• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY NEWS KAMIS, 24 NOVEMBER 2011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY NEWS KAMIS, 24 NOVEMBER 2011"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

KAMIS, 24 NOVEMBER 2011

1 of 5 Please see important disclosure at the end of this report

TODAY’S HIGHLIGHTS

Bursa AS kembali ditutup melemah cukup dalam pada tadi malam, indeks Dow Jones merosot 236,17 poin atau 2,05%, S&P turun 2,2%, dan Nasdaq turun 2,4%. Investor memilih aman untuk keluar pasar jelang libur thanksgiving setelah beberapa data ekonomi global cukup mengkhawatirkan sebagai tanda-tanda pelemahan ekonomi. Setelah kemarin China mengumumkan kegiatan manufaktur yang menurun, kini kegiatan manufaktur Jerman juga mengalami hal yang sama, kembali terkontraksi pada November untuk dua bulan berturut-turut, disamping itu lelang obligasi negara Jerman juga sepi peminat, mengindikasikan Jerman mulai kurang menarik. Sementara itu, the Fed dikabarkan akan melakukan strest test pada enam institusi financial terbesar AS, akibatnya saham-saham financial turun lebih dari 3%.Bursa Eropa juga ditutup melemah dan berada pada titik terendah dalam tujuh minggu merespon lemahnya permintaan terhadap obligasi Jerman. Indeks FTSE turun 1,29%.

Bursa Asia pagi ini bergerak melemah, Nikkei turun 1,87%, kospi turun 0,3%.

IHSG hari ini diperkirakan akan kembali melemah seiring buruknya data manufaktur di China dan Jerman, resiko trading menjadi tinggi akibat masih besarnya minat jual investor, strategi aman adalah melakukan aksi jual sebagian portofolio untuk dibeli kembali pada harga yang lebih murah.

Indonesia News Highlight

• XL Incar Rp 14 triliun dari penjualan menara

• MDS (LPPF) Anggarkan Capex Rp 450 M

• Alam Sutera (ASRI) berpeluang raih Rp 712 miliar

• Penjualan SUCACO Menggelembung 43,5%

Trading Counter

• TLKM – Buy on Weakness

• AALI – Sell

• BBCA – Buy on Weakness

• BMRI – Buy on Weakness

• BKSL – Buy on Weakness

Dividen payment Schedule

IDR/share Cum Date Ex Date Payment Date BRAM 75.00 22-Nov-11 23-Nov-11 9-Dec-11 ADRO $0.0024 28-Nov-11 29-Nov-11 9-Dec-11 PTBA 103.46 28-Nov-11 29-Nov-11 15-Dec-11 PT. Greenwood Sejahtera Tbk

IDR Rp 275 - Rp 325

Book Building 16 - 25 November 2011

Shares 3,338,500,000

Effective Date 5-Dec-11

Offering Period 7 - 9 December 2011

Allotment Date 13-Dec-11

Listing Date 15-Dec-11

IPO Corner IDX Statistics & Currency Rate

Close Chg %Chg %YTD IDX Last 3,687.01 -48.52 -1.30 -0.45 LQ 45 724.84 -5.94 -0.81 9.60 Vol (mn/sh) 2,551.00 Val (Rp Bn) 2,412.00 IDR/USD 9,035 0 0.00 0.01 Net Foreign Net Buy/ -Net Sell (Rp bn) -346 Market Indices Close Chg %Chg %YTD DJIA 11,257.55 -236.17 -2.05 -2.76 S&P 500 1,161.79 -26.25 -2.21 -7.62 NASDAQ 2,460.08 -61.20 -2.43 -7.27 FTSE 5,139.78 -67.04 -1.29 -12.88 HSI 17,864.43 -387.16 -2.12 -22.45 STI 2,717.20 -40.63 -1.50 -14.82 Nikkei 8,314.74 -33.53 -0.40 -18.71 American Depository Receipts (ADRs)

$ % Chg Eq. Rp/Sh IDX Last TLKM 32.48 0.09 7,336 7,550 ISAT 28.43 -2.64 5,137 5,050 Commodities Price

Close Chg % Chg Oil-WTI (USD/bbl) 96.17 -1.70 -1.74 Gold (USD/t oz.) 1,696 -4 -0.24 Nickel (USD/MT) 17,150 -700 -3.92 Tin (USD/MT) 20,600 -150 -0.72 CPO (RM/Ton) 3,161 -14 -0.44 Rubber (USD/Kg) 3.39 -0.03 -0.80 Coal Newcastle* 113.69 -1.71 -1.48 *Closing price at Nov 18,2011

Economic Indicators Current Prior Chg Inflation Oct 2011 (MoM) -0.12% 0.27% -0.39% Oct 2011 (YoY) 4.42% 4.61% -0.19% BI rate, Nov 10, 2011 6.00% 6.50% -0.50% GDP Growth Q3 2011 3.50% 2.87% Mutual Fund NAB 1 Mo 1 Yr Semesta Dana Maxima 4,983.95 1.05% 8.49%

Semesta Dana Maxima vs IDX Performance

-50.00% 0.00% 50.00% 100.00% 150.00% 200.00% 250.00% 300.00% De c-0 8 Fe b-0 9 Ap r-0 9 Ju n-0 9 Au g-0 9 Oc t-0 9 De c-0 9 Fe b-1 0 Ap r-1 0 Ju n-1 0 Au g-1 0 Oc t-1 0 De c-1 0 Fe b-1 1 Ap r-1 1 Ju n-1 1 Au g-1 1 Oc t-1 1 JSX SDM

(2)

TECHNICAL COUNTER IHSG

IHSG hari ini diperkirakan akan kembali melemah seiring buruknya data manufaktur di China dan Jerman, resiko trading menjadi tinggi akibat masih besarnya minat jual investor, strategi aman adalah melakukan aksi jual sebagian portofolio untuk dibeli kembali pada harga yang lebih murah.

Support : S1 3.670 S2 3.631 Resisten : R1 3.733 R2 3.790

TLKM

Walau tekanan jual sering muncul, namun kekuatan beli selalu mampu melawan setiap aksi jual, stochastic dan MACD kembali mengarah keatas.

Support : S1 7.500 S2 7.450 Resisten : R1 7.600 R2 7.650 Rekomendasi : Buy on Weakness

AALI

MACD kembali dead cross membuka peluang kembali melemah,

Support : S1 20.650 S2 20.000 Resisten : R1 21.500 R2 22.050 Rekomendasi : Sell

(3)

3 of 5 Please see important disclosure at the end of this report

BBCA

Stochastic sudah berada pada area oversold dan harga berada pada batas bawah bollinger band, ada peluang teknikal rebound jika terjadi gap down Support : S1 7.500 S2 7.300

Resisten : R1 7.850 R2 7.950 Rekomendasi : Buy on Weakness

BMRI

Walau pola candle stick berbentuk bearish harami, namun posisi harga masih berada diatas support MA 50, tekanan mungkin masih ada namun masih dapat diimbangi oleh minat beli.

Support : S1 6.500 S2 6.300 Resisten : R1 6.700 R2 6.850 Rekomendasi : Buy on Weakness

BKSL

Stochastic kembali membentuk tren rebound membuka peluang harga kembali menguat.

Support : S1 230 S2 220 Resisten : R1 255 R2 265 Rekomendasi : Buy on Weakness

(4)

INDONESIA NEWS

• XL Incar Rp 14 triliun dari penjualan menara

PT XL Axiata Tbk (EXCL) menjajaki penjualan 7 ribu menara telekomunikasi milik perseroan dengan target perolehan dana Rp 14 triliun. XL menunjuk Goldman Sach sebagai perantara penjualan. Perseroan sedang berdiskusi dengan tiga calon pembeli, tapi harga belum pas.

• MDS (LPPF) Anggarkan Capex Rp 450 M

PT Matahari Departemen Store Tbk (MDS) menyiapkan belanja modal (capex) sekitar Rp 450 miliar pada 2012, Perseroan berencana membuka 8-10 gerai, dana capex tersebut berasal dari kas internal. Untuk membuka satu gerai diperlukan dana Rp 30-40 miliar.

• Alam Sutera (ASRI) berpeluang raih Rp 712 miliar

PT Alam Sutera Realty Tbk berpotensi menyerap Rp 712,73 miliar dari aksi rights isuue non-HMETD berdasarkan harga eksekusi Rp 399 untuk 1,78 miliar saham baru.

