P
P H P H P & & M y S M y S q l q l U n t u k W
U n t u k W e b D i e b D i n a m i s n a m i s
Oleh :
Oleh : II ndra J ndra J atmik atmik o, S o, S. . Kom Kom
Digunakan hanya untu
Digunakan hanya untu k pembelajaran di BiNus Center. k pembelajaran di BiNus Center.
Modul ini diambil dari berbagai sumber. Semua contoh program yang Modul ini diambil dari berbagai sumber. Semua contoh program yang ada pada modul ini telah diuji coba pada setingan PHP, APACHE dan ada pada modul ini telah diuji coba pada setingan PHP, APACHE dan MySql standard. Penggunaan modul ini hanya untuk membantu MySql standard. Penggunaan modul ini hanya untuk membantu proses pembelajaran di BiNus Center. Anda bebas menyebarluaskan proses pembelajaran di BiNus Center. Anda bebas menyebarluaskan modul ini, baik untuk tujuan individual maupun komersil, tetapi modul ini, baik untuk tujuan individual maupun komersil, tetapi dengan seizin penulis.
dengan seizin penulis.
Untuk pertanyaan, kritik dan saran dapat mengirimkan email ke : Untuk pertanyaan, kritik dan saran dapat mengirimkan email ke :
[email protected]// [email protected]@gmail.com (c) 2007 Indra Jatmiko
(c) 2007 Indra Jatmiko
Keterangan : Keterangan :
Untuk coding, menggunakan
Untuk coding, menggunakan font Courier New font Courier New ..
Untuk perintah PHP dan MySql, huruf dicetak
Untuk perintah PHP dan MySql, huruf dicetak KAPITAL KAPITAL ..
PHP
PHP & M& M ySySql Untukql Untuk WW ee b b DinamisDinamis
P P H HP P
1
1.. Pendahuluan PHPPendahuluan PHP 1.1.
1.1. PendahuluanPendahuluan
PHP dahulunya merupakan proyek pribadi dari Rasmus Lerdorf (dengan PHP dahulunya merupakan proyek pribadi dari Rasmus Lerdorf (dengan dikeluarkannya PHP versi 1) yang digunakan untuk membuat
dikeluarkannya PHP versi 1) yang digunakan untuk membuat homehome pagepage pribadinya. Versi pertama ini berupa kumpulan script PERL. Untuk versi pribadinya. Versi pertama ini berupa kumpulan script PERL. Untuk versi keduanya, Rasmus menulis ulang script-script PERL tersebut menggunakan keduanya, Rasmus menulis ulang script-script PERL tersebut menggunakan bahasa C, kemudian menambahkan fasilitas untuk Form HTML dan koneksi bahasa C, kemudian menambahkan fasilitas untuk Form HTML dan koneksi MySql. Adapun PHP didapat dari singkatan
MySql. Adapun PHP didapat dari singkatan Personal Home PagesPersonal Home Pages. Setelah. Setelah mengalami perkembangan oleh suatu kelompok
mengalami perkembangan oleh suatu kelompok open sourceopen source(termasuk Rasmus)(termasuk Rasmus) maka mulai versi 3, PHP telah menampakkan keunggulannya sebagai salah satu maka mulai versi 3, PHP telah menampakkan keunggulannya sebagai salah satu bahasa
bahasa server scriptingserver scripting yang handal. Melalui perkembangan yang pesat iniyang handal. Melalui perkembangan yang pesat ini banyak fasilitas yang ditambahkan dan oleh kelompok ini PHP disebut sebagai banyak fasilitas yang ditambahkan dan oleh kelompok ini PHP disebut sebagai
"PHP:
"PHP: Hypertext PreprocessorHypertext Preprocessor" . Sintak yang digunakan berasal dari bahasa C ," . Sintak yang digunakan berasal dari bahasa C , Java maupun Perl. Untuk release terbaru dari PHP dapat anda lihat pada
Java maupun Perl. Untuk release terbaru dari PHP dapat anda lihat pada webweb sitesite http://www.PHP.net.
http://www.PHP.net.
