• Tidak ada hasil yang ditemukan

SURAT KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS IMELDA MEDAN (UIM) NO.: 142/SK/UIM/I/2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SURAT KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS IMELDA MEDAN (UIM) NO.: 142/SK/UIM/I/2020"

Copied!
82
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

UNIVERSITAS IMELDA MEDAN (UIM)

Jln. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur Kode Pos . 20239

Telepon (061) 6610072 – 6631380 – 6630196 Fax. (061) 6618457 http:// uimedan.ac.id

SURAT KEPUTUSAN

REKTOR UNIVERSITAS IMELDA MEDAN (UIM) NO.: 142/SK/UIM/I/2020

TENTANG:

BUKU PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI BARU UNIVERSITAS IMELDA MEDAN (UIM)

REKTOR UNIVERSITAS IMELDA MEDAN (UIM)

Menimbang : 1. Bahwa Pembukaan program studi merupakan penambahan program studi baru pada perguruan tinggi yang telah memiliki pendirian izin pendirian perguruan tinggi, yang mana dimuat pada renstra pembukaan program studi dengan renstra perguruan tinggi, serta proposal pembukaan program studi.

2. Bahwa untuk melakaksanakan ketentuan Pasal 24 ayat (4) Peraturan menteri Pendidikan dan kerbudayaan Nomor 7 tahun 2020 tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan tinggi Negeri, dan pendirian, perubahan, pencabutan dan Perguruan Tinggi swasta, perlu menetapkan Surat Keputusan Rektor Universitas Imelda Medan (UIM) tentang Buku Pedoman Penyelenggaraan Program Studi di UIM

Mengingat : 1. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan 2. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi;

4. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan 5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen

6. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Undang Undang No 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan 7. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

8. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

9. Peraturan Menteri Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 06 Tahun 2019 Tentang Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Miskin Berprestasi

10. Peraturan Menteri Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No 16 Tahun 2018 Tentang Pedoman Tata Cara Penyusunan STATUTA Perguruan Tinggi Swasta

11. Peraturan Menteri Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2017 Tentang Sertifikasi Pendidik Untuk Dosen 12. Peraturan Menteri Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2016 Tentang Sistem Penjaminan Mutu

Pendidikan Tinggi

13. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Dan Pengelolaan Perguruan Tinggi 14. Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standart Nasional Pendidikan

15. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 Tentang Dosen;

16. Perataturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 17 Tahun 2010 Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Plagiat Perguruan Tinggi

17. Permendikbud Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri, Dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Ijn Perguruan tinggi Swasta

18. Permendikbud Nomor 03 Tahun 2020 Tentang Standart Nasional Pendidikan Tinggi

19. Pemendikbud Nomor 20, 21, 22 Dan 23 Tahun 2016 Tentang Standart Kompetensi Lulusan, Standart Isi, Standart Proses Dan Standart Penilaian 20. Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Kenaikan jabatan Akademik/ Pangkat Dosen Tahun 2019

21. Surat Izin Operasional/Penyelenggaraan Universitas Imelda Medan (UIM) Nomor. 1036/KPT/I/2019 pada tanggal 18 Oktober 2019 22. Surat Keputusan Ketua Yayasan Imelda Medan (YIM) Nomor: 002/SK/YIM/I/2020 Tentang Statuta Universitas Imelda Medan

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS IMELDA MEDAN (UIM) TENTANG PEMBERLAKUAN BUKU PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI BARU DI UNIVERSITAS IMELDA MEDAN.

Pertama : Dengan berlakuknya Buku Pedoman Penyelenggraan Program Studi Baru Universitas Imelda Medan (UIM) sebagai panduan pembukaan program studi baru untuk pengembangan pendidikan, maka ketentuan dan prosedur yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku.

Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Medan

Tanggal : 28 Januari 2020 Rektor Universitas Imelda Medan (UIM)

(3)

VISI, MISI, TUJUAN DAN STRATEGI UNIVERSITAS IMELDA MEDAN

VISI:

“Menjadi pusat ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan karakter kewirausahaan yang mampu bersaing di tingkat perguruan tinggi LLDIKTI Wilayah I pada Tahun 2024 dan di tingkat nasional pada tahun 2029”.

MISI

1) Menyelenggarakan pembelajaran yang efektif sesuai Standar Nasional Perguruan Tinggi (SNPT) dan KKNI yang terintegrasi dengan hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat terkini untuk menghasilkan lulusan sesuai profil yang diharapkan;

2) Melaksanakan penelitian ilmiah dan dipublikasikan secara nasional dan internasional.

3) Melaksanakan pengabdian masyarakat yang terstruktur dan mengacu pada hasil penelitian.

4) Membangun kerjasama produktif dengan berbagai institusi pendidikan dan industri di Kota Medan, Sumatera Utara dan provinsi lainnya dalam pelaksanaan praktek, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

TUJUAN:

1) Melaksanakan pengelolaan tridarma perguruan tinggi dengan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan profesional dalam bidangnya serta keunggulan dalam soft skill kewirausahaan.

2) Menciptakan kualitas pembelajaran dengan program bermuatan soft skill pengembangan karakter kewirausahaan dalam rangka menciptakan lulusan profesional dan inovatif yang memiliki kompetensi akademik dan daya saing.

3) Menyediakan fasilitas sarana dan prasarana yang bermutu sesuai dengan standar kebutuhan dan perkembangan IPTEK

4) Menyelenggarakan pelaksanaan penelitian dosen dan mahasiswa guna menghasilkan karya- karya inovatif yang bermanfaat dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memberikan solusi permasalahan stakeholder.

5) Menyelenggarakan pelaksanaan pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa yang bermanfaat secara nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.

6) Menyelenggarakan proses penjaminan mutu sesuai dengan standar internal dan eksternal.

7) Menyelenggarakan layanan IT untuk mendorong inovasi program dan layanan.

8) Menyelenggarakan pengembangan institusi dan penambahan program studi baru sesuai dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan stakeholder.

9) Menyelenggarakan kerjasama dan perluasan networking tingkat nasional.

SASARAN:

1) Terciptanya SDM yang berkualitas dan handal dalam mengelola tridharma perguruan tinggi dan melaksanakan tugas dan fungsi di UIM.

2) Terciptanya kualitas pembelajaran dengan program bermuatan soft skill dan pengembangan karakter kewirausahaan dalam rangka menciptakan lulusan profesional dan inovatif yang memiliki kompetensi akademik dan daya saing.

3) Tersedianya fasilitas sarana dan prasarana yang bermutu sesuai dengan standar kebutuhan dan perkembangan IPTEK.

4) Terselenggaranya pelaksanaan penelitian dosen dan mahasiswa guna menghasilkan karya-karya inovatif yang bermanfaat dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memberikan solusi permasalahan stakeholder.

5) Terselenggaranya pelaksanaan pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa yang bermanfaat secara nyata, dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.

6) Terselenggaranya proses penjaminan mutu sesuai dengan standar internal dan eksternal.

7) Terselenggaranya layanan IT untuk mendorong inovasi program dan layanan.

8) Terselenggaranya pengembangan institusi dan penambahan program studi baru sesuai dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan stakeholder.

9) Terselenggaranya kerjasama dan perluasan networking tingkat nasional.

(4)

KATA PENGANTAR

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di era global membawa dampak luas kedalam kehidupan perguruan tinggi. Universitas Imelda Medan (UIM) senantiasa berupaya merespon sberbagai tantangan dan tuntutan pemangku kepentingan melalui pengembangan diri menuju universitas berdaya saing internasional. Untuk itu, suasana akademik terus ditumbuh-kembangkan di kalangan sivitas akademika, agar sejalan dengan moto UIM sebagai kampus yang ilmiah, edukatif, dan religius. UIM telah mengalami banyak perubahan dan perkembangan dari bentuk pendidikan akademik, berubah bentuk menjadi sekolah tinggi, dan saat ini berubah bentuk menjadi Universitas seiring dengan lahirnya berbagai peraturan perundangan terkait dengan penyelenggaraan perguruan tinggi. Hal ini memberikan pengalaman kepada program studi UIM untuk menjadi perguruan tinggi yang semakin mantap dalam membangun dan menata budaya akademik secara internal. Berdasarkan dukungan best practices yang dialami, serta masukan-masukan dan rekomendasi dari berbagai pihak, baik pihak internal maupun eksternal, maka Pedoman Penyelenggaraan program studi UIM perlu senantiasa di sesuaikan.

Peraturan Rektor UIM tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Studi UIM Tahun disusun pada tahun 2019 dan disyahkan kembali melalui SK Rektor pada tahun 2020, berbentuk buku dan berisi berbagai ketentuan dalam bidang akademik. Selanjutnya, buku pedoman ini dapat dijadikan sebagai salah satu dokumen yang menjadi pegangan bagi sivitas akademika UIM dalam menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi. Semoga Buku Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan UIM dapat di implementasikan dengan baik sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan visi UIM sebagai Universitas Unggul.

