• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANGAN PENELITIAN DI BIDANG KESEHATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RANCANGAN PENELITIAN DI BIDANG KESEHATAN"

Copied!
61
0
0

Teks penuh

(1)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

RANCANGAN PENELITIAN

RANCANGAN PENELITIAN

DI BIDANG KESEHATAN

DI BIDANG KESEHATAN

Dibyo

Dibyo

Pramono

Pramono

[email protected]

[email protected]

Magister

Magister

Epidemiologi

Epidemiologi

Lapangan

Lapangan

(Field Epidemiology Training Program

(Field Epidemiology Training Program

-

-

FETP)

FETP)

Universitas

(2)

Minat

Minat

Utama

Utama

Epidemiologi

Epidemiologi

Lapangan

Lapangan

Program

Program

Studi

Studi

Ilmu

Ilmu

Kesehatan

Kesehatan

Masyarakat

Masyarakat

Program

Program

Pascasarjana

Pascasarjana

Fakultas

Fakultas

Kedokteran

Kedokteran

Universitas

(3)

Epidemiologi

Epidemiologi

Epidemiology is the

Epidemiology is the

study

study

of the

of the

distribution

distribution

and

and

determinants

determinants

of

of

health

health

-

-

related states or events

related states or events

in

in

specified populations

specified populations

to provide accurate and useful

to provide accurate and useful

information for public health decision

information for public health decision

-

-

making and

making and

action

action

.

.

Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari

Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari

distribusi

distribusi

dan

dan

determinan keadaan

determinan keadaan

-

-

keadaan yang berkaitan

keadaan yang berkaitan

dengan kesehatan

dengan kesehatan

pada

pada

populasi

populasi

tertentu

tertentu

untuk

untuk

memberikan informasi yang akurat

memberikan informasi yang akurat

dan

dan

berguna dalam

berguna dalam

pengambilan

pengambilan

kebijakan

kebijakan

dan

dan

tindakan kesehatan

tindakan kesehatan

masyarakat

masyarakat

.

.

Epi : on or above

Epi : on or above

Demos : people

Demos : people

Logos : study of (science)

Logos : study of (science)

(4)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

EPIDEMIOLOGI

Adalah

Adalah

suatu

suatu

studi

studi

yang

yang

membicarakan

membicarakan

tentang

tentang

distribusi

distribusi

dan

(5)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Tujuan Penelitian

Epidemiologi

1.Menggambarkan status

1.Menggambarkan status

kesehatan

kesehatan

suatu

suatu

populasi

populasi

.

.

2.

2.

Menggambarkan

Menggambarkan

distribusi

distribusi

suatu

suatu

penyakit

penyakit

.

.

3.

3.

Menentukan

Menentukan

penyebab

penyebab

dari

dari

suatu

suatu

penyakit

penyakit

.

.

4.

4.

Menetapkan

Menetapkan

jenis

jenis

/

/

usaha

usaha

pencegahan

pencegahan

dan

dan

/

/

atau

atau

pengobatan

pengobatan

untuk

untuk

mengontrol

mengontrol

terjadinya

(6)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Alasan membicarakan

rancangan studi epidemiologi

1.

1.

Memahami

Memahami

keterbatasan

keterbatasan

setiap

setiap

disain

disain

penelitian

penelitian

.

.

2.

2.

Memilih

Memilih

disain

disain

yang

yang

cocok

cocok

(

(

tujuan

tujuan

,

,

resouces

resouces

,

,

dsb

dsb

.)

.)

3.

3.

Menghindari

Menghindari

kesalahan

kesalahan

(

(

kesalahan

kesalahan

disain

disain

tidak

tidak

dapat

dapat

diperbaiki

diperbaiki

pada

pada

tahap

tahap

selanjutnya

(7)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Rancangan Penelitian

Deskriptif

Deskriptif

1.

1.

Observasional

Observasional

Cohort

Cohort

Analitik

Analitik

Case

Case

-

-

control

control

Cros

Cros

s

s

-

-

sectional

sectional

Quasi Experimental

Quasi Experimental

2.

2.