• Penjualan SUCACO Menggelembung 43,5%

PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SUCACO/SCCO) selama periode Januari-September 2011 (9M11) mengantongi pendapatan usaha sebesar Rp2.295,39 milyar. Pendapatan yang diraih perusahaan kabel ini menggelembung hingga 43,5 persen yoy dibandingkan periode serupa tahun 2010 (9M10) sebesar Rp1.599,23 milyar. Meski beban pokok penjualan ikutan membengkak 43,6 persen yoy akan tetapi laba kotor yang diraih SUCACO masih tumbuh dari Rp116,25 milyar menuju Rp167,63 milyar. Demikan halnya dengan laba usaha yang bertambah dari Rp69,51 milyar menjadi Rp107,84 milyar. Alhasil laba bersih periode berjalan pada 9M11 mencapai Rp73,24 milyar dan angka ini naik 52,2 persen yoy ketimbang 9M10 menuju Rp48,13 milyar.

(5)

5 of 5 Please see important disclosure at the end of this report RESEARCH Muhamad Sugiarto Research Analyst [email protected] HEAD OFFICE PT. Semesta Indovest Menara Imperium Fl.18 Jl. HR Rasuna Said Kav. 1 Jakarta 12980 - Indonesia

BRANCHES

Jakarta - Puri Serpong

Komp. Rukan Puri Niaga III, Blok M 8/ 2A Ruko BSD Sektor 7

Jl. Puri Kencana Kembangan, Jakarta 11610 Blok RN No. 60, Serpong 15321

Telp. (021) 2569 5600 Telp. (021) 537 9545

Fax. (021) 5830 3441 Fax. (021) 537 9967

Surabaya Semarang

Ruko Darmo Square Blok B 28 Jl. Karang Saru No.17

Jl. Raya Darmo No. 54 – 56, Surabaya 60264 Semarang 50136

Telp. (031) 563 2727 Tel. (024) 358 4801/03

Fax. (031) 562 4616 Fax. (021) 358 4804

Disclaimer

This report has been prepared by PT. Semesta Indovest on behalf of itself and its affiliated companies and is provided for information purposes only. Under no circumstances is it to be used or considered as an offer to sell, or a solicitation of any offer to buy. This report has been produced independently and the forecasts, opinions, and expectations contained herein are entirely those of PT. Semesta Indovest.

While all reasonable care has been taken to ensure that information contained herein is not untrue or misleading at the time of publication, PT. Semesta Indovest makes no representation as to its accuracy or completeness and it should not be relied upon as such. This report is provided solely for the information of clients of PT. Semesta Indovest who are expected to make their own investment decisions without reliance on this report. Neither PT. Semesta Indovest nor any officer or employee of PT. Semesta Indovest accept any liability whatsoever for any direct or consequential loss arising from any use of this report or its contents. PT. Semesta Indovest and/or persons connected with it may have acted upon or used the information herein contained, or the research or analysis on which it is based, before publication.

Referensi

Dokumen terkait

Strategi BBRI agar KUR tetap tumbuh secara sehat di tengah pandemi Covid-19 adalah dengan melakukan digitalisasi dalam penyaluran kredit dan tetap tumbuh secara selektif.. Oleh

Untuk mengimbangi kerugian akibat penutupan gerai, MAPI mendorong peningkatan penjualan online, yang terlihat dari kenaikan penjualan online sebesar +48.1% pada 9M21

Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa hanya tumbuh 2,5% bahkan 0% jika durasi Covid-19 lebih dari 3 sampai 6 bulan terutama jika penanganan bencana Covid-19 dengan

Sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan akan dibayarkan pada 16 September 2021 untuk obligasi Seri A dan 9 September 2023 untuk obligasi Seri B.. Dana

Pada hari Kamis (30/12) ini, yang merupakan hari terakhir perdagangan di tahun 2010, diperkirakan IHSG masih akan melakukan penguatan dan jika kita lihat window

Penerapan Gray-Tall and Polya Based Learning (GTPBL) disertai Assessment for Learning (AfL) yang dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa pada matakuliah aljabar

Hasil penggerombolan menunjukkan bahwa metode k-medoid mempunyai nilai rataan tingkat salah klasifikasi yang lebih rendah dan signifikan pada kondisi proporsi

Jika operasi pasar yang dilakukan oleh Bea Cukai berhasil menekan rokok ilegal, maka menjadi sentimen positif bagi industri rokok, dimana volume penjualan para