SURAT TUGAS
5115/D.01/LPPM-UBSI/I/2022 Tentang
OJK Webinar 6 Januari 2022 Otoritas Jasa Keuangan
TEMA :
Strategi Penyiapan Digital Talent Guna Mendukung Transformasi Digital di Industri Jasa Keuangan
Menimbang : 1. Bahwa perlu di adakan pelaksanaan Seminar dalam rangka Seminar.
2. Untuk keperluan tersebut, pada butir 1 (satu) di atas, maka perlu dibentuk Peserta Seminar.
MEMUTUSKAN
Pertama : Menugaskan kepada saudara yang tercantum sebagai Peserta Dian Indah Sari SE.AK.MM
Kedua : Mempunyai tugas sbb:
Melaksanakan Tugas yang diberikan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapata kekeliruan akan diubah dan diperbaiki sebagaimana mestinya.
Jakarta,3 Januari 2022
LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Ketua
Taufik Baidawi, M.Kom
Tembusan
- Rektor Universitas Bina Sarana Informatika - Arsip
- Ybs
STRATEGI PENYIAPAN DIGITAL TALENT GUNA MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL DI INDUSTRI JASA KEUANGAN
Disusun Oleh :
DIAN INDAH SARI, SE, MM 0426127704
FAKULTAS TEKNIK DAN INFORMATIKA SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
2021
1
======================================================================
LAPORAN HASIL KEGIATAN
STRATEGI PENYIAPAN DIGITAL TALENT GUNA MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL DI INDUSTRI JASA KEUANGAN
=======================================
======================BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Kegiatan
Revolusi industri 4.0 dan transformasi digital telah membuat perusahaan membutuhkan digital talent agar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Sayangnya, banyak negara yang masih mengalami kesenjangan antara kebutuhan dan keberadaan digital talent ini, termasuk Indonesia.
Namun, sebelum membahasnya lebih jauh simak penjelasan mengenai apa itu digital talent dan upaya apa yang sudah dilakukan untuk mengatasi kesenjangan tersebut melalui ulasan berikut. Digital talent adalah karyawan berbakat yang mampu beradaptasi dengan teknologi digital dan memahami tentang keberadaan industri 4.0.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang peluang dan tantangan yang dihadapi oleh SDM dalam menghadapi transformasi digital.
1.2. Maksud dan Tujuan Kegiatan
Maksud dan Tujuan Kegiatan dari kegiatan ini antara lain:
1. Menambah wawasan dosen agar mempunyai skill dan pengetahuan tentang digital talent.
2. Agar dosen dapat terpacu untuk meningkatkan skill dan pengetahuan tentang digital talent guna menghadapi persaingan dan tantangan di era transformasi digital.
3. Menambah referensi bagi dosen tentang jenis digital talent.
2
BAB II
LAPORAN KEGIATAN
2.1. Bentuk Kegiatan
Bentuk kegiatan berupa workshop atau seminar secara online dengan menggunakan zoom meeting. Dosen dapat mengikuti kegiatan seminar online melalui link zoom yang dibagikan di email masing-masing.
2.2. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan seminar / workshop dilaksanakan pada : Tanggal : Kamis, 6 Januari 2022
Waktu : 9.00 s/d 11.00 WIB
Tempat : Universitas Bina Sarana Informatika
Topik : Strategi Penyiapan Digital Talent Guna Mendukung Transformasi Digital di Industri Jasa Keuangan
Join Zoom Meeting :
https://zoom.us/w/96337281266?tk=gNwMM_M93u1RSZqYet7aptH7pXHWwdQRH- nAsRjSCRY.DQMAAAAWbiZA8hYzeVFJWjQtdVI2eWVVY0xmUkpVSmRRAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA&pwd=b1dQOEJrS2RKNjF1eTZEK3U1SUZoUT 09&uuid=WN_tXxfjqdCQbKXuaXrfY5YBA
Webinar ID : 963 3728 1266 Passcode : OJK122
3 2.3. Hasil Kegiatan
Hasil dari kegiatan ini berupa : A. Pengetahuan tentang Digital Talent
Talenta digital merupakan faktor penting selain infrastruktur yang tidak dapat dipisahkan dalam transformasi digital. Pemerintah membuka sejumlah program untuk menyiapkan talenta digital tersebut.
Pemerintah punya banyak program untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menjadi talenta digital. Dari Kementerian Kominfo ada program Digital Talent Scholarship (DTS) yang merupakan program beasiswa pelatihan intensif dengan berbagai tema (seperti big data, artificial intelligence, coding) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing SDM bidang TIK menurut Staff Khusus Bidang Kebijakan Digital dan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo, Dedi Permadi, saat siaran langsung acara Siberkreasi Hangout Online dengan tema From Offline to Online di kanal Youtube Siberkreasi.
Selain DTS, Kemendikbud saat ini juga memiliki program pembelajaran daring.
Serta program yang baru diluncurkan oleh Kemenko Perekonomian, yaitu kartu prakerja sebagai bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat untuk memiliki atau meningkatkan keterampilan.
Tidak ada definisi baku dari talenta digital, tapi dapat ditarik kesimpulan bahwa talenta digital merupakan perkawinan antara hardskills dan softskills. Hardskills dalam konteks digital sendiri merupakan kemampuan teknis yang meliputi big data, artificial intelligence, coding dan lainnya. Sedangkan softskills ialah kemampuan 4C, yaitu Complex problem solving, Critical thinking, Creativity, dan Capability to lead.
Oleh sebab itu pemerintah terus berupaya mengadakan pelatihan-pelatihan demi membentuk talenta-talenta digital yang akan memiliki sertfikasi keahlian digital nantinya.
4
Sertifikasi keahlian digital saat ini tidak kalah penting dibanding ijazah. Dirinya mencontohkan beberapa perusahaan global seperti IDM, Google, dan Cisco telah menggunakan persyaratan non ijazah untuk mendaftar kerja.
Ada beberapa lulusan DTS sudah diterima di perusahaan-perusahaan global, bahkan di Google sudah 15% pegawainya tidak memiliki ijazah perkuliahan tapi memiliki sertifikasi keahlian digital. Oleh sebab itu harus jadi pemahaman baru di bidang pendidikan, kita harus melompat cara berpikirnya, karena saat ini kita menghadapi era baru,
Pada era digital tentu akan ada banyak bidang ilmu yang muncul dan memiliki peluang baru. Sampai tahun 2030 Indonesia akan membutuhkan 9 juta talenta digital, yang berarti dibutuhkan sekitar 600 ribu setiap tahunnya.
Sebuah penelitian IMF juga menyebutkan akan ada 2 juta posisi pekerjaan yang harus tergantikan dengan posisi bidang digital dan ada 9,5 juta pekerjaan yang terdampak oleh kecerdasan buatan. Data tersebut maksudnya ada peluang-peluang ilmu baru yang tersedia, tapi belum banyak diketahui masyarakat. Demand-nya banyak namun supply-nya kurang,
Diharpkan agar generasi-generasi penerus bangsa agar memahami peluang besar yang ada di era digital ini, supaya startup-startup Indonesia tidak perlu lagi mencari talenta digital ke luar negeri. Tidak dapat dipungkiri masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan untuk melakukan physical distancing memaksa masyarakat untuk dapat bertransformasi digital (from offline to online) secara cepat.
Pemerintah sedang mengupayakan layanan terbaik bagi masyarakat untuk mengakomodir adanya kelas-kelas online. Pemerintah juga telah berbicara dengan perusahaan-perusahaan telko di Indonesia untuk memberikan subsidi dan menawarkan paket-paket khusus selama masa pandemi Covid-19.
Para pemimpin bisnis di Indonesia memandang kemajuan dan kemampuan transformasi digital dalam organisasi mereka menjadi salah satu yang terbaik di dunia.
5
Namun, optimisme tersebut masih menyisakan tantangan terkait kualitas sumber daya manusia (SDM) pendukung teknologi transformasi digital. Kondisi tersebut terungkap dalam penelitian bertajuk “Disruptive Decision Making” yang diprakarsai oleh Telstra, anak perusahaan induk dari Telkomtelstra.
Penelitian ini mensurvei 3.810 pengambil keputusan senior dari 12 industri di 14 pasar di seluruh dunia, termasuk 350 di antaranya dari Indonesia, mengenai kekuatan dan kelemahan di sekitar inisiatif dan pengambilan keputusan transformasi digital.
Hasil penelitian tersebut mengungkapkan tingkat kepercayaan tinggi dari pemimpin bisnis di Indonesia percaya dalam kemajuan transformasi digital yang telah dicapai, dengan responden survei menempatkan Indonesia di urutan ketiga secara global.
Lebih dari seperempat (26 persen) dari pemimpin bisnis di Indonesia menggambarkan perusahaan mereka 'sangat matang' secara digital, dibandingkan dengan rata-rata 21 persen secara global. Sekitar 27 persen pemimpin bisnis di Indonesia juga mengemukakan organisasi mereka telah membuat keputusan transformasi digital 'sangat baik', di atas rata-rata global (23 persen).
President Director Telkomtelstra Erik Meijer mengatakan ada peluang dan tantangan dalam optimisme menyikapi transformasi digital di Indonesia. Ketika pesatnya perkembangan digital berakselerasi pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, cara perusahaan Indonesia bertindak menjadi sangat penting bagi masa depan mereka.
Transformasi digital merupakan suatu keharusan. Karena itu, diskusi telah bergeser dari 'mengapa' digitalisasi itu penting, ke 'bagaimana' itu bisa dilaksanakan dengan sukses.
Tingginya optimisme para pemimpin bisnis di Indonesia ini akan membantu mendorong investasi dan keterlibatan perusahaan untuk program-program penting transformasi digital. Namun, kepercayaan ini harus diimbangi dengan realitas ekosistem digital Indonesia.
6
Sebagai contoh, Telstra dan The Economist Intelligence Unit (EIU) dalam Indeks Transformasi Digital Asia tahun lalu menempatkan Indonesia di peringkat 11 dari 11 pasar untuk kemampuan dan ekosistem bisnis digital. Untuk memastikan daya saing regional dan domestik, perusahaan di Indonesia harus mewaspadai ekspektasi kemajuan yang melampaui kenyataan dan mengabaikan kompleksitas proyek transformasi.
7
BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Kesimpulan dari kegiatan ini antara lain :
A. Talenta digital merupakan faktor penting selain infrastruktur yang tidak dapat dipisahkan dalam transformasi digital. Pemerintah membuka sejumlah program untuk menyiapkan talenta digital tersebut.
B. Pemerintah punya banyak program untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menjadi talenta digital. Dari Kementerian Kominfo ada program Digital Talent Scholarship (DTS) yang merupakan program beasiswa pelatihan intensif dengan berbagai tema (seperti big data, artificial intelligence, coding) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing SDM bidang TIK.
3.2. Saran
Saran yang diberikan dari kegiatan ini antara lain:
1. Bagi pihak Universitas
Disarankan agar pihak Universitas agar menyiapkan SDM memiliki digital telent guna menghadapi transformasi digital.
2. Bagi Dosen dan Mahasiswa
Disarankan agar mahasiswa mempelajari skill dan pengetahuan tetntang digital talent agar dapat bersaing dan menghadapi tantangan pada era transformasi dital.