Penataan Daerah Otonomi Baru 16.01.01.15.15.01 Kegiatan Peringatan Hari Otonomi Daerah

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 29.425.000,00 Rp 29.090.727,00

b Keluaran/Output

(30)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 6 c Masalah d Solusi e Kesimpulan

 Kegiatan Peringatan Hari Otonomi Daerah di Kota Madiun Berjalan dengan tertib dan Lancar

16.01.01.16.16.02 Kegiatan Bintek Administrasi Kelurahan a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 116.630.000,00 RP.110.611.625,00

b Keluaran/Output

 Pelaksanaan Bimtek dan Cetak 33 buah Buku Administrasi 27 Kelurahan dan 3 Kecamatan se Kota Madiun

c Masalah

d Solusi

e Kesimpulan

 Pelaksanaan Bimtek Administrasi Kelurahan berjalan dengan baik dan lancar

16.01.01.16.16.05 Kegiatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 58.533.000,00 Rp 56.554.418,00

b Keluaran/Output

 Pelaksanaan Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur di Kota Madiun 15 Oktober 2019 dan even Olah Raga Bersama di Kantor Provinsi Jawa Timur

c Masalah

 -

d Solusi

 -

e Kesimpulan

 Kegiatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur berjalan dengan Baik dan Lancar

16.01.01.16.16.09 Kegiatan Evaluasi Kelurahan Berhasil a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 200.520.000,00 Rp 186.098.158,00

b Keluaran/Output

 Evaluasi Kelurahan Berhasil Tingkat Kota dan Provinsi Jawa Timur

c Masalah

 -

(31)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 7  -

e Kesimpulan

 Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi Kelurahan Berhasil berjalan dengan baik dan lancar

16.01.01.16.16.06 Kegiatan Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintahan Daerah a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 208.973.000,00 Rp 196.592.107,00

b Keluaran/Output

 Terwujudnya Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintahan Daerah secara periodik 6 kali dalam 1 tahun

c Masalah

 Belanja sewa gedung dan perlengkapan tenda tidak optimal karena pelaksanaan acara di hotel

d Solusi

 Kembalikan ke Kas Daerah

e Kesimpulan

 Realisasi belanja lebih rendah dari anggaran yang ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019.

16.01.01.16.16.07 Kegiatan Kunjungan Kerja/Inspeksi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 677.840.000,00 Rp 551.905.303,00

b Keluaran/Output

 Terlaksananya Kunjungan Kerja Walikota ke 6 Kelurahan pada bulan September s/d Desember 2019

c Masalah

 Belanja sewa perlengkapan meja kursi, tenda dan mamin peserta tidak optimal karena terdapat perubahan konsep acara

d Solusi

 Kembalikan ke Kas Daerah

e Kesimpulan

 Kegiatan kunjungan kerja Walikota berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan target 6 Kelurahan

16.01.01.16.16.10 Kegiatan Koordinasi Penyusunan LKPJ Walikota a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 66.600.000,00 Rp 65.044.490,00

b Keluaran/Output

 Dokumen LKPJ Walikota Madiun sebanyak 80 buku

c Masalah

 -

d Solusi

 -

(32)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 8  Penyusunan LKPJ Walikota Madiun berjalan dengan baik dan

lancar

16.01.01.16.16.11 Kegiatan Penyusunan LPPD, ILPPD dan EKPPD Kota Madiun

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp. 102.340.000,00 Rp. 98.581.796,00

b Keluaran/Output

 Buku LPPD, ILPPD dan EKPPD

c Masalah

 Belanja Pegawai dalam UKK tidak optimal  Belanja Akomodasi tidak optimal dilaksanakan

d Solusi

 Kembalikan ke Kas Daerah

e Kesimpulan

 Kegiatan Penyusunan LPPD, ILPPD dan EKPPD Kota Madiun berjalan dengan Baik dan Lancar

