• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum"

Copied!
70
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Rencana Kerja (Renja) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah adalah dokumen perencanaan tahunan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, sebagai penjabaran dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian/Lembaga Tahun 2022 dan dengan meninjau hasil evaluasi pelaksanaan serta capaian kinerja pada Renja Diskominfo sebelumnya.

Penyusunan Renja Dinas mengacu kepada kebutuhan dan permasalahan pembangunan infrastuktur TIK, sumber daya manusia dengan kompetensi TIK, Single Data System (SDS) Jawa Tengah dan terwujudnya smart province Jawa Tengah sesuai dengan potensi sumber daya yang tersedia.

Hal tersebut bertujuan dalam rangka mengakomodasikan pencapaian target dan sasaran yang tercantum didalam RKPD dan menjaga kesinambungan pembangunan sebagaimana yang diarahkan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah dan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Komunikasi dan Informatika Tahun 2018-2023.

Dalam meningkatkan ketersediaan infrastruktur TIK dan mendukung pelaksanaan E-Government (SPBE) di lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Diskominfo menyelenggarakan program pengelolaan aplikasi informatika, antara lain melalui kegiatan pembangunan pusat data (Data Center) Provinsi Jawa Tengah sebagai layanan Data Center Colocation/VPS/Hosting di lingkup SKPD Provisi Jawa Tengah dan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Urusan Pemerintahan Bidang Kominfo, Statistik, dan Persandian menjadi sektor Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah dalam membangun Jawa Tengah. Peran tersebut ditempuh melalui perumusan, pelaksanaan, pemantauan, monitoring dan pelaporan kebijakan dalam pengelolaan informasi serta komunikasi publik, penyelenggaraan statistik sektoral, domain instansi penyelenggara negara, persandian dan penetapan pola hubungan komunikasi sandi.

1.2 Landasan Hukum

Landasan hukum yang digunakan dalam penyusunan Rencana Kerja Diskominfo Provinsi Jateng Tahun 2022 adalah sebagai berikut:

1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah;

3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas

(3)

2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005-2025;

5. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Omnibus Law);

6.

Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

8. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;

9. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan;

10. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

11. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;

12. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan keuangan Daerah;

13. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penelenggaraan Pemerintah Daerah;

14. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik;

15. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE);

16. Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia;

17. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024;

18. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

19. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005-2025;

20. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah;

21. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2017 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan dan Penganggaran Terpadu;

22. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023;

23. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam

(4)

3 Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

24. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

25. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah;

26. Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Kodefikasi, Klasifikasi Nomenklatur Perencanaan dan Keuangan Daerah;

27. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemrintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;

28. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021;

29. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah;

30. Peraturan Menteri PANRB No. 59 Tahun 2020 tentang Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik;

31. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-3708 Tahun 2020 tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaandan Keuangan Daerah;

32. Peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2016 tentang Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah;

33. Peraturan Gubernur Nomor 52 Tahun 2016 tentang Single Data System untuk Pembangunan Daerah di Jawa Tengah;

34. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 119 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah;

35. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 70 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah;

36. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 25 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Persandian Untuk Pengamanan Informasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

1.3 Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan Rencana Kerja (Renja) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 adalah sebagai berikut:

1. Menentukan arah kebijakan pembangunan Komunikasi dan Informatika, Persandian serta Statistik Tahun 2022.

2. Mewujudkan rencana program dan kegiatan prioritas pembangunan Komunikasi dan Informatika, Persandian serta Statistik Tahun 2022 yang sinergis dalam rangka mencapai target RPJMD Tahun 2018-2023.

(5)

4 Adapun tujuannya adalah sebagai berikut:

1. Memberikan landasan operasional bagi unit kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

2. Menjadi landasan penyusunan usulan APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2022 melalui penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022.

3. Menjadi alat untuk menjamin keterkaitan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan.

4. Mewujudkan sinergitas antara perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan pembangunan Komunikasi, Informatika, Persandian, Statistik antar wilayah dan antar tingkat pemerintahan (Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota) serta mewujudkan efisiensi alokasi sumber daya dalam pembangunan regional dan nasional.

1.4 Sistematika Penulisan

Sistematika Renja Diskominfo Provinsi Jawa Tengah mengacu sistematika sebagaimana pedoman dari Gubernur Jawa Tengah, yaitu:

BAB I Pendahuluan.

1.1. Latar Belakang.

1.2. Landasan Hukum.

1.3. Maksud dan Tujuan.

1.4. Sistematika Penulisan.

BAB II Hasil Evaluasi Diskominfo Prov. Jateng Tahun Lalu.

