PAPUA
2010 2014 2019
MALUKU 0,27 0,3 0,29
MALUKU UTARA 0,22 0,23 0,25 PAPUA BARAT 0,60 0,54 0,52
PAPUA 1,61 1,25 1,18
Total 2,70 2,32 2,24
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pulau Maluku dan Papua mencapai 2,24% dari total pada 2019. Turun dibanding 2014 dan 2010. Penurunan terbesar dialami oleh Prov Papua
Prov Papua terdiri atas 28 kabupaten dan 1 kota
Populasi terkecil di Supiori dengan penduduk 20.710 jiwa atau 32,65 penduduk/km
Populasi terbesar di Kota Jayapura dengan penduduk 300.192 jiwa atau 315,87 penduduk/km
Penduduk usia kerja sejumlah 2,39 juta
Sumber: BPS
2 / 20
Pertumbuhan ekonomi Papua 2011-2019 fluktuatif. Polanya berbeda dengan kondisi
nasional. Jika dibandingkan dengan Pulau Maluku dan Papua, polanya cenderung sama. Per 2019, Prov Papua dan kepulauan Maluku Papua telah mengalami kontraksi. Bahkan, Papua sangat dalam
-20 -15 -10 -5 0 5 10 15
2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
Prov Papua Indonesia Maluku dan Papua
-20 -15 -10 -5 0 5 10 15
2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
Prov Papua Indonesia
-20 -15 -10 -5 0 5 10 15
2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
Prov Papua Maluku dan Papua
Sumber: BPS
3 / 20
Dampak pandemik terhadap pertumbuhan ekonomi Papua, terlihat jika sektor pertambangan tidak diperhitungkan
Gambar disalin dari publikasi BI
4 / 20
Laju pertumbuhan PDRB Provinsi Papua triwulanan (y-o-y) sangat fluktuatif.
Terkait dengan peran sektor pertambangan dan penggalian yang amat besar
-23.91 5.05 4.52
-5.32
-30 -20 -10 0 10 20 30
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II
2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020
Laju Pertumbuhan PDRB
PDRB Papua PDB nasional
Sumber: BPS
5 / 20
0 10 20 30 40 50 60 A. Pertanian, Kehutanan, dan…
B. Pertambangan dan Penggalian C. Industri Pengolahan D. Pengadaan Listrik dan Gas E. Pengadaan Air, Pengelolaan…
F. Konstruksi G. Perdagangan Besar dan Eceran;…
H. Transportasi dan Pergudangan I. Penyediaan Akomodasi dan…
J. Informasi dan Komunikasi K. Jasa Keuangan dan Asuransi L. Real Estate M,N. Jasa Perusahaan O. Administrasi Pemerintahan,…
P. Jasa Pendidikan Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan…
R,S,T,U. Jasa lainnya
Distribusi PDRB Papua Triwulan II 2010 dan 2020
Triwulan II-2010 Triwulan II-2020
12.75 23.62
16.11 71.61
67.01
63.92 62.69
60.17 58.9 59.69 60.08 60.83
52.48
0 10 20 30 40 50 60 70 80
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
Perkembangan 3 Sektor Besar Prov Papua
A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan B. Pertambangan dan Penggalian
F. Konstruksi Total 3 Sektor
Sumber: BPS
6 / 20
Sumber: BPS
7 / 20
PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN
Kinerja pertambangan dan penggalian pada Tw II-2020 tumbuh 29,92% (yoy). Ini tidak lepas dari perkembangan kinerjaa perusahaan tambang terbesar di Papua.
Peningkatan produksi tembaga dan emas dipengaruhi oleh
pembangunan tambang bawah tanah yang berjalan sesuai dengan jadwal serta peningkatan kadar tembaga dan emas pada hasil tambang terhadap peningkatan produktivitas harian penambangan.
Sumber dan gambar: Bank Indonesia
8 / 20
PERTANIAN
Penurunan kinejra LU Pertanian pada triwulan II-2020
disebabkan curah hujan dan tinggi gelombang yang tidak menentu
Pada triwulan III-2020 akan tiba masa panen gadu yang
diharapkan mampu mendukung pertumbuhan sektor pertanian Sumber: Laporan BI
9 / 20
KONSTRUKSI
• Pertumbuhan konstruksi didorong oleh pembangunan infrastruktur jalan antar kabupaten kota.
