1 Maret 2021
i
Daftar Isi
Koperasi IWAPI Dapat Bantuan Pinjaman Modal 400 Juta Dari LPDB Kementerian Koperasi………..1
E-Kliping LPDB-KUMKM 2021
Koperasi IWAPI Binaan Pemko Payakumbuh Dapat Bantuan Pinjaman Modal RPp400 Juta Dari LPDB………3
Pemerintah Klaim Tak Ada Koperasi Binaan Gagal Bayar
Sepanjang2020………..5 LPDB Kementerian Koperasi dan UKM RI Bantu Koperasi IWAPI Payakumbuh Rp400 Juta……….7 Koperasi IWAPI Binaan Pemko Payakumbuh Dapet Bantuan Pinjaman Modal 400 Juta Rupiah Dari LPDB Kementerian
Koperasi dan UKM……….9 Kunker ke Prinsewu, Menteri Koperasi UKM Minta Koperasi dan UMKM Bersatu Pulihkan Ekonomi………..11
Perbankan Topang UMKM Bertahan………..13
Menjadi Tulang Punggung Ekonomi BNI Dukung Penuh
PertumbuhanUMKM………...14
Payakumbuh, fajaraumbar. com --- Koperasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Payakumbuh mendapatkan bantuan pinjaman modal melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM RI sebesar 400 juta
rupiah.Penyerahan bantuan pinjaman modal tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi Dan UKM Kota Payakumbuh. Dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahler, Kabid Koperasi dan UKM Faisal, Kasi Koperasi Nirdawati, Jumat (26/2).Ketua IWAPI Hj. Istresnasi Widiasana didampingi Wakil Ketua Linda Syafri, Sekretaris Nurni Marliza, Wakil Sekretaris Supahmi, dan Bendahara Ita Ismed menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh yang telah membantu memfasilitasi koperasi untuk mendapatkan bantuan pinjaman dana bergulir dari LPDB ini yang akan digunakan untuk permodalan simpan pinjam."Bantuan pinjaman modal ini sangat membantu penguatan permodalan koperasi kami di masa pandemi Covid-19.
Meski mengurusnya sedikit rumit karena persyaratannya banyak, tapi syukurnya berkat support dan dukungan dinas, kami akhirnya bisa mendapatkannya, untuk itu kami menyampakan rasa syukur dan terimakasih," ujarnya.Sementara itu, I Ketut Adijaya selaku Kepala Divisi Bisnis IV LPDB bersama Kepala bagian Hukum 1 Fadjar Nur Alam menyampaikan untuk wilayah Sumbar tahun 2021 ini, pencairan pinjaman perdana yang dilakukan baru di Koperasi IWAPI Kota Payakumbuh"Kuota tahun 2021 target penyaluran pinjaman dana bergulir adalah 2 triliun di seluruh Indonesia. Berbeda jumlah yang
diterima koperasi tergantung kelayakan usahanya. Minimal 250 juta, maksimal 100 Miliar," ujarnya.Diterangkannya, proses akad perjanjian pinjaman, ditransfer langsung ke rekening koperasi. Nantinya koperasi mengangsur ke rekening LPDB yang sudah
ditentukan dengan mereka transfer setiap bulan selama 3 tahun atau 36 bulan. Ada agunannya juga, yaitu berupa aset milik pengurus koperasi."Koperasi IWAPI ikut dalam program yang namanya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Mereka mendapat bunga khusus sebesar 3 persen pertahun menurun, kalau yang tidak ikut PEN bunganya 7 persen pertahun menurun untuk skema simpan pinjam," terangnya.Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Kota Payakumbuh Dahler menyampaikan Koperasi IWAPI adalah koperasi yang mewadahi UKM di Payakumbuh. Dinas hanya membantu mamfasilitasi koperasi binaan mereka ini karena IWAPI dinilai sudah layak untuk memenuhi
persyaratan mengurus proposal bantuan dana bergulir dari kementerian ini.Dahler berharap langkah yang ditempuh IWAPI dapat diikuti oleh koperasi lainnya di Payakumbuh agar mereka juga bisa mengurus dan mendapatkan bantuan pinjaman modal yang bersumber dari APBN itu.
Koperasi IWAPI Dapat Bantuan Pinjaman Modal 400 Juta Dari LPDB Kementerian Koperasi
fajarsumbar.com Online Senin, 1 Maret 2021
2
"Semoga bantuan pinjaman modal ini dapat dimanfaatkan untuk tumbuh kembang usaha dari anggota koperasi yang tidak lain adalah UKM-UKM di Payakumbuh. Kita harap koperasi lain bisa menyusul untuk mengurus bantuan pinjaman modal ini, asalkan
memenuhi syarat dari LPDB, nanti dinas akan membantu untuk memberikan edukasinya,"
pungkas Dahler.
Sumber: https://www.fajarsumbar.com/2021/02/koperasi-iwapi-dapat-bantuan- pinjaman.html
E-Kliping LPDB-KUMKM 2021
Koperasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Payakumbuh mendapatkan bantuan pinjaman modal melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM RI sebesar 400 juta rupiah.Penyerahan bantuan pinjaman modal tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi Dan UKM Kota Payakumbuh. Dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahler, Kabid Koperasi dan UKM Faisal, Kasi Koperasi Nirdawati, Jumat (26/2).Ketua IWAPI Hj. Istresnasi Widiasana didampingi Wakil Ketua Linda Syafri, Sekretaris Nurni Marliza, Wakil Sekretaris Supahmi, dan Bendahara Ita Ismed menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Koperasi dan UKM Kota
Payakumbuh yang telah membantu memfasilitasi koperasi untuk mendapatkan bantuan pinjaman dana bergulir dari LPDB ini, yang nantinya akan digunakan untuk permodalan simpan pinjam."Bantuan pinjaman modal ini sangat membantu penguatan permodalan koperasi kami di masa pandemi Covid-19. Meski mengurusnya sedikit rumit karena persyaratannya banyak, tapi syukurnya berkat support dan dukungan dinas, kami akhirnya bisa mendapatkannya, untuk itu kami menyampakan rasa syukur dan
terimakasih," ujarnya.Sementara itu, I Ketut Adijaya selaku Kepala Divisi Bisnis IV LPDB bersama Kepala bagian Hukum 1 Fadjar Nur Alam menyampaikan, untuk wilayah Sumbar pada tahun 2021 ini, pencairan pinjaman perdana yang dilakukan baru di Koperasi IWAPI Kota Payakumbuh"Kuota tahun 2021 target penyaluran pinjaman dana bergulir adalah 2 triliun di seluruh Indonesia. Berbeda jumlah yang diterima koperasi tergantung kelayakan usahanya. Minimal 250 juta, maksimal 100 Miliar," ujarnya.Diterangkannya, proses akad perjanjian pinjaman, ditransfer langsung ke rekening koperasi. Nantinya koperasi
mengangsur ke rekening LPDB yang sudah ditentukan dengan mereka transfer setiap bulan selama 3 tahun atau 36 bulan. Ada agunannya juga, yaitu berupa aset milik pengurus koperasi."Koperasi IWAPI ikut dalam program yang namanya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Mereka mendapat bunga khusus sebesar 3 persen pertahun menurun, kalau yang tidak ikut PEN bunganya 7 persen pertahun menurun untuk skema simpan pinjam," terangnya.Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Kota Payakumbuh Dahler menyampaikan Koperasi IWAPI adalah koperasi yang mewadahi UKM di Payakumbuh.
Dinas hanya membantu mamfasilitasi koperasi binaan mereka ini karena IWAPI dinilai sudah layak untuk memenuhi persyaratan mengurus proposal bantuan dana bergulir dari kementerian ini.Dahler berharap langkah yang ditempuh IWAPI dapat diikuti oleh koperasi lainnya di Payakumbuh agar mereka juga bisa mengurus dan mendapatkan bantuan pinjaman modal yang bersumber dari APBN itu.
Koperasi IWAPI Binaan Pemko Payakumbuh Dapat Bantuan Pinjaman Modal RPp400 Juta Dari LPDB
minangsatu.com Online Senin, 1 Maret 2021
4
"Semoga bantuan pinjaman modal ini dapat dimanfaatkan untuk tumbuh kembang usaha dari anggota koperasi yang tidak lain adalah UKM-UKM di Payakumbuh. Kita harap koperasi lain bisa menyusul untuk mengurus bantuan pinjaman modal ini, asalkan
memenuhi syarat dari LPDB, nanti dinas akan membantu untuk memberikan edukasinya,"
pungkas Dahler.
Sumber: https://minangsatu.com/KOPERASI-IWAPI-BINAAN-PEMKO-PAYAKUMBUH- DAPAT-BANTUAN-PINJAMAN-MODAL-RP400-JUTA-DARI-LPDB_12163
E-Kliping LPDB-KUMKM 2021
Merdeka.com - Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, Agus Santoso menegaskan, tidak ada koperasi binaan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) yang gagal bayar kepada para anggotanya sepanjang 2020. Di mana, tercatat ada koperasi lain yang gagal bayar karena tidak taat aturan.
"Koperasi binaan Kemenkop UKM diberikan pembiayaan bunga 3 persen, totalnya Rp 2 triliun. Ini memberi dampak positif, tidak ada koperasi binaan Kemenkop UKM yang gagal bayar tahun lalu," kata Agus dalam webinar Infobank, Jumat (26/2).
Adapun, dari sisi pengembangan koperasi sendiri, lanjut Agus, Kemenkop UKM akan mengalihkan pembiayaan UMKM kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) agar lebih fokus melayani koperasi di sektor riil.
Sektor riil, sebagaimana diketahui, tumbuh cukup signifikan di tengah pandemi. Kredit di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan mengalami kenaikan yang cukup baik.
Nantinya, para petani dan nelayan akan diagregasi ke dalam koperasi dan dilibatkan dalam rantai pasok global sehingga usahanya bisa lebih sejahtera.
"Ini semua kita akan arahkan dalam bentuk korporatisasi petani, sekarang ini kita arahnya beda. Dulu konglomerat harus kuasai banyak lahan, sekarang lahan kecil milik petani diagregasi, dikorporatisasi, masuk koperasi dan masuk global value chain," jelasnya.
Pemerintah Klaim Tak Ada Koperasi Binaan Gagal Bayar Sepanjang 2020
merdeka.com Online Senin, 1 Maret 2021
6
"Misalnya kopi, itu jadinya kopi rakyat, bukan kopi perkebunan. Dikumpulkan dari masyarakat kemudian dibina untuk kemudian diagregasi dan ditautkan dgn eksportir,"
tandasnya.
Sumber: https://www.merdeka.com/uang/pemerintah-klaim-tak-ada-koperasi-binaan- gagal-bayar-sepanjang-2020.html?page=all
E-Kliping LPDB-KUMKM 2021
Payakumbuh, Editor. – Koperasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Payakumbuh mendapatkan bantuan pinjaman modal dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM RI sebesar 400 juta rupiah.
Penyerahan bantuan pinjaman modal tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi Dan UKM Kota Payakumbuh. Dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahler, Kabid Koperasi dan UKM Faisal, Kasi Koperasi Nirdawati, Jumat (26/2).
Ketua IWAPI Hj. Istresnasi Widiasana didampingi Wakil Ketua Linda Syafri, Sekretaris Nurni Marliza, Wakil Sekretaris Supahmi, dan Bendahara Ita Ismed menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh yang telah membantu memfasilitasi koperasi untuk mendapatkan bantuan pinjaman dana bergulir dari LPDB ini yang akan digunakan untuk permodalan simpan pinjam.
“Bantuan pinjaman modal ini sangat membantu penguatan permodalan koperasi kami di masa pandemi Covid-19. Meski mengurusnya sedikit rumit karena persyaratannya banyak, tapi syukurnya berkat support dan dukungan dinas, kami akhirnya bisa
mendapatkannya, untuk itu kami menyampakan rasa syukur dan terimakasih,” ujarnya.
Sementara itu, I Ketut Adijaya selaku Kepala Divisi Bisnis IV LPDB bersama Kepala bagian Hukum 1 Fadjar Nur Alam menyampaikan untuk wilayah Sumbar tahun 2021 ini, pencairan pinjaman perdana yang dilakukan baru di Koperasi IWAPI Kota Payakumbuh
“Kuota tahun 2021 target penyaluran pinjaman dana bergulir adalah 2 triliun di seluruh Indonesia. Berbeda jumlah yang diterima koperasi tergantung kelayakan usahanya.
Minimal 250 juta, maksimal 100 Miliar,” ujarnya.
Diterangkannya, proses akad perjanjian pinjaman, ditransfer langsung ke rekening koperasi. Nantinya koperasi mengangsur ke rekening LPDB yang sudah ditentukan
dengan mereka transfer setiap bulan selama 3 tahun atau 36 bulan. Ada agunannya juga, yaitu berupa aset milik pengurus koperasi.
“Koperasi IWAPI ikut dalam program yang namanya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Mereka mendapat bunga khusus sebesar 3 persen pertahun menurun, kalau yang tidak ikut PEN bunganya 7 persen pertahun menurun untuk skema simpan pinjam,” terangnya.
Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Kota Payakumbuh Dahler menyampaikan Koperasi IWAPI adalah koperasi yang mewadahi UKM di Payakumbuh. Dinas hanya membantu mamfasilitasi koperasi binaan mereka ini karena IWAPI dinilai sudah layak untuk memenuhi persyaratan mengurus proposal bantuan dana bergulir dari kementerian ini.
LPDB Kementerian Koperasi dan UKM RI Bantu Koperasi IWAPI Payakumbuh Rp400 Juta
portalberitaeditor.com Online Senin, 1 Maret 2021
8
Dahler berharap langkah yang ditempuh IWAPI dapat diikuti oleh koperasi lainnya di Payakumbuh agar mereka juga bisa mengurus dan mendapatkan bantuan pinjaman modal yang bersumber dari APBN itu.
“Semoga bantuan pinjaman modal ini dapat dimanfaatkan untuk tumbuh kembang usaha dari anggota koperasi yang tidak lain adalah UKM-UKM di Payakumbuh. Kita harap koperasi lain bisa menyusul untuk mengurus bantuan pinjaman modal ini, asalkan
memenuhi syarat dari LPDB, nanti dinas akan membantu untuk memberikan edukasinya,”
pungkas Dahler.
Sumber: http://www.portalberitaeditor.com/lpdb-kementerian-koperasi-dan-ukm-ri-bantu- koperasi-iwapi-payakumbuh-rp-400-juta/
E-Kliping LPDB-KUMKM 2021
Koperasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Payakumbuh mendapatkan bantuan pinjaman modal melalui Le.Wako Riza Falepi Adakan Pelatihan Kepemimpinan Pemukulan Tambua Tandai Festival Ekraf 2020 Dibuka Secara Resmi Jaga Fluktuasi Harga, Pemko Payakumbuh Dukung AspartanPayakumbuh, Kupasonline - Koperasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Payakumbuh mendapatkan bantuan pinjaman modal melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM RI sebesar 400 juta rupiah.Penyerahan bantuan pinjaman modal tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi Dan UKM Kota Payakumbuh. Dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahler, Kabid Koperasi dan UKM Faisal, Kasi Koperasi
Nirdawati, Jumat (26/2).Ketua IWAPI Hj. Istresnasi Widiasana didampingi Wakil Ketua Linda Syafri, Sekretaris Nurni Marliza, Wakil Sekretaris Supahmi, dan Bendahara Ita Ismed menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Koperasi dan UKM Kota
Payakumbuh yang telah membantu memfasilitasi koperasi untuk mendapatkan bantuan pinjaman dana bergulir dari LPDB ini yang akan digunakan untuk permodalan simpan pinjam."Bantuan pinjaman modal ini sangat membantu penguatan permodalan koperasi kami di masa pandemi Covid-19. Meski mengurusnya sedikit rumit karena persyaratannya banyak, tapi syukurnya berkat support dan dukungan dinas, kami akhirnya bisa
mendapatkannya, untuk itu kami menyampakan rasa syukur dan terimakasih,"
ujarnya.Sementara itu, I Ketut Adijaya selaku Kepala Divisi Bisnis IV LPDB bersama Kepala bagian Hukum 1 Fadjar Nur Alam menyampaikan untuk wilayah Sumbar tahun 2021 ini, pencairan pinjaman perdana yang dilakukan baru di Koperasi IWAPI Kota Payakumbuh"Kuota tahun 2021 target penyaluran pinjaman dana bergulir adalah 2 triliun di seluruh Indonesia. Berbeda jumlah yang diterima koperasi tergantung kelayakan usahanya. Minimal 250 juta, maksimal 100 Miliar," ujarnya.Diterangkannya, proses akad perjanjian pinjaman, ditransfer langsung ke rekening koperasi. Nantinya koperasi
mengangsur ke rekening LPDB yang sudah ditentukan dengan mereka transfer setiap bulan selama 3 tahun atau 36 bulan. Ada agunannya juga, yaitu berupa aset milik pengurus koperasi."Koperasi IWAPI ikut dalam program yang namanya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Mereka mendapat bunga khusus sebesar 3 persen pertahun menurun, kalau yang tidak ikut PEN bunganya 7 persen pertahun menurun untuk skema simpan pinjam," terangnya.Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Kota Payakumbuh Dahler menyampaikan Koperasi IWAPI adalah koperasi yang mewadahi UKM di Payakumbuh.
Dinas hanya membantu mamfasilitasi koperasi binaan mereka ini karena IWAPI dinilai sudah layak untuk memenuhi persyaratan mengurus proposal bantuan dana bergulir dari kementerian ini.Dahler berharap langkah yang ditempuh IWAPI dapat diikuti oleh koperasi lainnya di Payakumbuh agar mereka juga bisa mengurus dan mendapatkan bantuan
Koperasi IWAPI Binaan Pemko Payakumbuh
Dapet Bantuan Pinjaman Modal 400 Juta Rupiah Dari LPDB Kementerian Koperasi dan UKM
kupasonline.com Online Senin, 1 Maret 2021
10
"Semoga bantuan pinjaman modal ini dapat dimanfaatkan untuk tumbuh kembang usaha dari anggota koperasi yang tidak lain adalah UKM-UKM di Payakumbuh. Kita harap koperasi lain bisa menyusul untuk mengurus bantuan pinjaman modal ini, asalkan
memenuhi syarat dari LPDB, nanti dinas akan membantu untuk memberikan edukasinya,"
pungkas Dahler.
Sumber: https://www.kupasonline.com/2021/02/koperasi-iwapi-binaan-pemko- payakumbuh.html
E-Kliping LPDB-KUMKM 2021
Perkoperasian merupakan salah satu sektor yang menunjang sekaligus memiliki andil yang cukup besar dalam upaya memulihkan perekonomian di masa pandemi saat ini.
Karena itu, keberadaannya perlu mendapatkan perhatian yang serius agar dapat lebih maju dan berkembang.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koperasi UKM Drs. Teten Masduki saat meninjau Koperasi Mina Sinar Mas di Pekon Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten
Pringsewu, Minggu (28/2/2021), dalam rangka Percepatan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.
Menurutnya, koperasi dan UMKM selama ini kurang berkembang, permasalahannya sebetulnya bukan dari minimnya pembiayaan, akan tetapi lebih disebabkan dari model bisnis yang kurang inovatif. Karenanya, kedepan, pihaknya mendorong UKM untuk berkoperasi dan membuat usaha bersama.
"UMKM sebagai bagian dari industri nasional, untuk itu usaha yang besar maupun yang kecil ini bagaimana dapat bersatu dan bermitra, antara hulu dan hilir," katanya.Dikatakan Teten, UMKM di Indonesia ini merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan negara- negara tetangga, tetapi kurang produktif. "Inilah yang menjadi PR kita bersama. Mulai saat ini, UMKM dan koperasi harus mulai fokus berusaha untuk menghasilkan komoditi yang unggul, baik untuk market lokal maupun internasional. Karenanya, kita berharap UU Cipta Kerja dapat segera diimplementasikan dalam rangka mengembangkan usaha, disamping subsidi pajak terus dilakukan," ujarnya.Selain itu, lanjut Menteri Koperasi UKM didampingi Direktur LPDB KUMKM, Gubernur Lampung Ir.H.Arinal Djunaidi dan Bupati Pringsewu H.Sujadi, pemerintah melihat tahun ini kondisinya masih belum normal akibat pandemi, oleh karena itu, selama Covid-19 ini belum teratasi, proses pemulihan masih akan lama. "Sebab itu, program vaksinasi Covid-19 harus berjalan sukses,"
tandasnya.Gubernur Lampung Ir.H.Arinal Djunaidi mengatakan, kebutuhan pangan DKI Jakarta, termasuk ikan air tawar, sebagian besar dipasok dari Lampung, sehingga menurutnya hal tersebut merupakan peluang besar untuk pemasaran produk-produk pertanian dari Lampung.Sementara itu, Bupati Pringsewu H.Sujadi mengatakan, Pemkab Pringsewu berkomitmen untuk mempertahankan produksi pertanian. Terkait perikanan, produksi ikan di Kabupaten Pringsewu bukan hanya untuk konsumsi lokal namun juga luar provinsi. Beberapa produk perikanan dari Pringsewu diantaranya adalah gurame, lele, patin, koi dan cupang."Untuk kebutuhan pakan, kita masih bergantung pakan pabrikan. Kita pernah buat sendiri, tetapi tidak mampu berkompetisi dengan pabrikan,"
katanya.Lebih lanjut dikatakan Sujadi, jumlah koperasi di Kabupaten Pringsewu sekitar
Kunker ke Prinsewu, Menteri Koperasi UKM Minta Koperasi dan UMKM Bersatu Pulihkan Ekonomi
tabikpun.com Online Senin, 1 Maret 2021
12
"Di masa pandemi saat ini, memang terjadi perlambatan ekonomi. Kami berharap UMKM di Pringsewu bisa naik kelas dan lebih berkembang" harapnya.Pada acara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat, yang juga dihadiri Sekdakab Pringsewu, Ketua TP-PKK dan DWP serta jajaran forkopimda beserta kalangan perbankan dan UMKM di Pringsewu, Menteri Koperasi UKM dan Gubernur Lampung serta Bupati Pringsewu juga melakukan panen perdana ikan di kolam milik Koperasi Mina Sinar Mas.
Sumber: http://tabikpun.com/kunker-ke-pringsewu-menteri-koperasi-ukm-minta-koperasi- dan-umkm-bersatu-pulihkan-ekonomi/