Medan, 28 Januari 2020 Rektor,

Dr.dr. Imelda Liana Ritonga, S.Kp., M.Pd., MN

(5)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR GAMBAR ... vi

DAFTAR TABEL ... vii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Visi ... 1

1.2 Misi ... 2

1.3 Tujuan ... 2

BAB II PROGRAM PENDIDIKAN ... 4

2.1. Pendidikan yang Diselenggarakan ... 4

2.2. Kompetensi Lulusan ... 4

2.3. Program Studi ... 8

2.4. Struktur Kurikulum ... 8

2.4.1. Pendidikan yang Diselenggarakan ... 9

2.4.2. Program studi pendidikan Sarjana ... 9

2.4.3. Pendidikan Profesi ... 10

2.5 Sistem Kredit Semester (SKS) ... 10

2.5.1 Pengertian Sistem Kredit Semester ... 11

2.5.2 Ciri-ciri Sistem Kredit Semester ... 11

2.5.3 Nilai Kredit Semester ... 11

2.5.4 Beban Studi per Semester ... 13

2.5.5 Beban Studi Mahasiswa Lanjutan ... 13

2.5.6 Transfer Kredit ... 14

(6)

BAB III SISTEM ADMINISTRASI DAN PENYELENGGARAAN

KEGIATAN AKADEMIK ... 14

3.1 Tujuan ... 15

3.2 Proses Administrasi Akademik ... 15

3.3 Tugas dan Fungsi Penyelenggara Kegiatan Akademik ... 16

3.3.1 Prodi ... 16

3.3.1.1 Ketua Prodi ... 16

3.3.1.2 Dosen Pembimbing Akademik ... 17

3.3.1.3 Dosen ... 18

3.3.1.4 Koordinasi Mata Kuliah ... 20

3.3.2 Unit Administrasi ... 20

3.3.2.1 Kepala Subbagian Akademik dan pelaporan ... 20

3.3.2.2 Kepala Sub Informasi teknologi UIM dan Seksi Pelaporan dan Evaluasi Akademik ... 21

3.4 Penerimaan Mahasiswa Baru ... 21

3.4.1 Kebijakan Seleksi Mahasiswa Baru ... 21

3.4.2 Panitia Seleksi Mahasiswa Baru ... 22

3.4.3 Registrasi Ulang ... 28

3.4.3.1 Sistem Pengambilan Keputusan ... 29

3.4.3.2 Kriteria Lulus ... 30

3.4.3.3 Biaya pendidikan ... 31

3.4.3.4 Beasiswa ... 32

3.4.4 Penerimaan Mahasiswa Pindahan ... 37

3.4.5 Penerimaan Mahasiswa Asing ... 38

BAB IV PROSES PEMBELAJARAN (PERKULIAHAN)... 40

4.1 Karakteristik proses pembelajaran ... 40

4.2 KetentuanUmum ... 41

4.2.1 Bentuk Perkuliahan ... 42

4.2.2 Frekuensi Perkuliahan ... 42

(7)

4.2.4 Bimbingan Akademik ... 44

4.2.5 Pemantauan dan Evaluasi Studi Mahasiswa ... 45

4.2.6 Batas Waktu Studi... 46

4.3 Penilaian ... 46

4.3.1 Sistem Penilaian ... 47

4.3.2 Penilaian Keberhasilan Mahasiswa dalam Mata Kuliah .... 48

4.3.2.1 Acuan Penilaian ... 48

4.3.2.2 Komponen Penilaian ... 49

4.3.2.3 Nilai Akhir ... 60

4.3.2.4 Kelulusan Mata Kuliah ... 60

4.3.2.5 Gagal pada Mata Kuliah ... 60

4.3.2.6 Ujian Akhir Semester (UAS ... 61

4.3.2.7 Bahan Ujian ... 61

4.3.2.8 Pelaksanaan Ujian ... 61

4.3.2.9 Hasil Ujian ... 62

4.3.2.10 Ujian Ulang ... 62

4.3.2.11 Kontrak Ulang ... 62

4.3.3 Penilaian Keberhasilan Studi Semester ... 63

4.3.4 Penilaian Kelayakan untuk Melanjutkan Studi ... 63

4.3.4.1 Jenjang D-3 ... 63

4.3.4.2 Jenjang S-1 ... 63

BAB V PELAKSANAAN PENYELESAIAN AKHIR PROGRAM 64 5.1 Proses Ujian Akhir Program ... 64

5.1.1 Ujian Praktikum ... 64

5.1.2 Ujian Praktek Pengamblan Kasus dan Proses Keperawatan ... 65

5.1.3 Ujian Tugas Akhir ... 65

5.2 Poses Penilaian Keberhasilan Akhir Program ... 68

5.2.1 Program Diploma dan Sarjana ... 68

5.2.2 Program Profesi ... 69

(8)

5.3 Ketentuan Tentang Pulikasi Ilmiah ... 69

BAB VI PENJAMIN MUTU ... 70

6.1 Ketentuan Tentang Publikasi Ilmiah ... 71

BAB VII CUTI AKADEMIK DAN ENGAKTIFAN STATUS PERKULIAHAN MAHASISWA ... 72

7.1 Izin Berhenti Sementara Kuliah (Cuti Akademik) ... 72

7.1.1 Prosedur Izin Berhenti Sementara Kuliah (Cuti Akademik) 73 7.1.2 Pengaktifan Status Kemahasiswaan setelah Berhenti ... 73

BAB VIII PENYERAHAN IJAZAH/SERTIFIKAT, KEGIATAN WISUDA DAN PEMBATALAN GELAR AKADEMIK ... 73

8.1 Penyerahan Ijazah dan/atau Sertifikat Serta Kegiatan Wisuda ... 75

8.2 Pembatalan Status Kemahasiswaan dan Gelar ... 75

8.2.1 Pembatalan Status Kemahasiswaan ... 75

8.2.2 Pembatalan Gelar Akademik ... 76

BAB VIII PENUTUP ... 77

(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Skema Proses Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Imelda 27

(10)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Data seluruh program studi Universita Imelda Medan UIM) ... 8

Tabel 2.2 Struktur Kurikulum Program Studi Diploma Tiga (D-III)... 9

Tabel 2.3 Struktur Kurikulum Program Studi Pendidikan Sarjana ... 9

Tabel 3.1 Jadwal Seleks Penerimaan Mahasiswa Baru ... 25

Tabel 4.1 Persentase Matakuliah Teori/Tatap Muka ... 49

Tabel 4.2 Persentase Matakuliah Teori/Tatap Muka dan Praktikum ... 49

Tabel 4.3 Persentase Mata Kuliah Praktikum Laboratorium ... 50

Table. 4.4 Persentase Mata Kuliah Praktek Klinik ... 50

Tabel 4.5 Persentase Mata Kuliah Teori/Tatap Muka, Praktikum Laboratorium dan Praktek Klinik ... 50

Tabel 4.6 Jenis Rubric ... 53

Tabel 4.7 Analytic Rubrics ... 54

Tabel 4.8 Rubrik Holistik ... 57

(11)

BAB I PENDAHULUAN

Buku Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan ini merupakan salah satu dokumen yang menjadi pegangan bagi sivitas akademika Universitas Imelda Medan (UIM) dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan di lingkungan UIM.

Dokumen ini dikembangkan berlandaskan pada tiga sumber pokok, yaitu kebijakan dan ketentuan pemerintah, kebijakan dan ketentuan kelembagaan UIM, dan dinamika yang terjadi pada setiap unit kerja (akademik dan non akademik) di lingkungan UIM.

Dalam mengembangkan eksistensinya, UIM telah menetapkan visi, misi, dan tujuan lembaga sebagai landasan untuk menentukan arah setiap kebijakannya.

Eksistensi UIM selanjutnya didukung oleh sistem tatakelola yang berfungsi untuk merealisasikan visi, misi, dan tujuan lembaga secara efektif.

1.1. Visi

Visi UIM adalah “Menjadi pusat ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan karakter kewirausahaan yang mampu bersaing di tingkat perguruan tinggi LLDIKTI Wilayah I pada Tahun 2024 dan di tingkat nasional pada tahun 2029”.

