LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Multimedia
Multimedia adalah penggunaan computer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, dan video dengan alat bantu (tool) dan berkomunikasi. Multimedia juga diadopsi oleh dunia game.
Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai sarana media pengajaran, baik adalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam system e-learning.
(http ://id.wikipedia.org/wiki/Multimedia.)
2.2 Pengertian Sejarah
Sejarah, dalam bahasa Indonesia dapat berarti riwayat kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal usul keturunan (terutama untuk raja-raja yang memerintah).
Umumnya sejarah dikenal sebagai informasi mengenai kejadian yang sudah lampau. Sebagai cabang ilmu pengetahuan, mempelajari sejarah berarti mempelajari dan menerjemahkan informasi dari catatan-catatan yang dibuat oleh orang perorang, keluarga, dan komunitas. Pengetahuan akan sejarah melingkupi: pengetahuan akan kejadian-kejadian yang sudah lampau serta pengetahuan akan cara berpikir secara historis. (http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah)
2.3 Pengertian Kebudayaan
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu budhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris
mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya)
2.4 Pengertian Islam
Islam (bahasa Arab, al-islām, الإسلام "berserah diri kepada Tuhan") adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Agama ini termasuk agama samawi (agama-agama yang dipercaya oleh para pengikutnya diturunkan dari langit) dan termasuk dalam golongan agama Ibrahm. Dengan lebih dari satu
seperempat milyar orang pengikut di seluruh dunia , menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia. Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim, adapun lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-firman-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Nabi Muhammad SAW. adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah. (http://id.wikipedia.org/wiki/Islam)
2.5 Pengertian Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.
2.6 Pengenalan Multimedia
Pada perkembangan dunia komputer, multimedia pertama kali diaplikasikan pada computer yang diproduksi oleh Apple Macintosh, sebuah perusahaan computer yang cukup terkenal. Seiring perjalanan waktu teknologi ini kemudian diadopsi dan dikembangkan oleh Microsoft.
Dari segi bahasa multimedia tersusun atas 2 buah kata, yaitu multi dan media. Multi berarti lebih dari satu, banyak atau beraneka ragam; sedangkan media adalah wadah atau tempat atau sarana yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan tertentu. Sehingga penjabaran umum multimedia adalah penggunaan computer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, dan video dengan alat bantu (tool) untuk berkomunikasi.
Pengertian Interaktif adalah aplikasi multimedia yang menuntut respon dari penggunanya hingga mereka terlibat secara langsung dalam proses berlangsungya aplikasi. Elemen-elemen multimedia meliputi teks, gambar, suara, animasi, dan sebagainya. Didalam aplikasi, keseluruhan elemen tersebut disatukan hingga membentuk satu kesatuan aplikasi yang harmonis.
2.61. Teks
Teks adalah elemen paling dasar dari seluruh program pengolah kata juga aplikasi multimedia. Teks digunakan untuk menjabarkan atau menyampaikan informasi tertentu. Teks tersusun dari beberapa symbol, abjad besar dan kecil, serta angka.
2.6.2. Gambar
Merupakan sarana sekaligus elemen multimedia yang berguna untuk mengungkapkan suatu informasi secara visual
2.6.3. Suara
Suara adalah elemen paling unik yang tersedia diantara keseluruhan elemen multimedia. Elemen ini menyempurnakan aplikasi multimedia dengan kemampuan audionya. Bila elemen lain memberikan informasi kepada pengguna dengan menggunakan indra penglihatan maka elemen suara akan memberikan informasi dan memanjakkan pengguna dengan menggunakan indra pendengaran.
2.6.4. Animasi
Animasi adalah urutan gambar atau image yang ditampilkan secara berurutan sehingga akan menimbulkan kesan gambar tersebut bergerak, kesan bergerak ini didapat akibat adanya peralihan dari satu gambar ke gambar lainnya dalam satu satuan waktu yang disebut frame per second (fps) dalam pengertian ada beberapa jumlah frame yang berupa gambar atau image untuk satu detik animasi. Dalam arti lain animasi adalah persepsi yang terjadi akibat perpindahan
frame dalam satu waktu
Konsep Dasar Animasi : 1. Animasi Tradisional
Animasi sudah bukan merupakan barang baru, ketika dahulu animasi yang menggunakan computer belum ditemukan, para animator (pembuat animasi) mengerjakan rangkaian gambar teranimasi yang masih dalam system pengerjaan tradisional, yaitu dengan menggabungkan satu persatu tiap-tiap gambar buatan tangan, padahal dalam satu buah rangkaian animasi terdiri dari banyak gambar-gambar yang berbeda, sehingga dibutuhkan waktu yang lama dalam pembuatannya.
2. Animasi computer
Para pembuat animasi sekarang lebih memilih computer sebagai sarananya, karena dengan menggunakan computer pengerjaan sebuah animasi dapat dilakukan lebih cepat dan bagus dibandingkan dengan cara tradisional. Dalam pembuatan animasi computer ada teknik yang membuat animasi lebih cepat dibuat, antara lain teknik keyframe, yaitu hanya dengan cara membuat
frame awal dan akhirnya saja, selanjutnya computer dalam hal ini aplikasi
program (software) yang akan membuat frame-frame diantaranya, sehingga tercipta animasi yang lebih luas.
Teknik pembuatan animasi pada flash :
1. Animasi Frame, yaitu animasi yang dibuat dengan mengubah objek pada sebuah frame
2. Animasi Bentuk, yaitu animasi yang dibuat dengan mengubah bentuk suatu objek
3. Animasi Gerak, yaitu animasi yang dibuat dengan memindahkan posisi suatu objek.
2.7 Pengertian Frame dan Frame Rate Per Secaond (fps)
Frame adalah suatu bagian kecil dari animasi yang menampung gambar objek atau image yang dibuat yang dapat disunting atau diedit tiap gambarnya. Dapat juga diilustrasikan sebagai potongan-potongan klise film dalam kamera. Sedangkan frame rate per second atau lebih dikenal dengan fps adalah kecepatan fram film atau animasi perdetiknya. Fps menentukkan kecepatan sebuah film atau animasi bergerak, bila nilai fps-nya kecil maka akan terlihat seperti bergerak pelan atau tersendat-sendat, dan sebaliknya jkia nilai fps-nya terlalu besar, maka detail animasi akan terlihat kabur. Kecepatan frame sebesar 12 fps biasanya memberikan hasil terbaik dalam web, quick time dan fil film avi.
Umunya memiliki kecepata frame sebesar 12 fps, sedangkan kecepatan film sebesar 14 fps.
2.8 Pengenalan Macromedia Flash 8
Macromedia Flash 8 atau dapat disingkat Flash 8 adalah aplikasi perangkat lunak buatan Macromedia yang dikhususkan untuk menciptakan animasi dan atau dynamic content home page (isi halaman web yang dinamis). Dan merupakan Software yang dipakai oleh para professional web karena kemampuannya mengagumkan dalam menampilkan multimedia, gabungan antara grafik animasi, suara, serta interaktivitas bagi pengguna internet.
Macromedia flash selain sebagai aplikasi pembuatan animasi yang berdiri sendiri (stand-alone animation) juga digunakan sebagai aplikasi pembuatan animasi berbasis web yang membuat hasil web menjadi interaktif
2.8.1Pengaktifan Macromedia Flash 8
Untuk mengaktifkan Macromedia Flash 8 ada beberapa cara salah satunya dengan menggunakan tombol Start. Seperti contoh penulis
Gambar 2.1. Memulai Macromedia Flash 8
Yaitu dengan cara, klik menu Start lalu arahkan ke menu My Programs, Macromedia Flash 8 dan klik seperti gambar 2.1
2.8.2 Pengenalan Lingkungan Macromedia Flash 8
Apabila program Macromedia Flash 8 telah diaktifkan maka jendela utama akan muncul. Jendela utama ini terdiri dari komponen-komponen yang dapat dijelaskan sebagai berikut :
Toobox Menubar Timeline Stage Properties Library
2.8.3 Menu Bar
Menu Bar berisi perintah-perintah umum yang sering digunakan untuk
Mengoperasikan Macromedia Flash 8. untuk mengakses Menu Bar ini, pemakai dapat mengklik langsung pada item Menu Bar yang bersangkutan. Misalnya untuk mengaktifkan menu File, pemakai dapat mengklik pada bagian kata File.
Gambar 2.3 Menu Bar
Selain itu dapat pula mengaktifkan menu ini dengan cara menekan tombol Alt pada keyboard ditambah dengan huruf yang digaris bawahi pada menu ini. Misalnya untuk mengaktifkan menu File, pengguna dapat menekan tombol Alt ditambah huruf F.
2.8.4 Tombol cepat (Tool Bar)
Tombol cepat ini digunakan sebagai alternative untuk menjalankan perintah langsung selain menu bar. Dengan menekan tombol cepat maka pemakai dapat menjalankan perintah langsung dengan mengklik symbol-simbol dari tombol tersebut. Symbol-simbol dari tombol cepat tersebut melambangkan suatu proses yang akan dijalankan.
Gambar 2.4 Tool Bar
2.8.5 Toolbox
Toolbox merupakan perangkat utama untuk menggambar dalam Flash Toolbox terbagi dalam 4 bagian, yaitu : Tool, View, Color, dan Option. Tool
terdapat perangkat untuk memilih objek yang nantinya akan dimodifikasi. View menyediakan perangkat Hand yang digunakan untuk memindahkan stage dan perangkat Zoom yang digunakan untuk memperbesar dan memperkecil gambar. Colors menyediakan perangkat untuk mewarnai dan mengubah bentuk garis, mewarnai isi objek dan teks. Bagian akhir toolbox yaitu Option memperlihatkan setting-setting opsional untuk tool yang sedang aktif. Jika Toolbox tidak terlihat di layer, anda bisa menampilkan dengan menggunakan menu Window > Tools.
Gambar 2.5. ToolBox 2.8. 6. Kanvas (Stage)
Kanvas digunakan sebagai objek pembuatan animasi. Semua ide dasar pembentukan animasi maupun dynamic content web dibuat pada bagian ini. Untuk tahap selanjutnya ukuran kanvas dapat dirubah-rubah sesuai dengan keperluan pemakai.
Gambar 2.6. Kavas (Stage)
2.8. 7 Batas Waktu (Timeline)
Timeline digunakan sebagai pengatur waktu dan pembentukan
frame-frame animasi. Timeline terdiri atas tiga bagian utama yaitu scene, layer, dan
frame. Timeline merupakan komponen yang bertugas membuat pergerakan dari
tiap item animasi, menggandakan animasi, membuat lapisan (layering), maupun pengaturan waktu animasi.
Jika animasi diumpamakan sebuah buku yang dibuku lembar per lembar, maka timeline adalah buku tersebut, scene adalah bab-bab dalam suatu buku, layer adalah halaman buku, dan frame adalah kecepatan tayangan anda dalam membuka lembaran-lembaran buku tersebut. Komponen ini bersama dengan toolbox dan stage berperan penting dalam pembuatan animasi yang dibuat.
2.8.8 Jendela Library
Library digunakan sebagai pustaka atau kumpulan objek gambar, animasi, maupun suara siap pakai. Pemakai dapat mengambil objek yang siap pakai ini atau menyimpan hasil animasi yang dibuat kedalam Library ini sebagai pustaka. Pada pemakaian tingkat lanjut, library sangat membantu terutama dalam membuat item animasi yang berulang.
2.8.9 Jendela Color
Color digunakan sebagai komponen pembentukan warna objek. Warna yang dimaksud didalamnya adalah warna solid, maupun gradasi (gradient) yang dapat ditanam pada objek gambar.
Gambar 2.9 Jendela Colors
2.8.10. Symbol dan Instance
Symbol merupakan suatu elemen yang dapat digunakan berulang kali dalam satu movie. Symbol dapat berupa grafik atau gambar, movie clip, suara, tombol dan teks. Symbol baru yang dibuat atau diimpor akan disimpan secara otomatis di dalam suatu library. Symbol yang digunakan dan ditempatkan di dalam stage disebut Instance
Menggunakan symbol dalam movie akan banyak menghemat ukuran file. Menyimpan beberapa instance sebuah symbol membutuhkan lebih sedikit ruang penyimpanan daripada menyimpan banyak elemen secara lengkap untuk setiap kali kemunculannya. Hal ini dimungkinkan karena flash hanya menyimpan symbol satu kali dalam file. Symbol juga mempercepat proses dijalankannya
sebuah movie, karena sebuah symbol hanya di download satu kali dalam suatu browser, karena itulah alangkah baiknya jika symbol digunakan untuk setiap elemen yang tampil lebih dari satu kali dalam sebuah movie.
Gambar 2.10 Symbol
2.8.11 Movie Explorer
Movie Explorer adalah fitur yang digunakan sebagai jendela pengatur animasi. Pemakai dapat melakkan kustomisasi seperti mengubah nama elemen animasi atau menambahkan fitur pemrograman pada elemen animasi melalui Movie Explorer. Pada keaadan standar Macromedia Flash 8 tidak menampilkan fitur ini. Pemakai dapat mengaktifkan melalui menu Window > Movie Explorer.
2.8.12. Komponen-Komponen Lainnya
Selain komponen-komponen yang sudah disebutkan diatas, terdapat pula komponen-komponen pembantu lainnya. Pada dasarnya komponen-komponen ini akan terdapat buka jendela (window) apabila pemakai sudah mengaktifkannya komponen-komponen yang dimaksud adalah :
· Panel buka tutup (dockable)
Panel buka tutup grup pertama yang terdiri dari carakter, paragraph dan Text caption, panel ini digunakan untuk mengkustomisasi elemen animasi berupa huruf/ kata atau kalimat yang diletakkan pada kanvas.
· Penel Buka Tutup Kedua, terdiri dari jendela align, info, transform, action..
Gambar 2.12. Panel buka tutup kedua
2.9. Sintaks Dasar dalam ActionScript dalam Macromedia Flash 8
. Tanda baca ActionScript
Seperti dalam bahasa, tulisan memiliki tanda baca untuk mengakhiri kalimat, atau mengkelompokkan berbagai kalimat menjadi satu paragraph. Flash juga memiliki tanda baca seperti itu.
Curly braces atau kurung kurawal ({ }) digunakan untuk melakukan pengelompokan, sedangkan semicolon atau titik koma (;) digunakan untuk mengakhiri suatu statement.
On (relase){
StopAllSounds(); Play(); }
Dalam script diatas, kedua method Stop All sounds dan play akan dieksekusi saat tombol mouse dilepaskan karena berada dalam satu kelompok.
Semicolon berfungsi seperti tanda akhir kalimat yang setelah kalimat pertama berakhir kemudian beralih kekalimat berikutnya. Di dalam ActionScript, setiap statement di eksekusi dari atas kebawah secara berurutan. Dalam contoh diatas, setelah metode stopAllSound selesai baru kemudian play.
Comment adalah keterangan yang ditambahkan dalam script untuk menjelaskan apa arti kode tersebut. Coment dapat membantu memahami script apabila anda hendak me-review kembali ke kode tersebut untuk perbaikan.
Comment ditandai dengan double slash(//) On (release)
// matikan semua suara stopAllSounds(); // mainkan Play(); }
Action panel
Anda dapat membuat Action script di dalam Action Panel. Kelebihan Action Panel adalah dapat mengotomatisasi sebagai dari proses penulisan script, misalnya menghasilkan curly braces dan semicolon secara otomatis.
Di dalam Flash, nama Action Panel muncul sebagai Frame Action Panel bila script diaplikasikan keframe atau object Action Panel bila script diaplikasikan ke object
Untuk membuka Action Panel, lakukan salah satu cara berikut ini : · Dari menu bar pilih window à Action
· Seleksi objek atau frame, kemudian klik gambar panah di launcher bar yang berada di bagian kanan bawah stage
.
Gambar 2.13. Action Panel Kategori Action Script
Dalam normal mode, Action dibagi ke dalam berbagai kategori yaitu : · Basic Action
Kategori ini menampung action sederhana yang sering sekali digunakan untuk movie flash. Misalnya untuk navigasi dan prilaku tombol.
· Action
Kategori ini meliputi Basic Action ditambah dengan banyak action lain yang lebih komplek.
· Operators
Kategori ini berisi symbol yang digunakan mislanya untuk operasi logika dan matematika, seperti tambahan, kurang, kali, dan lain-lain
· Properties
Kategori ini berisi property objek yang dapat dimodifikasi. Sebagian besar property ini digunakan untuk objek movie clip.
· Objects
Flash memiliki kelas objek yang sudah di definisikan (prede fined class). Kelas kelas ini berbeda dalam kategori object di Action Script.
2.10. Struktur Navigasi
Struktur navigasi adalah alur dari suatu program. Menentukan struktur navigasi merupakan hal yang sebaiknya dilakukan sebelum membuat suatu aplikasi multimedia. Ada 4 macam bentuk dasar dari struktur navigasi yang biasa digunakan dalam proses pembuatan aplikasi multimedia, yaitu :
1. Linear
Pemakai menulusuri program secara berurutan
Gambar 2.14. Diagaram Linear 2. Non linear
Pemakai bebas menelusuri program tanpa dibatasi suatu rute.
3. Hierarki
Pemakai menelusuri program melalalui titik percabangan
Gambar 2.16. Diagram Hierarki
4. Campuran
Pemakai bebas menelusuri program tapi pada bagian tertentu penulusuran dibatasi secara linear atau hierarki
Gambar 2.17. Diagram Campuran
2.13 Audio Recorder for Free
Audio Recorder For Free adalah sebuah software untuk memasukkan suara manusia ke dalam komputer melalui microphone dengan tujuan pemakai tidak perlu membaca isi materi, tetapi cukup mendengarkan saja. Hasil keluaran suara dari software Audio Recorder for Free ini berformat Mp3.
Untuk mendapatkan software tersebut penulis mendownload dari situs internet www.download.com
Type/format suara yang akan dihaslilkan letak output direktori
Merekam Pause Stop Pengaturan Delete Gambar 2.18
2.14 Story board
Story board adalah rancangan umum suatu aplikasi yang disusun secara berurutan layer demi layer serta dilengkapi dengan penjelasan dan spesifikasi dari setiap gambar, layer, dan teks. Ini harus tetap mengikuti rancangan peta navigasi.
Story board digunakan untuk merancang antarmuka. Antarmuka atau interface merupakan bagian dari program yang berhubungan atau berinteraksi langsung dengan pemakai (user). Antarmuka atau interface adalah segala sesuatu yang muncul pada layer monitor pemakai (user) yang bertujuan agar program yang dihasilkan tidak terlihat rumit (harus sederhana dan tidak membingungkan), mudah digunakan dan menarik. Hal ini harus dipikirkan oleh perancang program karena setiap interaksi pemakai (user) dengan aplikasi harus melalui suatu antarmuka. Story board merupakan rancangan kasar dari suatu tampilan layer atau merupakan gambaran umum saja.