• Tidak ada hasil yang ditemukan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Hal.1 dari 6.Pen.No.0552/Pdt.G/2017/PA.Prob.

P E N E T A P A N

Nomor 0552/Pdt.G/2017/PA.Prob.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Probolinggo yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada tingkat pertama dalam sidang majelis telah menjatuhkan penetapan dalam perkara cerai gugat antara :

PENGGUGAT, umur 41 tahun, agama Islam, pekerjaan mengurus rumah tangga, pendidikan terakhir SD, bertempat tinggal di Kota Probolinggo, selanjutnya disebut sebagai "Penggugat";

melawan

TERGUGAT, umur 54 tahun, agama Islam, pekerjaan Guru Agama Islam SDN Leces 1, pendidikan terakhir S1, bertempat tinggal di Kabupaten Probolinggo, selanjutnya disebut sebagai

"Tergugat";

Pengadilan Agama Probolinggo;

Telah membaca surat-surat yang berkaitan dengan perkara ini;

Telah mendengar keterangan Penggugat dan Tergugat;

TENTANG DUDUK PERKARA

Menimbang bahwa Penggugat dengan surat gugatannya tanggal 22 Nopember 2017 yang terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Agama Probolinggo dalam Register Nomor 0552/Pdt.G/2017/PA.Prob., telah mengemukakan hal- hal sebagai berikut :

1. Bahwa Penggugat dan Tergugat telah melangsungkan pernikahan pada tanggal 22 Juni 2014 yang dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo dengan Kutipan Akta Nikah Nomor 256/43/VI/2014 tanggal 22 Juni 2014;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1

(2)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Hal.2 dari 6.Pen.No.0552/Pdt.G/2017/PA.Prob.

2. Bahwa Penggugat dan Tergugat terakhir bertempat tinggal di rumah Tergugat Desa Kerpangan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo selama dalam pernikahan tersebut Penggugat dengan Tergugat telah hidup rukun sebagaimana layaknya suami istri dan belum dikaruniai anak;

3. Bahwa semula rumah tangga antara Penggugat dan Tergugat dalam keadaan damai dan bahagia, namun sekitar bulan Januari tahun 2017 rumah tangga antara Penggugat dengan Tergugat mulai tidak harmonis, karena sering terjadi perselisihan dan pertengkaran;

4. Bahwa perselisihan dan pertengkaran tersebut disebabkan karena :

a. Tergugat kurang bertanggung jawab dalam memberi nafkah sehingga tidak bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga;

b. Tergugat ringan tangan dan sering berkata kasar;

5. Bahwa perselisihan dan pertengkaran tersebut terus berlanjut dan mencapai puncaknya sekitar bulan September tahun 2017, yang disebabkan Tergugat tidak ada perubahan dan tetap pada perbuatan semula yaitu sebagaimana yang diuraikan pada Poin 4 yang akibatnya Penggugat pergi meninggalkan Tergugat dan pulang ke rumah orang tua Penggugat sehingga antara Penggugat dan Tergugat telah berpisah tempat tinggal sejak September 2017 hingga sekarang;

6. Bahwa oleh karena kondisi rumah tangga antara Penggugat dan Tergugat sudah sedemikian rupa dan tidak mungkin untuk bisa diteruskan lagi, maka lebih baik pernikahan antara Penguggat dan Tergugat diakhiri dengan perceraian saja;

7. Bahwa Penggugat sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini;

8. Bahwa berdasarkan alasan/dalil-dalil sebagaimana terurai diatas, maka Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama Probolinggo segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi :

1. Mengabulkan gugatan Penggugat;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2

(3)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Hal.3 dari 6.Pen.No.0552/Pdt.G/2017/PA.Prob.

2. Menjatuhkan talak satu ba’in sughro Tergugat (TERGUGAT) terhadap Penggugat (PENGGUGAT);

3. Membebankan biaya perkara menurut hukum;

4. Atau memberikan keputusan yang seadil-adilnya;

Bahwa pada hari dan tanggal sidang yang telah ditetapkan Penggugat dan Tergugat telah datang menghadap sendiri ke muka sidang;

Bahwa Majelis Hakim telah berusaha mendamaikan Penggugat dan Tergugat agar bersabar dan rukun kembali dalam rumah tangganya serta tidak meneruskan perceraiannya dan usaha tersebut berhasil dengan menyatakan bahwa Penggugat akan rukun kembali bersama Tergugat dan Tergugat sangat mendukung pencabutan tersebut karena Tergugat masih sayang dan mencintai Penggugat, selanjutnya Penggugat mohon kepada majelis hakim untuk mencabut perkaranya;

Bahwa Penggugat di hadapan Majelis Hakim tanggal 19 Desember 2017 telah menyampaikan surat permohonan pencabutan secara tertulis tanggal 13 Desember 2017;

Bahwa untuk mempersingkat uraian penetapan ini, maka ditunjuk berita acara sidang perkara ini sebagai bagian yang tidak terpisahkan;

TENTANG PERTIMBANGAN HUKUM

Menimbang bahwa maksud dan tujuan gugatan Penggugat adalah sebagaimana tersebut di atas;

Menimbang bahwa Majelis Hakim telah mengusahakan perdamaian dengan memberi nasihat kepada Penggugat agar rukun kembali dalam rumah tangganya, ternyata usaha tersebut berhasil dan Penggugat akan mencabut perkaranya;

Menimbang bahwa Penggugat dalam sidang tanggal 19 Desember 2017 telah menyampaikan surat permohonan pencabutan secara tertulis tanggal 13 Desember 2017 yang isinya pada pokoknya mencabut surat

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3

(4)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Hal.4 dari 6.Pen.No.0552/Pdt.G/2017/PA.Prob.

gugatan Nomor 0552/Pdt.G/2017/PA.Prob. tanggal 22 Nopember 2017 dengan alasan Penggugat akan rukun kembali bersama Tergugat;

Menimbang bahwa sehubungan dengan pencabutan tersebut, dengan menunjuk ketentuan Pasal 54 Undang Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama yang telah diubah dengan Undang Undang Nomor 3 tahun 2006 dan perubahan kedua dengan Undang Undang Nomor 50 tahun 2009, maka Pasal 271 Rv. dan Pasal 272 Rv. dapat diberlakukan di lingkungan Pengadilan Agama;

Menimbang bahwa memperhatikan ketentuan Pasal 271 Rv dan Pasal 272 Rv yang pada pokoknya menyatakan bahwa perkara dapat dicabut secara sepihak jika perkara belum diperiksa dan jika perkara telah diperiksa dan telah diberikan jawaban oleh pihak lawan, maka pencabutan perkara harus mendapat persetujuan dari pihak lawan;

Menimbang bahwa oleh karena perkara ini belum sampai pada tahap jawaban, maka pencabutan perkara tersebut tidak diperlukan persetujuan dari Tergugat, selain itu permohonan Penggugat untuk mencabut perkaranya dinilai oleh Majelis Hakim sebagai suatu yang cukup beralasan dan positif bagi kehidupan rumah tangga dimasa yang akan datang, sehingga pencabutan perkara oleh Penggugat tersebut telah memenuhi ketentuan pasal-pasal tersebut di atas, oleh karenanya pencabutan tersebut patut untuk dikabulkan;

Menimbang bahwa oleh karena permohonan pencabutan tersebut telah dikabulkan, maka perkara ini dinyatakan telah selesai;

Menimbang bahwa berdasarkan ketentuan pasal 89 ayat (1) Undang Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama yang telah diubah dengan Undang Undang Nomor 3 tahun 2006 dan perubahan kedua dengan Undang Undang Nomor 50 tahun 2009, maka biaya perkara ini dibebankan kepada Penggugat;

Mengingat peraturan perundang-undangan yang berlaku dan hukum Islam yang berkaitan dengan perkara ini;

MENETAPKAN

1. Mengabulkan permohonan Penggugat untuk mencabut perkaranya;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4

(5)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Hal.5 dari 6.Pen.No.0552/Pdt.G/2017/PA.Prob.

2. Menyatakan perkara Nomor 0552/Pdt.G/2017/PA.Prob., tersebut dicabut;

3. Membebankan kepada Penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp.298.000,- (Dua ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah);

Demikian penetapan ini dijatuhkan di Pengadilan Agama Probolinggo dalam musyawarah majelis pada hari Selasa tanggal 19 Desember 2017 Miladiyah, bertepatan dengan tanggal 30 Rabiul Awal 1439 Hijriyah, oleh kami MAKHMUD, S.Ag. selaku Ketua Majelis, Drs. SAFI, MH., dan Drs. H.

MUSTHAFA ALIE, MH. masing-masing sebagai Hakim Anggota yang ditunjuk berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Agama Probolinggo Nomor 0552/Pdt.G/2017/PA.Prob., tanggal 24 Nopember 2017 sebagai Majelis Hakim guna memeriksa dan mengdili perkara ini dalam tingkat pertama dan pada hari itu juga diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua didampingi oleh Hakim Anggota tersebut serta dibantu oleh MUDAKIN, SH.

sebagai Panitera Pengganti dengan dihadiri oleh Penggugat dan Tergugat;

Hakim Anggota I, Ketua Majelis,

Ttd Ttd

Drs. SAFI’, MH. MAKHMUD, S.Ag.

Hakim Anggota II,

Ttd

Drs. H. MUSTHOFA ALIE, MH.

Panitera Pengganti,

Ttd

MUDAKIN, SH.

Rincian Biaya Perkara :

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5

(6)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Hal.6 dari 6.Pen.No.0552/Pdt.G/2017/PA.Prob.

1. Biaya Pendaftaran Rp. 30.000,- 2. Biaya Panggilan Rp. 207.000,- 3. Biaya ATK Rp. 50.000,- 4. Biaya Redaksi Rp. 5.000,- 5. Biaya Meterai Rp. 6.000,-

Jumlah Rp. 298.000,-

(Dua ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah)

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6

Referensi

Dokumen terkait

 Para peserta datang dari titik pertemuan komunitas masing-masing menuju pintu masuk TMII dengan transportasi yang sudah disediakan panitia, sedangkan para relawan datang dari

Dengan penyelesaian pembiayaan Non Performing Financing (NPF) menggunakan metode penjadualan kembali bank tidak diperbolehkan menambah jumlah tagihan pembiayaan yang

Pada siklus II aktivitas guru kembali mengalami peningkatan yaitu pada pertemuan pertama siklus II memperoleh skor 32 dengan persentase 89% berkategori amat baik,

Simpulan dalam penelitian sebagai berikut: (1) terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang diajarkan pembelajaran think pair share dibandingkan siswa yang

Mendahulukan pembayaran ketika terjadi proses transaksi jual beli atau sewa menyewa dan uang yang dibayarkan adalah sebagai uang muka, apabila transaksi jadi

Visi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang adalah “Menjadi Fakultas Sains dan Teknologi terkemuka dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan

A Lorentz telah menurunkan persamaan transformasi dengan menganggap bahwa kecepatan cahaya tetap sama di semua kerangka acuan inersial dan koordinat waktu (t) juga

Faktor-faktor yang diteliti meliputi: (1) keaktifan siswa selama proses pembelajaran IPS berlangsung, (2) apakah medi pembelajaran komputer menjadikan pembelajaran