DAFTAR INVENTARISASI MASALAH (DIM)
ATAS
RANCANGAN UNDANG·UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN .
TENTANG
PENGHAPUSAN DISKRIMINASI RAS DAN ETNIS
HASILPANJA-1
20 SEPTEMBER 2007 S.D 22 SEPTEMBER 2007 --- -- -- ---H-OTELHORISON-BEKASI--- ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
RANCANGAN
UNDANG·UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR ... TAHUN ...
TENTANG
PENGHAPUSAN DISKRIMINASI RAS DAN ETNIS
1.
2.
3
8
Menimbang:
a. bahwa umat manusia berkedudukan sarna dihadapan Tuhan Yang Maha Esa dan umat manusia dilahirkan bebas, memiliki martabat dan hak- hak yang sarna tanpa perbedaan apapun baik ras maupun etnis;
Mengingat:
1. Pasal 20, Pasal 21, Pasal 27 ayat (1), Pasal 28 ayat (2), Pasal 28 0 ayat (1), dan Pasal 28 I ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara .... -Republik.Indonesia Tahun-1945;
Pemerintah menyarankan perbaikan redaksional. Kata
"dihadapan" sebaiknya dipisah menjadi "di hadapan". Setelah kata "martabat" ditambahkan tanda baca koma (,).
Tetap.
Menimbang:
a. bahwa umat manusia berkedudukan sarna di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dan umat manusia di lahirkan bebas, memiliki martabat, dan hak-hak yang sarna tanpa perbedaan apapun baik ras maupun etnis;
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 7-6- 2007
Catatan:
dengan memperhatikan usulan F-PAN
"bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan suei dan sama dihadapan Tuhan YME tanpa perbedaan ras maupun etnis"
Mengingat:
1. Pasal 20, Pasal 21, Pasal 27 ayat (1), Pasal 28 ayat (2), Pasal 28 0 ayat (1), dan Pasal 28 I ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia --Tahun1945;-
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 14- 6-07
Menimbang:
a. bahwa umat manusia berkedudukan sarna di hadapan Tuhan Yang MahaEsa dan umat manusia di lahirkan memiliki martabat, dan hak-hak yang sarna tanpa perbedaan apapun baik ras .... maupun etnis;
Disetujui PANJA 20-9-2007(21.31WIB) Catatan:
- Redaksional diserahkan kepadaTIMUS
Mengingat:
1. Pasal 20, Pasal 21, Pasal 27 ayat (1), Pasal 28 ayat (2), Pasal 28 0 ayat (1), dan Pasal 28 I ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun --1945;
Disetu'ui PANJA 20-9-2007 dibahas TIMUS
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
Catatan:
- Dengan memperhatikan usul dari Fraksi PAN (Penambahan Pasal26 ayat(1)dan Pasal28JUUD1945 )
- Dengan memperhatikan UUD 1945 bahwa Pasal28 tidak terbagi atas ayat.
1- --
3. 15 1. Diskriminasi Ras dan/atau Etnis adalah segala bentuk pembedaan, pengecualian, pembatasan atau pilihan didasarkan pada ras dan/atau etnis, yang memiliki tujuan dan/atau pengaruh untuk menghilangkan atau merusak pengakuan, keadilan atau pelaksanaan, atas dasar persamaan, hak asasi manusia dan kebebasan yang hakiki di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya, atau bidang lain dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Pemerintah konsistensi dengan 1. Diskriminasi Ras dan Etnis adalah segala 1. Diskriminasi Ras dan Etnis adalah segala judul mengenai kata "dan/atau". bentuk pembedaan, pengecualian, bentuk pembedaan, pengecualian, Rumusan alternatif Pemerintah: pembatasan, atau pilihan didasarkan pembatasan, 'atau pilihan didasarkan pada Diskriminasi Ras dan Etnis pada ras dan etnis, yang berpengaruh ras dan etnis, yang berpengaruh adalah segala bentuk menghilangkan atau merusak menghilangkan atau merusak pengakuan, pembedaan, pengecualian, pengakuan, keadilan, atau pelaksanaan, keadilan, atau pelaksanaan, atas dasar pembatasan, atau pilihan atas dasar persamaan hak asasi persamaan hak asasi manusia dan didasarkan pada ras dan etnis, manusia dan kebebasan yang hakiki di kebebasan di bidang politik, ekonomi, yang berpengaruh bidang politik, ekonomi, sosial, dan sosial, dan budaya, atau bidang lain dari menghilangkan atau merusak budaya, atau bidang lain dari kehidupan kehidupan masyarakat berdasarkan
pengakuan, keadilan, atau masyarakat. peraturan perundang-undangan.
pelaksanaan, atas dasar
persamaan hak asasi manusia Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 14-6- Disetujui PANJA (20-9-2007) untuk dibahas
dan kebebasan yang hakiki di 2007 TIMUS
bidang politik, ekonomi, sosial, Catatan:
dan budaya, atau bidang lain dari Catatan: - Kata "yang hakiki" dihapus.
kehidupan masyarakat. Dengan memperhatikan Usul Perubahan - Dengan memperhatikan usul Pemerintah dari F-PAN dengan menghilangkan Frase mengenai penambahan kata "sipil"
"yang hakiki" ("Diskriminasi Ras dan/atau [sesuai dengan UU Nomor 12 Tahun finis adalah _segalabentuk pembedf)an, 2005 Jentang f'engesahan International pengecualian, pembatasan atau pilihan Covenant On Civil And Political Rights didasarkan pada ras dan/atau etnis, yang (Kovenan Intemasional Tentang Hak-Hak memiliki tujuan danlatau pengaruh untuk Sipil dan Politik)}
menghilangkan atau merusak pengakuan,
_ keadiLan_ atau pelaksanaan,atas- dasar 1
persamaan, hak asasi manusia dan
---~---
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
kebebasan berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan, di bidang politik, ekonomi, sosia/ dan budaya, atau bidang lain dari kehidupan masyarakat Indonesia'') 4. 17 3. Etnis adalah penggolongan manusia
berdasarkan kepercayaan, nilai, Tetap.
kebiasaan, adat istiadat, norma bahasa, agama, sejarah, geografis dan hubungan kekerabatan .
3. Etnis adalah penggolongan manusia 3.
berdasarkan kepercayaan, nilai, kebiasaan, adat istiadat, norma bahasa, agama, sejarah, geografis dan hubungan kekerabatan
Etnis adalah penggolongan manusia berdasarkan kepercayaan, nilai, kebiasaan, adat istiadat, norma bahasa, sejarah, geografis dan hubungan kekerabatan
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 14-6- Disetujui PANJA 20-9-2007
2007 Catatan:
Kata "agama" dihilangkan.
Catatan:
Dengan memperhatikan Usul F-PPP, F- (RAPAT 20·9·2007 DISKORS PUKUL 22.30 PAN, F-PKS, F-PBR (menghilangkan kata WIB)
"agama'?
5. 18 4. Kewajiban negara adalah
memberikan perlindungan terhadap warga negara dari segala bentuk perlakuan diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis yang melanggar Hak Asasi Manusia.
Pemerintah menyarankan agar kewajiban negara ini ditempatkan dalam substansi atau materi yang diatur dalam pasal-pasal.
Disetujui PANSUS untuk didrop, 14-6- 2007
Catatan:
Fraksi-fraksi menyetujui usul Pemerintah untuk didrop, substansi dimasukkan dalam pasa/-pasa/ dan dibahas PANJA
Disetujui PANJA untuk dihapus, 21-9-2007 (9.16 WIB)
6. 20 6. Hak warga negara adalah hak asasi Kata "dan/atau" sebaiknya 6.
warga negara yang wajib dilindungi disesuaikan dengan judul RUU oleh negara tanpa memandang ras yakni tanpa menggunakan dan/atau etnis dan merupakan "Iatau".
bagian dari hak asasi manusia yang meliputi hak sipil, hak politik, hak
Hak warga negara adalah hak asasi 5.
warga negara yang wajib dilindungi oleh negara tanpa memandang ras dan etnis dan merupakan bagian dari hak asasi manusia yang meliputi hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak
Hak warga negara adalah hak asasi warga negara yang wajib dilindungi oleh negara tanpa memandang ras dan etnis dan merupakan bagian dari hak asasi manusia yang meliputi hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak sosial budaya.
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
sosial budaya.
Disetujui PANJA untuk di PENDING (21-9- 2007)
Catatan:
- Dengan memperhatikan usulan fraksi- fraksi untuk dihapus jika tidak diketemukan relevansi di batang tubuh.
Penomoran menyesuaikan Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 14-6-
2007 Catatan:
Dengan memperhatikan usulan fraksi F-PD, F-KB untuk didrop, substansi tetap - dimasukkan ke pasal-pasal.
ekonomi, hak sosial budaya.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 14-6- Disetujui PANJA 21-9-2007(9.29WIB)
2007 Catatan:
- Penomoran menyesuaikan 7. 21 7. Kewajiban warga negara adalah Saran Pemerintah atas kata
kewajiban untuk mematuhi segala "dan/atau" Iihat Dim nomor 7.
peraturan perundang-undangan yang menentang segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis.
7. Kewajiban warga negara adalah kewajiban untuk mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang menentang segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan etnis.
6. Kewajiban warga negara adalah kewajiban untuk mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang menentang segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan etnis.
8. 22 8. Tindakan diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis adalah tindakan yang mempunyai tujuan menghilangkan atau merusak pengakuan, kebanggaan dan kesetaraan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan yang hakiki dibidang politik, sipil, ekonomi, sosial budaya, pendidikan atau bidang lain dari kehidupan masyarakat.
Pemerintah menyarankan perbaikan redaksional dan konsistensi dengan rumusan sebelumnya. Kata "berdasarkan"
sebaiknya dihapus dan kata
"dan/atau"dikonsistenkan dengan judul. Diskriminasi ras dan etnis telah diberi batasan pengertian, untuk itu hanya diperlukan mendefinisikan kata "tindakan"
sehingga rumusannya sob:
Iindakandiskriminasi ras .. dan etnis adalah perbuatan yang yang
8. Tindakan diskriminasi ras dan etnis adalah perbuatan yang yang terkait dengan segala bentuk pembedaan, pengecualian, pembatasan atau pilihan didasarkan pada ras dan etnis, yang memiliki tujuan dan/atau pengaruh untuk menghilangkan atau merusak pengakuan, keadilan atau pelaksanaan, atas dasar persamaan, hak asasi manusia dan kebebasan yang hakiki di bidang politik,ekbnomi, .soslel dan budaya, atau bidang Jain darikehidupan masyarakat Indonesia.
7. Tindakan diskriminasi ras dan etnis adalah perbuatan yang terkait dengan segala bentuk pembedaan, pengecualian, pembatasan atau pilihan didasarkan pada ras dan etnis, yang memiliki tujuan dan/atau pengaruh untuk menghilangkan atau merusak pengakuan, keadilan atau pelaksanaan, atas dasar persamaan, hak asasi manusia dan kebebasan di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya, atau bidanglain ·darikehidupan rnasyarakat Indonesia.
Disetujui PANJA 21-9-07dibahas TIMUS
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
terkait dengan segala bentuk
pembedaan, pengecualian, Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 14-6- pembatasan atau pilihan 07
didasarkan pada ras dan etnis,
yang memiliki tujuan dan/atau Catatan:
pengaruh untuk menghilangkan Dengan memperhatikan usulan dari F-PAN, atau merusak pengakuan, frase "yang hakiki" dihilangkan (konkordan keadilan atau pelaksanaan, atas dengan DIM Nomor 15)
dasar persamaan, hak asasi manusia dan kebebasan yang hakiki di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya, atau bidang lain dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Catatan:
- Dengan memperhatikan usulan dari F-PAN, frase "yang hakiki" dihilangkan (konkordan denganO/MNomor 15) - Penomoran menyesuaikan
9.
--
23 9. Organisasi Non Pemerintah Anti Diskriminasi Ras dan/atau Etnis adalah kelompok orang atau lembaga yang dibentuk atau terbentuk atas kehendak dan keinginan sendiri yang kegiatannya bertujuan meningkatkan perlindungan masyarakat dari segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan/atauetnis.
Saran Pemerintah atas kata 9. Organisasi Non Pemerintah Anti
"dan/atau" Iihat Dim nomor 7. Diskriminasi Ras dan Etnis adalah Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk dihapus.
kelompok orang atau lembaga yang (9.31 WIB) dibentuk atau terbentuk atas
kehendak dan keinginan sendiri yang kegiatannya bertujuan meningkatkan perlindungan masyarakat dari segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan etnis.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 14-6- 2007
Catatan:
Dengan memperhatikan usulan dari F- Po/P, F-PPP, F-PD, F-PAN, F-KB, F-PKS, F-PBR untuk didrop.
--
10. 24 10. Orang adalahorangperssorangan, kelompok orang atau badan hukum.
10. Orang .adalah orang perseorangan, kelompok orang atau badan hukum.
8. Orang adalah orang perseoranqaa, kelompok orang atau badan hukum.
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
Disefujui PANSUS, dibahas PANJA 14-6- Disefujui PANJA 21-9-2007(9.33WIB)
2007 Catatan:
- Penomoran menyesuaikan 11. 25 11. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
yang selanjutnya disebut Komnas HAM adalah komisi yang bertugas memantau, mendorong dan menjamin terlaksananya peraturan perundang-undangan ini.
Pemerintah menyarankan agar ketentuan ini disesuaikan dengan UU Nomor 39 Tahun 1999.
Mengenai tugasnya, sebaiknya diatur dalam substansi atau materi yang diatur dalam pasal- pasal, bukan dalam definisi.
11. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia 9.
yang selanjutnya disebut Komnas HAM adalah lembaga mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi hak asasi manusia.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia yang selanjutnya disebut Komnas HAM adalah lembaga mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi hak asasi manusia.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia yang selanjutnya disebut Komnas HAM adalah lembaga mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi hak asasi manusia.
Disefujui PANJA 21-9-2007(9.33WIB) Disefujui PANSUS, dibahas PANJA 14-6- Catatan:
2007 - Penomoran menyesuaikan
Catatan:
Dengan memperhatikan usulan dari F-KB dengan membuat Komisi Baru diluar KomnasHAM
12. 27
~-- ~- -
13. Penyelenggaraan Negara adalah Pejabat Negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, atau yudikatif dan pejabat lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara sesuai derigan keferihjan perundang-undangan yang berlaku.
Pemerintah menyarankan 13.
perbaikan redaksional.
Kata "Penyelenggaraan" pada
awal kata sebaiknya
"Penyelenggara". Kata "Pejabat Negara" sebaiknya diawali dengan huruf keeil.
Penyelenggara Negara adalah pejabat negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, atau yudikatif dan pejabat lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara sesuai
~ dengal1 ketentlJan perllndang- undanganyang berlaku.
11. Penyelenggara Negara adalah pejabat negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, atau yudikatif dan pejabat lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara sesuai dengan ketel1fuallperUl1dal1g-ulldal1gan yang ~...~
berlaku..~
Disefujui PANJA 21-9-2007(9.34WIB)
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 14-6- Catatan:
2007 - Penomoran menyesuaikan
13.
14.
29
30
Pasal 2
(1) Penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis ini berdasarkan asas persamaan, kebebasan, dan nilai- nilai kemanusiaan universal.
