• Tidak ada hasil yang ditemukan

ILMU KESEHATAN MATA ILMU KESEHATAN MATA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ILMU KESEHATAN MATA ILMU KESEHATAN MATA"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

BUKU LOG DOKTER MUDA BUKU LOG DOKTER MUDA

DEPARTEMEN/KSM ILMU KESEHATAN MATA

PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN DAN PROFESI DOKTER FK UNUD/RSUP SANGLAH DENPASAR

2020

ILMU KESEHATAN MATA

ILMU KESEHATAN MATA

Buku ini sangat penting dan amat bermanfaat bagi mahasiswa FK-Unud, baik untuk mereka yang akan, sedang maupun yang telah menjalani KKM (Kepaniteraan Klinik Madya).

Buku ini telah dibuat berdasarkan Buku Standar Pendidikan

Profesi Dokter dan Buku Standar Kompetensi Dokter yang

dikeluarkan oleh KKI sebagai referensi. Buku Log ini

m e n g a k o m o d a s i k a n s e l u r u h k e p e n t i n g a n p e n d i d i k a n

sehubungan dengan pemberlakuan kurikulum baru yakni

k u r i k u l u m b e r b a s i s k o m p e t e n s i d i F K - U n u d .

Buku log ini berisikan semua sisi proses pendidikan KKM

oleh karena itu, buku ini diharapkan menjadi buku pegangan dan

buku bacaan penting bagi mahasiswa pada umumnya dan

mahasiswa KKM pada khususnya. Dengan demikian dapat

dipastikan proses KKM mampu berjalan dengan sebaik-baiknya

dan pada gilirannya KOAS yang dihasilkan adalah dokter muda

yang kompeten dan berkualitas.

(2)

BUKU LOG DOKTER MUDA

ILMU KESEHATAN MATA

(3)

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Lingkup Hak Cipta

Pasal 1

1. Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketentuan Pidana Pasal 113

1. Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf I untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan / atau pidana denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

2. Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan / atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf f, dan / atau huruf h untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan / atau pidana denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

(4)

BUKU LOG DOKTER MUDA

ILMU KESEHATAN MATA

DEPARTEMEN/KSM ILMU KESEHATAN MATA

PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN DAN PROFESI DOKTER FK UNUD/RSUP SANGLAH DENPASAR

2020

(5)
(6)

DEPT./KMS ILMU KESEHATAN MATA FK UNUD/RSUP SANGLAH DENPASAR KEPANITRAAN KLINIK MADYA

PERIODE : ……… S/D ………

IDENTITAS MAHASISWA

Nama :

NIM :

Jenis Kelamin :

Tempat & tanggal lahir :

Alamat :

No. HP :

Nama & alamat orang

tua / wali :

No. HP :

Tanda tangan

Pas foto 2x3cm berwarna

(7)
(8)

SAMBUTAN

Puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nya revisi Buku Log DOKTER MUDAFakultas Kedokteran Universitas Udayana dapat disusun dan diterbitkan.

Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menerapkan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) dengan strategi terintegrasi penuh sejak tahun 2006. Mahasiswa dengan KBK mengikuti tahap pendidikan sarjana kedokteran selama 3,5 tahun dan tahap profesi (Kepaniteraan Klinik Madya / KKM) selama 91 minggu.

Pendidikan KKM ini memerlukan suatu buku pedoman yang dikenal dengan buku log DOKTER MUDA yang dapat mengakomodasi kebutuhan pemangku kepentingan pendidikan.

Buku log ini berisi semua sisi dari proses pendidikan KKM yang disusun oleh masing-masing Departemen yang mengacu pada pendidikan berbasis kompetensi sesuai buku Standar Pendidikan Profesi Dokter dan buku Standar Kompetensi Dokter hasil rumusan Konsil Kedokteran Indonesia.

Kami menyadari buku ini masih perlu penyempurnaan, sehingga perlu dilakukan peninjauan kembali bila diperlukan.

Walaupun demikian, kami berharap buku ini dapat digunakan sebagai pedoman pelaksanaan pendidikan tahap profesi di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, khususnya bagi mahasiswa KKM. Kami harap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan buku ini dengan sebaik-baiknya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam penyempurnaan buku ini.

Terima Kasih

Dr.dr. Ketut Suyasa,SpB,SpOT(K)Spine Dekan FK Unud

(9)
(10)

JANJI DOKTER MUDA

Saya DOKTER MUDA berjanji bahwa :

• Saya akan menghargai kesempatan yang diberikan kepada saya untuk menyelesaikan pendidikan saya di rumah sakit tempat saya dididik.

• Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara yang terhormat dan bersusila sesuai dengan martabat dan tradisi luhur pekerjaan dokter.

• Kesehatan penderita senantiasa akan saya utamakan.

• Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan sebagai DOKTER MUDA.

• Dalam menunaikan kewajiban saya terhadap penderita, saya tidak akan terpengaruh oleh pertimbangan kebangsaan, kesukuan, keagamaan, politik kepartaian atau kedudukan sosial.

