HUBUNGAN USIA DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2012-2013 NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Usia dan Jarak Kehamilan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Pa
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Untuk mengetahui faktor-faktor sosiodemografis dan kehamilan yang berhubungan dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sri Ratu Medan tahun 2014 dilakukan
Untuk mengetahui faktor-faktor sosiodemografis dan kehamilan yang berhubungan dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sri Ratu Medan tahun 2014 dilakukan
Dari hasil distribusi subjek menurut keadaan preeklampsia/eklampsia yang diderita ibu selama kehamilan, pada kelompok kasus atau kelompok ibu yang melahirkan bayi dengan
Umur ibu merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kejadian bayi dengan berat badan lahir redah, dimana angka kejadian tertinggi BBLR adalah pada usia dibawah 20 tahun karena
Tabel 6 menunjukkan 74,41% responden yang memiliki jarak kehamilan lebih dari atau sama dengan 2 tahun, melahirkan bayi dengan berat badan lahir antara 1500-2500 gram
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat dibuat kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara usia ibu, usia kehamilan ibu, paritas ibu, jarak kehamilan,
Dari hasil distribusi subjek menurut keadaan preeklampsia/eklampsia yang diderita ibu selama kehamilan, pada kelompok kasus atau kelompok ibu yang melahirkan bayi dengan
Bayi yang BBLR tidak hanya diakibatkan oleh ibu yang menderita kurang energi kronis saja, tapi banyak faktor-faktor yang dapat menyebabkan bayi BBLR dilihat dari segi ibunya atau