Experimental

Experimental

True Experimental / RCT

True Experimental / RCT

(8)

Penelitian

Penelitian

Epidemiologi

Epidemiologi

Deskriptif

Deskriptif

1.

1.

Hanya

Hanya

ada

ada

1 kelompok

1 kelompok

studi

studi

.

.

2.

2.

Mengukur

Mengukur

insidensi

insidensi

atau

atau

prevalensi

prevalensi

3.

3.

Menggambarkan

Menggambarkan

distribusi penyakit

distribusi penyakit

menurut

menurut

variabel

variabel

tempat,

tempat,

orang

orang

dan

dan

waktu.

waktu.

4. Tidak

4. Tidak

ada

ada

kesimpulan

kesimpulan

tentang

tentang

hubungan

hubungan

antara

antara

exposure

exposure

dan

dan

outcome

outcome

.

.

5. Informasi yang diperoleh dapat

5. Informasi yang diperoleh dapat

mengarahkan

mengarahkan

suatu

suatu

exposure

exposure

dengan

dengan

outcome

(9)

6.

6.

Penyajian

Penyajian

dilakukan

dilakukan

dengan

dengan

grafik

grafik

,

,

tabel

tabel

,

,

spot

spot

-

-

map,

map,

dsb

dsb

.

.

7. Sampling /

7. Sampling /

sampel

sampel

size :

size :

a. dichotomous

a. dichotomous

Z

Z

α

α

/2

/2

2

2

. p . q

. p . q

n =

n =

d

d

2

2

b. continuous

b. continuous

Z

Z

α

α

/2

/2

2

2

.

.

τ

τ

2

2

n =

n =

d

d

2

2

(10)

Contoh

Contoh

:

:

1.

1.

Kasus

Kasus

diare

diare

di

di

Kecamatan

Kecamatan

Manyaran

Manyaran

,

,

Kabupaten

Kabupaten

Wonogiri

Wonogiri

.

.

2.

2.

Prevalensi

Prevalensi

BBLR (

BBLR (

Bayi

Bayi

Berat

Berat

Lahir

Lahir

Rendah

Rendah

) di

) di

Kabupaten

Kabupaten

Magelang

Magelang

.

.

3.

3.

Distribusi

Distribusi

kematian

kematian

akibat

akibat

gempa

gempa

di

di

Kabupaten

Kabupaten

Bantul

Bantul

Propinsi

Propinsi

DIY Tahun

DIY

Tahun

2006.

2006.

4.

4.

Insidensi

Insidensi

penyakit

penyakit

DBD

DBD

di

di

Kabupaten

Kabupaten

Sleman

Sleman

Propinsi

(11)
(12)

Week 45, 2005 Week 46, 2005 Week 47, 2005 Week 1, 2006

(13)

DISTRIBUSI PENDUDUK YANG MENINGGAL AKIBAT GEMPA

(PER 1000) DI KECAMATAN-KECAMATAN KABUPATEN BANTUL

(14)

7810 2267 8272 1121 31312 26 230 KRETEK 8783 2538 6799 97 34216 2 32 SANDEN 7684 1980 9196 6793 33080 422 758 PUNDONG 7576 1818 6902 342 27425 5 48 SRANDAKAN 9933 2339 10135 6587 43262 607 100 BAMBANG LIPURO 13948 4752 22799 5664 56850 318 748 IMOGIRI 12147 4178 12795 2966 48561 112 933 PANDAK 13969 3138 14630 11356 50483 830 223 JETIS 9680 2825 9477 1377 36836 18 581 DLINGO 14063 3072 15347 4708 59309 247 239 BANTUL 10912 3042 11899 8139 34377 519 4855 PLERET 7219 2394 6054 1228 30538 36 131 PAJANGAN 24857 4483 22781 8281 76811 462 350 SEWON 10241 4594 13450 5514 38403 243 705 PIYUNGAN 15736 3390 18393 1790 79496 57 1035 KASIHAN 17560 4336 21241 5557 80209 236 1009 BANGUNTAPAN 9581 2586 6634 243 44759 3 49 SEDAYU KK GAKIN RMH RUSAK PDDK MENINGGA L LUKA KECAMATAN

(15)

29,03 13,55 0,83 7,35 KRETEK 28,90 1,43 0,06 0,94 SANDEN 25,77 73,87 12,76 22,91 PUNDONG 24,00 4,96 0,18 1,75 SRANDAKAN 23,55 64,99 14,03 2,31 BAMBANG LIPURO 34,07 24,84 5,59 13,16 IMOGIRI 34,40 23,18 2,31 19,21 PANDAK 22,46 77,62 16,44 4,42 JETIS 29,18 14,53 0,49 15,77 DLINGO 21,84 30,68 4,16 4,03 BANTUL 27,88 68,40 15,10 141,23 PLERET 33,16 20,28 1,18 4,29 PAJANGAN 18,04 36,35 6,01 4,56 SEWON 44,86 41,00 6,33 18,36 PIYUNGAN 21,54 9,73 0,72 13,02 KASIHAN 24,69 26,16 2,94 12,58 BANGUNTAPAN 26,99 3,66 0,07 1,09 SEDAYU % GAKIN % RUSAK MENINGGAL/1000 LUKA/1000 KECAMATAN

(16)

141.23

DISTRIBUSI PROPORSI PENDUDUK YANG

LUKA (PER 1000) DI

(17)
(18)

Isolation of wild poliovirus

Isolation of wild poliovirus

in the world, 2004

(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

STUDI ANALITIK

1.

1.

Penelitian

Penelitian

Cohort

Cohort

2.

2.

Penelitian

Penelitian

Case Control

Case Control

3.

(27)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

STUDI CROSS SECTIONAL

Adalah studi dimana pengukuran terha

Adalah studi dimana pengukuran terha

-

-dap variabel pengaruh dan terpengaruh

dap variabel pengaruh dan terpengaruh

dilakukan pada titik waktu yang sama

(28)

Grafik statistik menyajikan hubungan (GDP

dan Kelangsungan Hidup Balita)

(29)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

STUDI ANALITIK

KOHORT

KOHORT

KEMUNGKINAN EFEK

KEMUNGKINAN EFEK

KAUSA/EXPOSURE ATAU

KAUSA/EXPOSURE ATAU

(FAKTOR RESIKO) OUTCOME

(FAKTOR RESIKO) OUTCOME

CASE

(30)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

STUDI KOHORT

Sakit

Sakit

Terpapar

Terpapar

Tidak

Tidak

sakit

sakit

Populasi

Populasi

Sakit

Sakit

Tidak

Tidak

terpapar

terpapar

Tidak

Tidak

sakit

sakit

Kelompok

Kelompok

studi

studi

Outcome

Outcome

Sekarang

(31)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

COHORT

Yang

Yang

dihitung

dihitung

adalah

adalah

perbandingan

perbandingan

resiko

resiko

menjadi

menjadi

sakit

sakit

antara

antara

kelompok

kelompok

terpapar

terpapar

dengan

dengan

kelompok

kelompok

tak

tak

terpapar

terpapar

.

.

Disebut

Disebut

:

:

Relative Risk

Relative Risk

atau

atau

Risk Ratio

Risk Ratio

(

(

RR

RR

)

)

Insidens

Insidens

di

di

kelompok

kelompok

terpapar

terpapar

RR =

RR =

Indidens

(32)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Keuntungan

Keuntungan

studi

studi

kohort

kohort

1.

1.

Bebas

Bebas

bias

bias

seleksi

seleksi

dan

dan

recall bias.

recall bias.

2. Outcome

2. Outcome

tidak

tidak

mempengaruhi

mempengaruhi

seleksi

seleksi

.

.

3.

3.

Dapat

Dapat

dipelajari

dipelajari

sejumlah

sejumlah

efek

efek

secara

secara

serentak

(33)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Kerugian

Kerugian

studi

studi

kohort

kohort

1.

1.

Relatif

Relatif

mahal

mahal

.

.

2.

2.

Follow

Follow

-

-

up

up

jangka

jangka

lama.

lama.

3.

3.

Extraneous

Extraneous

variabel

variabel

kadang

kadang

sukar

sukar

dikontrol

dikontrol

.

.

4.

4.

Ukuran

Ukuran

sampel

sampel

sangat

sangat

besar

besar

untuk

untuk

penyakit

(34)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

CASE-CONTROL

Terpapar

Terpapar

Kasus

Kasus

Tidak

Tidak

terpapar

terpapar

Terpapar

Terpapar

Kontrol

Kontrol

Tidak

Tidak

terpapar

terpapar

Masa

(35)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Case Control

„

„

Dalam

Dalam

case

case

-

-

control, RR

control, RR

tidak

tidak

bisa

bisa

dihitung

dihitung

,

,

karena

karena

kelompok

kelompok

terpapar

terpapar

dan

dan

tak

tak

terpapar

terpapar

tidak

tidak

mewakili

mewakili

populasi

populasi

.

.

„

„

Dilakukan

Dilakukan

pendekatan

pendekatan

dengan

dengan

mengukur

(36)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

ODDS RATIO

Bila

Bila

p =

p =

probabilitas

probabilitas

terjadinya

terjadinya

suatu

suatu

event

event

q =

q =

probabilitas

probabilitas

tidak

tidak

terjadinya

terjadinya

suatu

suatu

event

event

maka

maka

: p / q

: p / q

disebut

disebut

ODDS

ODDS

Bila

Bila

p

p

sangat

sangat

kecil

kecil

maka

maka

: p / q = p

: p / q = p

Bila

(37)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Contoh

Contoh

:

:

Hill (1965)

Hill (1965)

melakukan

melakukan

penelitian

penelitian

kohort

kohort

untuk

untuk

mengukur

mengukur

resiko

resiko

kematian

kematian

dokter

dokter

yang

yang

merokok

merokok

(25

(25

batang

batang

atau

atau

lebih

lebih

perhari

perhari

)

)

dibanding

dibanding

mereka

mereka

yang

yang

tidak

tidak

merokok

merokok

.

.

Hasilnya

Hasilnya

sbb

sbb

:

:

Kelompok

Kelompok

Death rate per

Death rate per

tahun

tahun

Smokers 227 per 100.000

Smokers 227 per 100.000

Non

Non

-

-

smokers 7 per 100.000

smokers 7 per 100.000

Berapa

(38)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

KASUS

KASUS

1.

1.

Penetapan

Penetapan

kriteria

kriteria

diagnosis.

diagnosis.

2.

2.

Kriteria

Kriteria

pemasukan

pemasukan

(

(

eligibility criteria

eligibility criteria

)

)

untuk

untuk

seleksi

seleksi

individu

individu

ke

ke

dalam

dalam

studi

studi

.

.

KONTROL

KONTROL

1.

1.

Tidak

Tidak

mengalami

mengalami

penyakit

penyakit

yang

yang

diteliti

diteliti

.

.

2.

2.

Comparable

Comparable

dengan

dengan

kelompok

kelompok

kasus

kasus

.

.

SAMPLING

SAMPLING

1.

1.

Cases

Cases

adalah

adalah

(

(

secara

secara

praktis

praktis

)

)

semua

semua

cases

cases

yang

yang

ditemui

ditemui

.

.

2.

(39)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Kalau

Kalau

RR

RR

dan

dan

OR

OR

sudah

sudah

dihitung

dihitung

,

,

lalu

lalu

bagaimana

bagaimana

kesimpulannya

kesimpulannya

?

?

„

„

RR

RR

dan

dan

OR

OR

menunjukkan

menunjukkan

magnitude

magnitude

dari

dari

assosiasi

assosiasi

.

.

„

„

RR

RR

dan

dan

OR

OR

harus

harus

diuji

diuji

kemaknaannya

kemaknaannya

dengan

dengan

H

H

0

0

: RR / OR = 1

: RR / OR = 1

„

„

Jenis

Jenis

uji

uji

: 1. Chi

: 1. Chi

-

-

square (X

square (X

2

2

) test

) test

2. X

2. X

2

2

Mantel

Mantel

-

-

Haenzel

Haenzel

3. Confidence interval :

3. Confidence interval :

a.

a.

Metode

Metode

Woolf

Woolf

b.

(40)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

SAMPLE SIZE

n =

n =

2. p .q ( Z

2. p .q ( Z

α

α

/2

/2

+

+

Z

Z

β

β

)

)

2

2

( p

( p

1

1

-

-

p

p

0

0

)

)

2

2

p

p

0

0

=

=

proporsi

proporsi

kelompok

kelompok

kontrol

kontrol

yang

yang

terpapar

terpapar

p

p

1

1

=

=

proporsi

proporsi

kelompok

kelompok

kasus

kasus

yang

yang

terpapar

terpapar

p

p

1

1

=

=

p

p

0

0

. R

. R

[ 1 + p

[ 1 + p

0

0

( R

( R

-

-

1) ]

1) ]

p = 1/2 (p

p = 1/2 (p

0

0

+ p

+ p

1

1

)

)

α

α

=

=

tingkat

tingkat

signifikansi

signifikansi

1

(41)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

KASUS

KASUS

1.

1.

Penetapan

Penetapan

kriteria

kriteria

diagnosis.

diagnosis.

2.

2.

Kriteria

Kriteria

pemasukan

pemasukan

(

(

eligibility criteria

eligibility criteria

)

)

untuk

untuk

seleksi

seleksi

individu

individu

ke

ke

dalam

dalam

studi

studi

.

.

KONTROL

KONTROL

1.

1.

Tidak

Tidak

mengalami

mengalami

penyakit

penyakit

yang

yang

diteliti

diteliti

.

.

2.

2.

Comparable

Comparable

dengan

dengan

kelompok

kelompok

kasus

kasus

.

.

SAMPLING

SAMPLING

1.

1.

Cases

Cases

adalah

adalah

(

(

secara

secara

praktis

praktis

)

)

semua

semua

cases

cases

yang

yang

ditemui

ditemui

.

.

2.

(42)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

KASUS

Suatu

Suatu

penelitian

penelitian

epidemiologi

epidemiologi

dilakukan

dilakukan

untuk

untuk

me

me

-

-ngetahui

ngetahui

faktor

faktor

-

-

faktor

faktor

risiko

risiko

terjadinya

terjadinya

penyakit

penyakit

DBD.

DBD.

Salah

Salah

satu

satu

faktor

faktor

yang

yang

diteliti

diteliti

adalah

adalah

penggu

penggu

-

-naan

naan

insektisida

insektisida

(

(

obat

obat

nyamuk

nyamuk

semprot

semprot

)

)

di

di

dalam

dalam

rumah

rumah

pada

pada

siang

siang

hari

hari

.

.

Seratus

Seratus

orang

orang

penderita

penderita

DBD

DBD

dan

dan

100

100

subyek

subyek

sehat

sehat

diambil

diambil

sebagai

sebagai

kasus

kasus

dan

dan

kontrol

kontrol

. Dari

. Dari

wawancara

wawancara

,

,

diketahui

diketahui

bahwa

bahwa

pada

pada

kelompok

kelompok

kasus

kasus

, 55

, 55

keluarga

keluarga

terbiasa

terbiasa

menggunakan

menggunakan

insektisida

insektisida

di

di

siang

siang

hari

hari

, sedangkan

,

sedangkan

sedangkan

sedangkan

pada

pada

kelompok

kelompok

kontrol

kontrol

tercatat

tercatat

72

72

keluarga

keluarga

menggunakan

menggunakan

insektisida

insektisida

di

di

siang

siang

hari

hari

.

.

Bagaimana

(43)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

KASUS

Suatu

Suatu

penelitian

penelitian

case

case

-

-

control

control

dilakukan

dilakukan

untuk

untuk

mengukur

mengukur

resiko

resiko

kurangnya

kurangnya

diet

diet

kalsium

kalsium

ibu

ibu

pada

pada

masa

masa

kehamilan

kehamilan

dengan

dengan

terjadinya

terjadinya

cleft palate

cleft palate

pada

pada

anak

anak

.

.

Dari 71

Dari 71

kasus

kasus

cleft palate

cleft palate

yang

yang

dikumpulkan

dikumpulkan

, 27

, 27

dianta

dianta

-

-ranya

ranya

,

,

mengalami

mengalami

intake

intake

kalsium

kalsium

rendah

rendah

pada

pada

masa

masa

kehamilan

kehamilan

.

.

Pada

Pada

kelompok

kelompok

kontrol

kontrol

,

,

dari

dari

300

300

subyek

subyek

,

,

53

53

diantaranya

diantaranya

melaporkan

melaporkan

mengalami

mengalami

diet

diet

rendah

rendah

kalsium

kalsium

pada

pada

masa

masa

kehamilan

kehamilan

.

.

Bagaimana

(44)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

KASUS

Suatu

Suatu

penelitian

penelitian

case

case

-

-

control

control

dilakukan

dilakukan

untuk

untuk

mengukur

mengukur

resiko

resiko

tingginya

tingginya

kadar

kadar

katecholamine

katecholamine

serum

serum

terhadap

terhadap

terjadinya

terjadinya

penyakit

penyakit

jantung

jantung

koroner

koroner

.

.

Dari 71

Dari 71

kasus

kasus

yang

yang

dikumpulkan

dikumpulkan

, 27

, 27

diantaranya

diantaranya

mempunyai

mempunyai

kadar

kadar

katecholamine

katecholamine

tinggi

tinggi

.

.

Pada

Pada

kelompok

kelompok

kontrol

kontrol

,

,

dari

dari

538

538

subyek

subyek

, 95

, 95

diantaranya

diantaranya

menunjukkan

menunjukkan

kadar

kadar

katecholamine

katecholamine

tinggi

tinggi

.

.

Bagaimana

(45)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

KASUS

Suatu

Suatu

penelitian

penelitian

epidemiologi

epidemiologi

dilakukan

dilakukan

untuk

untuk

mengetahui

mengetahui

apakah

apakah

konsumsi

konsumsi

alkohol

alkohol

merupakan

merupakan

faktor

faktor

resiko

resiko

terjadinya

terjadinya

infark

infark

miokardium

miokardium

(MI).

(MI).

Seratus

Seratus

orang

orang

penderita

penderita

MI

MI

dan

dan

100 subyek

100

subyek

sehat

sehat

diambil

diambil

sebagai

sebagai

kasus

kasus

dan

dan

kontrol

kontrol

.

.

Dari

Dari

wawancara

wawancara

,

,

diketahui

diketahui

bahwa

bahwa

71

71

orang

orang

penderita

penderita

MI

MI

adalah

adalah

peminum

peminum

alkohol

alkohol

,

,

sedangkan

sedangkan

pada

pada

kelompok

kelompok

kontrol

kontrol

tercatat

tercatat

52 orang

52

orang

adalah

adalah

peminum

peminum

alkohol

alkohol

.

.

Hitung

Hitung

: 1. OR

: 1. OR

2. X

2. X

2

2

MH

MH

3. Interval confidence

3. Interval confidence

(46)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

KASUS

Sebuah

Sebuah

penelitian

penelitian

case

case

-

-

control

control

dilakukan

dilakukan

untuk

untuk

mengetahui

mengetahui

apakah

apakah

pemakaian

pemakaian

pil

pil

-

-

KB

KB

merupakan

merupakan

faktor

faktor

resiko

resiko

terjadinya

terjadinya

infark

infark

miokardium

miokardium

.

.

Dari

Dari

penelitian

penelitian

ini

ini

diambil

diambil

sampel

sampel

kasus

kasus

sebanyak

sebanyak

350

350

orang

orang

dan

dan

kontrol

kontrol

sebanyak

sebanyak

700

700

orang

orang

. Dari

. Dari

wawancara

wawancara

diketahui

diketahui

bahwa

bahwa

41

41

orang

orang

dari

dari

kelompok

kelompok

kasus

kasus

dan

dan

29

29

orang

orang

dari

dari

kelompok

kelompok

kontrol

kontrol

telah

telah

menggunakan

menggunakan

pil

pil

KB.

KB.

Bagaimana

(47)

PENELITIAN

PENELITIAN

EKSPERIMENTAL

EKSPERIMENTAL

Adalah

Adalah

suatu

suatu

penelitian

penelitian

di

di

mana

mana

peneliti

peneliti

mempunyai

mempunyai

otoritas

otoritas

untuk

untuk

memanipulasi

memanipulasi

berbagai

berbagai

tingkat

tingkat

variabel

(48)

PENELITIAN

PENELITIAN

EKSPERIMENTAL

EKSPERIMENTAL

Adalah

Adalah

suatu

suatu

penelitian

penelitian

di

di

mana

mana

peneliti

peneliti

mempunyai

mempunyai

otoritas

otoritas

untuk

untuk

mengalokasi

mengalokasi

subyek

subyek

ke

ke

dalam

dalam

kelompok

kelompok

-

-

kelompok

kelompok

studi

studi

secara

secara

acak

(49)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Penelitian

Penelitian

eksperimental

eksperimental

1.

1.

Tidak

Tidak

etis

etis

bila

bila

dilakukan

dilakukan

untuk

untuk

mengkaji

mengkaji

penyebab

penyebab

penyakit

penyakit

pada

pada

subjek

subjek

manusia

manusia

.

.

2.

2.

Pada

Pada

subjek

subjek

manusia

manusia

bertujuan

bertujuan

untuk

untuk

:

:

a.

a.

Preventif/Profilaktik

Preventif/Profilaktik

b.

b.

Promotif

Promotif

c.

c.

Terapeutik

Terapeutik

(50)

KELOMPOK PERLAKUAN

KELOMPOK PERLAKUAN

z

z

kelompok

kelompok

yang

yang

dikenai

dikenai

intervensi

intervensi

yang

yang

diselidiki

diselidiki

efektivitasnya

efektivitasnya

z

z

intervensi

intervensi

bisa

bisa

tunggal

tunggal

atau

atau

kombinasi

kombinasi

KELOMPOK PEMBANDING

KELOMPOK PEMBANDING

z

z

tidak

tidak

dikenai

dikenai

intervensi

intervensi

yang

yang

diselidiki

diselidiki

efektivitasnya

efektivitasnya

z

(51)

KEUNTUNGAN

KEUNTUNGAN

1.

1.

Merupakan

Merupakan

disain

disain

terbaik

terbaik

untuk

untuk

mengendalikan

mengendalikan

/

/

menyeimbangkan

menyeimbangkan

(balancing) confounding variables

(balancing) confounding variables

.

.

2.

2.

Validitas

Validitas

internal

internal

tinggi

tinggi

.

.

3.

3.

Disain

Disain

ini

ini

mempunyai

mempunyai

pembanding

pembanding

yang

yang

bersamaan

bersamaan

waktu

waktu

(

(

concurrent

concurrent

).

).

Jadi

Jadi

intervensi

intervensi

luar

luar

tidak

tidak

mempengaruhi

mempengaruhi

hasil

hasil

akhir

akhir

.

.

4.

(52)

KERUGIAN

KERUGIAN

1.

1.

Rancangannya

Rancangannya

kompleks

kompleks

.

.

2.

2.

Kadang

Kadang

-

-

kadang

kadang

tidak

tidak

etis

etis

.

.

3.

3.

Populasi

Populasi

studi

studi

dapat

dapat

berbeda

berbeda

dengan

dengan

populasi

populasi

target /

target /

sasaran

sasaran

.

.

4.

4.

Validitas

Validitas

eksternal

eksternal

rendah

rendah

.

.

5.

(53)

Jenis

Jenis

Disain

Disain

Eksperimen

Eksperimen

yang

yang

Sering

Sering

Dipergunakan

Dipergunakan

:

:

1.

1.

Rancangan

Rancangan

Rambang

Rambang

Lugas

Lugas

(Completely Randomized Design)

(Completely Randomized Design)

2.

2.

Rancangan

Rancangan

Sama

Sama

Subyek

Subyek

(Within Subject Design)

(Within Subject Design)

3.

3.

Rancangan

Rancangan

Faktorial

Faktorial

(Factorial Design)

(Factorial Design)

4.

4.

Rancangan

Rancangan

Pola

Pola

Silang

Silang

(Cross

(Cross

-

-

Over Design)

Over Design)

5.

5.

Rancangan

Rancangan

Blok

Blok

Tak

Tak

Lengkap

Lengkap

Berimbang

Berimbang

(Balanced Incomplete Block Design)

(54)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

RANCANGAN QUASI

EKSPERIMENTAL

(EKSPERIMENTAL SEMU)

1. One

1. One

-

-

Shot Case Study.

Shot Case Study.

2. One

2. One

-

-

Group Pretest

Group Pretest

-

-

Posttest Design.

Posttest Design.

3. Randomized Solomon Four

3. Randomized Solomon Four

-

-

Group

Group

Design.

Design.

4. Non

4. Non

-

-

Randomized Control

Randomized Control

-

-

Group

Group

Pretest

(55)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

ONE-SHOT CASE STUDY

T

(56)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

ONE-GROUP

PRETEST-POSTTEST DESIGN

O

(57)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

SOLOMON

FOUR-GROUP DESIGN

O

O

1

1

T

T

X

X

O

O

2

2

O

O

1

1

O

O

2

2

T

T

X

X

O

O

1

1

O

O

1

1

(58)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

NON-RANDOMIZED

CONTROL-GROUP

PRETEST-POSTTEST DESIGN

O

O

1

1

T

T

X

X

O

O

2

2

O

O

1

1

O

O

2

2

(59)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Faktor

Faktor

-

-

faktor

faktor

yang

yang

mengganggu

mengganggu

validitas

validitas

internal :

internal :

1.

1.

History

History

2.

2.

Maturasi

Maturasi

3. Testing

3. Testing

4.

4.

Instrumentasi

Instrumentasi

5.

5.

Seleksi

Seleksi

6.

(60)

Magister Epidemiologi Lapangan

Magister Epidemiologi Lapangan - -Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Gangguan

Gangguan

terhadap

terhadap

validitas

validitas

eksternal

eksternal

:

:

1.

1.

Interaksi

Interaksi

antara

antara

efek

efek

seleksi

seleksi

dan

dan

variabel

variabel

eksperimental

eksperimental

2.

2.

Efek

Efek

reaktif

reaktif

terhadap

terhadap

pre

pre

-

-

test

test

3.

3.

Efek

Efek

reaktif

reaktif

terhadap

terhadap

prosedur

prosedur

eksperimental

eksperimental

4.

(61)

THANK YOU

THANK YOU

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH

MATUR NUWUN

MATUR NUWUN

KESU

KESU

UN

UN

MAULIATE

MAULIATE

DANK JE WEL

DANK JE WEL

Gambar

Grafik statistik menyajikan hubungan (GDP  dan Kelangsungan Hidup Balita)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan posttest only control group design selama 0, 2, 4 dan 6 minggu untuk mengukur kadar kalsium dan fosfat

Dengan studi case control dan analisa data odds ratio didapatkan hasil bahwa diantara faktor resiko terjadi pnemonia balita adalah status gizi buruk, dengan resiko terjadinya

Pengamatan dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan oleh penulis dan satu orang guru sebagai teman sejawat atau kolaborator, yaitu Ibu Ade Irma Suryani Pada

“Kesuksesan” dengan “motivasi untuk berprestasi” mungkin memiliki korelasi tinggi, tetapi kita tidak bisa mengukur “motivasi untuk berprestasi” dengan cara

1) Pelaksanaan adalah mencari (memburu), menemukan, mencatat dan melaporkan ibu hamil resiko tinggi ke Puskesmas wilayah setempat untuk mendapatkan tindak lanjut

“Kesuksesan” dengan “motivasi untuk berprestasi” mungkin memiliki korelasi tinggi, tetapi kita tidak bisa mengukur “motivasi untuk berprestasi” dengan cara mengukur “kesuksesan”.. Jawa

Dokumen ini berisi rancangan penelitian yang menggunakan metode randomized control-pretest-post-test design yang dilakukan di Laboratorium Kimia Farmasi dan Biologi Farmasi Universitas Pelita

Dalam penelitian studi kasus ini, peneliti menggunakan instrumen berupa, metode edukasi lembar wawancara, food record, glukometer NESCO untuk mengukur kadar glukosa darah, yang diukur