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra Diskominfo Prov Jateng.

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Diskominfo Prov. Jateng.

2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Diskominfo Prov. Jateng.

2.4. Reviu Terhadap Rancangan Awal RKPD.

2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat.

BAB III Tujuan dan Sasaran Diskominfo Prov. Jateng.

3.1. Telaah Terhadap Kebijakan Nasional.

3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Diskominfo Prov. Jateng.

3.3. Tantangan dan Peluang Diskominfo Prov. Jateng.

BAB IV Rencana Kerja dan Pendanaan Diskominfo Prov. Jateng.

BAB V Penutup.

(6)

5 BAB II

HASIL EVALUASI DISKOMINFO PROV. JATENG TAHUN 2020

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra Diskominfo Prov. Jateng.

Gambaran kinerja Diskominfo diperoleh dari evaluasi capaian kinerja dan e-Controlling hingga tahun 2021 triwulan II. Selengkapnya dapat dilihat pada tabel 2.2 untuk rekapitulasi evaluasi hasil pelaksanaan Rencana Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021 hingga triwulan II.

Tabel 2.1.

Persandingan Program Prioritas Perangkat Daerah Tahun 2020 dan Tahun 2021

No Bidang Urusan Program Prioritas Diskominfo

Tahun 2020 Tahun 2021

(1) (2) (3) (4)

1 Komunikasi dan Informatika

PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PROGRAM PENGELOLAAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PROGRAM PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM PENGELOLAAN APLIKASI INFORMATIKA PROGRAM PENGEMBANGAN E-

GOVERNMENT

PROGRAM PENGEMBANGAN DATA STATISTIK SEKTORAL DAN KETERBUKAAN INFORMASI

PROGRAM PENYELENGGARAAN STATISTIK SEKTORAL

PROGRAM PENINGKATAN PERSANDIAN DAERAH DAN KEAMANAN INFORMASI DAERAH

PROGRAM PENYELENGGARAAN PERSANDIAN UNTUK

PENGAMANAN INFORMASI

(7)

6 Tabel 2.2.

Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja dan

Pencapaian Renstra Diskominfo s/d Tahun 2021 Provinsi Jawa Tengah

Kode

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcomes)/

Kegiatan (Output)

Target Kinerja Capaian Program (Renstra) Tahun

2021

Realisasi Target Kinerja

Hasil Program

dan Keluaran Kegiatan s/d Tahun

2019

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2020

Target Program dan Kegiatan Renja

Tahun 2021

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra s/d Tahun 2021

Target Renja Tahun 2020

Realisasi Renja Tahun

2020

Tingkat Realisasi

(%)

Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d TW

III Tahun 2021

Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra

(%)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

URUSAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 1. Program Peningkatan

Kualitas Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik

Nilai Survey Kepuasan

Komunikasi Publik

71 % - 57 % 77.01 % 135,11 71% 77% 108,45

1.1 Kegiatan Peningkatan Pengelolaan Informasi Publik

Jumlah konten informasi publik yang disebarluaskan

132 Konten

- 50 Konten 50 Konten 100 132 Konten 108

Konten

81,82

1.2 Kegiatan Pengelolaan Kehumasan dan Komunikasi Publik

Jumlah komunitas masyarakat kehumasan yang dikoordinasikan

68 Kelompok

- 27 Kelompok 27 Kelompok 100 68 Kelompok 27

Kelompok

39,71

(8)

7

Kode

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcomes)/

Kegiatan (Output)

Target Kinerja Capaian Program (Renstra) Tahun

2021

Realisasi Target Kinerja

Hasil Program

dan Keluaran Kegiatan s/d Tahun

2019

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2020

Target Program dan Kegiatan Renja

Tahun 2021

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra s/d Tahun 2021

Target Renja Tahun 2020

Realisasi Renja Tahun

2020

Tingkat Realisasi

(%)

Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d TW

III Tahun 2021

Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra

(%)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

2 Program Pengembangan Infrastruktur Teknologi Informasi dan

Komunikasi

Persentase ketersediaan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi

60 % - 40 % 40 % 100 60 % 40% 66,67

2.1 Kegiatan Pengelolaan Jaringan dan Data center

Jumlah lokasi yang terhubung jaringan fiber optic milik provinsi Jawa Tengah

69 Lokasi - 21 Lokasi 21 Lokasi 100 69 Lokasi

41

Lokasi 47,67

2.2 Kegiatan pengelolaan internet dan intranet

Jumlah kapasitas Banwidth yang tersedia

1.600 MBps

- 1.400 MBps 2.900 MBps 207,143 1.600 MBps

5800

MBps 73,21

2.3 Kegiatan

pengembangan TIK

Jumlah SKPD yang terintegrasi

28 OPD - 21 OPD 21 OPD 100 28 OPD 34

OPD 121,43

(9)

