• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Studi Pendahuluan - TINGKAT BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIAKAN MASALAH DERET ARITMATIKA KELAS IX DI MTs NEGERI NGANTRU TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2017/2018 - Institutional Repository of IAIN Tulu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Studi Pendahuluan - TINGKAT BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIAKAN MASALAH DERET ARITMATIKA KELAS IX DI MTs NEGERI NGANTRU TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2017/2018 - Institutional Repository of IAIN Tulu"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1
Tabel 4.2 Profil Kepala MTs Negeri Ngantru Tulungaagung
Tabel 4.3 Daftar Nama Subjek Penelitian (Tes dan Wawancara dan kode
Gambar 4.1 Hasil Tes Tulis IPP13 dalam Menyelesaikan soal nomor 1
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal yaitu salah dalam menyimbolkan data yang diketahui, menuliskan apa yang ditanyakan, menentukan rumus, menghitung

Subjek memahami masalah, dengan menulis apa yang diketahui, apa yang ditanya, syarat yang diperlukan, merencanakan penyelesaian yaitu dengan membuat pola atau

65 Hal ini juga sesuai dengan indikator teori Zuhri tentang proses berpikir konseptual yaitu: siswa mampu menyatakan apa yang diketahui dalam.. soal dengan

Berdasarkan jawaban subjek D pada gambar 4.28 hasil tes tulis soal nomor 1 subjek D mampu menunjukkan apa yang diketahui dengan tepat. Analisis ini didukung oleh hasil

ini diperkuat dengan hasil wawancara dengan subjek IM. P : Strategi apa yang kamu gunakan untuk menyelesaikan masalah dalam soal?. IM : Pertama ini, pak, untuk mencari

Dalam jawaban ini, subjek E-04 menunjukkan keluwesannya dalam menyelesaikan soal nomor 1, dimana dia mampu menentukan volume balok yang menghasilkan bilangan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses berikir siswa berkemampuan matematika tinggi adalah konseptual yaitu siswa mampu menyatakan apa yang diketahui dalam

Subjek mampu membuat rencana penyelesaian soal program linear, yaitu mulai dari mengubah soal menjadi model matematika, menentukan daerah penyelesaian berdasarkan model