Media Komunikasi Daarut Tauhiid Peduli
Menjadi Pribadi Tangguh dan Pantang Mengeluh
Sapa Redaksi
Kolom A Deda
Kabar DT Peduli
Seputar Islam
Curhat Keluarga
Fokus
Hidup Bugar
Galeri
Mitra
Kabar Cabang
Keuangan
Hikmah
Serba Serbi
Sali & Seli
Kolom Aa Gym
hal hal hal hal hal hal hal hal hal hal hal hal hal hal halPeduli Sesama,
Dis-ayangi Allah SWT Tips Menghilangkan Dengki Dalam Hati Desa Tangguh untuk
INDONESIA PEDULI Cara Menyikapi Suami Ringan Tangan Menghadapi Suami Kecanduan Game Online Indonesia Peduli
Tanda Keagungan Allah di Kebun dan Hutan
DESEMBER 2019 Indonesia Peduli Banjir Melanda, DT Peduli Bekasi Hadir Membantu Warga Hani Widiani, Ilustrator Muda Inspiratif Sabar Menyempurna-kan Ikhtiar
4
22
5
23
Salam
hal6
24
7
26
Pena Sahabat
hal Memberi Kepada yang Terkasih Kembangkan Ekonomi Keuangan Syariah, BI dan DT Kuatkan Sinergi28
12
Jejak Program
halAksi Peduli Korban Banjir di Tanah Air
10
29
16
31
18
32
33
34
Hikayat
hal MUSA DEWASA: Kesiapan Berjuang Membutuhkan Lingkungan dan Kondisi Kondusif21
daftarisi
Swadaya Edisi No 209, FEBRUARI 2020Peduli Sesama,
Disayangi Allah SWT
Diterbitkan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional SK Menteri Agama RI No. 257 Tahun 2016 LAZ Daarut Tauhiid ISSN 1693-3087 Penasihat KH. Abdullah Gymnastiar Pengarah H. Gatot Kunta Kumara, Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, Dewan Redaksi Ir. M. Bascharul Asana, M.B.A , H. Herman, Hendra Irawan, H.Dikdik Sodikin, Nurhayati. Tim Redaksi Sansan Darajat, Smart Tauhiid Koresponden Cabang & Unit DT Peduli Layouter Magenta Alamat redaksi Jalan Gegerkalong Girang No. 32 Bandung, Jawa Barat Telp/Fax. 022-2021 861 / 2021 862 e-mail [email protected] website www.dtpeduli.org
S
adaya
w
Media Komunikasi Darut Tauhid (DT) PeduliTIDAKLAH kasih sayang melekat pada diri sese-orang, kecuali akan memperindah orang tersebut. Sebaliknya, jika kasih sayang terlepas dari diri sese-orang, tentu akan memperburuk dan menghinakan orang tersebut. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita merindukan kasih sayang, perhatian, dan perlin-dungan dari Allah SWT, untuk kemudian meneladani-Nya dengan menjadikan diri kita penebar kasih sa-yang dan kepedulian pada sesama.
Ada sebuah kisah, pada Hari Akhir datang se-orang hamba ahli ibadah kepada Allah SWT dengan membawa aneka pahala ibadah, tapi Allah SWT mencapnya sebagai ahli neraka. Mengapa? Ternyata masalahnya sederhana, suatu ketika si ahli ibadah ini pernah mengurung seekor kucing, sehingga si ku-cing tidak bisa mencari makan, dan tidak pula diberi makan, sampai dia mati kelaparan. Maka, walau dia seorang ahli ibadah, laknat Allah SWT tetap menim-panya, karena tidak menyayangi sesama makhluk-Nya.
Namun, ada kisah sebaliknya, sebagaimana yang tersebut dalam Shahih Al-Bukhari Muslim, suatu wak-tu, ada seorang perempuan berlumur dosa sedang istirahat di pinggiran oase sebuah lembah padang pasir. Tiba-tiba, datanglah seekor anjing yang menju-lur-julurkan lidahnya karena rasa haus yang luar biasa. Melihat kejadian itu, tergeraklah si perempuan untuk menolongnya. Dibukalah selopnya untuk dipakai menceduk air, setelah air didapat, diberikannya pada anjing yang kehausan tersebut. Maka, dengan izin Al-lah SWT, terampuniAl-lah dosa perempuan itu.
Demikianlah jika hati kita mampu meraba derita makhluk lain, insya Allah keinginan untuk beruat baik akan muncul dengan sendirinya. Seperti menolong saudara yang sedang tertimpa bencana. Sahabat bisa menyalurkan bantuan seorang diri, bisa pula dengan menyalurkannya melalui lembaga yang terpercaya, Daarut Tauhiid (DT) Peduli misalnya.
Ir. M. Bascharul Asana, M.B.A
Direktur Utama DT Peduli
Oleh:
Awal tahun ini, menjadi ujian tersendiri bagi Bangsa Indonesia. Salah satu-nya ialah dengan datangsatu-nya musim hujan. Curah hujan tinggi yang dapat berpotensi bencana banjir, menjadi hal yang harus diantisipasi bersama. Pemerintah, masyarakat, dan berbagai Lembaga Sosial saling membahu untuk mengatasi musibah ini.
Desa Tangguh untuk
INDONESIA PEDULI
B
erbagai elemen masyarakat sangat antusias me-lakukan pertolongan pertama pada korban banjir. Lembaga sosial dan pemerintah, yang dalam hal ini dikoordinatori oleh BNPB, banyak mengupayakan bantuan kepada korban, mulai dari evakuasi korban dari lokasi banjir ke daerah yang lebih aman, layanan kese-hatan bagi masyarakat terdampak, penyediaan logistik, penyiapan dapur umum untuk konsumsi mereka, dan pendampingan trauma healing khususnya untuk anak-anak korban bencana.DT Peduli sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (Laz-nas) yang di antara programnya adalah sosial kemanu-siaan, juga sangat concern pada penanganan bencana banjir ini. Sejak pertama bencana melanda, Tim Satguna (Santri Tangguh Bencana), Satuan Tugas Penanggulang-an BencPenanggulang-ana DT Peduli, sigap berada di lokasi bencPenanggulang-ana. Satuan tugas ini langsung melakukan evakuasi korban ke lokasi atau posko yang telah ditentukan.
Mereka adalah relawan terlatih DT Peduli yang disiap-kan khusus sebagai pasudisiap-kan rescue dan recovery bencana, sehingga kapan pun dibutuhkan mereka akan langsung turun ke lapangan. Satguna ini diaktifkan di seluruh Ca-bang DT Peduli, di 13 perwakilan provinsi dan 14 kantor pelaksana program kota atau kabupaten. Tugas utama tim ini adalah menjadi garda terdepan untuk turun dalam se-tiap bencana di lokasi terdekat, dengan dibekali skill teknis, peralatan yang layak, dan mobilisasi yang cepat. Sehingga diharapkan DT Peduli dapat berkontribusi maksimal mem-bantu masyarakat saat terjadi bencana.
Selain pilar sosial kemanusiaan, DT Peduli tentu aktif membuat program terbaik di pilar ekonomi, pendidikan, dakwah dan kesehatan. Lima Pokok Program DT Peduli ini sangat relevan dengan Program SDGs (Sustainable Development Goals), atau program pembangunan ber-kelanjutan yang sudah disepakati negara-negara ang-gota PBB, termasuk Indonesia. Di antara SDGs yang juga diimplementasikan pada Program DT Peduli, misalnya pengentasan kemiskinan melalui program ekonomi,
pemberian beasiswa tangguh untuk pemerataan pendi-dikan berkualitas, dan program layanan kesehatan untuk kalangan penerima manfaat khususnya di desa.
Integrasi dari lima pilar inilah yang kami kemas dalam bentuk branding Desa Tangguh, yaitu sebuah program pemberdayaan masyarakat pedesaan yang dilakukan secara terukur, suistanble dan komprehensif. Dalam im-plementasinya, sebuah desa tangguh haruslah memiliki minimal tiga program besar DT Peduli, di ekonomi, pen-didikan atau dakwah. Atau komposisi lainnya tergantung kebutuhan potensi sosial atau kekayaan alam desa ter-sebut. Hal yang membedakan program ini dengan pro-gram pemberdayaan lainnya, ialah penguatan ruhiyah (tauhid) atau aspek spiritual kepada masyarakat desa.
Dalam pelaksanaannya, DT Peduli tentu akan melaku-kan proses pendampingan dan pembinaan yang menjadi syarat program pemberdayaan, untuk memastikan agar tu-juan program dapat tercapai. Dari Program Desa Tangguh ini diharapkan ada peningkatan taraf ekonomi masyakat desa. Bila semakin banyak desa yang masyarakatnya ber-daya, mandiri, insya Allah menjadi bagian dari kontribusi DT Peduli untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan, sebagaimana yang diam-anatkan UU Zakat no 23 Tahun 2011.
Maka, mulai 2020 ini, DT Peduli akan launching Pro-gram Desa Tangguh, baik sebagai inisiatif nasional, maupun internasional, dalam sebuah gerakan ‘INDONESIA PEDULI’. Secara nasional, INDONESIA PEDULI menghendaki pem-berdayaan masyarat berbasis Desa Tangguh sebagai ben-tuk kontribusi dalam upaya pencapaian SDGs di Indonesia. Sedang untuk skup internasional, INDONESIA PEDU-LI adalah sebuah kampanye untuk mengajak seluruh masyarakat internasional turut berdonasi menyalurkan bantuan melalui program-program lokal DT Peduli. Pun sebagai sarana donasi untuk bencana internasional.
Semoga Allah memudahkan menuntun cita-cita ini, agar kemanfaatan DT Peduli semakin nyata dan merata, na-sional dan internana-sional. Aamiin.
Menjadi Pribadi Tangguh dan
Pantang Mengeluh
Setiap manusia pasti akan diberi episode ujian dari Allah SWT, dengan
berbagai bentuk dan peristiwa. Dari setiap ujian tersebut, Allah akan
menunjukan siapa yang akan dihinakan, dan siapa yang diangkat
derajatnya di sisi-Nya.
Dendi Prasojo, SE Kepala Cabang DT Peduli Surabaya Oleh:salam
S
ebagaimana Allah berfirman dalam surat al-Baqarah [2] Ayat 155. “Dan Kami pasti akan men-guji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampai-kanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” Sehingga agar tidak terhina dan lemah ketika mendapat ujian, maka kita harus menjadi pribadi tangguh dan pantang mengeluh dalam menyikap-inya. Tidak sedikit yang tidak sanggup menghadapi ujian, sehingga menderita dan terhina karenanya. Na-mun, tidak sedikit pula yang berhasil melewatinya se-hingga Allah memuliakannya.Adapun untuk menjadi pribadi tangguh, Imam Hasan Al Banna menjelaskan, ada sepuluh karakteristik yang harus dimiliki. Pertama, memilik hati yang bersih (Salimul Aqidah). Kedua, melakukan ibadah dengan benar (Shahihul Ibadah). Ketiga, memiliki akhlak yang kokoh (Matinul Khuluq). Keempat, memilik wawasan keil-muan (Mutsaqqoful Fikri). Kelima, memilik jasmani yang kuat (Qowiyyul Jismi). Keenam, mampu mengendalikan hawa nafsu (Mujahadatun Linafsihi). Ketujuh, teratur da-lam setiap urusan (Harishun ‘ala Waqtihi). Kedelapan, mampu mandiri secara penghasilan (Munazhzhamun fi Syu’unihi). Kesembilan, pandai menjaga waktu (Qodirun ‘alal Kasbi). Kesepuluh, mampu menjadi jalan manfaat bagi orang lain (Naafi’un Lighoirihi)
Ada empat hal yang perlu dilakukan untuk men-jadi pribadi pantang mengeluh. Pertama, meningkat-kan keimanan kepada Allah SWT. Ketika keimanan masih minim, maka yang muncul adalah keluhan saat menghadapi masalah. Padahal masalah dalam hidup merupakan salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT, yang menginginkan untuk kembali ingat kepada-Nya. Pada hakikatnya, Allah SWT yang mampu memberi-kan solusi dari setiap masalah. Sehingga orang yang memiliki keimanan kuat kepada Allah SWT, ia akan le-bih tenang dan terampil mengendalikan dirinya sen-diri, serta tidak mengeluh.
Kedua, rida terhadap takdir yang Allah SWT berikan.
Rasulullah saw bersabda, “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai dia beriman pada qadar baik dan buruk dari Allah, dan sampai yakin apa yang me-nimpanya tidak akan luput darinya, serta apa yang luput darinya tidak akan menimpanya,” (HR. Tirmidzi).
Ketiga, bersabar dalam menjalani setiap ujian. Se-bagaimana Firman Allah dalam Surat Al Anfal, Ayat ke 46. “Bersabarlah kalian, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”
Keempat, bersyukur dalam setiap kondisi. Orang mudah mengeluh disebabkan kurang bersyukur pada Allah. Selalu merasa apa yang Allah berikan ke-padanya terlalu sedikit, tak sebanding dengan yang diterima oleh orang lain. Sebaliknya, orang yang senantiasa bersyukur, ia tidak cemas dengan apa yang diterima, dan tidak mengeluh dengan apa yang dimil-iki. Bersyukur menjadi jalan Allah menambah kebaik-an dkebaik-an kenikmatkebaik-an kepada-Nya.
Semoga dengan menjadi pribadi tangguh dan pantang mengeluh di 2020 ini, kita bisa menjadi pribadi yang sukses melewati setiap episode ujian kehidupan, baik ujian kelapangan maupun ujian sempitan. Indikasi parameter kesuksesan, ialah ke-tika kita menjadi pribadi yang lebih yakin, lebih taat kepada-Nya, sehingga kita menjadi hamba yang dimuliakan oleh Allah SWT. Sebagaimana Allah SWT berfiman dalam surat Al Hujurat Ayat 13, “Sesungguh-nya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Al-lah, ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu”. Wallahu a’alm bish Showab.
Indonesia Peduli
Allah SWT akan menolong orang yang gemar menolong, dan meringankan beban
orang lain. “Siapa melepaskan seorang mukmin dari kesusahan hidup di dunia, niscaya
Allah akan melepaskan darinya kesusahan di Hari Kiamat. Siapa memudahkan urusan
(mukmin) yang sulit, niscaya Allah akan mudahkan urusannya di dunia dan akhirat.
Siapa menutup aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan
akhirat. Allah akan menolong seorang hamba, selama hamba itu senantiasa menolong
saudaranya,” (HR. Muslim).
kan sosialisasi kepada masyarakatnya untuk siaga menghadapi bencana, membantu mereka yang sedang terkena becana, hingga terus mendampingi mereka untuk tangguh dan mandiri pascabencana.
Menurutnya, di 2020 ini, DT Peduli memiliki Kon-sep Tangguh Mustahik, Tangguh Program, Tangguh Fundrising, dan Tangguh Amil. “Untuk Konsep Tang-guh Program, misalnya di Program Sosial Kemanusia-an, ketika bencana terjadi, kami berusaha mengajak
M
aka, tidak berlebihan apabila seorang muslim bercita-cita untuk menjadi jalan pertolongan dan bantuan bagi orang lain, termasuk melibatkan diri berkontribusi melalui Lem-baga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhiid (DT) Peduli.Dadan Junaedi, Direktur Program Sosial Kemanu-siaan menyampaikan, salah satu kontribusi yang di-lakukan DT Peduli untuk Indonesia, ialah
nya, sehingga tidak panik berlebih.
Ada 30 sekolah yang telah dikunjungi, untuk so-sialisasi program tersebut. Setiap sekolah yang dikun-jungi pun memberikan apresiasi yang tinggi. Harapan-nya, setelah mendapat ilmu tentang kebencanaan, siswa di sekolah tersebut dapat membagikan ilmu tersebut pada keluarganya masing-masing, lalu untuk stakeholder di sekolah seperti guru dan kepala seko-lah, dapat menangani siswanya jika bencana terjadi saat KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) berlangsung.
Ilmu yang diberikan dalam Program Sekolah Aman Bencana, diharapkan dapat membuat mere-ka survive. Misal, ketimere-ka gempa terjadi, dan meremere-ka sedang berada di lantai dua dan tiga dalam gedung sekolah itu, pilihannya ialah diam saja. Tidak perlu ber-hamburan menuruni tangga.
Hal yang sangat membahayakan ialah reruntuhan efek gempa. Mereka diberi pemahaman untuk men-cari sudut-sudut bangunan, karena sudut bangun-an memiliki penybangun-angga. Lalu bila ada kursi, kursinya dibalikan, dan diam di bawah kursi tersebut. Kalau di dekat meja, diamnya jangan di bawah meja, tapi dip-inggirnya.
Saat terjadi bencana, mereka mampu menjadi re-lawan mandiri, dan tidak 100 persen mengandalkan relawan dari pemerintah dan lembaga sosial. Contoh, saat terjadi bencana di sekolah, stakeholder nya mam-pu menangani siswa, sebelum relawan kemanusiaan lainnya berdatangan. Begitu pula bila masyarakat di tingkat RT dan RW nya sudah paham, jadi dapat me-nangani warganya terlebih dahulu. Selanjutnya, Re-lawan Kemanusiaan akan melakukan upaya selanjut-nya, misal memberikan makanan, dapur umum, alat kebersihan, bantuan kebutuhan primer, dampingan, dan psikososial, agar para korban atau penyintas tidak mengalami syok dan trauma berkepanjangan.
Seperti bencana banjir yang melanda daerah Banten, DT Peduli juga hadir untuk melakukan aksi tanggap darurat bekerja sama dengan pemerintah setempat. Bantuan yang diberikan di sana mulai dari makanan, pakaian, kebersihan, pemberian school kit (perlengkapan sekolah), serta evakuasi korban.
Setelah itu, baru dilakukan proses pendamping-para korban bencana atau penyintas, untuk tangguh
melanjutkan kehidupan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, menurut data dari pe-merintah dan BNPB (Badan Nasional Penanggulang-an BencPenanggulang-ana), pada 2020 diprediksi akPenanggulang-an terjadi ba-nyak bencana. “Kalau secara umum, Indonesia adalah negara yang dikelilingi oleh cincin api (ring of fire), di-dominasi oleh gunung merapi. Ketika gunung merapi itu terjadi erupsi, maka akan disusul oleh bencana lainnya, seperti gempa, dan lain-lain. Bahkan di Indo-nesia, ada 17 gunung merapi yang aktif. Seperti Gu-nung Tangkuban Perahu di Bandung, GuGu-nung Merapi di Yogyakarta, Gunung Guntur di Garut, dan lain-lain,” jelas Dadan.
Lalu, jika Gunung Krakatau mengalami erupsi, maka Lampung dan Banten akan terkena dampak yang luar biasa. Gempanya diperkirakan delapan sampai sembilan skala richter. Sekarang patahan-pa-tahan itu sudah mulai bergerak, ketika bertemu, maka gempa itu akan terjadi, inilah yang harus sama-sama diwaspadai.
Di Kota dan Kabupaten Bandung khususnya, yang sangat diwaspadai ialah patahan atau Sesar Lembang. Kalau ini terjadi, kekuatan gempanya seperti yang pernah terjadi di Kabupaten Bantul, yaitu enam sam-pai tujuh skala richter.
Panjangnya Sesar Lembang itu ialah 23 KM, mu-lai dari Padalarang sampai Cilengkrang. Kalau misal terjadi, bentuk patahannya seperti pecut dan ber-gelombang. Imbas yang paling parah, diprediksi ialah yang pecutan terakhir, yaitu wilayah Cibiru, Bandung. Sedangkan Pesantren DT di Gegerkalong Girang Ban-dung, keterangan garisnya ialah kuning (akan kena dampak, tapi tidak parah), lalu Lembang dan Cisarua itu keterangan garisnya merah, dan yang biru ialah Buah Batu.
Peduli Bencana di NKRI
Sejak 2019 lalu, DT Peduli gencar melaksanakan Program Sekolah Aman Bencana. Program ini bertu-juan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, agar mereka paham tentang po-tensi bencana yang akan terjadi, dan cara
menangani-an untuk menguatkmenangani-an mental, dmenangani-an membmenangani-angkitkmenangani-an kembali perekenomian di sana. Pasca banjir di Banten, banyak warga yang tidak lagi memiliki rumah, karena rumahnya hanyut. Maka, DT Peduli berusaha untuk membangun hunian sementara, agar mereka dapat tinggal secara mandiri, tidak terus menerus di peng-ungsian. Mengapa? Karena di pengungsian itu rawan terjadi pelecehan.
Hal urgent selanjutnya yang akan dibangun di Banten ialah jembatan. Di Kecamatan Sajira, Banten, sebanyak delapan dari sembilan desa, jembatannya putus diterjang banjir, dan itu sangat mempengaruhi roda perekonomian di sana. Maka, walau dengan bia-ya bia-yang tidak sedikit, DT Peduli akan berupabia-ya mem-bangun kembali jembatan di sana, agar warga dapat mandiri dari segi ekonomi.
Indonesia Peduli
Keberadaan DT Peduli di Negara Kesatuan Repu-blik Indonesia (NKRI) ini, diharapkan dapat menjadi jembatan kebaikan antara muzakki dengan musta-hik. Beragam program selain sosial kemanusiaan pun digulirkan, guna memberikan kebermanfaatn yang lebih luas, sehingga dapat dirasakan oleh sebanyak-banyaknya umat.
Program-program tersebut, di antaranya ialah Pro-gram Beasiswa Hafidz Tangguh, ProPro-gram Masjid Tang-guh, Program Daarut Tauhiid Creative Centre, Program Petani Tangguh, Program Peternak Tangguh, Program UKM Tangguh, Program Bina Sehat Tangguh, Program Beasiswa Mahasiwa Tangguh, program Beasiswa Pen-didik Tangguh, Program Beasiswa Pelajar Tangguh, Pro-gram Sekolah Tangguh, ProPro-gram Infrastruktur Manfaat, Program Layanan Peduli Mustahik, Program Lingkungan Tangguh, dan Program Peduli Yatim.
Rasulullah saw pernah bersabda, yang diriwayat-kan oleh Thabrani, bahwa orang yang paling dicintai oleh Allah adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia. Maka, mari libatkan diri untuk lebih peduli pada penderitaan sesama, dengan memberikan bantuan melalui lembaga yang terpercaya, yakni DT Peduli.
Insyaa Allah, kepedulian kita kepada sesama Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang tertimpa bencana, maupun beragam kesulitan lainnya, dapat mengundang rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Bahkan, dalam sebuah hadis dikatakan bahwa orang yang dermawan itu dekat dengan manusia, dekat de-ngan Allah, dan dekat dede-ngan surga. Maka, tidak ada keraguan lagi bagi kita untuk meningkatkan kepedu-lian, dengan berbagi pada sesama. (Cristi Az-Zahra)
jejak program
Hari terakhir di 2019, yakni pada Selasa (31/12), terjadi bencana banjir yang besar, dan meluas
ke berbagai daerah di Kota dan Kabupaten Bandung. Lalu pada hari pertama di 2020, yaitu
pada (1/1), terjadi pula banjir yang lebih dahsyat di daerah Banten dan Jabodetabek (Jakarta,
Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).
M
uhammad Ihsan, Direktur ProgramDaa-rut Tauhiid (DT) Peduli menjelaskan, ber-dasarkan informasi yang didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Tim dari DT Peduli yang bekerja sama dengan DT Berdaya, terdapat tidak kurang dari 150 titik banjir terjadi di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Tidak kurang dari 25 ribu masyarakat ter-dampak yang mengungsi, dan 40 jiwa meninggal dunia.
“Alhamdulillah pada 31 Desember 2019, Tim DT Peduli Bandung langsung bergerak cepat memberi-kan bantuan evakuasi, dapur umum, posko, dan memberikan bantuan kebutuhan mendesak saat itu. Mohon doanya dari semua sahabat DT Peduli,
agar masyarakat yang terdampak ini bisa tabah menghadapi ujian, karena memang menghadapi bencana ini tidak mudah. Ada yang ketinggian ban-jirnya melebihi dua meter, sehingga banyak rumah, dan fasilitas umum yang rusak, bahkan hanyut,” tu-tur Muhammad Ihsan.
Sampai saat ini, DT Peduli masih melakukan proses pembersihan fasilitas umum, dan akan ber-usaha membangun kembali jembatan-jembatan yang putus di Kecamatan Sajira, Banten, untuk memulihkan perekonomian warga setempat.
Pembina DT Peduli, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) juga mengingatkan kepada umat, un-tuk menjadikan bencana ini sebagai jalan unun-tuk meningkatkan ketauhidan kepada Allah SWT.
“Se-Aksi Peduli Korban Banjir
di Tanah Air
karang jelas manusia tidak ada yang berdaya me-lawan takdir ini. Benar alam ini, Allah yang gerak-kan. Mana yang jago jago? Tidak ada. Mana yang hebat? Yang sekolah pendidikan tinggi, yang ter-latih luar biasa, tidak ada, semuanya menjadi sa-ngat lemah dan tidak berdaya, betul? Lawan air, lemah. Lawan lumpur, lemah. Harusnya tidak ada lagi petantang petenteng, kesombongan, adigung dengan melihat semua ini. Siapa yang perkasa me-lawan semua ini? Tidak ada sama sekali,” tutur Aa Gym.
Dikemukakannya, seharusnya dengan meli-hat kejadian ini, meli-hati langsung sadar atas ke-Maha Hebatan kekuasaan Allah, dan berhenti dari segala kesombongan. “Sahabat, musibah yang terjadi di negeri kita ini harus jadi empat hal. Pertama, men-jadikan bencana sebagai penambah keyakinan kepada Allah SWT. Kedua, sebagai ladang amal saleh. Ketiga, jadi sarana untuk saling menasihati dan mengingatkan dalam kebenaran. Keempat, menjadikan bencana sebagai sarana untuk saling menasihati dan mengingatkan dalam kesabar-an. Barulah ujian ini akan berubah mejadi sesuatu yang manfaat, insyaa Allah,” kata Aa Gym. (Cristi Az-Zahra)
DT PEDULI SUMSEL
Bekerja sama dengan BTN Kantor Cabang Palembang, menggelar khitanan masal, dan santunan untuk 30 anak, pada Ahad (22/12) 2019.
DT PEDULI SUMSEL
Roadshow Dongeng Peduli Negeri di Yayasan Pendidikan Kemten Permai pada Kamis (12/12) 2019.
DT PEDULI LUBUKLINGGAU
Silaturahmi antara Aa Gym dan Donatur DT Peduli Lubuklinggau, yaitu Keluarga besar Bapak Zubair, pada Kamis (26/12) 2019.
DT PEDULI SUKABUMI
DT Peduli Cianjur menyalurkan bantuan untuk Pesantren Dhuafa Assobaniyah, bekerja sama dengan Hisana Fried Chicken
galeri
galeri
DT PEDULI YOGYAKARTA
Launching Desa Tangguh Puser, diresmikan oleh Bupati Kulon progo, dan dihadiri para donatur, pada Jumat (17/12).
DT PEDULI BANTEN
Pelatihan keripik pisang cavendist di Desa Tangguh Tenjo, Senin (23/12).
DT PEDULI YOGYAKARTA
Pelatihan pembuatan probiotik dan makanan fermentasi untuk para peternak di Desa Tangguh Puser, Senin (30/12).
DT PEDULI MALANG
Bekerja sama dengan Rumah Sunat Dokter Jaka, mengelar Khitanan Masal Ceria, Ahad (29/12) 2019.
DT PEDULI LAMPUNG Program tebar paket sembako untuk masyarakat
kurang mampu di lampung Selatan, pada Jumat (2/2).
DT PEDULI BOGOR
Kamis (15/2), Bantuan penebusan ijazah atas nama Nur Indah di sekolah SMK YAK I
Kota Bogor.
DT PEDULI DEPOK Distribusi tempat sampah kepada SDN 06, 08, dan 11 Tugu Depok, pada Selasa
(17/12).
DT PEDULI GARUT Menggelar Majelis Manajemen Qolbu di Hotel Harmoni Garut, dengan peserta
karyawan hotel, untuk meningkatkan etos kerja, serta mutu pelayanan, pada Senin (16/12) 2019.
DT PEDULI KALSEL : Bersama PT Adaro dan Bea Cukai Kalsel, bekerja sama dengan Tim Medis
POLDA mengelar Khitanan Masal dan santunan untuk 30 orang anak, pada Rabu (25/12) 2019.
DT PEDULI JAWA TENGAH , Menggelar ‘Baksos Sejukkan Masjid’ kepada 20 masjid, dengan 102 unit AC di Kota Semarang, pada Ahad (15/12).
DT PEDULI SUMSEL
Roadshow Dongeng Peduli Negeri di Yayasan Pendidikan Kemten Permai pada Kamis (12/12) 2019.
DT PEDULI ACEH
Membangun masjid yang roboh akibat gempa Tahun 2016 lalu, di Desa Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Ahad (29/12) 2019.
DT PEDULI SUKABUMI
DT Peduli Cianjur melakukan pembangunan bantuan rumah tangguh untuk keluarga Bapak Dedi.
DT PEDULI GARUT
MOU kerja sama Program Penyaluran dana ZIS antar LAZ Nurul Ardhi PT. Indonesia Power Kamojang, pada Senin (9/12), 2019.
DT PEDULI SUMSEL
MOU Beasiswa Hafidz Tangguh 2020 dengan Bank Syariah Mandiri Region II, pada Selasa (31/12) 2019.
galeri
galeri
DT PEDULI BANTEN
Pelatihan keripik pisang cavendist di Desa Tangguh Tenjo, Senin (23/12).
DT PEDULI BANTEN
Proses pengeboran sumur dan mck ditiga titik Malingping, dan Cibitung, Pandeglang, Banten, kerja sama SD Islam Al Bayan Larangan Tangerang, Rabu (26/12).
DT PEDULI DEPOK
Layanan kesehatan gratis di RW 01, Kelurahan Cimpaeun, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis (19/12).
DT PEDULI BANTEN
Bantuan abses dan lain-lain untuk keluarga ibu Asih, korban puting beliung, di Desa Kelor lor, Kecamatan Mauk, Tangerang, Bante, Jumat (27/12).
DT PEDULI DEPOK
Penyaluran tumbler untuk tukang becak, tukang ojek, tukang sampah, pemulung, pada jumat (27/12).
DT PEDULI GARUT Menggelar Majelis Manajemen Qolbu di Hotel Harmoni Garut, dengan peserta
karyawan hotel, untuk meningkatkan etos kerja, serta mutu pelayanan, pada Senin (16/12) 2019. DT Peduli KALSEL: Menggelar Privat Holiday Camp selama dua hari di Asrama Haji Banjarbaru, pada Senin (30/12) 2019.
DT PEDULI ACEH: Family Gathering dan Upgrading dan Upgrading Relawan Tangguh DT
Peduli Aceh, di Bukit Jalin, Jantho, Aceh Besar, pada Ahad (01/12) 2019.
DT PEDULI SUKABUMI, Bantuan UKM Tangguh, sinergi dengan KPP Pratama
DT PEDULI LUBUKLINGGAU Sedekah Akbar bersama 100 sahabat yatim dan penghafal al-Quran, pada Rabu (26/11)
DT PEDULI BANDUNG
Launching Kantor Pelaksana Program, di Cicadas, Bandung, pada Kamis (9/12).
DT PEDULI BATAM
Menggelar Supercamp selama tiga hari (23-25/12) 2019, di lahan pembangunan masjid DT Batam.
DT PEDULI SOLO
Menggelar Pesantren Holiday (Sanhol), untuk mendidik Karakter BAKU (Baik dan Kuat), pada Senin (23/12).
DT PEDULI METRO
Kegiatan Jumat berbagi dan santunan anak yatim oleh Petugas DT Peduli di Rumbia, pada Jumat (13/12).
galeri
galeri
DT PEDULI KARAWANG
Jadi Mitra Sunatan Massal Perum Peruri 2019, untuk 55 anak penerima manfaat, pada Sabtu (21/12).
DT PEDULI KARAWANG
Bersama Kampung Dongeng Purwakarta, menggelar Dongeng Peduli Palestina, di Situ Bulet Purwakarta, pada Kamis (19/12) 2019.
DT PEDULI KUNINGAN
Peringati Milad DT dengan Layanan Kesehatan Gratis pada Sabtu (14/12) 2019.
DT PEDULI SUMATERA UTARA
Khitanan Massal, bekerja sama dengan BTN Syariah dan FK. Universitas Sumatera Utara, di Medan, pada Ahad (15/12) 2019
DT PEDULI LAMPUNG Program tebar paket sembako untuk masyarakat
kurang mampu di lampung Selatan, pada Jumat (2/2).
DT PEDULI BOGOR
Kamis (15/2), Bantuan penebusan ijazah atas nama Nur Indah di sekolah SMK YAK I
Kota Bogor. DT PEDULI
SURABAYA
Pegadaian Syariah melalui Program Bantuan Dana Kebijakan Umat, beri bantuan beasiswa untuk Santri Baitul Quran DT Peduli, di Masjid at-Thohiriyah, Jl. Mayjend Sungkono
32, Ahad (15/12).
DT PEDULI KUNINGAN : DIKLATSAR Beasiswa Pelajar Tangguh Tingkat SMA/SMK/MA, di Talaga
Surian-Kuningan, Senin-Rabu 23-25 Desember 2019
DT PEDULI PRIANGAN TIMUR: Menyelenggarakan Seminar Parenting bersama Bunda Elly Risman, di
Hotel Santika Tasikmalaya, Ahad (15/12) 2019.
DT PEDULI SURABAYA: Bersama kaum milenial Surabaya, DT Peduli Jawa Timur dan Forum Studi Islam Surabaya mengadakan Spiritual Training Boosting, pada Sabtu-Ahad (7-8/12).
DT PEDULI BATAM
Menggelar Supercamp selama tiga hari (23-25/12) 2019, di lahan pembangunan masjid DT Batam.
DT PEDULI LAMPUNG
Serah terima donasi Peduli Palestina dari RA Adzkia Kids, Selasa (17/12).
DT PEDULI LAMPUNG
Serah terima donasi peduli Palestina dari Lazis Baitul Quran, Kamis (12/12).
DT PEDULI METRO
Program Jumat berbagi, membagikan nasi box di Metro dan sekitarnya, pada Jumat (27/12) 2019.
DT PEDULI SUMATERA UTARA
Menggelar cek kesehatan gratis di Kampung Mualaf, Leubangklade, Medan, Sumatera Utara, Ahad (8/12) 2019.
galeri
galeri
DT PEDULI CIPAKU
Melaksanakan program kesehatan dan pembuatan MCK bersama PT. Astellas Pharma Indonesia
DT PEDULI CIPAKU
Melaksanakan Program Santunan Yatim dan Dhuafa bersama PT. PP Property Jumat (20/12).
DT PEDULI JAWA TENGAH
Pengobatan gratis keliling dan layanan sosial kepada warga di RW 03 Dawung, Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (28/12).
DT PEDULI CIREBON
Bekerja sama dengan PT. Pelindo Dua, menyelenggarakan Khitanan Massal, di halaman kantor, Jalan Perniagaan No. 4, Panjunan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (23/12) 2019.
DT PEDULI PRIANGAN TIMUR : Sosialisi hidup bersih sehat dengan stop BABS (Buang
Air Besar Sembarangan), dan pembuatan septitank, ‘Jamban Sehat’, di Kampung Ciledug, Tamansari, Kota Tasikmalaya, Senin (23/12).
DT PEDULI CIREBON:
Komunitas X-MOC menyerahkan donasi untuk Program Kemanusiaan di Palestina dan Santunan Yatim di Kantor DT Peduli Cirebon, Sabtu (14/12) 2019.
DT PEDULI CIPAKU: Melaksanakan Program Santunan yatim dan dhuafa bersama Pertamina Shipping
DT PEDULI MEDAN
Memberikan hadiah penghargaan kepada para
donatur, didampingi oleh Pembina DT Peduli Aa Gym
dan Gubernur Sumatera Utara, Sabtu (21/12).
kabarcabang
Banjir Melanda, DT Peduli Bekasi
Hadir Membantu Warga
Tingginya curah hujan yang terjadi pada Selasa (31/12) 2019 lalu, mengakibatkan air
sungai meluap. Alhasil, hampir seluruh wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok,
Tangerang, Bekasi), dan Banten, mengalami bencana banjir.
M
enurut BNPB (Badan Nasional Penanggu-langan Bencana), lokasi terbanyak yang terkena banjir ialah di Bekasi, yakni seba-nyak 85 titik, dengan rincian 32 titik di Kabupaten Bekasi, dan 53 titik di Kota Bekasi. Tingkat kedala-mannya pun mencapai 2,5 meter.Prihatin dengan kondisi tersebut, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhiid (DT) Peduli Bekasi, hadir dengan cepat untuk menya-lurkan bantuan kepada warga yang rumahnya ter-dampak banjir. Seperti di Vila Setia Mekar, Vila Nusa Indah, Jatimulya, Pondok Hijau, Desa Sriamur dan lain-lain.
Bantuan yang diberikan berupa pemberian sembako, obat-obatan, alat-alat kebersihan dan pakaian, serta tenaga relawan untuk aksi
bersih-bersih rumah, dan fasilitas umum pascabanjir. Se-lain itu, DT Peduli Bekasi juga membuat dapur umum, serta posko bantuan di perumahan Vila Se-tia Mekar, Tambun Selatan, Bekasi
Banjir yang terjadi mengakibatkan timbulnya kerugian, baik dari sisi materil maupun moril.
Umumnya masyarakat tidak sempat menyela-matkan barang-barang pribadi di rumah nya. Mere-ka hanya berbeMere-kal paMere-kaian yang dikenaMere-kan, Mere-karena air yang datang begitu cepat.
DT Peduli Bekasi pun berupaya semaksimal mungkin untuk mendistribusikan bantuan ke-pada warga yang mengalami musibah banjir, dan berharap dapat meringankan beban mereka.
hikmah
Muda, penuh semangat dan menginspirasi, tiga kata itulah yang menggambarkan sosok Hani Widiani, atau yang akrab disapa Honhon. Muslimah kelahiran Tangerang 26 April 1995 ini, ialah seorang penulis dan ilustrator. Karyanya yang berhasil dituangkan dalam buku, berjudul The Little Things Called Baper & #Tentangdiaku.
H
obi menggambar itu ia sadari sejak di bangku Sekolah Dasar (SD), namun ibunya melihat bakat menggambarnya justru sejak TK. Karena buku-buku pelajarannya selalu penuh dengan gambar. “Aku suka gambar sejak SD, tapi mamah melihat aku suka menggambar dari TK,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela acara di kam-pus UIN Sunan Gunung Djati Kota Bandung.Selain aktif menulis dan menggambar, mus-limah yang pernah menjadi penyiar di radio ko-munitas M-Tas Sumedang ini, juga aktif mengisi workshop tentang kepenulisan dan motivator un-tuk kalangan muda. Menurutnya setiap anak muda harus bisa menemukan passion, atau bakat dan mi-natnya.
Hani Widiani,
Ilustrator Muda
Inspiratif
Menemukan Passion
Awal keseriu-sannya pada dunia menggambar ialah ketika melihat temannya yang sedang meng-gambar “Man-ga”, komik asal Negeri Sakura, Jepang, semasa menempuh pen-didikan di Madra-sah Tsanawiyah 67, Benda, Tasikmalaya. Saat itu Hani termoti-vasi untuk dapat men-gasilkan suatu karya. Meskipun berada di lingkungan pesantren, namun itu tidak meng-halanginya untuk menyalurkan hobby. Baginya, tiada hari tanpa menggam-bar.
Muslimah yang mengidolakan Asma Nadia ini pernah berambisi menjadi seorang penulis, karena kesukaannya membaca novel. Namun perjalan-an hidup membuatnya sadar menggambar adalah passion hidupnya. Hal tersebut disadari saat kuliah semester tujuh di UIN Sunan Gunung Djati, Ban-dung, Jurusan Jurnalistik.
Demi mengasah kemampuan menulisnya, Hani juga juga kerap mengirimkan hasil tulisannya un-tuk mengikuti lomba kepenulisan di kampusnya. Dari sekian banyak lomba yang ia ikuti, ia belum pernah jadi pemenang. Rasa pesimis pun mulai hinggap, namun dorongan dari pihak keluarga dan teman-teman mampu membuatnya bangkit dari keterpurukan.
“Ada satu kalimat dari adikku yang aku kenang sampai sekarang. Katanya, Teteh tidak perlu me-nang dulu sekarang, nanti kalau langsung juara satu, kaget,” ungkapnya.
Ia pun kemudian kembali bersemangat, dan bertekad untuk tidak mudah menyerah, dan te-rus berkarya, bakat menggambarnya ia tuangkan
pada sosial media instagram. Harapan itu pun muncul, sa-lah satu penerbit di ibukota tertarik untuk menjadikan gambar-gambarnya menjadi buku. Ia pun merasa sangat bersyukur sekaligus tertan-tang. Akhirnya karya pertama Hani yang berjudul “A Little Things Called Baper (seri 1 dan 2)” rilis di pasaran. Namun
sa-yang, hasil penjual-an buku tersebut
tidak sesuai yang diharapkan.
Rasa sedih dan kecewa ia rasakan,
Hani sempat ke- hilangan lagi
sema-ngat menulisnya. Tapi, lagi-lagi, support dari keluarga, sahabat dan teman-teman. memacu Hani untuk terus berkarya. Sampai akhirnya terbit-lah bukunya yang ketiga berjudul #tentangdiaku yang menjadi bestseller, dan buku yang akan segera rilis yaitu Friendship Til Jannah.
Berani Ambil Peran
Setelah sadar atas fitrahnya dalam dunia tulis menulis, Hani merasa harus berperan mengisi per-adaban. Terinsipirasi dari sosok Muhammad Al-Fatih yang dapat menaklukan Konstantinopel pada usia 21 tahun. Hani juga mengajak para pembaca juga follower Instagramnya yang didominasi para remaja, untuk turut mengisi masa mudanya dengan penuh produktivitas.
“Aku merasa bertanggung jawab dengan fol-lowersku, mau dibawa kemana mereka? Aku gak ingin mereka baca karya-karya ku tapi gak ada ni-lai edukasinya. Sekarang aku muni-lai menggambar tentang tokoh-tokoh sejarah muslim, tapi tetap dengan gaya aku, supaya mereka lebih mengenal lagi dan menjadikan salah seorang tokoh tersebut sebagai idolanya,” katanya.
Terinspirasi dari sosok Muhammad Al-Fatih yang dapat menaklukan Konstantinopel pada usia 21 tahun. Hani juga mengajak para pem-baca juga follower instagramnya yang didomi-nasi para remaja, untuk turut mengisi masa mu-danya dengan penuh produktivitas.
“Teruslah berkarya dalam bentuk apa pun yang positif, tinggalkan jejak di bumi, sesuatu yang berguna untuk orang lain apa pun itu, seke-cil apa pun, dan terus berlatih, menebar kebaikan untuk orang banyak,” ungkapnya.
Selain menjadi passion, menulis juga ia jadi-kan sebagai ladang amal untuk memberijadi-kan ilmu kepada orang lain. Ia berharap melalui tulisannya itu, akan semakin banyak orang-orang yang terin-spirasi dan menemukan bakat serta fitrahnya.
Ke depannya, ia ingin mengeluarkan buku yang sarat akan pesan moral dan agama, juga berbahasa inggris, agar pembacanya yang berada di luar Indo-nesia, dapat mengerti yang ia sampaikan. Terakhir, ia juga memiliki impian untuk mengeluarkan buku yang membahas tentang dunia pesantren, tempat-nya menimba ilmu dan menemukan fitrah diri.
M
usa as tumbuh menjadi pemuda dewasa. Ia tidak hanya memiliki badan yang kekar, namun juga keobjektifan berpikir. Dua kekuatan itulah di antara hal-hal yang akan menghiasi perjuan-gannya. Bani Israil berada dalam penjajahan bangsa Qibthi. Mereka memperlakukannya dengan semena-mena. Di bawah kepemim-pinan Firaun, peradaban Mesir dibangun di atas penderitaan mereka. Sudah sangat ba-nyak sekali kaum Bani Israil yang harus rela meregang nyawa memenuhi ambisi pe-nguasa tersebut.Sebetulnya Bani Israil melakukan daya upaya agar keluar dari kondisi ini. Namun, upayanya terlampau lemah dibanding
ke-kuatan aparat Firaun. Walau pun segenap upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil, tapi mereka sadar kewajiban berikhtiar harus tetap dijalankan maksimal. Oleh karenanya, mereka menanamkan kesabaran tanpa batas menjalani berbagai ikhtiar untuk menemukan ja-lan keluar, menyongsong pertolongan dan kemenangan yang Allah SWT janjikan.
Suatu hari, Musa dewasa mendapati perseteruan antara pemuda suku Qibthi dengan pemuda Bani Israil. Pemuda Qibthi semakin berani karena yakin Musa akan membelanya. Pada saat yang sama, pemuda Bani Israil meminta bantuan kepada Musa as. Musa berada da-lam kondisi dilematis. Ia dibesarkan oleh Firaun yang diharapkan bisa menjadi pelanjutnya, memimpin dan meluaskan pengaruh kaum Qibthi. Namun ia juga sadar, dirinya adalah keturunan Bani Israil yang sekarang mem-butuhkan penyelamat agar bisa keluar dari penjajahan dan penindasan kaum Qibthi.
Dalam kondisi demikian, Musa as harus berpacu dengan waktu. Ia mesti sesegera mungkin memutus-kan apakah membantu pemuda Bani Israil atau mem-biarkannya. Ternyata, waktu yang tersedia tidak mampu mengurai kondisi dilematis tersebut. Ia yang menyaksi-kan pemuda Bani Israil begitu terpuruk, secara spontan membelanya dengan memberikan pukulan yang keras
kepada pemuda Qibthi.
Walau pun tidak berniat membunuhnya, namun keperkasaan dan kekuatan Musa membuat pemuda Qibthi itu meninggal seketika. Setelah kejadian itu, Musa sadar tin-dakannya akan mendatangkan bencana bagi dirinya. Ia pun menyesali dan mencari jalan keluar. Hal yang dikhawatirkan Musa terjadi. Para pembesar Mesir yang mengetahui ke-jadian ini merespons keras. Mereka mengait-kan kembali Musa dengan ta’wil mimpi yang dulu dialami Firaun. Mereka sadar Musa yang kemungkinannya menjadi gambaran tokoh Bani Israil yang ada dalam mimpi tersebut.
Kabar ini pun sampai ke telinga Musa as. Ia tidak bisa menghindari terjadinya konfron-tasi dengan pasukan Qibthi, padahal kekuatan Bani Israil masih terlampau lemah untuk diorganisir. Melalui hasil kalkulasinya, Musa memilih keluar dari Mesir untuk me-nyelamatkan dirinya.
Musa dewasa bingung, arah mana yang harus ia tuju. Berbekal keimanannya, ia panjatkan doa agar lang-kahnya senantiasa ada dalam tuntunan Allah SWT. Ia pun menetapkan memilih jalan menuju negeri Madyan. Sesampainya di sana, Musa dewasa mendapati sebuah mata air yang sedang dipadati oleh orang-orang yang hendak memberi minum kambing-kambing. Tampak di belakang mereka ada dua orang yang sengaja meng-hambat kambing-kambingnya yang ingin bersegera menuju mata air. Lalu, Musa pun menghampirinya.
Ternyata, mereka adalah dua perempuan yang kesulitan memberi minum kambing jika masih ada kambing-kambing yang lain. Mengetahui hal itu, Musa as dengan keperkasaan tubuhnya membantu mereka sehingga kebutuhan kambing bisa terpenuhi tanpa me-nunggu waktu lama.
Selepas itu, Musa berteduh seraya memanjatkan doa. Ia sadar sedang berada di persimpangan perjuang-an. Keselamatan Bani Israil yang ada di pundaknya harus ia topang dengan kekuatan lain di luar Mesir. Akankah ia mendapatkannya? Wallahu a’lam.
“Dan Musa masuk ke kota (Memphis) ketika penduduknya sedang lengah, maka didapatinya di dalam kota itu dua orang laki-laki yang berkelahi; yang seorang dari golongannya (Bani Israil) dan seorang
(lagi) dari musuhnya (kaum Firaun). Maka orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya, untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu. Musa berkata: ‘Ini adalah perbuatan syaitan sesungguhnya syaitan itu adalah musuh
yang menyesatkan lagi nyata (permusuhannya).’” (QS. al-Qashash [28]: 15)
MUSA DEWASA:
Kesiapan Berjuang Membutuhkan
Lingkungan dan Situasi Kondusif
Penulis, Trainer, dan Konsultan Kontak Interaktif: SMS/WA: 0857 6713 6799, PIN: 5B46D5E1
Ust. Edu Oleh:
Tips Menghilangkan
Dengki Dalam Hati
dan memutus tali kasih sayang.
4. Pendengki merusak jiwa, senang dengan kejahatan, dan benci kebaikan
5. Pendengki menolak kebenaran khususnya yang datang dari orang yang didengkinya
6. Pendengki sibuk dengan ghibah, fitnah, dusta dan kedzaliman
CIRI HATI DENGKI
1. Jika orang-orang menyebut dan memuji orang se-lain dia, wajahnya memerah, hatinya marah, dan dia tidak enak hati.
2. Jika disebut orang yang mempunyai banyak masa-lah dan kesulitan, wajahnya berseri-seri dan beralih ke majelis lain untuk menyebarkan berita itu. 3. Dia menyebarkan rumor itu seolah-olah merasa
be-las kasihan.
TIPS MENGHILANGKAN DENGKI DALAM HATI 1. Memohon perlindungan kepada Allah, antara lain,
dengan membaca surat al-Falaq tersebut sebelum tidur.
2. Berupaya untuk kepada-Nya dengan senantiasa me-laksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. 3. Bertawakal dan berdoa kepada Allah agar Allah
menghilangkan sifat dengki dalam hati
4. Selalu menerima ketetapan Allah dengan ikhlas dan menjadikan cinta dan rida-Nya di atas segala-galan-ya.
5. Bertaubat hanya kepada Allah dari segala dosa. 6. Yakin bahwa Allah yang membagikan rezeki
sekehe-dak Allah
7. Memperbanyak sedekah dan berbuat baik (ihsan) semaksimal mungkin.
“Saling memberikan hadiah niscaya kamu akan sa-ling mencintai.” (HR. Bukhari)
8. Memadamkan api dengki dengan berbuat baik ke-pada yang didengki.
9. Mendoakan keberkahan bagi yang didengki Dalam Alquran surah Alfalaq, Allah berfirman;
Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhlukNya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari ke-jahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”
“Janganlah kalian saling hasad (iri), janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling membelakangi (saling mendiamkan/ menghajr). Jadilah kalian bersauda-ra, wahai hamba Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
‘Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata, “Cukup sebagai bukti si pendengki terhadapmu manaka-la ia merasa gundah di saat kamu bahagia.”
Kata Ibnu Taimiyah, “Hasad adalah sekedar benci dan tidak suka terhadap kebaikan yang ada pada orang lain yang ia lihat.”
“Tidak beriman seseorang dari kamu sampai ia menyu-kai untuk saudaranya apa yang ia sumenyu-kai untuk dirinya” (HR. Bukhari dan Muslim)
Abdullah bin Mas’ud RA meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada kedengkian (iri hati) kecuali dalam dua perkara; seseorang yang dikaruniai Allah har-ta kekayaan kemudian ia habiskan dalam jalan kebena-ran dan seseokebena-rang yang dikaruniai Allah hikmah (ilmu) lalu ia mengamalkannya” (HR Ibn Majah).
ARTI DENGKI
Arti kata dengki, yaitu menaruh perasaan marah (benci, tidak suka) karena iri yang amat sangat kepada keberuntungan orang lain dan merasa kurang senang melihat orang lain beruntung .
BAHAYA DENGKI
1. Pendengki selalu kegelisahan, ketidaknyamanan hati ketika dia melihat nikmat Allah berikan kepada saudara, rekan, dan hamba-hamba Allah lainnya 2. Pendengki berusaha menghilangkan nikmat yang
diterima saudaranya dengan cara apapun
3. Pendengki mewariskan kemarahan antar manusia DOA MENGHINDARI SIFAT DENGKI
Robbanagh firlanaa wa li ikhwaninaladziinaa sa-baquuna bil iimaan wa laa taj’al fii qulubiinaa ghillan lil ladzinaa aamanu robbanaa rouufur roohiim
Artinya :
“Ya Allah, ampunilah dosa‐dosa kami dan dosa‐dosa saudara kami yang telah mendahului kami dengan mem-bawa iman, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang‐orang yang beriman. Ya Al-lah, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”
kolom a deda
Oleh: Abdurrahman Yuri
Dewan Pembina Yayasan Daarut Tauhiid
Cara Menyikapi Suami
Ringan Tangan
Oleh: Prof. Dr. KH. Miftah Faridl
Dewan Syariah DT Peduli dan Ketua Umum MUI Kota Bandung
Konsultasi: SMS/WA: 082118644667
Apakah boleh masih berkomunikasi dengan man-tan kekasih setelah menikah?
Komunikasi dengan siapa pun boleh. Khu-sus dengan yang bukan muhrim dilarang seka-mar berduaan, tidak bebas pandang meman-dang, tidak berkata, berbuat yang mengarah kepada zina (porno), tidak pergi jauh berduaan, dan niat yang baik tidak untuk dosa.
Bagaimana caranya menyikapi suami yang ringan tangan, suka memukul saat marah?
Sadarkan oleh orang yang dikaguminya atau dipatuhinya bahwa perbuatan tersebut selain dosa ada konsekuensi hukuman pidana. Doakan supaya sadar. Banyak bergaul dengan orang salih. Antisipasi kenapa suami marah sampai berani memukul?
Pak Kyai, di kampung saya mulai ramai kembali orang-orang bermain togel. Bagaimana caranya mengingatkan mereka bahwa itu perbuatan dosa? Lalu mengajak mereka tidak bermain togel lagi?
Togel adalah judi. Laporkan kepada aparat terkait. Sadarkan dengan pendekatan yang baik. Dekati oleh orang yang salih. Doakan. Beri proyek kerja yang halal dan cocok dengan yang bersangkutan.
Apakah bercerai menjadi pilihan terbaik, saat suami tidak mau melaksanakan ibadah shalat, dan bekerja untuk menafkahi anak dan istri?
Cerai hanya solusi terakhir kalau tidak ada jalan lain. Lebih baik tempuh dengan penyada-ran dan doa serta dorongan dari openyada-rang-openyada-rang yang kira-kira dipatuhi. Kadang-kadang anak yang disayanginya dipatuhi atau diberi sangsi
lain yang bisa memaksa shalat atau bekerja. Kalau segala usaha sudah ditempuh lakukan shalat istiharah untuk kemungkinan cerai. Sete-lah musyawarah dengan berbagai pihak terkait.
Menghadapi Suami
Kecanduan Game Online
Konsultasi: SMS/WA: 082118644667, PIN BB: 7E 854 357Oleh: Betty Y. Sundari
(Penulis dan Mompreneur)
lapang dada bahwa dirinya memiliki masalah. Setelah proses pengakuan diri tersebut dilewati, maka niat yang kuat harus ditanamkan ke dalam diri untuk sembuh dan menjalani cara yang diper-lukan mengatasi kecanduan tersebut. Jadi yang bersangkutan harus memahami dulu kerugian dan kecanduannya terhadap game online.
2. Mengenali pemicunya
Anda perlu mengenali pemicu yang membuat suami bermain game secara berlebihan. Bermain game berlebihan seringkali merupakan bentuk pelarian diri atas masalah yang sedang dihadapi. Mencari penghiburan diri di kala stres memang suatu hal yang diperlukan, namun jika kegiatan bermain game tersebut menjadi suatu hal yang mulai berlebihan maka hal itu perlu diwaspadai. Ketika pemicunya sudah didapatkan, hal yang pertama harus dilakukan adalah mencoba meng-atasi masalah yang menjadi akar kecanduan game tersebut, bukalah dialog, komunikasi yang lancar dan aman dengan suami, tidak menyudutkan atau menyalahkan.
3. Kurangi durasinya
Cara mengatasi kecanduan game pada orang dewasa tidak mungkin dilakukan sekaligus. Karena, dengan durasi permainan yang panjang maka kesehariannya akan menjadi kosong mendadak jika langsung dihentikan. Lakukan proses berhenti bermain secara bertahap. Atur jadwal kapan untuk bermain atau keperluan lain, dan kapan akan me-megang gadget untuk keperluan penting. Jangan melakukan permainan diluar jadwal yang sudah dibuat. Kurangi waktunya sedikit demi sedikit. 4. Pengalihan aktivitas
Untuk mengganti waktu yang biasa dipakai Bagaimana menghadapi suami yang
kecandu-an game online, dkecandu-an kurkecandu-ang mau membkecandu-antu mengurus anak, sehingga istri merasa sangat kesal.
Jawab :
Subhanalloh, kecanduan video game atau game online merupakan penyimpangan serius yang ditandai dengan waktu permainan yang berlebihan dan mengganggu fungsi normal ke-hidupan manusia sehari – hari. Bila didiamkan akan berdampak buruk bagi yang bersangkutan maupun orang-orang di lingkungan sekitarnya. Apalagi ini seorang suami, tentu akan merugikan keluarganya. Namun sebelum membahas cara un-tuk mengatasinya, baiknya diselidiki apa penye-babnya, tentu ada latar belakangnya.
Biasanya berawal dari pelarian masalah yang sedang dihadapi, sekedar refreshing atau iseng, bisa juga karena terbawa oleh teman atau ling-kungan.
Gejala peringatan yang timbul dari orang yang kecanduan game tampak jika mulai melewatkan kegiatan sehari – hari seperti mandi dan makan untuk bermain, penurunan prestasi di sekolah atau tempat kerja, bermain game untuk menghindari kesulitan hidup, durasi bermain yang semakin lama seiring waktu, berbohong mengenai aktivitas gamenya, menunjukkan tanda – tanda terganggu apabila dipaksa berhenti bermain.
Berikut ini beberapa cara untuk mengatasinya : 1. Niat yang kuat
Cara mengatasi kecanduan game pada orang dewasa tidak akan dapat dilakukan dengan benar apabila yang bersangkutan tidak mengakui ma-salahnya sendiri. Untuk dapat pulih dari kecan-duan game, pelakunya harus mengakui dengan
Menghadapi Suami
Kecanduan Game Online
maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah me-reka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, Yaitu fajar. kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, Maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (Q.S. Al-Baqarah[2]: 187).
Imam Nawawi dalam Tafsir Nawawi menjelas-kan makna pakaian bagi pasangan suami istri yaitu saling menutupi keburukan di antara keduanya (Syaikh Nawawi, Tafsir An-Nawawi, Surabaya: Dar Al-Ilmi, juz I, hal. 49). Pasangan suami istri tidak bo-leh membeberkan keburukan masing-masing ke-pada orang lain. Bahkan keke-pada orang tua sendiri.
Jadi berpikir ulanglah saat akan curhat, ka-rena kita tidak boleh sembarang curhat kepada orang lain, sekalipun itu sahabat sendiri. Khawatir ada yang tidak amanah dan bukannya jadi solusi malah jadi menyebarnya aib dan fitnah keluarga. Idealnya curhat cukup kepada Allah SWT dan perbanyak doa untuk minta pertolongan-Nya. Al-lah yang Maha tahu segala permasaAl-lahan. Namun bila memang darurat atau sangat memerlukannya, pilihlah curhat kepada orang yang amanah dan bisa memberi solusi. Wallohu alam
bermain game, perlu disiapkan aktivitas lain yang menyenangkan. Anjurkanlah untuk menekuni hobby yang lainnya, bersosialisasi, mengajak main anak keluar rumah dan tidak membawa perangkat untuk bermain game.
5. Doa dan kesabaran
Tak ada yang lebih kuat dampak dari doa yang tulus kepada Allah SWT. Bantu suami dengan doa, agar dimudahkan untuk mengatasi masalahnya. Semua ini harus disikapi dengan kesabaran orang-orang yang ada di sekitarnya. Bisa juga minta bantuan kawan-kawan atau keluarga yang lain untuk mengingatkan dan mengalihkan kegiatan bermain game-nya.
----Apakah boleh curhat kepada orang lain, misal kepada teman, tentang kekurangan dan kesa-lahan suami?
Jawab :
Suami atau istri adalah ibarat satu tubuh, satu sama lain harus menjaga aurat atau aibnya ma-sing-masing di hadapan orang lain.
“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bah-wasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi
Oleh:
hidup bugar
Dr. Tauhid Nur Azhar, M.Kes
Akademisi, peneliti, penulis buku, trainer, konsultan, dan pendiri Fakultas Kedokteran Unisba
Tanda Keagungan Allah
di Kebun dan Hutan
Mengenal Allah adalah tugas terpenting seorang manusia.
Dengan mengenal Allah, dia akan mengenal tujuan hidupnya.
Dengan mengenal tujuan hidupnya, dia akan bahagia,
terbimbing dan tidak terjerembab dalam kebinasaan.
D
an, Allah Ta’ala menghamparkan aneka tan-da di alam semesta. Dengan tantan-da-tantan-da itulah kita akan bisa sampai kepada-Nya. Di antara tanda kebesaran Allah berada di tempat yang boleh jadi sering kita kunjungi, yaitu kebun, taman, gunung, atau pun hutan.Di tempat-tempat ini sejatinya kita bisa leluasa mengamati dan merenungi aneka kebesaran Allah, entah dalam bentuk hewan, tumbuhan atau pepo-honan. Pernahkah Anda merenungkan tentang me-ngapa buah mangga, kesemek, gohok, belimbing, dan juga apel kesat bahkan pahit dan lengket ketika masih mengkal? Sayang anak jawabnya.
Tujuan pohon dikotil berbuah adalah berketu-runan. Maka, “buah” hakikatnya adalah tanda cinta yang harus dijaga agar tumbuh menjadi sosok sem-purna dan berdaya guna. Ia pun dimatangkan se-cara terencana, seperti juga tumbuhnya pohon ha-rus seirama dengan rima dunia. Ketika tanah subur bertasbih memuja Sang Pencipta, pohon akan men-sintesa hormon sitokinin hasil pemecahan adenin lewat jalur mevalonat. Ini jawaban dari hadiah ta-nah berupa nitrogen, kalium, dan fosfat. Kemudian, pohon tumbuh dengan panduan pemandu sorak berupa auksin dan giberelin. Pesat, cepat, dan kuat.
Tapi, kerap datang suatu masa di mana air tiada, cahaya matahari sayup terasa, suhu udara dingin meraja, pohon pun dengan bijaksana bersandar pada bumi yang bersabar menanti, diproduk-sinya hormon absisat sebagai bagian dari tasbih dan siasat. Daun-daun mengering, ranting ranting merangas seolah mudah melenting.
Namun, ketika datang bulir air pertama dan ca-haya yang menyimbahi lembah rimba raya, tunas-tunas muda menghijau dan kembali tasbih fotosinte-sis menguar lewat para stomata yang terus merintih mendamba cinta. Buah-buah angkatan pertama
ak-hirnya meranum dengan bantuan gas etilena yang juga mendorong stomata membuka. Kita pun me-nyaksikan keindahan orkestra alam dengan hadirnya beburungan yang menyantap penuh syukur buah buah nan selezat dan semanis anggur.
Lalu, biji-biji yang tertelan dibawa terbang ting-gi, menyebar ke pelosok negeri, tersemai dan kelak akan tumbuh kembali. Dengan demikian, meng-kal adalah tanda pada burung si caraka pembawa nawala, bahwa anak-anak pohon belum siap dan sempurna untuk ditanam di lahan benua, tunggu-lah ia sampai matang sempurna. Ma syâ Altunggu-lah, dari satu kebun atau taman saja, kita bisa mengenal kemahabesan dan kemahaluasan ilmu-Nya Allah Ta’ala.
Masih di taman, kebun, atau hutan, pernahkan kita melihat serangga sejenis belalang yang mirip sekali dengan ranting kayu? Namanya Phasmato-dea, kalau ia diam saja, nyaris tidak satu pun yang mampu melihatnya. Boleh jadi, bagi sebagian dari kita bentuk serangga yang satu ini tampak aneh. Akan tetapi, bagi yang bersangkutan keanehannya inilah yang menjadikan ia dapat hidup dengan ten-ang. Kalau kita yang dikaruniai keanehan dan mera-sa berbeda dengan yang lain, biamera-sanya kita malah stres. Dari belalang yang satu ini kita bisa mere-nungkan kembali aneka keistimewaan yang telah dikaruniakan Allah Ta’ala kepada kita.
Kala berkunjung ke kebun binatang atau berkela-na menyusuri rimbunnya hutan belantara, kita dapat melihat burung raja udang. Ini burung favorit saya, bu-lunya berwarna biru metalik di sayap dan punggung, serta putih di daerah dada, paruhnya besar dan kokoh, matanya bersorot tajam, kicaunya pun khas. Selama saya tinggal di Sulawesi rasanya akrab sekali mende-ngar teriakan burung yang satu ini.
struktur bulunya yang memiliki materi dan sudut-sudut trigonometris unik. Hasilnya, raja udang yang tidak memiliki pigmen warna biru mampu meman-tulkan spektrum cahaya biru dari cahaya matahari. Bahkan, warna birunya tampil dengan sangat sem-purna. Mekanisme canggih ini disebut iridescence, di mana benda dengan syarat yang tepat akan mampu memantulkan spektrum yang tepat pula.
Sejatinya, dalam konteks tertentu, kita pun ha-rus meniru mimikri-nya si belalang. Dalam hidup ada orang-orang yang dia tampak biasa-biasa saja, tidak terkenal, dan tidak dianggap oleh banyak orang, akan tetapi di hadapan Allah Azza wa Jalla ia di sangat mulia dan memiliki derajat tinggi, bah-kan termasuk ”waliyullah”. Ia zikir dalam diam dan diam dalam zikir. ia mampu menangkap rahasia Ilahi di balik semua fenomena. Hatinya bersih, tidak ada iri dengki, kesombongan. Orang semacam ini tampaknya pandai menggunakan ilmu ”mikiri”-nya si belalang.
Boleh jadi, inilah rahasia dari nasihatnya oleh se-orang sufi legendaris, Fudhail bin ‘Iyyadh: ”Jika eng-kau sanggup untuk tidak dikenal, maka lakukanlah.
Apa sulitnya engkau tidak dikenal? Apa sulitnya engkau tidak disanjung-sanjung? Tidak mengapa engkau tercela di hadapan manusia selagi engkau terpuji di sisi Allah.” Karena hatinya sudah bersih, pada akhirnya ia pun pada mampu ”memantulkan” nur atau cahaya Ilahi: dalam wajahnya, perilakunya, tutur katanya, dan segala tindak tanduknya.
Hal ini mirip si raja udang. Apabila burung yang satu ini bulunya memiliki struktur dan pigmen yang tepat sehingga mampu memantulkan cahaya ma-tahari, para wali Allah atau orang-orang saleh hatin-ya mampu menyesuaikan dengan frekuensi cahahatin-ya Ilahi. Ia pun bisa memantulkan cahaya tersebut ke sekitarnya: bentuknya bisa cahaya ilmu, amal saleh, dan aneka kebaikan yang dapat dirasakan oleh sekitarnya sebagai pengejawantahan dari konsep rahmatan lil ’âlamîn.
Lagi-lagi kita layak bertasbih kepada Zat Yang Mahasuci. Dengan berjalan menyusuri perkebuan, taman-taman, gunung dan hutan, apabila disertai dengan keimanan, tafakur, dan refleksi diri, kita da-pat mengenal keagungan Allah Ta’ala, men-charge keimanan, sekaligus mengenal hakikat diri. ***
Lembaga amil zakat nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli makin melebarkan
sayap gerakannya ke Indonesia Timur. Kamis (26/12/2019) kemarin, dilakukan
launching kantor DT Peduli cabang Makassar. Peresmian dilakukan oleh Naomi
Octariana, S.T selaku istri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.
info
DT Peduli Resmikan
Kantor Cabang di Makassar
N
aomi dalam sambutannya menyatakandukungan akan hadirnya DT Peduli ca-bang Makassar. “Saya berharap suasana Daarut Tauhid Bandung bisa dihadirkan pula di Makassar. Yakni dengan penanaman nilai-nilai tauhid kepada generasi muda. DT Peduli juga saya harapkan bisa melakukan pembinaan pada anak-anak jalanan di Makassar,” ujar Naomi dengan nada serius tapi bersahaja.
