• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGERTIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN di bappeda

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGERTIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN di bappeda"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGERTIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN 1.

Riyadi dan Bratakusumah

Perencanaan pembangunan dapat diartikan sebagai : Suatu proses perumusan alternatif-alternatif atau keputusan-keputusan yang didasarkan pada data-data dan fakta-fakta yang akan digunakan sebagai bahan untuk melaksanakan suatu rangkaian kegiatan/aktivitas kemasyarakatan, baik yang bersifat fisik (material) maupun nonfisik (mental dan spiritual) dalam

rangka mencapai tujuan yang lebih baik”.

2.

Conyers & Hills

”suatu proses yang bersinambungan”, yang mencakup “keputusan

-keputusan ataupilihan-pilihan berbagai aiternatif penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu pada masa yang akan datang.

3.

Mohammad Hatta

Tujuan perencanaan adalah mengadakan suatu perekonomian nasional yang diatur serta yang direncanakan tujuannya dan jalannya.

4.

Widjojo Nitisastro

Perencanaan pada dasarnya berkisar pada dua hal, yang pertama adalah penentuan pilihan secara sadar mengenai tujuan konkret yang hendak di capai dalam jangka waktu tertentu. Yang kedua ialah pilihan-pilihan di antara cara-cara alternatif yang efisien serta rasional guna mencapai tujuan-tujuan tersebut.

5.

Lois Yulianto

Referensi

Dokumen terkait

Ia adalah salah seorang ilmuwan muslim di antara banyak ilmuwan muslim lainnya yang telah menorehkan tinta emas dalam sejarah ilmu pengetahuan modern yang menjadi bahan

Operasi ini dilakukan pada tonjolan jinak tiroid yang mengenai seluruh jaringan tiroid satu lobus dan sebagian jaringan tiroid kontralateral. Tindakan tersebut juga dapat dilakukan

Soekarno : “Mereka bilang, Jepang telah mengalah pada sekutu dan mereka ingin kita segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia”?. Ahmad Soebardjo

Hasil uji spearman’s rho Nonparametric Correlations Correlations Unstandardized Residual Retribusi. Daerah Lain-lain pad

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor pendapatan, faktor pendidikan, faktor jenis kelamin, faktor umur dan faktor status perkawinan terhadap

Perilaku kolektif merupakan prilaku menyimpang, namun berbeda dengan prilaku menyimpang yang telah di bahas dalam BAB 12, karna prilaku kolektif merupakan tindakan

Dapat disimpulkan bahwa minat beli adalah tahap kecenderungan perilaku membeli dari konsumen untuk suatu produk barang atau jasa yang dilakukan pada jangka waktu

Seperti daerah-daerah lainnya di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Karawang memiliki Potensi Daya Tarik Wisata Alam, Daya Tarik Wisata Budaya, Daya Tarik Wisata Sejarah, Daya