8

Kode

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcomes)/

Kegiatan (Output)

Target Kinerja Capaian Program (Renstra) Tahun

2021

Realisasi Target Kinerja

Hasil Program

dan Keluaran Kegiatan s/d Tahun

2019

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2020

Target Program dan Kegiatan Renja

Tahun 2021

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra s/d Tahun 2021

Target Renja Tahun 2020

Realisasi Renja Tahun

2020

Tingkat Realisasi

(%)

Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d TW

III Tahun 2021

Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra

(%)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

dan integrasi infrastruktur

infrastruktur TIK

3 Program

Pengembangan E- Government

Persentase Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi

65% - 55% 55% 100 65% 55% 84,62

3.1 Kegiatan

Pengembangan dan Pengelolaan Aplikasi

Jumlah aplikasi berbagi pakai yang dikembangkan /dikelola

13 Unit - 10 Unit 11 Unit 110 13

Unit

11 Unit

84,62

3.2 Kegiatan Peningkatan Tata Kelola E-

Government

Jumlah regulasi aplikasi yang terbit

4 Buah - 2 Buah 2 Buah 100 4

Buah

2 Buah

50,00

3.3 Kegiatan Peningkatan Kapasitas

Penyelenggara E-

Jumlah

penyelenggara E- Government yang ditingkatkan

1.100 Orang

- 800 Orang 800 Orang 100 1.100

Orang

1.100 Orang

100,00

(10)

9

Kode

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcomes)/

Kegiatan (Output)

Target Kinerja Capaian Program (Renstra) Tahun

2021

Realisasi Target Kinerja

Hasil Program

dan Keluaran Kegiatan s/d Tahun

2019

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2020

Target Program dan Kegiatan Renja

Tahun 2021

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra s/d Tahun 2021

Target Renja Tahun 2020

Realisasi Renja Tahun

2020

Tingkat Realisasi

(%)

Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d TW

III Tahun 2021

Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra

(%)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Goverment kapasitasnya

1. Program

Pengembangan Data Statistik Sektoral dan Keterbukaan Informasi

Persentase Ketersediaan Data Sektoral

89% - 74% 141% 191 89% 84,93% 95,24

Persentase Badan Publik Yang Terbuka

84% - 68% 68% 100 84%

80% 95,43

1.1 Kegiatan Penyusunan Data Statistik Sektor Ekonomi dan Infrastruktur

Jumlah Data sektoral ekonomi dan

infrastruktur yang tersedia dalam single data system

14233 Jenis

- 7.000 Jenis 2.699 jenis 38,5571 14233 Jenis

13798

Jenis 84,82

1.2 Kegiatan Penyusunan Data Statistik Sektor Sosial, politik, hukum dan HAM

Jumlah Data sektoral sosial, politik,

hukum dan HAM yang tersedia dalam single data system

16267 jenis

- 8.000 jenis 3.609 jenis 151,426 16267 jenis

15769 Jenis

96,94

1.3 Kegiatan peningkatan pelayanan data dan informasi publik

Jumlah daftar informasi publik (DIP) yang di publikasikan badan

70 kelompok

- 65 kelompok 65 kelompok 100 70 kelompok

68

kelompok 97,14

(11)

10

Kode

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcomes)/

Kegiatan (Output)

Target Kinerja Capaian Program (Renstra) Tahun

2021

Realisasi Target Kinerja

Hasil Program

dan Keluaran Kegiatan s/d Tahun

2019

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2020

Target Program dan Kegiatan Renja

Tahun 2021

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra s/d Tahun 2021

Target Renja Tahun 2020

Realisasi Renja Tahun

2020

Tingkat Realisasi

(%)

Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d TW

III Tahun 2021

Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra

(%)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

publik

1.4 Kegiatan peningkatan keterbukaan informasi public

Persentase penyelesaian sengketa informasi

83% - 75% 82% 109,33 83%

82,5% 99,40

1 Program Peningkatan Persandian Daerah dan Keamanan Informasi Daerah

Persentase Perangkat Daerah yang Memiliki Keamanan Informasi lebih dari 80%

50% - 33,33% 33,33% 100 50,00% 40,82% 81,64

1.1 Kegiatan Tata Kelola Persandian

Jumlah SDM

pengelola persandian yang ditingkatkan kapasitasnya

201 orang - 119 orang 119 orang 100 201 orang 203

Orang

100,99

1.2 Kegiatan Pengamanan Persandian dan Informasi

Jumlah aplikasi yang di assessment keamanan informasinya

149 Unit - 50 unit 50 unit 100 149 unit 141

unit

94,63

(12)

11

Kode

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcomes)/

Kegiatan (Output)

Target Kinerja Capaian Program (Renstra) Tahun

2021

Realisasi Target Kinerja

Hasil Program

dan Keluaran Kegiatan s/d Tahun

2019

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2020

Target Program dan Kegiatan Renja

Tahun 2021

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra s/d Tahun 2021

Target Renja Tahun 2020

Realisasi Renja Tahun

2020

Tingkat Realisasi

(%)

Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d TW

III Tahun 2021

Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra

(%)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1.3 Kegiatan Pengelolaan Sistem Komunikasi intra Pemerintah

Jumlah informasi yang menggunakan jarring komunikasi sandi

21.442 buah

- 15.594 buah 21.896 buah 140.413 21.442 buah 38707 Buah

180,52

(13)

12 2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Diskominfo Prov. Jateng.

Pada tahun 2020 capaian kinerja Diskominfo Provinsi Jawa Tengah sesuai dengan target yang sudah terakomodir pada RPJMD Provinsi Jawa Tengah 2018-2023. Selengkapnya dapat dilihat pada tabel 2.3 sebagai berikut.

Tabel 2.3.

Pencapaian Kinerja Pelayanan Diskominfo Prov. Jateng.

N

o Indikator

SPM /sta ndar

nasi onal

IKK

Target Renstra Perangkat

Daerah Realisasi

Capaian Proyeksi

Catatan Analisis Tahu

n 2020

Tahu n 2021

Tahu n 2022

Tahu n 2023

Tahu n 2020

Tahu n 2021 TWII

Tahu n 2022

Tahu n 2023

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

1 Indeks Domain Kebijakan Internal SPBE

2,94 3,41 3,53 3,63 3,47 - 3,53 3,63 Pada tahun 2021, Kementerian PANRB akan melakukan evaluasi dengan instrumen baru berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 59/2020 tentang Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

(Kesediaan data Tahun n+1) 2 Indeks

Domain Tata Kelola SPBE.

2,51 3,71 3,83 3,95 3,71 - 3,83 3,95

3 Indeks Domain Layanan SPBE.

3,2 4,06 4,17 4,30 4,67 - 4,17 4,30

4 Laju Pemanfaata n Data Sektoral.

30,36

%

63,72

%

81.76

%

95,65

%

176, 26%

- 81.76

%

95,65

%

Kesediaan data Tahun n+1

5 Indeks Kematanga n

Keamanan Informasi (KAMI).

1 2+ 3 3 2+ - 3 3 Kesediaan data

Tahun n+1

6 Persentase ketersediaa n

infrastruktu r teknologi informasi dan

komunikasi.

40% 60% 70% 80% 40% 40% 70% 80% Th. 2021 TW.II target indikator belum tercapai dari target renstra.

7 Persentase aplikasi layanan publik terintegrasi.

50% 60% 70% 85% 55% 55% 70% 85% Th. 2021 TW.II target indikator belum tercapai dari target renstra.

(14)

13

N

o Indikator

SPM /sta ndar

nasi onal

IKK

Target Renstra Perangkat

Daerah Realisasi

Capaian Proyeksi

Catatan Analisis Tahu

n 2020

Tahu n 2021

Tahu n 2022

Tahu n 2023

Tahu n 2020

Tahu n 2021 TWII

Tahu n 2022

Tahu n 2023

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

8 Nilai survey kepuasan komunikasi publik.

64% 71% 78% 85% 77.01

%

77% 78% 85% Th. 2021 TW.II target indikator sudah tercapai bahkan lebih dari target renstra.

9 Persentase ketersediaa n data sektoral.

79% 89% 95% 100% 68% 84,93

%

95% 100% Th. 2021 TW.II target indikator belum tercapai dari target renstra.

10 Persentase badan publik yang terbuka.

76% 84% 92% 100% 141% 80% 92% 100% Th. 2021 TW.II target indikator belum tercapai dari target renstra.

11 Persentase Perangkat Daerah memiliki keamanan informasi

>80.

33,33

%

50% 66.67

%

83.33

%

33,33

%

38,88

%

66.67

%

83.33

%

Th. 2021 TW.II target indikator belum tercapai dari target renstra.

2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Diskominfo Prov.

Jateng.

2.3.1. Koordinasi dan Sinergi Tingkat Kinerja Pelayanan Diskominfo.

Salah satu Program Unggulan Pemerimtah Provinsi Jawa Tengah untuk mencapai visi Menuju Jawa Tengah Sejahtera dan Berdikari, Tetap mboten korupsi dan ngapusi dan misi Mempercepat Reformasi Birokrasi Yang Dinamis, serta memperluas sasaran ke Pemerintah Kab./Kota adalah program unggulan ke-3 Reformasi birokrasi di kabupaten/kota yang dinamis berbasis teknologi informasi dan sistem layanan terintegrasi, Sehingga Reformasi birokrasi yang diharapkan kedepan adalah pada tiga dimensi utama yaitu pelayanan publik yang semakin dinamis, efektivitas dan efisiensi manajemen pemerintahan berbasis teknologi informasi dengan mengedepankan layanan yang terintegrasi sehingga dapat tercapai efisiensi dalam kelembagaan, dan system manajemen sumber daya aparatur yang baik.

(15)

14 Untuk menjalankan program unggulan dimaksud, Dinas Komunikasi dan Informatika menyusun kebijakan strategis yang sesuai dengan implementasi misi kedua yang bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean government). Strategi yang dilakukan untuk pencapaian tujuan dan sasaran tersebut antara lain dengan “ meningkatkan pelayanan publik langsung kepada masyarakat (direct services), serta membangun pemerintahan yang terbuka (open government) dengan perkuatan keterbukaan informasi publik, transparansi, partisipasi publik dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta meningkatkan komunikasi dan serapan aspirasi publik serta dengan memperkuat keamanan informasi

2.3.2. Permasalahan dan Hambatan

Berdasarkan gambaran tugas pokok dan fungsi pelayanan Diskominfo Prov. Jateng, maka dapat diidentifikasi beberapa permasalahan yang dihadapi yaitu:

1. Perlunya peningkatan optimalisasi penerapan kebijakan internal, tata kelola dan layanan SPBE;

2. Perlunya peningkatan efektivitas penerapan strategi dan pemanfaatan media komunikasi publik;

3. Perlunya peningkatan sarpras infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) yang memadai;

4. Perlunya peningkatan pemanfaatan aplikasi informatika dalam mendukung efektivitas dan efisiensi kinerja Pemerintah;

5. Perlunya peningkatan optimalisasi ketersediaan dan pemanfaatan data sektoral;

6. Perlunya peningkatan optimalisasi peran/keterbukaan badan publik dalam penyediaan informasi;

7. Perlunya peningkatan upaya mewujudkan single data dan penguatan pengelolaan data statistik sektoral;

8. Perlunya peningkatan keamanan informasi sesuai sertifikasi standar internasional;

9. Perlunya peralatan pendukung utama dan wajib persandian sesuai rekomendasi standar keamanan informasi;

10. Sarana dan Prasarana pendukung yang kurang memadai;

Sedangkan faktor-faktor yang dapat menghambat kinerja pelayanan Diskominfo Prov. Jateng dalam mendukung kinerja program

(16)

15 pembangunan dalam pencapaian visi dan misi pembangunan antara lain:

1. Kapasitas, kualitas, kuantitas dan pemerataan SDM dalam pencapaian tujuan dan sasaran organisasi belum optimal;

2. Masih adanya pelaksanaan beban kerja yang tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi bidang/seksi/subbagian;

3. Sarana dan prasarana pendukung kinerja belum memadai.

2.3.3. Dampaknya Terhadap Pencapaian Visi dan Misi Kepala Daerah, dan Terhadap Capaian Nasional/Internasional.

Perumusan indikator pembangunan yang menjadi tanggungjawab Diskominfo Provinsi Jawa Tengah pada dokumen RPJMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023 belum dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap capaian Nasional/Internasional. Hal tersebut diantaranya disebabkan belum adanya fokus, sinkronisasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah provinsi serta kabupaten/kota serta belum menjadi prioritas pembangunan.

2.3.4. Tantangan dan Peluang

Dalam upaya meningkatkan kinerja pelayanan Diskominfo, perlu mengetahui dinamika tantangan dan peluang yang ada guna mempertajam kebijakan pelayanan Diskominfo untuk mendukung pencapaian target dan sasaran RPJMD.

1. Tantangan:

a. Kesenjangan informasi di masyarakat Jawa Tengah;

b. Pesatnya perkembangan TIK;

c. Ketersediaan Infrastruktur TIK yang belum merata di Jawa Tengah;

d. Terbatasnya pemahaman aparatur dan masyarakat Jawa Tengah terhadap TIK;

e. Data statistik sektoral yang terintegrasi melalui Single Data System;

f. Tuntutan keterbukaan data dan informasi;

g. Peningkatan kapasitas kelembagaan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui pemanfaatan persandian dan peningkatan kualitas keamanan informasi.

2. Peluang:

a. Kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik Jawa Tengah berbasis teknologi informasi;

(17)

16 b. Kebutuhan pengembangan muatan e-Government sesuai

karakteristik daerah di Provinsi Jawa Tengah;

c. Kesadaran masyarakat Jawa Tengah akan pentingnya data, informasi dan komunikasi;

d. Kebutuhan pengembangan TIK dalam penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah berbasis elektronik

e. Pemanfaatan teknologi informasi sebagai peningkatan efisiensi dan efektifitas pembangunan daerah.

2.3.5. Isu-Isu Penting

Isu-isu yang penting dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi Diskominfo Provinsi Jawa Tengah dapat tergambarkan melalui isu strategis yaitu kondisi atau hal yang harus diperhatikan dalam kinerja dan pelayanan karena dampaknya yang signifikan di masa depan. Suatu kondisi atau kejadian yang menjadi isu strategis adalah keadaan yang apabila tidak diantisipasi akan menimbulkan kerugian yang lebih besar atau apabila tidak dimanfaatkan akan menghilangkan peluang untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat dalam jangka panjang.Isu strategis Diskominfo Provinsi Jawa Tengah yaitu sebagai berikut:

1. Sulitnya dalam monitoring penggunaan jaringan SKPD, dikarenakan beberapa OPD masih menganggarkan sewa bandwidth untuk backup jaringan, sehingga berakibat pada kurang optimalnya penggunaan bandwidth yang telah disediakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika oleh OPD.

2. Belum terbangunnya single data dan big data centre yang terintegrasi, sehingga kebutuhan data untuk melengkapi layanan informasi dan komunikasi publik masih mengandalkan kontribusi dari OPD dan instansi terkait yang terkadang terlambat.

3. Kurangnya pembaruan regulasi mengenai proses bisnis pengelolaan keuangan daerah yang terintegrasi.

4. Belum adanya standarisasi data sektoral dan meta data baku untuk data statistik sektoral, menyebabkan validasi, pemanfaatan, pengelolaan dan pengintegrasian data statistik sektoral belum optimal;

5. Belum semua aplikasi pengolah data di SKPD terintegrasi dalam aplikasi Single Data System;

6. PPID Pembantu SKPD dan BUMD Pemprov Jateng serta PPID Utama Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah kesulitan mengumpulkan informasi publik yang ada di masing-masing Badan Publiknya;

7. Sarana pendukung keamanan informasi belum memadai (SDM

(18)

17 Teknis Keamanan Informasi, peralatan dan regulasi);

8. Sistem keamanan informasi OPD Provinsi Jawa Tengah masih banyak yang tidak/kurang aman ;

9. Awareness dan dukungan keamanan informasi dari pimpinan hingga pelaksana yang masih kurang, sehingga sinergitas dan persamaan visi/persepsi pengelolaan dan penyelenggaraan keamanan informasi belum terbangun

10. Perlunya peningkatan koordinasi dan sinkronisasi Program Kehumasan antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota;

11. Belum optimalnya penggunaan Sertifikat Elektronik/Digital;

2.4. Reviu Terhadap Rancangan Awal RKPD.

Dari hasil pencermatan internal ada perbedaan antara jumlah anggaran yang diusulkan dengan jumlah anggaran pada rancangan RKPD Tahun 2022.

(19)

18 Tabel 2.3.

Reviu Terhadap Rancangan Awal RKPD Prov. Jateng Tahun 2022.

NO

RANCANGAN AWAL RKPD HASIL ANALISIS KEBUTUHAN

CATATAN PENTING PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

PAGU INDIKATIF

(RP.000)

PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA

TARGET CAPAIAN

KEBUTUHAN DANA (RP.000)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

URUSAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

1. Program Pengelolaan Aplikasi Informatika. 18.652.942 60.255.132

1.1 Kegiatan Pengeloaaan E- Government lingkup

Pemerintah daerah Provinsi

Jawa Tengah

7.916.394 Kegiatan Pengeloaaan E- Government lingkup Pemerintah daerah Provinsi

Jawa Tengah 50.323.157

Jawa Tengah

Jumlah Perangkat Daerah yang terhubung dengan Data Center

139 Lokasi

7.303.873 Jawa Tengah Jumlah

Perangkat Daerah yang terhubung dengan Data Center

139 Lokasi

49.756.537 Terbangunnya Pusat Data, Tersedianya Layanan Data Center Colocation / VPS / Hosting di lingkup SKPD Provinsi Jawa Tengah dan Kab/Kota se-Jawa Tengah;

Tersedianya kapasitas storage dan server sebagai penyimpanan data;

Tersedianya Infrastruktur pendukung Data center

Tersedianya Layanan Akses data dan informasi yang

(20)

19

NO

RANCANGAN AWAL RKPD HASIL ANALISIS KEBUTUHAN

CATATAN PENTING PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

PAGU INDIKATIF

(RP.000)

PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA

TARGET CAPAIAN

KEBUTUHAN DANA (RP.000)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

semakin cepat sehingga pelayanan data akan lebih efektif dan efisien;

Terpeliharanya jaringan Fiber Optik;

Tersedianya peralatan

pendukung jaringan Fiber Optik;

Terbangunnya backbone fiber optik;

Terselenggaranya monitoring dan evaluasi

penyelenggaraan sistem penghubung layanan.

Jawa Tengah

Jumlah SKPD yang Terintegrasi Infrastruktur TIK

60 OPD

612.521 Jawa Tengah Jumlah

SKPD yang Terintegrasi Infrastruktur TIK

60 OPD

566.620 Tersedianya data lokasi datacenter / komen center sebagai titik penghubung integrasi infrastruktur FO Metro

Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah dengan Datacenter Pemprov. Jateng;

Tersedianya data

(21)

20

NO

RANCANGAN AWAL RKPD HASIL ANALISIS KEBUTUHAN

CATATAN PENTING PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

PAGU INDIKATIF

(RP.000)

PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA

TARGET CAPAIAN

KEBUTUHAN DANA (RP.000)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

lokasi wall-mount di SKPD Pemprov.

Jateng sebagai titik penghubung integrasi

infrastruktur FO dengan Datacenter Pemprov. Jateng;

Tersedianya data lokasi wall-mount di Balai/UPT SKPD Pemprov. Jateng sebagai titik penghubung integrasi

infrastruktur FO dengan Datacenter Pemprov. Jateng;

Terselenggaranya Sosialisasi / FGD Forum Infrastruktur di 6 karesidenan se- Jawa Tengah;

Terbangunnya Peta Jaringan

Infrastruktur TIK di Jawa Tengah;

1.2 Kegiatan

Pengeloaaan Nama domain yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan subdomain di lingkup

Jawa Tengah

Presentase Sub Domain yang Aktif

80% 10.736.548 Kegiatan Pengeloaaan Nama domain yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan

Jawa Tengah Presentase Sub Domain yang Aktif

80% 9.931.975 Tersedianya nama domain provinsi jawa tengah;

Tersedianya jasa perpanjangan nama domain.

Tersedianya lisensi

(22)

21

NO

RANCANGAN AWAL RKPD HASIL ANALISIS KEBUTUHAN

CATATAN PENTING PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

PAGU INDIKATIF

(RP.000)

PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA

TARGET CAPAIAN

KEBUTUHAN DANA (RP.000)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

pemerintah daerah provinsi

subdomain di lingkup pemerintah daerah provinsi

nama domain dan subdomain;

Tersedianya monitoring dan evaluasi nama domain dan sub domain.

Tersedianya layanan akses internet dan jaringan

interkoneksi Main Link;

Tersedianya layanan akses internet dan jaringan interkoneksi Redundancy Link;

Tersedianya layanan akses internet dan jaringan

interkoneksi Metro;

2. Program Pengelolaan Aplikasi Informatika. 7.567.058 7.000.000

2.1 Kegiatan Pengelolaan E- Goverment.

Jawa Tengah

7.567.058 Kegiatan Pengelolaan E- Goverment.

Jawa Tengah

7.000.000

Jawa Tengah

Pengelolaan Sistem Informasi yang Terintegrasi

70% 6.161.747 Jawa

Tengah

Pengelolaan Sistem Informasi yang Terintegrasi

70% 5.500.000

(23)

22

NO

RANCANGAN AWAL RKPD HASIL ANALISIS KEBUTUHAN

CATATAN PENTING PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

PAGU INDIKATIF

(RP.000)

PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA

TARGET CAPAIAN

KEBUTUHAN DANA (RP.000)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

Jawa Tengah

Presentase Penyebarluasan Materi Ekosistem E-

Government yang terintegrasi

70% 540.504 Jawa

Tengah

Presentase Penyebarlua san Materi Ekosistem E- Government yang terintegrasi

70% 500.000

Jawa Tengah

Penerbitan Dokumen Tata Kelola E-Government

5 Buah

864.807 Jawa

Tengah

Penerbitan Dokumen Tata Kelola E-

Government

5 Buah

1.000.000

3. Program Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik. 32.500.000 45.000.000

3.1 Kegiatan Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Daerah Provinsi.

Jawa Tengah

32.500.000 Kegiatan Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Daerah Provinsi.

Jawa Tengah 45.000.000

Jawa Tengah

Jumlah Konten Informasi Publik Yang disebarluaskan

186 Konten

16.000.000 Jawa Tengah Jumlah

Konten Informasi Publik Yang disebarluask an

186 Konten

24.750.000 Menyosialisasikan program dan kebijakan pemerintah beserta hasil-hasil pembangunan dan isu terkini untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hal/topik tertentu sehingga

menambah kepercayaan masyarakat kepada

(24)

23

NO

RANCANGAN AWAL RKPD HASIL ANALISIS KEBUTUHAN

CATATAN PENTING PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

PAGU INDIKATIF

(RP.000)

PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA

TARGET CAPAIAN

KEBUTUHAN DANA (RP.000)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

pemerintah dan membangun reputasi positif pemerintah di mata masyarakat. Output kegiatan berupa konten audio visual dan gambar yang

dipublikasikan melalui Spot, Feature dan Film Dokumenter yang disiarkan pada televisi dan radio serta cetak foto kegiatan Kegiatan

sosialisasi melalui media massa terkait kebijakan, hasil-hasil

pembangunan, dan isu-isu terkini yang perlu direspon, oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hal ini dimaksudkan sebagai edukasi, penyebaran informasi dan agar pemahaman masyarakat meningkat

mengenai hal/topik

(25)

24

NO

RANCANGAN AWAL RKPD HASIL ANALISIS KEBUTUHAN

CATATAN PENTING PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

PAGU INDIKATIF

(RP.000)

PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA

TARGET CAPAIAN

KEBUTUHAN DANA (RP.000)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

tertentu sehingga kepercayaan masyarakat bertambah dan reputasi pemerintah positif. Output kegiatan berupa konten informasi advertorial pada televisi, filler di media online, SMS dan WA blasting untuk

disebarluaskan ke masyarakat serta advertorial media sosial.

Layanan kebutuhan informasi

masyarakat dengan memberikan sosialisasi

informasi kebijakan dan isu-isu terkini dalam rangka membangun reputasi dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Output kegiatan berupa konten informsi yang ditayangkan sebagai

(26)

25

NO

RANCANGAN AWAL RKPD HASIL ANALISIS KEBUTUHAN

CATATAN PENTING PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

PAGU INDIKATIF

(RP.000)

PROG/KEG LOKASI INDIKATOR KINERJA

TARGET CAPAIAN

KEBUTUHAN DANA (RP.000)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

pemberitaan radio dan blow up pemberitaan di media cetak.

Jalinan kemitraan dengan para pegiatan informasi melalui upaya menyosialisasikan program kebijakan dan hasil-hasil pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sebagai gambaran kinerja pemerintah dan upaya menjalin enggagment publik.

Output kegiatan berupa publikasi informasi melalui media luar ruang, dialog interaktif di televisi, siaran langsung liputan kegiatan pemerintah, pameran, pemberian giveaway pada media sosial pemerintah.

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai tambahan, Anda akan membuat sebuah ObjectDataSource yang berparameter sehingga dapat melewatkan item yang yang terpilih pada DropDownList ke data komponen untuk

Pendekatan dapat diartikan sebagai metode ilmiah yang memberikan tekanan utama pada penjelasan konsep dasar yang kemudian dipergunakan sebagai sarana

Audit, Bonus Audit, Pengalaman Audit, Kualitas Audit. Persaingan dalam bisnis jasa akuntan publik yang semakin ketat, keinginan menghimpun klien sebanyak mungkin dan harapan agar

Perbandingan distribusi severitas antara yang menggunakan KDE dengan yang menggunakan suatu model distribusi tertentu dilakukan untuk melihat secara visual, manakah dari

61 Dari pernyataan-pernyataan di atas, dapat dilihat bahwa dilema yang Jepang alami pada saat pengambilan keputusan untuk berkomitmen pada Protokol Kyoto adalah karena

2011 sangat memberi peluang optimalisasi diplomasi Indonesia dalam berperan memecahkan berbagai masalah yang ada baik di dalam negeri maupun di dalam kawasan

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Covid-19 adalah dengan menerapkan perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di mana dalam penerapannya

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul