• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

2.1. Konsep Dasar Sistem Informasi 2.1.1. Definisi Sistem

Menurut Prof. Dr. Mr. S. Prajudi Atmosudirdjo menyatakan bahwa suatu sistem terdiri atas objek-objek, atau unsur-unsur, atau komponen-komponen yang berkaitan dan berhubungan satu sama lainnya sedemikian rupa sehingga unsur-unsur tersebut merupakan suatu kesatuan pemrosesan atau pengolahan yang tertentu.3

Model Umum sebuah sistem terdiri dari input, proses, dan output. Hal ini merupakan konsep sebuah sistem yang sangat sederhana mengingat sebuah sistem dapat mempunyai beberapa masukan dan keluaran sekaligus. Selain itu sebuah sistem juga memiliki karakteristik atau sifat-sifat tertentu yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem. Adapun karakterisik yang dimaksud adalah sebagai berikut :

a. Komponen Sistem (Components)

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi yang bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat-sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem lebih besar yang disebut dengan Supra Sistem.

b. Batasan sistem (Boundary)

3 Sutabri, Tata. Analisa Sistem Informasi. Hal : 10.

(2)

Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem lainnya atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan.

c. Lingkungan Luar Sistem (Environment)

Bentuk apapun yang ada diluar ruang lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut dengan lingkungan luar sistem. d. Penghubung Sistem (Interface)

Media yang menghubungkan sistem dengan subsistem yang lain disebut dengan penghubung sistem atau interface. Penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lain.

e. Masukan Sistem (Input)

Energi yang dimasukkan ke dalam sistem disebut masukan sistem, yang dapat berupa pemeliharaan (maintenance input) dan sinyal (signal input). f. Keluaran Sistem (Output)

Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran ini merupakan masukan bagi subsistem yang lain. g. Pengolah Sistem (Proses)

Suatu sistem dapat mempuyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran.

h. Sasaran Sistem (Objective)

Suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran yang pasti dan bersifat deterministik.4

2.1.2. Daur Hidup Sistem

Siklus hidup sistem (system life cycle) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam penerapan sistem atau subsistem informasi berbasisi komputer. Siklus hidup sistem terdiri dari serangkaian tugas yang mengukui

(3)

langkah pendekatan sistem, karena tugas-tugas tersebut mengikuti pola yang teratur dan dilakukan secra top down. Siklus hidup sistem sering disebut sebagai pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pembangunan dan pengembangan sistem.

Adapun beberapa fase atau tahapan dari daur hidup suatu sistem, diantaranya adalah :

a) Mengenali adanya kebutuhan

Sebelum segala sesuatunya terjadi, timbul suatu kebutuhan atau problema yang harus dapat dikenali sebagaimana adanya. Kebutuhan dapat terjadi sebagai hasil perkembangan organisasi. Volume kebutuhan itu meningkat melebihi kapasitas dari sistem yang ada. Semua kebutuhan ini harus dapat didefinisikan dengan jelas. Tanpa adanya kejelasan dari kebutuhan yang ada, pembangunan sistem akan kehilangan arah dan efektivitasnya.

b) Pembangunan Sistem

Suatu proses atau seperangkat prosedur yang harus diikuti guna menganalisis kebutuhan yang timbul dan membangun suatu sistem untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

c) Pemasangan Sistem

Setelah tahap pembangunan sistem selesai, sistem kemudian akan dioperasikan. Pemasangan sistem merupakan tahap yang penting dalam daur hidup sistem, dimana perahlihan dari tahap pembangunan menuju tahap operasional adalah pemasangan sistem, yang merupakan langkah akhir dari suatu pembangunan sistem.

d) Pengoperasian Sistem

Program-program komputer dan prosedur-prosedur pengoperasian yang membentuk suatu sistem informasi semuanya bersifat statis sedangkan organisasi yang ditunjang oleh sistem informasi selalu mengalami perubahan karena pertumbuhan kegiatan, perubahan peraturan dan kebijaksanaan ataupun kemajuan

(4)

teknologi. Untuk mengatasi perubahan perubahan tersebut, sistem harus diperbaiki atau diperbaharui.

e) Sistem menjadi usang

Kadang-kadang perubahan yang terjadi begitu drastis sehingga tidak dapat diatasi hanya dengan melakukan perbaikan pada sistem yang berjalan. Tiba saat dimana secara ekonomis dan teknis, sistem yang ada sudah tidak layak lagi untuk dioperasikan dan sistem yang baru perlu dibangun untuk menggantikannya.

Sistem informasi kemudian akan melanjutkan daur hidupnya. Sistem dibangun untuk memenuhi kebutuhan. Sistem beradaptasi terhadap aneka perubahan lingkungannya yang dinamis hingga kemudian sampai pada kondisi dimana sistem tidak dapat lagi beradaptasi. Sistem baru kemudian dibangun untuk menggantikannya. Tentang duar hidup sistem ini dapat dilihat pada Gambar 2.1 dibawah.

Gambar 2.1. Daur Hidup Sistem 5

2.1.3. Definisi Data

Informasi dan data merupakan satu kesatuan yang sangat erat hubungannya. Sama halnya dengan pendefinisian informasi dan data itu sendiri, banyak orang yang salah mengartikannya antara data dan informasi. Data adalah

(5)

kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian serta merupakan suatu kesatuan yang nyata, merupakan bentuk yang masih mentah sehingga perlu diolah lebih lanjut melalui suatu model untuk menghasilkan informasi. Sedangkan informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.

2.1.4. Definisi Informasi

Informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.6

Informasi harus mempunyai kualitas agar berguna bagi penggunaya. Kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga (3) hal yaitu :7

a. Akurat (accurate)

Informasi harus bebas dari kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti bahwa informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi mungkin banyak mengalami gangguan (noise) yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut.

b. Tepat Waktu (timelines)

Informasi yang sampai pada si penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi. Karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan. Bila dalam pengambilan keputusan maka dapat berakibat fatal bagi organisasi. Dewasa ini informasi mahal karena harus cepat dikirim dan didapat sehingga memerlukan teknologi mutakhir untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya.

c. Relevan (relevance)

6 Sutabri, Tata. Analisa Sistem Informasi. Hal : 18.

(6)

Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk setiap orang, satu dengan lainnya adalah berbeda.

2.1.5. Definisi Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

1. Komponen dan Tipe Sistem Informasi

Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan (building block) yang terdiri dari :8

a. Blok masukan (input block)

Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Yang dimaksud dengan input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

b. Blok model (model block)

Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

c. Blok keluaran (output block)

Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

d. Blok teknologi (technology block)

(7)

Teknologi merupakan tool box dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

e. Blok basis data (database block)

Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu sama dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan perangkat lunak digunakan untuk memanipulasinya. f. Blok kendali (control block)

Banyak hal dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperatur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan pada sistem itu sendiri, ketidak-efisienan, sabatase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyankinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dicegah dan bila terlanjur terjadi maka kesalahan-kesalahan dapat dengan cepat diatasi.

2.1.6. Definisi Nilai

Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia nilai adalah harga dimana sesuatu mempunyai nilai karena dia mempunyai harga atau sesuatu itu mempunyai harga karena ia mempunyai nilai. Dan oleh karena itu nilai sesuatu yang sama belum tentu mempunyai harga yang sama pula karena penilaian seseorang terhadap sesuatu yang sama itu biasanya berlainan. Bahkan ada yang tidak memberikan nilai terhadap sesuatu itu karena ia tidak berharga baginya.9

9 Alamsyah. Sistem Informasi Nilai Siswa.

(8)

Nilai secara akademik adalah objek yang menjadi penentu kemampuan akademik pelajar dalam menerima dan menyampaikan gagasan, pemikiran dan ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari proses pengujian secara jujur dan terbuka.

2.2. Konsep Pemodelan Sistem

Dalam pembahasan berikut ini akan dibahas tentang konsep-konsep pemodelan sistem yang akan digunakan dalam perancangan Sistem Informasi Akademik SMK MAITREYAWIRA TANJUNGPINANG Berbasis SMS Gateway. Konsep-konsep tersebut diantaranya adalah flowchart, flowmap, diagram konteks (context diagram), data flow diagram, basis data, dan kamus data.

2.2.1. Aliran Dokumen (Flowmap)

Flowmap adalah campuran peta dan flowchart, yang menunjukkan pergerakan benda dari satu lokasi ke lokasi lain, seperti jumlah orang dalam migrasi, jumlah barang yang diperdagangkan, atau jumlah paket dalam jaringan.

Flowmap dapat digunakan untuk menunjukkan hal-hal seperti apa yang mengalir, bergerak, berpindah, arah alirannya bergerak dan atau apa sumber dan tujuan tersebut, berapa banyak yang mengalir, yang ditransfer, diangkut, serta informasi umum tentang apa yang mengalir dan bagaimana ia mengalir.

Dalam pengertian yang terperinci Flowmap adalah paket perangkat lunak yang didedikasikan untuk menganalisis dan menampilkan interaksi atau aliran data.10

2.2.2. Data Flow Diagram (DFD)

Data flow diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu

10Edward, Jhoe. Flowmap dan Data Flow Diagram (DFD).

(9)

jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.

DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

1. Komponen Data Flow Diagram

Terdapat beberapa komponen data flow diagram, yaitu : a. Komponen Terminator atau Entitas Luar

Terminator mewakili entitas external yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. Biasanya terminator dikenal dengan nama entitas luar (external entity). Terminator dapat berupa orang, sekelompok orang, organisasi, department di dalam organisasi, atau perusahaan yang sama tetapi di luar kendali sistem yang sedang dibuat modelnya. Komponen terminator ini perlu diberi nama sesuai dengan dunia luar yang sedang dibuat modelnya, dan biasanya menggunakan kata benda.

b. Komponen Proses

Komponen proses menggambarkan bagian dari sistem yang mentransformasikan input menjadi output. Proses diberi nama untuk menjelaskan proses atau kegiatan apa yang sedang atau akan dilaksanakan. Pemberian nama proses dilakukan dengan menggunakan kata kerja transitif (kata kerja yang membutuhkan obyek).

c. Komponen Data Store

Komponen ini digunakan untuk membuat model sekumpulan paket data dan diberi nama dengan kata benda jamak.

(10)

Suatu data flow atau alur data digambarkan dengan anak panah, yang menunjukan arah menuju ke dan keluar dari suatu proses. Alur data ini digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau paket data atau informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya. Alur data perlu diberi nama sesuai dengan data atau informasi yang dimaksud, biasanya pemberian nama pada alur data dilakukan dengan menggunakan kata benda.11

2. Tingkatan dalam Data Flow Diagram

Didalam DFD terdapat tiga level atau tingkatan, yaitu : a. Diagram Konteks

Diagram konteks menggambarkan satu lingkaran besar yang dapat mewakili seluruh proses yang terdapat di dalam suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi dalam DFD dan biasanya diberi nomor 0 (nol). Semua entitas eksternal yang ditunjukkan pada diagram konteks berikut aliran-aliran data utama menuju dan dari sistem. b. Diagram Nol (diagram Level-1)

Diagram Nol (diagram Level-1) merupakan satu lingkaran besar yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. Merupakanpemecahan dari diagram konteks ke diagram nol. Di dalam diagram ini memuat penyimpanan data.

c. Diagram Rinci

Diagram Rinci merupakan diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram nol.12

2.3. Konsep Dasar Basis Data

11Parno. Data Flow Diagram. http://lecturer.eepis-its.edu/~hero/datahero/kuliah/RPL/DFD-1.pdf. 16/08/2014. 20.30.

(11)

2.3.1. Definisi Basis Data

Basis data sendiri dapat didefinisikan dalam sejumlah sudut pandang, seperti :

a. Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.

b. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

c. Kumpulan file atau tabel atau arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.

Basis data dan lemari arsip sesungguhnya memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama. Prinsip utamanya adalah pengaturan data atau arsip. Dan tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data atau arsip.13

2.3.2. Komponen Basis Data

Komponen basis data terdiri dari beberapa bagian, yaitu :

a. Field (medan) adalah unit terkecil pada data, berhubungan dengan atribut pada model logika basis data.

b. Record (rekaman) adalah sekumpulan medan (field) yang tersimpan di tempat penyimpanan dan dipanggil bersamaan sebagai suatu unit.14

12 Pengertian, Fungsi, dan Contoh dari Data Flow Diagram.

http://7enius.wordpress.com/2012/03/11/pengertian-fungsi-dan-contoh-dari-data-flow-diagramdfd/. [Anonymous]. 16/08/2014. 19.30.

13 Fathansyah. Buku Teks Ilmu Komputer Basis Data. Hal : 2.

(12)

c. Database (basis data) adalah kumpulan sejumlah objek seperti file atau tabel, indeks, dan lain-lain.15

2.3.3. Model Data

Model data dapat didefinisikan sebagai kumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantik (makna) data dan batasan data.16

Dalam model data, terdapat berbagai jenis model yang dapat direpresentasikan dan salah satunya adalah Model Keterhubungan Entitas ( Entity-Relationship Model).

a. Model Entity Relationship (Model Keterhubungan Entitas)

Model Entity-Relationship merupakan semesta data yang ada di dunia nyata diterjemahkan atau ditransformasikan dengan memanfaatkan sejumlah perangkat konseptual menjadi sebuah diagram data, yang umum disebut sebagai Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R). Ada dua komponen utama pembentuk Model Entity-Relationship, yaitu Entitas (Entity) dan Relasi (Relation). Kedua komponen ini dideskripsikan lebih jauh melalui sejumlah Atribut atau Property.

1. Entitas (Entity) dan Himpunan Entitas (Entity Sets)

Entitas merupakan individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Sekelompok Entitas yang sejenis dan berada dalam lingkup yang sama membentuk sebuah Himpunan Entitas (Entity Set). Sederhananya, Entitas menunjuk pada individu suatu objek, sedangkan Himpunan Entitas menunjuk pada rumpun (family) dari individu tersebut.

2. Atribut (Attributes atau Properties)

15 Fathansyah. Buku Teks Ilmu Komputer Basis Data. Hal : 11.

(13)

Setiap Entitas pasti memiliki Atribut yang mendeskripsikan karakteristik (property) dari Entitas tersebut. Penetapan atribut bagi sebuah entitas umumnya memang didasarkan pada fakta yang ada. Pada pembuatan Model E-R yang relevan lebih diperhatikan pada kedudukan atribut dalam entitas.

3. Relasi (Relationship) dan Himpunan Relasi (Relationship Sets)

Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Kumpulan semua relasi diantara entitas-entitas yang terdapat pada himpunan entitas-himpunan, entitas tersebut membentuk himpunan relasi (Relationship Sets).

4. Kardinalitas atau Derajat Relasi

Kardinalitas Relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitias pada himpunan entitas yang lain. Dari sejumlah kemungkinan banyaknya hubungan antar entitas, kardinalitas relasi merujuk kepada hubungan maksimum yang terjadi dari himpunan entitas yang satu ke himpunan entitas yang lain dan begitu juga sebaliknya.

Adapun Kardinalitas Relasi yang terjadi di antara dua himpunan entitas dapat berupa :

a) Satu ke Satu (One to One)

Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, dan begitu juga sebaliknya setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.

(14)

Gambar 2.2. Kardinalitas Relasi Satu ke Satu (One to One)

b) Satu ke Banyak (One to Many)

Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.

Gambar 2.3. Kardinalitas Relasi Satu ke Banyak (One to Many)

c) Banyak ke Satu (Many to One)

Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi

(15)

tidak sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B.

Gambar 2.4. Kardinalitas Relasi Banyak ke Satu (Many To One)

d) Banyak ke Banyak (Many to Many)

Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, dan demikian juga sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A.

Gambar 2.5. Kardinalitas Relasi Banyak ke Banyak (Many To Many) b. Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R)

Model Entity-Relationship berisi komponen-komponen Himpunan Entitas dan Himpunan Relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut

(16)

yang merepresentasikan seluruh fakta dari ‘dunia nyata’ yang ditinjau, dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan menggunakan Diagram Entity Relationship (Diagram E-R).17

2.4 Sms Gateway

Pada zaman sekarang kemajuan teknologi sangat dirasakan. Untuk mengirimkan suatu kabar berita atau informasi hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja. Dahulu kita mengirim kabar berita kepada saudara yang jauh membutuhkan waktu beberapa hari untuk mendapatkan informasi yang kita berikan. Seperti surat yang harus dikirim melalui pos atau pesan yang dikirim melalui telegram. Teknologi canggih tersebut salah satunya adalah SMS (Short Message Service).

SMS adalah suatu layanan telekomunikasi yang terdapat pada telepon gengam (handphone) untuk mengirim atau menerima pesan-pesan pendek. Saat sekarang handphone sudah dimiliki oleh setiap orang bahkan mereka tidak hanya memiliki satu handphone tapi bisa lebih dari dua. Teknologi sms sering digunakan karena tarif yang dikenakan sangat murah. Pesan tersebut tersusun dari huruf, angka atau karakter alfanumerik . Pesan dikemas dalam satu paket atau frame yang berkapasitas maksimal 160 byte yang dapat direpresentasikan berupa 160 karakter huruf latin atau 70 karakter alfabet non-latin seperti alfabet Arab atau Cina.

SMS adalah data tipe asynchoronous message yang pengiriman datanya dilakukan dengan mekanisme protokol store and forward. Hal ini berarti bahwa

(17)

pengirim dan penerima SMS tidak perlu berada dalam status berhubungan (connected/online) satu sama lain ketika akan saling bertukar pesan SMS. Pengiriman pesan SMS secara store and forward berarti pengirim pesan SMS menuliskan pesan dan nomor telepon tujuan dan kemudian mengirimkannya (store) ke server SMS (SMSC) yang kemudian bertanggung jawab untuk mengirimkan pesan tersebut (forward) ke nomor telepon tujuan. Hal ini mirip dengan mekanisme store and forward pada protokol SMTP yang digunakan dalam pengiriman email internet.

Keuntungan mekanisme store and forward pada SMS adalah, penerima tidak perlu dalam status online ketika ada pengirim yang bermaksud mengirimkan pesan kepadanya, karena pesan akan dikirim oleh pengirim ke SMSC yang kemudian dapat menunggu untuk meneruskan pesan tersebut ke penerima ketika ia siap dan dalam status online di lain waktu. Ketika pesan SMS telah terkirim dan diterima oleh SMSC, pengirim akan menerima pesan singkat (konfirmasi) bahwa pesan telah terkirim (message sent). Hal-hal inilah yang menjadi kelebihan SMS dan populer sebagai layanan praktis dari sistem telekomunikasi bergerak.