Adapun pemilihan kata “Unggul” pada Visi UPPS dikarenakan UIM bertekad untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kelebihan atau kemampuan khusus yang memiliki nilai lebih dibandingkan lulusan dari perguruan tinggi lainya. Lulusan UIM diharapkan dapat menerapkan keunggulan tersebut di instansi/pelayana serta di masyarakat sehingga mampu berkompetisi, memperoleh peluang kerja lebih luas sesuai dengan kebutuhan pasar (kebutuhan tenaga berdasarkan lapangan pekerjaan sesuai bidangnya) di Indonesia, khususnya di wilayah Medan dan sekitarnya. Selanjutnya, Visi UIM menggunakan kalimat “Menjadi pusat ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan karakter kewirausahaan yang mampu

(12)

bersaing di tingkat perguruan tinggi LLDIKTI Wilayah I pada Tahun 2024 dan di tingkat nasional pada tahun 2029”.

kalimat tersebut digunakan, bahwa UIM nantiasa membaca kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) pada tingkat Nasional. Target Nasional dipilih berdasarkan analisis SWOT lingkungan eksternal dan internal UIM yakni ditinjau dari segi SDM, sarana & prasarana, dan kerjasama UIM di tingkat Nasional .Berdasarkan pemikiran tersebut, ditargetkan bahwa pada tahun 2024 UIM dapat mewujudkan untuk menjadi universitas yang diakui keunggulannya dalam bidang tridharma perguaruan tinggi ditingkat nasional.

1.2. Misi

Misi UIM adalah:

1) Menyelenggarakan pembelajaran yang efektif sesuai Standar Nasional Perguruan Tinggi (SNPT) dan KKNI, terintegrasi dengan hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat terkini untuk menghasilkan lulusan sesuai profil yang diharapkan

2) Melaksanakan penelitian ilmiah dan dipublikasikan secara nasional dan internasional.

3) Melaksanakan pengabdian masyarakat yang terstruktur dan mengacu pada hasil penelitian.

4) Membangun kerjasama produktif dengan berbagai institusi pendidikan dan industri di Kota Medan, Sumatera Utara dan provinsi lainnya dalam pelaksanaan praktek, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat (PkM).

(13)

1.3. Tujuan Tujuan UIM adalah:

1) Melaksanakan pengelolaan tridarma perguruan tinggi dengan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan profesional dalam bidangnya serta keunggulan dalam soft skill kewirausahaan.

2) Menciptakan kualitas pembelajaran dengan program bermuatan soft skill pengembangan karakter kewirausahaan dalam rangka menciptakan lulusan profesional dan inovatif yang memiliki kompetensi akademik dan daya saing.

3) Menyediakan fasilitas sarana dan prasarana yang bermutu sesuai dengan standar kebutuhan dan perkembangan IPTEK

4) Menyelenggarakan pelaksanaan penelitian dosen dan mahasiswa guna menghasilkan karya-karya inovatif yang bermanfaat dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memberikan solusi permasalahan stakeholder.

5) Menyelenggarakan pelaksanaan pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa yang bermanfaat secara nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.

6) Menyelenggarakan proses penjaminan mutu sesuai dengan standar internal dan eksternal.

7) Menyelenggarakan layanan IT untuk mendorong inovasi program dan layanan.

8) Menyelenggarakan pengembangan institusi dan penambahan program studi baru sesuai dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan stakeholder.

9) Menyelenggarakan kerjasama dan perluasan networking tingkat nasional.

(14)

BAB II

PROGRAM PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI UNIVERSITAS IMELDA MEDAN

UIM telah menyelenggarakan berbagai program pendidikan dalam rangka turut merealisasikan tujuan pendidikan nasional. Karakter UIM sebagai lembaga pendidikan tercermin diantaranya dalam kompetensi yang dikembangkan bagi mahasiswanya. Selain kompetensi yang merefleksikan karakter UIM secara umum, terdapat juga kompetensi yang menjadi kekhususan dari masing-masing program studi yang dikelola di UIM. Pemerolehan kompetensi ini secara umum dikelola oleh seluruh unsur kelembagaan,dan secara khusus oleh Program Studi (Prodi) sebagai satuan kerja yang memiliki kurikulum.

2.1. Pendidikan yang diselenggarakan

Dalam menjalankan fungsinya sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi, UIM menyelenggarakan pendidikan vokasi, akademik, danprofesi.

Selanjutnya upaya pendidikan ini direalisasikan pada berbagai jenjang pendidikan, yang merujuk pada kualifikasi dan gradasi dalam program pendidikan yang dikelola.

Sebagai Perguruan Tinggi yang sudah cukup lama berdiri, UIM telah melaksanakan program pendidikan pada berbagai cabang ilmu yang dikelola oleh sejumlah unit akademik yang relevan. UIM yang semula mengkhususkan diri pada program pendidikan disiplin ilmu kesehatan, sejalan dengan perkembangan, UIM juga menyelenggarakan pendidikan disiplin ilmu (ilmu sosial, ilmu formal, dan ilmu terapan).

2.2. Kompetensi Lulusan

Kompetensi lulusan alam peraturan tersebut antara lain dikemukakan bahwa: Kompetensi Lulusan adalah kriteria mengenai kualifikasi kemampuan

(15)

Kompetensi Lulusan digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan.

Perumusan kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh lulusan UIM didasarkan pada nilai yang dianut oleh UIM, yang mencakup nilai dasar keunggulan moral dan professional (Pasal5 Statuta UIM). Selanjutnya, perumusan kompetensi lulusan UIM mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Dalam kerang ini, lulusan jenjang D-3 menguasai kemampuan yang setara dengan jenjang kualifikasi/level 5; lulusan jenjang S-1 menguasai kemampuan yang setara dengan jenjang kualifikasi/ level 6; lulusan pendidikan profesi menguasai kemampuan yang setara dengan jenjang kualifikasi/level 7.

Mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan berbagai kompetensi dalam proses penyelesaian studinya. Sebagian dari kompetensi tersebut berlaku umum untuk semualulusan UIM, dan yang lainnya berupa kompetensi utama dan pendukung yang berlaku pada program studi masing – masing yang merupakan penciri mengacu pada visi dan misi keilmuan prodi.Seluruh program studi yang ada di UIM wajib merumuskan kompetensi (learning outcome) mengacu kepada KKNI.

Berikut adalah kompetensi umum yang harus dikembangkan oleh seluruh mahasiswa UIM, terlepas dari prodi yang diikutinya.

1. Berpikirlogis, inovatif, dan kreatif guna meningkatkan kemampuan diri, kelancaran pelaksanaan pekerjaan, dan kualitas serta produktivitaskerja.

2. Mengomunikasikan gagasan secaralisan maupuntertulis dengan bahasa Indonesia dan bahasa asing.

3. Mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang dihadapi ditempat kerja dan merumuskan solusinya.

4. Beradaptasi dengan lingkungan kerja dan masyarakat di sekitar tempat kerja.

5. Bekerjasama dan menyesuaikan diri dengan individu,kelompok, masyarakat, lingkungan pekerjaan,dan situasi baru yang dihadapi.

(16)

6. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung pelaksanaan tugas.

Sedangkan kompetensi utama sesuai dengan jenjang pendidikan diuraikan sebagai berikut.

1. Kompetensi pada Jenjang Pendidikan D-3

Pendidikan D-3 merupakan pendidikan vokasional dengan masa studi 6 semester dan paling lama 10 semester. Pendidikan ini menitikberatkan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan aplikatif untuk bidang vokasi tertentu.Secara umum, lulusan D-3 diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut ini.

1. Menyelesaikan pekerjaan dalam lingkup tertentu yang bersifat rutin, memilih dan menggunakan metode baik yang sudah maupun yang belum baku berdasarkan data dan informasi, serta menunjukkan kinerja dengan kualitas dan kuantitas terukur.

2. Menguasai prinsip-prinsip keilmuan pada bidang pengetahuan tertentu secara umum dan menerapkannya dalam menyelesaikan masalah- masalah prosedur

3. Mengelola kelompok kerja, bekerja sama dalam kelompok, dan menyusun laporan tertulis secara sistematis dan komprehensif.

4. Memiliki tanggung jawab dalam upaya pencapaian target kerja pribadi maupun kelompok.

2. Kompetensi pada Jenjang Pendidikan Sarjana (S-1)

Pendidikan sarjana terapan (D-4)/Sarjana akademik (S-1) merupakan pendidikan akademik dengan masa studi 8-14 semester. Jenjang pendidikan D4 atau sarjana terapan masuk dalam program diploma atau pendidikan vokasi bertujuan mengembangkan keterampilan dan penalaran dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, sedangana Jenjang pendidikan S-1 menekankan pada penguasaan pengetahuan akademik yang melandasi

(17)

kerja professional di lapangan. Lulusan diharapkan memiliki kemampuan sebagaiberikut:

1. Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan IPTEKS pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.

2. Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural.

3. Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok.

4. Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

3. Kompetensi pada Program Pendidikan Profesi

Menurut UU Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan profesiadalah pendidikan tinggisetelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus. Lama pendidikan profesi adalah2-6 semester. Berikut adalah kompetensi lulusan pendidikan profesi:

1. Mampu merencanakan dan mengelola sumberdaya di bawah tanggung jawabnya, dan mengevaluasi secara komprehensif kerjanya dengan memanfaatkan IPTEKS untuk menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis organisasi.

2. Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan monodisipliner.

3. Mampu melakukan riset dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atassemua aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang keahliannya.

(18)

2.3 Program Studi (Prodi)

Tabel 2.1 Data seluruh program studi Universita Imelda Medan UIM)

NO. NAMAPRODI JENJANG

D-3 D-4 S-1 Profesi

1 Pendidikan Profesi Bidan √

2 Pendidikan Profesi Ners √

3 Kebidanan √

4 Keperawatan √ √

5 Farmasi √

6 Pariwisata √

7 Ekonomi Syariah √

8 Manajemen Informasi Kesehatan

√ 9 Perekam medis dan informasi

kesehatan

√ 10 Mananajemen Informatika √ 11 Komputerisasi akuntansi √

2.4 Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum disusun berdasarkan bebanstudi yang mengacu kepada kurikulum yang telah ditetapkan oleh program studi yangterdiri dari kurikulum inti dan kurikulum instutisional. Kurikulum inti yaii tu kurikulum yang telah mengacu kepada kurikulum yang telah disepakati oleh Asosiasi dari masing – masing program studi yang telah disetarakan dengan SNPT dan KKNI, sedangkan kurikulum institusional adalah kurikulum yang disusun oleh perguruan tinggi dan program studi sesuai dengah kebutuhah bidang keilmuan yang diunggulkan oleh perguruan tinggi dan program studi.

Struktur kurikulum dan beban studi untuk masing-masing jenjangstudi terpaparkan sebagaiberikut.

(19)

2.4.1 Program studi Diploma Tiga (D-III)

Beban studi untuk program studi D-3 berjumlah antara 108-110 sks.Struktur kurikulum D-3 terdiri atas kurikulum inti (core curriculum) yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa, dan kurikulum prodi.Secara terperinci, struktur kurikulum untuk program pendidikan D-3 dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2.2 Struktur Kurikulum Struktur Kurikulum

Kurikulum Inti (asosiasi) Mata Kuliah Umum (MKU)

Mata Kuliah Keterampilan dan Keahlian (MKK) Prodi

Mata Kuliah Praktik Lapangan MKK pendukung

Jumlah Catatan:

*) Memuat mata kuliah Pendidikan Agama (2 sks), pendidikan kewarganegaraan (2 sks), Pendidikan Pancasila (2 sks), Bahasa Indonesia (2 sks), Pendidikan Sosial dan Budaya (2 sks), Bahasa Inggris (2 sks), komputer (1 sks), Statistika atau Logika (2 sks)

**) Sejalan dengan tujuan pendidikan vokasi, fokus dalam seleksi dan organisasi konten kurikulum adalah pada pembekalan keterampilan vokasional (60-70%) dan penguasaan aspekteori/konsep/prinsip (30-40%) ditambah dengan keterampilan berkomunikasi dalam mengelola pekerjaan.

2.4.2 Program studi pendidikan Sarjana

Beban studi untuk pendidikan S-1 berjumlah antara 144–146 sks.Secara garis besar, struktur kurikulum S-1 terdiri atas kurikulum inti (core curriculum) yang dimaksudkan untuk mengembangkan

(20)

kompetensi utama lulusan (sekitar 85% dari keseluruhan sks yang harus diambil oleh mahasiswa) dan kurikulum pilihan (elective curriculum) yang dimaksudkan untuk memperkuat kompetensi utama (sekitar makasimal15% dari keseluruhan sks yang harus diambil oleh mahasiswa). Secara terperinci, struktur kurikulum pendidikan S-1 dapat dilihat pada Tabel 3 berikut.

Tabel 2.3 Struktur Kurikulum Struktur Kurikulum

Kurikulum Inti (asosiasi) Mata Kuliah Umum (MKU)

Mata Kuliah Keterampilan dan Keahlian (MKK) Departemen/Prodi

Mata Kuliah Praktik Lapangan Mata kuliah elektif atau pilihan MKK tambahan

Catatan:

*) Memuat mata kuliah Pendidikan Agama (2 sks), pendidikan kewarganegaraan (2 sks), Pendidikan Pancasila (2 sks), Bahasa Indonesia (2 sks), Pendidikan Sosial dan Budaya (2 sks), Bahasa Inggris (2 sks), komputer (1 sks), Statistika atau Logika (2 sks)

**) ***) Sejalan dengan prinsip kurikulum pilihan (elective curriculum) jumlah MK yang ditawarkan dalam kurikulum pilihan harus dalam bentuk paket yang menggambarkan keahlian tambahan atau penguatan kompetensi utama atau dalam sejumlah mata kuliah sebanyak 10 sks. Untuk mata kuliah pilihan dilaksanakan pada semester ganjil dan genap dengan memilih minimal 2 mata kuliah.Mata kuliah pilihan dirancang untuk memperkuat dan memperdalam kompetensi utama dan sejalan pula dengan visi dan misi prodi UIM.Mata kuliah pilihan dapat diambil dalam prodi sendiri dan/atau di luar prodi serumpun dan dapat berubah sesuai dengan kebutuhan.atauevidence-based teaching).

(21)

2.4.3 Pendidikan Profesi

Kurikulum program Pendidikan Profesimemuat mata kuliah bekeahlian yang di dilaksankan di klinik/lapangan berdasarkan stase yang telah ditetapkan minimal beban studi 24 sks dan maksimal 36 sks.

2.5 Sistem Kredit Semester (SKS)

Sistem pendidikan di UIM diselenggarakan dengan menerapkan sistem kredit semester (SKS). Dengan sistemini mahasiswa dapat melakukan perencanaan studi secara fleksibel sesuai dengan kondisinya masing-masing.

2.5.1 Pengertian Sistem Kredit Semester

Dalam sistem kredit semester (SKS), beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar/dosen, dan beban penyelenggara program dinyatakan dalam satuan kredit semester(sks), yaitu satuan yang digunakan untuk menyatakan besaran beban studi mahasiswa, besaran pengakuan terhadap keberhasilan usaha kumulatif bagi suatu program tertentu,serta usaha untuk menyelenggarakan pendidikan bagi PerguruanTinggi.

Semester adalah satuan waktu yang setara dengan14-16 minggu kerja dengan menerapkan semesterganjil dan semester genap.

2.5.2 Ciri-ciri Sistem Kredit Semester

Sistem KreditSemester merupakan sebuah sistem pengelolaan perkuliahan yangditandaidengan:

a. Adanya variasi dan keluwesa nprogram yang memungkinkan mahasiswa untuk menyusun rencana studi sesuai dengan kemampuan, minat, dan kesibukannya;

b. Adanya variasi dan keluwesan program yang memungkinkan mahasiswa untuk menyusun kombinasi antar program ya ng berbeda; dan

(22)

c. Dimungkinkannya mahasiswauntuk menabung kredit yang diperolehnya untuk sampai pada penyelesaian studinya.

2.5.3 Nilai Kredit Semester

Besaran nilai kredit semester pada setiap matakuliah disesuaikan dengan karak teristik/bentuk penyelenggaraan mata kuliah tersebut.

2.5.3.1 Untuk perkuliahan tatap muka, diskusi, dan tutorial, nilai 1 sks ditentukan berdasarkan beban kegiatan yang meliputi 3 macam kegiatan per minggu denga n rincian sebagai berikut:

1) Untukmahasiswa, nilai1 sksmencakup:

a) 50 menituntuk kegiatan tatap muka terjadwaldengan tenaga pengajar, misalnya dalambentuk kuliah;

b) 60 menit untuk kegiatan akademik berstruktur, yaitu kegiatan studi yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh tenaga pengajar, misalnya dalam bentuk pekerjaan rumah atau latihan soal;dan

c) 60 menit (untuk jenjang sarjana) kegiatan mandiri,yangdapat digunakan untuk mendalami materi perkuliahan dan/atau mengerjakan tugas akademik lain seperti membaca referensi.

2) Untuktenaga pengajar,nilai1 sks mencakup:

a. 50 menit untuk kegiatan tatap muka terjadwal dengan mahasiswa;

b. 60 menit untuk kegiatan perencanaan dan evaluasia kademik berstruktur; dan

c. 60 menituntuk kegiatan pengembangan materi perkuliahan.

2.5.3.2 Untuk responsi, tutorial, seminar, atau bentuk pembelajaran lain yang sejenis, kegiatan pembelajaranterdiri atas:

1) Kegiatan belajar tatap muka selama 100 menit perminggu per semester;dan

(23)

2) kegiatan belajar mandiri selama 70 menit per minggu persemester.

2.5.3.3 Praktikum,1 (satu) sks pada proses pembelajaran berupa praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan/atau proses pembelajaran lain yang sejenis, 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester.

2.5.4. Beban Studi per Semester

a. Beban studi persemester bagimahasiswa ditentukan berdasarkan prestasi akademik dan ketersediaan waktu.

Secara umum, mahasiswa memiliki beban studi 18–20sksper semester. Khusus untuk program Sarjana (S-1) Ketua prodi menggunakan indeks prestasi (IP) semester sebelumnya sebagai patokan untuk menentukan jumlah maksimal sks yang dapat diambil oleh seorang mahasiswa, dengan ketentuan sebagai berikut:

a) IP < 2,50 dapat mengambil maksima l 16 sks b) 2,50 ≤IP <3,00 dapat mengambil maksimal 21 sks c) 3,00 ≤IP < 3,50 dapat mengambil maksimal 23 sks d) IP >3,50 dapat mengambil maksimal 24 sks

b. Pada semester pertama dan kedua ,mahasiswa baru dapat mengambil seluruh sks yang ditawarkan untuk semester tersebut, namun tidak boleh mengambil sks lebih banyak dari yang ditawarkan.

2.5.5. Beban Studi Mahasiswa Lanjutan

Mahasiswa lanjutan (S-1) yang dapat diterima di UIM harus memiliki ijazah Diploma dari Prodi linier. Jumlah sks yang telah diperoleh pada jenjang asal dapat disetarakan sesuai dengan kurikulum UIM pada masing – masing program studi yang berlaku

(24)

pada saat yang bersangkutan diterima di UIM. Matakuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa sejalan dengan butir a, b, dan c di bawah ini diatur oleh Prodi masing-masing sesuai dengan ketentuan kurikulum memiliki ijazah D-3 menempuh antara 35–50 sks.

2.5.6. Transfer Kredit.

Transfer kredit adalah pengalihan sejumlah kredit dari mata kuliah atau pelatihan yang telah diambil mahasiswa dari luar prodi ke mata kuliah yang relevan di prodi yang diikuti. Transferkredit dapat diikuti oleh mahasiswa yang berstatus aktif dan melakukan kontrak matakuliah. Transfer kredit ditetapkan dengan keputusan Rektor.

Transfer kreditdi UIM dapat dilakukan dalambentuk:

a. pengalihan sejumlah kredit prodi lain di lingkunganUIM b. pengalihan sejumlah kredit dari prodi di Perguruan Tinggi

laindidalam negeri maupun luar negeri.

(25)

BAB III

SISTEM ADMINISTRASI DAN PENYELENGGARAAN KEGIATAN AKADEMIK

Sebagai sebuah lembaga pendidikan, UIM menyelenggarakan sejumlah kegiatan akademik sebagai aktivitas utamanya. Penyelenggaraan kegiatan akademik di UIM didukung oleh sistem administrasi akademik lewat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

3.1. Tujuan

Sistem administrasi akademik dikembangkan untuk memberikan layanan administrasi akademik yang tertib, efektif, dan efisien dalam rangka mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik di UIM secara keseluruhan.

3.2. Proses Administrasi Akademik

Proses administrasi akademik adalah seluruh kegiatan administrasi yang mendukung terselenggaranya layanan pendidikan, mulai dari seleksi calon mahasiswa hingga penyerahan dan pengesahan gelar (wisuda). Secara rinci, proses tersebut terkait dengan kegiatan-kegiatan berikut.

a. Seleksi calon danpenerimaan mahasiswa melalui berbagai jalur.

b. Registrasi administrasi,yaitu pembayaran biaya pendidikan melalui bank.

c. Persiapan perkuliahan, yang meliputi:

1) penyusunan jadwal kuliah;

2) perwalian dan bimbingan akademik oleh masing-masing dosen pembimbing akademik (PA) secara tatap muka dan daring;

3) pencetakan kartu rencana studi (KRS) yang dilaksanakan pada masing – masing program studi pada awal semester

4) Aktivitas akademik dan layanan bimbingan, yang meliputi:

a) Perwalian dan bimbingan akademik berkelanjutan oleh dosen pembimbing akademik;

b) Perkuliahan teori dan praktikum;

c) Ujian tengah semesterdan ujian akhirsemester;

d) Pembelajaran remedial dan ujian perbaikan;

(26)

e) Pemantauan dan evaluasi studi mahasiswa;

f) Peringatan awal prestasi akademik dan masa studi mahasiswa;

g) Programbelajar lapangan (PKL);

h) Penyusunan tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi;

i) Peringatan akhir prestasi akademik dan masa studimahasiswa; dan j) Ujian akhirprogram.

3.3. Tugas dan Fungsi Penyelenggara Kegiatan Akademik 3.3.1. Prodi

Pada tataran Prodi, pihak yang terkait secara langsung dengan penyelenggaraan kegiatan akademik adalah Ketua Prodi dan dosen.

3.3.1.1. Ketua Prodi

Pimpinan Program Studi (Ketua Prodi yang dibantu oleh Sekretaris Program Studi) bertugas melaksanakan kegiatan Tridharma perguruantinggi ditingkat program studi dan mempunyai fungsi yang meliputi:

1. Menyusun rencana program kerja program studi berdasarkan rencana strategis (Renstra);

2. Melaksanakan pengawasan, perencanaan dan pengendalian serta evaluasi pada program studi mengenai penyelenggaraan kegiatan pendidikan sesuai dengan program studinya sesuai dengan etika Perguruan Tinggi dan kaidah keilmuan.;

3. Melakukan pembinaan kepada para dosen mengenai teknis penyelenggaraan pendidikan di Perguruan Tinggi.

4. Memeriksa dan menetapkan konsep beban tugas mengajar dosen setiap semester untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

5. Berkoordinasi dengan tim dosen pengampu mata kuliah

6. Mengkoordinasikan dan mengintegrasikan setiap Laboratorium/Kelompok Mata Ajaran yang ada di program studi masing-masing

7. Merancang dan mengajukan jadwal kuliah dan ujian (UTS/UAS) prodi 8. Menyusun konsep penguji tugas akhir.

9. Memeriksa konsep beban tugas mengajar dosen

10. Memonitor pelaksanaan perkuliahan berdasarkan ketentuan yang berlaku sebagai bahan evaluasi.

(27)

11. Mengevaluasikan hasil pelaksanaan perkuliahan berdasarkan hasil monitoring untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

12. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Prodi sesuai dengan hasil yang telah dicapai sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.

13. Memeriksa kelengkapan dokumen calon wisudawan/i program studi.

14. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

15. Melaksanakan administrasi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas

16. Wajib memberikan laporan kepada Rektor melalui Wakil Rektor I tentang berbagai kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di program studi.

17. Melaksanakan upaya-upaya pengkajian dan pengembangan keilmuan melalui kerja sama dengan LPPM.

18. Melakukan konsultasi teknis pada Wakil Rektor I mengenai penyelenggaraan pendidikan diprogram studinya.

3.3.1.2. Dosen Pembimbing Akademik

Dosen pembimbing akademik (PA) adalah dosen yang mendapat tugas

memberi bimbingan akademik kepada mahasiswa. Dosen PA berfungs iuntuk:

a. menyusun program bimbingan akademik bagi mahasiswa yang dibimbingnya;

b. mengomunikasikan program bimbingan akademik kepada mahasiswa dan mengembangkan komitmen budaya akademik;

c. memberikan bimbingan akademik secara berkala kepada mahasiswa sesuai dengan program yang disepakati bersama mahasiswa;

d. memberikan persetujuan kontrak kuliah mahasiswa secara tatap muka dan daring setiap semester.

e. melaksanakan pemantauan dan evaluasi studi mahasiswa, yangmencakupkemajuanstudi,masastudi,statuskemahasiswaan,dan masalah- masalah akademik lain yang mungkinmuncul;

(28)

f. melaporkan dan memberikan rekomendasi atas hasil pemantauandan evaluasi studimahasiswa kepadaKetua Prodi;

g. apabila diperlukan, merujuk mahasiswa yang memiliki masalah kewakil rector 3;

h. bersama Ketua Prodi menyiapkan laporan kemajuan belajarmahasiswa kepada orangtua/wali;dan

i. memberi rekomendasi dalam hal cuti, mutasi, dan fasilitasi keberhasilan belajar.

