• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 2 LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 2 LANDASAN TEORI"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 2

LANDASAN TEORI

2.1 Tinjauan Umum 2.1.1 Sumber Data

Data dan Informasi yang dipakai dalam pembuatan tugas akhir ini diperoleh dari beberapa sumber, antara lain:

1. Data Literatur dari buku dan internet.

2. Observasi yang penulis lakukan terhadap animo industri musik di kota besar khususnya Jakarta melalui konsep yang sudah atau akan berlangsung baik artis internasional maupun artis nasional dan diskusi dengan para pelaku industri.

2.1.2 Sejarah Album Musik

Pada abad ke-19, istilah album pada dunia musik mulai digunakan untuk merepresentasikan kumpulan karya yang dicetak dalam bentuk fisik. Bentuk fisik tersebut sering kali disajikan dengan sampul yang dekoratif, catatan dan sisipan mengenai karya musik di dalamnya, informasi perekaman, lirik lagu, citra dari musisi serta gambar dan tulisan lainnya. (“Album Cover Art Series”. Rock Art Picture Show)

Pada masa piringan hitam, sampul album tersebut hanya mencantumkan informasi dasar berupa teks seperti nama grup atau musisi, judul album, daftar lagu serta durasi tiap lagu dan kredit bagi mereka yang telah membantu dalam komposisi dan bidang teknis. Tidak seperti sampul yang dapat ditemui sekarang, fungsi utama sampul pada awalnya hanya untuk melindungi piringan dari goresan dan debu.

Seiring berkembangnya kreativitas dari para pelaku di industri musik, di pertengahan abad ke-20 mulai banyak musisi dan label rekaman yang menggunakan foto, serta gambar-gambar menarik yang merubah fungsi sampul menjadi media yang dapat menyampaikan atau mengkomunikasikan visi dan identitas sang musisi. Tepatnya pada tahun 1939, seorang desainer bernama Alex Steinweis menghasilkan desain sampul album pertamanya saat ia bekerja di perusahaan rekaman Columbia.

(2)
(3)

Ia memadukan elemen garis dan fotografi yang menghasilkan visual yang unik untuk sebuah sampul album musik. Ia juga membuat sampul album untuk koleksi lagu-lagu Beethoven yang kemudian terjual 800% lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya yang polos. Steinweiss pun diakui sebagai orang yang memperkenalkan desain kemasan album modern yang masih berlaku sampai saat ini. Semenjak itu, desain sampul album dengan cepat menjadi bagian yang fundamental bagi produksi sebuah album untuk dapat mengkomunikasikan maksud dan makna dari lagu-lagu di dalamnya. Sampul album pun menjadi sama krusialnya dengan video klip, serta lagu dari musisi itu sendiri

(4)

Gambar 2 : Kemasan CD grup musik Indonesia

Di zaman di mana semakin banyak hal dikonversi ke dalam bentuk digital, penjualan album bentuk fisik menurun. Menanggapi hal tersebut, Korea dan Jepang mencoba mempertahankan penjualan dalam bentuk fisik dengan menerapkan desain kemasan yang lebih kompleks dengan tujuan menarik perhatian pembeli untuk mengkoleksinya. Pada akhirnya, tema dan nuansa album musik sebuah grup atau musisi dapat diaplikasikan ke dalam media yang lebih luas, dari merchandise hingga konsep pertunjukan yang mencakup kostum, dekorasi sampai directing.

2.1.3 Promosi

Suatu perusahaan memiliki banyak aktivitas, yang dilakukan tidak hanya menghasilkan produk atau jasa, menetapkan harga, dan menjual produk atau jasa, tetapi banyak aktivitas lainnya yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Salah satunya adalah promosi, kegiatan promosi adalah salah satu bagian dari bauran pemasaran perusahaan, yang isinya memberikan informasi kepada masyarakat atau konsumen tentang produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan. Tidak hanya itu, kegiatan promosi merupakan kegiatan komunikasi antara perusahaan dengan pelanggan atau konsumen.

Pengertian promosi menurut Djaslim Saladin dan Yevis Marty Oesman (2002 : 123) : “Promosi adalah suatu komunikasi informasi penjual dan pembeli yang bertujuan untuk merubah sikap dan tinakah laku pembeli, yang sebelumnya tidak mengenal menjadi mengenal sehingga menjadi pembeli dan mengingat produk tersebut”.

