• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

32

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian dilakukan pada PT. Kencana Unggul Sukses yang beralamat di jalan Pluit Karang Ayu. Penelitian dimulai pada bulan April 2012 dan direncanakan selesai pada bulan Agustus 2012.

B. Desain Penelitian

Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kausal, untuk mengetahui pengaruh antara pengelolaan piutang dengan efektivitas penjualan kredit.

C. Hipotesis

Hipotesis adalah kesimpulan atau dugaan atas suatu permasahan yang timbul dan harus dilakukan pengujian, karena hasil pengujian itu sendiri bisa benar dan bisa juga salah.

Adapun hipotesis yang digunakan untuk menguji apakah ada pengaruh pengelolaan piutang usaha terhadap efektivitas penjualan kredit, adapun hipotesis penelitiannya sebagai berikut :

Ho : β = 0, tidak terdapat pengaruh antara pengelolaan piutang usaha terhadap efektivitas penjualan kredit

Ha : β = 0, terdapat pengaruh antara pengelolaan piutang usaha terhadap efektivitas penjualan kredit

(2)

33

Maka teknik pengambilan keputusan yang akan diambil berdasarkan:

a. Pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas, dimana: 1. Jika probabilitas > 0.05 maka H0 diterima

2. Jika probabilitas < 0.05 maka H0 ditolak

A)X sebagai variabel independen adalah pengelolaan piutang usaha

B) Y sebagai variabel dependen adalah tingkat penjualan kredit

D. Variabel dan skala pengukuran

Dalam penelitian ini penulis menggunakan 2 variabel yaitu variabel Indenpenden (Variabel Bebas) dan variabel Dependen (Variabel Terikat) yang saling berkaitan erat dengan saling mempengaruhi. Penulis membedakan dua variebl tersebut ke dalam variabel indenpenden dan variabel dependen.

1). Variabel Indenpenden (variabel bebas), Piutang Usaha (x)

Adalah variabel yang berdiri sendiri, tetapi hasilnya sangat berpengaruh terhadap variabel yang mengikutinya.

Variabel Indenpenden dalam hal ini adalah pengelolaan piutang usaha yang diukur dengan menggunakan skala nominal.

2). Variabel dependen (variabel terikat), Penjualan Kredit (y) Adalah variabel yang tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya variabel indenpenden, variabel dependen ini selalu terpengaruh oleh variabel indenpenden.

(3)

34

Variabel dependen dalam hal ini adalah penjualan kredit yang diukur dengan menggunakan skala nominal.

E. Definisi Operasional Variabel

Definisi operasional variabel merupakan penjelasan dari teoritis variabel sehingga dapat diamati dan diukur. Sesuai dengan hipotesis yang diajukan, maka variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini perlu diberikan batasan-batasan sebagai berikut;

1) Variabel Bebas ( Indenpenden Veriabel )

Variabel Independen merupakan variabel yang tidak dipengaruhi oleh variabel lain. Suatu pengelolaan perusahaan dalam memberikan kemudahan berupa pemberian batasan kredit ( pengelolaan piutang usaha) yang merupakan tagihan atau klaim perusahaan untuk menerima kas dari pihak lain.

2) Variabel Tak Bebas ( Dependen Variabel )

Variabel dependen merupakan variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain. Dalam penelitian ini yang merupakan variabel dependen adalah aliran masuk kas yang timbul karena perusahaan menjual barang dagangan secara kredit.

F. Metode Pengumpulan Data

Untuk penyusunan penelitian ini penulis membutuhkan data-data yang sesuai dengan pokok permasalahan yang akan dibahas, dengan mencoba melakukan beberapa kegiatan sehubungan dengan materi yang akan dibahas. Kegiatan yang dilakukan penulis meliputi:

(4)

35 1. Penelitian Lapangan

Penelitian lapangan dilakukan langsung kepada PT. Kencana Unggul Sukses, data bersumber dari dokumen-dokumen tertulis. Adapun jenis data yang dikumpulkan dalam bentuk baku dan masih memerlukan pengelolaan merupakan data primer. Sedangkan data sekunder merupakan data yang penulis peroleh dalam bentuk daftar saldo piutang dagang yang telah terjadi dan berkaitan dengan masalah yang akan diteliti.

2. Studi Kepustakaan

Studi Kepustakaan adalah teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku- buku, literatur-literatur, catatan- catatan, dan laporan- laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang di pecahkan. Dalam pencarian teori, peneliti akan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari kepustakaan yang berhubungan. Sumber- sumber kepustakaan ini di peroleh dari : buku, jurnal, hasil- hasil penelitian, dan sumber – sumber lainnya yang sesuai dengan penelitian (internet, koran dll).

G. Jenis Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan data primer.

1. Data primer, berupa data yang diperoleh langsung dari perusahaan melalui wawancara dengan kepala bagian piutang, dan karyawan yang terkait langsung dengan objek yang diteliti, dan kegiatan observasi yang kemudian akan diolah oleh penulis

(5)

36 H. Sampel Penelitian

Metode teknik pengambilan sampel yang dipakai dalam penelitian ini adalah purposing sampling, pengertian dari purposing itu sendiri adalah peengambilan sampel secara sengaja mengambil sampel tertentu sesuai dengan sifat – sifat, karakteristik, ciri, kriteria sampel yang mencerminkan populasinya.

Adapun sampel dalam penelitian ini adalah konsumen yang telah menjadi pelanggan di PT. Kencana Unggul Sukses yang memenuhi kriteria. Dari 300 konsumen yang menjadi pelanggan PT. Kencana Unggul Sukses, terbagi menjadi 3 jenis pelanggan yaitu pelanggan yang telah melakukan cash keras/pembayaran tunai (CK), pelanggan yang telah menunggak (NB), dan pelanggan yang lancar dalam pembayarannya (LB). Kemudian penulis mengambil acak sampel untuk mewakili populasi yaitu 10 pelanggan cash keras (CK), 10 pelanggan yang menunggak (NB), dan 10 pelanggan yang lancar bayar (LB) tahun 2009 – 2011. Berikut ini adalah 30 sampel nama – nama konsumen yang mewakili konsumen – konsumen yang menjadi pelanggan PT. Kencana Unggul Sukses.

(6)

37 No

1 A/02/AB DR. Hanifah

2 A/02/AF Bun Su Na

3 A/02/AG Yanti Halimah/Edy Soewandy

4 B/03/AA Abdullah Bin Dasuri

5 B/03/AB Tanri

6 B/03/AC Jusito/Marlina

7 C/05/CJ Ucok Hermansyah

8 C/05/CK Feby Puspita Sari

9 D/08/AF MARIAH HJ

10 D/08/AG Dian Hapsari

11 A/02/AF Dewi Wahyuni

12 A/02/AG Jaja Darmaja/Cecilia Febriani Yusuf

13 B/17/BF SINA

14 B/17/BH Suzanna JR. T.

15 B/23/AR Sugiharto Sunjaya

16 C/07/AA Jan Nie

17 C/07/BC Sutiono

18 C/18/CC Mochammad M. 19 C/07/CC Juni Zulkarnaen Lubis

20 D/32/AE Iwan Wikarta 21 A/02/CG Nia Damayanti 22 A/10/CA Yunita W.P. 23 A/19/AC Atmadi Saleh 24 B/11/AN Sunata Tjandra 25 B/16/BC Muliadi Sutopo 26 B/07/AR Asjer

27 C/06/CG E. Liestriana 28 C/08/AH Siti Hawa 29 D/02/AE Kimanto Sukarti 30 D/10/AP Anna

Sumber : Data PT. Kencana Unggul Sukses

(7)

38 I. Metode Analisis Data

1. Uji normalitas data dengan Kolmogorof Smirnov

Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang digunakan dalam penelitian ini berdistribusi normal atau tidak. Dilihat dari besarnya sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampel besar dengan jumlah sampel 30 konsumen di PT. Kencana Unggul Sukses. Maka uji kenormalan yang digunakan adalah uji normal kolmogorof smirnov dengan bantuan program SPSS Versi 19.0. Uji kolmogorof smirnov ini digunakan untuk menguji suatu variabel dalam setiap pengujian, dalam program SPSS disebut dengan 1 sampel K-S sehingga pengujian variabel dalam penelitian ini dilakukan dengan satu variabel satu variabel. Variabel pertama yang akan diuji terlebih dahulu adalah variabel independen (pengelolaan piutang usaha) kemudian dilanjutkan dengan variabel dependen (penjualan kredit) Proses pengujian hipotesis dengan menggunakan kolmogorof smirnov dengan bantuan SPSS Versi 19.0 sebagai berikut :

a. Rumusan Hipotesis

Ho : Data pengelolaan piutang usaha dan penjualan kredit berdistribusi normal.

Ha : Data pengelolaan piutang usaha dan penjualan kredit tidak berdistribusi normal.

b. Tingkat Signifikan : α = 0.05 % c. Dengan kriteria,

(8)

39

2) Jika probabilitas > 0.05 maka Ho ditolak.

d. Tarik kesimpulan, apakah variabel – variabel tersebut berdistribusi normal atau tidak.

2. Analisis Statistik Regresi Linear

Untuk tujuan peramalan digunakan analisis regresi, dimana dalam model tersebut ada sebuah variabel indenpenden (bebas) dan variabel dependen (terikat). Analisis ini untuk mengetahui besarnya pengaruh atau kontribusi variabel yang satu terhadap variabel lain. Metode pengujian dengan metode last square (metode kuadrat terkecil).

Y = a + b x

Dimana:

a = intercept menunjukkan besarnya X pada Y = 0 b = koefisien arah regresi

Y = Variabel dependen (penjualan kredit)

(9)

40 3. Uji Hipotesis

Dalam pengujian hipotesis ini menggunakan t hitung. T hitung ini digunakan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara kedua variabel tersebut. Menurut J. Supranto (2001 : 138) untuk koefisien regresi diberi simbol β. Dalam hipotesis nul ( Ho ) kita harus menyertai dengan hipotesis alternatif ( Ha ) sebagai

Ho : β = 0 (berarti X tidak mempengaruhi Y) Ha : β = 0 (berarti X mempengaruhi Y)

Ha : β> 0 (berarti pengaruh X terhadap Y positif) Ha : β< 0 (berarti X mempengaruhi Y)

Cara pengujiannnya adalah sebagai berikut :

1) Rumusan bentuk hipotesanya: Ho : β = 0

Ho : β> 0, pengujian satu pihak Ho : β< 0, pengujian satu pihak Ho : β = 0, pengujian dua pihak

(10)

41

2) Tentukan tingkat signifikan α = 0,05 % setelah α diketahui tentukan : hitung dan daerah penolakan t α / 2, df = n-2 yakni t = 0,05, kemudian dibandingkan dengan t tabel.

a) Perhitungan uji statistik sebagai barikut :

Dimana ; b = koefisien regresi

Sb = standar error koefisien regresi

b) Kesimpulan untuk menolak atau menerima Ho, hal ini tergantung dari pada hipotesa.

c) Tarik kesimpulan, apakah antara variabel tersebut terdapat pengaruh atau tidak.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan Untuk dapat berkompetensi dalam berkomunikasi lintas budaya di kalangan generasi muda sebagai bentuk kesiapan menghadapi Pemberlakuan

Jumlah traffic di Bandar Domine Eduard Osok Sorong meningkat dari waktu ke waktu, namun keteraturan pergerakan kendaraan operasional di area airside belum memenuhi

SENARAI SEKOLAH MENENGAH DI NEGERI JOHOR DARUL

Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional (pendekatan silang) yaitu melakukan pengumpulan data, observasi, atau pengukuran dengan

Mengingat pembelanjaan modal merupakan jenis pengeluaran perusahaan yang membutuhkan banyak dana, maka dalam menentukan seberapa besar tingkat pembelanjaan modal yang

Sesuai dengan masalah yang diajukan, hasil kajian terhadap penerapan pendekatan komunikatif yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran berpidato bahasa Bali pada

Andi Arief Berkicau https://t.co/uiWNfL3BeY #Jokowi #AHY #Prabowo #Netarlnews 8 Siapapun yang terpilih harus menjadi Kemenangan rakyat Indonesia.. .#2019pilihjokowi

1. Pembuatan ulang website Nida Sasirangan yang menampilkan produk-produk dari Nida Sasirangan. Website tersebut dioptimasi dengan teknik-teknik SEO yang akan menaikkan