• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menentukan bertemu tidaknya hasil penelitian.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menentukan bertemu tidaknya hasil penelitian."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

47 1. Hasil Analisis Uji Istrument Penelitian

Uji validitas dilakukan untuk menguji apakah kuesioner layak digunakan sebagai instrument penelitian atau tidak. Karena data yang benar sangat menentukan bertemu tidaknya hasil penelitian.

Dalam program SPSS 21.0 sudah tersedia bagaimana menguji validitas sebuah istrumen (angket). Berikut ini adalah hasil uji validitas angket dengan menggunakan program SPSS 21.0 yang diuji cobakan kepada 25 responden, terdiri dari 9 item untuk variabel fasilitas kartu anjungan tunai mandiri (X) dan 9 item untuk variabel perilaku konsumtif (Y), sehingga keseluruhan jumlah pertayaan adalah 18 item.

a. Uji Validitas

Validitas adalah ketetapan atau kecermatan suatu instrumen dalam mengukur apa yang ingin diukur. Dalam analisis ini, untuk mengetahui tingkat validitas instrument, kreteria pengambilan keputusan sebagai berikut:

1) Jika r hitung positif dan r hitung > r tabel, maka item pertayaan tersebut valid. 2) Jika r hitung negatif atau r hitung < r tabel, maka item pertayaan tersebut tidak

(2)

Dari hasil perhitungan menggunakan program SPSS 21.0, diperoleh hasil sebagai berikut:

Tabel 5

Keputusan Validitas Variabel Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Item r hitung r tabel = 0,05; n = 0,396 Keputusan 1 0.873 0.396 Valid 2 0.814 0.396 Valid 3 0.803 0.396 Valid 4 0.803 0.396 Valid 5 0.803 0.396 Valid 6 0.814 0.396 Valid 7 0.790 0.396 Valid 8 0.873 0.396 Valid 9 0.803 0.396 Valid

Sumber: Dibuat oleh penulis. Tabel 6

Keputusan Validitas Variabel Perilaku Konsumtif

Item r hitung

r tabel

= 0,05; n = 0,396

Keputusan

(3)

2 0.614 0.396 Valid 3 0.613 0.396 Valid 4 0.613 0.396 Valid 5 0.624 0.396 Valid 6 0.704 0.396 Valid 7 0.749 0.396 Valid 8 0.749 0.396 Valid 9 0.624 0.396 Valid

Sumber: Dibuat oleh penulis.

Berdasarkan dua tabel di atas dapat di lihat pada kolom r hitung, nilai korelasi yang didapat pada keputusan validitas variabel fasilitas kartu anjungan tuna mandiri (ATM) sebesar (0,873, 0,814, 0,803, 0,803, 0,803, 0,814, 0,790, 0,873, 0,803) dan nilai korelasi yang didapat pada keputusan validitas perilaku konsumtif sebesar (0,571, 0,614, 0,613, 0,613, 0,624, 0,704, 0,749, 0,749, 0,624) kemudian dibandingkan dengan nilai r tabel, nilai r tabel dicari pada signifikansi 0,05 dengan uji dua sisi dan jumlah data (n) = 9, maka didapat r tabel sebesar 0,396. Dapat dilihat bahwa seluruh item nilainya lebih besar dari nilai r tabel kemudian dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrumen tersebut valid. B. Hasil Analisis Data Penelitian

1. Penyajian Data

Penelitian ini memiliki dua variabel yang saling mempengaruhi yaitu variabel fasilitas kartu anjungan tunai mandiri (ATM) (X) dan variabel perilaku konsumtif

(4)

(Y) untuk mengetahui derajat hubungan dan kontribusi variabel X terhadap variabel Y, maka teknis analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Korelasi Product Moment, yang mana teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang sudah diperoleh dilapangan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh data sebagai berikut:

a. Penyajian data Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Tabel 7

Data Frequensi Pendapat Responden Terhadap Variabel Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

No Item ST 5 S 4 N 3 TS 2 STS 1 Total F % F % F % S % F % F % 1 14 14 84 84 1 1 1 1 - - 100 100 2 9 9 72 72 19 19 - - - - 100 100 3 25 25 49 49 25 25 1 1 - - 100 100 4 20 20 50 50 30 30 - - - - 100 100 5 20 20 45 45 35 35 - - - - 100 100 6 24 24 41 41 35 35 - - - - 100 100 7 17 17 59 59 24 24 - - - - 100 100 8 27 27 58 58 15 15 - - - - 100 100 9 48 48 34 34 18 18 - - - - 100 100

Sumber: Dibuat oleh penulis.