Selain itu, pada kesempatan yang sama Ketua DT Peduli Cabang Makassar, Muhammad Nazmi menambahkan bahwa dengan peresmian Kantor DT Peduli Makassar diharapkan mendapatkan du-kungan dari semua lapisan masyarakat dan
peme-rintah daerah.
“Ke depannya DT Peduli sangat berharap mampu bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat mela-lui program-program kerja. Tentunya penyaluran za-kat, infaq dan shodaqoh melalui DT Peduli adalah dari dan untuk masyarakat Makassar,” tandasnya.
Untuk diketahui, DT Peduli adalah sebuah lem-baga amil zakat nasional yang bergerak dibidang penghimpunan (fundraising) dan pendayagunaan dana zakat, infak, shadaqoh dan wakaf (ziswaf). Kantor DT Peduli Cabang Makassar berlokasi di Lac-cukang 14 cc Kelurahan Bontoala, Kota Makassar, dan merupakan cabang ke 28 DT Peduli di Indone-sia. (Mirah/Cakrawarta)
mitra
Bangsa Indonesia merupakan Umat Islam terbesar di dunia. Namun ironinya, kondisi
perekonomian keuangan syariah yang paling maju bukan Indonesia.
H
al itulah yang mendorong Bank Indonesia melalui KNKS (Komite Nasional Keuangan Syariah), membuat beberapa program pengembangan keuangan syariah, melalui pro-gram kemandirian pesantren, dan berfokus pada pesantren yang ada di Jawa Barat.Daarut Tauhiid menjadi salah satu pesantren yang dipilih oleh Bank Indonesia (BI) untuk me-lakukan program tersebut. Sinergi yang sudah dilakukan oleh Bank Indonesia bersama Lemba-ga Amil Zakat Nasional (Laznas) DT Peduli, di an-taranya ialah pengembangan Program Misykat,
MMQ Kajian Muslimah, dan Bersahabat (Berbuka Bersama Sahabat Yatim dan Dhuafa).
Doni P. Joewono, Kepala Perwakilan BI Jawa Barat menyampaikan kepada Gatot Kunta Ku-mara, Ketua Yayasan DT, ke depannya sinergi antara BI dan DT lebih fokus pada penguatan kualitas management usaha bisnis di dalam pesantren. Tujuannya yaitu untuk mendukung kemandirian pesantren, dan pembentukan holding bisnis pesantren, melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan manajemen usaha. (Siti Fatimah)
Kembangkan Ekonomi Keuangan Syariah,
BI dan DT Kuatkan Sinergi
LAYANAN INFORMASI
DAN KONFIRMASI
Telp: 0851 0001 7002 WA: 0821 1616 4545 Chat: www.dtpeduli.org ZAKAT INFAQ 009.2553.718 86000.3896.700 009.2553.729a.n DT Peduli Zakat a.n Darut Tauhid Peduli
a.n DT Peduli Infaq
001 Head Office
Jl Lestari No 4 Kel. Gegerka-long Girang Kec. Sukasari Kota Bandung, Jawa Barat 40153, Telp (022) 2021861 / 0851 000 17002
002 Kantor Perwakilan Jawa Barat
Jl. Gegerkalong Hilir No. 75 RW.01, Sukarasa, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40152, Telp. 022 -82003527
004 Kantor Pelaksana Pro-gram Priangan Timur
Jl. Ir. H. Juanda KM 1, Ruko Juanda Office Center No. 4 Panyingkiran Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46411, Telp. 0265-7296890 / 0822 1122 6789
005 Kantor Perwakilan Lampung
Jln. Terusan Way Semangka No 42 Pahoman, Kec. Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung , Telp. 0721-5600613
006 Kantor Perwakilan Jawa Tengah
Jl. Sriwijaya No. 130, Wonodri, Semarang Selatan, Semarang-Jawa Tengah 50242, Telp. 024-8444272 / 0851 0050 0074
007 Kantor Perwakilan Yogyakarta
Jl. KH. Agus Salim No. 56A Notoprajan Ngampilan Yogyakarta Telp. +62 851 0056 0086 008 Kantor Perwakilan Jakarta Perkantoran Pejaten, Jl. Pejaten Raya Kav.2, No.3, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jakarta, Telp. 021-7986066 / 0896 9000 0001
009 Kantor Perwakilan Sumatra Selatan
Jl. Gersik Lr. Bakung No. 1455, RT 30/08 Sekip Tengah, Palem-bang 30113 0711-5556103 / 081 1787 9009
010 Kantor Pelaksana Program Bogor
Jl. Johar Raya, Ruko Johar Grande No 3 Taman Cimanggu Kel. Kedung Waringin, Kec. Tanah Sareal, Kota Bogor 16163, Telp. 0251-8358441 / 0823 1900 0200
012 Kantor Perwakilan Kepulauan Riau
Jl Letjen Suprapto Ruko Tembesi Point Blok A No.3A Kec. Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau 29424, Telp. 0811 7073 075
013 Kantor Perwakilan Jambi
Jl. Jend. Sudirman Thehok No 2A RT. 29 (Seberang POLDA Jambi) RT 29 Kel. Tambak Sari Kec. Jambi Selatan, Kota Jambi 36139, Telp. 0741-3061010 / 0823 7712 5309
014 Kantor Pelaksana Program Bekasi
Ruko niaga kalimas 1 blok a/11 jl. cempaka margahayu tam-bun selatan kab bekasi, Telp. 021-82671716 / 0812 199 2427
015 Kantor Pelaksana Program Garut
Ruko Gold Land Estate Blok A3, Jl. Karacak Rt 06/R 09 Kel. Kota Kulon Kec. Garut Kota Kab. Garut, Telp. 0262-2807828/ 082217180001
017 Kantor Pelaksana Program Solo
Jln. Veteran No 247, Tipes, Kec. Serengan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57155, Telp. 0271-2933872 / 0851 0240 0074
018 Kantor Pelaksana Program Lubuk Linggau
Jl. Batu Nisan No. 20 Rt. 03 Kel. Taba Jemekeh Kec. Lubuk Linggau Timur I, Lubuk Ling-gau, Sumatra Selatan 31628, Telp.+62 853 7795 9991
020 Kantor Pelaksana Program Sukabumi
Jl. R. A. Kosasih No.347 Kel Cibeureum Hilir, Kec Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43164, Telp. 0266 - 6226071/ 0857 7164 6464
021 Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan
Jl. Cemara Raya No 4 RT 36, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin 70123, Telp. 081 1501 9933 / 0812 5481 9955
022 Kantor Perwakilan Banten
Jalan Ciater Raya RT 11/09 Desa Ciater Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan, Ban-ten 15310 (patokan: sebrang Domino’s pizza), Telp. 0812-9177-6977
024 Kantor Pelaksana Program Malang
Ruko Bukit Dieng Permai Kav. 3 Jl. Terusan Dieng, Pisang Candi, Kec. Sukun, Kota Malang, Jawa Timur 65115, Telp. 0341 5081883 / 081 5566 111 00
026 Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan
Jl. Laccukang No. 14C, Malimongan Baru, Kec. Bon-toala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90213, Telp. 0411-8004888/ 081 3547 701 03
030 Kantor Pelaksana Program Karawang
Perumnas Bumi Teluk Jambe Blok U No.63, RT.03/RW.09, Sukaharja, Telukjambe Timur, Kab Karawang, Jawa Barat 41361, Telp. 0813 1998 2009
031 Kantor Pelaksana Program Kuningan
Jl. Jenderal Soedirman No 108, RT 02/01, Kel Awirarangan, Kec Kunigan, Kab Kuningan, Jawa Barat, Telp. 0232-8902590 / 08 5353 24 5353
032 Kantor Pelaksana Program Cirebon
Jl. Perjuangan Majasem Ruko Pelangi No. 99 C RT 002/014 Kel. Karyamulya Kec. Kesa-mbi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45135, Telp.0231-8805 948 / 0853 1442 6132
033 Kantor Perwakilan Sumatra Utara
Jl. Abadi, Komplek Abadi Palace Blok A3 Tanjung Rejo, Medan Sunggal, Kota Medan, Telp. 061-4256 4229/ 081265557653
Aceh
Jl. Tgk Daud Beureueh No. 56 Kota Banda Aceh, Telp. 082247007001
035 Kantor Pelaksana Program Depok
Jl. Nusantara Raya, Ruko di Jl. Anyelir III No 179 RT 02 RW 06 (Seberang Depok Jaya), Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok,Kode Pos 16435, Telp. 021 7781 0974 / 0812 8051 3336
036 Kantor Perwakilan Jawa Timur
Jl. Jetis Seraten Ruki Sakura Regency Blok O-3, Ketintang, Gayungan, Surabaya 60231, Telp. 0812 1676 1818
037 AUSTRALIA
Lemon Grove, Cranbourne West, VIC 3977, Melbourne, Australia, Telp. +61 491 370 806
Menikah
Wisuda
Lahir
Dena Ramdani
( Kabag IT & Programmer) DT Peduli Pusat
dengan
Willy Riesty Syafrin
Ex FO DT Peduli Jambi
Ahad (15/12) 2019
Andrei Al Qudri, S.Tp
Kabag Fundraising DT Peduli Aceh
dengan
Shalwati Khalismi, SE.
putri pertama dari Ela Siskalina (Santri Karya DT Peduli Sumsel) dengan Ali Arifin, di
Palembang, Jumat (6/12/2019). Wisuda Relawan DT
Peduli Sukabumi
Telah lulus sebagai sarjana, penerima beasiswa tangguh dari DT Peduli Garut Wisuda Santri Karya DT Peduli Sukabumi, SITI NUWAIRA KHADIJAH INGGIT AMINI DESI MUSTIKA, SM ADE TIRTA