• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Analisis Situasi

Kabupaten Badung berbatasan dengan Kabupaten Buleleng di sebelah utara.Disebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Gianyar dan kabupaten Bangli, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia, serta disebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Tabanan. Secara keseluruhan, wilayah kabupaten Badung berjumlah 41.862 hektar.

Seluruh wilayah ini terdiri dari lahan sawah 10.125 Ha, lahan kering dan lahan lainnya 31.727 Ha.

Kecamatan Petang terdiri dari 9 (sembilan) desa administrasi yaitu desa Belok/Sidan, desa Plaga, desa Nungnung, desa Sulangai, desa Petang, desa Pangsan, desa Getasan, desa Carangsari dan desa Samuan dengan luas wilayah 115 km2. Jumlah penduduk yang berada di Kecamatan Petang kurang lebih 69.083 jiwa. Desa Belok/Sidan sendiri terdiri dari 9 dusun antara lain: dusun Jempanang, dusun Sekarmukti Kaje, dusun Bon, dusun Lawak, dusun Belok, dusun Sidan, dusun Sidan Kawan, dusun Selantang, dan dusun Penikit. Semua dusun di desa Belok/Sidan merupakan dusun yang terletak di daerah pegunungan. Desa Belok/Sidan terdiri dari 1500 KK sekitar 7500 jiwa, dengan penduduk tersebar di sekitar wilayah perbukitan. Luas wilayah desa Belok/Sidan sekitar 8 km2, yang seluruhnya merupakan daerah pertanian dan perkebunan. 85% jumlah penduduk desa Belok/Sidan bekerja sebagai petani, dan sisanya sebagai buruh, karyawan swasta, dan guru.

Daerah Belok/Sidan merupakan daerah terpencil sehingga timbul banyak sekali permasalahan yaitupermasalahan kesehatan masyarakat seperti belum tersedianya air bersih secara merata untuk seluruh masyarakat desa, terbatasnya masyarakat yang memiliki sanitasi rumah tangga, dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat terutama bagi anak-anak sekolah. Di daerah dusun Jempanang sendiri terdapat beberapa masalah yaitu tidak tersedianya air bersih bagi seluruh masyarakat dusun Jempanang, kurangnya pengetahuan kesehatan pola hidup bersih, dan sehat, serta kurangnya pengetahuan tentang kesehatan ternak dan teknologi pakan ternak. Ada juga permasalahan lingkungan seperti banyaknya lahan kritis yang mengalami kekeringan pada saat musim kemarau dan terjadinya

(2)

longsor pada saat musim hujan, sehingga melalui penerapan teknologi sumur resapan, biopori di pekarangan rumah penduduk, dan kegiatan penghijauan di areal tanah marginal dan areal daerah sumber air dapat mengurangi dampak lingkungan yang terjadi di desa tersebut. Oleh karena itu, melalui program kerja KKN-PPM desa Belok/Sidan yang bertemakan “Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Kesehatan, Produksi, dan Konservasi Lingkungan Melalui Penerapan IPTEK untuk Pembangunan Desa” dapat membantu masyarakat desa Belok/Sidan menjadi desa yang lebih baik dari sebelummya.

1.2 Identifikasi Permasalahan 1)Permasalahan

Berdasarkan hasil pencarian masalah yang ada di dusun Jempanang, maka terdapat beberapa masalah. Permasalahan yang ada di Dusun Jempanang, Desa Belok/Sidan dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Permasalahan Dusun Jempanang, Desa Belok/Sidan

No Permasalahan Lokasi Sumber

(P/M/D) 1 Terjadi kerusakan sistem aliran air bersih

yaitu sistem pompa kincir.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

Hibah KKN PPM 2 Masyarakat dusun Jempanang yang berada

di bagian atas belum mendapatkan air bersih.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

Hibah KKN PPM

3 Kurangnya pemahaman PHBS di kalangan anak usia sekolah

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

Hibah KKN PPM 4 Tidak adanya tempat pembuangan sampah

akhir

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

Hibah KKN PPM 5 Ada beberapa hewan ternak yang

mengalami penyakit kulit dan kurangnya pengetahuan masyarakat dusun Jempanang mengenai bagaimana cara merawat hewan

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

Hibah KKN PPM

(3)

ternak dan lingkungan kandangnya.