Tabel di atas menunjukan hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari 100 responden nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya untuk variabel X (Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri ATM) sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa dari variabel X (Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri ATM) yang sangat memberikan pengaruh besar terhadap Fasilitas Kartu Anjungan Tunai

(5)

Mandiri ATM adalah indikator kemudahan pengoprasionalan mesin ATM Bank Muamalat relative mudah mendapatkan nilai persentase 84%, sedangkan indikator pendukung seperti melayani keperluan nasabah 24 jam termasuk hari libur dan Menjamin Keamanan dan Privacy mendapatkan nilai persentase 1% s/d 72%.

Tabel 8

Tabulasi Data Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri

PERTAYAAN No X 1 X 2 X 3 X 4 X 5 X 6 X 7 X 8 X 9 JML Rata-rata 1 5 4 3 4 4 5 4 5 5 39 4.333 2 4 4 4 5 4 3 3 3 4 34 3.778 3 5 5 4 5 4 4 4 5 5 41 4.556 4 4 4 3 4 3 4 3 5 5 35 3.889 5 4 4 5 4 4 4 4 4 5 38 4.222 6 4 4 5 4 4 5 4 4 5 39 4.333 7 4 4 3 5 5 4 4 5 5 39 4.333 8 4 4 4 3 3 3 4 4 5 34 3.778 9 4 4 5 4 3 4 5 4 5 38 4.222 10 5 4 4 4 3 4 3 4 5 36 4 11 4 4 4 4 4 5 4 5 5 39 4.333 12 4 4 4 4 4 4 4 4 5 37 4.111 13 4 4 5 4 5 4 5 4 5 40 4.444 14 4 4 5 4 5 4 4 4 5 39 4.333 15 4 4 5 4 5 5 4 5 5 41 4.556 16 4 4 5 4 4 4 5 4 5 39 4.333 17 4 4 5 5 5 4 4 4 5 40 4.444 18 4 4 5 4 4 4 4 5 5 39 4.333 19 4 4 4 4 4 4 4 5 5 38 4.222 20 5 4 4 4 5 4 4 4 5 39 4.333 21 4 3 3 4 4 4 4 4 5 35 3.889 22 4 3 3 3 3 3 4 4 5 32 3.556 23 4 4 4 4 4 4 4 4 5 37 4.111

(6)

24 4 4 4 4 4 5 4 5 5 39 4.333 25 4 3 3 3 3 3 3 3 5 30 3.333 26 4 4 4 4 4 5 4 4 5 38 4.222 27 4 4 5 4 5 4 5 4 5 40 4.444 28 4 3 3 3 3 3 3 3 5 30 3.333 29 4 4 4 4 4 4 4 4 5 37 4.111 30 4 4 4 4 4 4 4 3 5 36 4 31 4 5 4 5 4 5 4 5 5 41 4.556 32 4 4 3 3 3 3 3 3 5 31 3.444 33 4 4 4 4 4 4 4 4 5 37 4.111 34 4 4 4 5 4 5 4 4 5 39 4.333 35 4 3 3 3 3 3 3 3 5 30 3.333 36 4 4 4 5 4 5 5 5 5 41 4.556 37 4 4 5 4 4 3 3 4 5 36 4 38 4 4 4 3 3 3 3 4 5 33 3.667 39 3 3 3 3 3 3 4 4 5 31 3.444 40 4 4 4 4 4 4 4 5 4 37 4.111 41 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 42 4 4 3 3 3 4 4 5 4 34 3.778 43 4 4 5 4 4 5 4 5 4 39 4.333 44 4 3 3 3 3 4 3 3 4 30 3.333 45 4 3 3 3 3 3 3 3 4 29 3.222 46 4 4 5 4 4 4 5 4 4 38 4.222 47 4 4 4 4 4 4 4 5 4 37 4.111 48 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 49 5 4 4 3 3 3 4 4 4 34 3.778 50 4 3 3 3 3 3 3 4 4 30 3.333 51 4 4 4 5 4 4 4 4 4 37 4.111 52 4 4 4 5 5 5 4 4 4 39 4.333 53 4 4 5 4 4 5 4 4 4 38 4.222 54 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 55 4 4 4 5 4 5 4 4 3 37 4.111 56 4 3 3 3 3 3 3 3 4 29 3.222 57 4 4 4 4 5 5 5 5 3 39 4.333 58 4 3 4 3 3 3 4 4 4 32 3.556 59 5 5 5 5 4 3 4 3 3 37 4.111 60 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 61 4 4 4 4 4 4 3 3 3 33 3.667