3.3.1.3. Dosen

Dalam bidang akademik, dosen melaksanakan tugas berikut.

a. Merencanakan pembelajaran, yang meliputi kegiatan 1) menyusun silabus;

2) menyusun rencana pembelajaran semester (RPS);

3) menetapkan etika/aturan dan peta pembelajaran; dan

4) menyusun materi ajar, termasuk yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk diunggah ke server SIAKAD dan SPADA UIM sebelum perkuliahan dimulai.

b. Melaksanakan perkuliahan, yang meliputikegiatan

1) Memeriksa keabsahan daftar mahasiswa peserta perkuliahan pada pertemuan pertama (Jika ada mahasiswa yang tidak tercantum dalam daftar hadir perkuliahan sementara, mahasiswa diarahkan untuk mengecek status kemahasiswaannya kepada Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan di UIM);

2) Menjelaskan RPS; Mengecek kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan sesuai dengan daftar hadir perkuliahan sementara/tetap;

Mengisi berita acara perkuliahan;

3) Mengajar dikelas sesuaijadwal yang ditetapkan;

4) Menggunakan media/teknologi pembelajaran yang tersedia baik tatap muka dan daring/online;

5) Merancang, mengelola, dan memeriksa tugas akademik yang

(29)

6) Menyusun bahan/soal ujian sesuai dengan tujuan dan lingkup materi pembelajaran;

7) Menyusun dan memelihara dokumen administrasi akademik; dan 8) Melaksanakan penilaian hasil belajar dan pemasukan nilai

melalui S i s t e m p e n g e l o l a a n n i l a i didalam SIAKAD (Sistem informasi akademik ) sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

c. Melakukan evaluasi diri terkait denganper kuliahan dan melakukan perbaikan-perbaikan berdasarkan hasilevaluasi diri, masukan dari mahasiswa, dan masukan dari institusi.

d. Meningkatkan mutu profesional secara berkelanjutan, antara lain melalui studi lanjut, pelatihan-pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

e. Melaksanakan fungsi manajemen, diantaranya mengatur alokasi waktu perkuliahan, menegakkan disiplin perkuliahan, dan menginformasikan nilai ujian/tugaskepada mahasiswa.

f. Melaksanakan kegiatan bimbingan akademik kepada mahasiswa.

g. Melaksanakan kegiatan penelitian secaraterstruktursetiap semester.

h. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secaraterstruktursetiaptahun.

3.3.1.4 Koordinator Mata Kuliah

Bertanggung jawab dalam penyusunan rancangan pembelajaran dan melakukan koordinasi dengan tim untuk teknis pelaksanaan perencanaaan dan proses pembelajaran.

3.3.2 Unit Administrasi

3.3.2 .1 Kepala Sub bagian Akademik dan pelaporan UIM

epala Subbagian Akademik dan pelaporan UIM memiliki tugas pokok melaksanakan teknis layanan administrasi akademik dan kemahasiswaan serta mempunyai fungsi yang meliputi:

(30)

a. Penyusunan rencana dan program kerja Sub Bagian Akademik dan pelaporan UIM;

b. Pelaksanaan laporan evaluasi PMB c. Pelaksanaan laporan penilaian d. layanan laporan PDDikti;

e. Kerjasam program PDDikti

f. pengisian data padadrafijazah, transkrip nilai,dan sertifikat;

3.3.2.2. Kepala Sub informasi dan teknologi UIM dan seksi pelaporan dan evaluasi akademik

SubLayanan Akademik memiliki tugas pokok melaksanakan layanan administrasi akademik dan mempunyai fungsi yang meliputi:

a. Penyusunan rencana dan program kerja Divisi Layanan Akademik

b. Penghimpunan dokumen kebijakan UIM dibidang layanan akademik dan ketentuan peraturan perundang-undangan;

c. Menginput kalender akademik kedalam system siakad d. Pemrosesan permohonan KartuTanda Mahasiswa(KTM);

e. pengecekan kelengkapan datacalon wisudawan

f. Pendokumentasian pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kegiatan layanan informasi akademik akademik;dan

g. pengurusan surat-surat dan/atau dokumen, antara lain; izin berhenti sementara kuliah; verifikasi ijasah, keterangan pengganti ijazah;akta;keputusan pengunduran diri;dan/atauDrop Out(DO);

h. Pelaporan kegiatan layanan dan informasi kepada Rektor secara berkala.

3.4 Penerimaan Mahasiswa Baru

3.4.1 Kebijakan Seleksi Mahasiswa Baru

Sistem perekrutan dan seleksi calonmahasiswabaru UIM telah berlandaskan pada dasar hukum :UUD Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 31 ayat 1 disebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.

UU No.12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi bagian ke tujuh (7) pada pasal

(31)

mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan akademik dan dilarang melakukan seleksi akademis dengan tujuan komersial selain itu, penerimaan mahasiswa baru PTS untuk setiap program studi diatur oleh PTS masing-masing atau dapat mengikuti pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional. Namun perguruan tinggi tetap menjaga keseimbangan antara jumlah maksimum mahasiswa dalam setiap program studi dengan kapasitas sarana dan prasaran, dosen, tenaga kependidikan serta layanan dan sumber daya pendidikan lainnya.

Permenristek Dikti No. 55 tahun 2018 tentang pembinaan ideologi bangsa dalam kegiatan kemahasiswaan diperguruan tinggi pada pasal 1 ayat 1 disebutkan bahwa perguruaan tinggi bertanggung jawab untuk melakukan pembinaan ideologi bangsa bagi mahasiswa.

Permenristek Dikti No. 126 tahun 2016 tentang penerimaan mahasiswa baru Program sarjana pada perguruan tinggi sebagaimana disebutkan pada pasal 2 bahwa pola penerimaan mahasiswa baru diselenggarakan dengan prinsip adil, akuntabel dan transparan.

Berdasarkan ketetapan tersebut diatas, maka Universitas Imelda menyusun dan menetapkan beberapa kebijakan yang menjadi acuan dalam penerimaan mahasiswa baru di Universitas Imelda, adapun ketentuan tersebut, yaitu: Statuta Statuta UIM Bab V pasal 18 secara ringkas disebutkan bahwa Seseorang dapat diterima menjadi mahasiswa Universitas Imeldabila yang bersangkutan memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

1. Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Pendidikan Menengah Umum atau Pendidikan Menengah Sederajat lainnya, sejauh disyaratkan oleh ketentuan dan peraturan yang berlaku.

2. Kemampuan untuk memenuhi segala persyaratan yang ditentukan oleh Yayasan Imelda.

3. Kemampuan untuk memenuhi persyaratan dan kriteria resmi yang disyaratkan departemen terkait bagi calon mahasiswa.

(32)

3.4.2 Panitia Seleksi Mahasiswa Baru

Panitia Seleksi Mahasiswa Baru Tahun setiap tahun ajaran akan dibentuk Tim sesuai dengan tugas masing masing

A. Syarat Pendaftaran 1. Program reguler Warga Negara Indonesia.

 Warga negara Asing ( yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan pemerintah indonesia .

 Lulusan SMU, SMK semua jurusan, MAN jurusan IPA & IPS (Jalur umum)

 Tidak cacat fisik (Buta warna)

 Calon mahasiswa baru yang telah memenuhi kriteria selanjutnya melengkapi melengkapi berkas administrasi sebagai berikut :

 Fotokopi SKHU atau ijazah yang telah dilegalisir sebanyak 3 (Tiga) lembar.

Bagi yang belum memiliki ijazah dapat menyerahkan pada saat registrasi

 Pasfoto berwarna ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing sebanyak 3 (tiga) lembar

 Fotokopi Kartu keluarga sebanyak 3 (Tiga) lembar

 Fotokopi KTP orang tua dan calon mahasiswa sebanyak 3 (tiga) lembar

 Uang pendaftaran sesuai yang ditentukan

 Mengisi formulir pendaftaran (formulir tersedia) 2. Program non regular (ekstensi)

 Warga Negara Indonesia.

 Lulusan D-III Keperawatan

 Memiliki pengalaman bekerja diinstansi pelayanan keperawatan minimal 2 (dua) tahun

 Tidak cacat fisik (Buta warna)

Calon mahasiswa baru yang telah memenuh kriteria selanjutnya melengkapi berkas administrasi sebagai berikut :

 Fotokopy ijazah D-III keperawatan yang telah dilegalisir sebanyak 3 (Tiga) lembar.

 Fotocopy transkrip nilai yang telah dilegalisir sebanyak 3 (Tiga) lembar

 Pasfoto berwarna ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing sebanyak 3 (tiga) lembar

 Fotokopi Kartu keluarga sebanyak 3 (Tiga) lembar

 Fotokopi KTP orang tua dan calon mahasiswa sebanyak 3 (tiga) lembar

 Uang pendaftaran sesuai yang ditentukan

 Mengisi formulir pendaftaran (formulir tersedia)

(33)

B. Pelaksanaan Seleksi Masuk

Bagi calon mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan diberikan TANDA PESERTA UJIAN SELEKSI MASUKyang harus dibawa pada saat mengikuti Ujian Seleksi Masuk.

Tempat :Universitas Imelda Jl. Bilal No 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia, Kode Pos. 20239 Telepon (061) 6610072-6631380-6630196, Fax (061) 6618457 Home page http://www.kampusimelda.ac.id,

Waktu Pendaftaran : Hari Senin s/d Sabtu : pukul 08.00 – 16.00 WIB

(34)

Tabel 1.4 Jadwal seleksi penerimaan mahasiswa baru per tahun ajaran tercantum pada tabel berikut:

NO Kegiatan

Pelaksanaan

Gelombang I Gelombang II Gelombang III

1 Pendaftaran April - Juni Juni – Juli Juli-Agustus

2 Ujian Tulis Juni Juli Agustus

3 Tes Kesehatan Juni Juli Agustus

4 Tes

Wawancara

Juni Juli Agustus

5 Registrasi Ulang

September ( Disesuaikan dengan kalender akademik )

Mata pelajaran Uji Seleksi Masuk Universitas Imelda Tes tertulis meliputi:

 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika Tes kesehatanmeliputi:

 Fisik mulai kepala sampai kaki (Head to Toe)

 Tes bebas Narkoba

 Wawancara

 Minat

 Bakat

 Kesediaan mengikuti peraturan

C. Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru.

Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru secara skematis dapat dijelaskan sebagai berikut:

Tahap I: Seleksi Administrasi

Unit Pengelola Universitas Imeldamenentukan sejumlah syarat administrasi untuk calon mahasiswa. Calon mahasiswa baru yang memenuhi syarat administrasi diberikan kartu

(35)

Tahap II: Tes Tertulis

Calon mahsiswa baru melaksanakan tes tertulis yang meliputi soal Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika yang berjumlah 100 soal.

Calon mahasiswa dinyatakan lulus tes tertulis jika nilai hasil ujian ≥ 60.

Tahap III: Tes Kesehatan

Calon mahasiswa baru melaksanakan tes kesehatan. Hasil kelulusan tes kesehatan calon mahasiswa ditentukan berdasarkan pada rekomendasi dokter dan tim pemeriksa kesehatan.

Tahap IV: Tes Wawancara/tes keberlanjutan

Calon mahasiswa baru melaksanakan tes wawancara untuk menggali minat, bakat, prestasi dan kesediaan mematuhi peraturan di Universitas Imeldaserta memberikan penjelasan tentang peran yang akan dilakukan setelah lulus.

Tahap V: Pengumuman Kelulusan

Hasil kelulusan calon mahsiswa baru diumumkan melalui mading dan website Universitas Imelda

Tahap VI: Registrasi Ulang

Calon mahasiswa baru yang dinyatakan lulus melakukan registrasi ulang secara administrasi dan akademik dengan melengkapi berkas administrasi dan membayarkan uang pembangunan yang telah ditentukan. Calon mahasiswa baru yang telah melaksanakan registrasi dinyatakan sebagai mahasiswa Universitas Imelda.

(36)

Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru secara skematis dapat dijelaskan dalam skema berikut:

Gambar 3.1 Skema Proses Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Imelda

D. Instrumen

Instrumen yang digunakan dalam penerimaan mahasiswa baru di Universitas Imeldayaitu:

 Formulir pendaftaran, yang berisikan identitas dan data calon mahasiswa baru

 Instrumen untuk tes tertulis meliputi: soal Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika serta lembar jawaban

 Instrumen untuk tes kesehatanmeliputi: formulir kesehatan yang berisikan pemeriksaan fisik, pemeriksaan mata, pemeriksaan telinga, hidung dan tenggorokan (THT), pemeriksaan penyakit dalam dan pemeriksaan urine.

 Instrumen untuk wawancara berisikan tentang: minat, bakat, dan kesediaan mematuhi peraturan

Pengumuman Hasil Ujian Seleksi Masuk

Pengumuman diberikan selesai mengikuti tes, bertempat di kampus Universitas Imelda Medan melalui madding dan dapat diakses melalui website: http://www.kampusimelda.ac.id.

Tahap I Seleksi Administrasi

Tahap II Tes Terulis

Tahap III Tes Kesehatan

Tahap IV Tes Wawancara Tahap V

Pengumuman Kelulusan Tahap VI

Registrasi Ulang Mahasiswa

STIKES Imelda

(37)

3.4.3 Registrasi Ulang Persyaratan

Bagi Calon Mahasiswa yang dinyatakan lulus, segera melaksanakan daftar ulang / registrasi sesuai tanggal pengumuman Hasil Ujian Seleksi Masuk.Apabila tidak registrasi pada waktu yang ditentukan dianggap mengundurkan diri.

Untuk registrasi harus melengkapi syarat - syarat sebagai berikut :

 Tanda bukti setor Biaya Pendidikan di Universitas Imelda Medan ke Bank BRI melalui Briva.

 Fotokopi SKHU atau ijazah yang telah dilegalisir sebanyak 2 (dua) lembar

 Pasfoto berwarna ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing sebanyak 3 (tiga) lembar Prosedur Registrasi Mahasiswa Baru

 Calon mahasiswa mengambil berkas / Formulir Registrasi pada Pelayanan Administrasi Universitas Imelda Medan.

 Membayar Biaya Pendidikan.

 Pembayaran dapat dilakukan langsung ke bagian administrasi keuangan Universitas Imelda Medan atau Bank BRI Melalui Briva, langkah-langkahnya:

 Masukkan ATM

 Tekan kode pin

 Tekan/Pilih Menu Pembayaran

 Tekan/Pilih pembayaran lainnya

 Tekan/Pilih Briva

 Masukkan kode pembayaran Uang Pembangunan: 77971 – 7 – NIM Mahasisw

 Tekan ya

 Buat jumlah pembayaran sesuai pembayaran yang ditentukan

 Akan muncul data yang telah dimasukkan dan muncul pertanyaan Ya atau Tidak

 Tekan Ya

 Transaksi Selesai

 Bukti transaksi difotocopy dan diserahkan kepada bagian administrasi keuangan Universitas Imelda Medan

(38)

 Biaya Pendidikan yang harus dibayar meliputi :

 Uang Pembangunan

 Uang Praktikum

 Uang Kuliah

 Uang Asrama

Calon mahasiswa menyerahkan berkas yang sudah diisi dan bukti pembayaran Biaya Pendidikan di Pelayanan Administrasi Universitas Imelda Medan.

Calon mahasiswa memperoleh Kartu Tanda Mahasiswa Sementara (KTMS) sebagai bukti telah registrasi.

3.4.3.1 Sistem Pengambilan Keputusan

Sistem pengambilan keputusan dilakukan dengan beberapa tahapan, diawali dengan seleksi administrasi. Seleksi administrasi menyangkut pemeriksaan kelengkapan persyaratan administrasi, yaitu: ijazah, transkrip nilai, dan bukti pembayaran administrasi pendaftaran.

Calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan administrasi selanjutnya mengikuti ujian. Materi ujian adalah (a) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika,(b) Tes Kesehatan,dan (c) Wawancara. Selanjutnya dilakukan beberapa tahapan sebagai berikut:

Panitia memeriksa dan menyusun daftar calon mahasiswa baru yang lulus testertulis, tes kesehatan, dan wawancara. Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru melaksanakan rapat untuk mempertimbangkan kelulusan calon mahasiswa baru Panitia menyampaikan hasil rapat kepada Rektor untuk mendapatkan persetujuan calon mahasiswa baru dari Ketua RektorPengambilan keputusan harus memperhatikan hal-hal yang diatur sebagai berikut:

1. Penerimaan mahasiswa baru diselenggarakan berdasarkan prinsip ekuitas, dengan memperhatikan asas mutu, pemerataan pendidikan dan tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, golongan, gender, status sosial/ekonomi, politik dan memperhatikan keterwakilan provinsi asal calon mahasiswa.

(39)

2. Rektor menerima mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi dan berprestasi dengan memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan

3. Pengambilan keputusan mengenai calon mahasiswa yang memiliki kekurangan fisik dipertimbangkan berdasarkan tes kesehatan, seleksi wawancara dan keberlanjutan. Pada saat tes wawancara, calon mahasiswa akan dijelaskan gambaran mengenai kesulitan-kesulitan yang mungkin akan dihadapi dengan keterbatasan tersebut, dan dengan persetujuan itu calon mahasiswa dapat diterima sebagai mahasiswa di Rektor.

3.4.3.2 Kriteria Lulus

Untuk menentukan kelulusan dilihat dari Nilai kelulusan berdasarkan PAN (Patokan Angka Nilai) dan beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah:

1) Umum

Seleksi administrasi menyangkut pemeriksaan kelengkapan persyaratan administrasi, yaitu: ijazah, transkrip nilai, dan bukti pembayaran administrasi pendaftaran

2) Tes Tertulis

Tes tertulis: a) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika ≥ 60

Skor tes tertulis dihitung:

Skor maksimal 100 minimal 0 Dianggap lulus jika skor ≥ 60

Tes kesehatan: a) tidak buta warna parsial dan total; b) bebas narkoba.

Tes wawancara: a) minat; b) bakat; c) kesediaan mengikuti peraturan.

3.4.3.3 Biaya pendidikan

Pembayaran dilakukan dengan:

1) Membayar langsung ke bagian administrasi keuangan UIM Imelda Medan

(40)

2) Mentransfer ke Bank BRI melalui Briva, langkah-langkahnya:

 Masukkan ATM

 Tekan kode pin

 Tekan/Pilih Menu Pembayaran

 Tekan/Pilih pembayaran lainnya

 Tekan/Pilih Briva

 Masukkan kode pembayaran sesuai dengan apa yang mau dibayar

 Tekan ya

 Buat jumlah pembayaran

 Akan muncul data yang telah dimasukkan dan muncul pertanyaan Ya atau Tidak

 Tekan Ya

 Transaksi Selesai

Kode pembayaran:

Uang kuliah : 77971 – 1 – NIM Mahasiswa Uang ujian : 77971 – 2 – NIM Mahasiswa Uang asrama : 77971 – 3 – NIM Mahasiswa Uang pembangunan : 77971 – 7 – NIM Mahasiswa

3.4.3.4 Beasiswa

A . Program bantuan Yayasan Imelda

Yayasan Imelda memberikan program bantuan kepada calon / bagi calon mahasiswa putra/putrid di berbagai daerah yang berprestasi dan kurang mampu secara ekonomi Syarat dan ketentuan untuk program bantuan yayasan ini adalah :

 Lulusan SMA /SMK sederajat

 Sehat fisik/psikis

 Berasal dari keluarga yang kurang mampu dengan disertai lampiran surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh lurah /kepala desa /pejabat yang berwenang

 Memiliki prestasi akademik dan/atau non akademik yang dibuktikan

(41)

 Memperoleh rekomendasi dari SMA /SMK asal

 Selama masa pendidikan mahasiswa tidak dibebankan biaya

 Biaya pendidikan akan dibayar oleh mahasiswa setelah mahasiswa tersebut lulus dan bekerja

 Pembayaran biaya pendidikan bisa dibayar lunas atau pun dengan cara menyicil

 Bersedia menandatangani perjanjian sesuai dengan kesepakatan bersama antara yayasan dan mahasiswa beserta orang tua

B . Beasiswa Bidikmisi

Beasiswa bidikmisi bersumber dari Kementrian Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti ) melalui direktorat jendral pembelajaran dan kemahasiswaan . Bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah .Fasilitas /ketentuan penerima Bidikmisi :

 lulusan SMA/SMK sederajat yang mempunyai potensi akademik baik tapi terbatas secara ekonomi .

 lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi UIM Imelda

 Berasal dari keluarga yang kurang mampu dengan disertai lampiran surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh lurah /kepala desa /pejabat yang berwenang

 Bebas Biaya Pendaftaran

 Pengantian biaya kedatangan pertama untuk pendaftar bidikmisi yang ditetapkan sebagai penerima bidikmisi sesuai dengan ketentuan UU

 Pembebasan Biaya Pendidikan Yang dibayarkan ke perguruan Tinggi

 Subsidi Biaya Hidup senilai Rp.650.000 Perbulan

 Durasi Pemberian Beasiswa untuk Diploma 3 maksimal 6 semester

 Durasi pemberian beasiswa diploma 4/sarjana maksimal 8 semester

C . Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik ( PPA )

Beasiswa ini bersumber dari bersumber dari Kementrian Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti ) melalui direktorat

(42)

jendral pembelajaran dan kemahasiswaan. Dengan Syarat dan ketentuan Sebagai Berikut

 Calon penerima Beasiswa PPA adalah Mahasiswa aktif di jenjang D.III ataupun SI /D.IV

 Paling rendah duduk pada semester 2 dan paling tinggi duduk pada semester VI

 Memiliki prestasi akademik dan/atau non akademik dengan melampirkan fotokopi traskrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3.00 yang disahkan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi

D. Beasiswa dari Instansi lain

Bentuk beasiswa dari instansi lain adalah beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa UIM Berasal Dari institusi lain seperti dari Bank BRI dan Juga instansi lain serta berbagai unsur melalui program program yang dicanangkan pemerintah .Adapaun syarat dan ketentuan Sebagai berikut

 Lulusan SMA/SMK sederajat yang mempunyai potensi akademik baik tapi terbatas secara ekonomi .

 lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi Universitas Imelda

 Berasal dari keluarga yang kurang mampu dengan disertai lampiran surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh lurah /kepala desa /pejabat yang berwenang

A. Bebas Biaya Pendaftaran

 Pengantian biaya kedatangan pertama untuk pendaftar bidikmisi yang ditetapkan sebagai penerima bidikmisi sesuai dengan ketentuan UU

 Pembebasan Biaya Pendidikan Yang dibayarkan ke perguruan Tinggi

 Subsidi Biaya Hidup senilai Rp.650.000 Perbulan

 Durasi Pemberian Beasiswa untuk Diploma 3 maksimal 6 semester

 Durasi pemberian beasiswa diploma 4/sarjana maksimal 8 semester

(43)

B. Kelengkapan administrasi/berkas

 Fotokopi SKHU atau ijazah yang telah dilegalisir sebanyak 2 (dua) lembar. Bagi yang belum memiliki ijazah dapat menyerahkan pada saat registrasi

 Pasfoto berwarna ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing sebanyak 3 (tiga) lembar

 Mengisi formulir pendaftaran (formulir tersedia)

 Surat Keterangan Kurang Mampu

 Memiliki prestasi akademik dan/atau non akademik yang dibuktikan dari hasil rapor, sertifikat dll.

C. Kriteria Umum

Untuk menentukan calon mahasiswa yang mendapatkan beasiswa, beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah:

1) Umum

Seleksi administrasi menyangkut pemeriksaan kelengkapan persyaratan administrasi, yaitu: ijazah, transkrip nilai, dan bukti pembayaran administrasi pendaftaran

2) Tes Tertulis

Tes tertulis: a) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika

3) Tes kesehatan

Tes kesehatan: a) tidak buta warna parsial dan total; b) tidak cacat fisik dan mental; c) bebas narkoba.

4) Tes wawancara

Tes wawancara: a) minat; b) bakat; c) kesediaan 5) mengikuti peraturan.

6) Memperhatikan keterwakilan provinsi/daerah asal calon mahasiswa

Gambar

Tabel 2.1 Data seluruh program studi Universita Imelda Medan UIM)
Tabel 2.2 Struktur Kurikulum  Struktur Kurikulum
Tabel 2.3 Struktur Kurikulum  Struktur Kurikulum
Tabel 1.4 Jadwal seleksi penerimaan mahasiswa baru  per tahun ajaran tercantum  pada tabel berikut:
+3

Referensi

Dokumen terkait

Pembebasan Biaya Pendidikan yang mencakup: Uang Satuan kredit semester/sics selama 2 (dua) semester kepada 48 (empat puluh delapan) orang mahasiswa yang memiliki Indeks

Matakuliah Nama Kelas Sks Semester Paket Prodi Nama Dosen Kode Ruang Jadwal Tatap Muka Peserta Jumlah.. Kode Nama Senin Selasa Rabu Kamis

Kedua Setiap dosen harus melaksanakan tugas pengajaran sesuai dengan ketentuan ITS yang telah ditetapkan dalam jadwal kegiatan akademik untuk pengajaran Semester

PERTAMA : Mengangkat dan menugaskan dosen mengajar matakuliah pada program studi Teknik Elektro Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan,

PERTAMA : Mengangkat dan menugaskan dosen mengajar matakuliah pada program studi S-1 Teknik Sipil Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan,

Kedua Setiap dosen harus melaksanakan tugas pengajaran sesuai dengan ketentuan ITB yang telah ditetapkan dalam jadwal kegiatan akademik untuk pengajaran Semester

Bahwa dalam rangka memperlancar Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar di Universitas Persada Indonesia Y.A.I perlu diterbitkan Surat Keputusan mengenai penugasan mengajar pada semester

Dosen : Siti Ernawati Matakuliah : TEKNIK RISET OPERASIONAL SKS : 3 Kelas : 11.8B.07-11826 Jumlah Mahasiswa : 26 BERITA ACARA PENGAJARAN Pertemuan Ruangan Tanggal Bahan Kajian