PROSES BERPIKIR SISWA SMK DENGAN KECERDASAN LINGUISTIK, LOGIKA MATEMATIKA, DAN VISUAL SPASIAL DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA (Anton Sujarwo)
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kontribusi kecerdasan spasial terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika sebesar 11,8%, (2) kontribusi kecerdasan verbal
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa: (1) Siswa dengan kecerdasan visual-spasial tinggi memiliki jenis kesulitan (a) kesulitan dalam menerjemahkan masalah
Peserta didik dengan kecerdasan visual-spasial yang dominan cenderung memiliki pola belajar yang lebih baik dengan melihat daripada mendengarkan. Bahkan ketika mendengarkan
(1) Guru dapat memberikan masalah-masalah matematika untuk mengasah intuisi siswa dalam menyelesaikan masalah, baik pada siswa dengan kecerdasan matematis logis,
Pada penelitian ini, analisis regresi ganda digunakan untuk mengetahui persamaan regresi hubungan kecerdasan logis-matematis, kecerdasan visual-spasial, dan motivasi
Subjek penelitian untuk penalaran spasial dalam memecahkan masalah geometri dengan kemampuan matematika rendah (KR) berdasarkan hasil analisis penalaran spasial
Kecerdasan visual-spasial yang di maksud adalah kemampuan peserta didik dalam cara berpikirnya dengan menggunakan gambar termasuk gambaran tabel, peta, grafik
Peningkatan kecerdasan visual spasial anak usia dini dengan menggunkan media Pop-Up Book Geometri didapatkan nilai N-Gain sebesar 0,59 dan termasuk pada kategori