• Tidak ada hasil yang ditemukan

Satuan Acara Penyuluhan Mioma Uteri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Satuan Acara Penyuluhan Mioma Uteri"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

SATUAN ACARA PENYULUHAN MIOMA UTERI

SATUAN ACARA PENYULUHAN MIOMA UTERI

Bi

Bidadang sng stutudidi : D3 : D3 kekebibidadananann T

Tooppiicc : : MMiioomma a uutteerrii S

Saassaarraann : : RReemmaajja a ddaan n iibbuu--iibbuu W

Waakkttuu : : ppuukkuul l 1144!!! ! WW""BB #a

#ariri$t$tanganggalgal : Se: Seninin% &n% && De& Desesembmber &er &!1!1&& d

duurraassii : : 11! ! mmeenniitt T

Teemmppaatt : : ''uusskkeessmmaas s (( A.

A. TUJUAN UMUMTUJUAN UMUM Set

Setelaela) ) menmengikgikuti uti kegkegiatiatan an penpen*ul*ulu)anu)an% % di)di)araarapkan pkan masmas*ar*arakat akat dapt dapt menmengergerti ti dandan mema)ami tenteng mioma uteri% pen*ebab dan +aktor predisposisi mioma uteri% gejala pada mema)ami tenteng mioma uteri% pen*ebab dan +aktor predisposisi mioma uteri% gejala pada mioma uteri% cara pencega)an dan pengobatan mioma uteri

mioma uteri% cara pencega)an dan pengobatan mioma uteri B.

B. TUJUAN KHUSUSTUJUAN KHUSUS

Setela) diberikan pen*ulu)an peserta mampu Setela) diberikan pen*ulu)an peserta mampu 1

1 Menjelaskan pengertian mioma uteriMenjelaskan pengertian mioma uteri

&

& Mengeta)ui pen*ebab dan +aktor Mengeta)ui pen*ebab dan +aktor predisposisi mioma uteripredisposisi mioma uteri 3

3 Men*ebutkan klasi+ikasi mioma uteriMen*ebutkan klasi+ikasi mioma uteri 4

4 Mengeta)ui gejala mioma uteeriMengeta)ui gejala mioma uteeri ,

, Mengeta)ui cara pencega)an dan pengobatan mioma uteriMengeta)ui cara pencega)an dan pengobatan mioma uteri

C.

C. MEDIA YANG DIGUNAKANMEDIA YANG DIGUNAKAN 1

1 Materi S('Materi S(' &

& ea+letea+let

D.

D. METODEMETODE 1

1 .erama).erama) &

& Tan*a ja/abTan*a ja/ab E.

E. SUMBER SUMBER  1.

1. #ani+#ani+a a WiknjWiknjosastosastroro Ilmu  Ilmu KebidananKebidanan  0d0disisi i 3 3 akaakartrta: a: 2a2a*a*asasan n iina na 'us'ustataka ka SaSar/r/ononoo 'ra/iro)ardjo  1556

'ra/iro)ardjo  1556 2.

(2)

3. KEGIATAN PEMBELAJARAN

MATERI SAP ( '080RT"( M"9M( T0R"

Mioma teri adala) suatu tumor jinak pada ra)im *ang berasal dari otot ra)im Dikenal  juga dengan istila) mioma atau m*om atau tumor otot ra)im umla) penderita mioma uteri ini

sulit diketa)ui secara akurat karena ban*ak *ang tidak menimbulkan kelu)an se)ingga penderita tidak memeriksakan dirin*a ke dokter

 o Waktu ;egiatan pen*ulu) ;egiatan peserta

1 4 menit 'embukaan : •Memberi salam

•Menjelaskan tujuan pen*ulu)an

•Men*ebutkan materi$pokok ba)asan *ang akan disampaikan

• Menja/ab salam • Mendengarkan dan

memper)atikan

& 1! menit 'elaksanaan :

Menjelaskan materi pen*ulu)an secara  berurutan dan teratur 

• 'engertian mioma uteri

• 'en*ebab dan +aktor predisposisi mioma uteri

• ;lasi+ikasi mioma uteri • 8ejala mioma uteri

• 'encega)an dan pengobatan mioma uteri

Men*imak dan memper)atikan

3 , menit 0<aluasi

Memberikan kesempatan kepada peserta  pen*ulu)an untuk bertan*a

Merespon dan  bertan*a

4 & menit 'enutup :

M/ngak)iri pen*ulu)an mengucapkan terima kasi) dan salam

(3)

Mioma terjadi pada kira kira , persen /anita selama masa reproduksi Tumor ini tumbu) dengan lambat dan mungkin baru dideteksi secara klinis pada ke)idupan decade keempat 'ada dekade ke empat ini insidenn*a mencapai kira kira &!= Mioma lebi) sering pada /anita nulipara atau /anita *ang mempun*a 1 anak

Mioma pada ke)amilan menurut perkiraan +rekuensi dalam ke)amilan dan persalinan  berkisar sekitar 1 persen% ban*ak mioma kecil tidak di kenal Dalam ban*ak kasus kombinasi mioma dengan ke)amilan tidak mempun*ai arti apa apa Di pi)ak lain kombinasi itu dapat men*ebabkan komplikasi obstetric *ang besar artin*a #al itu tergantung besarn*a dan lokalisasin*a Secara umum angka kejadian mioma uteri diprediksi mencapai &!-3!= terjadi  pada /anita berusia di atas 3, ta)un

B '020B(B M"9M( T0R"

'en*akit mioma uteri berasal dari otot polos ra)im Beberapa teori men*ebutkan  pertumbu)an tumor ini disebabkan rangsangan )ormon estrogen 'ada jaringan mioma jumla) reseptor estrogen lebi) tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan >miometrium? sekitarn*a se)ingga mioma uteri ini sering kali tumbu) lebi) cepat pada ke)amilan >membesar pada usia reproduksi? dan biasan*a berkurang ukurann*a sesuda) menopause >mengecil pada  pascamenopause? Sering kali mioma uteri membesar ke ara) rongga ra)im dan tumbu) keluar dari mulut ra)im "ni *ang sering disebut sebagai M*oma 8eburt >8eburt berasal dari ba)asa 8erman *ang berarti la)ir? Tumor *ang ada dalam ra)im dapat tumbu) lebi) dari satu% pada  perabaan memiliki konsistensi ken*al% berbentuk bulat dan permukaan berbenjol-benjol seperti la*akn*a tumor perut Beratn*a ber<ariasi% mulai dari beberapa gram saja% namun bisa juga mencapai , kilogram atau lebi)

@aktor-+aktor *ang mempengaru)i pertumbu)an tumor% di samping +aktor predisposisi genetik% adala) estrogen% progesteron danhuman growth hormone

1 Estroge

• Mioma uteri dijumpai setela) menarke

• Seringkali terdapat pertumbu)an tumor *ang cepat selama ke)amilan dan terapi estrogen eksogen

(4)

• (dan*a )ubungan dengan kelainan lainn*a *ang tergantung estrogen seperti endometriosis >,!=?% peruba)an +ibrosistik dari pa*udara >14%A=?% adenom*osis >17%,=? dan )iperplasia endometrium >5%3=?

• Mioma uteri ban*ak ditemukan bersamaan dengan ano<ulasi o<arium dan /anita dengan sterilitas

• 16B )idro*desidrogenase: enCim ini menguba) estradiol >sebua) estrogen kuat? menjadi estron >estrogen lema)? (kti<itas enCim ini berkurang pada jaringan miomatous% *ang juga mempun*ai  jumla) reseptor estrogen *ang lebi) ban*ak daripada miometrium normal