PHP merupakan bahasa script yang digunakan untuk membuat halaman
PHP merupakan bahasa script yang digunakan untuk membuat halaman webweb yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh
halaman itu diminta oleh clientclient. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima
diterima clientclient selalu yang terbaru. Semua script PHP dieksekusi padaselalu yang terbaru. Semua script PHP dieksekusi pada serverserver dimana script tersebut dijalankan. Oleh karena itu, spesifikasi
dimana script tersebut dijalankan. Oleh karena itu, spesifikasi serverserver lebihlebih berpengaruh pada eksekusi dari script PHP daripada spesifikasi
berpengaruh pada eksekusi dari script PHP daripada spesifikasi clientclient. Namun. Namun tetap diperhatikan bahwa halaman
tetap diperhatikan bahwa halaman webweb yang dihasilkan tentunya harus dapatyang dihasilkan tentunya harus dapat dibuka oleh
dibuka olehbrowserbrowser padapada clientclient. Dalam hal ini versi dari html yang digunakan. Dalam hal ini versi dari html yang digunakan harus didukung oleh
harus didukung olehbrowser clientbrowser client..
1.2.
1.2. SpesifikasiSpesifikasi
Untuk dapat menjalankan script PHP pada
Untuk dapat menjalankan script PHP pada webweb site kita, ada beberapa hal yangsite kita, ada beberapa hal yang perlu kita tambahkannya. Pertama tentunya kita harus mempunyai sebuah perlu kita tambahkannya. Pertama tentunya kita harus mempunyai sebuah webweb server
server yang mengatur atau memberikan tempat untuk yang mengatur atau memberikan tempat untuk mengeksekusmengeksekusi script i script PHP.PHP.
Web
Web serverserver ini diinstall pada komputerini diinstall pada komputer serverserver kita. Saat ini PHP dapat dijalankankita. Saat ini PHP dapat dijalankan pada berbagai macam
pada berbagai macam webweb serverserver seperti pws, iis, xitami maupun apache.seperti pws, iis, xitami maupun apache.
Kemudian hal kedua yang perlu kita miliki adalah PHP
Kemudian hal kedua yang perlu kita miliki adalah PHP parserparser. Apa itu PHP. Apa itu PHP parser
parser? PHP? PHP parserparser adalah program yang digunakan untuk menterjemahkanadalah program yang digunakan untuk menterjemahkan (interpreter) code script dan kemudian mengeksekusinya. PHP
(interpreter) code script dan kemudian mengeksekusinya. PHP parserparser dapatdapat berupa program yang dijalankan pada suatu shell/DOS prompt yang biasanya berupa program yang dijalankan pada suatu shell/DOS prompt yang biasanya berupa progra
berupa program yang telah terkompilasi yaitu PHP.exe. Selain m yang telah terkompilasi yaitu PHP.exe. Selain itu PHPitu PHPparserparser bisabisa juga berupa modul-modul yang diload oleh
juga berupa modul-modul yang diload oleh webweb serverserver..
1.3.
1.3. PengiPengi nstalan Apache 2.0.55nstalan Apache 2.0.55
Langkah untuk menginstall apache adalah : Langkah untuk menginstall apache adalah :
1.
1. Pastikan server IIS di Pastikan server IIS di komputer anda sudah di-stopkomputer anda sudah di-stop 2.
2. Klik 2x pada file Apache 2.0.55.exeKlik 2x pada file Apache 2.0.55.exe 3.
3. Maka akan muncul installation wizard, Klik Next >Maka akan muncul installation wizard, Klik Next >
4.
4. Pilih “ I accept … “, klik Next >Pilih “ I accept … “, klik Next >
5.
5. Klik Next >Klik Next >
6.
6. Masukkan Masukkan : : Network Network Domain Domain : : nama_anda.comnama_anda.com
PHP & MySql Untuk Web Dinamis 2
Versi 1.2 Februari 2007
Server Name : www.nama_anda.com
Admin email : nama_anda@nama_anda.com Pilih “For all user … “, Klik Next >
7. Pilih Typical, Klik Next >
8. Tentukan Destination folder, biarkan di direktori defaultnya, klik Next >
9. Klik Install, untuk memulai proses intalasi.
10. Tunggu proses sampai selesai, Klik Finish.
11. Jalankan Internet Explorer, lalu ketikkan di address bar : localhost
12. Jika ada halaman awal dari apache, maka instalasi apache sudah berhasil.
1.4. Pengin stalan PHP 5.0.2
Untuk mempermudah sebaiknya kita menginstall PHP di direktori Apache Group.
Langkahnya adalah :
1. Ekstrak file php-5.0.2-Win32.zip ke direktori “C:\Program Files\Apache Group\php”.
2. Buka file install.txt yang ada pada direktori php.
3. Klik Start > All Programs > Apache HTTP Server 2.0.55 > Configure Apache Server > Edit the Apache httpd.conf Configuration File.
4. Pada file install.txt cari kalimat “LoadModule php5_module“, lalu copy ketiga baris dibawah ini :
# For PHP 5 do something like this:
LoadModule php5_module "c:/php/php5apache2.dll"
AddType application/x-httpd-php .php
5. Pada file httpd.conf, letakkan kursor pada akhir file, paste ketiga baris perintah diatas. Ubah lokasi php5apache2.dll ke direktori penginstalan php :
# For PHP 5 do something like this:
LoadModule php5_module "C:/Program Files/Apache Group/php/php5apache2.dll"
AddType application/x-httpd-php .php
6. Simpan file httpd.conf, klik kiri > Apache2 > Stop. Tunggu sampai lampu indikator menjadi merah.
7. Ganti nama file php.ini-dist menjadi php.ini, copy file libmysql.dll, php5ts.dll, php.ini ke direktori “C:\WINDOWS”.
8. klik kiri > Apache2 > Start. Tunggu sampai lampu indicator menjadi hijau.
9. Jika tidak ada pesan error, maka instalasi Apache dan Php berhasil. Untuk mencobanya buat file index.php dengan isi :
<?
Phpinfo();
?>
10. Simpan file index.php di direktori “C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs\nama_anda” Jalankan file index.php pada internet explorer, ketikkan pada address bar : localhost/nama_anda/index.php.
11. Jika pada IE muncul penjelasan mengenai PHP, maka proses intalasi Apache dengan PHP telah berhasil.
1.5. Pengi nstalan MySql 5.0.0
Untuk mempermudah sebaiknya kita menginstall MySql di direktori Apache Group. Langkahnya adalah :
1. Ekstrak file mysql-5.0.0a-alpha-win.zip ke sembarang folder, lalu jalankan file SETUP.exe, ikuti langkah-langkahnya.
2. Klik Next >, Next >
3. Ganti destination folder menjadi “c:\program files\apache group\mysql”. Klik Next >
4. Pilih typical, klik Next >
5. Tunggu sampai proses instalasi selesai, klik Finish.
6. Buka folder “c:\program files\apache group\mysql\bin”, lalu jalankan file winmysqladmin.exe
7. Masukkan User : root dan password : root
8. Maka akan muncul icon , jika indicator lampu berwarna hijau maka instalasi MySql berhasil dan jika menunjukkan warna merah, maka proses instalasi gagal.
9. Agar PHP dapat mengenal MySql, maka kita harus mengatur php.ini agar dapat me-load php_mysql.dll, caranya adalah :
10. Klik Start > Run, ketik “php.ini” lalu OK.
11. Cari kata “extension_dir”, lalu ganti nilainya menjadi :
extension_dir = “C:/folder_instalasi_php/ext”, contoh : extension_dir = “C:/Program Files/Apache Group/php/ext”
12. Cari kata “php_mysql.dll”, lalu hapus tanda #,
#extension=php_mysql.dll, ganti menjadi : extension=php_mysql.dll
13. Restart Apache, jika tidak ada peringatan error, maka MySql sudah dikenal oleh PHP.
14. Ekstrak file phpmyadmin.zip ke direktori htdocs, lalu jalankan IE, ketik pada addressbar : localhost/phpmyadmin.
15. Jika tampilan phpmyadmin sudah muncul maka, koneksi MySql, PHP dan Apache sudah siap.
1.6. Tag PHP
PHP juga termasuk dalam HTML-embedded, artinya kode PHP dapat kita sisipkan pada sebuah halaman HTML. Untuk mengetahui bahwa baris-baris HTML merupakan suatu script PHP maka digunakan pasangan tag. Tag yang dapat digunakan untuk menyatakan script PHP adalah
<?PHP … ?>
<? … ?>
Tag kedua merupakan tag yang paling aman karena memberikan tanda yang lebih jelas dan pada umumnya dimengerti oleh web server.
Contoh PHP yang merupakan HTML-embedded. File Test.PHP
<html>
<head>
<title>Example</title>
</head>
<body>
<?
ECHO "Hi, I'm a PHP script!";
?>
</body>
</html>
PHP & MySql Untuk Web Dinamis 4
Versi 1.2 Februari 2007
Letakkan file ini pada homepages anda kemudian jalankan web server. Buka alamat http://nama_host/test.PHP. Jika PHP terinstall dengan benar maka browser akan menampilkan kalimat "Hi, I’m a PHP script!".
1.7. Statement
Sebuah statemen merupakan sebuah perintah yang diakhiri dengan tanda titik koma (;) . Tanda tag penutup script PHP juga dapat sebagai penutup atau menyatakan akhir dari suatu statemen PHP. Contoh :
<?
ECHO "test"; //statemen ini diakhiri dengan titik koma
?>
Catatan PHP merupakan bahasa campuran case-sensitive dan case-insensitive, yaitu membedakan antara huruf besar dan huruf kecil. Case-sensitive berlaku untuk semua penulisan nama variable. Sedangkan penulisan sintak program dan nama fungsi bersifat case-insensitive. Penulisan variabel $bilangan dengan
$BILANGAN menghasilkan dua variable yang berbeda. Sedangkan penulisan fungsi
ECHO yang ditulis dengan huruf kecil semua atau gabungan huruf kecil-huruf besar akan menunjukkan nama fungsi yang sama.
1.8. Komentar
Komentar merupakan bagian program yang tidak akan dieksekusi. Fungsi dari komentar ini adalah sebagai dokumentasi program atau berupa penjelasan dari program. PHP memberikan banyak pilihan untuk menuliskan komentar. Cara berikut dapat anda gunakan, yaitu :
<?
/*
ECHO "Kalimat ini tidak akan dicetak";
*/
?>
<?
ECHO "Kalimat ini akan dicetak"; //ini hanya merupakan komentar
?>
Penjelasan : Jika tanda /* … */ digunakan maka semua kode di dalam pasangan tanda ini akan diabaikan. Untuk tanda // maka code setelah tanda ini pada baris yang sama dengan tanda ini akan diabaikan.
2. Variabel
Variabel digunakan untuk menyimpan data sementara, dan nilainya bisa berubah-ubah setiap kali program dijalankan. Dalam PHP, setiap variabel selalu dimulai dengan tanda “$” dan diikuti dengan nama variabelnya. Tidak memandang data tersebut apakah integer, real, maupun string, PHP akan secara otomatis mengkonversi data menurut tipenya. Dalam PHP variabel tidak harus dideklarasikan terlebih dahulu. Syarat penamaan variabel:
• Diawali dengan $
• Bersifat case-sensitive
• Penamaan diawali dengan huruf atau garis bawah ‘_’
Contoh : $harga = 1500; $_jumlah = 20;
3. Operator
3.1. Aritmatika
Operator yang digunakan untuk melakukan operasi matematika.
Operator Operasi Contoh
* Perkalian $a*$b
/ Pembagian $a/$b
% Modulus $a%$b
+ Penambahan $a+$b
- Pengurangan $a-$b
3.2. Increment/ Decrement
Pre/Post increment dan decrement masing-masing adalah penambahan dan pengurangan satu. Jika diletakkan sebelum variabel, maka akan ditambahkan/dikurangkan dengan 1 sebelum keseluruhan operasi dalam ekspresi dikerjakan. Dan sebaliknya akan ditambahkan/dikurangkan dengan 1 setelah operasi dalam ekspresi dikerjakan.
Operator Operasi Contoh
++ Pre/Post Increment ++$a atau $b++
-- Pre/Post Decrement $a-- atau $b-- 3.3. String
Hanya ada satu operator string, yaitu operator concatenation ‘.’
Contoh :
<?
$a = “hai”;
$b = “ apa kabar?”
$c = $a . $b; // $c berisikan “hai apa kabar”
<?
3.4. Perbandingan
Operator perbandingan digunakan untuk membandingkan suatu nilai variabel dengan variabel lain.
Contoh Keterangan Hasil
$a > $b Lebih dari True jika $a lebih besar dari $b
$a < $b Kurang dari True jika $a kurang dari $b
$a >= $b Lebih dari atau sama dengan
True jika $a lebih besar dari $b atau $a sama dengan $b
$a <= $b Kurang dari atau sama dengan
True jika $a kurang dari $b atau $a sama dengan $b
$a == $b Sama dengan True jika $a sama dengan $b
$a != $b Tidak sama dengan True jika $a tidak sama dengan $b
PHP & MySql Untuk Web Dinamis 6
Versi 1.2 Februari 2007
3.5. Logika
Operator logika digunakan untuk memberikan operasi logika terhadap variabel.
Contoh Nama Hasil
$a AND $b
$a && $b
And True jika $a dan $b adalah benar
$a OR $b
$a || $b
Or True jika salah satu $a atau $b adalah benar
$a XOR $b Xor True jika salah satu $a atau $b adalah benar dan tidak keduanya
!$a Not True jika $a tidak benar
4. Struktur kendali
Digunakan untuk mengontrol jalannya eksekusi program.
4.1. I F
Pernyataan IF dikenal juga sebagai penyataan percabangan, digunakan untuk menentukan salah satu dari pilihan alur eksekusi yang tersedia menurut kondisi tertentu. Bentuk umum :
4.2. IF … Else …
4.3. SWITCH
Switch digunakan apabila ada satu ekspresi yang memiliki banyak kemungkinan nilai, dimana masing-masing nilai ada perintah yang harus dikerjakan.
Bentuk Umum : IF (kondisi) {
statement;
...
}
contoh :
$Jk = “L”;
if ($Jk == “L”) {
$ket = “Laki-laki”;
}
Bentuk umum : IF (kondisi) {
statementTrue;
...
} ELSE {
statementFalse;
...
}
Contoh :
$Jk = “L”;
IF ($Jk == “L”) {
$ket = “Laki-laki”;
} ELSE {
$ket = “Perempuan”;
}
Bentuk Umum : SWITCH (kondisi) {
CASE syarat1:
Statement1;
BREAK;
CASE syarat1:
Statement1;
BREAK;
DEFAULT:
Statement default;
}
Contoh :
$nilai = “A”;
SWITCH ($nilai) { CASE “A”:
$ket = “Sempurna”;
BREAK;
CASE “B”:
$ket = “Bagus”;
BREAK;
DEFAULT:
$ket = “Tidak Lulus”;
}
4.4. FO R
Digunakan untuk mengulangi perintah dengan jumlah pengulangan yang sudah diketahui.
4.5. W H I L E
Digunakan untuk mengulangi sebuah perintah sampai jumlah tertentu. Untuk menghentikan pengulangan digunakan suatu kondisi tertentu.
4.6. D O … W H I L E
Perintah ini sama dengan perintah WHILE. Perbedaannya adalah kondisi diperiksa diakhir perulangan. Ini berarti bahwa paling sedikit sebuah perulangan akan dilakukan oleh perintah DO.
5. Fungsi
Fungsi adalah sekumpulan baris perintah yang digunakan untuk melakukan suatu perintah. Dalam penulisan program, kita bisa menuliskan perintah yang berulang-ulang,
Bentuk Umum :
FOR (nilaiAwal; nilaiAkhir; penambahan/pengurangan) { Statement;
...
}
Contoh :
FOR ($a = 1; $a <= 5; $a++) { Echo “For ke-$a<BR>”;
}
Bentuk Umum : WHILE (kondisi) {
Statement;
...
}
Contoh :
$a = 1;
WHILE ($a<=5) {
Echo “While ke-$a<BR>”;
$a++;
}
Bentuk Umum : Do {
Statement;
}
WHILE (kondisi)
Contoh :
$a = 1;
Do {
ECHO “Do While ke-$a<BR>”;
$a++;
}
WHILE ($a <=5)
PHP & MySql Untuk Web Dinamis 8
Versi 1.2 Februari 2007
untuk mengurangi berulangnya suatu perintah dan supaya lebih efisien dalam penulisan kode, kita bisa menggunakan fungsi.
6. Modularisasi
Modularisasi adalah penyusunan/pembuatan program berdasarkan modul-modul.
Dengan modularisasi ini diharapkan programmer dapat dengan mudah dan cepat untuk melakukan pengembangan aplikasi yang disusunnya. Modul dapat berupa fungsi atau prosedur. Adapun jenis modularisasi dalam PHP antara lain :
Require()
Digunakan untuk menggabungkan suatu skrip PHP atau teks dari file lain dengan skrip PHP yang memanggilnya.
Include()
Hampir sama dengan require() tapi bedanya adalah include digunakan untuk menggabungkan suatu skrip pemanggilnya.
Require_once()
Pada dasarnya sama dengan require, tapi perbedaanya adalah apabila terjadi duplikasi fungsi atau duplikasi pemanggilan maka akan terhindar. Karena secara default require_once akan memaksa PHP untuk menggunakan nama fungsi yang telah ada.
Include_once()
Hampir sama dengan require_once() tetapi perbedaannya adalah setiap kali dijalankan selalu ada evaluasi ulang.
Bentuk Umum :
FUNCTION namaFungsi (argumen) { Statement;
...
}
Contoh :
FUNCTION BIU ($kalimat) {
$hasil = “<B><I><U>$kalimat</U></I></B>”;
return($hasil);
}
echo BIU(“Akan mencetak huruf Bold, Italic dan Underline”);
MySql
1. Pendahuluan MySql
MySql dikembangkan oleh sebuah perusahaan Swedia bernama MySql AB, yang pada saat itu bernama TcX DataKonsult AB. Sejak sekitar tahun 1994-1995, meski cikal kodenya bisa disebut sudah ada sejak tahun 1979. Pada saat itu Michael Widenius atau “Monty” sebagai pengembang satu-satunya di TcX.
MySql termasuk jenis RDBMS (Relational Database Management System). Sehingga istilah seperti tabel, baris dan kolom tetap digunakan dalam MySql. Pada MySql sebuah database mengandung satu atau beberapa tabel, tabel terdiri dari sejumlah baris dan kolom.
2. Tipe data M ySql 2.1.Numerik
Tipe data numeric dibedakan dalam dua macam kelompok, yaitu tipe data integer untuk data bilangan bulat dan tipe data floating point untuk bilangan decimal. Tipe data numeric selengkapnya pada tebel dibawah ini:
Tipe Data Kisaran Nilai
TINYINT (-128) − 127 atau 0 − 255
SMALLINT (-32768) − 32767 atau 0 − 65535
MEDIUMINT (-3888608) − 3888607 atau 0 − 16777215
INT (-2147683648) − 2147683647 atau 0 − 4294967295
BIGINT (-922337203685775808) − 922337203685775807 atau 0 − 184467440737099551615
FLOAT (-3.402823466E+38) − (-1.1775494351E-38), 0 dan 1.1759431E-38 − 3.4028223466E+38
DOUBLE (-1.7976931348623157E+308) − (-2.2250738585072014E- 308), 0 dan 2.2250738585072014E-308 − 1.7976931348623157E-308)
2.2.String
Tipe Data Kisaran Nilai
CHAR 1 − 255 karakter
VARCHAR 1 − 255 karakter
TINYBLOB, TINYTEXT 1 − 255 karakter
BLOB, TEXT 1 − 65535 karakter
MEDIUMBLOB, LONGTEXT 1 − 16777215 karakter LONGBLOB, LONGTEXT 1 − 4294967295 karakter ENUM(‘elemen1’,’elemen2’,…) Maksimum 65535 karakter SET(‘elemen1’,’elemen2’,…) Maksimum 64 elemen