• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRAKTIKUM BIOFARMASETIKA STUDI BIOAVAILABILITAS- BIOEKIVALENSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PRAKTIKUM BIOFARMASETIKA STUDI BIOAVAILABILITAS- BIOEKIVALENSI"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

PRAKTIKUM BIOFARMASETIKA STUDI BIOAVAILABILITAS-

BIOEKIVALENSI

TIM DOSEN PRAKTIKUM BIOFARMASETIKA 2021

Visi Prodi: Pada tahun 2028 menjadi prophetic teaching program studi yang menghasilkan sarjana farmasi dengan memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial berkemajuan.

(2)

CPL

•Mampu menerapkan konsep teoritis farmakokinetik klinik pada uji BABE

CPMK

•Mampu menguraikan analisa dan perhitungan data kadar obat

dalam sampel biologis berdasarkan konsep teoritis farmakokinetika

SUB-CPMK

•Mampu menganalisa data dan memutuskan status bioekivalensi suatu produk uji berdasarkan data kadar obat dalam darah

Visi Prodi: Pada tahun 2028 menjadi prophetic teaching program studi yang menghasilkan sarjana farmasi dengan memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial berkemajuan.

(3)

INDIKATOR CAPAIAN

•Mampu menjelaskan pengertian bioavaibilitas dan bioekivalensi (BA/BE)

•Mampu menjelaskan prosedur pengujian BA/BE

•Mampu menganalisa hasil pengujian BA/BE

•Mampu menentukan status bioekivalensi suatu produk uji

TUJUAN

•mampu menganalisa data dan memutuskan status bioekivalensi suatu produk uji berdasarkan data kadar obat dalam darah

Visi Prodi: Pada tahun 2028 menjadi prophetic teaching program studi yang menghasilkan sarjana farmasi dengan memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial berkemajuan.

(4)

INTEGRASI AL-ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN

QS. Fussilat-53

(5)

Bioavailabilitas/Ketersediaan hayati Persentase dan kecepatan zat aktif dalam suatu sediaan obat yang mencapai/tersedia dalam sirkulasi sistemik dalam bentuk utuh/aktif setelah pemberian obat dengan mengukur

kadarnya dalam darah atau urin.

Absolut relative

TINJAUAN TEORI

(6)

Ekivalensi farmasetik

2 obat dengan kandungan zat aktif sama, jumlah yang sama dan bentuk sediaan yang sama

Alternatif farmasetik

2 obat dengan zat aktif sama namun berbeda dalam bentuk kimia (garam, ester, eter, isomer, campuran isomer kompleks atau derivat) atau bentuk sediaan atau kekuatan

Bioekivalensi

2 obat dengan ekivalensi farmasetik atau merupakan alternatif farmasetik dan pada pemberian dengan dosis molar yang sama akan menghasilkan bioavaibilitas yang

sebanding sehingga efeknya akan sama dalam hasil efikasi maupun keamanan.

Bioinekivalen

(7)

Ekivalensi terapetik

Produk farmasi yang akan digantikan

oleh obat copy dalam praktek klinik. Obat komparator umumnya adalah produk

inovator dengan efikasi, keamanan dan mutu yang sudah terjamin.

Obat komparator

2 obat mempunyai ekivalensi farmasetik atau merupakan alternatif farmasetik dan pada pemberian dengan dosis molar

yang sama akan menghasilkan efikasi klinik dan keamanan yang sebanding.

Obat copy

obat yang mengandung zat aktif dengan komposisi, kekuatan, bentuk sediaan, rute pemberian, indikasi dan posologi yang

sama dengan obat komparator yang sudah disetujui.

7

(8)

METODE PENENTUAN

•In vivo >> plasma darah manusia/hewan uji

•In vitro >> disolusi terbanding

Visi Prodi: Pada tahun 2028 menjadi prophetic teaching program studi yang menghasilkan sarjana farmasi dengan memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial berkemajuan.