(18)

Gambar 2.6 Mekanisme store dan forward pada pengiriman SMS18

SMS Gateway adalah sebuah sistem aplikasi yang digunakan untuk mengirim dan menerima SMS dengan bantuan Gateway Device terintegrasi database server yang dapat mendistribusikan pesan SMS secara otomatis melalui komputer dan sistem komputerisasi (software). SMS gateway merupakan pintu gerbang bagi penyebaran informasi dengan menggunakan SMS. Anda dapat menyebarkan pesan ke banyak nomor secara otomatis dan cepat yang langsung terhubung dengan database nomor-nomor ponsel saja, tanpa harus mengetik ratusan nomor dan pesan di ponsel Anda, karena semua nomor akan diambil secara otomatis dari database tersebut.19

SMS gateway sering digunakan dalam aplikasi bisnis, untuk kepentingan promosi, servis kepada customer, atau pengadaan content produk/jasa. Beberapa fitur yang dikembangkan antara lain :

1. Auto-reply

SMS gateway secara otomatis akan membalas SMS yang masuk.Contoh : untuk keperluan permintaan informasi tertentu (misalnya kurs mata uang atau jadwal perjalanan), dimana pengirim mengirimkan SMS dengan format tertentu yang dikenali aplikasi, kemudian aplikasi dapat melakukan auto-reply dengan membalas SMS tersebut, berisi informasi yang dibutuhkan.

2. Pengiriman massal.

18Priwardani, Restia. Arsitektur SMS. https://reeshtea.wordpress.com/2010/01. 19/08/2014. 09.00.

19 Priwardani, Restia. Arsitektur SMS. https://reeshtea.wordpress.com/2010/01. 19/08/2014. 09.00.

(19)

Disebut juga dengan istilah SMS broadcast, bertujuan untuk mengirimkan SMS ke banyak tujuan sekaligus. Misalnya, untuk informasi produk terbaru kepada pelanggan.

3. Pengiriman terjadwal.

SMS akan dikirim sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Misalnya, operator seluler akan mengirimkan pesan kepada pelanggannya bahwa masa aktif kartunya akan habis atau pulsa sudah tinggal sedikit.

Cara kerja SMS gateway adalah user akan mengirimkan sms kepada SMS gateway melalui mobile tower dengan format SMS yang telah ditentukan. Seperti contoh : pendaftaran agen pulsa, program iklan televisi (REG SELULAR88 kirim ke xxxx). Kemudian SMS tersebut akan diolah pada sistem komputer yang telah dibuat dan akan mengirimkan kembali informasi melalui sms. Berikut gambarnya :

Gambar 2.7 Mekanisme SMS Gateway20

2.5 Perangkat Lunak

2.5.1 Borland Delphi 7

1. Pengenalan Borland Delphi

Delphi adalah sebuah bahasa pemrogaman dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Produk ini dikembangkan oleh Borland (sebelumnya dikenal sebagai Inprise). Bahasa Delphi, yang sebelumnya dikenal sebagai object pascal

20 Priwardani, Restia. Arsitektur SMS. https://reeshtea.wordpress.com/2010/01. 19/08/2014. 09.00.

(20)

(pascal dengan ekstensi pemrogaman berorientasi obyek (PBO/OOP) pada mulanya ditujukan hanya untuk Microsoft Windows, namun saat ini telah mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk Linux dan Microsoft .NET framework (lihat di bawah). Dengan menggunakan Free Pascal yang merupakan proyek Opensource, bahasa ini dapat pula digunakan untuk membuat program yang berjalan di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE. Khusus untuk pemrogaman database, Borland Delphi menyediakan fasilitas obyek yang kuat dan lengkap yang memudahkan programmer membuat program untuk aplikasi

database. Format database yang dimiliki Delphi yaitu format databaseParadox, dBase, MS Access, ODBC, SyBASE, Oracle dan lain-lain.

2. Pengembangan Delphi

Umumnya delphi lebih banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi desktop dan enterprise berbasis database, tapi sebagai perangkat pengembangan yang bersifat general-purpose ia juga mampu dan digunakan dalam berbagai jenis proyek pengembangan software. Ia juga yang dikenal sebagai salah satu yang membawa istilah RAD tool, kepanjangan dari Rapid Application Development, saat dirilis tahun 1995 untuk windows 16-bit. Delphi 2, dirilis setahun kemudian, mendukung lingkungan windows 32-bit, dan versi c++, C++Builder, dirilis beberapa tahun kemudian. Pada tahun 2001 sebuah versi linux yang dikenal sebagai Kylix tersedia. Dengan satu rilis baru setiap tahunnya, pada tahun 2002 dukungan untuk Linux (melalui Kylix dan CLX component library) ditambahkan dan tahun 2003 .NET mulai didukung dengan munculnya Delphi.Net (Delphi 8). Kini sudah keluar juga untuk versi .NET terbaru yaitu RAD Studio 2007 dan

(21)

Turbo Delphi .NET dengan versi desktopnya yaitu Delphi 2007 for win 32 dan

TurboDelphi. Delphi 2005 (nama lain dari Delphi 9) mendukung code generation

baik untuk win32 maupun .NET, dan seperti yang telah dikenal, fitur-fitur manipulasi data secara live dari database secara design-time. Ia juga membawa banyak pembaruan pada IDE secara signifikan. Para penganjur delphi mengklaim dengan bahasa pemrograman Delphi, dan component library (VCL / CLX) yang disediakan oleh vendor tunggal memungkinkan satu paket yang lebih konsisten dan mudah dikenali. Produk delphi ini didistribusikan dalam beberapa rancangan:

Personal, Professional, Enterprise (sebelumnya Client/Server) dan Architect.

3. Hal Umum Tentang Delphi

Perbedaan fitur yang utama antara Delphi, Kylix dengan IDE-IDE yang lain adalah keberadaan bahasanya (Bahasa pemrograman delphi), VCL/CLX

(Visual Component Library), penekanan konektivitas database yang sangat baik, dan banyaknya komponen-komponen pihak ketiga yang mendukungnya. Aspek penting yang perlu dicatat tentang Bahasa pemrograman Delphi termasuk:

a. Penanganan obyek sebagai reference / pointer secara transparan

b. Properti sebagai bagian dari bahasa tersebut; benar, sebagai getter dan

setter (atau accessor and mutator), yang secara transparan mengenkapsulasi akses pada field-field anggota dalam kelas tersebut. c. Property index dan default yang menyediakan akses pada data kolektif. d. Pendelegasian (type safe method pointer) yang digunakan untuk

(22)

e. Pendelegasian implementasi interface pada field ataupun property dari

class.

f. Implementasi penanganan windows message dengan cara membuat method dalam class dengan nomor/nama dari windows message yang akan dihandle.

g. Bersifat sebagai interface yang independen dengan implementasi class sebagai reference counted.

h. Kompilasi yang dapat menghasilkan kode yang berjalan secara native x86 ataupun managed code pada arsitektur framework .NET.

Lingkungan pengembangan terpadu atau Integrated Development Environment (IDE) dalam program Delphi terbagi dalam 6 bagian utama, yaitu

Main Window, Toolbar, Component Palette, Form Designer, Code Editor dan Object Inspector. Namun dalam pengembangan Delphi, terdapat 1 bagian IDE

lagi yaitu Object Tree View.

(23)

2.5.2 Microsoft Access

Microsoft Access adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan, perusahaan kecil dan perusahaan menengah. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Beberapa kelebihan dari Microsoft Access adalah sebagai berikut:

1. Aplikasi ini mudah dikembangkan baik untuk kalangan pemula maupun untuk kalangan professional.

2. Microsoft Access memungkinkan pengembangan yang relatif cepat karena semua table database, query, form dan report disimpan dalam berkas basis datanya sendiri.

3. Microsoft Access memiliki kompatibilitas dengan bahasa pemrograman SQL.

Gambar 2.9 Microsoft Access

2.5.3 Comport Delphi 7

Comport Delphi 7 adalah komponen untuk stream data serial melalui port COM (comport) baik yang sifatnya virtual maupun fisik. Salah satu kegunaan

(24)

komponen ini adalah melakukan interfacing dengan usb modem untuk membuat program SMS Gateway. TComPort dirancang oleh Dejan Crnila merupakan komponen serial dari Delphi / C + + Builder. Hal ini umumnya mudah digunakan untuk keperluan Komunikasi Serial dasar. Comport Delphi 7 gratis digunakan baik untuk pengguna pribadi maupun komersial, sehingga merupakan pilihan yang sempurna bagi mereka yang ingin alternatif untuk hardware Drivers dan

Program Terminal.

2.5.4 AT Command

AT Command digunakan untuk mengontrol modem. AT adalah singkatan dari Attention. Perintah-perintah ini berasal dari perintah Hayes yang digunakan oleh modem pintar Hayes. Perintah Hayes dimulai dengan AT untuk menunjukkan perhatian dari modem. Dial up dan modem nirkabel (perangkat yang melibatkan mesin untuk komunikasi mesin) membutuhkan AT Command untuk berinteraksi dengan komputer.

AT Command adalah interface perangkat lunak utama untuk modul nirkabel. AT Command didefinisikan sebagai bagian dari standar 3GPP (3rd Generation Partnership Project) . Itu berarti bahwa semua modul nirkabel yang beroperasi pada jaringan seluler yang diperlukan untuk mendukung AT Command. AT Command menyediakan interface untuk berinteraksi dengan modul untuk melakukan berbagai tugas seperti mendapatkan informasi perangkat atau produsen, mengirim atau menerima panggilan telepon, melakukan panggilan data, mengakses informasi SIM yang terpasang pada modul, mendapatkan informasi jaringan seperti kekuatan sinyal , status pendaftaran, kecepatan jaringan dan lain-lain Beberapa AT Command yang didefinisikan dalam spesifikasi adalah opsional.

(25)

Terlepas dari AT Command yang didefinisikan dalam spesifikasi 3GPP, produsen juga menyediakan AT Command yang spesifik seperti FTP (File Transfer Protocol), HTTP untuk akses web dan lain lain.

Gambar

Gambar 2.1. Daur Hidup Sistem 5
Gambar 2.2. Kardinalitas Relasi Satu ke Satu (One to One) b)         Satu ke Banyak (One to Many)
Gambar 2.5. Kardinalitas Relasi Banyak ke Banyak  (Many To Many) b.        Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R)
Gambar 2.8 Borland Delphi 7
+2

Referensi

Dokumen terkait

Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Laci Kartu Soal Pada Siswa Kelas IV SD 6

Dengan menggunakan beberapa tahap metode yaitu pengumpulan data, pengelolaan data, tahap analisis data dan diakhiri dengan tahap perancangan, diharapkan dapat mencapai

Pilih software yang akan dipasang pada sistem Ubuntu Server Anda lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server (bisa diinstall kemudian hari, kosongkan

Kesulitan lain yang ditemukan adalah kemampuan dalam mengembangkan indikator pencapaian kompetensi; materi yang disusun hanya dari buku guru saja; sulit mencapai

Untuk memanggang atau memanggang makanan dengan suhu pemasakan yang sama, pada lebih dari 1 rak, tanpa pencampuran aroma.. Memasak se‐ cara

Memulai sebuah usaha, entah itu besar atau kecil memang gampang-gampang susah. Apalagi bagi kita yang belum pernah atau belum berpengalaman dalam bisnis. Sehingga

Efektivitas Ekstrak Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) sebagai Antioksidan terhadap Laju Kemunduran Beberapa Varietas Benih Kedelai (Glycine max

Dengan pengertian ini, maka dalam pandangan Islam, seseorang dapat dikategorikan sebagai kaya, apabila telah terbebas dari keperluan-keperluan asasi manusia, tidak