• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

II-1 2.1 Multimedia

Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menampilkan informasi yang merupakan gabungan dari teks, grafik, audio dan video sehingga membuat pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi dengan komputer [1].

2.1.1 Elemen Multimedia

Elemen multimedia dibagi menjadi lima, yaitu :

1. Teks

Teks adalah salah satu alat komunikasi yang sudah lama ada. Dengan menggunakan teks, informasi yang tersampaikan lebih jelas dan lebih mudah dimengerti. Sampai saat ini, teks masih sering digunakan dalam berbagai hal, khususnya dalam menyebarkan informasi [2].

2. Gambar

Gambar adalah media komunikasi visual berupa tampilan grafik dua dimensi yang menginterpretasikan sebuah bentuk agar informasi dapat tersampaikan secara efisien [2].

3. Video

Video menyediakan sumber yang kaya dan hidup untuk aplikasi multimedia, Dengan video dapat menerangkan hal-hal yang sulit digambarkan

(2)

lewat kata-kata atau gambar diam dan dapat menggambarkan emosi dan psikologi manusia secara lebih jelas [2].

4. Audio

Multimedia tidak akan lengkap jika tanpa audio, audio bias berupa percakapan, music atau efek suara [2].

Format dasar audio terdiri dari beberapa jenis:

a. MIDI

MIDI atau Musical Instrumen Digital Interface, adalah suara satu alat musik yang direkam secara digital. Biasanya MIDI berukuran kecil [2].

b. Digital Audio

Digital audio terbentuk ketika gelombang suara dikarakteristikkan menggunakan angka, atau biasa disebut proses digitizing [2].

5. Animasi

Animasi adalah sebuah gambar bergerak yang terdiri dari beberapa gambar yang berurutan dan berkesinambungan. Animasi menggunakan komputer dibagi menjadi dua, yaitu : [2]

a. 2D animation

2D animation adalah animasi yang dibuat dengan menggunakan latar dan objek dua dimensi, dimana latar yang digunakan tidak bergerak atau statis [2].

b. 2.5D animation

2.5D animation mirip dengan 2D animation, bedanya pada 2.5D animation, latar dibuat seakan-akan dibuat tiga dimensi dengan menggunakan efek cahaya, bayangan dan sebagainya [2].

(3)

c. 3D animation

3D animation adalah animasi yang dibuat dengan menggunakan software khusus untuk membuat latar dan objek dengan sudut pandang depan, belakang, atas, bawah, maupun samping [2].

2.2 Definisi Game

Game adalah sebuah permaninan yang dibuat dengan menggunakan teknik dan metode animasi. Oleh sebab itu seorang pembuat game harus dapat memahami teknik dan metode animasi [3].

Sedangkan menurut ahli lainnya, Game adalah sebuah aktivitas kompetitif yang kreatif dan menyenangkan pada dasarnya, yang dibatasi oleh aturan tertentu dan memerlukan keahlian tertentu Game terdiri dari peraturan yang menjelaskan tentang pergerakan yang diijinkan, batasan, hak dan hukuman untuk tindakan yang illegal [4].

2.3 Klasifikasi Game

Game umumnya dikategorikan dengan genre yang diberikan berdasarkan interaksi gameplay. Genre dalam game diartikan sebagai suatu set gameplay challages dan diklasifikasikan tersendiri berdasarkan pengaturan atau game-world kontennya. Tiap game bisa saja memiliki beberapa genre sekaligus.

Game dapat dikelompokkan sebagai berikut :

1. Action Games, yaitu game yang meliputi tantangan fisik, teka-teki, balapan, dan beberapa konflik lainnya. Game jenis ini sangat memerlukan kecepatan refleks, koordinasi mata-tangan, dan juga ketepatan waktu. Jenis ini terdapat beberapa subgenre besar, diantaranya shooter, fighting, dan platformers [5].

2. Real Time Strategy (RTS), yaitu game yang melibatkan masalah strategi, taktik, dan logika [5].

(4)

3. Role Playing Games (RPG), yaitu game yang melibatkan masalah taktik, logika, dan eksplorasi gameplay nya. Biasanya dalam game ini diberikan kebebasan untuk menjelajah dunia game tersebut, dan dapat ditentukan sendiri akhir dari game tersebut [5].

4. Real World Simulation, yaitu game olahraga dan simulasi masalah kendaraan termasuk kendaraan milik militer. Game jenis ini umumnya melibatkan masalah fisik dan taktik, tetapi tidak dengan masalah eksplorasi, ekonomi, dan konseptual [5].

5. Adventure Games, yaitu game yang mengutamakan masalah eksplorasi dan pemecahan masalah teka-teki. Terkadang meliputi masalah konseptual dan tantangan fisik [5].

6. Construction and Management, yaitu game yang menutamakan masalah ekonomi dan konseptual, jarang melibatkan konflik dan eksplorasi, dan hampir tidak pernah meliputi tantangan fisik [5].

7. Puzzle Games, yaitu game yang memiliki tantangan masalah logika, yang ditunjukkan untuk memecahkan suatu masalah tertentu [5].

8. Slide Scrolling Game, yaitu game dimana pemain dapat memainkan karakter bergerak samping diikuti dengan gerakan background [5].

9. Shooting, yaitu game yang sebagian besar menggunakan mouse sebagai alat pengendali permainan. Pada game ini, pemain seolah-olah berperan sebagai penembak FPS (First Person Shooter) atau pemain mengendalikan penembak TPS (Third Person Shooter) [5].

10. Fighting, yaitu game yang bertipe pertarungan, dimana pemain mengendalikan karakter untuk berkelahi dengan karakter lain sampai salah satunya kalah [5].

(5)

11. Racing, yaitu game yang memiliki tipe balapan. Pemain diberikan sebuah kendaraan atau sejenisnya, untuk menempuh rute tertentu [5].

12. Massive Multiplayer Online (MMO), yang memiliki tipe balapan. Pemain diberikan sebuah kendaraan atau sejenisnya, untuk menempuh rute tertentu [5].

13. Massive Multiplayer Online (MMO), yaitu game yang dapat dimainkan bersama-sama dalam browser internet [5].

2.4 Endless Runner

Endless Runner adalah salah satu subgenre platformers game. Konsep dari game endless runner tidaklah rumit. Pemain mengendalikan sebuah karakter yang terus melaju dalam permainan sampai karakter itu mati. Kendali permainannya terbatas, pemain hanya mengendalikan gerakan seperti bergerak ke kiri dan ke kanan, melompat, serangan, atau melakukan tindakan khusus, sementara karakternya melaju tanpa henti sepanjang game. Tujuan game ini adalah untuk bisa maju sejauh mungkin atau mendapat nilai setinggi mungkin sebelum karakter mati [8].

2.5 Elemen Dasar Game

Sebuah game terbentuk dari berbagai dasar elemen-elemen diantaranya :

1. Game Rule: merupakan aturan perintah, cara menjalankan, fungsi objek dan karakter di dunia permainan. Dunia game bisa berupa pulau, dunia khayal, dan tempat-tempat lain yang sejenis yang dipakai sebagai latar tempat dalam permainan game [6].

2. Plot: biasanya berisi informasi tentang hal-hal yang akan dilakukan oleh player dalam game dan secara detail, perintah tentang hal yang harus dicapai dalam game [6].

(6)

3. Tema: dalam biasanya memiliki pesan moral yang disampaikan karakter utama maupun karakter yang lain yang memiliki ciri dan sifat tertentu [6].

4. Object: merupakan sebuah hal yang penting dan biasanya digunakan pemain untuk memecahkan masalah, adakalanya pemain harus punya keahlian dan pengetahuan untuk bisa memaninkannya [6].

5. Text, grafik, dan sound: game biasanya merupakan kombinasi dari media teks, grafik maupun suara, walaupun tidak harus semuanya ada dalam permainan game [6].

6. Animasi: animasi ini selalu melekat pada dunia game, khususnya untuk gerakan karakter karakter yang ada dalam game, properti dari objek [6].

7. User Interface: merupakan fitur-fitur yang mengkomunikasikan pengguna dengan game [6].

Sementara menurut (R. D. Duke, 1980), dikutip dari paper Wachowicz, 2002, terdapat 11 elemen game yang perlu diperhatikan sebagai dasar dalam membuat game yang baik, yaitu :

1. Format: adalah mendefinisikan struktur dari game. Sebuah game terdiri dari beberapa level, dan setiap level tersebut memiliki fungsinya masing-masing [7].

2. Rules: dalam sebuah game, harus terdapat perjanjian atau peraturan yang tidak dapat dirubah oleh para pemain. Oleh karena itu, dalam memainkan suatu game, pemain harus patuh dan bermain sesuai aturan yang berlaku [7].

3. Policy: policy atau kebijaksanaan dapat didefinisikan sebagai aturan yang bisa dirubah atau dipengaruhi oleh pemain. Dengan adanya elemen ini, maka pemain akan dapat menggunakan dan mengembangkan strategi dalam bermain game sesuai kemampuan dirinya [7].

(7)

4. Scenario: merupakan alur cerita yang digunakan sebagai kerangka atau acuan dalam bermain game [7].

5. Events: merupakan suatu kejadian yang menjadi tantangan sekaligus menambah keceriaan dalam bermain game. Contoh event dalam game diantaranya adalah berupa konflik, dan kompetisi [7].

6. Roles: merupakan sebuah gambaran dari fungsi dan aktifitas yang dapat dibagi antar pemain dalam bermain game. Role ini tidak terbatas pada satu pemain saja. Menggunakan dua pemain atau lebih dalam role yang sama, akan memberikan keuntungan tersendiri, karena mereka bisa saling belajar dari keberhasilan dan kesalahan masing-masing pemain [7].

7. Decisions: merupakan suatu keputusan yang harus diambil oleh pemain saat bermain game. Mengambil keputusan yang salah terhadap suatu kejadian dalam bermain game, akan dapat menjadi pelajaran yang penting bagi pemain, sehingga kesalahan tersebut tidak akan terulang lagi nantinya. Bagaimanapun juga, jika pemain terlalu banyak melakukan kesalahan, kemudian tidak dapat bertanding kembali dengan pemain lain, maka ketertarikannya terhadap suatu game akan menjadi mudah hilang [7].

8. Levels: Sebuah game perlu memiliki level tingkat kesulitan agar game tersebut lebih menarik dan menantang, serta dapat digunakan oleh masyarakat luas. Level easy memberikan tantangan bagi para pemain pemula (beginner), sedangkan level difficult dikhususkan bagi para pemain yang mahir dan sudah berpengalaman (expert) [7].

9. Score Model: merupakan instrumen yang digunakan untuk menghitung, mendata, dan menampilkan hasil dari permainan yang dimainkan. Score model ini menjadi suatu alat yang sangat penting agar game menjadi lebih menarik [7].

(8)

10. Indicators: indicators memberikan pemain suatu isyarat terhadap raihan atau pencapaian yang telah mereka lakukan. Elemen ini sangat penting untuk menjaga agar pemain bisa selalu termotivasi dan fokus dalam bermain [7].

11. Symbols: Bentuk visual dari simbolisasi element, aktivitas, dan keputusan. Pemilihan simbol yang tepat akan membantu pemain dalam memahami dan bermain game [7].

2.6 Jenis-jenis Game

Game dibagi kedalam beberapa jenis berdasarkan cara pemubatannya, cara pemasarannya, dan mesin yang menjalankannya. Adapun jenis game diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Game PC

Game PC adalah game yang dapat dimainkan pada Personal Computer (PC). Yang memiliki tampilan antarmuka yang baik utuk dapat melakukan proses input maupun output. Game PC biasanya memiliki output dengan kualitas tinggai, hal ini dikarenakan karena rosulusi yang dimiliki lebih tinggi dibandingkan dengan layar Televisi biasa [8].

2. Game Console

Game Console adalah sebuah Game yang dapat dijalankan pada suatu mesin khusus, yang biasa dimiliki dirumah pribadi. Seperti Microsoft X box 360, Nitendo Wii, dan sebagainya [8].

3. Game Arcade

Game Arcade adalah sebuah game yang dapat dijalankan pada mesin yang memiliki input dan output audio visual yang terintegrasi. Mesin ini biasanya tersedia di tempat umum, seperti Mall, bandara, dan sebagainya [8].

(9)

4. Game online

Game online adalah sebuah game yang dapat dimainkan secara online dimanapun dan kapanpun, dengan menggunakan jaringan internet [8].

2.7 Unity 3D

Unity Technologies adalah sebuah perusahaan yang mengembangkan program Unity, dan salah satu program yang memiliki lisensi 3D Engine Game. Program ini dapat digunakan untuk membangun seubuah game 3D ataupun 2D . Program Unity bersifat multi-platform sehingga memungkinkan para pembuat game untuk dapat melakukan proses pembuatan game untuk berbagai media seperti: Mindows, Mac, iPhone, android, Console, dan juga browser.

Unity memiliki Integrated Development Envirinment (IDE), yaitu sebuah Mono Develop yang bertujuan untuk melakukan pengintegrasian semua script yang telah dibuat kedalam unity, sehingga dapat langsung dilakukan proses. Unity biasanya digunakan sebagai software pembuat aplikasi game mobile maupun browser, tetapi program ini juga dapat digunakan untuk membuat game aplikasi untuk PC dan Console. Unity dapat dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman C/C++, serta dapat mendukung berbagai bahasa pemrograman yang lainnya seperti C#, BOO, dan Javascript.

2.8 CorelDRAW

CorelDRAW adalah sebuah editor grafik vektor yang dibuat dan dikembangkan oleh corel, corel sendiri adalah sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di ottawa, kanada. Program ini adalah sebuah program komputer yang dapat dipergunakan untuk melakukan proses editing pada garis (vector). Program ini berguna untuk menyelesaikan pekerjaan di bidang publikasi, percetakan, ataupun bidang lainnya yang membutuhkan proses visualisasi [10].

(10)

2.9 Adobe Photoshop

Program ini adalah salah satu software yang paling banyak digunakan oleh para editor gambar baik di dunia publikasi, fotografi, video, dan segala bidang yang membutuhkan proses dsain desain dan visualisasi. Photoshop juga dapat dipergunakan sebagai program pengolah gambar berbasis bitmap yang mempunyai tools dan efek yang lengkap sehingga seorang dsainer dapat menghasilkan gambar atau foto yang berkualitas tinggi. Kelengkapan fitur yang dimiliki oleh program inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa software ini banyak digunakan oleh para desainer profesional [11].

2.10 Penelitian Sebelumnya

Pada pengembangan game Clean And Clean digunakan analisis game lain yaitu Flappy Bird Clone. Flappy Bird Clone merupakan permainan endless runner yang sangat digemari oleh semua kalangan, game ini merupakan penerus dari game Flappy Bird yang sudah ditarik oleh developernya, meskipun permainan ini simpel banyak orang merasa kesal dengan game ini. Game ini dikembangkan menggunakan Unity, akan tetapi fitur yang terdapat dalam game ini masih terbilang cukup kurang yaitu tidak adanya menu utama seperti halnya dalam setiap game dan tidak adanya highscore untuk menampilkan score tertinggi dalam game tersebut.

Selain Flappy Bird Clone adapun game yang telah ada sebelumnya ialah Running Man, Running Man merupakan permainan endless runner yang hanya bisa dijalankan di mobile dengan bersistem operasi android. Permainan ini dirancang untuk dimainkan single player, game ini memiliki main menu yang terdiri dari play game, setting, sound, dan exit [12].

2.11 TITOK Pahlawan Kebersihan

Pahlawan Kebersihan bercerita mengenai seorang anak yang bernama TITOK, ia berusaha menyelamatkan hidup orang lain dengan memungut sampah

(11)

yang berserakan di sungai. Sampah-sampah tersebut harus ia buang secepat mungkin ke dalam tempat sampah sebelum air banjir meluap dan menghancurkan bendungan. Jika kita tidak dapat menyelesaikan misi tersebut, maka air banjir akan tumpah dan membanjiri warga sekitar. Genre yang diusung oleh TITOK

Pahlawan Kebersihan adalah casual game di mana game ini

memiliki gameplay yang sederhana dan bisa dimainkan oleh semua kalangan.

Gambar

Gambar  adalah  media  komunikasi  visual  berupa  tampilan  grafik  dua  dimensi  yang  menginterpretasikan  sebuah  bentuk  agar  informasi  dapat  tersampaikan secara efisien [2]
Gambar 2.1 Contoh Game Kebersihan TITOK [13].

Referensi

Dokumen terkait

Judul : KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK EDIBLE FILM DARI PATI TALAS (Colocasia esculenta (L).Schoott) DENGAN PENAMBAHAN GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera L.).. Adalah bukan karya

Berdasarkan berbagai pendapat di atas, maka dapat dikatakan bahwa faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja dan prestasi kerja pada hakekatnya adalah faktor intern yang timbul

Berangkat dari permasalahan diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian untuk mendeskripsikan sistem kedisiplinan karyawan pada perusahaan keluarga PO Puspa

Kontrol yang digunakan pada penelitian ini adalah kontrol RPMI sebagai kontrol standar dimana sumur (well) tidak diberi perlakuan baik ekstrak buah merah maupun gom arab tetapi

Teknik pengolahan data yang dilakukan yaitu pemeriksaan (editing), (coding), dan tabulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tabel frekuensi

Teori yang digunakan yaitu bahasa ragam jual beli, pragmatik dalam teori pregmatik terdiri dari pengertian pragmatik dan aspek-aspek situasi tutur, dalam

Lampu-lampu tersebut memberikan manfaat yang berbeda bagi Harry, Joni, and Endang , berdasarkan perbedaan dalam preferensi mereka terhadap jalan yang diterangi lampu tersebut,

Proses terbentuknya laut berawal dari proses pembentukan bumi yang mana, menurut Laplace, bumi terbentuk 4 miliar tahun yang lalu, karena pembentukan bumi