• Tidak ada hasil yang ditemukan

VISI, MISI DAN BUDAYA ORGANISASI. Mohd. Harisudin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "VISI, MISI DAN BUDAYA ORGANISASI. Mohd. Harisudin"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

VISI , MISI DAN

BUDAYA ORGANISASI

(2)

PENDAHULUAN

Penting bagi manajer dan eksekutif dalam suatu

organisasi untuk menyepakati visi dasar yang ingin

diwujudkan oleh perusahaan dalam jangka

panjang.

Pernyataan visi adalah jawaban dari pertanyaan

“Ingin menjadi seperti apakah kita?"

Visi yang jelas memberikan dasar untuk

mengembangkan pernyataan misi yang

komprehensif.

Pernyataan visi harus singkat, sebaiknya satu

kalimat.

(3)

Saat ini pemikiran tentang misi sebagian besar

didasarkan pada pedoman yang ditetapkan di

pertengahan 1970-an oleh Peter F Drucker, yang

sering disebut "bapak manajemen modern“. Drucker

mengatakan bahwa pernyataan misi merupakan

jawaban dari pertanyaan

"Apakah bisnis kita?"

sama dengan mengajukan pertanyaan

"Apakah misi

kita?" atau “apa yang kita kerjakan”

Misi membedakan suatu organisasi dari perusahaan

sejenis lainnya. Pernyataan misi mengungkapkan 1)

alasan adanya sebuah organisasi dan

2)

ingin

menjadi apa 3) dalam melayani siapa

.

(4)

Visi - Misi

 Dapat dikatakan bahwa laba adalah motivator utama suatu perusahaan. Akan tetapi laba saja tidak cukup untuk memotivasi orang, bahkan laba dianggap negatif oleh beberapa karyawan di perusahaan. Karyawan dapat melihat laba sebagai sesuatu yang mereka peroleh dan manajemen kemudian menggunakan dan memberikannya kepada pemegang saham.

 Meskipun persepsi ini tidak diinginkan dan mengganggu manajemen, itu jelas menunjukkan bahwa baik laba maupun visi diperlukan untuk memotivasi tenaga kerja secara efektif.

 Ketika karyawan dan manajer bersama-sama membentuk visi dan misi bagi sebuah perusahaan, maka dokumen yang dihasilkan dapat mencerminkan visi pribadi yang dimiliki manajer dan karyawan didalam hati dan pikiran mereka tentang masa depan mereka sendiri.

(5)

Pernyataan misi biasanya memiliki karakteristik

tertentu berupa deklarasi sikap, orientasi

konsumen, deklarasi kebijakan sosial dan

kemungkinan dapat berkembang sesuai

perkembangan.

Misi yang baik mencerminkan antisipasi dari

pelanggan. Filosofi operasi organisasi harus dapat

mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan

menyediakan produk atau jasa untuk memenuhi

kebutuhan tersebut daripada mengembangkan

produk dan kemudian mencoba menemukan pasar.

Menurut Drucker saat yang paling tepat untuk

menyusun pernyataan visi dan misi adalah ketika

suatu organisasi/perusahaan telah sukses (fikiran

terbuka, hati lapang)

(6)

Proses Pengembangan Pernyataan Visi

dan Misi

Pendekatan yang digunakan secara luas untuk mengembangkan pernyataan visi dan misi :

1. Memilih beberapa artikel tentang pernyataan visi dan misi dan meminta semua manajer untuk membacanya sebagai latar belakang informasi.

2. Meminta masing-masing manajer untuk mempersiapkan visi dan misi organisasi.

3. Seorang fasilitator atau komite manajer puncak harus

menggabungkan pernyataan visi dan misi ke dalam satu dokumen dan mendistribusikan draft pernyataan untuk semua manajer.

4. Permintaan modifikasi, penambahan dan penghapusan diperlukan berikutnya, bersamaan dengan pertemuan untuk merevisi

dokumen.

5. Ketika semua manajer memiliki masukan dan mendukung dokumen final, maka organisasi lebih mudah mendapatkan dukungan

manajer untuk formulasi strategi lain, implementasi dan evaluasi kegiatan.

(7)

Manfaat Pernyataan Visi dan Misi

Menurut Raja dan Cleland, pernyataan visi dan misi

bermanfaat untuk:

1.

Memastikan kebulatan suara pada tujuan organisasi

2.

Memberikan dasar atau standar dalam mengalokasikan

sumber daya organisasi

3.

Menciptakan sifat umum atau iklim organisasi

4.

Bertindak sebagai titik fokus bagi individu untuk

mengidentifikasi tujuan dan arah organisasi dan mencegah

siapa yang tidak bisa berpartisipasi lebih lanjut dalam

kegiatan organisasi

5.

Memfasilitasi penerjemahan tujuan ke dalam struktur kerja

yang melibatkan penugasan elemen-elemen yang

bertanggung jawab dalam organisasi

6.

Menentukan tujuan organisasi dan menerjemahkannya ke

dalam sasaran hasil, sedemikian rupa sehingga biaya,

waktu dan parameter kinerja dapat dinilai dan dikontrol

(8)

Komponen Pernyataan Misi

1. Konsumen→ siapa konsumen perusahaan?

2. Produk atau jasa → Apakah produk/jasa utama perusahaan? 3. Pasar → Secara geografis, di mana perusahaan bersaing?

4. Teknologi → Apakah perusahaan memiliki teknologi mutakhir? 5. Peduli pada kelangsungan hidup, pertumbuhan dan

profitabilitas → Apakah perusahaan berkomitmen pada pertumbuhan dan kesehatan keuangan?

6. Filosofi →Apakah keyakinan dasar, nilai, aspirasi dan prioritas etika

perusahaan?

7. Konsep diri → Apakah kompetensi khusus atau keuntungan

kompetitif utama dari perusahaan?

8. Peduli pada citra publik → Apakah perusahaan responsif

terhadap masalah sosial, masyarakat dan lingkungan?

9. Peduli pada karyawan → Apakah karyawan merupakan aset

(9)

Kharakteristik Pernyataan Misi

1.

Luas dalam cakupan: tidak termasuk jumlah uang,

angka, persentase, rasio atau sasaran hasil

2.

Panjang kalimatnya tidak lebih dari 250 kata

3.

Menginspirasi

4.

Mengidentifikasi kegunaan produk perusahaan

5.

Menunjukkan bahwa perusahaan bertanggungjawab

secara sosial

6.

Menunjukkan bahwa perusahaan bertanggungjawab

secara lingkungan

7.

Memasukkan sembilan komponen misi

8.

Rekonsiliator/pendamai

(10)

Menulis dan Mengevaluasi

Pernyataan Misi

 Cara terbaik untuk mengembangkan keterampilan menulis dan

mengevaluasi pernyataan misi adalah dengan mempelajari misi aktual dari berbagai perusahaan.

 Idealnya pernyataan misi harus informatif, inspiratif, abadi dan

berfungsi memotivasi para pemangku kepentingan untuk bertindak.

 Pernyataan misi dievaluasi berdasarkan sembilan komponen yang

diinginkan.

 Tidak ada satupun pernyataan misi yang terbaik untuk suatu

organisasi tertentu. Dengan demikian pertimbangan/pandangan yang baik diperlukan dalam mengevaluasi pernyataan misi.

 Beberapa individu lebih menuntut daripada yang lain dalam menilai

pernyataan misi dengan cara ini. Sebagai contoh, jika pernyataan misi hanya mencakup kata “konsumen" tanpa menentukan siapa yang menjadi konsumen, apakah pernyataan ini memuaskan?

 Evaluasi pernyataan misi dengan memperhatikan pencantuman

sembilan komponen hanyalah awal dari proses untuk menilai efektivitas keseluruhan pernyataan.

(11)

PENGERTIAN BUDAYA ORGANISASI

Robbins dan Judge (2008:256) budaya organisasi mengacu

pada sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para

anggota yang membedakan organisasi tersebut dengan

organisasi lainnya.

Sistem makna bersama adalah sekumpulan karakteristik

kunci yang dijunjung tinggi oleh organisasi.

8/29/2021 11

(

Luthans, 2006:47) budaya dapat didefinisikan sebagai

pengetahuan yang diperoleh untuk menginterpretasikan

pengalaman dan menghasilkan perilaku sosial

Siagian, (1995:126). Budaya organisasi merupakan

kesepakatan (komitmen) bersama tentang nilai-nilai

bersama dalam kehidupan organisasi dan mengikat semua

orang dalam organisasi yang bersangkutan

(12)

Pentingnya budaya

organisasi

Budaya dipelajari dpt membantu manusia dalam

usaha mereka berinteraksi dan berkomunikasi

dengan orang lain dalam masyarakat

Ketika nilai dan kepercayaan dalam budaya berbeda,

beberapa orang memiliki masalah penyesuaian.

Jika hal ini tidak diantisipasi, maka akan mjd

penyebab kegagalan usaha dalam organisasi yang

disebut “culture shock”

(13)

KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI

Robbins dan Judge (2008:256) ada tujuh karakteristik utama yang secara keseluruhan merupakan hakekat budaya sebuah organisasi :

1. Inovasi dan keberanian mengambil risiko.

2. Perhatian pada hal-hal yang rinci. Sejauh mana karyawan

diharapkan menjalankan presisi. Analisis, dan perhatian pada hal-hal kecil.

3. Orientasi hasil.

4. Orientasi orang. Sejauh manakeputusan-keputusan manajemen

memper-timbangkan efek dari hasil tersebut atas orang yang ada dalam organisasi.

5. Orientasi tim. Sejauh mana kegiatan-kegiatan kerja diorganisasi

pada tim ketimbang pada individu-individu.

6. Keagresifan. Sejauh mana orang bersikap agresif dan kompetitif

ketimbang santai.

(14)

SUMBER UTAMA BUDAYA ORGANISASI

Terdapat enam sumber utama yang mempengaruhi budaya organisasi

1. Budaya masyarakat atau budaya nasional dimana organisasi berada

secara fisik

2. Visi, gaya manajerial, dan kepribadian para pendiri organisasi atau

pemimpin yang dominan.

3. Macam bisnis yang digeluti dan nature of business environment. 4. Struktur organisasi. Misalnya struktur birokratis akan melahirkan

pula budaya yang cenderung birokratis.

5. Pelanggan. Perilaku pelanggan akan berpengaruh terhadap perilaku

organisasi

6. Tradisi warisan organisasi yang tercermin dalam nilai ataupun

(15)

FUNGSI BUDAYA ORGANISASI

Robbins dan Judge (2008:262) mengatakan bahwa budaya

memilki sejumlah fungsi dalam organisasi yaitu:

1.

Budaya sbg penentu batas-batas; artinya, budaya

menciptakan perbedaan antara satu organisasi dg organisasi

lainnya.

2.

Budaya memuat rasa identitas anggota organisasi.

3.

Budaya memfasilitasi lahirnya komitmen terhadap sesuatu

yang lebih besar daripada kepentingan individu.

4.

Budaya meningkatkan stabilitas sistem sosial. Budaya adalah

perekat sosial yang membantu menyatukan organisasi dengan

cara menyediakan standar mengenai apa yang sebaiknya

dikatakan dan dilakukan karyawan.

5.

Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali sbg

mekanisme

sense-making

serta kendali yang menuntun dan

(16)

Proses Penciptaan Budaya

Organisasi

Robbins dan Judge (2008:262), proses penciptaan

budaya terjadi dalam tiga cara yaitu:

Pertama, pendiri hanya merekrut dan mempertahankan

karyawan yang sepikiran dan seperasaan dengan

mereka

Kedua, mereka melakukan indoktrinasi dan sosialisasi

cara pikir dan perilaku mereka kepada karyawan

Ketiga, perilaku pendiri sendiri bertindak sebagai model

peran yang mendorong karyawan untuk mengidentifikasi

diri dan dg demikian menginter-nalisisa keyakinan, nilai,

dan asumsi pendiri tsb.

(17)

Gambar Bagaimana Budaya Organisasi

Terbangun

Manajemen

Puncak

Filsafat Pendiri

Organisasi Kriteriaseleksi

Budaya organisasi

(cerita, ritual, simbol

material,bahasa)

Sumber: Diadaptasi dari Robbin dan Judge, Perlaku Organisasi, buku 2, 2008. h. 274

(18)

Keterangan

Budaya asli berasal dari filosofi pendirinya. Filosofi itu

pada gilirannya berpengaruh kuat terhadap kriteria

yang digunakan dalam perekrutan.

Tindakan dan ucapan manajemen puncak

memantapkan norma-norma yang berlaku yang terkait

dengan perilaku yang diterima dan tidak diterima dalam

organisasi.

Organisasi harus membantu karyawan (baru) untuk

beradaptasi dengan kuklturnya, Proses ini disebut

sosialisasi .

Budaya ditransmisikan ke karyawan melalui penceritaan

kisah, ritual, simbol-simbol material, dan bahasa.

(19)

Gambar

Gambar Bagaimana Budaya Organisasi Terbangun Manajemen Puncak Filsafat Pendiri Organisasi Kriteria seleksi Budaya organisasi(cerita, ritual,  simbol material,bahasa)

Referensi

Dokumen terkait

Dengan judul Thread yang di modifikasi berikut kontennya, calon pembeli akan lebih membeli di tempat Anda karena mendapatkan NILAI TAMBAH dari pada membeli di tempat lain...

Bilamanapun perubahan terbaik dalam suatu persamaan diferensial adalah suatu fungsi satu perubahan bebas, maka turunan yang muncul adalah turunan biasa dan

variasi (CV) menunjukan bahwa data yang diperoleh dari penimbangan bobot adalah homogen, CV dianggap berpengaruh terhadap kualitas sebaran data. Keseragaman bobot yang

Dari desain rangkaian perancangan alat pada bab sebelumnya didapatkan hasil yaitu sebuah robot line follower yang mana warna yang digunakan berlatar belakang hitam

Berdasarkan definisi diatas, persepsi konsumen melihat suatu produk yaitu kafe dengan merek lokal dan kafe dengan merek asing di Kota Bandung dalam hal psikologis berdasarkan

Penelitian ini menemukan bahwa siswa yang ayahnya masih hidup tetapi ibu sudah meninggal mempunyai prosentase yang tinggi di status achievement dibanding variable lainnya

selama 2 (dua) tahun dari izin konsesi baru untuk hutan konversi termasuk moratorium di bidang pembalakan hutan, pembuatan database penurunan/ perubahan lahan, perencanaan lahan,

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam; tidak dibuat oleh sssmanusia, misalnya sistem perputaran bumi, terjadinya siang malam, pergantian