KARYA TULIS ILMIAH
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS
CALCANEUS SPURS BILATERAL
DI RSUD SALATIGA
DiajukanGunaMelengkapiTugasdanMemenuhi Sebagian PersyaratanMenyelesaikanProgram
Pendidikan Diploma III Fisioterapi
Oleh: Iffa Khafina
J100141008
PROGRAM STUDI FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN
i
KARYA TULIS ILMIAH
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS
CALCANEUS SPURS BILATERAL
DI RSUD SALATIGA
DiajukanGunaMelengkapiTugasdanMemenuhi Sebagian PersyaratanMenyelesaikanProgram
Pendidikan Diploma III Fisioterapi Oleh :
Iffa khafina J100141008
PROGRAM STUDI FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN
v
MOTTO
Bersabarlah selama kesabaran dibutuhkan, semua kebaikan membutuhkan
kesabaran “Mario Teguh”.
Berserahlah sepenuhnya kepada Tuhan, agar Tuhan menyerahkan jawaban
dari seluruh doa dan harapanmu “Mario Teguh”.
Setiap manusia tentu punya kelemahan, namun senantiasa punya kelebihan
“Ustadz Felix Siauw”.
Sahabat baik selalu tahu saat kita sedang bersedih, meskipun kita tersenyum, tertawa, terlihat riang, dia tahu kita sedang sedih hanya dengan menatap mata
kita “Darwis Tere Liye”.
vi
PERSEMBAHAN
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas segala karunia kesehatan, kekuatan dan kejernihan pikiran yang telah dianugerahkan-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini. Dengan segala kerendahan hati saya persembahkan Karya Tulis Ilmiah ini kepada :
1. Allah SWT yang telah memberikan segala nikmatnya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik.
2. Ibu dan Ayah tercinta, yang telah memberikan segala dukungan baik moral maupun material dan memberi semangat sehingga saya dapat menyelesaikan studi ini.
3. Kakak-kakak tersayang yang telah menghibur dan memberi semangat kepada saya.
4. Pacar saya tersayang Aji yang telah memberi semangat dan menemani saya. 5. Sahabat-sahabat saya yang selalu di samping dan selalu membuat saya
tertawa.
6. Seluruh teman-teman seperjuangan di DIII Fisioterapi UMS angakatan 2011. 7. Terima kasih untuk kalian semua yang selalu mendoakan, memberi semangat,
vii
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan inayah-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan penyusunan Karya Tulis Ilmiah dengan judul “Penatalaksanaan
Fisioterapi pada Kasus Calcaneus Spurs Bilateral” . Karya Tulis Ilmiah ini
disusun sebagai tugas akhir dan melengkapi persyaratan untuk menyelesaikan Program Pendidikan Diploma III Jurusan Fisioterapi Universitas Muhammadiyyah Surakarta.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini, tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian penulisan Karya Tulis Ilmiah ini, yakni:
1. Bapak Bambang Setiadji, selaku Rektor Universitas Muhammadiyyah Surakarta.
2. Bapak Dr. Suwaji, M. Kes, selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
3. Ibu Yulisna Mutia Sari, SST.FT. M.Sc (GRS), Selaku pembimbing dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini.
4. Bapak Bambang Sutedjo, selaku pembimbingPraktek Komprehensif di Poli Fisioterapi RSUD Salatiga.
viii
6. Seluruh dosen, karyawan dan staf Universitas Muhammadiyyah Surakarta jurusan Fisioterapi yang telah membantu penulis dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini.
7. Ibu dan Ayahku, Kakak-kakakku, serta Pacar saya Ajiyang telahmemberikanbimbingan, doa, dorongandanmotivasikepadapenulis. 8. Sahabat- sahabatku “Dwi, Nisa dan Atika” kalian sangat luar biasa.
9. Rekan- rekan mahasiswa angkatan 2011, yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
10.Rekan – rekan Kost “Dinda, Trio, Atika, Dita, Irma, Azizah, Mb. Tika, sertaadik –adikkostku”.
11.Rekan – rekan Komperehensif “Fresha, Fajar, Ike, Ega dan
Riski”terimakasihkebersamaannya.
Akhirnya dengan segala kerendahan hati penulis menyadari bahwa penulisan Karya Tulis Ilmiah ini masih jauh dari sempurna. Maka, saran dan kritikdaripembacaakansangatpenulisharapkangunasempurnanyapenyusunankar ya tulis ilmiah ini.
ix
ABSTRAK
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS CALCANEUS SPURS BILATERAL DI RSUD SALATIGA
(Iffa Khafina, J100141008, 2015)
Latar belakang : Calcaneus Spurs adalah proyeksi tulang atau perkembangan yang terbentuk pada permukaan bawah kaki atau tulang belakang calcaneus. Problematika fisioterapi yang dapat ditemukan pada kasus tersebut diantaranya nyeri tekandan nyeri gerak pada kesua tumit, penurunan Lingkup Gerak Sendi pada kedua tumit, penurunan kekuatan otot, serta functional limitation yaitu keterbatasan fungsi dalam ADL.
Metode : dalam penanganan kasus tersebut menggunakan Ultra Sound (US) dan terapi latihan, yang dievaluasi dengan metode pengukuran nyeri VDS, pengukuran kekuatan otot (MMT), pengukuran LGS (goneometer) dan kemampuan ADL (LEFS).
Tujuan : metode diatas untuk mengetahui manfaat pemberian terapi dengan modalitas US dan terapi latihan dalam mengurangi nyeri, peningkatan lingkup gerak sendi, peningkatan kekuatan otot dan peningkatan kemampuan ADL.
Hasil : setelah dilakukan 6 kali terapi didapatkan hasil penurnan nyeri, peningkatan LGS ankle, peningkatan MMT ankle, serta peningkatan kemampuan aktifitas fungsional.
Kesimpulan : US dapat menurunkan nyeri, Terapi Latihan dapat meningkatkan LGS, meningkatkan kekuatan otot dan kemampuan fungsional.
x
ABSTRACT
PHYSIOTHERAPY MANAGEMENTIN CASE OF CALCANEUS SPURS
BILATERALAT RSUD SALATIGA
(Iffa Khafina, J100141008, 2015)
Background : calcaneus spurs projection growth bone or formed on the bottom surface of the legs or spine calcaneus. The problems of physiotherapy in the form of pain in both heels, decreased muscle strength, then limited of activity day living (ADL).
Methods : the methods in the management of in the case, using Ultra Sound (US), exercise, then evaluated using methods of measuring of muscle strength (MMT), ability of ADL (LEFS).
Objectives :above methods to understand the benefites of US an exercise therapy in reducing pain, increasing range or motions, increasing muscle sterngth and increasing of ability ADL.
Results :after had given physioterapy 6 times the results obstained : decreased of pain, increased range of motions ankle, increased muscl strength of ankle and then increased ability of functional activity.
Conclusion :ultra sound can reduce pain, exercise therapy can increases range of motions, muscle strength and ability of functional activity.
xii
H. Problematika Fisioterapi ... 12
xiii
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 3.1 Skala Manual Muscle Testing (MMT) ... 27
Tabel 3.2 Hasil Pemeriksaan Lingkup Gerak Sendi ... 28
Tabel 3.3 Skala Pemeriksaan ADL dengan Index LEFS ... 29
Tabel 3.4 Hasil Pemeriksaan ADL dengan Index LEFS ... 30
Tabel 3.5 Hasil Evaluasi Nyeri (VDS) ... 37
Tabel 3.6 Hasil Evaluasi Kekuatan Otot (MMT) ... 38
Tabel 3.7 Hasil Evaluasi LGS ... 38
Tabel 3.8 Hasil Evaluasi ADL dengan Index LEFS ... 39
Tabel 4.1 Hasil Evaluasi Nyeri (VDS) ... 41
Tabel 4.2 Hasil Evaluasi Kekuatan Otot (MMT) ... 42
Tabel 4.3 Hasil Evaluasi LGS ... 43
xiv
DAFTAR GAMBAR
xv
DAFTAR GRAFIK
Halaman
Grafik 5.1 Penurunan Nyeri dengan Skala VDS Desktra ... 46
Grafik 5.2 Penurunan Nyeri dengan Skala VDS Sinistra ... 47
Grafik 5.3 Peningkatan Kekuatan Otot Ankle Dekstra ... 48
Grafik 5.4 Peningkatan Kekuatan Otot Ankle Sinistra ... 48
Grafik 5.5 Peningkatan LGS pada Ankle Dekstra ... 49
Grafik 5.6 Peningkatan LGS pada Ankle Sinistra ... 50
Grafik 5.7 Peningkatan Aktifitas Fungsional dengan LEFS Aktifitas 1-5 ... 51
Grafik 5.8 Peningkatan Aktifitas Fungsional dengan LEFS Aktifitas 6-10 ... 51
Grafik 5.9 Peningkatan Aktifitas Fungsional dengan LEFS Aktifitas 11-15 ... 52
xvi
DAFTAR SINGKATAN
ADL Activity Day Living
LEFS Lower Extremity Functional Scale
LGS Lingkup Gerak Sendi MMT Manual Muscle Testing
US Ultra Sound
xvii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Daftar Riwayat Hidup