BAB I PENDAHULUAN. mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan siapa

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi terutama di Indonesia semakin pesat.

Teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Ilmu dan teknologi komunikasi dengan segala produknya berkembang pesat, akhir-akhir ini, ikut mempercepat proses globalisasi dunia. Jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendapatkan ilmu, berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya.

Pada era tahun 2002-an, perkembangan teknologi yang pesat menantang para pustakawan dan staf perpustakaan ataupun pusat-pusat informasi untuk berbenah diri. Karena tanpa respons yang positif terhadap teknologi, perpustakaan akan ditinggalkan oleh pemakai dan tergilas oleh derasnya informasi. Dan teknologi informasi membawa perubahan penting dan mendasar bagi perpustakaan dalam mengelola, memberikan layanan baru, menjalin hubungan antar perpustakaan atau dengan berbagai pangkalan data di luar perpustakaan.

Perpustakaan sebagai salah satu penyedia informasi (information provider) harus berjalan seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi dan

(2)

2 kebutuhan informasi penggunanya. Sementara itu, Lasa Hs. (2003:287) menyatakan bahwa perpustakaan merupakan sistem informasi yang dalam prosesnya terdapat aktivitas pengumpulan, pengolahan, pengawetan, pelestarian dan penyajian, serta penyebaran informasi. Saleh, Abdul Rahman (1998:157) juga mengemukakan bahwa informasi sangat diperlukan dalam pendidikan dan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan perpustakaan merupakan suatu lembaga yang mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan informasi dari sejak menghimpun, mengolah, sampai mendesiminasikan informasi kepada para penggunanya.

Pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan adalah untuk pemesanan dan pengadaan, pengolahan, klasifikasi menggunakan e-DDC, penyimpanan data bibliografis, dan lain-lain. Tak hanya itu, pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan juga mencakup bidang keanggotaan, layanan, penelusuran dengan online public access catalog (OPAC), dan lain-lain. Menurut Henderson (1992) manfaat teknologi informasi bagi pengguna perpustakaan antara lain (1) menyediakan akses yang cepat dan mudah; (2) menyediakan akses 24 jam bila TI beroperasi 24 jam; (3) menyediakan akses pada informasi yang tidak terbatas dari berbagai sumber; (4) menyediakan informasi lebih mutakhir;

(5) menyediakan data dari berbagai sumber.

Dengan digunakannya komputer dalam sebuah sistem informasi dapat menutupi kekurangan-kekurangan manusia dalam melakukan pengelolaan data menjadi informasi (Al Rasyid, Muhammad Nizar, 2010). Pemakaian komputer memiliki beberapa keunggulan seperti berikut di bawah ini:

(3)

3 1. Proses pengolahan yang cepat

2. Tingkat akurasi informasi yang dihasilkan cukup tinggi 3. Efisiensi Sumber Daya Manusia

4. Kemudahan Berinteraksi Dengan Penggunanya

Kebutuhan pemustaka pada dasarnya cenderung lebih menginginkan informasi cepat dan tepat dalam mendapatkan informasi, mudah dalam mengakses, praktis dan efisien serta tidak memerlukan waktu yang lama dalam mendapatkan informasi. Pada saat ini terjadi perubahan perilaku pemakai perpustakaan yang mencari informasi dari manual bergeser komputer dan melalui internet. Bambang Hermanto (2012) mengatakan bahwa kemajuan teknologi informasi dapat dimanfaatkan dalam layanan perpustakaan untuk lebih memperlancar, mempercepat dan mempernyaman layanan. Dengan teknologi informasi, semua koleksi pustaka di beberapa perpustakaan yang berjauhan dapat diintegrasikan sehingga mempermudah pencarian pustaka oleh pengguna dari manapun melalui jaringan internet.

Dengan adanya fasilitas internet, kini terbuka kemungkinan perpustakaan memberi layanan kepada penggunanya tanpa dibatasi oleh ruang, waktu, dan birokrasi. Artinya, fasilitas atau layanan informasi yang disediakan oleh perpustakaan sesungguhnya dapat disiapkan sedemikian rupa sehingga tiap pemustaka yang memerlukannya dapat memanfaatkan fasilitas atau informasi itu kapan saja, dan dimana saja berada, serta dari golongan pembaca apa saja. Hal ini sama dengan yang dikemukakan B. Mustafa (1998:175) bahwa pemustaka untuk mendapatkan layanan informasi, pengguna dari berbagai kalangan tidak harus

(4)

4 berada langsung di perpustakaan pada jam-jam layanan atau disebut dengan istilah layanan perpustakaan yang menembus waktu dan ruang (library without walls atau virtual library).

Pelayanan perpustakaan yang menembus waktu dan ruang inilah yang dilakukan perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada dalam meningkatkan kualitas layanannya terhadap pemustaka.

Sejalan dengan hal tersebut, FEB membangun aplikasi dengan nama Sistem Informasi Terpadu Ekonomika dan Bisnis atau biasa disebut SINTESIS. Sintesis merupakan aplikasi sistem informasi untuk memfasilitasi mahasiswa FEB dalam hal yang berkaitan dengan akademisi, perpustakaan, dan lain sebagainya guna menunjang kegiatan belajar mengajar. Setiap mahasiswa dapat mengakses melalui alamat website http://academics.feb.ugm.ac.id dengan menggunakan username dan password masing-masing mahasiswa. Dengan sistem ini, mahasiswa diharapkan dapat melakukan perpanjangan buku, pemesanan buku yang diinginkan, dan pengusulan pengadaan buku secara online. Dalam aplikasi sintesis memuat menu utama seperti Study Plan Card, Open Study Result, Transcript, Attendance, Course Schdule, Exam Schdule, Student Payment, Book Borrowed,

dan Short Message.

Agar mahasiswa tidak perlu lagi membuka Sintesis secara manual di browser/PC perpustakaan, kemudian sistem informasi ini dikembangkan dengan membuat aplikasi yang berbasis android. Hal ini dapat mempermudah mahasiswa dalam mengakses baik layanan akademik seperti Kartu Rencana Studi (KRS), mengecek hasil ujian dan sebagainya maupun layanan perpustakaan seperti

(5)

5 perpanjangan buku, pemesanan buku dan lain-lain. Selain itu mahasiswa tidak terbatas oleh waktu dan tempat untuk akses.

Dengan adanya perubahan aspek trend perilaku pemustaka mengakibatkan suatu keharusan dari perpustakaan FEB menggunakan mobile untuk mendukung layanan perpustakaan. Hal ini juga disebabkan karena pemustaka lebih senang memanfaatkan internet untuk akses langsung melalui berbagai koneksi internet.

Apalagi pada perangkat mobile sudah semakin canggih dan banyak digemari pemustaka. Perangkat gadget seperti BB, Iphone, dan android sudah menjadi kebutuhan pemustaka di era sekarang ini. Walaupun ada juga yang hanya sebagai gaya hidup (life style) agar tidak ketinggalan jaman ataupun motivasi lainnya agar diterima di lingkungannya (Endang Fatmawati, 2012). Murphy, J. 2010 (dalam Akhmad Syaikhu dan Zakiah Muhajan, 2010) memperjelas pernyataan Endang Fatmawati (2012) bahwa smart-phone, ponsel, dan teknologi mobile lainnya menjadi sesuatu yang umum dan pertama-tama digunakan orang saat mencari informasi. Perangkat mobile digunakan sebagai alat untuk kesiagaan informasi mutakhir maupun untuk penelusuran.

Berdasarkan uraian tersebut di atas muncul gagasan peneliti untuk mengangkat judul penelitiannya “Pemanfaatan Layanan Perpustakaan pada Sistem Informasi Terpadu Ekonomika dan Bisnis (SINTESIS) bagi mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada”.

1.2 Rumusan Masalah

Sintesis merupakan aplikasi sistem informasi Fakultas Ekonomika dan Bisnis yang mengintegrasikan layanan akademik dengan layanan perpustakaan.

(6)

6 Sehingga dengan adanya sistem informasi tersebut mahasiswa FEB diharapkan dapat memanfaatkannya dengan baik. Sistem informasi ini dapat diakses dengan teknologi mobile yang tidak dibatasi waktu dan tempat.

Layanan perpustakaan pada Sintesis merupakan salah satu layanan perpustakaan yang diberikan bagi mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis baik mahasiswa S1 maupun mahasiswa S2 untuk mempermudah mahasiswa dalam mengakses perpustakaan di mana pun berada tanpa membatasi jarak dan waktu.

Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah mahasiswa FEB sudah memanfaatkan layanan perpustakaan melalui Sistem Informasi Terpadu Ekonomika dan Bisnis dengan maksimal? Dan faktor-faktor apa saja yang mendorong dan menghambat pemanfaatan layanan perpustakaan melalui Sistem Informasi Terpadu Ekonomika dan Bisnis (SINTESIS)?

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang mendorong dan menghambat pemanfaatan layanan perpustakaan melalui Sistem Informasi Terpadu Ekonomika dan Bisnis (Sintesis) yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut:

1) Memberikan bahan masukan bagi pengelola perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM dalam meningkatkan fasilitas layanan perpustakaan pada Sintesis.

(7)

7 2) Memberikan bahan masukan bagi pengelola perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM bahwa layanan perpustakaan pada Sintesis yang diakses menggunakan mobile mempunyai dampak terhadap kepuasan layanan perpustakaan secara keseluruhan.

1.5 Sistematika Pembahasan

Sistematika pembahasan dalam penelitian ini sebagai berikut:

1) Bab I membahas mengenai latar belakang masalah, tujuan penelitian, manfaat dari penelitian, dan sistematika pembahasan.

2) Bab II membahas mengenai landasan teori penelitian yang akan dilakukan.

3) Bab III membahas mengenai metode penelitian yang terdiri dari rancangan penelitian, subjek dan objek penelitian, populasi dan sampelnya, validitas dan reliabilitas penelitian, penentuan skor dari instrumen pertanyaan dalam kuisioner, serta analisis data yang digunakan.

4) Bab IV membahas mengenai gambaran tentang Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) dan Perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, serta analisis data dari kuesioner yang akan disebarkan ke 90 responden untuk mendapatkan hasil penelitian.

5) Bab V membahas mengenai simpulan dari penelitian yang telah dilakukan.

--- o0o ---

(8)

8 BAB II

TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

2.1 Tinjauan Pustaka

2.1.1 Penelitian Sejenis yang Pernah Dilakukan

Kebutuhan pemustaka pada dasarnya cenderung lebih menginginkan informasi cepat dan tepat dalam mendapatkan informasi, mudah dalam mengakses, praktis dan efisien serta tidak memerlukan waktu yang lama dalam mendapatkan informasi. Pada saat ini terjadi perubahan perilaku pemakai perpustakaan yang mencari informasi dari manual bergeser komputer dan melalui internet. Bambang Hermanto (2012) mengatakan bahwa kemajuan teknologi informasi dapat dimanfaatkan dalam layanan perpustakaan untuk lebih memperlancar, mempercepat dan mempernyaman layanan. Dengan teknologi informasi, semua koleksi pustaka di beberapa perpustakaan yang berjauhan dapat diintegrasikan sehingga mempermudah pencarian pustaka oleh pengguna dari manapun melalui jaringan internet.

Perkembangan teknologi informasi terutama di Indonesia semakin pesat dalam segala bidang, sehingga mendorong peneliti untuk melakukan penelitian terkait dengan sistem informasi. Penelitian yang berkaitan dengan sistem informasi seperti yang dilakukan Faridiah Aghadiati Fajri (2013) berjudul Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kesuksesan Divisi Layanan TI dan Sintesis pada Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Penelitian ini mengembangkan model penelitian sebelumnya dengan menggabungkan konstruk level staf TI, lokasi

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...