DMK PARU
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA LAB/SMF PULMONOLOGI DAN ILMU KEDOKTERAN RESPIRASI
DMK PARU
Post Hemoptoe EC S.BE terinfeksi + Hipokalemia
(membaik) + Asma
Oleh :
Antonio Akbar Santoso 011111192
Pembimbing :
Arief Bakhtiar,dr.,Sp.P
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA LAB/SMF PULMONOLOGI DAN ILMU KEDOKTERAN RESPIRASI
IDENTITAS PENDERITA
Nama : Ny. R Umur : 53 Tahun Jenis kelamin : Perempuan Agama : Islam
Status perkawinan : Sudah menikah Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga Alamat : Kapas, Surabaya Tanggal MRS : 19 Mei 2016 Tanggal pemeriksaan : 24 Mei 2016 No. RM : 12.39.19.24
I. DATA DASAR Anamnesis
Anamnesis dilakukan pada hari Selasa, 24 Mei 2016, pukul 06.00 WIB di ruang rawat inap Paru Wanita (Palem 2) RSUD Dr Soetomo. Anamnesis dilakukan secara autoanamnesis dan heteroanamnesis (Suami Pasien).
Keluhan utama:
Batuk Darah
Riwayat penyakit sekarang:
Pasien merupakan rujukan dari RS Soewandi. Datang ke RS Dr.Soetomo dengan keluhan utama batuk darah sejak 5 Hari Sebelum masuk rumah sakit. MRS di RS Dr.Soetomo sejak Kamis 19 mei 2016, batuk darah hanya berupa bercak-bercak merah dan membaik setelah 1 hari MRS di RS Dr.Soetomo. Pasien juga mengeluh sesak dan dada terasa penuh jika terkena udara dingin atau kecapekan. Tidak didapatkan Dahak saat batuk. Demam sumer-sumer hanya dirasakan saat awal datang ke RS Soewandhi. Pasien menyangkal adanya keringat malam dan Penurunan berat badan. BAB dan BAK dalam batas normal. Nafsu makan normal.
Riwayat penyakit dahulu:
Riwayat operasi:
Tubektomi Tahun 2001 di RS Soewandi
Riwayat imunisasi:
Pernah imunisasi cacar air waktu kecil
Riwayat penyakit keluarga:
Riwayat Hipertensi dan Diabetes Melitus dalam keluarga disangkal. Ibu pasien mempunyai riwayat sakit asma.
Riwayat psikososial:
Pasien tinggal dengan suami, 3 anak dan 4 cucu. Pasien tidak ada riwayat merokok. Tidak ada riwayat minum minuman berenergi dan jamu-jamuan.
Riwayat lingkungan:
Kondisi ventilasi rumah kurang, dan air minum yang digunakan sehari-hari adalah air PAM dan Sumur.
Riwayat nutrisi:
Nafsu makan pasien normal. Pasien menyangkal adanya penurunan berat badan.
Anamnesis sistem:
Umum : lemah
Kulit : kering (-), bersisik (-), gatal (-), ruam (-), nyeri (-), mati rasa (-), perubahan rambut/kuku (-), luka (-), tato (-) Kepala : nyeri kepala (-), pusing (-), trauma (-)
Mata : penglihatan kabur (-), nyeri (-), merah (-), gatal (-), mata berair (-), kotoran mata (-), penglihatan ganda (-)
Telinga : nyeri (-), pendengaran menurun (-), keluar cairan (-), berdenging (-), menggunakan alat bantu dengar (-) Hidung dan sinus : sering pilek (-), hidung buntu (-), perdarahan (-), hidung
buntu (-)
Mulut dan faring : gigi palsu(-), gigi goyah (-), perdarahan gusi (-), sakit tenggorokan (-), sariawan (-), suara parau (-)
Leher : nyeri (-), pembesaran kelenjar (-), kaku leher (-) Payudara : pembengkakan (-), nyeri (-)
Pernapasan : batuk (+), dahak (-), batuk darah (+),sesak napas (+), nyeri (-), asma (+)
Jantung : nyeri dada (-), berdebar (-), sesak saat aktivitas (-), paroxysmal nocturnal dyspnea (-)
Pemb. darah perifer : klaudikasio (-), varises (-)
Saluran kencing : sering kecing (-), jumlah kencing banyak (-), jumlah kencing berkurang (-), kencing seperti teh (-), nyeri saat kencing (-), nyeri pinggang (-), kencing darah (-), kencing malam hari (-), tidak dapat menahan kencing (-)
Genital : normal, menopause (-)
Alat gerak : nyeri sendi (-), kaku sendi (-), bengkak (-),gerak sendi terbatas (-), low back pain (-)
Sistem saraf : pusing (-), pusing berputar (-), nyeri kepala (-), kesemutan (-), kejang (-), gangguan daya ingat (-),
gangguan bahasa (-)
Psikiatri : cemas (-), depresi (-), gangguan memori (-) Hematologi : pucat(-), perdarahan (-)
II. PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan fisik dilakukan pada 24 Mei 2016.
A. Keadaan Umum
Keadaan umum : Cukup
Kesadaran : compos mentis, GCS 4-5-6 Keadaan sakit : Ringan
Ekspresi wajah : baik Status mental : baik Suara bicara : cukup Personal hygiene : cukup Posture : piknik Berat badan : 75 kg
Tinggi badan : tidak dievaluasi BMI : tidak dievaluasi
Tanda vital
Tekanan darah : 140/80 mmHg, berbaring, lengan kanan Nadi : 86 x/menit, teratur, kuat angkat
Pernafasan : 24 x/menit, teratur Suhu : 36.7 oC aksiler
Sa Oksigen : 96% (tanpa menggunakan O2) B. Nyeri
C. Kulit, Rambut, Kuku
Tonus dan turgor normal. Kulit hangat. Rambut normal.
D. Kepala Leher
Umum
Anemia (-), ikterus(-), sianosis (-), dyspnea (+)
Mata
Alis : normal Bola mata : normal Kelopak : normal Konjungtiva : normal
Sklera : normal
Pupil : bulat, isokor ±3/3mm, reflex cahaya (+)
Telinga
Bentuk : normal Lubang telinga : normal Can.audit.ext : normal Pendengaran : normal
Hidung
Mulut
Bibir : tidak ada tanda sianosis Gusi : tidak didapat perdarahan Lidah : normal
Mukosa : normal Palatum : tidak anemis Gigi : normal
Leher
Umum : normal
Kel.limfe : tidak didapatkan pembesaran Trakea : di tengah
Tiroid : tidak didapatkan pembesaran kelenjar Vena Jugularis : tidak dievaluasi
Arteri Carotis : teraba pulsasi
E. Thorax
Umum
Bentuk : normal Payudara : simetris Kulit : hangat, kering
Axilla : tidak ditemukan kelainan
Paru
Pemeriksaan Depan Belakang
Kanan Kiri Kanan Kiri INSPEKSI
Bentuk simetris Normal Normal Normal Normal Pergerakan simetris Normal Normal Normal Normal Jarak sela iga simetris Normal Normal Normal Normal
Otot bantu napas + +
PALPASI
Pergerakan simetris Normal Normal Normal Normal Fremitus raba simetris ++
+ Batas paru-hati ICS VI mid clavicular line dextra AUSKULTASI
Vesikuler Vesikuler
Suara amforik - - -
-Inspeksi Iktus : tak tampak Pulsasi jantung : tak tampak Palpasi Iktus : tidak teraba
Thrill : tidak didapat
Perkusi Batas kanan : ICS IV, di linea parasternal dextra Batas kiri : ICS V, di linea midclavicula sinistra Auskultasi S1, S2 : tunggal, murmur -,gallop -,
ekstra sistole
-Pulsasi Arteri
a Temporalis a Karotis a Brakialis a Radialis a Abdominalis
Tde 3/3 3/3 3/3 Tde
a Femoralis a Poplitea a Tibialis Posterior a Dorsalis Pedis
Tde Tde Tde Tde
F. Abdomen
Inspeksi Datar
Umbilikus : masuk ke dalam Kulit : kering, bersisik Auskultasi Bising usus : positif, normal Perkusi Timpanik
Palpasi Hepar tidak teraba. Lien tidak teraba. Nyeri tekan lokal (-) Ginjal tidak teraba.
G. Inguinal – Genitalia – Anus
Tidak dievaluasi
H. Extremitas
Atas Akral hangat kering merah CRT < 2 detik
Tidak didapatkan petechiae, purpura, dan echimosis Tidak didapat deformitas
Jari : tidak didapat kelainan Edema : tidak didapatkan Bawah Akral hangat kering merah
CRT < 2 detik
Tidak didapatkan petechiae, purpura, dan echimosis Kulit : normal
Kuku : normal
III.PEMERIKSAAN PENUNJANG
(17/05/2016) Kimia klinik
BUN 15 mg/dL
Albumin 3,63 g/dL
GDA 113 mg/dL
Kreatinin 0,96 mg/dL
SGOT 21 U/L
Natrium 139 mmol
Kalium 4,50 mmol
Clorida 106 mmol Analisa Gas Darah
pH 7,47
pCO2 27 mmHg
pO2 72 mmHg
HCO3 19,7 mmol/L TCO2 20,5 mmol/L BEecf -4,0 mmol/L
SO2 95
AaDO2 44
Analisa Cairan Efusi Pleura
IV. DAFTAR MASALAH SEMENTARA (DMS)
1. Batuk 2. Batuk darah
3. Batuk darah bercak merah 4. Sesak
5. Sesak jika kecapekan
6. Sesak jika terkena udara dingin 7. Dada penuh jika sesak
8. Riwayat Asma sejak kecil 9. Riwayat Asma ibu pasien 10. Ventilasi rumah kurang 11. Respiratory rate 24x/ menit 12. Wheezing di dada kanan atas
V. DAFTAR MASALAH PERMANEN (DMP)
1. Post Hemoptoe ec S.BE terinfeksi 2. Hipokalemia (membaik)
VI. ANALISIS MASALAH
Assesment Planning Edukasi
Dx Tx Mx 3. Inj Ceftazidim
3x1 gr IV 4. Drip
Levofloxacin 750 mg/24 jam
1. Vital sign 2. Tanda dan
gejala klinis 3. Keluhan
tambahan
Mengedukasi pasien untuk memposisikan kaki lebih tinggi dari badan dan miring ke bagian yg sakit dan mengedukasi pasien agar darah jangan ditelan
Hipokalemia (Membaik)
1. Lab (Serum Elektrolit)
(Membaik) 1. Vital sign 2. Klinis
-Asma 1. Spirometri (jika tidak sesak) 2. Klinis 3. Pemeriksaan
Fisik
1. Oksigen Nasal 3 lpm
2. Inj
MetylPrednisol one 1x62,5 mg
1. Klinis