(2) Usaha-usaha untuk menegakkan persamaan, kebebasan dan nilai- nilai kemanusiaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai agama, sosial budaya, dan hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia.
Pemerintah menyarankan perbaikan redaksional.
Penghapusan diskriminasi ras dan etnis dilaksanakan berdasarkan asas persamaan, kebebasan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang universal.
Pemerintah menyarankan perbaikan redaksional.
Penegakan persamaan, kebebasan, dan nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai agama, sosial budaya, dan hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia.
Pasal2
(1) Penghapusan diskriminasi ras dan etnis dilaksanakan berdasarkan asas persamaan, kebebasan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang universal.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21- 6-2007
Catatan:
Dengan memperhatikan usulan dari F-PDS menambahkan kata "keadilan" sesudah kata "kebebasan".
(2) Penegakan persamaan, kebebasan, dan nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai agama, sosial budaya, dan hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
- Dengan memperhatikan usul dari F-PD menambahkan kata "Kesatuan" setelah kataNegara
- Dengan memperhatikan usul dari F-PDS menambahkan kata "keadilan"
Pasal2
(1) Penghapusan diskriminasi ras dan etnis dilaksanakan berdasarkan asas persamaan, kebebasan, keadilan dan nilai-nilai kemanusiaan yang universal.
Disetujui PANJA 21-9-2007(9.49WIB) Catatan:
Penambahan kata "keadilan" sesudah kata
"kebebasan"
(2) Penegakan persamaan, kebebasan, keadilan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai agama, sosial budaya, dan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Disetujui PANJA 21-6-2007(9.56 WIB) Catatan:
- Penambahan kata "keadilan" sesudah kata
"kebebasan" dan penambahan . kata
"Kesatuan" sesudah kata "negara".
- RedaksionaldiserahkankepadaTIMUS
- - - -- _ . _ - - - -
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
8
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- Disetujui PANJA 21-9-2007 2007
15.
16.
31
32
Pasal3
Undang-undang ini bertujuan untuk menghapuskan segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis di Indonesia.
BABIII
TINDAKAN YANG BERSIFAT DISKRIMINASI
Pemerintah mempertanyakan apakah dibentuknya Undang- Undang ini hanya untuk menghapuskan segala bentuk diskriminasi ras dan etnis? Dilihat dari substansinya, tampaknya tidak hanya untuk menghapuskan segala bentuk diskriminasi ras dan etnis, melainkan juga untuk melindungi warga negara.
Judul alternatif Pemerintah:
TINDAKAN DISKRIMINATIF
Pasal3
Undang-undang ini bertujuan untuk menghapuskan segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis di Indonesia.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
- Oengan memperhatikan usu/an Pemerintah, substansi "perlindungan warga negara" dimasukkan da/am penje/asan.
- Oengan memperhatikan usu/an dari F- PO, F-POS, substansi dimasukkan da/am pasa/-pasa/.
BAB III
TINDAKAN DISKRIMINATIF
Pasal3
Undang-undang ini bertujuan untuk menghapuskan segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan etnis di Indonesia.
Disetujui PANJA 21-6-2007 Catatan:
Memperhatikan usu/an F-PO untuk menambahkan pasa/.
BAB III
TINDAKAN DISKRIMINATIF
17. 33 Pasal4
Tindakan-tindakan yang bersifat diskriminasi terhadap ras dan/atau etnis adalah tindakan-tindakan yang dapat berupa:
Saran Pemerintah atas kata
"terhadap" dihapus dan kata
"dan/atau" lihat Dim nomor 7.
Kata "tindakan-tindakan"
sebaiknya "tindakan" saja. Kata
"dapat" sebaiknya dihapus demi kepastian hukum.
Rumusan alternatif Pemerintah:
Pasal4 Pasal4
Tindakan diskriminasi ras dan etnis berupa: Tindakan diskriminatif ras dan etnis berupa:
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- Disetujui PANJA 21-9-2007 2007
Catatan:
Oengan memperhatikan usu/an dari F-POS,
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
9
Pasal 4 menggunakan kata "tindakan-tindakan"
Tindakan diskriminasi ras dan etnis berupa:
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Disetujui PANJA 21-9-2007 (10.27 WIB) Catatan:
Kata "perlakuan yang" diubah menjadi
"memperlakukan orang".
18. 34 1. Memperlakukan orang lebih baik atau lebih buruk dibandingkan orang lainnya dan/atau memberikan pengecualian terhadap "orang berdasarkan alasan ras dan/atau etnis, baik secara langsung maupun tidak langsung yang menimbulkan kerugian yang menyangkut hak-hak sipil, hak-hak politik, hak-hak ekonomi, hak-hak sosial, dan hak- hak budaya.
Pemerintah menyarankan a.
perbaikan redaksional. Rincian pada setiap pasal atau ayat, digunakan huruf (a, b, c, dst.) a. perlakuan yang lebih baik atau
lebih buruk terhadap orang yang satu dengan yang lainnya karena alasan ras dan etnis atau pemberian pengecualian terhadap orang karena alasan perbedaan ras dan etnis, baik secara langsung maupun tidak langsung terkait dengan hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak sosial, dan hak budaya, yang menimbulkan kerugian.
perlakuan yang lebih baik atau lebih a.
buruk terhadap orang yang satu dengan yang lainnya karena alasan ras dan etnis atau pemberian pengecualian terhadap orang karena alasan perbedaan ras dan etnis, baik secara langsung maupun tidak langsung terkait dengan hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak sosial, dan hak budaya, yang menimbulkan kerugian.
memperlakukan orang lebih baik atau lebih buruk dibandingkan orang lainnya dan/atau memberikan pengecualian terhadap "orang berdasarkan alasan ras dan etnis, baik secara langsung maupun tidak langsung yang menimbulkan kerugian yang menyangkut hak-hak sipil, hak-hak politik, hak-hak ekonomi, hak-hak sosial, dan hak-hak budaya.
19. 35 2. Pembatasan terhadap orang untuk dapat menikmati hak-hak sipil, hak- hak politik, hak-hak ekonomi, hak-hak sosial, dan hak-hak budaya secara langsung maupun tidak langsung berdasarkan alasan ras dan/atau etnis.
Pemerintah menyarankan perbaikan redaksional
a. pembatasan terhadap orang untuk menikmati hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak sosial, dan hak budaya, baik secara langsung maupun tidak langsung karena alasan perbedaan ras dan etnis.
b. pembatasan terhadap orang untuk menikmati hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak sosial, dan hak budaya, baik secara langsung maupun tidak langsung karena alasan perbedaan ras dan etnis.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
- DIM Nomor 35-40 setuju dengan
b. membatasi orang untuk menikmatihak-hak sipil, hak-hak politik, hak-hak ekonomi, hak-hak sosial, dan hak-hak budaya secara langsung maupun tidak langsung berdasarkan alasan ras dan etnis.
Disetujui PANJA 21-9-2007 (10.35 WIB) Catatan:
- Mengenai hak-hak sipil diberikan penjelasan (merujuk kepada Konvensi Hak- Hak Sipil).
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
rumusan usul Pemerintah, dibawa ke Panja
- Dengan memperhatikan usulan dari Fraksi Golkaf, usul Pemerintah yang sifatnya redaksional dibahas Timus melalui Panja.
Disetujui PANJA 21-9-2007 (10.45 WIB)
Disetujui PANJA 21-9-2007 (10.54 WIB) Catatan:
- Redaksional diserahkan kepada TIMUS 1)
20.
21.
36
37
3. Menunjukkan kebencian atau perasaan benci kepada seseorang oleh karena perbedaan ras dan/atau etnis yang dapat berupa :
a. Menulis kata-kata dan gambar dan/atau menempatkan suatu tulisan yang berisi kata-kata atau gambar di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat dilihat atau dibaca oleh orang lain, yang mengungkapkan kebencian dan/atau pelecehan terhadapsuaturas dan/atau etnis tertentu.
Pemerintah menyarankan perbaikan redaksional.
c. perasaan benci atau
kebencian kepada
seseorang karena alasan perbedaan ras dan etnis yang berupa:
Rumusan alternatif Pemerintah:
1) pengungkapan kebencian atau pelecehan dengan lisan yang didengar oleh umum, tulisan,
atau gambar dan
menempatkan tulisan atau gambar tersebut di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat dilihat atau dibac('lblehoral1Q·Iairi;
c. perasaan benci atau kebencian kepada c.
seseorang karena alasan perbedaan ras dan etnis yang berupa:
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
- DIM Nomor 35-40 setuju dengan rumusan usul Pemerintah, dibawa ke Panja
- Dengan memperhatikan usulan dari Fraksi Golkaf, usul Pemerintah yang sifatnya redaksional dibahas Timus melalui Panja.
pengungkapan kebencian atau 1) pelecehan dengan lisan yang didengar oleh umum, tulisan, atau gambar dan menempatkan tulisan atau gambar tersebut di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat dilihat atau dibaca oleh orang lain;
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Cafatan:
- DIM Nomor 35-40 setuju dengan rumusan usul Pemerintah, dibawa ke
menunjukkan kebencian atau menunjukkan rasa benci kepada orang oleh karena perbedaan ras dan etnis yang dapat berupa:
Menulis kata-kata dan gambar dan/atau menempatkan suatu tulisan yang berisi kata-kata atau gambar di tempat umum atau ternpat lainnya yang dapat dilihat atau dibaca oleh orang lain, yang mengungkapkan kebencian dan/atau pelecehan terhadap suatu ras dan etnis tertentu
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
Panja
- Dengan memperhatikan usu/an dari Fraksi Go/kar, usu/ Pemerintah yang sifatnya redaksiona/ dibahas Timus me/a/ui Panja.
Catatan:
- D/M Nomor 35-40 setuju dengan rumusan usu/ Pemerintah, dibawa ke Panja
- Dengan memperhatikan usu/an dari Fraksi Go/kar, usu/ Pemerintah yang sifatnya redaksiona/ dibahas Timus me/a/ui Panja.
22. 38 b. Berpidato dan/atau Jika rumusan yang diusulkan mengungkapkan atau Pemerintah dalam DIM nomor 37 melontarkan kata-kata yang disepakati, maka ketentuan huruf bersifat kebencian dan bini tidak diperlukan lagi karena pelecehan terhadap suatu ras sudah tertampung dalam DIM atau etnis tertentu dihadapan nomor 37.
orang atau pada suatu tempat umum atau tempatlainnya.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2) Berpidato dan/atau mengungkapkan atau
2007 melontarkan kata-kata yang bersifat
kebencian dan pelecehan terhadap suatu ras atau etnis tertentu dihadapan orang atau pada suatu tempat umum atau tempat lainnya.
Disetujui PANJA21-9-2007 (10.54WIB) Catatan:
- Redaksiona/ diserahkan kepada TIMUS
23.
....
39
. . . . .
c. Mengenakan sesuatu pada dirinya berupa benda, kata-kata atau gambar di tempat umum atau tampat lainnya yang dapat dibaca oleh orang lain, yang mengungkapkan kebencian dan/atau pelecehan terhadap suatu ras dan/atau etnis tertentu.
Rumusan alternatif Pemerintah:
2) pengungkapan kebencian atau pelecehan terhadap orang, golongan, atau kelompok tertentu karena alasan perbedaan ras dan etnis dengan mengenakan sesuatu pada dirinya berupa
b~ndCi, tulisan, gambaI, yang dapat dilihat atau dibaca oleh umum.
- -
2) pengungkapan kebencian atau 3). Mengenakan sesuatu pada dirinya berupa pelecehan terhadap orang, golongan, benda, kata-kata atau gambar di tempat atau kelompok tertentu karena alasan umum atau tampat lainnya yang dapat perbedaan ras dan etnis dengan dibaca oleh orang lain, yang mengenakan sesuatu pada dirinya mengungkapkan kebencian dan/atau berupa benda, tulisan, gambar, yang pelecehan terhadap suatu ras dan/atau dapat dilihat atau dibaca oleh umum. etnis tertentu.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- Disetujui PANJA21-9-2007 (10.54WIB)
2007 .. Catatan:
- Redaksiona/ diserahkan kepada TIMUS Catatan:
- D/M Nomor 35-40 setuju dengan rumusan usu/ Pemerintah, dibawa ke .. -Panja--- --- - -
- Dengan memperhatikan usu/an dari
_ . ._---~
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
Fraksi Golkar, usul Pemerintah yang sifatnya redaksional dibahas Timus melalui Panja.
24. 40 4. Melakukan kekerasan dan
latau
Rumusan altematif Pemerintah: d. penganiayaan, pembunuhan, 4).penyerangan secara fisik seperti d. penganiayaan, pembunuhan, perampasan harta benda, penganiayaan, pembunuhan, perampasan harta benda, pemerkosaan, pelecehan seksual, perampasan harta benda, pemerkosaan, pelecehan penculikan kepada orang atau pemerkosaan, pelecehan seksual, seksual, penculikan kepada beberapa orang karena alasan penculikan kepada orang atau orang atau beberapa orang perbedaan ras dan etnis.
beberapa orang karena alasan karena alasan perbedaan ras Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6·
perbedaan ras dan/atau etnis. dan etnis. 2007
Melakukan kekerasan dan
latau
penyerangan secara fisik seperti penganiayaan, pembunuhan, perampasan harta benda, pemerkosaan, pelecehan seksual, penculikan kepada orang atau beberapa orang karena alasan perbedaan ras danlataH etnis.
Ketentuan ini perlu dibahas lebih mendalam karena kemungkinan ada beberapa perbuatan yang dapat dimasukkan dalam unsur- unsur ketentuan DIM nomor 40, selain dari penganiayaan, pembunuhan.
Catatan:
- DIM Nomor 35-40 setuju dengan rumusan usul Pemerintah, dibawa ke Panja
- Dengan memperhatikan usulan dari Fraksi Golkar, usul Pemerintah yang sifatnya redaksional dibahas Timus melalui Panja.
Disetujui PANJA 21-9-2007 (10.54 WIB) Catatan:
- Redaksional diserahkan kepada TIMUS (RAPAT 21-9-2007 DISKORS pukul11.00 WIB)
Pemerintah menyarankan perubahan judul karena substansi bab ini berisi pemberian perlindungan dan jaminan. Untuk itu, juduJ yangsesuai adalah:
25. 41
/ - - - - 1--
BABIV
UPAYA PENGHAPUSAN
--
BABIV
PEMBERIAN PERLINDUNGAN DANJAMINAN
BABIV
PEMBERIAN PERLINDUNGAN DAN JAMINAN
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6·
2007 Catatan:
Dengan memperhatikan rumusan usulan dari F-KB "Pelaksanaan penghapusan -- perlindungan"---
Alternatif1 (Usul F-PAN):
Bab IV dan Bab V dimungkinkan untuk digabung dengan judul "UPAYA PENGHAPUSAN".
Alternatif2(Usul Pemerintah):
Bab IV dan Bab V dapat digabung dengan judul "UPAYA PENGHAPUSAN DAN PERLINDUNGAN" dengan sistematika dibagi menjadiduaBagian--- - - - -
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk diPENDiNG (14.04 WIB)
Catatan:
- Dengan memperhatikan usulan dari F- PAN dan Usulan Pemerintah.
- Dengan memperhatikan pasal-pasal berikutnya yang terkait dengan Bab IV danBab V.
- Pembahasan DIM Namar 41 akan dilanjutkan setelah pembahasan DIM lain selesai.
1-
Pasal5
Penghapusan diskriminasi ras dan etnis wajib dilakukan dengan memberikan:
Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk,dibahas TIMUS (14.04 WIB)
Catatan:
memindahkan kata "memberikan" pada huruf a, b dan c di belakang frasa "dilakukan dengan".
----
a. perlindungan, kepastian, dan kesamaan hukum kepada semua warga negara untuk hidup bebas dari diskriminasi ras danetnis;- --
Disetujui PANJA 21-9-2007 (14.04 WIB) Catatan:
memindahkan kata "memberikan" pada huruf a, b dan c di belakang frasa "dilakukan
- --- ---- --1-dengan"-padaQIM Nemor-42.---- -- -- - -- ---- Catatan:
DIM Namar42-45dibahas di Panja
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Penghapusan diskriminasi ras dan etnis wajib dilakukan dengan:
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
Kankardan dengan DIM Namar 42 Pemerintah menyarankan agar
rincian digunakan huruf a, b, dst.
Rumusan alternatif Pemerintah:
a. memberikan p~rlindungcm,
kepastian, dan kesamaan hukum kepada semua warga negara untuk hidup bebas dari diskriminasi ras dan __etnis; __ __ __ _____
Rumusan alternatif Pemerintah:
Penghapusan diskriminasi ras dan etnis wajib dilakukan dengan:
Pasal5
Upaya penghapusan diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis dilakukan dengan:
1. memberikan perlindungan, kepastian dan kesamaan hukum kepada semua warga negara untuk hidup bebas dari diskriminasi ras dan/atau etnis.
42
43 27.
26.
-'- - - - -
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
28. 44 2. memberikan jaminan tidak adanya diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis yang dapat atau diperkirakan menghambat kegiatan, maupun prakarsa perorangan, kelompok orang atau lembaga yang membutuhkan perlindungan dan jaminan kesamaan pada kelompok ras dan/atau etnis tertentu untuk menggunakan haknya sebagai warga negara yang sama dihadapan hukum.
Pemerintah belum memahami makna ketentuan dalam DIM nomor 44. untuk itu mohon penjelasan dari anggota Dewan.
Di bawah ini perbaikan rumusan dari segi redaksional.
Rumusan alternatif Pemerintah:
b. memberikan jaminan tidak adanya diskriminasi ras dan etnis yang dapat atau diperkirakan menghambat kegiatan atau prakarsa perorangan, kelompok orang,
atau lembaga yang
membutuhkan perlindungan dan jaminan kesamaan pada kelompok ras dan etnis tertentu untuk menggunakan haknya sebagai warga negara yang sarna di hadapan hukum;
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 42
b. jaminan tidak adanya diskriminasi ras dan etnis yang dapat menghambat atau prakarsa perorangan, kelompok orang, atau lembaga yang membutuhkan perlindungan dan jaminan kesamaan pada kelompok ras dan etnis tertentu untuk menggunakan haknya sebagai warga negara yang sama di hadapan hukum;
Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk dibahas TIMUS (14.05 WIB)
Catatan:
memindahkan kata "memberikan" pada huruf a, b dan c di belakang frasa "diJakukan dengan" pada DIM Nomor 42.
3. memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi ras dan/atau etnis melalui penyelenggaraan pendidikan
nasionaly~og _bermuatanpluralisme dan penghargaan terhadap Hak Asasi Manusia.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- c.
2007
29. 45
- - _.
Rumusan alternatif Pemerintah:
c.
memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya penghapusan segala bentuk diskriminasi ras dan etnis- - ---_.._---_..__..- --melalui penyelenggaraan pendidikan nasional yang bermuatan pluralisme dan penghargaan terhadap hak ...__.. __asasLmanusia. _
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 42
pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya penghapusan segala bentuk diskriminasi ras dan etnis melalui penyelenggaraan pendidikan nasional yang bermuatan pluralisme danpenghargaan terhadep.hak.asasi manusia.
Disetujui PANJA 21-9-2007 (14.06 WIB) Catatan:
.._.---- memindahkan-kata-"memberikan"pada - huruf a, b dan c di befakang frasa
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
"dilakukan dengan" pada DIM Nomor 42.
- Redaksional dibahas oleh TIMUS
30. 46 BABV
PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN
Tetap. BABV
PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
Dengan memperhatikan usulan F-PDS untuk menambahkan kata 'Jaminan"
Disetujui PANJA 21-9-2007 DIPENDING
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor41.
untuk
31. 47
Pasal6
Perlindungan terhadap warga negara dari segala bentuk perlakuan diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis, diselenggarakan oleh negara dengan melibatkan partisipasi aktif seluruh warga negara.
Rumusan alternatif Pemerintah:
Perlindungan terhadap warga negara dari segala bentuk perlakuan diskriminasi ras dan etnis diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat, serta melibatkan partisipasi aktif seluruh warga negara.
Pasal6
Perlindungan terhadap warga negara dari segala bentuk perlakuan diskriminasi ras dan etnis diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat, serta melibatkan partisipasi aktif seluruh warga negara.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
Dengan memperhatikan usulan dari F-PG '1idak memisahkan peranan antara Pemerintah dan Pemerintah Daerah"
Pasal6
Perlindungan terhadap warga negara dari segala bentuk perlakuan diskriminasi ras dan etnis diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat, serta melibatkan partisipasi aktif seluruh warga negara.
Disetujui PANJA 21-9-2007 (14.40 WIB)
Pasal7
--- - - -- - -- ---- - - ---_...- ___ _Bymusanal1ematitflemerintaL __ _ Untuk penyelenggaraan
Dalam rangka penyelenggaraan perlindungan terhadap warga Untuk penyelenggaraan perlindungan Untuk penyelenggaraan perlindungan perlindungan terhadap warga negara dari negara sebagaimana dimaksud terhadap warga negara sebagaimana terhadap warga negara sebagaimana segala bentuk perlakuan diskriminasi dalam Pasal 6, pemerintah dan dimaksud dalam Pasal 6, pemerintah dan dimaksud dalam Pasal 6, pemerintah dan berdasarkan.raa.danateu.emls.cneqara. _pemerintahdaerahwajib:____ -- -- pemerintahdaerah wajib: - pemerintahdasrah-wajib;--- - -
berkewajiban Disetuiui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- Disetujui PANJA 21-9-2007(14.41WIB)
48 ·-1- 32.
L.:
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
2007 Catatan:
Dengan memperhatikan usulan fraksi-fraksi dan rumusan usulan Pemerintah, DIM Nomor48 sampai 54 dibahas di Panja
Disetujui PANJA 21-9-2007(14.45WIB) 33. 49 1. memberikan perlindungan yang
efektif bagi setiap warga negara yang mengalami tindakan diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis dan menjamin terlaksananya secara efektif upaya penegakan hukum terhadap setiap tindakan diskriminasi yang terjadi, melalui lembaga peradilan nasional dan melalui lembaga-Iembaga lainnya;
Pemerintah menyarankan agar rincian digunakan huruf a, b, dst.
Rumusan alternatif Pemerintah:
a. memberikan perlindungan yang efektif bagi setiap warga negara yang mengalami tindakan diskriminasi ras dan etnis dan menjamin terlaksananya secara efektif upaya penegakan hukum terhadap setiap tindakan diskriminasi yang terjadi, melalui lembaga peradilan yang dilakukan berdasarkan peraturan perundang- undangan;
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6-
a.
2007 Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 48
memberikan perlindungan yang efektif kepada setiap warga negara yang mengalami tindakan diskriminasi ras dan etnis dan menjamin terlaksananya secara efektif upaya penegakan hukum terhadap setiap tindakan diskriminasi yang terjadi, melalui proses peradilan yang dilakukan berdasarkan peraturan perundang- undangan;
34.
-
50 2. menjamin setiap warga negara untuk Rumusan alternatif Pemerintah: Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- b. menjamin setiap warga negara untuk
memperoleh pertolongan, b. menjamin setiap warga 2007 memperoleh pertolongan, penyelesaian,
--1--- -+ ~~!"I~~I~~ClIC1IlLP_~llggClnli~m_y~l'Ig-ClcJiL _ _ n~garn-!JntlJ1<-cmeJnpe(QlelL--- __ __dan.penggantian--yang-adiLatassegala- ----
atas segala kerugian dan penderitaan pertolongan, penyelesaian, Catatan: kerugian dan penderitaan akibat akibat diskriminasi berdasarkan ras dan penggantian yang adil Konkordan dengan DIM Nomor 48 diskriminasi ras dan etnis;
dan/atau etnis; atas segala kerugian dan
penderitaan akibat Disetujui PANJA 21-9-2007(14.48WIB)
--- _II diskriminasLras danetnis; - ---
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
Rumusan altematif Pemerintah:
Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk dibahas TIMUS (14.58WIB)
35. 51 3. membela atau mendukung dan mendorong setiap tindakan c.
penghapusan diskriminasi ras dan/atau etnis yang dilakukan oleh siapapun baik perorangan, kelompok orang atau organisasi dan menjamin bahwa aparatur negara dan lembaga- lembaga pemerintahan bertindak sesuai dengan tanggungjawab ini;
membela atau mendukung dan mendorong setiap tindakan penghapusan diskriminasi ras dan etnis yang dilakukan oleh siapa pun baik perseorangan, kelompok orang, atau organisasi, dan menjamin bahwa aparatur negara dan lembaga-Iembaga
pemerintahan bertindak sesuai dengan tanggung jawab ini;
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6-
c.
2007 Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 48
membela atau mendukung dan mendorong setiap tindakan penghapusan diskriminasi ras dan etnis yang dilakukan oleh siapa pun baik perseorangan, kelompok orang, atau organisasi, dan menjamin bahwa aparatur negara dan lembaga-Iembaga pemerintahan bertindak sesuai dengan tanggung jawab ini;
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- d.
2007 36. 52 4. melakukan tindakan-tindakan yang
efektif guna memperbaharui, mencabut atau membatalkan undang-undang atau peraturan yang bersifat diskriminatif berdasarkan ras dan/atau etnis.
Rumusan alternatif Pemerintah:
b. melakukan tindakan yang efektif guna memperbaharui, mengubah, mencabut, atau membatalkan peraturan perundang-undangan yang mengandung diskriminasi ras dan etnis;
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 48
melakukan tindakan yang efektif guna memperbaharui, mengubah, mencabut, atau membatalkan peraturan perundang- undangan yang mengandung diskriminasi ras dan etnis;
Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk dibahas TIMUS (14.58WIB)
-
37. 53 Pasal 8 Jika usulan Pemerintah padaDIM Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- nomor 48 disepakati, maka 2007
l1L
Peny~I~Dg9?rClClD ...J?E3llghClPlJ~ClIl__ _~~lE!Q!u_()rl_p_()~ClI __~__pa_d~_QI~LCCltgtal]:_ - --- --- - diskriminasi berdasarkan ras nomor 53 ini disarankan untuk Konkordan dengan DIM Nomor 48 dan/atau etnis dilaksanakan oleh dihapus karena telah tertampungnegara secara nasional melalui dalam Pasal 7.
perangkat kelembagaan nasional _}'angdilakJtkan glehMenteri. _
Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk dihapus.
.
--. . -
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
38. 54 (2) Dalam melaksanakan ketentuan Idem.
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Menteri dapat menugaskannya kepada Pemerintah Daerah atau lembaga lainnya.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- Disetujui PANJA 21-9-2007 untukdihapus.
2007 Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 48 BABVI
PEMANTAUAN DAN PENILAIAN Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
39. 55 BABVI
PEMANTAUAN DAN PENILAIAN
Pemerintah menyarankan perubahan judul:
BABVI PEMANTAUAN DAN
PENGAWASAN
Makna pemantauan dan pengawasan, termasuk di
dalamnya mengandung
pengertian penilaian (evaluasi) sehingga tidak perlu ditonjolkan dalam judul bab.
Catatan:
Dengan memperhatikan Pemerintah, mengganti judul
"Pemantauan dan Pengawasan".
usulan menjadi
BABVI PENGAWASAN
Disetujui PANJA 21-9-2007(15.22WIB)
Pasal 8
(1) Pengawasan terhadap segala bentuk penghapusan diskriminasi ras dan etnis dilakukan oleh Kemisi Nasional Hak Azasi Manusia.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Jika usulan Pemerintah pada DIM nomor 55 disepakati, maka rumusan Pasal 9 diubah dan Pemerintah mengusulkan agar tugas dan fungsi Komnas HAM dalam RUU ini disesuaikan dengan Pasal 89 UU Nemor 39/1999.
Catatan:
- Dengan memperhatikan fraksi-fraksi dan rumusan usulan Pemerintah, DIM Nomor56 sampai 63 dibahas di Panja.
- Dengan memperhatikan usulan dari FPG, Disetujui PANJA 21-9-2007 dibahas TIMUS
____________1 --- - --- - - - - ---- -
hal-haL__
yfJ,ng_meJ1Yf)ngkuLkelembags_ao__l15A2_WlBJ__ --- ---Rumusan alternatif Pemerintah didrop" Catatan:
setelah disesuaikan dengan - Dengan memperhatikan usulan
Pasal89 UU Nomor 39/1999. Pemerintah, unsur pengawasan
(1) Selain tugas dan wewenang dimasukkan pada ayat berikutnya.
_________ .lKomnas. HAM __ ----sebagaimana ~----f2enomoranf2asalmenyesuaikan-- --- dimaskud dalam Undang-Undang
Pasal 9
Pemantauan dan penilaian terhadap segala bentuk penghapusan diskriminasi ras dan/atau etnis dilakukan oleh Komisi Nasional Hak Azasi Manusia.
(1 )
--1- ----
56 40.
- - - - - - -
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
Nomor 39 tentang Hak Asasi Manusia, Komnas HAM juga mempunyai tugas dan wewenang melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap segala bentuk diskriminasi ras dan etnis yang ditentukan dalam Undang- Undang ini.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- (2) Pengawasan sebagaimana dimaksud
2007 pada ayat(1)meJiputi:
41. 57
(2) Tugas dan wewenang pemantauan dan penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat(1) antara lain meliputi :
Rumusan alternatif Pemerintah setelah disesuaikan dengan DIM
nomor 55 dan 56 dan
menyarankan agar kata "antara lain" dihapus demi kepastian hukum:
(2) Komnas HAM sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
mempunyai tugas dan
wewenang:
Catatan:
konkordan dengan DIM Nomor 56
Disetujui PANJA 21-9-2007(15.42WIB)
b. .Iuqas pencarian Jaktadan.-ldem.-DisetujuiRANSlJS,-dibahasPANJA-21-6-- D. .- menGari faktadan-melakukanpenilaian _.
penilaian kepada b. mencari fakta dan melakukan 2007 kepada orang perseorangan, kelompok
melakukan pemantauan dan penilaian atas kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah yang dinilai berpontensi menimbulkan diskriminasi ras dan etnis;
Disetujui PANJA 21-9-2007 Jika usulan Pemerintah pada DIM Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21- a.
nomor 57 disepakati, maka 6-2007 Pemerintah mengusulkan
rumusan alternatif sbb: Catatan:
a. melakukan pemantauan dan konkordan dengan DIM Nomor 56
pengawasan atas
.kebijakclDpemerintahdaI1._._
pemerintah daerah yang dinilai berpontensi menimbulkan diskriminnasi ras dan etnis;
a. Pemantauan dan penilaian kebijakan pemerintah pusat dan daerah, yang dinilai berpontensi menimbulkan diskriminnasi berdasarkan rasdan/ataLJ~tnis; ..
43._ .. 59--- -_..- 42. 58
-
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
Disetujui PANJA 21-9-2007 Disetujui PANJA 21-9-2007
44. 60
perorangan, kelompok masyarakat dan/atau lembaga publik atau swasta yang diduga melakukan tindakan yang menimbulkan diskriminasi berdasarkan ras dan/atauetnis;
c. Pemberian rekomendasi kepada Pemerintah atas hasil pemantauan dan penilaian terhadap tindakan yang diduga menimbulkan atau berakibat diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis;
penilaian kepada orang perseorangan, kelompok masyarakat, atau lembaga publik atau swasta yang diduga melakukan tindakan diskriminasi ras dan etnis;
Idem.
c. memberikan rekomendasi kepada pemerintah dan pemerintah daerah atas hasil
pemantauan dan
pengawasan terhadap tindakan yang mengandung diskriminasi ras dan etnis;
Catatan:
konkordan dengan DIM Nomor 56
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6-
c.
2007 Catatan:
konkordan dengan DIM Nomor 56
masyarakat, atau lembaga publik atau swasta yang diduga melakukan tindakan diskriminasi ras dan etnis;
memberikan rekomendasi kepada pemerintah dan pemerintah daerah atas hasil pemantauan dan penilaian terhadap tindakan yang mengandung diskriminasi ras dan etnis;
terhadap dalam
Catatan:
konkordan dengan DIM Nomor 56
45. 61 d. Pengawasan
pemerintah penyelenggaraan
perlindungan terhadap segala bentuk penghapusan diskriminasi ras dan/atau etnis;
Idem.
d. melakukan pengawasan terhadap pemerintah dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan
perlindungan terhadap segala bentuk penghapusan diskriminasi ras dan etnis;
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- d. melakukan pemantauan dan penilaian
2007 terhadap pemerintah, pemerintah daerah
dan masyarakat dalam penyelenggaraan penghapusan diskriminasi ras dan etnis;
Disetujui PANJA 21-9-2007 dibahas TIMUS
---~-~--_._---~ ~ ---~---_. ~-~---~~-- ---_._~~- _._~-~--_. ._ - - _.~
Disetujui PANJA 21-9-2007 dibahas TIMUS
~~ ~
46. 62
~-
e. P~ngC3juan ~..us.uICin~..k~PCid~ Idem. ~..[)jsetujuiPANSUS, dibahasPANJA21-6-~ e.
DPR-RI untuk melakukan e. memberikan rekomendasi 2007 tindakan-tindakan kepada kepada Dewan Perwakilan
pemerintah yang tidak Rakyat untuk melakukan Catatan:
mengindahkan hasil temuan pengawasan kepada konkordan dengan DIM Nomor 56
~_KQmisL_ _~_~ _~_~ _.Nasionsl. __pemerintahyang_tidak 1-- ---~- --~ --~.~
sebagaimana ditentukan mengindahkan hasil temuan
m~mbeJikan rekomendasLkepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk melakukan pengawasan kepada pemerintah yang tidak mengindahkan hasil temuan Komnas HAM.
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
dalam peraturan yang berlaku.
Komnas HAM.
47. 63 (3) Pelaksanaan ketentuan Rumusan alternatif Pemerintah:
sebagaimana dimaksud pada ayat (3) Ketentuan lebih lanjut (2) diatur lebih lanjut dengan mengenai tata cara Keputusan Ketua Komisi Nasional melakukan pemantauan dan
Hak Azasi Manusia. pengawasan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Disetujui PANSUS, dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
konkordan dengan DIM Nomor 56
(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara melakukan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Disetujui PANJA 21-9-2007
(RAPAT 21-9-2007 DISKORS Puku116.15 WIB)
48. 65 Bagian Pertama
Hak Warga Negara
Pemerintah menyarankan agar dalam bab ini tidak dibagi dalam bagian karena substansi yang diatur tidak banyak (hanya satu pasal). Untuk itu, judul dan bagian ini dihapus.
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
- Pemerintah mengusulkan sub judul dihapus, menjadi judul bab.
- Dengan memperhatikan usul F-PG, sub judul dikecilkan menjadi dua bagian.
Bagian Pertama
Hak dan Kewajiban Warga Negara Catatan:
Dibagi menjadi dua bagian. Bagian Pertama (Hak dan Kewajiban Warga Negara), berisi Pasal10 dan Pasal11.Bagian Kedua (Peran Warga Negara), bedsi Pasal12 dan Pasal13.
Disetujui PANJA 21-9-2007
49. 66
Setiap warga diperlakukan mendapatkan ekonomi dan membedakan berdasarkan yang berlaku.
Pasal10
negara berhak untuk secara sarna untuk hak-hak sipil, politik, sosial budaya tanpa ras dan/atau etnis peraturan perundangan
Rumusan altematif Pemerintah dengan rumusan yang aktif:
Setiap warga negara berhak memperoleh perlakuan yang sarna untuk mendapatkan hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak sosial, dan hak budaya.
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
- Dengan memperhatikan usulan dari F- PDIP dan F-PAN setuju dengan usulan Pemerintah, dan menambahkan kalimat
"berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku"
- DIM Nomor 66 sampai 78 dibahas Panja.
Pasal9
Setiap warga negara berhak memperoleh perlakuan sarna untuk mendapatkan hak-hak sipil, politik, ekonomi dan sosial budaya tanpa membedakan ras dan etnis berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
Disetujui PANJA 21-9-2007 Catatan:
- Redaksional dibahas TIMUS - Penomoran Pasalmenyesuaikan
- ---
- -- - - - -- - - - - - - - - - -- - - - - - - - - - - - -
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
50. 67 Bagian Kedua Kewajiban Warga Negara
Saran Pemerintah Iihat DIM Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk didrop.
nomor65. 2007
Catatan:
- Pemerintah mengusulkan sub judul dihapus, menjadijudul bab.
- Dengan memperhatikan usul F-PG, sub judul dikecilkan menjadi dua bagian.
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- Pasal 10
2007 Setiap warga negara wajib:
51.
52.
53.
68
69
70
Pasal 11
Setiap warga negara berkewajiban :
1. membantu mencegah dan
menanggulangi setiap tindakan diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis.
2. memberikan informasi yang benar dan bertanggungjawab kepada yang berwenang apabila mengetahui adanya usaha atau tindakan yang bersifat diskriminatif berdasarkan ras dah/ataUethis.
Rumusan alternatif Pemerintah:
Setiap warga negara wajib:
Setiap rincian dalam pasal atau ayat, sebaiknya diawali dengan menggunakan huruf a, b, dst.
Rumusan alternatif Pemerintah:
a. membantu mencegah, dan menanggulangi terjadinya diskriminasi ras dan etnis;
Idem.
b. memberikan informasi yang benar dan bertanggung jawab kepada pihak yang berwenang jika mengetahui terjadinya diskriminasi ras dsnemls.
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 66
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
Dengan memperhatikan usulan dari F- PDIP, F-PD, F-PAN, DIM Nomor 69 untuk dihapus.
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 66
Disetujui PANJA 21-9-2007(19.48WIB) Catatan:
Penomoran Pasal menyesuaikan
Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk diPENDING
Catatan:
Dengan memperhatikan kata "membantu mencegah"
Disetujui PANJA 21-9-2007 untuk diPENDING
Catatan:
Dengan memperhatikan DIM Nomor 69 karena ada keterkaitan.
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
54. 71 Bagian Ketiga Peran Warga Negara
Saran Pemerintah lihat DIM Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6-
nomor65dan67. 2007
BagianKedua Peran Warga Negara
Catatan: Disetujui PANJA 21-9-2007
- Pemerintah mengusulkan sub judul dihapus, menjadi judul bab.
- Dengan memperhatikan usul F-PG, sub judul dikecilkan menjadi dua bagian.
55. 72 Pasal12
(1) Setiap orang, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan dan organisasi non pemerintah, berhak berperan serta dalam usaha-usaha penyelenggaraan perlindungan dan pencegahan terhadap segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan/atauetnis;
Rumusan alternatif Pemerintah:
(1) Setiap warga negara berhak berperan serta dalam usaha- usaha penyelenggaraan
perlindungan dan
pencegahan terhadap segala bentuk diskriminasi ras dan etnis.
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 66
Pasal 11
(1)Setiap warga negara berperan serta dalam usaha-usaha penyelenggaraan perlindungan dan pencegahan terhadap diskriminasi ras dan etnis.
Disetujui PANJA untuk dipending 21-9- 2007
Catatan:
- memperhatikan kata "berhak" yang belum ada titik temu
- usulan pemerintah DIM ini dipindah ke pasal tentang hak
- Penomaran Pasal menyesuaikan
56. 73 Pemerintah mempertanyakan Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6-
(2) Setiap orang, organisasi politik, mengenai substansi ayat (2) ini, 2007 organisasi kemasyarakatan dan apakah ketentuan ini sudah Catatan:
organisasi non pemerintah tertampung dalam ayat (1) dan Kankordan dengan DIM Nomar 66 mempunyai kesempatan yang sama juga Pasal 13, atau ketentuan ini
untuk berperen dalam mernpunyal makhCllaih?
_meoyeleoggarakansegala_upaya Jika _sama,maka.ketenfuan.Jnl.
terarah dan bertanggungjawab dan dimasukkan dalam Penjelasan
(RAPAT 21-9-2007 DISKORS 22.30 WIB) Disetujui PANJA 22-9-2007
Catatan:
DIM Namar 73 dimasukkan di da/am penjelasan
- 1----
- - - - - - - - - - - - - - -- - - - - - - -
- - - - - - -- - - - - -
- - - - - - - - -
- - - -- - - - - - - - - - -
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
yang bertujuan menghilangkan pasal saja.
hambatan-hambatan dalam interaksi dan komunikasi antar ras dan/atau etnis.
57. 74
Pasal13
Pelaksanaan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan penghapusan dan perlindungan terhadap segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis dilakukan dengan cara :
Rumusan alternatif Pemerintah (disesuaikan dengan judul bab):
Pelaksanaan peran serta warga negara dalam penyelenggaraan perlindungan dan pencegahan terhadap segala bentuk diskriminasi ras dan etnis dilakukan dengan cara:
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 66
Pasal 12
Pelaksanaan peran serta warga negara dalam penyelenggaraan perlindungan dan pencegahan terhadap segala bentuk diskriminasi ras dan etnis dilakukan dengan cara:
Disetujui PANJA 22-9-2007
Disetujui PANJA 22-9-2007
58. 75
1. meningkatkan keutuhan, kemandirian dan pemberdayaan anggota masyarakat;
Setiap rincian dalam Pasal atau ayat, sebaiknya diawali dengan menggunakan huruf a, b, dst.
Rumusan alternatif Pemerintah:
a. meningkatkan keutuhan, kemandirian, dan pemberdayaan anggota masyarakat;
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA
21-6- a.
2007 Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 66
meningkatkan keutuhan, kemandirian, dan pemberdayaan anggota masyarakat;
59.
76
2. menumbuh-kembangkan
kemampuan dan kepeloporan masyarakat;
Idem.
b. menumbuhkan dan
mengembangkan
kemampuan dan
kepeloporan masyarakat;
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- 2007
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 66
b. menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan serta kepeloporan masyarakat;
Disetujui PANJA 22-9-2007 (09.37 WIB)
60. 77
3. menl.JlliblJhkcln sikap tanggap anggota masyarakat untuk melakukan penqawasen sosial;
Idem.
c.
menl.Jmbl.Jhkan
sfkapfanggap
anggotamasyarakat untuk melakukan penqawasan
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6-
·2007 Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 66
c. menumbuhkan sikap tanggap .. anggota .·masyarakat ·untuk _ .... melakLJkan
pengawasan sosial;
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
sosial; Disetujui PANJA 22-9-2007
Disetujui PANSUS,dibahas PANJA 21-6- d. memberikan saran, pendapat, dan
2007 menyampaikan informasi yang benar dan
bertanggung jawab.
61.
62.
78
79
4. memberikan saran pendapat serta menyampaikan informasi yang benar dan bertanggungjawab.
BAB VIII GANTI KERUGIAN
Idem.
d. memberikan saran pendapat dan menyampaikan informasi yang benar dan bertanggung jawab.
Mengenai Bab VIII dan substansinya, Pemerintah mempertanyakan apakah ganti kerugian ini perlu diatur dalam RUU ini? Perlu diketahui bersama bahwa ketentuan ini telah diatur dalam peraturan perundang- undangan (Iihat Pasal 1365 KUHPerdata)?
Apakah setiap orang dapat mengajukan gugatan perwakilan?
Mengenai hal ini perlu dibahas secara lebih mendalam.
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 66
Disetujui Pansus, dibahas PANJA 28-6- 2007
Catatan:
- Dengan memperhatikan usulan F-PDS
"gugatan perwakilan tidak harus diwakili dari rasletnis yang sama" dan usulan sub judul "Ganti Rugt'.
- Dengan memperhatikan catatan Pemerintah mengenai kekhususan ganti rugi dan legal standing dalam gugatan perwakilan
- Dengan memperhatikan usulan Pemerintah dan fraksi-fraksi, DIM Nomor 79s.d85dibahas PANJA
Disetujui PANJA 22-9-2007 BAB VIII GANTIRUGI Disetujui PANJA 22-9-2007
Disetujui Pansus, dibahas PANJA 28-6- 2007
63. 80 Pasal14 Idem.
Setiap orang berhak mengajukan gugatan perwakilan ke pengadilan atas tindakan diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis yang merugikannya orang lain.
-
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor79
Pasal 13
Setiap orang berhak mengajukan gugatan ganti rugi ke pengadilan atas tindakan diskriminasi ras dan etnis yang merugikan dirinya
Disetujui PANJA 22-9-2007 ---Catalan: ----
Penomoran Rasal menyesuaikan-
ARSIP
DAN
MUSEUM
DPR
RI
64. 81 Pasal15
(1) Organisasi Non Pemerintah Anti Diskriminasi Ras dan IAtau etnis berhak mengajukan gugatan untuk melindungi masyarakat dari segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras dan/atau etnis.
Idem. Disetujui Pansus, dibahas PANJA 28-6-
2007 Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 79
Pasal 14
Setiap orang secara sendiri-sendiri atau secara kolektif berhak mengajukan gugatan ganti rugi ke pengadilan atas tindakan diskriminasi ras dan etnis yang merugikan dirinya
Disetujui PANJA 22-9-2007 untuk dibahas TIMUS
Catatan:
- "mengajukan gugatan secara kolektif' dimasukkan didalam penjelasan.
- Rumusan penjelasan: yang dimaksud dengan mengajukan gugatan secara kolektif adalah gugatan perwakilan.
- Penomoran Pasal menyesuaikan 65.
66.
82
83
(1) Organisasi Non Pemerintah Anti Idem.
Diskriminasi Ras danl atau etnis berhak mengajukan gugatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) apabila memenuhi persyaratan:
a. berbentuk badan hukum; Idem.
Disetujui Pansus, dibahas PANJA 28-6- Disetujui PANJA 22-9-2007 untuk dihapus 2007
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 79
Disetujui Pansus, dibahas PANJA 28-6- Disetujui PANJA 22-9-2007 untuk dihapus 2007
Catatan:
Konkordan dengan DIM Nomor 79