Sedangkan pengertian promosi menurut Buchari Alma (2006 : 179) adalah : “Promosi adalah sejenis komunikasi yang memberi penjelasan dan

(5)

meyakinkan calon konsumen mengenai barang dan jasa dengan tujuan untuk memperoleh perhatian, mendidik, mengingatkan dan meyakinkan calon konsumen”

2.1.4 Referensi

• Buku Rolling Stone Music Biz tulisan Wendi Putranto menyajikan pengantar terhadap pandangan dan wawasan tentang industri musik yang ideal.

• Buku Music Japan, berisi kumpulan rilisan album dan identitas visual artis/musisi Jepang.

Kesimpulan dari buku-buku tersebut:

1. Buku Rolling Stone Music Biz membuka cara pandang penulis tentang industri musik yang ideal dan bagaimana kiat yang tepat untuk bertahan dalam industri tersebut.

2. Pada buku Music Japan, konten di dalamnya lebih terhadap eksplorasi dan peran desainer Jepang kepada musisi yang merilis karyanya sehingga apa yang ingin disampaikan lebih efektif dan tentunya menarik.

2.1.5 Target Khalayak a. Demografi

• Pria, Wanita • 20 – 30 tahun

• Warga Negara Indonesia • Strata sosial kelas B

• Tingkat Pendidikan SMA, D3, S1 • Profesi: Mahasiswa, Musisi, Desainer

b. Geografi

• Tinggal di kota besar, khususnya Jakarta • Warga Negara Indonesia

c. Psikografi

(6)

• Memilih mendengarkan musik dari CD/MP3 dibanding radio • Mendapat info musik/band baru dari orang

• Memiliki ketertarikan kepada barang koleksi

2.2 Tinjauan Khusus 2.2.1 Sejarah Play-Mates

Play-Mates adalah sebuah grup band rock asal Jakarta yang terbentuk bulan Oktober 2010, beranggotakan Ragadipa (bass), Lalitya (keyboard), Fara Zachman (vocal), Balum (gitar) dan Yudhistira (drum). Dengan komposisi 3 laki-laki dan 2 perempuan, Play-Mates memberi citra Rock’n’Roll yang tidak seperti umumnya. Tidak idientik dengan “Sex, Drugs & Rock’n’Roll” yang berkesan muda dan bebas, namun mengambil kesan lebih dewasa dan bertanggung jawab. Seperti tema lagu yang dibawakan, kehidupan sehari-hari yang terjadi di kota besar juga kehidupan cinta dikemas dalam sisi pandang yang lebih dewasa dapat terlihat pada lirik-liriknya. Musik Play-Mates sendiri terinspirasi dari banyak hal sehingga membentuk perpaduan yang unik: gitar bernuansa rock, bass bernuansa funk dan vokal R&B.

2.2.2 Album Musik Play-Mates

Setelah hampir 3 tahun terbentuk, Play-Mates telah menciptakan kurang lebih 14 karya yang sebagian diantaranya akan dikumpulkan dan dirilis dalam bentuk album. Wisata Amoral diambil sebagai nama dan tema album, mengusung musik beraliran rock yang ditambahkan dengan nuansa musik lainnya seperti blues, R&B dan funk. Album ini menceritakan kehidupan dan fenomena ibu kota dilihat dari sisi pandang seseorang yang mengalaminya.

2.2.3 Aliran Rock

Rock adalah salah satu jenis aliran musik yang populer di Amerika Serikat pada tahun 1950 dan berkembang menjadi aliran yang lebih beragam pada tahun 1960 khususnya di Inggris dan Amerika Serikat.

Secara musikal, musik rock identik dan terpusat pada gitar listrik, dalam bagian dari grup biasanya dimainkan bersama instrumen bass dan drum. Seperti halnya musik pop, cinta menjadi tema dalam lirik lagu rock, namun rock dapat menyampaikan tema yang lebih luas dan bervariasi seperti isu-isu sosial, politik hingga gaya hidup

(7)

2.2.4 Teori Promosi

Menurut Simon Schimdt, kampanye adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan tingkat kepedulian dari suatu masalah, fenomena sosial hingga sebuah prodak. Dalam teorinya, ada 13 elemen pendukung suksesnya sebuah kampanye:

1) Relevance: menceritakan apa yang sedang terjadi

2) Cause: berkontribusi pada suatu masalah/fenomena

3) Popular Issue: mengulik isu yang populer

4) Competition: mengadakan sebuah kompetisi

5) Stats: memiliki data yang dapat dibagi secara publik seperti infografik

6) Content: data yang jelas

7) Partnerships: hubungan kerjasama dengan pihak lain

8) Target Audience: ditujukan untuk sebuah pihak

9) Creativity and innovation

10) Related Fields: pendekatan kepada hal-hal terkait

11) Persona: siapa dan seperti apa pihak yang ditujukan

12) Goal: tujuan di akhir kampanye

13) Virality: memahami jalannya viral

Ia juga menulis tentang faktor apa yang memotivasi orang hingga terjadinya viral marketing:

1) Exclusivity: khalayak ingin menjadi orang yang lebih tahu 2) Altruism: khalayak ingin melakukan suatu hal yang baik

3) Self-Image: bagaimana prodak/konten merepresentasikan khalayak 4) Convenience: konten mudah disebar

Dengan teori tersebut, rancangan visual promosi album Play-Mates: Wisata Amoral melakukan pendekatan:

• Exclusivity: memberikan informasi tentang konten album • Self-Image: memberikan khalayak rasa prestis

• Goal: khalayak memahami konten, karakter dan tema album Play-Mates secara emosional

(8)

2.2.5 Teori Fotografi

Menurut David Peterson, pengaturan lighting dalam fotografi sangat mempengaruhi nuansa sebuah foto. Dalam hal ini dikhususkan kepada lighting yang bisa diatur oleh manusia, yaitu di dalam studio, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengaturannya, yaitu:

Intensitas Cahaya

Pengaturan intensitas dilakukan untuk mendapatkan tingkat cahaya yang lembut atau tajam, namun pada prakteknya, intensitas diatur agar dapat menyesuaikan pengaturan kamera di saat ingin mendapatkan hasil dengan teknik tertentu.

Arah

Letak bayangan yang terdapat pada suatu objek mempengaruhi karakter mood objeknya. Pengaturan arah cahaya dilakukan untuk menciptakan pola bayangan pada objek.

Temperatur

Panas atau dinginnya suatu tempat mempengaruhi hasil gambar dan mood pada kamera. Di masa kini, pengaturan temperatur dapat dilakukan pada kamera atau komputer tanpa harus melakukan pengaturan pada lokasi pemotretan.

Pada umumnya temperatur hangat akan menghasilkan nuansa foto yang dramatis, sementara temperatur dingin dapat menghasilkan nuansa elegan dan mewah pada foto.

Jenis Lampu

Keras lembutnya cahaya juga dipengaruhi oleh jenis lampu dan asesoris yang digunakan.

Berdasarkan teori tersebut, perancangan visual promosi album Play-Mates akan menggunakan jenis lampu dengan asesoris Soft Box untuk menciptakan cahaya yang lembut, sehingga dapat menghasilkan nuansa elegan dan kontras.

(9)

2.2.6 Teori Layout

Pada perancangan desain visual promosi album Play-Mates, penulis juga menggunakan beberapa prinsip layout yang diambil dari buku “Layout : Dasar dan Penerapannya”, yaitu :

1. Emphasis

Dibentuk dengan memberikan kontras dengan cara membedakan ukuran, warna dan betuk. Dan juga memberikan penekanan terhapad pesan-pesan yang sifatnya emosional

2. Unity

Kesatuan dari seluruh elemen desain yang digunakan, berikut juga pesan yang akan dikomunikasikan

2.2.7 Teori Tipografi

Pemilihan huruf, merupakan salah satu elemen yang sangat berperan dalam perancangan sebuah buku. Menurut buku Book Design By Andrew Haslam, pemilihan typeface yang digunakan untuk buku dengan genre tertentu memerlukan pertimbangan penting, yaitu, harus merepresentasikan konten dengan jelas.

Dalam tipografi juga terdapat beberapa prinsip penting yang diutarakan oleh David .E Carter dalam buku How To Improve Your Corporate Identity, yaitu :

1. Legibility

- Kualitas dari sebuah huruf sehingga huruf itu dapat terbaca 2. Readibility

- Kualitas pada text, yang membuat text tersebut dapat jelas terbaca 3. Visibility

- Kemampuan sebuah huruf dan text untuk terbaca 4. Clarity

- Kuliatas pada text maupun huruf agar dapat terbaca seluruhnya dengan jelas

2.2.8 Teori Warna

Penggunaaan warna dalam mendesain rangkaian desain promosi juga sangat berpengaruh. Menurut buku Color Design Workbook, by Adam Morioka & Terry Stone, warna mempengaruhi beberapa aspek, yaitu :

(10)

Dijelaskan bahwa “right color sends the right message” Warna memiliki kemampuan untuk membangkitkan sebuah respon, membuat mood tertentu muncul, symbol dari sebuah ide, dan juga ekspresi dari sebuah

emosi, baik positif maupun negatif. 2. Sources of Color Meanings

Dijelaskan pula bahwa semua makna dari sebuah warna sifatnya relatif. Interpertasi dari sebuah warna dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, misalnya umur, jenis kelamin, mood, pengalaman pribadi, latar belakang kebudayaan, dan juga tradisi.

3. Hold and Attract Attention 4. Context is everything

Warna juga mempengaruhi konteks yang ada, maka itu diperlukan eksperimen yang bertahap untuk evaluasi akan warna yang akan digunakan.

2.2.9 Manipulasi Foto

Pada perancangan visual utama promosi album Play-Mates, penulis menggunakan teknik manipulasi foto dengan style double exposure, yakni menggabungkan 2 gambar atau lebih ke dalam satu frame. Style ini dipilih karena dapat menyampaikan lebih dari satu makna lewat visual, seperti yang dikatakan Alvaris Falcon dalam artikelnya. (http://www.hongkiat.com/blog/double-multiple-exposure-photography-tutorials/)

2.2.10 S.W.O.T. Visual Promosi Play-Mates • Strength:

- Play-Mates memiliki karakter yang sudah terbentuk yaitu rock yang seksi dengan formasi 3 laki-laki 2 perempuan

- Lirik dalam lagu-lagu di album Play-Mates: Wisata Amoral memiliki tema kehidupan dan realita di kota besar yang kental.

(11)

• Weakness:

- Tema yang diangkat mengandung kesan dan unsur negatif, sehingga memiliki kemungkinan tidak diterima beberapa lapisan masyarakat. - Belum terciptanya fanbase yang solid untuk Play-Mates.

• Opportunity:

- Musisi di Indonesia baru sedikit yang mengolah identitas dan strategi visual untuk menjalani karirnya di industri musik

- Dari hasil observasi dan diskusi dengan pelaku musik di Jakarta, perancangan visual promosi ini telah menambah poin unik untuk band ini sendiri.

- Banyaknya boyband/girlband serta aliran pop yang tersebar di masyarakat, sehingga kehadiran karakter yang lebih keras memiliki peluang untuk menonjol dari kemajemukan tersebut.

• Threat:

- Tingkat kepedulian pengantusias musik rock terhadap perkembangan teknologi belum merata.

- Disamakan dengan band rock papan atas Indonesia yang juga memiliki 2 personil perempuan

(12)
(13)

Gambar

Gambar 1 : Kemasan CD grup musik Jepang
Gambar 2 : Kemasan CD grup musik Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

(3) Apabila hasil pemeriksaan sebagaimana yang dimaksud ayat (1) pasal ini ternyata menimbulkan gangguan yang membahayakan lingkungan, kepada perusahaan tersebut

Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan penelitian agar kinerja jig dapat meningkat dan target perusahaan dapat tercapai dengan melakukan percobaan merubah

Konsep rancangan desain produk yang dihasilkan dari data responden dimana konsumen mengharapkan desain yang lebih luas, lebar, sehingga memuat cukup banyak barang termasuk

Alhamdulillah segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat serta kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini

3.3.3 Bagi setiap kapal yang mempunyai satu atau lebih tingkap samping yang diletakkan sedemikian rupa sehingga persyaratan paragraf 3.3.1 akan berlaku

Botol yang keluar dari  filler   filler   dan  dan crowner  crowner   selanjutnya akan dibasuh dengan  selanjutnya akan dibasuh dengan air yang bertujuan untuk membersihkan

'eluruh Balita dan  balita BM Bidan Koordinator ATK Transport Dokumentasi 'nack Bidan uni ; Desember !"1# $ p. Melaksanakan re)resing kader  posyandu Agar pengetahuan kader

Cara dari tiap jenis radiasi bekerja sangat penting dalam merencanakan suatu perawatan radioterapi, seorang onkologis akan memilih jenis radiasi yang paling sesuai