(9)

KETENTUAN SEBELUM PENGUJIAN

•Subjek>> kriteria inklusi dan eksklusi

•Rancangan/desain

•Perlakuan >> dosis, cara, rute, waktu pengambilan sampel

•Evaluasi >>statistik

(10)

PARAMETER FARMAKOKINETIKA YANG DITENTUKAN

(11)

EVALUASI DATA

■ Metode analisis

Validasi, presisi, sensitive, spesifik

■ Evaluasi data farmakokinetika

Dosis tunggal : AUC, Tmax, Cmax, k-e, t½,

Dosis ganda/multiple : AUC, Tmax, Cmin, Cmax, %fluktuasi [100x (Cmax- Cmin)/C min ]

■ Evaluasi statistik data – Data AUC, CmaxANOVA

Two one-sided Test

(12)
(13)

Kriteria bioekivalen

■ Kriteria bioekivalen ditetapkan berdasarkan 2 parameter bioavailabilitas yaitu AUC0-t dan Cmax . obat uji (test=T) dan obat komparator (reference=

R) dikatakan bioekivalen jika :

➢ rasio nilai rata-rata geometrik (AUC)T / (AUC)R = 1,00 dengan 90% Cl

= 80,00-125,00%. >> Indeks terapi luas

➢ obat-obat dengan indeks terapi yang sempit >> Interval dipersempit (90,00-111,11%).

(14)
(15)

PERCOBAAN (PRAKTIKUM SIMULASI)

Data sampel konsentrasi obat dalam plasma darah

subjek dari sediaan uji dan innovator

Analisa data (perhitungan nilai

AUC)

Menyimpulkan status BE produk uji-inovator

(16)

Data AUC inovator (mg/l.menit) AUC sampel uji (mg/l.menit)

1 2390.68 2062.6

2 3670.4 2469.75

3 2125.09 1603.58

4 3850.92 3906.71

5 2485.21 2601.19

6 2129.76 2324.96

7 3700.23 2528.94

8 2377.98 1934.32

9 4076.63 3394.88

10 5171.64 5252.56

11 2132.2 2568.26

12 2301.55 1908.61

Data AUC konsentrasi obat dalam plasma (Cp) dari Subjek setelah 12 jam

CONTOH DATA

(17)

Tahapan perhitungan

1. Tentukan nilai maksimal, minimal, median, rata2 dan SD AUC kedua sediaan 2. Nilai AUC dirubah dalam bentuk logaritma normal >> Ln AUC

3. Hitung selisih Ln AUC uji dan innovator

4. Tentukan nilai median, rata" dan SD selisih Ln dari data AUC 5. Tentukan nilai Sx (SD ÷ akar jumlah data)

6. Hitung batas atas (x + Sx*tingkat kepercayaan) dan batas bawah (x -

Sx*tingkat kepercayaan) >> berdasarkan nilai kepercayaan (α) dari tabel 7. Tentukan status BE berdasarkan batas penerimaan dari nilai indeks terapi

sediaan

(18)

Tabel batas kepercayaan

CI 90% (Alfa 0,10) data n-1 (12-1) = 11

(19)

LATIHAN 1

■ Berdasarkan hasil uji bioavailabilitas dan bioekivalensi suatu produk generik diperoleh data sebagai berikut:

■ Lakukanlah analisa terhadap data yang diperoleh.

■ Simpulkan status bioekivalensi dari produk uji yang diberikan jika diketahui zat aktif dari produk termasuk dalam indeks terapi sempit.

Data AUC inovator (mg/l.menit) AUC sampel Uji (mg/l.menit)

1 0,987 1,377

2 1,568 1,838

3 2,099 2,343

4 3,476 3,811

5 1,614 1,673

6 2,320 1,776

7 2,681 2,206

8 3,234 3,935

9 2,335 2,198

10 3,642 3,108

11 2,509 2,140

12 2,074 2,192

(20)

LATIHAN 2

■ Berdasarkan hasil uji bioavailabilitas dan bioekivalensi suatu produk generik diperoleh data sebagai berikut:

■ Lakukanlah analisa terhadap data yang diperoleh.

■ Simpulkan status bioekivalensi dari produk uji yang diberikan jika diketahui zat aktif dari produk termasuk dalam indeks terapi luas.

