• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengeringan Bahan Pangan Jenis dan Fakto

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengeringan Bahan Pangan Jenis dan Fakto"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Pengeringan Bahan Pangan : Jenis dan Faktor yang

Mempengaruhi

Moh Taufik Food Processing

Pengeringan adalah proses penghilangan sejumlah air yang terkandung dalam bahan pangan sampai pada kadar air yang dikehendaki. Ada dua tujuan utama dilakukan proses pengeringan bahan pangan, yaitu meningkatkan umur simpan dan mengurangi berat atau volume bahan.

Pengeringan dapat meningkatkan umur simpan karena terjadi pengurangan kadar air bahan, sehingga perkembangan mikroorganisme dan enzim yang menyebabkan kerusakan menjadi terhambat. Hal ini akan meningkatkan umur simpan produk pangan tersebut. Selain meningkatkan umur simpan, pengeringan juga dapat mengurangi volume bahan pangan, sehingga menghemat dan mempermudah pengangkutan dan pengepakan bahan pangan.

Faktor-Faktor yang Mempengarungi

Pengeringan dipengaruhi oleh banyak faktor. Secara umum, faktor-faktor tersebut dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu

1. Faktor Internal

Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari bahan pangan. Faktor-faktor tersebut adalah

- Luas permukaan dari bahan pangan - Kadar air awal bahan pangan

- Komposisi kimia bahan - Ukuran bahan pangan

- Tekanan parsial dalam bahan pangan 2. Faktor Eksternal

(2)

- Suhu - Tekanan

- Kelembaban udara

- Kecepatan volumetrik aliran udara pengering

Jenis-Jenis Pengeringan

Secara umum, pengeringan dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu pengeringan biasa (drying), pengeringan vakum (vacuum drying), dan pengeringan beku (freeze drying).

Pengeringan biasa (drying) dan pengeringan vakum (vacuum drying) dilakukan dengan cara menguapkan air yang terkandung dalam bahan secara langsung. Perbedaan diantara kedua jenis pengeringan tersebut terletak pada besarnya tekanan yang digunakan.

Pada pengeringan biasa (drying), tekanan yang digunakan adalah tekanan atmosfer (1 atm), sehingga suhu yang digunakan cukup tinggi. Potensi kerusakan pada tekstur produk akibat pengeringan biasa (drying) sangat besar. Sedangkan pada pengeringan vakum (vacuum drying) dilakukan pada tekanan vakum (< 1 atm), sehingga suhu yang digunakan rendah dan potensi kerusakan pada tekstur produk kecil.

(3)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dari faktor consumer drivers, brand drivers, dan social drivers terhadap terbentuknya

RSUD Kardinah sebagai Lembaga Teknis yang mempunyai tugas pokok dan fungsi dalam pelayanan publik di bidang kesehatan dan rujukan kesehatan perorangan, menawarkan beberapa

Judul Tugas Akhir: Perancangan Lighting dan Rendering dalam Film Animasi 3D “Mana Haramaung" dengan ini menyatakan bahwa, laporan dan karya tugas akhir ini adalah asli dan belum

Portofolio hasil (hasil karya terbaik) menurut Ahiri dan Hafid (2011: 114) merupakan portofolio yang hanya menyajikan hasil karya terbaik dan terpilih dari

Hal ini dibuktikan dengan serangkaian uji regresi sederhana antara variabel X dan variabel Y, diperoleh 1284 dan nilai 4,08 didapat dari kajian daftar distribusi dengan N=43,

[r]

Dalam pengelolaan modal, pasar modal diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Secara umum, pasar modal memperjualbelikan berbagai instrumen keuangan yang

Terdapat benturan kewenangan mengenai penyelesaian kasus mesum di Banda Aceh dimana selain Peradilan Adat Gampong yang boleh menyelesaikan kasus-kasus