• Penurunan kredit konstruksi turun sejalan dengan berakhirnya pembangunan venue PON XX dan penjadwalan ulang proyek selama pandemi
Gambar dari Laporan BI
10 / 20
• Pada triwulan II-2020, ada 5 sektor tetap bertumbuh, sedangkan 12 sektor lainnya terkontraksi
• Pertumbuhan terbesar: pertambangan (29,92%), Infokom (5,35%) dan Jasa Kesehatan (5,17%)
• Terkontraksi dalam: sektor Transportasi (-49,9%), Penyediaan Akomodasi dan Makanan minuman (-24,43%), dan Perdagangan (-13,53%)
Sumber: BPS
11 / 20
Komponen pengeluaran yang mengalami pertumbuhan selama triwulan II-2020 adalah Ekspor Luar Negeri (60,35%).
Komponen lainnya mengalami kontraksi. Kontraksi terbesar dialami oleh komponen Impor Luar negeri (-36,77%); konsumsi LNPRT (-11,55%) dan Konsumsi rumah Tangga (-9,91%)
55.54 9.26
35.42 42.41
-40 -20 0 20 40 60
1.Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga
2.Pengeluaran Konsumsi LNPRT 3.Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 4.Pembentukan Modal Tetap Bruto 5.Perubahan Inventori 6.Ekspor Luar Negeri 7.Impor Luar Negeri 8.Net Ekspor Antar Daerah
Distribusi Komponen Pengeluaran
2010 2019
Sumber: BPS
12 / 20
Penurunan daya beli masyarakat dikonfirmasi oleh penurunan indeks
penghasilan dan keyakinan konsumen yang berada pada level kurang dari 100. kredit konsumsi juga mengalami penurunan terutama pada Triwulan II-2020
Gambar dipotong dari Laporan BI
13 / 20
3.84 5.02
3.03 3.71
2.91 3.15
3.48 3.44 3.72
3.99
2.97 3.35
3.96
3.2 3.42 3.65 3.62
0 1 2 3 4 5 6
KETENAGAKERJAAN PROV PAPUA
TPT
Sumber: BPS
14 / 20
0 20 40 60 80 A. Pertanian, Kehutanan, dan…
B. Pertambangan dan…
C. Industri Pengolahan D. Pengadaan Listrik dan Gas E. F. Pengadaan Air,…
G. Perdagangan Besar dan…
H. Transportasi dan…
I. Penyediaan Akomodasi dan…
J. Informasi dan Komunikasi K. Jasa Keuangan dan Asuransi M,N. Jasa Perusahaan O. Administrasi Pemerintahan,…
P. Jasa Pendidikan Q. Jasa Kesehatan dan…
L, R,S,T,U. Jasa lainnya
Pekerja Menurut Lapangan Usaha
Feb 2020 Feb 2019 Feb 2018
Feb 2018 Feb 2019 Feb 2020
Berusaha Sendiri 13,83 15,45 17,18
Berusaha dibantu buruh tidak tetap 29,90 29,90 28,49 berusaha dibantu buruh tetap 1,47 1,20 1,09 Buruh/karyawan/pegawai 20,95 21,83 22,35 Pekerja bebas di pertanian 0,10 0,17 0,25 Pekerja bebas di nonpertanian 0,72 1,35 1,42 Pekerja keluarga/tak dibayar 33,03 30,11 29,23
Feb 2018 Feb 2019 Feb 2020
A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 67,75 67,51 65,09
B. Pertambangan dan Penggalian 0,91 0,87 0,96
C. Industri Pengolahan 1,84 2,1 1,84
D. Pengadaan Listrik dan Gas 0,18 0,21 0,3
E. F. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan
Konstruksi 2,6 2,63 4,02
G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 7,55 6,98 6,66
H. Transportasi dan Pergudangan 3,34 2,97 2,88
I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 1,2 1,12 1,52
J. Informasi dan Komunikasi 0,33 0,19 0,02
K. Jasa Keuangan dan Asuransi 0,42 0,57 0,45
M,N. Jasa Perusahaan 0,37 0,38 0,53
O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 8,02 7,48 8,11
P. Jasa Pendidikan 2,64 3,89 4,34
Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1,51 1,69 1,27
L, R,S,T,U. Jasa lainnya 1,34 1,45 2
Sumber: BPS
15 / 20
Secara persentase,angka kemiskinan pulau Maluku-Papua di wilayah perdesaan sangat tinggi yaitu mencapai 28,15% per Maret 2020.
Jumlah Penduduk Miskin (Ribu Jiwa)
Persentase Penduduk Miskin (%)
Mar 2012 Mar 2020 Mar 2012 Mar 2020 MALUKU 350,23 318,18 21,78 17,44 MALUKU
UTARA 91,79 86,37 8,47 6,78
PAPUA
BARAT 229,99 208,58 28,2 21,37 PAPUA 966,59 911,37 31,11 26,64
INDONESIA 29132,4 26424,02 11,96 9,78
Sumber: BPS
16 / 20
16.58
15.42
14.15
13.33 12.49 11.96 11.66 11.37 11.47 11.25 10.96 11.22 11.13 10.86 10.7 10.64 10.12 9.82 9.66 9.41 9.22 9.78 30.8
28.285 27.9575 27.21
24.02
22.39 21.63 21.1975 21.395 20.9025
19.9775 20.085 19.9275 19.87 19.7375 19.38 18.902518.8775 18.64 18.54 18.155 18.06 40.78
37.08 37.53 36.8
31.98 31.11 30.66 31.13 31.53
30.05
27.8 28.17 28.4 28.54 28.4
27.62 27.76 27.74 27.43 27.53 26.55 26.64
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45
2007 2008 2009 2010 2011 MAR
2012 SEPT 2012 MAR
2013 SEPT 2013 MAR
2014 SEPT 2014 MAR
2015 SEPT 2015 MAR
2016 SEPT 2016 MAR
2017 SEPT 2017 MAR
2018 SEPT 2018 MAR
2019 SEPT 2019 MAR
2020
ANGKA KEMISKINAN
Indonesia Maluku dan Papua Prov Papua
Secara persentase, kemiskinan Papua sangat tinggi hampir 3 kali lipat dari kemiskinan nasional.
Sumber: BPS
17 / 20
0 0.05 0.1 0.15 0.2 0.25 0.3 0.35 0.4 0.45 0.5
Maret September Maret September Maret September Maret September Maret September Maret September Maret September Maret September Maret September Maret
2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020
Ketimpangan
Gini PapuaSumber: BPSGini Nasional
43.26 44.16 43.42 44.55 44.66
42.38 41.13 41.03 40.1 39.73
14.36 14.71 15.55 15.35 15.62
0 20 40 60 80 100 120
2016 2017 2018 2019 2020
Distribusi Pengeluaran
20% berpendapatan tinggi 40% berpendapatan sedang 40% berpendapatan rendah
Porsi pengeluaran pada 20% penduduk pendapatan tinggi justru meningkat dari Maret 2018 hingga Maret 2020. sementara itu penduduk 40% pendapatan sedang porsinya menurun.
Ketimpangan Papua secara umum lebih tinggi dari ketimpangan nasional
18 / 20
14,602,974,636,829 15,147,965,315,411
-2,000,000,000,000 0 2,000,000,000,000 4,000,000,000,000 6,000,000,000,000 8,000,000,000,000 10,000,000,000,000 12,000,000,000,000 14,000,000,000,000 16,000,000,000,000
2015 2016 2017 2018 2019 2020
APBD Provinsi Papua
Pendapatan Belanja Surplus/Defisit
2015 2016 2017 2018 2019 2020
Pendapatan 11.805.767.353.119 12.567.843.863.965 13.006.812.664.926 13.486.057.210.680 13.978.117.822.487 14.602.974.636.829 Belanja 12.396.447.236.264 11.968.492.384.335 13.303.282.243.301 13.186.886.938.770 13.928.117.822.487 15.147.965.315.411 Surplus/Defisit -590.679.883.145 599.351.479.630 -296.469.578.375 299.170.271.910 50.000.000.000 -544.990.678.582
Sumber: Kemenkeu, 2015-2018 realisasi, 2019-2020 anggaran
0 1,000,000,000,000 2,000,000,000,000 3,000,000,000,000 4,000,000,000,000 5,000,000,000,000 6,000,000,000,000 7,000,000,000,000 8,000,000,000,000 9,000,000,000,000 10,000,000,000,000
2015 2016 2017 2018 2019 2020
Komponen Pendapatan Daerah Prov Papua
PAD Daper Lain-lain pendapatan daerah yang sah
19 / 20
20 / 20