16.01.01.16.16.15 Kegiatan Koordinasi Penyusunan Memori Serah Terima Jabatan

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 15.000.000,00 Rp 14.598.753,00

b Keluaran/Output

 Dokumen Serah Terima Jabatan Walikota Madiun

c Masalah

 -

d Solusi

 -

e Kesimpulan

 Kegiatan Serah Terima Jabatan Walikota Madiun berjalan dengan Baik dan Lancar

16.01.01.15 Program Peningkatan Kerjasama Antar Daerah Pemerintah Daerah

16.01.01.15.15.03 Kegiatan Koordinasi Penyusunan MoU a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 20.313.000,00 Rp 19.758.372,00

b Keluaran/Output

 Terlaksananya penyusunan MoU pemerintah daerah dan dengan pihak ketiga c Masalah  - d Solusi  - e Kesimpulan

(33)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 9

16.01.01.15.15.01 Kegiatan Fasilitasi/Pembentukan Kerjasama Antar Daerah di Bidang Ekonomi (Pameran Apeksi)

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 59.813.000,00 Rp 59.227.843,00

b Keluaran/Output

 Keikutsertaan Kota Madiun dalam Rakor Komwil IV di Surabaya, Rakernas Apeksi di Semarang, dan Rakor JKPI di Karang Asem Bali tahun 2019

c Masalah

 -

d Solusi

 -

e Kesimpulan

 Kegiatan Fasilitasi /Pembentukan Kerjasama Antar Daerah di Bidang Ekonomi (Pameran Apeksi) berjalan dengan Baik dan Lancar

16.01.01.15.15.02 Kegiatan Fasilitasi Kerjasama Bidang Pelayanan Publik (Pawitan Dirogo)

a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 26.163.000,00 Rp 23.726.008,00

b Keluaran/Output

 Terlaksananya Kegiatan Kerjasama Antar Daerah Pawitan Dirogo

c Masalah

 Belanja Makanan dan Minuman dibatasi hanya untuk 500 undangan sehingga tidak maksimal serapannya.

 Belanja Akomodasi tidak optimal dilaksanakan.

d Solusi

 Kembalikan ke Kas Daerah

e Kesimpulan

 Kegiatan Fasilitasi Kerjasama Bidang Pelayanan Publik (Pawitan Dirogo) dapat terlaksana

16.01.01.15.15.04 Kegiatan Penerimaan Kunjungan Kerja Pejabat

Negara/Departemen/Lembaga Pemerintahan Non

Departemen/Luar Negeri a Capaian Kinerja Belanja

Indikator Pagu Anggaran Realisasi

Dana Rp 145.226.000,00 Rp 143.539.547,00

b Keluaran/Output

 Terlaksananya penerimaan kunjungan kerja legislatif dari luar daerah ke Kota Madiun dari Kab. Tuban, Gunung Kidul, Kab. Kulon Progo, Kab. Batang, Kab. Purworejo, Kab. Pemalang, Kab. Temanggung, Pemerintah Kota Banjarbaru, Kab. Magelang, Kota Surakarta, Kab. Sumedang, Kab. Bantul, Kabupaten

(34)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM III - 10

Kab. Mojokerto, Kab. Demak, Kab. Rembang, Kab. Sidoarjo, Kab. Jepara, Kab. Lumajang, Kab. Tegal, Kab. Malang, Kab. Pasuruan, Kab. Kendal, Pemerintah Kota Cirebon, Kab. Sleman

c Masalah

 -

d Solusi

 -

e Kesimpulan

(35)

PEMERINTAH KOTA MADIUN IV - 1

KEBIJAKAN AKUNTANSI

4.1 ENTITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH

(01) Tujuan entitas pelaporan keuangan untuk menunjukkan entitas akuntansi

pada pusat-pusat pertanggung jawaban keuangan daerah.

(02) Entitas pelaporan keuangan mengacu pada konsep bahwa setiap pusat pertanggungjawaban harus bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

(03) Entitas pelaporan keuangan adalah Pemerintah Kota Madiun, sedangkan pusat-pusat pertanggungjawaban adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun yaitu DPRD, Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Badan/Dinas, dan Kantor. Tidak termasuk perusahaan daerah.

4.2 BASIS AKUNTANSI

(04) Basis akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan adalah basis kas modifikasi, yaitu merupakan kombinasi basis kas dengan basis akrual.

(05) Basis kas yaitu basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi penerimaan kas atau pangeluaran kas pada saat uang diterima atau dibayar oleh kas daerah.

(06) Basis kas untuk pengakuan pendapatan, dan belanja, pembiayaan dalam Laporan Realisasi Anggaran dan Laporan Aliran Kas.

(07) Basis akrual yaitu pengakuan transaksi dan kejadian keuangan dalam periode berjalan pada saat hak dan kewajiban timbul meskipun penerimaan atau pengeluaran kas dari transaksi dan kejadian dimaksud belum terealisir. (08) Basis akrual untuk pengakuan aset, kewajiban dan ekuitas dana dalam

Neraca.

(36)

PEMERINTAH KOTA MADIUN IV - 2

4.3 BASIS PENGUKURAN

(09) Kas dan setara kas diukur berdasarkan nilai nominalnya. (10) Investasi jangka pendek diukur berdasarkan nilai perolehannya. (11) Kas dan setara kas diukur berdasarkan nilai nominalnya. (12) Investasi jangka pendek diukur berdasarkan nilai perolehannya. (13) Piutang diukur berdasarkan nilai nominalnya.

(14) Persediaan diukur berdasarkan biaya perolehannya apabila diperoleh dengan pembelian, nilai wajar apabila diperoleh dari donasi.

(15) Investasi jangka panjang diukur berdasarkan nilai perolehannya.

(16) Aktiva tetap diukur berdasarkan nilai perolehannya, apabila penilaian aktiva tetap dengan menggunakan biaya perolehan tidak memungkinkan maka nilai aset tetap didasarkan pada nilai wajar pada saat perolehan.

(17) Hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang diukur dengan nilai nominal mata uang rupiah yang harus dibayar kembali.

(37)

PEMERINTAH KOTA MADIUN IV - 3

4.4 PENETAPAN KEBIJAKAN AKUNTANSI

(18) Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah ditetapkan berdasarkan Peraturan Walikota Madiun Nomor 46 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Walikota Madiun Nomor 28 Tahun 2014 yang meliputi:

(19) Lampiran I : Kerangka Konseptual Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah (20) Lampiran II : Kebijakan Akuntansi Nomor 01 Penyajian Laporan Keuangan (21) Lampiran III : Kebijakan Akuntansi Nomor 02 Laporan Realisasi Anggaran (22) Lampiran IV : Kebijakan Akuntansi Nomor 03 Laporan Perubahan Saldo

Anggaran Lebih (SAL)

(23) Lampiran V : Kebijakan Akuntansi Nomor 04 Neraca

(24) Lampiran VI : Kebijakan Akuntansi Nomor 05 Laporan Operasional (25) Lampiran VII : Kebijakan Akuntansi Nomor 06 Laporan Arus Kas

(26) Lampiran VIII : Kebijakan Akuntansi Nomor 07 Laporan Perubahan Ekuitas

(27) Lampiran IX : Kebijakan Akuntansi Nomor 08 Catatan atas Laporan Keuangan

(28) Lampiran X : Kebijakan Akuntansi Nomor 09 Akuntansi Pendapatan

(29) Lampiran XI : Kebijakan Akuntansi Nomor 10 Akuntansi Belanja dan Beban (30) Lampiran XII : Kebijakan Akuntansi Nomor 11 Akuntansi Aset

(31) Lampiran XIII : Kebijakan Akuntansi Nomor 12 Akuntansi Kewajiban (32) Lampiran XIV : Kebijakan Akuntansi Nomor 13 Koreksi Kesalahan,

Perubahan Kebijakan Akuntansi dan Peristiwa Luar Biasa

(33) Lampiran XV : Kebijakan Akuntansi Nomor 14 Laporan Keuangan Konsolidasi. P E N E T A P A N K E B I J A K A N A K U N T A N S I  Penyajian LK  LRA  Laporan Perubahan SAL  Neraca  Laporan Operasional  Laporan Arus Kas  Laporan Perubahan

Ekuitas

 Catatan atas Laporan Keuangan

 Laporan Perubahan SAL

 Laporan Arus Kas  Akuntansi Pendapatan  Akuntansi Belanja  Akuntansi Pembiayaan  Akuntansi Aset  Koreksi Kesalahan, Perubahan Kebijakan dan Peristiwa Luar Biasa

 Laporan Keuangan Konsolidasi

(38)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 1

PENJELASAN POS-POS

REALISASI ANGGARAN

5.1. PENDAPATAN

5.1.1. PENDAPATAN ASLI DAERAH

5.1.1.1. Pajak Daerah Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi pajak daerah tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun tidak mengelola pajak daerah. Perincian realisasi pajak dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Pajak Daerah Ta 2019 Anggaran Realisasi (Kurang) Lebih % Realisasi

Pajak hotel 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak rumah kos 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak restoran 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak hiburan 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak reklame 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak penerangan jalan 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak parkir 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak air tanah 0,00 0,00 0,00 0,00 PBB 0,00 0,00 0,00 0,00 BPHTB 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

5

P A D  Pajak daerah  Retribusi daerah  Hasil pengelolaan kekayaan daeah yang dipisahkan  Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah

(39)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 2

tabel di bawah ini.

Pajak Daerah Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

Pajak hotel 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak rumah kos 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak restoran 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak hiburan 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak reklame 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak penerangan jalan 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak parkir 0,00 0,00 0,00 0,00 Pajak air tanah 0,00 0,00 0,00 0,00 PBB 0,00 0,00 0,00 0,00 BPHTB 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

5.1.1.2. Retribusi Daerah Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi retribusi daerah tahun anggaran 2018 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2018. Sesuai dengan PP 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah yang ditindaklanjuti dengan Perda Kota Madiun Nomor 3 Tahun 2016, bahwa Bagian Administrasi Pemerintahan Umum sudah tidak mempunyai kewenangan dalam pengelolaan retribusi pemakaian kekayaan daerah yang dikelola pada tahun sebelumnya, yaitu retribusi kontrak sewa tanah/ sawah/ aset milik Pemerintah Kota Madiun untuk tanaman tebu. Untuk selanjutnya retribusi kekayaan daerah tersebut pada Tahun Anggaran 2019 telah menjadi kewenangan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.

Perincian realisasi retribusi daerah dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini

Retribusi Daerah Ta 2019 Anggaran Realisasi (Kurang) Lebih % Realisasi

1 2 3 = 2-1 2/1 x 100% Pemakaian Kekayaan

Daerah 0,00 0,00 0,00 0,00

(40)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 3

Sedangkan perincian realisasi retribusi daerah tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

Retribusi Daerah Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

1 2 3 = 1-2 ½ x 100% Pemakaian Kekayaan

Daerah 0,00 0,00 0,00 0%

0,00 0,00 0,00 0%

Realisasi retribusi daerah tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 0,00 apabila dibandingkan dengan realisasi retribusi daerah tahun 2018 sebesar Rp. 0,00 maka realisasi retribusi daerah tahun anggaran 2019 mengalami penurunan sebesar Rp. 0,00 atau sebesar 0%.

5.1.1.3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tahun anggaran 2018 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun tidak mengelola hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan. Perincian realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Bagi Hasil Pengelolaan kekayaan Daerah Yang

DipisahkanTa 2019 Anggaran Realisasi

Lebih (Kurang) % Realisasi PDAM 0,00 0,00 0,00 0,00 PD BPR Bank Pasar 0,00 0,00 0,00 0,00 PD Aneka Usaha 0,00 0,00 0,00 0,00 PT. Bank Jatim 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Sedangkan perincian realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

(41)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 4 Dipisahkan (Kurang) PDAM 0,00 0,00 0,00 0,00 PD BPR Bank Pasar 0,00 0,00 0,00 0,00 PD Aneka Usaha 0,00 0,00 0,00 0,00 PT. Bank Jatim 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

5.1.1.4. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah

Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi lain-lain pendapatan asli daerah yang sah tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun tidak mengelola lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Perincian realisasi lain-lain pendapatan asli daerah yang sah dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Lain-Lain PAD Yang Sah

Ta 2019 Anggaran Realisasi (Kurang) Lebih % Realisasi

Angsuran/Cicilan

Penjualan Bangunan 0,00 0,00 0,00 0,00 Penjualan Bibit Benih Ikan 0,00 0,00 0,00 0,00 Jasa Layanan Kesehatan 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

Perincian realisasi lain-lain pendapatan asli daerah yang sah tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

Lain-Lain PAD Yang Sah Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

Angsuran/Cicilan

Penjualan Bangunan 0,00 0,00 0,00 0,00 Penjualan Bibit Benih Ikan 0,00 0,00 0,00 0,00 Jasa Layanan Kesehatan 0,00 0,00 0,00 0,00

(42)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 5

5.1.2. PENDAPATAN TRANSFER

5.1.2.1. Transfer Pemerintah Pusat – Dana Perimbangan

5.1.1.1. Dana Bagi Hasil Pajak Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil pajak tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun tidak mengelola pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil pajak.

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil pajak dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Bagi Hasil Pajak

Ta 2019 Anggaran Realisasi (Kurang) Lebih % Realisasi

Bagi Hasil Pajak 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil pajak tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Bagi Hasil Pajak Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

Bagi Hasil Pajak 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

5.1.2.1.2. Dana Bagi Hasil Bukan Pajak/SDA

Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil bukan pajak tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019.

(43)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 6

pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil bukan pajak.

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil bukan pajak dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Bagi Hasil Bukan

Pajak Ta 2019 Anggaran Realisasi (Kurang) Lebih % Realisasi

Bagi Hasil Bukan Pajak 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil bukan pajak tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Bagi Hasil Bukan

Pajak Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

Bagi Hasil Bukan Pajak 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

5.1.2.1.3. Dana Alokasi Umum Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana alokasi umum tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun tidak mengelola pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana alokasi umum.

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana alokasi umum dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Alokasi Umum

Ta 2019 Anggaran Realisasi

Lebih

(Kurang) % Realisasi

Dana Alokasi Umum 0,00 0,00 0,00 0,00

(44)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 7

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana alokasi umum tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Alokasi Umum Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

Dana Alokasi Umum 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

5.1.2.1.4. Dana Alokasi Khusus Anggaran 2019 Realisasi 2018

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana alokasi khusus tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kota Madiun tidak mengelola pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana alokasi khusus.

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana alokasi khusus dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Alokasi Khusus

Ta 2019 Anggaran Realisasi

Lebih

(Kurang) % Realisasi

Dana Alokasi Khusus 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana alokasi khusus tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Alokasi Khusus Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

Dana Alokasi Khusus 0,00 0,00 0,00 0,00

(45)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 8

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil cukai tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun tidak mengelola pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil cukai.

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil cukai dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Bagi Hasil Cukai

Ta 2019 Anggaran Realisasi (Kurang) Lebih % Realisasi

Bagi Hasil Cukai 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil cukai tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

Bagi Hasil Cukai Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

Bagi Hasil Cukai 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

5.2.2.2. Transfer Pemerintah Pusat - Lainnya 5.2.2.2.1. Dana Otonomi Khusus

5.2.2.2.2 Dana Penyesuaian Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat lainnya berupa dana penyesuaian tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun tidak mengelola pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat lainnya berupa dana penyesuaian.

(46)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 9

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat lainnya berupa dana penyesuaian dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Penyesuaian

Ta 2019 Anggaran Realisasi (Kurang) Lebih % Realisasi

Dana Penyesuaian 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00 Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat lainnya berupa dana penyesuaian tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Penyesuaian Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

Dana Penyesuaian 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

5.2.2.3. Transfer Pemerintah Propinsi

5.2.2.3.1 Dana Bagi Hasil Pajak dari Propinsi

Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah provinsi berupa dana bagi hasil pajak dari provinsi tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun tidak mengelola pendapatan dana transfer dari pemerintah provinsi berupa dana bagi hasil pajak dari provinsi.

Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah provinsi berupa dana bagi hasil pajak dari provinsi dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi

Ta 2019

Anggaran Realisasi (Kurang) Lebih % Realisasi

Dana Bagi Hasil Pajak dari

Provinsi 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00 Perincian realisasi pendapatan dana transfer dari pemerintah provinsi berupa dana bagi hasil pajak dari provinsi tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

(47)

BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM KOTA MADIUN V - 10

Dana Bagi Hasil Pajak dari

Provinsi 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

5.1.3. LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH

5.1.3.1. Pendapatan Dana Hibah

Anggaran 2019 Realisasi 2019

0,00 0,00

Tidak terdapat realisasi lain-lain pendapatan yang sah berupa pendapatan dana hibah tahun anggaran 2019 dan tidak terdapat anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Hal ini disebabkan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun tidak mengelola lain-lain pendapatan yang sah berupa pendapatan dana hibah.

Perincian realisasi lain-lain pendapatan yang sah berupa pendapatan dana hibah dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019 tersaji pada tabel di bawah ini.

Pendapatan Dana Hibah

Ta 2019 Anggaran Realisasi

Lebih

(Kurang) % Realisasi

Pendapatan Dana Hibah 0,00 0,00 0,00 0,00

0,00 0,00 0,00 0,00

Perincian realisasi lain-lain pendapatan yang sah berupa pendapatan dana hibah tahun anggaran 2019 dan tahun anggaran 2018 tersaji pada tabel di bawah ini.

Pendapatan Dana Hibah Realisasi 2019 Realisasi 2018 (Kurang) Lebih % Realisasi

Pendapatan Dana Hibah 0,00 0,00 0,00 0,00

Referensi

Dokumen terkait

Data belanja daerah, pendapatan asli daerah, dana bagi hasil dan dana alokasi umum yang digunakan dalam penelitian ini adalah data realisasi anggaran dari Laporan Keuangan

Kami telah mengaudit laporan keuangan RSUD Kelet Provinsi Jawa Tengah untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2019, yang terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran,

Pembekalan juga merupakan sarana untuk menyampaikan materi persiapan mencakup teori dan praktek yang akan dilaksanakan di lokasi terkait beberapa aspek terkait fungsi mahasiswa

Berdasarkan hasil evaluasi oleh ahli media pada uji coba tahap pertama dan kedua berupa pengembangan bola soft sebagai media aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dasar bolavoli

Hasil kajian ini dapat dijelaskan bahwa keputusan konsumen untuk melakukan perpindahan merek dari Blackberry ke merek Samsung akan dipengaruh oleh atribut

Perlindungan hak yang diberikan oleh ketentuan Pasal 27 Undang-Undang Jaminan Fidusia tersebut dapat dilakukan jika benda yang menjadi objek jaminan fidusia

NOUPAYA KESEHATAN KEGIATAN TUUAN SASARAN TARGET PENANGGUNG KE!UTUHAN MITRA "AKTU KE!UTUHAN INDIKATOR SUM!ER..

Catatan atas Laporan Keuangan | Penjelasan Pos-pos Realisasi Anggaran 22 Realisasi Belanja Barang per 31 Desember 2019 mengalami kenaikan sebesar 31.21 persen