• Saya akan menghargai penderita sebagai manusia- manuasia yang ikut menambah pengetahuan saya.

• Saya akan memperlakukan teman sejawat saya sebagaimana saya ingin diperlakukan.

• Semua tenaga para medik akan saya hormati sebagai karyawan yang bersama sama menunaikan tugas terhadap penderita.

• Saya akan memakai dan memelihara semua alat kedokteran dengan cara yang sebaik-baiknya.

• Saya akan ikrarkan janji ini dengan sungguh-sungguh dengan mempertaruhkan kehormatan saya.

(11)
(12)

TATA TERTIB KEPANITERAAN KLINIK MADYA DEPARTEMEN/KSM ILMU KESEHATAN MATA FK

UNUD / RS SANGLAH DENPASAR

1. KEWAJIBAN Kewajiban Umum

Bersikap dan berbuat sesuai dengan sumpah DOKTER MUDA yang sudah diucapkan

Kewajiban Khusus 1.1. Lama KKM : 4 minggu 1.2. Absensi :

a) Hari Kerja : absensi 2x (pagi dan siang)

• Datang, pukul 07.00 wita

• Pulang, pukul 13.00 wita

Tidak absen pada waktu yang ditentukan dianggap tidak masuk.

b) Absensi khusus saat jaga :

Jaga setiap 3 hari sekali, dengan sistem shift:

• Hari kerja pukul 14.00 – 21.00 atau 21.00– 06.00

• Hari libur pukul 08.00 – 20.00 atau 21.00– 08.00

• Ikut serta dalam morning report (dalam bahasa Inggris) dan laporan kasus,setiap hari jumat pukul 08.00 pagi di RSUP Sanglah Denpasar

1.3. Setiap DOKTER MUDA wajib mengenakan dan membawa:

• Jas kerja dan baju jaga beserta Name Tag, sepatu tertutup

• Senter

• Buku tulis untuk penulisan kasus (portfolio) 1.4. Sakit dan Izin

a) Berkewajiban memberitahukan secara tertulis kepada Kepala Departemen dan ditembuskan kepada Koordinator Pendidikan Jenjang Profesi semester VIII – X.

b) Mahasiswa yang sakit wajib menyerahkan bukti Surat keterangan dokter dan bagi yang mengajukanijin wajib menyerahkan surat pernyataan dari wali/orang tua.

1.5. Kewajiban mengikuti Ujian a) Ujian OSCE :

Dilakukan pada hari terakhir minggu ke-1 di RSUP Sanglah

b). Ujian Responsi (Mini CEX) :

(13)

Dilakukan pada minggu ke – 2&ke-3 di masing- masing tempat bertugas

c). Ujian akhir dilaksanakan pada minggu ke-4, disesuaikan dengan tempat terakhir mahasiswa bertugas.

Hanya DOKTER MUDA yang memenuhi syarat sbb yang diijinkan mengikuti ujian akhir/sumatif :

• Sudah melaksanakan ujian OSCE

• Sudah ujian response (Mini CEX)

• Absen ≤3 hari kerja.

• Nilai afektif ≥ 80

Pelaksanaan Ujian Sumatif (Ujian akhir):

a). Setiap penguji didampingi oleh seorang pendamping.

b). ’Buku Log DOKTER MUDA’ & buku portfolio diserahkan kepada pendamping ujian sebelum meminta pasien ujian.

c). Pukul 08.00 DOKTER MUDA meminta pasien/penderita untuk kasus ujian kepada dokter penguji.

d). Ujian dimulai pukul 10.00 – selesai.

e). Nilai Hasil ujian dapat diambil paling cepat 1 minggu setelah ujian dan paling lambat 1 bulan setelah ujian apabila tidak ada absen selama KKM.

f). Apabila tidak mengikuti KKM ≤3 hari, nilai baru boleh diambil setelah membayar hutang hari.

1.6. Pelaksanaan Ujian Ulangan

Untuk pelaksanaan ujian ulang, DM wajib membawa surat pengantar dari Kordik Smt VIII – X dan harus mengikuti orientasi selama 1 Minggu.

2. TUGAS DOKTER MUDA 2.1. Tugas Poliklinik

a).

Memeriksa pasien, membuat status singkat di buku tulis (portfolio), mendiagnosis dan mengusulkan pengobatan dibawah pengawasan dokter poliklinik

b).

Mencatat kasus yang telah diperiksa ke dalam buku tulis (portfolio) & buku Log dan meminta tanda tangan konsulen/ supervisor yang bertugas saat itu.

Keterlambatan meminta tanda tangan tidak akan dilayani dan dianggap tidak membuat status.

2.2. Tugas Jaga

a). Membuat status penderita baru meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, membuat diagnosis, usulan penatalaksanaan yang kemudian didiskusikan & ditandatangani oleh dokter asisten (PPDS

(14)

chief)/ supervisor yang bertugas

b). Mengikuti Dokter PPDS / Supervisor dalam follow up penderita di ruangan

c). DM Jaga diperbolehkan mengikuti kegiatan di kamar operasi dan membantu membuat laporan operasi bila ada tindakan emergency

d). DOKTER MUDA yang tugas jaga tidak boleh pulang saat bertugas

2.3 Responsi Kasus/Mini-CEX

a). DOKTER MUDA wajib melakukan responsi kasus.

b). Responsi dilakukan pada minggu Ke -1 &ke-2 di RS Sanglah atau RS Satelitsesuai tempat bertugas DOKTER MUDA.

c). Berdiskusi secara aktif dengan dokter poli, ruangan dan kamar operasi.

3. SANKSI

Sanksi diberikan dengan ketentuan:

a). Apabila tidak mengikuti KKM 1-3 hari diharuskan membayar dengan jumlah hari yang sama dan baru boleh ujian setelah membayar hutang hari.

b). Apabila tidak mengikuti KKM> 3 hari KKM dianggap batal.

c). Tidak mengikuti KKM dengan alasan yang tidak dapat diterima seperti bolos maka sanksi akan diputuskan oleh rapat Departemen seperti:

- Peringatan dari Kepala Departemen/SMF Ilmu Kesehatan Mata FK UNUD/RSUP Sanglah Denpasar.

- Schorsing atau pembatalan KKM

- Dilaporkan kepada Pimpinan Program Studi Pendidikan Dokter.

4. SIKLUS KKM LOKASI KKM : 1. RSUP Sanglah 2. RS Indera 3. RS Tabanan 4. RS Wangaya 5. RS Badung

6. RS Universitas Udayana*

* Disesuaikan dengan peraturan yang berlaku / ijin dari pejabat berwenang

KEGIATAN :

(15)

1. Minggu pertama : Hari Senin ada di RSUP Sanglah untuk menjalani pengayaan & penjelasan KKM Mata.

2. Menjalani KKM di RS Satelit sesuai dengan undian dari Senin – Jumat, sejak minggu I sampai minggu IV.

3. Setiap Jumat semua Dokter Muda mengikuti Morning Report dalam bahasa Inggris dengan melaporkan kegiatannya selama KKM di RS Sanglah dan RS Satelit, mengikuti presentasi laporan kasus (kasus dan presentasi sesuai arahan konsulen pembimbing), dan pemeriksaan Buku log mingguan.

4. Setiap Jumat selesai Morning Report DOKTER MUDA mengumpulkan cetakan power point laporan Morning Report ke sekretariat mata.

SIKLUS KKM DAN ROTASI DOKTER MUDA

DOKTER MUDA DATANG KE DEPARTEMEN/KSM MATA DITERIMA OLEH KEPALA DEPARTEMEN/KORDIK/WaKORDIK

PEMBEKALAN DEPARTEMEN

DOKTER MUDA dibagi dalam 3 kelompok (A, B, C), setiap minggu dirotasi.

RS Tabanan / RS Badung/ Univ Udayana

(C)

RS Indera / RS Wangaya RSUP Sanglah

(A)

5. LAIN LAIN :

Hubungan antara DOKTER MUDA dengan Paramedis

a. Status DOKTER MUDA tetap sebagai orang yang sedang menuntut ilmu. Jadi dalam hal ini ia bisa belajar juga dari tenaga para medis.

b. Dalam menunaikan tugas di ruangan dan poliklinik, dokter, paramedis dan mahasiswa merupakan satu tim, oleh karena itu kerja sama, saling pengertian dan saling harga menghargai sangat diperlukan.

c. Untuk koordinasi dan mempermudah pelaksanaan KKM ditunjuk salah seorang DOKTER MUDA sebagai Ketua Rombongan , dengan persetujuan anggota dan Kordik Profesi.Ketua rombongan bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan tugas dan keutuhan alat-alat, LCD, alat diagnostik

(16)

dan laboratorium di Departemen/SMF Ilmu Kesehatan Mata FK. UNUD/RSUP Sanglah Denpasar.

d. Buku log dan laporan kegiatan KKM harus dikumpulkan pada hari Jumat pagi, minggu ke- 4.

e. Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan dibahas dan diputuskan pada rapat staf Departemen /SMF Ilmu Kesehatan Mata FK UNUD/ RSUP Sanglah Denpasar.

(17)
(18)

DAFTAR ISI

DEPARTEMEN/KSM ILMU KESEHATAN MATA

KEPANITERAAN KLINIK MADYA ...v

SAMBUTAN ... vii

JANJI DOKTER MUDA ...ix

TATA TERTIB KEPANITERAAN KLINIK MADYAi DEPARTEMEN/SMF ILMU KESEHATAN MATA FK UNUD / RS SANGLAH DENPASAR ...xi

BAB 1 KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK MADYA (KKM) DOKTER MUDA ... 1

1.1. Diagnosis Klinik dan Managemen ... 1

1.2. Ketrampilan Klinik ... 4

1.3. Pengalaman Belajar Lapangan (Community teaching) dan Diskusi dengan Pembimbing ... 8

BAB 2 KEGIATAN DI RS JEJARING ... 10

2.1. Pemeriksaan Pasien ... 10

2.2. Observasi Operasi ... 10

2.3. Minicex/Ujian ... 10

BAB 3 PENILAIAN ... 12

3.1. Evaluasi Formatif ... 12

3.2. Evaluasi Afektif ... 13

3.3. Evaluasi kelengkapan buku log ... 13

3.4. EVALUASI SUMATIF / UJIAN AKHIR ... 14

3.5. REKAPITULASI NILAI NILAI AKHIR ... 14

3.6. UJIAN ULANGAN ... 16

BAB 4 CATATAN KHUSUS ... 16

BAB 5 PENUTUP ... 17

LAMPIRAN ... 18

(19)
(20)

ILMU KESEHATAN MATA

BAB 1

KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK MADYA (KKM)

DOKTER MUDA

1.1. Diagnosis Klinik dan Managemen

1.1.1. SUB DEPARTEMEN INFEKSI IMUNOLOGI

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1.1.2 SUB DEPARTEMEN REFRAKSI

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7 8

(21)

BUKU LOG DOKTER MUDA

1.1.3. SUB DEPARTEMEN GLAUKOMA

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7 8

1.1.4. SUB DEPARTEMEN KORNEA, LENSA DAN BEDAH REFRAKSI

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7 8

1.1.5 SUB DEPARTEMEN RETINA

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3

(22)

ILMU KESEHATAN MATA

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

4 5

1.1.6 DEPARTEMEN PEDIATRI OFTALMOLOGI

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5

1.1.7. SUB DEPARTEMEN STRABISMUS

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5

1.1.8. SUB DEPARTEMEN PLASTIK REKONSTRUKSI

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5

(23)

BUKU LOG DOKTER MUDA

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

6 7

1.1.9. SUB DEPARTEMEN TUMOR

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5

1.1.10. SUB DEPARTEMEN NEURO OFTALMOLOGI

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5

1.2. Ketrampilan Klinik

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4

(24)

ILMU KESEHATAN MATA

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

5 6 7 8 9 10

1.2.1 PEMERIKSAAN VISUS & REFRAKSI SUBJEKTI

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1.2.2 TONOMETRI SCHIOTZ

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4

(25)

BUKU LOG DOKTER MUDA

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

5 6 7 8 9 10

1.2.3.a PEMERIKSAAN SEGMEN ANTERIOR (SENTER+LUP)

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1.2.3.b PEMERIKSAAN SEGMEN ANTERIOR (SLITLAMP)

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5

(26)

ILMU KESEHATAN MATA

1.2.4

FUNDUSCOPI DIREK (OFTALMOSKOPI)

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5

1.2.5 PEMERIKSAAN KHUSUS

(Tes Lapang Pandang Konfrontasi (4A), Tes Sensibilitas kornea (4A), Flourescein test (3), test Buta warna Ishihara (4A), Laboratorium sederhana (Gram/Giemsa/KOH) (3)

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1.2.6. MENGELUARKAN BENDA ASING SIMPLE (kelopak, konjungtiva), EPILASI

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2

(27)

BUKU LOG DOKTER MUDA

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

3 4 5

1.2.7. OBSERVASI OPERASI MATA

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1.3. Pengalaman Belajar Lapangan (Community teaching) dan Diskusi dengan Pembimbing

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7

(28)

ILMU KESEHATAN MATA

No Tgl Nama/

Diagnosa Learning Situation

Core level

kompe-

tensi Nilai Paraf/

spv

Nama SPV (Supervisor/

Pembimbing Lokasi Pusat/

Jejaring Ya Tidak

8 9 10

(29)

BUKU LOG DOKTER MUDA

BAB 2

KEGIATAN DI RS JEJARING

2.1 Pemeriksaan Pasien

No Tgl Nama/

Diagno- sis

Learn- Situa-ing tion

Core Level

petensiKom- Nilai Paraf SPV

Nama SPV (Supervi- sor/Pem- bimbing)

Lokasi Pusat/

Jejar- Ya Tidak ing

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

2.2 Observasi Operasi

No Tgl Nama/

Diagno- sis

Learn- Situa-ing tion

Core Level

petensiKom- Nilai Paraf SPV

Nama SPV (Supervi- sor/Pem- bimbing)

Lokasi Pusat/

Jejar- Ya Tidak ing

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

2.3. Minicex/Ujian

Minicex/Ujian

1. Nilai : ...

2. Nama Dokter Penguji : ...

3. Tanda tangan : ...

(30)

ILMU KESEHATAN MATA

4. Lokasi Ujian : ...

1. Nilai : ...

2. Nama Dokter Penguji : ...

3. Tanda tangan : ...

4. Lokasi Ujian : ...

(31)

BUKU LOG DOKTER MUDA

BAB 3 PENILAIAN

3.1 Evaluasi Formatif

3.1.1 Nilai Ujian OSCE : ...

3.1.2 Nilai Responsi I : ...

3.1.3 Nilai Responsi II : ...

3.1.4 Nilai Laporan kasus : ...

Responsi / Mini Cex

No Tanggal Nama Pasien

Lokasi Pusat/

satelit Diagnosis Nilai Paraf

SPV Nama

SPV

1 2

Mini-CEX I

Nilai : ...

Nama Dokter Penguji : ...

Tanda tangan : ...

Lokasi Ujian : ...

Mini-CEX II

Nilai : ...

Nama Dokter Penguji : ...

Tanda tangan : ...

Lokasi Ujian : ...

Laporan Kasus

No Tanggal Nama Pasien

Lokasi Pusat/

satelit Diagnosis Nilai Paraf

SPV Nama

SPV

1 2

Nama Penguji : ...

Nilai Laporan Kasus : ...

(32)

ILMU KESEHATAN MATA

3.2 Evaluasi Afektif

No

Nilai Nama

Dokter

& paraf Tanggung

jawab disiplin kerja

sama kejujuran prakarsa sopan santun 1

2 3 4 5 Jumlah rata - rata

Kriteria penilaian:

1 = sangat kurang 2 = kurang

3 = cukup 4 = baik 5 = sangat baik

3.3 Evaluasi kelengkapan buku log Tanggal evaluasi :...

Tanggapan:

Lengkap : ( ) Tidak Lengkap : ( ) Kesimpulan :...

Keterangan:

a. Buku log lengkap, nilai A

b. Buku log belum lengkap, nilai B Tanda tangan Kordik

(dr...Sp.M)

(33)

BUKU LOG DOKTER MUDA

3.4EVALUASI SUMATIF / UJIAN AKHIR

UJIAN SUMATIF Sakit :... hari/ Dilaksanakan tanggal : ...

Ijin :... hari/

Alpha :... hari/

Kasus / Diagnosis : ...

Sudah/belum memenuhi syarat menempuh ujian

Nilai : ...

Koordinator Pendidikan Tanda tangan

KKM Penguji

(...) (...)

Pendamping

(...) 3.5 REKAPITULASI NILAI NILAI AKHIR

1. Nilai rata-rata diagnosis klinik dan manajemen (1.1) : 3x ... = ...(a)

2. Nilai rata-rata Ketrampilan klinik (1.2) : 2x ... = ...(b)

3. Nilai rata-rata Ujian Formatif (OSCE,Mini CEX, PBL, Responsi) :

3x ...= ...(c) 4. Nilai Ujian akhir Sumatif :

2x...=. ...(d)

Nilai akhir {(a + b + c + d) / 10 } : ...

(34)

ILMU KESEHATAN MATA

3.6 U J I A N U L A N G A N

Tanggal Ujian : ...

Penguji : ...

Nilai : ...

Koordinator Pendidikan KKM

(...)

(35)

BUKU LOG DOKTER MUDA

BAB 4

CATATAN KHUSUS

Catatan khusus ini diisi untuk kegiatan yang baik (misal membantu panitia seminar, pemenang lomba tulisan ilmiah, dll), maupun yang tidak baik (misal bolos waktu jaga, tidak masuk tanpa ijin, dll)

Tanggal Kegiatan Lokasi/RS

Pusat/ Satelit Nama SPV &

Paraf

(36)

ILMU KESEHATAN MATA

BAB 5 PENUTUP

Demikianlah Buku Log ini disusun untuk diisi dengan benar dan jujur. Buku log ini merupakan buku panduan selama menjalani KKM di Departemen I.K. Mata FK Unud/RSUP Sanglah Denpasar. Simpanlah Buku ini dengan baik dan digunakan sebagaimana semestinya. Ketidak lengkapan pengisian Buku Log, tidak diijinkan untuk ujian Sumative. Selamat bekerja.

Mengetahui

Ketua Departemen I.K.Mata

Unud/RSUP Sanglah Kordik KKM FK

(...) (...)

(37)

BUKU LOG DOKTER MUDA

LAMPIRAN

Learning Situation (LS)

Beberapa Learning situation yang dapat diterapkan untuk pencapaian kompetensi adalah:

1. Interactive Lectures (L)

Dapat diberikan dengan ceramah (L) Video Slide Teaching (LVS)

2. Learning in Small Groups (SGD) 3. Bedside teaching (BST)

Sesuai dengan kasus yang diminta dalam Standar Kompetensi Konsil Kedokteran Indonesia/KKI

4. Ambulatory Care Teaching (Am CT)

Hampir sama dengan bedside teaching hanya kasusnya tempatnya di poliklinik

5. In the Community (Comm T)

Pengalaman belajar lapangan dilakukan dengan kunjungan rumah yang bertujuan untuk melihat kondisi lingkungan- biofisiko-psikososial yang terkaitdengan kasus. Satu kasus untuk 1 DM selama stase di Departemen tersebut

Diagnosis klinik dan manajemen

Tingkat kemampuan yang diharapkan dijabarkan dalam level 1,2,3A, 3B, 4 yaitu:

1. Dapat mengenali dan menempatkan gambaran klinik penyakit.

Ketika membaca literature atau dalam korenpondensi, ia dapat menempatkan gambaran klinik pasien tersebut dan tahu bagaimana mencari informasi lebih lanjut

2. Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan tambahan yang diminta oleh dokter (missal pemeriksaan laboratorium sederhana atau x- ray). Dokter mampu merujuk pasien secepatnya ke spesialis yang relevan dan mampu menindak lanjuti sesudahnya.

3. 3A. Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan tambahan (misal pemeriksaan laboratorium sederhana atau x-ray). Dokter dapat memutuskan dan memberi terapi pendahuluan, serta merujuk ke spesialis yang relevan (bukan kasus gawat darurat)

3B. Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tambahan (misal pemeriksaan laboratorium sederhana atau x-ray). Dokter dapat memutuskan dan memberi terapi pendahuluan serta merujuk ke specialis yang relevan (kasus gawat darurat) 4. Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan

fisik dan pemeriksaan tambahan (misal pemeriksaan laboratorium sederhana atau x-ray) Dokter dapat memutuskan

(38)

ILMU KESEHATAN MATA

dan dapat menangani problem ini sendiri

Dalam perencanaan tentukan kasus apa saja yang harus dikuasai (core) dan yang bukan core, serta ditentukan minimal berapa kasus.

Ketrampilan Klinik

Untuk pencapaian kompetensi ketrampilan klinik perlu dijabarkan dalam level of competency menurut Miller (1, 2, 3, 4) yaitu:

Miller competency merangkumnya menjadi beberapa level/

tingkat:

1. Mengetahui dan Menjelaskan

Lulusan dokter meliputi pengetahuan teoretis mengenai keterampilan ini (baik konsep, teori, prinsip maupun indikasi, cara melakukan, komplikasi, dan sebagainya)

2. Pernah melihat atau pernah mendemontrasikan Lulusan dokter harus memiliki pengetahuan dasar teoritis mengenai keterampilan (baik konsep, teori, prinsip maupun indikasi, cara melakukan, komplikasi, dan sebagainya) dan pernah melihat demontrasinya.

3. Pernah melakukan atau pernah menerapkan di bawah supervisi

Lulusan dokter harus memiliki pengetahuan teoritis mengenai keterampilan (baik konsep, teori, prinsip maupun indikasi, cara melakukan, komplikasi, dan sebagainya) dan pernah menerapkan ketrampilan ini beberapa kali di bawah supervisi.

4. Mampu melakukan secara mandiri

Lulusan dokter harus memiliki pengetahuan teoritis mengenai keterampilan ini (baik konsep, teori, prinsip maupun indikasi, cara melakukan, komplikasi, dan sebagainya) dan meiliki pengalaman untuk menggunakan dan menerapkan ketrampilan ini secar mandiri.

Dalam perencanaannya mohon ditentukan core skill yang harus dikuasai (level 3,4) oleh DOKTER MUDA dan ditentukan frekuensi minimal penanganan pasien.Job shadowing, untuk skill yang harus diketahui tetapi tidak boleh dikerjakan oleh DOKTER MUDA (level 1,2).

Keterampilan klinik dapat berupa:

1. Keterampilan anamnesa (history taking) 2. Keterampilan pemeriksaan fisik

3. Keterampilan tindakan medis (Ekstraksi corpus alienum, flouresein test, tonometri Schiot, dll)

4. Keterampilan inter pretasi hasil lab, rontgen, USG Mata, dll.

(39)

BUKU LOG DOKTER MUDA

Ujian

Ujian Formatif

• Laporan Kasus (Tinjauan pustaka dari penyakit sesuai kasus yang diberikan dan laporan kasusnya). Satu kali selama stase di Departemen, pada hari Sabtu.

• OSCE pada minggu ke-1.

• Mini CEX pada minggu ke-1 & ke-2 Ujian Sumatif

• Untuk objektivitas ujian, harus dibuat ceklist materi yang diujikan dan skor penilaiannya

• Ujian pada minggu ke-3

Penilaian Afektif Lingkup yang dinilai:

1. Tanggungjawab 2. Disiplin

3. Kerjasama 4. Kejujuran 5. Prakarsa

6. Sopan santun dan kerapian

Penilaian afektif harus bersifat objektif, caranya dengan menggunakan ceklist (penilaian)

Penilaian Afektif diberikan oleh supervisor yang bertugas

& PPDS pembimbing

Nilai afektif memegang peranan penting untuk pertimbangan kelulusan

Skor dan Rentang Penilaian

Pada masa KKM ini, penilaian terutama ditujukan pada sikap (afektif), psikomotor (ketrampilan) dan kognitif.

a. Arti dari nilai yang diberikan : Rentang Nilai

Angka Huruf

Mutu Angka

Mutu Gabungan

Kemampuan

≥ 80 – 100 A 4,0 Istimewa

≥ 71 – 79 B+ 3,5 Sangat Baik

≥ 65 – 70 B 3,0 Baik

≥ 60 – 64 C+ 2,5 Cukup Baik

(40)

ILMU KESEHATAN MATA

≥ 55 – 59 C 2,0 Cukup

≥ 50 – 54 D+ 1,5 Kurang Cukup

≥ 40 – 49 D 1,0 Kurang

0 – 39 E 0 Sangat Kurang

b. Dalam perhitungan nilai rata-rata, semua nilai (Afektif, Kognitif, Psikomotor) ikut diperhitungkan.

Batas Nilai Lulus : B

(41)

BUKU LOG DOKTER MUDA

STANDAR KOMPETENSI DOKTER INDONESIA

(42)

ILMU KESEHATAN MATA

KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA Indonesia Medical Council

Jakarta 2012

DEPARTEMEN I DAFTAR MASALAH KESEHATAN

INDIVIDU & MAS- YARAKAT Sistem Indra

1 Mata Merah 10 Penglihatan Silau

2 Mata Gatal 11 Gangguan Lapang Pandang

3 Mata Berair 12 Buta

4 Mata Kering 13 Bintit Di Kelopak Mata

5 Mata Nyeri 14 Kelilipan (Benda Asing Di Mata

6 Mata lelah 15 Masalah Akibat Penggunaan Lensa Kontak

7 Kotoran Mata 16 Mata Juling

8 Penglihatan kabur 17 Mata Terlihat Seperti mata Kucing/ Orang-Orangan Mata Terlihat Putih

9 Penglihatan Ganda

(43)

BUKU LOG DOKTER MUDA

SISTEM INDRA

No Daftar Penyakit Tingkat

Kemampuan MATA

Konjunctiva

1 Benda Asing Di konjungtiva 4 A

2 Konjungtivitis 4 A

3 Pterigium 3 A

4 Pendarahan Sub Konjungtiva 4 A

5 Mata kering 4 A

Kelopak Mata

6 Blefaritis 4 A

7 Hordeolum 4 A

8 Chalazion 3 A

9 Laserasi Kelopak Mata 3 B

10 Entropion 2

11 Trikiasis 4 A

12 Lagoftalmus 2

13 Epikantus 2

14 Ptosis 2

15 Retraksi Kelopak Mata 2

16 Xhantelasma 2

Aparatus Lakrimalis

17 Dakrioadenitis 3 A

18 Dakriosistitis 3 A

19 Dakriostenosis 2

20 Laserasi Duktus Lakrimal 2

Seklera

21 Skleritis 3 A

22 Episkleritis 4 A

Kornea

23 Erosi 2

23 Benda Asing Di Kornea 2

Luka Bakar Kornea 2

Keratitis 3 A

(44)

ILMU KESEHATAN MATA

Kerato-Konjungtivitis Sicca 2

Edema Kornea 2

Keratokonus 2

Xerophtalmia 3 A

Bola Mata

31 Endoftalmitis 2

32 Mikroftalmos 2

Anterior Chamber

33 Hifema 3 A

34 Hipopion 3 A

Cairan Vitreous

35 Pendarahan Vitreus 1

Iris dan Badan Silier

36 Iridosisklitis, Iritis 3 A

37 Tumor Iris 2

Lensa

38 Katarak 2

39 Afakia Kongenital 2

40 Dislokasi lensa 2

Akomodasi dan Refaksi

41 Hipermetropia Ringan 4 A

42 Miopia Ringan 4 A

43 Astigmatism Ringan 4 A

44 Presbiopia 4 A

45 Anisometropia Pada Dewasa 3 A

46 Anisometropia Pada Anak 2

47 Ambliopia 2

48 Diplopia Binokuler 2

49 Buta Senja 4 A

50 Skotoma 2

51 Hemianopia, Bitemporal, and Homonymous 2

52 Gangguan Lapang Pandang 2

Retina

53 Ablasio Retina 2

54 Pendarahan Retina 2

55 Degenerasi Makula Karena Usia 2

(45)

BUKU LOG DOKTER MUDA

56 Retinopati(Diabetic, Hipertensi, Prematur 2

57 Korioretinitis 1

Diskus Optik dan Saraf Mata

58 Optic Disc Cupping 2

59 Edema Papil 2

60 Atrofi Optic 2

61 Neuropati Optic 2

62 Neuritis Optic 2

Glaukoma

63 Glaukoma Akut 3 B

64 Glaukoma lainya 3 A

SISTEM INDRA

No Keterampilan Tingkat

Kemampuan PEMERIKSAAN FISIK DIAGNOSTIK

Indra Penglihatan Penglihatan

1 Penilaian Penglihatan Bayi, Anak, dan dewa-

sa 4 A

Refraksi

2 Penilaian refraksi, Subjektif 4 A

3 Penilaian Refraksi, Objektif 2

Lapang pandang

4 Lapangan Pandang, Donder Confrontation

test 4 A

5 Lapang Pandang, Amsler Panes 4 A

Penilaian External

6 Inspeksi Kelopak Mata 4 A

7 Inspeksi Kelopak Mata Dengan Eversi kelopak

Atas 4 A

8 Inspeksi Bulu Mata 4 A

9 Inspeksi Konjungtiva, Termasuk Forniks 4 A

10 Nspeksi seklera 4 A

11 Inspeksi orifisium Duktus Lakrimalis 4 A

12 Palpasi Limfonodus pre-Aurikular 4 A

Posisi Mata

(46)

ILMU KESEHATAN MATA

13 Penlaian Posisi dengan Corneal Reflex Images 4 A 14 Penilaian Posisi dengan Cover Uncover Test 4 A

15 Pemeriksaan Gerakan Bola Mata 4 A

16 Penilaian Penglihatan Binokular 4 A

Pupil

17 Inspeksi Pupil 4 A

18 Penilaian Pupil Dengan Reaksi Langsung Terha-

dap Cahaya dan Konvergensi 4 A

Media

19 Inspeksi Media Refraksi Dengan 4 A

20 Inspeksi Kornea 4 A

21 Inspeksi kornea Dengan Fluoresensi 3

22 Tes Sensitivitas Kornea 4 A

23 Inspeksi Bilik Mata Depan 4 A

24 Inspeksi Iris 4 A

25 Inspeksi Lensa 4 A

26 Pemeriksaan Dengan Slit-Lamp 3

Fundus

27 Fundoscopy untuk Melihat Fundus Reflex 4 A 28 Fundoscopy untuk Melihat Pembuluh Darah,

Papil, Makula 4 A

Tekanan Intraokular

29 Tekanan Intraokular, estimasi Dengan Palpasi 1 30 Tekanan Intraokular, pengukuran Dengan Apla-

nasi Tonometer atau Non-Contact-Tonometer 1 Pemeriksaan Oftamologi Lainya

31 Penentuan refraksi setelah Sikloplegia(Skiasco-

py) 1

32 Pemeriksaan lensa Kontak Fundus, Misalnya

Gonioscopy 1

33 Pengukuran Produksi Air Mata 2

34 Pengukuran Exoftalmos (Hertel) 2

35 Pembiasan Melalui Saluran Lakrimalis (Anel) 2

36 Pemeriksaan Orthoptic 2

37 Perimetri 2

38 Pemeriksaan Lensa Kontak dengan Komplikasi 3 39 Test Penglihatan Warna (Dengan Buku Ishihara

12 Plate) 4 A

(47)

BUKU LOG DOKTER MUDA

40 Elektroretinografi 1

41 Electro-Oculography 1

42 Visual Evoked Potential(VEP/VER) 1

43 Fluorescein Angiography(FAG) 1

44 Echographic Examination: Ultrasonogra-

phy(USG) 1

(48)

ILMU KESEHATAN MATA

ABSENSI JAGA DOKTER MUDA DEPARTEMEN/SMF ILMU KESEHATAN

MATA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA/RSUP

SANGLAH

NAMA DOKTER MUDA : NIM : PERIODE :

NO TANGGAL SHIFT TANDA TANGAN DM

JAGA

TANDA TANGAN CHIEF JAGA

TANDA TANGAN DPJP

MATA JAGA

Referensi

Dokumen terkait

agar sukses i #eruk pasar ini bukan e'isiensi prouksi alam jumlah besar   , namun kun#i suksesnya aalah memprouksi alam batch ke#il perekat engan jenis yang

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat peneliti simpulkan bahwa hasil belajar teknik dasar menggiring bola dengan kaki bagian dalam dapat meningkat

Peleburan dengan tungku ini dapat menghasilkan logam cair dengan komposisi kimia yang lebih konsisten dengan kadar impuritas yang lebih rendah karena bahan baku yang dilebur

Mahasiswa calon guru sudah bisa membuat penilaian sumatif, namun untuk penilaian formatif belum dapat dilakukan karena pada saat mahasiswa calon guru praktik

Kesimpulan kedua remaja partisipan belum maksimal menjaga dan merawat kesehatan reproduksinya, kedua remaja partisipan mengetahui mengenai dampak kehamilan remaja, bahaya

Bank BNI syari’ah cabang Palangka Raya harus bekerja ekstra keras dalam menghadapi persaingan yang sangat ketat dengan produk-produk perbankan konvensional dan syariah

TBIG memiliki indikator Stoc osc dan RSI mengindikasikan pola Uptrend, TBIG belum berhasil menembus Resistance di level harga 6000 sehingga terbuka peluang untuk menguji

Tahap selanjutnya, dari variabel kontrol yang dipilih, yaitu luas permukaan reservoir atas dibangun persamaan kontrol yang ingin digunakan untuk mengoptimalkan