(7)

62 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 63 4 4 4 5 5 5 5 5 4 41 4.556 64 5 4 3 3 3 3 4 4 4 33 3.667 65 4 3 3 3 3 3 4 4 4 31 3.444 66 5 5 5 3 3 3 3 3 4 34 3.778 67 5 5 5 4 4 5 4 5 4 41 4.556 68 5 4 4 4 5 5 5 5 5 42 4.667 69 4 3 3 3 3 3 3 4 5 31 3.444 70 4 3 3 4 4 3 3 4 4 32 3.556 71 4 4 4 4 4 4 4 4 5 37 4.111 72 4 3 3 3 3 3 3 3 4 29 3.222 73 4 3 3 3 3 3 3 4 5 31 3.444 74 4 4 4 3 3 3 4 4 4 33 3.667 75 4 4 3 3 3 3 3 4 5 32 3.556 76 4 3 4 4 4 4 5 5 4 37 4.111 77 4 4 3 3 3 3 4 5 5 34 3.778 78 4 4 4 3 3 3 3 4 4 32 3.556 79 4 4 4 3 3 3 4 4 5 34 3.778 80 4 4 4 4 4 5 4 4 3 36 4 81 5 5 5 5 5 5 5 4 3 42 4.667 82 4 5 4 5 4 4 4 4 3 37 4.111 83 4 4 4 4 5 4 4 4 3 36 4 84 4 4 5 5 4 4 4 4 3 37 4.111 85 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 86 4 4 3 4 3 3 4 4 3 32 3.556 87 4 4 4 4 5 4 4 4 3 36 4 88 5 4 5 5 5 5 5 5 5 44 4.889 89 4 4 4 4 3 3 3 4 3 32 3.556 90 4 4 4 4 4 4 4 4 3 35 3.889 91 4 4 4 3 3 3 4 4 3 32 3.556 92 4 3 3 3 3 3 3 3 3 28 3.111 93 5 5 5 5 5 5 5 5 3 43 4.778 94 2 3 2 3 3 3 3 3 3 25 2.778 95 4 4 5 4 5 5 5 5 4 41 4.556 96 4 4 4 3 3 3 4 4 4 33 3.667 97 4 5 5 5 5 5 5 5 5 44 4.889 98 5 4 5 5 5 5 5 5 4 43 4.778 99 4 4 5 4 4 3 4 4 3 35 3.889

(8)

100 4 4 4 5 5 5 5 5 5 42 4.667

 411 390 398 390 385 390 393 412 430 3599 399.9

Rata-

rata 4.11 3.9 3.98 3.9 3.85 3.9 3.93 4.12 4.3 35.99 3.999

Sumber: Dibuat oleh penulis.

Dari tabel di atas, dapat di lihat bahwa skoring tertinggi adalah 4.889 dan skor terendah adalah 2.778 kemudian jumlah rata-rata fasilitas kartu anjungan tunai mandiri ATM Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya adalah 399.9 dengan demikian jumlah rata-rata skor fasilitas kartu anjungan tunai mandiri ATM Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya adalah 399.9 dibagi 100 nasabah jumlah nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang palangka Raya (responden) adalah 3.999.

Selanjutnya untuk mengetahui pada kualifikasi mana fasilitas kartu anjungan tunai mandiri ATM Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya tersebut dapat diketahui dengan menggunakan interval nilai yakni dengan mengurangkan rata-rata skor tertinggi = 4,889 dengan skor terendah 2,778 = dan dibagi dengan 5, untuk membuat interval dengan kategori sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Adapun perhitungannya adalah sebagai berikut:

(9)

Dari perhitungan di atas dapat diperoleh interval : 1. 4,4668– 4,889 = kategori sangat tinggi 2. 4,0446– 4,4668 = kategori tinggi 3. 3,6224– 4,0446 = kategori sedang 4. 3,2002 – 3,6224 = kategori rendah 5. 2,7778- 3,2002 = kategori sangat rendah

Dari data interval skoring variabel X tersebut, maka masing-masing kategori dapat dilihat pada tabel distribusi berikut:

Tebel 9

Data Interval Fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

No. Interval Kategori F %

1 4,4668 – 4,889 Sangat tinggi 14 14 2 4,0446 – 4,4668 Tinggi 48 48 3 3,6224– 4,0446 Sedang 16 16 4 3,2002 – 3,6224 Rendah 20 20 5 2,778 -3,2002 Sangat rendah 2 2 Jumlah 100 100

Sumber: Dibuat oleh penulis.

Setelah diketahui jarak interval, maka langkah selanjuynta adalah menentukan distribusi kategori sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Mengenai fasilitas kartu anjungan tunai mandiri nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya, maka jumlah total 399.9 : 100 = 3.999 yang

(10)

berarti fasilitas kartu anjungan tunai mandiri nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang palangka Raya berada pada kategori sedang.

b. Peyajian data perilaku konsumtif

Tabel 10

Data Frequensi Pendapat Responden Terhadap Variabel Perilaku Konsumtif No Item ST 5 S 4 N 3 TS 2 STS 1 Total F % F % F % F % F % F % 1 15 15 82 82 1 1 2 2 - - 100 100 2 16 16 64 64 20 20 - - - - 100 100 3 34 34 46 46 19 19 1 1 - - 100 100 4 25 25 49 49 26 26 - - - - 100 100 5 26 26 46 46 27 27 1 1 - - 100 100 6 26 26 44 44 26 26 1 1 - - 100 100 7 23 23 58 58 18 18 1 1 - - 100 100 8 26 26 61 61 13 13 - - - - 100 100 9 23 23 43 43 32 32 2 2 - - 100 100

Sumber: Dibuat oleh penulis.

Tabel di atas menunjukan hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari 100 responden nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya untuk variabel Y (perilaku konsumtif) sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa dari variabel Y (perilaku konsumtif) yang sangat memberikan pengaruh besar adalah indikator gaya hidup mendapatkan nilai persentase 82%, sedangkan indikator pendukung seperti kemasan menarik dan iming-iming mendapatkan nilai persentase 1% s/d 64%.

(11)

Tabel 11

Tabulasi Data Perilaku Konsumtif

PERTAYAAN No X 1 X 2 X 3 X 4 X 5 X 6 X 7 X 8 X 9 JML Rata-rata 1 5 4 5 5 5 5 5 5 4 43 4.778 2 4 4 4 5 4 4 5 4 4 38 4.222 3 4 3 5 3 4 5 5 4 4 37 4.111 4 5 5 4 4 4 4 5 5 5 41 4.556 5 4 4 5 4 4 4 4 4 4 37 4.111 6 4 4 5 4 4 5 4 4 4 38 4.222 7 4 4 5 5 5 4 4 5 4 40 4.444 8 4 4 4 3 3 3 4 4 5 34 3.778 9 4 4 5 4 3 4 5 4 5 38 4.222 10 5 4 4 4 3 4 3 4 3 34 3.778 11 4 4 4 4 4 5 4 5 4 38 4.222 12 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 13 4 4 5 4 5 5 5 5 5 42 4.667 14 4 4 5 4 5 4 4 4 5 39 4.333 15 4 4 5 4 5 5 4 5 5 41 4.556 16 4 4 5 4 4 4 5 4 5 39 4.333 17 4 4 5 5 5 4 4 4 5 40 4.444 18 4 4 5 4 4 4 4 5 4 38 4.222 19 4 4 4 4 4 4 4 5 3 36 4 20 5 4 4 4 5 4 4 4 3 37 4.111

(12)

21 4 3 3 4 4 4 4 4 5 35 3.889 22 4 3 3 3 3 3 4 4 3 30 3.333 23 4 4 4 4 4 4 4 4 3 35 3.889 24 4 4 4 4 4 5 4 5 3 37 4.111 25 4 3 3 3 3 3 3 3 5 30 3.333 26 4 4 4 4 4 5 4 4 3 36 4 27 4 4 5 4 5 4 5 4 5 40 4.444 28 4 3 3 5 5 5 5 5 5 40 4.444 29 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 30 4 4 4 4 4 4 4 3 3 34 3.778 31 4 5 4 5 4 5 4 5 5 41 4.556 32 4 4 3 3 3 3 3 3 3 29 3.222 33 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 34 4 4 4 5 4 5 4 4 3 37 4.111 35 4 3 3 3 3 3 3 3 4 29 3.222 36 4 4 4 5 4 5 5 5 3 39 4.333 37 4 4 5 4 4 3 3 4 2 33 3.667 38 4 4 4 3 3 3 3 4 3 31 3.444 39 3 3 3 3 3 3 4 4 4 30 3.333 40 4 4 4 4 4 4 4 5 4 37 4.111 41 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 42 4 4 3 3 3 4 4 5 4 34 3.778 43 4 4 5 4 4 5 4 5 4 39 4.333 44 4 3 3 3 3 4 3 3 5 31 3.444 45 4 3 3 3 3 3 3 3 3 28 3.111

(13)

46 4 4 5 4 4 4 5 4 3 37 4.111 47 4 4 4 4 4 4 4 5 4 37 4.111 48 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 49 5 4 4 3 3 3 4 4 3 33 3.667 50 4 3 3 3 3 3 3 4 4 30 3.333 51 4 4 4 5 4 4 4 4 4 37 4.111 52 4 4 4 5 5 5 4 4 5 40 4.444 53 4 4 5 4 4 5 4 4 3 37 4.111 54 4 4 4 4 4 4 4 4 3 35 3.889 55 4 5 5 5 5 5 4 4 4 41 4.556 56 4 3 3 3 3 3 3 3 3 28 3.111 57 4 4 4 4 5 5 4 5 5 40 4.444 58 4 3 4 3 3 3 4 4 3 31 3.444 59 5 5 5 5 4 3 4 3 3 37 4.111 60 4 4 4 4 4 4 4 4 5 37 4.111 61 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 62 5 5 5 5 5 4 4 4 4 41 4.556 63 4 4 4 4 5 4 4 4 4 37 4.111 64 5 5 5 5 4 4 4 4 4 40 4.444 65 4 4 4 4 4 5 5 5 4 39 4.333 66 5 5 5 3 3 3 3 3 4 34 3.778 67 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 68 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 69 4 3 3 3 3 3 3 4 5 31 3.444 70 4 3 3 4 4 3 3 4 4 32 3.556

(14)

71 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 72 4 3 3 3 3 3 3 3 4 29 3.222 73 4 3 3 3 3 3 3 4 5 31 3.444 74 4 4 4 3 3 3 4 4 4 33 3.667 75 4 4 3 3 3 3 3 4 5 32 3.556 76 4 3 4 4 4 4 5 5 4 37 4.111 77 4 4 2 3 2 2 4 4 3 28 3.111 78 4 4 4 3 3 3 3 4 4 32 3.556 79 4 4 4 3 3 3 4 4 5 34 3.778 80 4 4 4 4 4 5 4 4 3 36 4 81 5 5 5 5 5 5 5 4 3 42 4.667 82 4 5 4 5 4 4 4 4 3 37 4.111 83 4 4 4 4 5 4 4 4 3 36 4 84 4 4 5 5 4 4 4 4 3 37 4.111 85 4 5 5 5 5 5 5 4 2 40 4.444 86 4 4 3 4 3 3 4 4 3 32 3.556 87 4 4 4 4 5 4 4 4 3 36 4 88 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 89 4 5 5 5 3 5 5 5 5 42 4.667 90 5 5 5 5 5 5 5 5 3 43 4.778 91 4 4 4 4 4 4 4 4 4 36 4 92 5 3 3 4 4 4 4 4 4 35 3.889 93 5 5 5 5 5 5 5 5 3 43 4.778 94 2 3 4 3 3 3 5 5 5 33 3.667 95 4 4 5 4 5 5 5 5 4 41 4.556

(15)

96 2 3 5 5 5 5 5 5 4 39 4.333 97 4 5 5 5 5 3 3 3 3 36 4 98 5 4 5 5 5 5 5 5 4 43 4.778 99 4 5 5 5 5 5 2 3 4 38 4.222 100 5 5 5 5 5 5 5 3 3 41 4.556  410 396 413 401 397 401 403 413 387 3621 402.3 Rata- rata 4.1 3.96 4.13 4.01 3.97 4.01 4.03 4.13 3.87 36.21 4.023

Sumber: Dibuat oleh penulis.

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa skoring tertinggi adalah 4.778 dan skor terendah adalah 3.111 kemudian jumlah rata-rata perilaku konsumtif nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya adalah 402.3 dengan demikian jumlah rata-rata perilaku konsumtif nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya 402.3 dibagi 100 jumlah nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya (responden) adalah 4.023.

Selanjutnya untuk mengetahui pada kualifikasi mana perilaku konsumtif nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya tersebut dapat diketahui dengan mengurangkan rata-rata skor tertinggi = 4.778 dan skor terendah = 3.111 dan dibagi dengan 5, untuk membuat interval dengan kategori sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Adapun perhitungannya adalah sebagai berikut:

(16)

Dari perhitungan di atas, dapat di peroleh interval : 1. 4,4446 – 4,778 = kategori sangat tinggi 2. 4,1112 – 4,4446 = kategori tinggi 3. 3,7778 – 4,1112 = kategori sedang 4. 3,4444 – 3,7778 = kategori rendah 5. 3,111 – 3,4444 = kategori sangat rendah

Dari interval skoring variabel X tersebut, maka masing-masing interval dapat dilihat pada tabel distribusi tersebut:

Tabel 12

Data Interval Perilaku Konsumtif

No. Interval Kategori F %

1 4,4446 – 4,778 Sangat tinggi 14 14 2 4,1112 – 4,4446 Tinggi 18 18 3 3,7778 – 4,1112 Sedang 43 43 4 4,1112 – 3,7778 Rendah 14 14 5 3,111 – 3,4444 Sangat rendah 11 11 Jumlah 100 100

Sumber: Dibuat oleh penulis.

Setelah diketahui jarak interval, maka langkah selanjutnya adalah menentukan distribusi kategori sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Mengenai perilaku konsumtif nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang

(17)

Palangka Raya, maka jumlah total 402.3 : 100 = 4.023 yang berarti perilaku konsumtif nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya berada pada kategori sedang.

2. Uji Normalitas

Uji normalitas ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak adanya perbedaan pada skor variabel yang dianalisis antara sampel dan populasi, dan untuk mengetahui bahwa data yang diolah berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas pada penelitian ini menggunakan teknik One Sampel Kolmogorov Smirnov dan grafik histogram. Kreteria data dinyatakan berdistribusi normal yaitu pada taraf signifikansi lebih besar dari 5 % atau 0,05 dan sebaliknya jika signifikansi lebih kecil dari 5 % atau 0,05 data dinyatakan tidak berdistribusi normal.

