• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB I"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Internet melahirkan sebuah paradigma baru bagi pertumbuhan ekonomi.

Dunia maya terbentuk seiring dengan berkembangnya pengguna internet yang terus bertumbuh pesat. Fenomena ini dapat menjadi pasar yang potensional untuk dimasuki para pembisnis. Para penjual biasanya menawarkan barang maupun produk yang mereka jual hanya di toko atau media konvesional saja, namun sekarang dengan adanya internet para penjual dapat memasarkan produknya dengan lebih cepat dan tentunya jangkauan yang lebih luas. Media sosial merupakan bagian dari internet, yaitu sekelompok aplikasi berbasis internet di atas dasar ideology dan teknologi web 2.0, yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran isi antara pengguna. (Kaplan &

Haelnlein 2015).

Facebook merupakan jejaring sosial (social Network) yang bisa dimanfaatkan oleh para pengguna untuk saling mengenal dan berkomunikasi dalam berbagai keperluan dan juga bersifat rekreasi. Facebook adalah situs jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvad dan mantan murid Ardsley Hight School. Wati dan Rizky (2015).

Pada penelitin ini penulis akan menguji tingkat kepuasan pelanggan serta pemilik toko fashion di kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya yang menggunaka facebook business secara langsung sebagai promotion mereka untuk memasarkan

(2)

produk yang dijualnya. Penulis membatasi hanya pengguna facebook business saja guna menjaga fokus penelitian.

Apabila dilihat dari jumlah pengguna dan komposisi pengguna internet, bisnis benar-benar dapat berkembang di dunia maya. Pemasar menggunakan media internet untuk perdagangan elektronik sebagai penyediaan kebutuhan konsumen dan membangun bisnisnya melalui interaksi online. Salah satu fasilitas internet yang dapat dimanfaatkan pemasar untuk menjual pakaian/fashion yaitu melalaui world wide web (WWW) (Supriyanto,2015 : 340).

Penelitian ini menggunakan metode penelitian model DeLeone dan McLean.

Model Sukses DeLone dan Mclean dipilih karena pengujian terhadap kepuasan pengguna berdasarkan kualitas sistem (system quality), dan kualitas informasi (information quality) secara mandiri dan bersama-sama mempengaruhi baik penggunaan dan kepuasan pemakaian (user satisfaction) (Jugianto 2014 : 5).

Sementara model yang lain tidak memiliki konstruk tersebut. Seperti halnya metode TAM menjelaskan bahwa dua konstruk utama tersebut menentukan penerimaan pengguna terhadap sistem teknologi informasi (Fathema 2015).

Sehingga pengembangan lebih lanjut, peneliti akan menggunakan model Sukses DeLone dan Mclean. Daari pemaparan di atas maka peneliti mengambil judul Analisa Kepuasan Pengguna Facebook Business sebagai APROPEN Fashion Menggunakan Metode DeLeone dan McLean” (Studi Kasus : di Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya)

(3)

1.2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang permasalahan yang sudah diuraikan sebelumnya, untuk mengukur tingkat kepuasan para pemilik dari toko fashion dikota Tasikmalaya yang menggunakan Facebook Business sebagai media sosial yang digunakan untuk promosi. Dan penelitian ini menggunakan model sukses DeLone dan Mclean (1992), oleh karena itu rumusan masalahnya adalah :

1. Apakah kualitas informasi berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna facebook business sebagai promosi penjualan toko fashion di Kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya?

2. Apakah kualitas sistem yang diberikan berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna Facebook Business sebagai sosial media promosi penjualan toko fashion dikecamatan Cihideung kota Tasikmalaya?

3. Apakah kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna facebook business sebagai promosi penjulan toko fashion di Kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya?

4. Apakah kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan berpengaruh secara bersama-sama terhadap kepuasan pengguna facebook business sebagai promosi penjualan toko fashion di kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya?

1.3. Maksud dan Tujuan

Maksud yang akan di capai pada penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui seberapa pengaruh positifnya kualitas sistem (system quality) terhadap kepuasan pengguna (user satisfaction) terhadap facebook

(4)

business sebagai promosi penjualan toko fashion di kecamatan kota Cihideung Tasikmalaya.

2. Untuk mengetahui seberapa bagusnya kualitas informasi (information quality) terhadap kepuasan pengguna (user satisfaction) facebook business sebagai promosi penjualan toko fashion di kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya..

3. Untuk mengetahui apakah kualitas layanan (service quality) berpengaruh positif terhadap kepuasana pengguna (user satisfaction) facebook business sebagai promosi penjualan toko fashion di kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya..

4. Untuk mengetahui apakah kualitas sistem (sistem quality), kualitas informasi (information quality), kualitas layanan (service quality) berpengaruh secara bersama-sama terhadap kepuasan pengguna (user satisfaction) facebook business sebagai promosi penjualan toko fashion di kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya.

Penelitian ini bermaksud untuk melengkapi salah satu syarat yang telah ditentukan dalam mencapai kelulusan Sarjana Satu (S1) Fakultas Teknik Jurusan Sistem Informasi pada Universitas BSI Bandung.

1.4. Metode Penelitian 1.4.1 Analisa Penelitian

Analisa penelitian ini dilakukan di wikayah kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya dengan mengunjungi toko-toko fashion yang ada di wilayah Kec.

Cihideung kota tasikmalaya dengan responden pemilik toko atau para member toko tersebut yang menggunaka facebook business sebagai promotion.

(5)

1.4.2. Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yang penulis gunakan untuk mengumpulkan data yaitu:

A. Studi Lapangan

Dalam melakukan studi lapangan atau observasi ini penulis akan menyebarkan beberapa kuesioner yang ditunjukan kepada responden pemilik toko fashion yang ada dikota Tasikmalaya. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan dan pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya, kuesioner (angket) digunakan dalam penelitian ini dimaksud untuk mengetahui tanggapan siswa tentang pengaruh model coonperative learning tipe course review horay terhadap keaktifan belajar siswa.

Indikator untuk masig-masing variabek penelitiandalam rancangan kuisioner ini diambil dari beberapa penelitian terdahulu. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua macam angket, yaitu :

1. Angket terbuka, yang berisi pertanyaan mengenai data pribadi responden seperti nama, alamat, usia, jenis kelamin, nama toko , dan sebagainya.

2. Angket tertutup, yang berisi pertanyaan untuk mengukur dimensi-dimensi pada penelitian ini dengan memberikan pilihan pada jawaban kepada responden yang sudah tersedia dengan skala interval 1 sampai 5.

B. Wawancara

Penulis akan melakukan metode wawancara atau interview langsung terkait objek penelitian kepada para pemilik toko fashion yang ada dikota

(6)

Tasikmalaya sehingga mendaptkan informasi yang akurat dan jelas. Salah satunya saya wawancara dengan sodara Hilman Abdu Rahman, jabatan sebagai pemilik toko distro “Brillfreen Store” terkait hal yang di tanyakn kepada pemilik toko yaitu seputar dengan kualitas informasi, kualitas sistem dan kualitas layanan yang berkaitan dengan metode yang di ambil peneliti yaitu model kesuksesan DeLone dan McLean.

C. Studi Pustaka

Studi pustaka yang di lakukan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan berbagai macam informasi dan teori-teori yang ada kaitannya dengan masalah yang diteliti, yag terdiri dari kualitas informasi, kualitas layanan, dan kepuasan pengguna untuk mengukur suatu kesuksesan sistem informasi dengan mengunakan model sukses DeLeone dan McLean. Studi literatur terebut didapat dari berbagai sumber yaitu : perpustakaan Universitas BSI Bandung, Google Scholar, dan jurnal Sistem Informasi serta penelitian lainnya.

1.5. Ruang Lingkup

Penulis membatasi permasalahan dalam penelitian ini, guna menjaga fokus Penelitian agar kualitas penelitiannya terjaga dan terarah :

1. Penelitian ini dilakukan dilingkungan Kecamatan Cihideung sasarann dari penelitian ini menemui pemilik toko fasihon yang menggunakan facebook business sebagai promotion.

(7)

2. Penelitian ini menggunakan metode sukses DeLone dan McLean untuk mengukur kesuksesan sistem informasi bedasarkan kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas layanan dan kepuasan penggunanya.

3. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda.

1.6. Hipotesis

Penelitian ini melakukan kegiatan pengujian hipotesis sesuai permasalahan atau persoalaan yang diduga mempengaruhi kepuasan pengguna facebook business sebagai wadah promotion penjualan toko fashion dikota Tasikmalaya. Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataaan, Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan baru berdasarkan teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data atau kuesioner Sugiyono (2017 : 63)

H1: Diduga kualitas informasi (information quality) berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan pengguna (user satisfaction) facebook business sebagai social media promotion.

H2: Diduga kualitas sistem (system quality) berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan pengguna (user satisfaction) facebook business sebagai social media promotion.

(8)

H3: Diduga kualitas layanan (service quality) berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan pengguna (user satisfaction) facebook business sebagai social media promotion.

H4: Diduga Kualitas Informasi (Infromation Quality), Kualitas Sistem (System Quality), Kualitas Layanan (Service Quality) secara bersama-sama berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan pengguna (user satisfaction) facebook business sebagai social media promotion.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kepuasan kerja (job satisfaction) tidak berpengaruh secara signifikan pada kualitas layanan (service quality); kualitas layanan

- Strategi promosi, kualitas produk, kualitas layanan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Restoran Cepat Saji mcDonald’s Manado,

33 Hasil Perhitungan Korelasi Sub Variabel Kualitas Sistem (System Quality), Kualitas Informasi (Information Quality), Kualitas Layanan (Service Quality) dan

Harga, kualitas produk dan kualitas layanan berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap kepuasan pelanggan, artinya semakin kompetitifnya Harga, semakin

Kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan secara sendiri maupun bersama-sama mempengaruhi penggunaan sistem dan kepuasan pelanggan, yang kemudian

Secara bersama-sama, kualitas layanan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan nilai pelanggan berpengaruh positif dan signifikan

Kuesioner dikelompokkan menjadi tujuh (7) kelompok pertanyaan yaitu kualitas informasi (information quality), kualitas sistem (system quality), kualitas layanan (service

Untuk mengetahui adakah hubungan yang positif dan signifikan kualitas layanan dan harga secara bersama-sama dengan kepuasan konsumen warung makan Hj Hasnah Soreang Parepare.. Untuk