1 1.1. Latar Belakang
Youtube adalah sebuah situs web yang banyak dikunjungi oleh pengguna internet di seluruh Indonesia, situs web yang memungkinkan pengguna untuk menonton, mengunggah dan berbagi video (Rini & Imran, 2017, p. 947). Youtube merupakan sebuah situ dimana banyak orang yang mengunggah banyak macam video, dari banyaknya pengguna, ada beberapa pengguna atau channel yang menggunakan Youtube sebagai sarana pendidikan. Hingga sekarang Youtube menjadi salah satu media edukasi yang diharapkan untuk dapat meningkatkan pendidikan pengguna Youtube (Lestari, 2016, p. 608).
Pendidikan adalah kunci untuk setiap umat manusia untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan (Ulum, Paredede, Wijaya, Pd, &
Pendidikan, 2019, p. 21). Pendidikan Memiliki peran yang penting dalam upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuan masayarakat ke arah yang lebih baik.
Seperti apa yang tercantum dalam undang-undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan dalam Bab II pasal 3, menyatakan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pendidikan tidak dianggap remeh oleh masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan pegetahuan
masyarakat dalam menggunakan Youtube untuk pendidikan dan pengetahuan mereka. Penelitian ini menggunakan model Success DeLone & McLean.
Model DeLone dan McLean adalah salah satu model yang dibangun untuk menganalisis dan menilai kesuksesan sistem berdasarkan kualitas informasi, kualitas sistem dan kualias layanan (Utomo, Mariana, Sri, & Rejeki, 2018, p. 99).
Dipilihnya model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone dan McLean karena merupakan model yang digunakan untuk mengukur kesuksesan sebuah Sistem Informasi. Dengan menawarkan penjabaran yang lengkap, dan konseptual dari complex-independent efektifitas yang saling berkaitan pada sebuah sistem informasi (Hermanto, Rahmat, & Riyanto, 2018, p. 45).
Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Anwar (2015) memberikan hasil data yang signifikan bahwa kualitas informasi memiliki nilai yang paling tinggi untuk mempengaruhi kepuasan pemakai, kualitas sistem paling tinggi mempengaruhi dampak individu dan dampak individu paling tinggi mempengaruhi dampak organisasi (Anwar, 2015, p. 480). Bahkan dalam penelitian N. Hermanto et al (2018) memiliki hasil yang sama dengan nilai tertinggi pada kualitas informasi, dan diikuti oleh nilai kualitas sistem, dan kualitas layanan (Hermanto et al., 2018, p. 50). Tapi dalam penelitian A. Fuad dan E. Harisun (2019) memiliki hasil yang berbeda dan menyatakan bahwa Kualitas pelayanan memiliki nilai tertinggi, diikuti dengan Kualitas informasi dan Kualitas sistem (Fuad & Harisun, 2019, p. 4).
Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Kepuasan Pengguna Youtube Sebagai Media Pendidikan Masyarakat Menggunakan Model DeLone dan McLean”.
1.2. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya, untuk mengukur tingkat kepuasan dari masyarakat penggunaan Youtube untuk bidang pendidikan mereka. Peneliti menggunakan Model Sukses DeLone dan McLean (1992), maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut :
1. Apakah kualitas informasi (information quality) pada Youtube sebagai media pendidikan berpengaruh signifikan positif terhadap pengguna?
2. Apakah kualitas sistem (sistem quality) pada Youtube sebagai media pendidikan berpengaruh signifikan positif terhadap pengguna?
3. Apakah kualitas layanan (service quality) pada Youtube sebagai media pendidikan berpengaruh signifikan positif terhadap pengguna?
4. Untuk mengetahui apakah kualitas sistem (sistem quality), kualitas informasi (information quality), kualitas layanan (service quality) berpengaruh secara besama-sama terhadap kepuasan pengguna (user satisfaction) pada Youtube sebagai media pendidikan masyarakat..
1.3. Maksud dan Tujuan
Tujuan penulisan melakukan penelitian dan menyusun skripsi ini untuk mengukur tingkat kepuasan di dalam masyarakat dalam menggunakan Youtube sebagai media pendidikan. Sedangkan tujuan lain dari penulisan menulis skripsi ini adalah:
1. Tujuan untuk penulis
a. Sebagai salah satu syarat kelulusan Program Sastra I (SI) Program Studi Sistem Informatika di Universitas BSI Bandung.
b. Sebagai wujud nyata mahasiswa dalam usaha mengembangkan modernisasi sistem di bidang Informatika.
2. Tujuan untuk obyek penelitian
Untuk mengetahui apakah Kualitas Sistem (System Quality), Kualitas Informasi (Information Quality) dan Kualitas Layanan (Service Quality) berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan pengguna (User Satisfaction) Youtube sebagai media pendidikan masyarakat.
3. Tujuan untuk Pembaca
Sebagai bentuk pengenalan perkembangan teknologi dan informasi pada khalayak umum mengenai pengaruh Youtube sebagai media pendidikan pada masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk melengkapi salah satu syarat yang telah ditentukan dalam mencapai kelulusan program Srata Satu (S1) Fakultas Teknik Jurusan Sistem Informasi pada Universitas BSI Bandung.
1.4. Metode Penelitian
Metode pengumpulan data yang penulis gunakan untuk pengumpulan data meliputi tiga metode, diantaranya :
1. Observasi
Merupakan metode observasi yang dilakukan dengan cara pengamatan dan analisis langsung terhadap masyarakat. Hasil dari observasi akan digunakan untuk mengetahui kebutuhan masayarakat dan mendapatkan kebutuhan data tambahan untuk bahan penelitian (Madeira, 2017, p. 3).
2. Wawancara
Pada teknik ini diajukan beberapa pertanyaan secara langsung kepada masyarakat (Fridayanthie, Azis, & Kusumaningrum, 2018, p. 124).
3. Studi Pustaka
Teknik ini dilakukan untuk mengunpulkan informasi sebanyak mungkin yang dibutuhkan dengan cara membaca, mempelajari dan mencari infomasi melalui beberapa buku dan internet yang berhubungan dengan masalah pokok penulisan ini (Rozanda & Wahyuningsih, 2017, p. 316).
1.5. Ruang Lingkup
Penulis membatasi permasalahan dalam penelitian ini, guna menjaga kefokusan pada penelitian agar kualitas penelitian terjaga dan terarah, sebagai berikut:
1. Penelitian ini dilakukan pada penduduk masyarakat yang menggunakan teknologi Youtube di aktivitas keseharianya.
2. Penelitian ini menggunakan model Sukses DeLone dan Mclean untuk mengukur kesuksesan suatu sistem informasi berdsarkan kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas layanan, dan kepuasan pengguna.
3. Metode analisis data yang digunakan yaitu Analisis Deskriptif dan Analisis Regresi Linier Berganda.
1.6. Hipotesis
Peneliti melakukan pengujian hipotesis sesuai permasalahan yang diduga mempengaruhi tingkat pendidikan pengguna terhadap keberadaan Youtube.
Hipotesis adalah sebuah prediksi atau dugaan yang bersifat sementara karena kebenaranya masih lemah, sehingga harus diuji sehingga menghasilkan suatu
keputusan untuk menerima atau menolak hipotesis tersebut (Sitanggang, 2019, p.
43). Rumusan hipotesis yang diuji pada penelitian ini adalah:
Sumber: (Primadian & Prasojo, 2018, p. 9)
Gambar I.1 Rumusan Hipotesis
Berdasarkan kerangka berfikir diatas, maka dapatlah diambil hipotesis tindakan sebagai berikut:
Hipotesis 1
H1 : Diduga Kualitas Informasi (Information Quality) berpengaruh signifikan positif terhadap Kepuasan Pengguna (User Satisfaction) dalam Youtube sebagai media Pendidikan.
Hipotesis 2
H2 : Diduga Kualitas Sistem (System Quality) berpengaruh signifikan positif terhadap Kepuasan Pengguna (User Satisfaction) dalam Youtube sebagai media Pendidikan.
Hipotesis 3
H3 : Diduga Kualitas Layanan (Service Quality) berpengaruh signifikan positif terhadap Kepuasan Pengguna (User Satisfaction) dalam Youtube sebagai media Pendidikan.
Hipotesis 4
H4 : Diduga Kualitas Informasi (Information Quality), Kualitas Sistem (System Quality) dan Kualitas Layanan (Service Quality) berpengaruh signifikan positif terhadap Kepuasan Pengguna (User Satisfaction) dalam Youtube sebagai media Pendidikan.