• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANG BANGUN ANTENA BICULA BINOMIAL BIDIREKSIONAL 0,3 GHZ - 3,0 GHZ, SWR MAX 1,5, BERTERMINAL 50 OHM SMA, BERCATUAN MONOPOL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RANCANG BANGUN ANTENA BICULA BINOMIAL BIDIREKSIONAL 0,3 GHZ - 3,0 GHZ, SWR MAX 1,5, BERTERMINAL 50 OHM SMA, BERCATUAN MONOPOL"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

RANCANG BANGUN ANTENA BICULA BINOMIAL BIDIREKSIONAL 0,3 GHZ -3,0 GHZ, SWR MAX 1,5, BERTERMINAL 50 OHM SMA, BERCATUAN MONOPOL

Yayuk Verawaty¹, Soetamso², T Thearalangi³

¹Teknik Telekomunikasi, Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom Abstrak

Antena pita lebar penting untuk sistem radio multikanal hemat saluran, baik yang bersifat broadcast, point to point, maupun komunikasi seluler antena sangat berperan penting. Antena merupakan bangun transisi untuk penyepadan impedansi intrinsik ruang propagasi dengan impedansi karakteristik saluran transmisi. Antena mengalami perkembangan yang luar biasa pesat, sehingga banyak produk antena yang memiliki kualitas tinggi dengan harga yang murah. Dalam proyek akhir ini dirancang antena berpita lebar yaitu Antena Bicula Binomial

Bidireksional 0,3GHz – 3,0 GHz, SWR < 1,5, Berterminal 50 Ω SMA, Bercatuan Monopol. Antena ini merupakan antena yang berbasis dua kawat yang berbentuk pipih sejajar yang disisipi bahan dielektrika dengan menggunakan catuan monopol segitiga, dengan konektor 50 Ω SMA.

Kata Kunci : : pita lebar, binomial, monopol segitiga.

Abstract

Wideband antenna is essential for economical channel of multichannel radio system, either broadcast, point to point, or cellular communication, antenna has an important role. Antenna is a transition form to match the intrinsic impedance of propagation space with transmission channel of impedance characteristic. Antenna has been developed rapidly, therefore, antenna with high quality and reasonable price is ubiquitous.

In this final project, a wide band antenna is designed which specified as 0.3 GHz- 3.0 GHz Bidirectional Binomial Bicula Antenna with SWR ≤1.5, 50 Ω SMA terminal, and Monopole Feed. This antenna is based on two wires in strip line form with dielectric material inserted by using triangle monopole feed with 50 Ω SMA connector.

(2)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Kebutuhan informasi yang semakin pesat menuntut teknologi dalam bidang telekomunikasi untuk berkembang secara cepat. Dalam komunikasi radio, salah satu bagian yang berperan besar yaitu perangkat antena. Antena merupakan suatu struktur yang berfungsi mengubah gelombang listrik yang dilewatkan melalui saluran transmisi menjadi gelombang elektromagnetik ruang bebas, dan demikian juga sebaliknya.

Selain itu, banyak aplikasi antena dirancang demi tujuan tertentu dan dengan spesifikasi tertentu. Saat ini, kebutuhan pasar menginginkan antena dengan spesifikasi yang lebih baik dengan bandwidth lebar, gain besar, tetapi dengan harga yang relatif murah.

Untuk itu, pada proyek akhir ini dirancang dan direalisasikan suatu antena Bicula Binomial Bidireksional yang bekerja pada frekuensi 300 MHz – 3000 MHz. Dan pada proses perancangannya perlu diperhatikan antena harus memiliki bandwidth yang lebar, nilai VSWR yang kecil sehingga akan menghasilkan nilai koefisien pantul yang kecil, hal tersebut akan menunjang antena agar dapat bekerja secara maksimal. 1.2.Rumusan Masalah

Rumusan masalah pada proyek akhir ini :

™ Bagaimana merancang Antena Bicula Binomial Bidirekional untuk wilayah 300 MHz – 3000 MHz sesuai dengan spesifikasi teknik yang direncanakan. ™ Bagaimana mengukur dan menguji spesifikasi teknik antena agar hasil

pengukuran sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

1.3.Tujuan Penelitian

Tujuan dari proyek akhir ini :

™ Dapat merancang Antena Bicula Binomial Bidireksional untuk wilayah 300 MHz – 3000 MHz dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

(3)

™ Dapat menguji spesifikasi Antena Bicula Binomial Bidirekional sehingga sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

™ Dapat membuat antena dengan biaya murah, bahan mudah didapat tetapi tidak mengabaikan nilai kualitas dari antena.

1.4. Batasan Masalah

Batasan masalah yang digunakan berdasarkan spesifikasi teknik Antena Bicula Binomial Bidireksional yang akan dirancang, yaitu :

™ Frekuensi kerja : 300 MHz – 3000 MHz ™ Pola radiasi : Bidireksional

™ Polarisasi : Linear ™ Impedansi terminal : 50Ω ™ VSWR : ≤ 1,5 ™ Gain : ≥2,14 dBi ™ Konektor : SMA 1.5. Metode Penelitian

Metode yang digunakan untuk menyelesaikan proyek akhir ini adalah : ™ Studi literatur dan eksperimen

Studi literature mempelajari teori yang dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek akhir ini melalui berbagai referensi dan jurnal yang terkait dan melakukan penelitian (eksperimen) mengenai antena yang akan direalisasikan.

™ Perancangan dan realisasi

Setelah studi literatur dilakukan, kemudian dilanjutkan proses implementasi (realisasi) dari teori yang ada dalam desain antena yang akan direalisasikan.

™ Pengukuran

Setelah realisasi antena telah dilakukan, selanjutnya dilakukan pengukuran terhadap parameter antena. Pengukuran parameter tersebut menggunakan alat

Network Analizer, Spektrum Analizer, dan Function Generator.

(4)

Dari hasil pengukuran yang diperoleh, maka akan dianalisis apakah spesifikasi pada saat perancangan sesuai dengan hasil pengukuran yang telah dilakukan. ™ Diskusi dengan pembimbing

Dalam merancang bangun Antena Bicula Binomial Bidireksional ini juga dilakukan diskusi dengan pembimbing.

1.6. Sistematika Penulisan

Sistematika yang digunakan dalam penyusunan proyek akhir ini : ™ BAB I PENDAHULUAN

Pendahuluan yang berisikan tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, metode penelitian, sistematika penulisan, diagram alir perancangan dan pengujian, pengujian parameter antena, rencana kerja dan biaya yang dikeluarkan saat pembuatan Proyek akhir.

™ BAB II LANDASAN TEORI

Landasan teori dijelaskan tentang pengembangan dan pengertian antena yang berkaitan dengan Antena Bicula Binomial Bidireksional yang dirancang.

™ BAB III RANCANG BANGUN ANTENA

Bab ini dibahas mengenai perancangan, kontruksi dan realisasi antena, beserta hasil perhitungan impedansi dan nilai dielektrika yang digunakan dalam perancangan antena.

™ BAB IV PENGUKURAN DAN ANALISIS HASIL PENGUKURAN

Bab ini berisi tentang pengukuran parameter antena, beserta analisis dan alasan dari hasil pengukuran yang telah dilakukan.

™ BAB V PENUTUP

Bab ini berisikan simpulan dan saran atas hasil kerja yang telah dilakukan dalam pembuatan Proyek Akhir.

1.7. Diagram Alir Perancangan dan Pengujian 1.7.1. Diagram Alir Perancangan

Diagram alir perancangan ini dibuat untuk memudahkan pelaksanaan proyek akhir ini. Dengan adanya alur perencanaan ini, diharapkan dapat merealisasikan

(5)

proyek akhir ini sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan sebelumnya. Adapun diagram alir tersebut dapat dilihat pada gambar 1.1.

Gambar 1.1 Diagram Alir Perancangan Prototype Antena Bicula Binomial Bidireksional[7]

Judul yang dibuat merupakan tujuan dari pembuatan proyek ini yaitu pembuatan prototype antena beserta spesifikasi yang diinginkan. Antena yang dibuat diharapkan merupakan produk yang QCD dan memenuhi TEM5O. QCD merupakan singkatan dari Quality, Cost, Delivery. Produk QCD dimaksudkan agar antena ini diharapkan menjadi produk yang berkualitas, dengan harga yang terjangkau, serta tersedia.

TEM5O (Time, Environment, Money, Man, Material, Methode,

Machine,Organization) adalah faktor yang mendukung pembuatan proyek ini yaitu

waktu, lingkungan, uang, manusia, materi, cara, mesin dan mengorganisir. Pembuatan proyek ini tentunya dilengkapi dengan teori mengenai antena ini sendiri. Teori tersebut akan menghasilkan hipotesis antena sehingga dapat diperoleh gambar konstruksinya yang akan dirancang dan dilakukan perealisasianya. Antena yang

(6)

dibuat kemudian dilakukan pengujiannya dengan harapan agar perangkat yang dihasilkan sesuai dengan spesifikasi.

1.7.2. Diagram Alir Pengujian

Diagram alir pengujian merupakan sarana untuk mendapatkan hasil uji yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan dengan meminimalisasi kesalahan dalam pengukuran. Diagram alir pengujian antena dapat dilihat pada gambar 1.2.

Gambar 1.2 Diagram Alir Pengujian Protoype Antena[7]

Antena yang dirancang bangun akan diuji dengan persyaratan ruangan, instrumen dan spesifikasi yang baik, agar dapat menghasilkan pengukuran yang baik dengan tingkat kesalahan pengukuran yang minimal dan hasil yang maksimal.

1.8.Pengujian Parameter Antena

Dalam proses pengujian parameter antena yang direalisasikan dibutuhkan beberapa alat ukur yang sesuai dengan spesifikasi teknis antena. Berikut ini adalah tabel perencanaan pengujian dan alat yang digunakan saat proses pengujian.

SPESIFIKASI INSTRUMEN RUANG UJI

PEMODELAN (Penskalaan) PROTOTIPE

TATA RUANG

PENGUJIAN MODEL (Medan Jauh)

SIMPANGAN SPESIFIKASI TOLERANSI≤ MODEL KONTRA PEMODELAN UJI LAPANGAN PROTOTIPE SIMPANGAN SPESIFIKIASI TOLERANSI ≤

PROTOTIPE SIAP GANDA Ya Tidak Ya Tidak MOD E L ( T ER SKAL AKAN ) R EAL IT AS

(7)

Tabel 1-1 Pengujian Parameter Antena NO Parameter Pengujian Alat Yang

Diperlukan

No Seri Alat (Lokasi Lab Microwave)

1 Impendansi Network analyzer Agilent 8714ES

2 VSWR Network analyzer Agilent 8714ES

3 Bandwidth Network analyzer Agilent 8714ES

4 Gain (Penguatan) Spectrum Analyzer HP 8563E

Antena Referensi

Sweep Oscilator HP 8350B 5 Pola Radiasi dan

Polarisasi

Sweep Oscilator HP 8350B Spectrum Analyzer HP 8563E

Holder (tiang

penyangga)

Antena Referensi

1.9. Rencana Kerja dan Biaya 1.9.1. Rencana Kerja

Tabel 1-2  Alokasi Waktu Pengerjaan Proyek Akhir

Bln I Bln II Bln III Bln IV

Minggu 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Studi Literatur dan Perancangan Prototype Antena Pencarian dan Pengukuran bahan Dielektrika Pembuatan Antena dan

Troubleshooting Pengukuran Parameter Antena di Dalam Ruangan Pengukuran Parameter Antena di Luar Ruangan Analisis Penyusunan Laporan

(8)

1.9.2. Anggaran Biaya

Tabel 1-3 Anggaran Biaya

No Nama Bahan Jumlah Harga Satuan Harga

1 Konektor SMA 1 Rp 24.000 Rp. 24.000

2 Plat Tembaga (PCB) 4 Rp. 6.600 Rp. 26.400

3. Kaca 4 Rp. 500 Rp. 2.000

4 Akrilik 1 Rp. 30.000 Rp. 30.000

(9)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Dari hasil perancangan dan realisasi Antena Bicula Binomial Bidireksional, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Antena Bicula Binomial Bidireksional dengan VSWR≤1,492 memiliki

bandwidth 2023,3 MHz. Dimana antena tersebut bekerja secara optimal pada

frekuensi 621,9 MHz - 2645,2 MHz, dan VSWR≤2 memiliki bandwidth 2160 MHz, dan bekerja secara optimal pada frekensi 570 MHz – 2730 MHz.

2. Pola radiasi antena Bidireksional (memenuhi spesifikasi) 3. Polarisasi antena ellips (mendekati spesifikasi).

4. Gain yang diperoleh dari antena adalah 8,395 dBi pada frekuensi 1800 MHz dan 6,964 dBi pada frekuensi 2400 MHz.

5. Nilai impedansi antena yang paling mendekati impedansi terminal yaitu pada frekuensi kerja 2460 MHz dengan nilai impedansi terminal adalah 48,45ס-7,54 Ω.

5.2. Saran

Untuk meningkatkan kualitas dan performansi Antena Bicula Binomial Bidireksional menjadi lebih baik lagi maka perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. IT Telkom perlu membuat ruang tanpa gema agar pengukuran lebih akurat 2. Bahan dielektrika yang digunakan sebaiknya mempunyai nilai yang sama

dengan nilai dielektrika hasil perancangan agar tidak terjadi penyimpangan frekuensi kerja dan penyepadanan impedansi antena dengan impedansi terminal lebih akurat.

(10)

DAFTAR PUSTAKA

[1] Atmoko, Hilarius Ari Dwi, Soetamso: Rancang Bangun Antena Dwitunggal Dua

Strip Binomial 400 MHz-1000 MHz 150 Ω Berterminal), ITT Telkom, Bandung,

2008

[2] Balannis,CA.: Antenna Theory, Analisys, and Design, John Wiley and Sons., New York, 1982.

[3] Buyung, Jeky Ali, Soetamso : Rancang Bangun Antena Bidireksional SegitigaUntuk

Wilayah 300 MHz- 3000 MHz Tanpa Ferit, Kawat Kembar , ITT Telkom, Bandung, 2009

[4] Krauss,J.D, Ronald J Marhefka: Antennas for All Applications. Mc-Graw Hill International 3rd edition, 2002.

[5] Pozar, David M: Microwave Engineering, John Wiley & Sons., Canada, 2003.

[6] Siadari, Joel Julian, Soetamso : Rancang Bangun Antena Bicula Chebyshev-Bidireksional Kawat Kembar 0,3-3 GHz Terminal 50 Ω SMA, SWR≤ 1,5, Polarisasi Linear, Gain≥2,14 dBi, Tanpa Ferit, ITT Telkom, Bandung, 2009.

Gambar

Gambar 1.1  Diagram Alir Perancangan Prototype Antena Bicula Binomial  Bidireksional [7]
Diagram alir pengujian merupakan sarana untuk mendapatkan hasil uji yang  sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan dengan meminimalisasi kesalahan dalam  pengukuran
Tabel 1-1 Pengujian Parameter Antena
Tabel 1-3 Anggaran Biaya

Referensi

Dokumen terkait

PEMBAHASAN Peran Orang Tua dalam Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan KTD Pada Siswi Kelas X SMA N 1 Pundong Bantul Tahun 2014 Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa, belajar merupakan suatu usaha yang dilakukan siswa untuk memperoleh tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman

KAMIS Teori Graf kalkulus lanjut Pemrograman Linear Aljabar &amp; Trigonometri Teori Himpunan Samar Pemrograman linear Pengantar Analisis Nyata Aljabar Abstrak Metode

Tugas dan tanggung jawab bagian Pemasaran adalah: memasarkan produk kepada pelanggan dan berusaha mencari pelanggan baru, serta menjaga hubungan baik dengan pelanggan; bekerja sama

dan ukuran kapal yang akan dibangun dan direparasi , maka perencanaan tata letak peralatan produksi pada bengkel plat dan las harus mempertimbangkan banyak hal ,

Semnaskan _UGM / Pakan dan Nutrisi Ikan (PN-13) - 1 Seminar Nasional Tahunan VIII Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan, 16 Juli 2011 PENGARUH KONSENTRASI ASAM FORMIAT DALAM

Variabel Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Alokasi Belanja Modal

1) Help process / retrieve information membantu proses penyusunan infomasi. 2) Reason to buy / Alasan pembelian brand association membangkitkan berbagai atribut