Berdasarkan data yang telah diperoleh, maka dapat diketahui hasil pengolahan data dengan menggunakan program SPSS 21.0 nilai signifikansi untuk variabel Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebesar 0,170 dan untuk variabel Perilaku Konsumtif sebesar 0,125. Jika dibandingkan dengan probalitas 0,05 ternyata nilai probalitas kedua variabel tersebut lebih besar dari nilai probalitas 0,05 maka hasil data kedua variabel dinyatakan berdistribusi normal.

(18)

Tabel 13

One-Sampel Kolmogorov-Smirnov Test

ATM KONSUMTIF

N 100 100

Normal Parametersa,b

Mean 35.99 36.21

Std. Deviation 3.961 3.804

Most Extreme Differences

Absolute .111 .148

Positive .073 .078

Negative -.111 -.148

Kolmogorov-Smirnov Z 1.110 1.480

Asymp. Sig. (2-tailed) .170 .125

3. Uji Hipotesis

Uji analisis dilakukan dengan teknik analisis Korelasi Product Moment menggunakan program SPSS 21.0. Tabel 14 Descriptive Statistics Mean Std. Deviation N ATM 35.99 3.961 100 KONSUMTIF 36.21 3.804 100

Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, maka dapat diketahui hasil deskriptif variabel Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) X dijelaskan bahwa terdapat jumlah kasus (N) = 100 yang mengisi angket dengan

(19)

rata-rata (mean) sebesar 35,99 dan simpangan baku (standar devisa) = 3,961. kemudian variabel Perilaku Konsumtif Y dijelaskan kasus (N) = 100 responden dengan rata-rata (mean) sebesar 36.21 dan simpangan baku (standar devisa) = 3.804. Tabel 15 Correlations ATM KONSUMTIF ATM Pearson Correlation 1 .659** Sig. (2-tailed) .000 N 100 100 KONSUMTIF Pearson Correlation .659** 1 Sig. (2-tailed) .000 N 100 100

Dari hasil analisis korelasi sederhana (r) didapat korelasi antara Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan Perilaku Konsumtif (r) adalah 0,659. Hal ini menunjukan bahwa terjadinya hubungan yang kuat antara Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan Perilaku Konsumtif.

(20)

Tabel 16 Model Summaryb

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

1 .659a .434 .428 2.877

Hasil penelitian juga menunjukan bahwa nila R Square diperoleh sebesar 0,434 yang dapat ditafsirkan bahwa variabel fasilitas kartu anjungan tunai mandiri ATM memiliki pengaruh sebesar 43,4 % sedangkan 56,6 dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.

Untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini, terlebih dahulu hipotesis dirumuskan sebagai berikut:

Ha : rxy ≠ 0 (fasilitas kartu anjungan tunai mandiri mempunyai pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif).

Ho : rxy = 0 (fasilitas kartu anjungan tunai mandiri tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif).

Kemudian dibandingkan dengan kaidah keputusan signifikansi sebagai berikut:

a. Jika nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai probabilitas Sig. atau (0,05 ≤ Sig), maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya tidak signifikan. b. Jika nilai probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai probabilitas Sig.

(21)

Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa besarnya koefisiensi korelasi antara kedua variabel adalah r = 0.659 dengan nilai variabel fasilitas kartu anjungan tunai mandiri ATM dan perilaku konsumtif adalah sebesar (p) = 0.000, kemudian jika dibandingkan dengan probabilitas 0,05, ternyata nilai probabilitas 0,05 lebih besar dari nilai probabilitas Sig. atau (0,05 > 0,000), maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya signifikan. Jadi, terbukti bahwa fasilitas kartu anjungan tunai mandiri ATM berpengaruh terhadap perilaku konsumtif.

4. uji Reliabilitas

Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur ketetapan intsrumen dengan konsisten diantara item-item pertayaan dalam suatu istrumen. Dikatakan reliabel apabila istrumen digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama akan menghasilkan data yang sama, untuk mengetahui tingkat reliabel instrument maka nilai koefesien reliabilitas yang baik adalah 0,8 (baik).

Berdasarkan hasil dari perhitungan SPSS 21.0 maka diperoleh nilai koefesien reliabilitas pada kedua variabel X dan Y sebesar 0,794 kemudian dibandingkan dengan nilai koefesien reliabilitas yang baik 0.8. Karena nilai koefesien reliabilitas pada kedua variabel X dan Y lebih besar dari 0,8 (baik) maka dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrumen tersebut reliabel.

(22)

Tabel 17 Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.794 2

C. Pembahasan

Dalam teorinya tentang permintaan akan uang tunai Keynes mengatakan, bahwa permintaan uang kas untuk tujuan transaksi ini tergantung pada pendapatan. Makin tinggi akan uang kas makin tinggi jumlah transaksi yang dilakukan. Semakin tinggi pendapatan maka semakin besar permintaan uang untuk tujuan transaksi.

Teori tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin banyak uang tunai yang dimiliki maka semakin tinggi jumlah transaksi yang dilakukan oleh seseorang, dengan adanya fasilitas kartu ATM yang disediakan oleh pihak bank untuk para nasabahnya lebih mempermudah seseorang dalam melakukan transaksi, karena fasilitas kartu ATM yang disediakan oleh pihak bank sangat relatif mudah digunakan, dilengkapi dengan fasilitas ATM Bersama serta phone bangking atau sms bangking 24 jam. Kemudahan ini lah yang membuat seseorang lebih banyak melakukan transaksi dan cenderung berperilaku konsumtif, dengan demikian fasilitas kartu anjungan tunai mandiri ATM menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perikau konsumtif.

(23)

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa teori tersebut ternyata terbukti dan sesuai dengan hipotesis yang dikemukakan, yang mana dari uji hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa fasilitas kartu Anjungan tunai mandiri ATM mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap perilaku konsumtif berdasarkan nilai sig. sebesar 0,000. Dengan tingkat hubungan “kuat“ berdasarkan hasil koefesien korelasi product moment sebesar 0,659 dan kontribusi variabel fasilitas kartu anjungan tunai mandiri ATM mempengaruhi variabel perilaku konsumtf sebesar 43,4 % dan sisanya 56,6 % dipengaruhi oleh faktor lain seperti munculnya penilaian bahwa membeli produk dengan harga mahal akan menimbulkan rasa percaya diri yang tinggi, membeli produk hanya sekedar menjaga simbol status dan membeli produk atas pertimbangan harga (bukan atas dasar manfaat atau kegunaannya).

Gambar

tabel  kemudian dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrumen tersebut valid.
Tabel  di  atas  menunjukan  hasil  jawaban  kuesioner  yang  diperoleh  dari  100  responden  nasabah  Bank  Muamalat  Indonesia  Cabang  Palangka  Raya  untuk  variabel X (Fasilitas Kartu Anjungan Tunai Mandiri ATM) sehingga dapat ditarik  kesimpulan bah
Tabel 16  Model Summary b

Referensi

Dokumen terkait

PT Nasmoco Gombel Semarang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang otomotif yang tidak hanya berfokus pada penjualan unit mobil saja melainkan juga pada

Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap, teman sebaya dan pola asuh orang tua terhadap perilaku merokok pada siswa SMK Negeri 5

Ucapan syukur yang selalu saya ucapkan kepada Allah SWT dan Rasuln-Nya yang telah memberikan kelancaran dalam penulisan skripsi dari awal hingga saya dinyatakan

Ekonomi Perbanas Surabaya yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan. dan juga memberikan banyak bantuan untuk kemudahan penulis

(1) Pemegang IUP Operasi Produksi yang telah memperoleh perpanjangan IUP Operasi Produksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (6), dalam waktu 3 (tiga) tahun

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disim- pulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media animasi terhadap nilai posttest (hasil belajar mahasiswa). Dengan kata

Untuk mengetahui apakah suatu organisasi internasional mempunyai status sebagai subyek hukum internasional, maka harus dilihat dari anggaran dasar organisasi tersebut.. Dalam

[r]