• Tidak ada hasil yang ditemukan

macam macam peralatan tegangan tinggi.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "macam macam peralatan tegangan tinggi.docx"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Makalah Macam

Makalah Macam Macam Macam Peralatan Tegangan Peralatan Tegangan TinggiTinggi

Di buat oleh : Di buat oleh :

Nama : Dedi jempol Nama : Dedi jempol

Nim : 2014010520 Nim : 2014010520 Universitas Pamulang Universitas Pamulang Teknik Elektro Teknik Elektro

(2)

Kata Pengantar

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami  panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,

dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah peralatan tegangan tinggi.

Makalah peralatan tegangan tinggi ini telah kami susun dengan maksimal dan

mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah  berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.

Akhir kata kami berharap semoga makalah peralatan tegangan tinggi t dan manfaatnya untuk masyarakan ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.

Tangerang selatan ,September 2017

(3)

Pengertian umum peralatan dan pengunaan tegangan tinggi

Secara umum sistem tegangan tinggi adalah semua tengangan yang di anggap cukup tinggi oleh para teknisi listrik sehinnga di perlukan pengujian dan pengukuran dengan tegangan tinggi yang semuanya bersifat khusus dan memerlukan teknik teknik tertentu ( subyektif ), atau di mana gajala gejala tegangan tinggi muklai terjadi ( obyektif ).

Tegangan tinggi ini di klasifikasikan dalam beberapa tingkat yaitu : 1. Tegangan tinggi / high voltage (h v)

30 kv,66kv,70kv,& 150kv.

2. Tegangan extra tinggi / extra high voltage (E H V ) 220 kv,500kv,& 765 kv

3. Tegangan ultra tinggi / ultra high voltage ( U H T) >760 kv

Beberapa fungsi kegunaan yang di cakup dalam bidang teknik tegangan tinggi adalah  persoalan persoalan pokok sebagai berikut :

a. Teknik pembangkit dan pengujian tenaga tinggi,termasuk antara lain klasifikasi  pengujian H.V .dalam laboratorium ,pembnagkit dan pengujian dalam tegangan A.C

.pembangkit dan pengujian denga tegangan D.C . pembangkit dan pengujian dengan tegangan impuls.

 b. Kordinasi isolasi yang menyangkut persoalan persoalan kordinasi isolasi antara peralatan listrik di satu pihak dan alat alat pelindung dari pihak lain.

c. Beberapa gejala tengan tinggi ,di mana antara lain akan di bahas soal soal korona(corona),gaanguan radiio (radio interfence),ganguan televise (television interfence),dan ganguan berisik (audible noise).

d. Beberapa komponen peralatan tegangan tinggi,misalnya isolator,bahan bahan dielctrik,bushing, dan sebagiannya

e. Intrsumensi tegangan tinggi,missal osilograf cdan meter meter khusus untuk pengukuran tegangan tinggi.

(4)

PERALATAN TEGANGAN TINGGI

Berikut adalah macam macam peralatan yang di butuhkan yang di gunakan untuk  pembangkit dan pengujian tegangan tinggi :

 Lightning Arrester  Transformator Arus  Transformator Daya

 Sakelar Pemutus Tenaga (PMT) atau Circuit Braker (CB)  Regulator Tegangan

 Operating Terminal (OT)

 Transformator Tegangan Tinggi  Diode

 Resistor Tegangan Tinggi  Kapasitor Tegangan Tinggi  Elektroda Bola Bola

 Konektor  Kabel

 Perlengkapan Grounding  Perlengkapan Pengaman

(5)

Berikut akan di jelaskaan satu persatu mengenai fungsi peralatan di atas : 1. Ligthning Arrester

Biasa di sebut dengan Arrester dan berfungsi sebagai pengaman instalasi (peralatan listrik pada instalasi Gardu Induk ) dari gangguan tegangan lebih akibat sambaran petir ( lightning surge ) maupun oleh surja hubung (switching surge).

(6)

2. Transformator arus

Trafo di gunakan untuk pengukuran arus yang besarnya ratusan amper lebih yang mengalir pada jarringan tegangan tinggi.jika arus yang mengalir pada tegangan rendah dan besarnya di bawah 5 amper,maka pengukuran dapat dilakukan secara langsung sedangkan untuk arus yang mengalir besar ,maka pengukuran dapat di lakukan secara tidak langsung dengan mengunakan trafo arus (sebutan untuk trafo pengukuran arus besar ).di samping itu trafo arus berfungsi juga pengukuran daya dan energi ,pengukuran jarak jauh dan rele proteksi.

Gamabar.transformator arus

3. Transformator daya

Transformator daya adalah suatu peralatan tenaga listrik yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga atau daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah atau sebaliknya.

Dalam operasi penyaluran tenaga listrik transformator dapat di katakana jantung dari transmisi dan distribusi .dalam kondisi ini suatu transformator di harapkan dapat beroperasi secara maksimal (kalau bias secara terus menerus tanpa  berhenti). Mengingat kerja keras dari sauatu transformator seperti itu ,maka cara  pemeliharaannya juga harus di tuntut sebaik mungkin. Oleh karna itu transformator harus di pelihara dengan mengunakan system dan peralatan yang  benar..untuk itu regu pemeliharaan harus mengetahui bagian bagian transformator

(7)

Berdasarkan tegangan operasinya dapat di bedakan menjadi transformator 500/150 kv dan 150/70 kv biasa di sebut Interbus Transformator (IBT).Transformator 150/20 kv dan 70/20 kv di sebut juga trafo distribusi . tititk netral transformator di tanahkan sesuai dengan kebutuhan system pengaman /proteksi. Sebagai contoh transformator150/70 kv di tanahkan secara langsung di sisi netral 150 KV dan transformator70/20 kv di tanahkan dengan tahanan rendah atau tahanan tinggi atau langsung ke sisi netral 20 KV nya.

(8)

4. Sakelar Pemutus Tenaga (PMT) atau Circuit Breaker (CB)

Berfungsi untuk menghubungkan atau memutus rangkaian pada saat beban (pada kondisi arus beban normal atau saat terjadi arus ganguan ). Pada saat menghubungkan atau memutus beban ,akan terjadi tegangan reenvery yaitu suatu fenomena tegangan lebih dan busur api ,oleh karna itu sakelar pemutus di lengkapi dengan media peredam busur api ,seperti media udara dan gas SF6.

Gambar. Sakelar Pemutus Tenaga.

5. Regulator Tegangan

Alat ini di gunakan untuk mengatur tegangan yang akan masuk ke transformator .masukannya adalah berupa teganggan AC 220 V satu fase. Sedangkan keluarannya adalah tegangan AC yang nilainya dapat di variasikan antara 0 sampai 220 V . Keluaran dari regulator tegangan ini akan menuju ke transformator .

(9)

6. Transformator Tegangan Tinggi

Transformator yang di gunakan untuk membangkitkan tegangan tinggi adalah trafo step up. Perbandingan tegangan yang dapat digunakan adalah 220 V / 100 KV . artinya ,masukannya dari trafo ini adalah 220 V dan keluarannya dapat mencapai 100 KV.

(10)

7. Resistor Tegangan Tinggi

Bila yang dibangkitkan adalah berupa teganga DC , maka di gunakan resistor tegangan tinggi .selain sebagai beban ,resistor ini juga dapat digunakan sebagai  pengukur tegangan dengan cara menyuplik tegangan dari resistor tersebut dengan menggunakan resistor ukur kemudian di sambung denggan Digital Measuring Instrument(DMI).

(11)

8. Kapasitor Tegangan Tinggi

Bila yanga akan di bangkitkan adalah berupa tegangan tinngi AC ,maka di gunakan kapasitor tagangan tinggi,kapasitor tegangan tinggi juga dapat di gunakan untuk mencuplik tegangan sehingga tegangan dari kapasitordaat di ukur dengan mengunakan Digital Measuring Instrumen (IMT).

Gamabar.kapasitor Tegangan Tinggi

9. Elektroda Tegangan Tinggi

Tegangan berlebih yang di bangkitkan oleh trafo dapat menyebabkan kerusakan  pada trafo itu sendiri. Oleh karena itu di butuhkan suatu proteksi untuk menghindari adanaya lebihan tegangan tersebut. Salah satu cara untuk menghindari adanya hal tersebut adalah dengan mengunakan elektroda tegangan tinggi. Bila terjadi tegangan lebih ,maka elektroda tegangan tinggi akan terjadi  break down.bila terjadi breakdown,maka operating terminal (OT) akan mengtrip koneksi regulatorke trafo,sehingga tidak ada lagi tegangan yang menuju ke trafo.

(12)

10. Digital Measuring Instrumen (DMI)

Untuk mengukur tegangan pada saat pembangkitan tegangan tinggi ,dapat di gunakan suatu alat ukur yang di namakan dengan Digital Measuring Instrumen (DMI) .alat ini dapat mengukur tegangan tinggi AC, DC ,maupum Impuls.

11. Operating Terminal (OT)

Rgulator tegangan yang di gunakan pada pembangkitan tegangan tinggi,tidak mungkin diatur (di naikan di turunkan tegangannya )dengan tangan langsung.untuk itu,di gunakanlah suatu alat khusus yang dapat mengatur regulator tegangan dari jarak jauh,yaitu operating terminal .selain dapat menurunkan dan menaikan tegangan regulator tegangan ,OT juga berlaku sebagai sakelar untuk tegangan yang akan masuk ke regulator dan ayang akan masuk ke trafo. Dan juga OT bertindak juga sebagai pengaman alat proteksi,jika terjadi breakdown pada elektroda tegangan tinggi,maka sakelar tegangan yang akan masuk ke trafo terputus.

12. Peralatan Grounding

Tegangan yang di tumpu oleh peralatan peralatan di atas ,termasuk dalam tegangan tinggi,maka arus sisa pada peralatan diatas pun memiliki nilai yang tinggi .untuk menghindari adanya kecelakaan pada orang lain yang akan menyentuh peralatan tersebut .

(13)

13. Dioda Tegangan Tinggi

Dioda tegangan tinggi ini di gunakan pada rangkaian pembangkit tegangan tinggi DC. Berfungsi untuk menyearahkan tegangan AC yang keluar dari trafo tegangan tinggi menjadi tegangan DC.

Gambar Dioda Tegangan Tinggi.

14. Resistor Pengaman

Untuk mencegah arus balik yang tinggi yang dapat merusak trafo ,maka dapat di gunakan resistor pengaman . resistor ini di pasang antara trafo dengan resistor  pembangkitan dan biasanya memiliki nilai 10 sampai 20 MOhm

15. Peralatan Pengaman

Untuk melindungi pekerja atau orang lain yang sedang berhubungan dengan  peralatan tegangan tinggi,dapat di gunakan sepatu pengaman (safety shoes).

Gambar

Gambar .transformator daya
Gambar .transformator Tegangan Tinggi.
Gambar Dioda Tegangan Tinggi.

Referensi

Dokumen terkait

(3) Jika berdasarkan pertimbangan Pihak “Penyewa” kondisi bangunan menjadi tidak layak huni atau menjadi musnah karena kebakaran, gempa bumi, badai atau bencana

1. Suami tersebut seorang yang memungkinkan dapat memberi keturunan, yang menurut kesepakatan ulama fikih adalah seorang laki-laki yang telah baligh. Oleh sebab

Tindakan medis dilakukan dengan indikasi medis karena kehamilan akibat incest untuk mencegah adanya kelainan genetik yang timbul pada janin yang akan dilahirkan

KUHP. Berdasarkan Pasal 72 Undang-undang No.37 Tahun 2004, kurator bertanggung jawab terhadap kesalahan atau kelalaiannya dalam melaksanakan tugas pengurusan dan/atau

Pembelajaran aktif (Active Learning) merupakan salah satu cara untuk mengaktifkan siswa dalam mengikuti pelajaran di dalam kelas. Pembelajaran yang aktif

Perseroan wajib menyampaikan laporan hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Tahap II kepada Bapepam dan LK paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah tanggal penjatahan dalam bentuk dan

Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli serta hasil respon siswa tentang media movie maker maka peneliti telah melakukan revisi produk media pembelajaran movie