6 Di Desa Belok/Sidan terdapat banyak objek wisata, namun tidak tahu bagaimana cara mempromosikannya dan kurangnya publikasi tentang kebudayaan desa Belok/Sidan.

Desa Belok/Sidan M

7 Para petani kopi bubuk masih menggunakan teknologi tradisional dalam pengupasan bijinya. Oleh sebab itu, para petani kopi masih kesusahan dalam mengupas biji kopi.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

Hibah KKN PPM

8 Kurangnya tanaman buah-buahan di dusun Jempanang.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

M

9 Tertutupnya lubang biopori, sehingga air tidak dapat terkumpul.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

M

10 Kurangnya pengetahuan gending tabuh bali di dusun Jempanang.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

M

11 Tidak adanya Wifi di Koprasi Sumber Mertha Buana dan penataan taman masih kurang bagus.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

M

12 Kurangnya pelayanan kesehatan untuk masyarakat dusun Jempanang.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

M

13 Terdapat Upacara Dewa Yadnya di Pura Desa Adat Jempanang.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

M

14 Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih.

dusun Jempanang, desa Belok/Sidan

M

15 Kurangnya pengetahuan anak-anak SD dusun Jempanang, M

(4)

dalam mengerjakan PR sekolah. desa Belok/Sidan

2) Prioritas Pemilihan Permasalahan

Berdasarkanidentifikasi masalah di atas, maka kami memilih permasalahan tersebut untuk dijadikan program pokok tema, program pokok non-tema, program tambahan, dan program bantu selama masa KKN-PPM. Penentuan program yang diprioritaskan dilakukan berdasarkan analisis KUWAT (Kesempatan, Uang, Waktu, Alat, dan Tenaga) serta diberi uraian alasan yang mendasari pemilihan tersebut. Uraian alasan tersebut, dijelaskan dalam Tabel 2 dibawah ini.

No Permasalahan Alasan

1 Perbaikan Sistem Pompa Kincir untuk Air Bersih

Berdasarkan analisis KUWAT, permasalahan ini memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena rusaknya sistem pompa kincir untuk mengalirkan air bersih di dusun Jempanang. Dengan adanya kegiatan perbaikan pompa air bersih, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Dusun Jempanang. Jika terdapat sistem tersebut, maka akan meminimalisir penggunaan listrik sehingga lebih efisien dan hemat biaya.

2 Pengukuran Jalur Sistem Grafitasi untuk Saluran Air Bersih

Berdasarkan analisis KUWAT, permasalahan ini memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena sebagian masyarakat dusun Jempanang yang berada di bagian atas tidak mendapatkan sumber air bersih.

Kami berharap dengan adanya sistem pompa air yang bermetode gravitasi ini, masyarakat dusun Jempanang bisa mendapatkan sumber air bersih.

3 Kurangnya pemahaman PHBS di kalangan anak

Berdasarkan analisis KUWAT, permasalahan ini memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena

(5)

usia sekolah banyak anak-anak hanya sekedar mencuci tangan tanpa melihat kebersihan tangan secara keseluruhan, sehingga ada kemungkinan masih terdapat kuman di tangan anak-anak.Anak-anak juga cenderung menkonsumsi makanan-makanan yang mengandung gula namun tidak diimbangi dengan pengetahuan tentang bagaimana menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka, sehingga dapat menyebabkan karies pada gigi dan gigi berlubang. Selain itu, anak-anak juga sering kali membawa tas dengan beban atau kapasitas yang berlebih. Hal itu bisa mempengaruhi postur tubuh dalam masa pertumbuhan anak tersebut.

4 Pembuatan Keranjang Sampah

Berdasarkan analisis KUWAT, permasalahan ini memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk selalu membuang sampah pada tempat sampah yang telah disediakan. Kami sangat mengharapkan bahwa demi kesehatan lingkungan, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Oleh sebab itu, dengan adanya pembuatan tempat sampah yang beralaskan kawat ini diharapkan mampu meningkatkan kebersihan di Dusun Jempanang dan dapat menjaga intensitas air yang terkandung didalam sampah sehingga sampah akan tetap kering.

5 Penyuluhan dan Pelayanan Kesehatan Ternak

Berdasarkan analisis KUWAT, permasalahan ini memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena ada beberapa hewan ternak yang mengalami penyakit kulit, kurangnya pengetahuan masyarakat dusun Jempanang mengenai bagaimana cara merawat hewan

(6)

ternak, dan dan bagaimana menjaga lingkungan kandang hewan tetap bersih dan sehat. Dengan adanya penyuluhan dan pelayanan kesehatan ternak ini diharapkan dapat meningkatkan produksi hasil ternak baik itu bahan asal hewan maupun hasil bahan asal hewan. Masyarakat juga mendapatkan manfaat dari kegiatan ini, sehingga muncul kesadaran dari masyarakat akan pentingnya kesehatan hewan untuk mencegah timbulnya penyakit zoonosis.

6.

Pendampingan Industri Kopi Dusun Jempanang Desa Belok Sindan.

Berdasarkan analisis KUWAT, permasalahan ini memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena jumlah produksi dan kualitas kopi tersebut tidak seimbang antara jumlah buah kopi yang dipetik dengan biji kopi yang dikupas dan proses pengupasan menggunakan mesin cenderung lebih cepat, sehingga menyebabkan biji kopi tidak terkupas secara utuh.

1.3 Tujuan dan Manfaat 1.3.1 Tujuan

Berdasarkan uraian di atas, ada dua tujuan dalam pelaksanaan program yaitu tujuan untuk mahasiswa dan tujuan untuk masyarakat. Adapun tujuan tersebut antara lain.

1. Tujuan Untuk Mahasiswa

Ada beberapa tujuan yang dapat dicapai dalam melaksanakan KKN PPM, terutama bagi mahasiswa itu sendiri. Adapun tujuan untuk mahasiswa antara lain.

a. Untuk mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

b. Untuk meningkatkan kepedulian dan empati mahasiswa terhadap permasalahan lingkungan di dusun Jempanang, desa Belok/Sidan, Kabupaten Badung.

(7)

c. Untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam menemukan solusi bagi permasalahan masyarakat yang ada di desa.

d. Untuk melatih soft-skill yang dimiliki mahasiswa dalam bersosialisasi dengan masyarakat pedesaan.

2. Tujuan Untuk Masyarakat

Tujuan kegiatan KKN-PPM di dusun Jempanang, desa Belok/Sidan, Kabupaten Badung ini adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, produksi, dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sehat dan bersih melalui penerapan IPTEK. Tujuan khusus berdasarkan setiap program akan dipaparkan sebagai berikut.

a. Tujuan Program Pokok Tema

Program Pokok Tema adalah program yang akan dikerjakan secara kolektif dalam suatu tim atau kelompok sesuai dengan tema yang telah dibuat dalam rangka

pengembangan sumber daya manusia dan potensi desa. Adapun tujuan program pokok tema antara lain:

(1) untuk memparbaiki sistem pompa kincir dan membuat sistem grafitasi untuk menglirkan air bersih, agar bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di dusun Jempanang, desa Belok/Sidan, Kabupaten Badung;

(2) untuk membuat lingkungan dusun Jempanang bersih dan sehat;

(3) untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD) tentang kesehatan lingkungan;

(4) mendampingi kelompok industri kopi sehingga dapat membantu masyarakat dalam mengolah kopi.

(5) untuk melakukan penghijauaan dengan menanam tanaman buah-buahan di dusun Jepanang;

(6) untuk membantu peremajaan sistem biopori;

(7) membersihkan kotoran-kotoran yang ada dilingkungan dan di dalam sistem biopori tersebut;

(8) Untuk memudahkan masyarakat dalam mempromosikan objek wisata dan kebudayaan desa Belok/Sidan.

b. Tujuan Pokok Non-Tema

(8)

Program Pokok Non-Tema adalah program yang akan dikerjakan secara kolektif dalam suatu tim atau kelompok yang tidak sesuai dengan tema dalam rangka

pengembangan sumber daya manusia dan potensi desa. Adapun tujuannya antara lain:

(1) untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memainkan music tradisional,

(2) meningkatkan sarana dan prasarana di Koperasi Sumber Mertha Buana.

c. Tujuan Program KK Dampingan

Tujuan dilaksanakannya program KK dampingan adalah untuk mempelajari dan memberikan solusi terhadap permasalahan keluarga, khususnya keluarga yang kurang mampu.Program ini diharapkan mampu memecahkan masalah yang dihadapi oleh keluarga tersebut, seperti masalah kebersihan lingkungan, kesehatan, pendidikan, manajemen keluarga, ekonomi keluarga, penataan rumah tangga, dan lain sebagainya selama mahasiswa melakukan kegiatan KKN PPM di dusun Jempanang, desa Belok/Sidan, Kabupaten Badung.

1.3.2 Manfaat

Adapun manfaat yang didapat dari kegiatan program KKN-PPM di Dusun Jempanang, Desa Belok/Sidan antara lain.

a) Masyarakat diharapkan mendapatkan air bersih untuk kehidupan sehari-hari.

b) Masyarakat diharapkan memahami cara hidup bersih dan sehat.

c) Masyarakat mengetahui pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

d) Masyarakat juga dapat memahami pentingnya kesehatan ternak dan kebersihan kandang hewan ternak.

e) Masyarakat juga dapat menanam tanaman buah-buahan untuk produksi sehari-hari.

f) Masyarakat dapat menambah ilmu pengetahuan dalam musuk tradisional.

Gambar

Tabel 1. Permasalahan Dusun Jempanang, Desa Belok/Sidan

Referensi

Dokumen terkait

yang jelas juga mempengaruhi kinerja karyawan karena ketika karyawan tau apa saja tugas yang harus dikerjakanya maka segala sesuatu yang di kerjakan oleh karyawan

“ Ya Allah, berikanlah bagi kami dari rasa takut (kami) kepada-Mu sesuatu yang dapat menghalangi kami dari berbuat maksiat kepada-Mu, dan dari ketaatan

Orang bergantung pada n menggunakan berbagai jenis alat fisik (hardware), perintah dan prosedur pemrosesan informasi (software), saluran komunikasi (jaringan), dan

Suatu sistem yang baik harus mempunyai tujuan dan sasaran yang tepat karena hal ini akan sangat menentukan dalam mendefinisikan masukan yang dibutuhkan sistem

1) Dalam hal ini lebih dititk beratkan kepada analisis kesiapan Bank Syariah Bukopin dan BNI Syariah sebelum adanya kebijakan spin off. 2) Kinerja Bank Syariah

engan perkataan lainnya pasar itu adalah keseluruhan permintaan dan penaaran akan sesuatu barang atau jasa. )ehingga kemampuan hidup perusahaan itu bukan

Lensa merupakan bagian utama dari kamera, elemen kaca atau plastik yang terdiri atas susunan elemen optik yang berfungsi untuk menangkap gambar di depan

Sedangkan pada Badan Pendapatan Daerah dalam pelayanan pembuatan NPWPD dan pembayaran pajak yang terbagi dalam dua jenis pelayanan yakni offline dan online sudah