& Progestero

'rogesteron merupakan antagonis natural dari estrogen 'rogesteron meng)ambat  pertumbu)an tumor dengan dua cara *aitu: mengakti+kan 16B )idro*desidrogenase dan

menurunkan jumla) reseptor estrogen pada tumor  3 Hor!o "ert#!$#%&

e<el )ormon pertumbu)an menurun selama ke)amilan% tetapi )ormon *ang mempun*ai struktur dan akti<itas biologik serupa *aitu #'% terli)at pada periode ini% memberi kesan ba)/a  pertumbu)an *ang cepat dari leiomioma selama ke)amilan mingkin merupakan )asil dari aksi

sinergistik antara #' dan 0strogen . @(;T9R 'R0D"S'9S"S"

1. U!#r: mioma uteri jarang terjadi pada usia kurang dari &! ta)un% ditemukan sekitar 1!= pada /anita berusia lebi) dari 4! ta)un Tumor ini paling sering memberikan gejala klinis antara 3,-4, ta)un

2. P&r't&s: lebi) sering terjadi pada nullipara atau pada /anirta *ang relati+ in+ertil% tetapi sampai saat ini belum diketa)ui apakan in+ertilitas men*ebabkan mioma uteri atau sebalikn*a mioma uteri *ang men*ebabkan in+ertilitas% atau apaka) kedua keadaan ini saling mempengaru)i

3. (&)tor r&s *& geet')   : pada /anita ras tertentu% k)ususn*a /anita berkulit )itam% angka kejadian mioma uteri tinggi 14 Terlepas dari +aktor ras% kejadian tumor ini tinggi pada /anita dengan ri/a*at keluarga ada *ang menderita mioma

+. (#gs' o,&r'#!: diperkirakan ada korelasi antara )ormon estrogen dengan pertumbu)an mioma% dimana mioma uteri muncul setela) menarke% berkembang setela) ke)amilan dan mengalami regresi setela) menopause

(5)

D ;(S"@";(S"

;lasi+ikasi mioma dapat berdasarkan lokasi dan lapisan uterus *ang terkena 1 okasi

.eri<ical >&%7=?% umumn*a tumbu) ke ara) <agina men*ebabkan in+eksi

"st)mica >6%&=?% lebi) sering men*ebabkan n*eri dan gangguan traktus urinarius .orporal >51=?% merupakan lokasi paling laCim% dan seringkali tanpa gejala

& apisan terus

Mioma uteri pada daera) korpus% sesuai dengan lokasin*a dibagi menjadi tiga jenis *aitu : a Mioma teri Subserosa

• okasi tumor di subserosa korpus uteri dapat )an*a sebagai tonjolan saja% dapat pula sebagai satu massa *ang di)ubungkan dengan uterus melalui tangkai

• 'ertumbu)an ke ara) lateral dapat berada di dalam ligamentum latum dan disebut sebagai mioma intraligamenter

• Mioma *ang cukup besar akan mengisi rongga peritoneal sebagai suatu massa 'erlengketan dengan usus% omentum atau mesenterium di sekitarn*a men*ebabkan sistem peredaran dara) diambil ali) dari tangkai ke omentum (kibatn*a tangkai makin mengecil dan terputus% se)ingga mioma akan terlepas dari uterus sebagai massa tumor *ang bebas dalam rongga peritoneum Mioma jenis ini dikenal sebagai jenis parasitik

 b Mioma teri "ntramural

• Disebut juga sebagai mioma intraepitelial Biasan*a multipel apabila masi) kecil tidak meruba)  bentuk uterus% tetapi bila besar akan men*ebabkan uterus berbenjol-benjol% uterus bertamba)  besar dan beruba) bentukn*a

• Mioma sering tidak memberikan gejala klinis *ang berarti kecuali rasa tidak enak karena adan*a massa tumor di daera) perut sebela) ba/a)

• ;adang kala tumor tumbu) sebagai mioma subserosa dan kadang-kadang sebagai mioma submukosa Di dalam otot ra)im dapat besar% padat >jaringan ikat dominan?% lunak >jaringan otot ra)im dominan?

(6)

• Terletak di ba/a) endometrium Dapat pula bertangkai maupun tidak Mioma bertangkai dapat

menonjol melalui kanalis ser<ikalis% dan pada keadaan ini muda) terjadi torsi atau in+eksi Tumor ini memperluas permukaan ruangan ra)im

• Dari sudut klinik mioma uteri submukosa mempun*ai arti *ang lebi) penting dibandingkan

dengan jenis *ang lain 'ada mioma uteri subserosa ataupun intramural /alaupun ditemukan cukup besar tetapi sering kali memberikan kelu)an *ang tidak berarti

• Sebalikn*a pada jenis submukosa /alaupun )an*a kecil selalu memberikan kelu)an perdara)an

melalui <agina 'erdara)an sulit untuk di)entikan se)ingga sebagai terapin*a dilakukan )isterektomi

0 T(D( D( 80(( M"9M( T0R"

1 (pabila dari )asil anamnesa didapatkan data-data sebagai berikut

a. Timbul benjolan di perut bagian ba/a) dalam /aktu *ang relati+ lama

 b. ;adang-kadang disertai gangguan )aid% buang air kecil atau buang air besar c.  *eri perut bila terin+eksi% terpuntir% peca)

& ika dari pemeriksaan +isik didapatkan :

a 'alpasi abdomen didapatkan tumor di abdomen bagian ba/a)

 b 'emeriksaan ginekologik dengan pemeriksaan bimanual didapatkan tumor tersebut men*atu dengan ra)im atau mengisi ka<um Douglasi

c ;onsistensi padat% ken*al% mobil% permukaan tumor umumn*a rata

3. 8ejala klinis

a (dan*a rasa penu) pada perut bagian ba/a) dan tanda massa *ang padat ken*al  b (dan*a perdara)an abnormal

c  *eri% terutama saat menstruasi

d. "n+ertilitas dan abortus 4. 'emeriksaan luar 

Teraba massa tumor pada abdomen bagian ba/a) serta pergerakan tumor dapat terbatas atau  bebas

, 'emeriksaan dalam

Teraba tumor *ang berasal dari ra)im dan pergerakan tumor dapat terbatas atau bebas dan ini  biasan*a ditemukan secara kebetulan

(7)

a S8% untuk menentukan jenis tumor% lokasi mioma% ketebalan endometriium dan keadaan adnea dalam rongga pel<is

 b Mioma juga dapat dideteksi dengan .T scan ataupun MR"% tetapi kedua pemeriksaan itu lebi) ma)al dan tidak mem<isualisasi uterus sebaik S8 ntungn*a% leiomiosarkoma sangat jarang karena S8 tidak dapat membedakann*a dengan mioma dan kon+irmasin*a membutu)kan diagnosa jaringan

c Dalam sebagian besar kasus% mioma muda) dikenali karena pola geman*a pada beberapa bidang tidak )an*a men*erupai tetapi juga bergabung dengan uterus lebi) lanjut uterus membesar dan  berbentuk tak teratur

d @oto B9$"' pemeriksaan ini penting untuk menilai massa di rongga pel<is serta menilai +ungsi ginjal dan perjalanan ureter

e #isterogra+i dan )isteroskopi untuk menilai pasien mioma submukosa disertai dengan in+ertilitas

+ aparaskopi untuk menge<aluasi massa pada pel<is

(. PENCEGAHAN

1. 'ada pemeriksaan +isik% mioma uteri dapat ditemukan melalui pemeriksaan ginekologi rutin Diagnosis mioma uteri dicurigai bila dijumpai gangguan kontur uterus ole) satu atau lebi) massa *ang lebi) licin% tetapi sering sulit untuk memastikan ba)/a massa seperti ini adala) bagian dari uterus

'emeriksaan penunjang

2. ltrasonogra+i >S8? ltrasonogra+i transabdominal dan trans<aginal berman+aat dalam menetapkan adan*a mioma uteri ltrasonogra+i trans<aginal terutama lebi) berman+aat untuk mendeteksi kelainain pada ra)im% termasuk mioma uteri terus *ang besar lebi) baik diobser<asi melalui ultrasonogra+i transabdominal Mioma uteri dapat menampilkan gambaran secara k)as *ang mendemonstrasikan irregularitas kontur maupun pembesaran uterus Se)ingga sangatla) tepat untuk digunnakan dalam monitoring >pemantauan? perkembangan mioma uteri  b #isteroskopi Dengan pemeriksaan ini dapat dili)at adan*a mioma uteri submukosa% jika tumorn*a kecil serta bertangkai 'emeriksaan ini dapat ber+ungsi sebagai alat untuk penegakkan diagnosis dan sekaligus untuk pengobatan karena dapat diangkat

(8)

3. MR" >Magnetic Resonance "maging? (kurat dalam menggambarkan jumla)% ukuran% dan lokasi mioma tetapi jarang diperlukan karena keterbatasan ekonomi dan sumber da*a MR" dapat menjadi alternati+ ultrasonogra+i pada kasus-kasus *ang tidak dapat disimpulkan

G. PENANGANAN

'enanganan mioma uteri tergantung pada umur% paritas% lokasi% dan ukuran tumor% dan terbagi atas

1 'enanganan konser<ati+ Bila mioma *ang kecil pada pra dan post menopause tanpa gejala & 'enanganan operati+% bila :

a kuran tumor lebi) besar dari ukuran uterus 1&-14 minggu  b 'ertumbu)an tumor cepat

c Mioma subserosa bertangkai dan torsi

d Bila dapat menjadi pen*ulit pada ke)amilan berikutn*a e #ipermenorea pada mioma submukosa

f. 'enekanan pada organ sekitarn*a

H. KESIMPULAN

Mioma uteri merupakan tumor jinak *ang sering terjadi pada /anita berusia lebi) dari 3, ta)un *aitu sekitar &! )ingga 3! persen #ampir separu) dari kasus mioma uteri ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan pel<ik rutin 'ada penderita memang tidak mempun*ai kelu)an apa-apa dan tidak sadar ba)/a mereka sedang mengandung satu tumor dalam uterus ;arenan*a sangat penting untuk melakukan deteksi pribadi secara dini untuk meng)indari dan mencega) timbuln*a pen*akit ini% kalaupun pen*ebabn*a genetik pada keluarga paling tidak dapat di deteksi secara dini sebelum pen*akit ini bertamba) )ebat dan men*ebabkan komplikasi *ang serius bagi organ organ disekelilingn*a *akni dengan melakukan pemeriksaan ginekologis rutin dan S8% sedangkan #isteroskopi dan MR" merupakan pili)an lain untuk )asil lebi) akurat% namun dengan S8 saja suda) bisa dideteksi Mioma *ang berkembang pada ra)im seseorang

Referensi

Dokumen terkait

Mioma Uteri adalah neoplasma yang berasal dari otot uterus dan jaringan ikat yang menumpangnya sehingga dapat disebut juga dengan leiomioma, fibriomioma atau

Myoma Uteri adalah tumor jinak yang berasal dari otot uterus dan jaringan ikat, sehingga dalam kepustakaan disebut dengan lemiona, fibrimioma (Arif. 1999; 387).. Myoma Uteri

Prevalensi terjadinya mioma uteri meningkat apabila ditemukan riwayat keluarga,ras,obesitas dan nuliparia.Peningkatan IMT dihubungkan dengan peningkatan kadar lemak pada

Mioma uteri merupakan tumor jinak yang umum dijumpai pada wanita.. usia reproduksi (20 – 25%), namun pada usia lebih dari 30

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pasien mioma uteri dengan karakteristik menurut golongan usia, keluhan utama, kadar hemoglobin, ukuran tumor,

Latar Belakang: Mioma uteri merupakan tumor panggul yang paling sering terjadi pada wanita usia reproduksi. Adenomyosis biasanya sering terjadi disertai dengan

Dibandingkan dengan jaringan miometrium normal, mioma terdiri dari densitas reseptor estrogen yang lebih banyak, sehingga estradiol yang terikat akan lebih banyak pula.. Mioma

Mioma uteri merupakan tumor jinak yang berasal dari sel otot polos uterus yang imatur dan jaringan ikat yang