• Tidak ada hasil yang ditemukan

Trichomonas vaginalis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Trichomonas vaginalis"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Handout Materi Kuliah

T

richomonas

v

aginalis

Trichomonas vaginalis, tergolong kelas flagelata (berbulu cambuk), adalah protozoa patogen pada manusia yang paling umum ditemukan di negara-negara industri.

Nama penyakit : Trikomoniasis

Distribusi Geografis :

 Worldwide, tersebar di seluruh dunia

 Prevalensi (angka kejadian) yang lebih tinggi ditemukan pada orang-orang yang memiliki banyak pasangan seksual atau pada penyakit kelamin lainnya.

Siklus Hidup :

 Trichomonas vaginalis berada di saluran alat kelamin perempuan bagian bawah. Pada laki-laki berada di uretra dan prostat.

 Memperbanyak diri dengan pembelahan biner ( satu menjadi dua).

 Parasit tidak memiliki bentuk kista, dan tidak bertahan dengan baik di lingkungan luar.

 Trichomonas vaginalis ditularkan di antara manusia, terutama melalui hubungan seksual.

Gambaran Klinis :

 Infeksi Trichomonas vaginalis pada wanita sering menimbulkan gejala: Vaginitis (radang vagina) dengan discharge purulen (bercak putih kekuningan) merupakan gejala menonjol, dan dapat disertai dengan lesi vulva (tampak kelainan kulit / bibir vagina) dan leher rahim, sakit perut, disuria (nyeri ketika berkemih), dan dispareunia (nyeri ketika berhubungan seks).

 Masa inkubasi adalah 5 sampai 28 hari. Pada pria, infeksi sering asimtomatik (tidak memunculkan gejala). Kadang-kadang : uretritis (radang uretra), epididimitis (radang epididimis), dan prostatitis (radang prostat) dapat terjadi. Diagnosis Laboratorium :

 Pemeriksaan mikroskopis sample basah dapat mengarah pada diagnosa dengan mendeteksi organisme aktif bergerak. Ini adalah metode yang paling praktis dan cepat diagnosis (memungkinkan perawatan segera), tetapi relatif tidak sensitif.

 Pewarnaan antibodi immunofluorescent langsung lebih sensitif dibandingkan sample basah, tetapi secara teknis lebih kompleks.

 Kultur parasit adalah metode yang paling sensitif, tetapi hasilnya tidak tersedia selama 3 sampai 7 hari.

 Pada wanita, pemeriksaan harus dilakukan pada cairan vagina dan uretra. Pada pria, sekresi saluran kencing atau prostat anterior harus diperiksa.

Gambaran Mikroskopis :

 Trofozoit vaginalis Trichomonas adalah pyriform (pipih memanjang ) & panjang 7-30 pM.

 Mereka memiliki 5 (lima) flagela (bulu cambuk) : empat flagela arah anterior / depan dan satu

kearah posterior /belakang sepanjang membran luar membran bergelombang.

 Inti besar biasanya terletak di akhir, lebih luas anterior dan berisi banyak butiran kromatin dan karyosome kecil. Sitoplasma juga mengandung banyak butiran, tetapi ini seringkali tidak terlihat dalam spesimen dengan pengecatan Giemsa .

Pengobatan :

 Perawatan harus dilaksanakan di bawah pengawasan medis, dan harus mencakup semua pasangan seksual dari orang yang terinfeksi.

 Obat-obat pilihan untuk pengobatan adalah metronidazol

dan tinidazole; terapi biasanya sangat sukses.

 Strain Trichomonas vaginalis yang resisten terhadap kedua obat telah dilaporkan

Selamat Belajar

Terima kasih telah mendownload materi kuliah ini dari

Referensi

Dokumen terkait

Untuk memenuhi salah satu persyaratan menyelesaikan Program Magister Kedokteran Klinis dengan konsentrasi pada Spesialis Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas

Pada analisis bivariat ditemukan variabel yang berhubungan bermakna dengan perilaku seksual remaja adalah jenis kelamin, usia pubertas, pengetahuan, sikap, status perkawinan orang

Rendahnya perilaku pria pengguna Pekerja Seks Komersial (PSK) melakukan tindakan pencegahan menyebabkan angka kejadian penyakit Penyakit Menular Seksual (PMS) masih tinggi..

Melihat tingginya angka prevalensi obesitas dan ditemukan adanya kadar kolesterol total yang tinggi pada orang dengan obesitas, maka diteliti hubungan antara

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian dermatofitosis yang meliputi prevalensi tipe dermatofitosis, usia, jenis kelamin, pemeriksaan KOH, penyakit

Faktor-faktor yang terkait dengan kejadian infeksi menular seksual diantaranya adalah penyebab penyakit (agent), host (umur, jenis kelamin, pilihan dalam hubungan

Penyebab penyakit jatung koroner diantaranya adalah faktor usia dan jenis kelamin, dengan angka kejadian pada laki-laki jauh lebih banyak dibanding pada perempuan

Penyakit ini telah ditemukan hampir pada semua negara di seluruh dunia dengan angka prevalensi yang bervariasi, skabies diperkirakan lebih umum terjadi pada anak-anak dan remaja,