• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK PEMBAKARAN BIOBRIKET CAMPURAN AMPAS AREN, SEKAM PADI, DAN BATUBARA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KARAKTERISTIK PEMBAKARAN BIOBRIKET CAMPURAN AMPAS AREN, SEKAM PADI, DAN BATUBARA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Diagram alir penelitian
Tabel 1. Hasil Pengujian sifat bahan dasar
Gambar 3. Grafik hubungan penurunan massa dengan waktu

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian ini proses pembuatan batu bata adalah menggunakan bahan alternatif berupa campuran tanah dengan baha n additive berupa abu ampas tebu dan abu

Tujuan penelitian ini adalah menguji karakteristik pembakaran biobriket campuran batubara dengan sabut kelapa perbandingan batubara : biomass : 10% : 90%, 20% : 80%, 30% :

Dalam penelitian ini, yang akan diteliti adalah karakteristik pembakaran biobriket campuran sabut kelapa dan batubara lignite (70% : 30%), dengan bahan perekat pati kanji dan

briket campuran batubara lokal dari Kalimantan Timur dan ampas garut.

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan emisi gas NOx dan CO terendah dari variasi komposisi hasil pembakaran biobriket campuran ampas tebu dan tempurung

Luthfi Maharsa (2012) yang meneliti tentang pengaruh variasi campuran pada biobriket kulit mete dan sekam padi terhadap laju pembakaran, menunjukkan bahwa semakin tinggi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dan potensi briket dari campuran ampas tebu dan sekam padi sebagai bahan bakar alternatif, serta untuk

Luthfi Maharsa (2012) yang meneliti tentang pengaruh variasi campuran pada biobriket kulit mete dan sekam padi terhadap laju pembakaran, menunjukkan bahwa semakin tinggi