Data AUC inovator (mg/l.menit)

AUC sampel uji (mg/l.menit)

1 2,376 2,871

2 2,587 1,838

3 2,054 2,398

4 3,476 3,811

5 2,919 2,871

6 2,320 2,654

7 2,613 2,602

8 3,234 3,987

9 2,135 2,198

10 3,642 3,385

11 2,509 3,140

12 2,074 3,192

(21)

TUGAS

■ Berikut data konsentrasi obat dalam plasma (Cp) dari 12 orang subjek yang diberikan dua obat inovator dan generic

■ Tentukan status BE kedua produk tersebut

■ Simpulkan dari hasil yang diperoleh

Tahapan Perhitungan:

■ Hitung AUC >>>plot data Cp vs t >>> trapezium>>nilai AUC 0-10jam utk masing2 subjek

■ Terkumpul 12 AUC >>> kerjakan spt yg tadi

(22)

■ SEDIAAN INOVATOR

T (menit) Cp (µg/mL)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,5 0,203 0,171 0,112 0,213 0,127 0,141 0,346 0,434 0,237 0,431 0,928 0,177 1 0,198 0,303 0,248 0,208 0,197 0,363 0,305 0,636 0,183 0,523 0,48 0,111 1,5 0,291 0,481 0,356 0,792 0,162 0,500 0,493 0,818 0,215 0,735 1,198 0,123 2 0,316 0,306 0,284 0,822 0,168 0,515 0,461 0,771 0,464 0,547 0,666 0,153 3 0,337 0,35 0,204 0,843 0,393 0,436 1,043 0,52 0,639 0,532 0,385 0,392 4 0,218 0,245 0,120 0,51 0,31 0,156 0,262 0,198 0,316 0,45 0,212 0,113 6 0,09 0,102 0,081 0,301 0,145 0,118 0,202 0,191 0,146 0,135 0,185 0,071 8 0,031 0,112 0,053 0,171 0,113 0,023 0,132 0,131 0,058 0,079 0,122 0,02

10 0 0,088 0,051 0,145 0,099 0 0,043 0,063 0,023 0,36 0,085 0

(23)

■ SEDIAAN GENERIK

T (menit) Cp (µg/mL)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,5 0,044 0,102 0,103 0,201 0,122 0,117 0,018 0,14 0,298 0,426 0,171 0,312 1 0,17 0,164 0,143 0,243 0,299 0,159 0,222 1,38 0,157 0,528 0,268 0,295 1,5 0,18 0,167 0,16 0,625 0,321 0,685 0,517 0,79 0,147 0,49 1,471 0,195 2 0,09 0,661 0,162 0,617 0,386 0,82 0,708 1,22 0,188 0,36 0,411 0,184 3 0,051 0,279 0,214 0,542 0,399 0,455 0,249 0,27 0,579 0,414 0,326 0,225 4 0,243 0,125 0,12 0,479 0,319 0,309 0,105 0,29 0,273 0,76 0,17 0,372 6 0,089 0,106 0,11 0,433 0,131 0,112 0,097 0,12 0,135 0,431 0,236 0,26 8 0,02 0,113 0,097 0,163 0,144 0,041 0,107 0,14 0,063 0,14 0,116 0,138 10 0 0,063 0,068 0,138 0,132 0,03 0,033 0,05 0,02 0,065 0,081 0,067

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui apakah Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap Persepsi Etis Mahasiswa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, kesiapan belajar dan persepsi mahasiswa

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, perilaku belajar dan latar belakang pendidikan

Hal ini menunjukkan bahwa variable etika profesi, independensi, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual memberikan pengaruh sebesar 68,4%

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kecerdasan Intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan Spiritual berpengaruh terhadap pemahaman akuntansi

Nilai 0,535 dari koefisien determinasi (r 2 ) berarti kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual memberi pengaruh terhadap perilaku pegawai

sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASAN SPIRITUAL DAN PERILAKU BELAJAR TERHADAP

Pengaruh Kecerdasan Intelektual..., Muhammad Mazidun Niam, Ak.-IBS, 2017 PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN