Pendahuluan
Analisa Limbah Lingkungan
Program D4 Analis Kesehatan/TLM Fakultas Farmasi dan Sains
UHAMKA Pertemuan 1
VISI, MISI, dan TUJUAN
VISI
• Program Studi D4 Analis Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medik padaTahun 2028 memiliki visi sebagai berikut “Menjadi prophetic teaching program studi yang memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial di bidang Analis Kesehatan yang berkemajuan”.
MISI
• Menyelenggarakan pendidikan D4 Analis Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medikyang terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan;
• Menyelenggarakan pendidikan D4 Analis Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medik serta pembinaan kemahasiswaan yang
bermutu tinggi untuk menghasilkan lulusan yang cerdas secara spiritual, intelektual, emosional, dan sosial;
• Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bidang Analis Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medik yang
unggul dan bermanfaat secara nyata dalam kehidupan sehari-hari;
• Menyelenggarakan kerjasama dalam bidang Analis
Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medikpada tingkat nasional dan internasional.
TUJUAN
• Mewujudkan kampus yang memiliki norma akademik yang mengintegrasikan Al- Islam dan Kemuhammadiyahan dengan bidang Analis Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medik;
• Menghasilkan sarjana terapan Analis Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medik yang cerdas secara spiritual, intelektual, emosional, dan sosial;
• Menghasilkan karya ilmiah dan karya pengabdian masyarakat bidang Analis Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medik yang bermutu tinggi dan berdampak luas;
• Terselenggaranya kerjasama di bidang Analis Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medik secara nasional dan internasional untuk
tercapainya program studi yang berkemajuan.
PROFIL LULUSAN D4 TLM FFS UHAMKA
Program Studi Analis Kesehatan Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA, melaksanakan kegiatan pendidikan yang menghasilkan lulusan Sarjana
Terapan Kesehatan (S.Tr.Kes) dalam menjalankan tugas pelayanan sebagai:
• Teknisi Penanganan Spesimen : Perencana, pengambil, pemroses,
pengkaji dan penilai kualitas spesimen biologis untuk uji laboratorium sesuai prosedur standar.
• Teknisi Ahli Uji Spesimen : Penguji spesimen biologis untuk
menghasilkan informasi diagnostik laboratorium yang tepat berdasarkan standar operasional prosedur dan perkembangan teknologi.
• Validator Hasil Uji Spesimen : Pengendali dan penilai kesesuaian hasil uji spesimen secara analitik.
• Penyelia: Penyelia/supervisor kegiatan operasional dan manajerial dalam lingkup pelayanan laboratorium.
• Pengkaji dan Penerap Ilmiah : Perencana, pelaksana penelitian, dan penyusun laporan serta penyaji hasil penelitian dalam lingkup
laboratorium medis.
Imam Syafi'i Rahimahullah dalam satu kitabnya.
“Saudaraku, tidak akan memperoleh ilmu kecuali dengan enam perkara yang akan saya
beritahukan perinciannya: (1) kecerdasan, (2) semangat, (3) sungguh-sungguh, (4)
berkecukupan, (5) bersahabat (belajar) dengan
ustaz, (6) membutuhkan waktu yang lama."
LINKUNGAN (HIDUP)?
• Lingkungan hidup adalah kesatuan antara seluruh makhluk hidup dan non-hidup, meliputi berbagai unsur lingkungan serta manfaatnya,
termasuk interaksi seluruh spesies dan sumber daya alam. Demikian definisi istilah lingkungan hidup secara lengkap.
• Menurut Emil Salim, istilah lingkungan hidup yaitu mengacu kepada semua benda, keadaan, kondisi, dan juga pengaruh yang berada
dalam ruangan yang sedang kita tinggali dan hal tersebut
mempengaruhi kehidupan di sekitarnya baik itu hewan, tumbuhan, dan juga manusia.
LINKUNGAN (HIDUP)?
• Sedangkan menurut Kamus Ekologi, istilah lingkungan hidup atau environment mengacu kepada keseluruhan yang saling berkaitan
antara mahkluk hidup dan non hidup yang berada secara alamiah di bumi atau di sebagian daerahnya
• Menurut UU No 32 Tahun 2009, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang semua benda, daya, keadaan, makhluk hidup, termasuk
manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
LINKUNGAN (HIDUP)?
Berdasarkan gambar tersebut, kita dapat melihat bahwa terdapat
berbagai interaksi biotik dan abiotik yang terjadi di dalam satu
ekosistem. Dalam ilustrasi ini, kesemuanya dihubungkan atau melibatkan oleh siklus nitrogen.
Terlihat bahwa tumbuhan dimakan oleh tikus, kemudian kotoran tikus di tanah diurai oleh bakteri yang menghasilkan Amonium dan
seterusnya. Semua berputar dan saling terkait satu sama lain.
UNSUR-UNSUR LINGKUNGAN HIDUP
Komponen atau unsur lingkungan hidup terdiri atas beberapa unsur, yaitu:
• Unsur lingkungan biotik atau hayati. Komponen lingkungan ini terdiri dari
makhluk hidup seperti manusia, hewan atau satwa atau fauna, tumbuhan atau flora.
• Unsur lingkungan abiotik. Merupakan komponen lingkungan yang terdiri dari berbagai benda-benda tidak hidup, misalnya tanah, air, udara, iklim, dan
sebagainya. Keberadaan suatu lingkungan fisik sangat besar pengaruhnya terhadap kelangsungan hidup berbagai bentuk kehidupan di bumi. Dapatkah anda bayangkan jika air tak ada lagi oksigen di muka bumi?. Dapatkah manusia bernafas?. Tentu saja kehidupan di muka bumi tidak akan berlangsung secara wajar. Akan terjadi bencana kekeringan, banyak hewan, tumbuhan mati. Selain itu, akan terjadi pula perubahan musim, munculnya berbagai penyakit.
• Unsur sosial budaya,. Unsur ini adalah lingkungan sosial, budaya yang ada di
sekitar manusia. Merupakan sistem nilai, gagasan, keyakinan dalam menentukan perilaku manusia sebagai makhluk sosial.
LINGKUNGAN HIDUP DAN PERMASALAHANNYA
• Pemanasan global yang menyebabkan meningkatnya suhu lautan dan permukaan bumi sehingga mencairnya es di kutub. Kemudian,
meningkatnya permukaan air laut dan juga perubahan pola alami musim yang berakibat terciptanya bencana banjir bandang, salju berlebihan atau penggurunan.
• Pencemaran lingkungan berupa pencemaran udara, pencemaran air dan pencemaran tanah. Untuk lebih memahaminya, baca artikel
pengertian pencemaran lingkungan.
• Penipisan sumber daya alam sehingga memicu konflik antar negara dan kawasan.
• Punahnya keanekaragaman hayati, baik itu tumbuhan atau satwa liar.
LINGKUNGAN HIDUP DAN PERMASALAHANNYA
• Penggundulan hutan dan deforestasi.
• Pengasaman laut. Ini adalah dampak langsung dari produksi CO2 yang berlebihan.
• Penipisan lapisan ozon dan efek rumah kaca.
• Terjadinya hujan asam yang disebabkan karena proses pembakaran bahan bakar fosil atau meletusnya gunung berapi. Ia dapat pula terjadi karena vegetasi busuk yang melepaskan sulfur dioksida dan nitrogen oksida ke atmosfer.
• Rekayasa genetika untuk memproduksi makanan atau pertanian.
Modifikasi genetik makanan berpotensi meningkatkan racun dan penyakit.
Islam dan Lingkungan Hidup
• Islam adalah agama Rahmatan lil ‘alamin.Tidak hanya menjaga
hubungan antara manusia dengan penciptanya (ibadah),atau antara manusia dengan sesamanya (muamalah), Islam juga menjaga
hubungan antara manusia dengan ekosistem yang ada di sekelilingnya.
• Menjaga kondisi ekologi termasuk bagian dari menjaga harta yang merupakan salah satu dari tujuan pokok syariah (maqashid al-
Syari’ah). Harta yangdimaksud bukan dalam arti sempit, akan tetapi segala sesuatu yang membuat manusia cenderung/suka padanya dan berusaha untuk mendapatkannya termasuk didalamnya lingkungan alam yang ada disekeliling kita. (Yusuf al-Qardhawi, 2001:51)
• َءَٰٓاَمِ دلٱ ُكِف ْسَي َو اَهيِف ُدِسْفُي نَم اَهيِف ُلَعْجَتَأ ۟ا َٰٓوُلاَق ۖ ًةَفيِلَخ ِض ْرَ ْلْٱ ىِف ٌلِعاَج ىِ نِإ ِةَكِئَٰٓ َلَمْلِل َكُّبَر َلاَق ْذِإَو َل اَم ُمَلْعَأ َٰٓىِ نِإ َلاَق ۖ َكَل ُسِ دَقُن َو َكِدْمَحِب ُحِ بَسُن ُنْحَن َو
َنوُمَلْعَت
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata:
"Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan
Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".
• Referensi: https://tafsirweb.com/290-quran-surat-al-baqarah-ayat-30.html
Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)
• Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- memberitahukan bahwa Dia telah berfirman kepada para Malaikat, bahwasanya Dia akan menciptakan manusia untuk ditempatkan di muka bumi secara silih berganti. Tugas utama mereka adalah memakmurkan bumi atas dasar
ketaatan kepada Allah. Lalu para Malaikat bertanya kepada Tuhan mereka -dengan
maksud meminta bimbingan dan penjelasan- tentang hikmah di balik penempatan anak cucu Adam -'alaihissalām- sebagai khalifah di muka bumi, sedangkan mereka akan
membuat kerusakan di sana dan menumpahkan darah secara semena-mena. Para
malaikat itu mengatakan, “Sementara kami ini senantiasa patuh kepada-Mu, mensucikan dan memuji-Mu, serta menghormati keagungan dan kesempurnaan-Mu. Kami tidak
pernah letih dalam melakukan hal itu.” Allah menjawab pertanyaan mereka dengan firman-Nya, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui tentang
adanya hikmah-hikmah besar di balik penciptaan mereka dan tujuan-tujuan besar di balik penetapan mereka sebagai khalifah di muka bumi.”
• Referensi: https://tafsirweb.com/290-quran-surat-al-baqarah-ayat-30.html
• َّلِإ ُج ُرْخَي َل َثُبَخ ىِذَّلٱ َو ۖ ۦِهِ بَر ِنْذِإِب ۥُهُتاَبَن ُجُرْخَي ُبِ يَّطلٱ ُدَلَبْلٱ َو م ْوَقِل ِت َياَءْلٱ ُف ِ رَصُن َكِل َذَك ۚ اًدِكَن
َنوُرُكَْْي
• Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda
kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.
• Referensi: https://tafsirweb.com/2512-quran-surat-al-araf-ayat- 58.html
QS. al-Rûm [30]: 41-42
• َضْعَب مُهَقيِذُيِل ِساَّنلٱ ىِدْيَأ ْت َبَسَك اَمِب ِرْحَبْلٱ َو ِ رَبْلٱ ىِف ُداَسَفْلٱ َرَهَظ ْمُهَّلَعَل ۟اوُلِمَع ىِذَّلٱ
َنوُع ِج ْرَي
• َناَك ۚ ُلْبَق نِم َنيِذَّلٱ ُةَبِق َع َناَك َفْيَك ۟اوُرُظنٱَف ِض ْرَ ْلْٱ ىِف ۟اوُريِس ْلُق مُهُرَثْكَأ
َنيِك ِرُّْْم
• Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena
perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (41)
• "Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)“ (42)
Tafsir QS. al-Rûm [30]: 41
• Telah tampak kerusakan di berbagai hal seperti kegersangan,
kekeringan, kebakaran, banjir, penyakit, kegelisahan dan ditawan oleh musuh akibat kemaksiatan dan dosa manusia. Supaya Allah membuat mereka merasakan balasan dari sebagian perbuatan mereka di dunia sebelum dihukum di akhirat dan supaya mereka bisa kembali dari
kemaksiatan mereka dan bertaubat atas dosa-dosa (mereka). (Tafsir al-Wajiz)
• Referensi: https://tafsirweb.com/37708-quran-surat-ar-rum-ayat-41- 42.html
Tafsir QS. al-Rûm [30]: 42
• Wahai rasulallah, katakanlah kepada orang-orang yang mendustakan risalahmu, “Berjalanlah ke penjuru bumi dan renungkanlah tentang apa yang terjadi di sana, supaya kalian bisa memastikan kebenaran janji Kami dan lihatlah takdir umat-umat terdahulu yang Kami
hancurkan, karena kebanyakan mereka menyekutukan Allah dengan tuhan lain” (Tafsir al-Wajiz)
• Referensi: https://tafsirweb.com/37708-quran-surat-ar-rum-ayat-41- 42.html
PERAN MUHAMMADIYAH DALAM ISU LINGKUNGAN HIDUP
• Muhammadiyah sangat concern terhadap masalah lingkungan hidup, sebagai pengejawantahan amar ma’ruf dan nahi munkar.
• Melalui Majelis Lingkungan Hidup PP. Muhammadiyah memberikan penyuluhan, pencerahan kepada masyarakat akan pentingnya
memperhatikan kelestarian lingkungan hidup dengan menyatakan
bahwa PENYELAMATAN LINGKUNGAN: JIHAD MUHAMMADIYAH DI ABAD KEDUA
• Melalui majelis-majelis di Muhammadiyah dan semua ortomnya, universitas, sekolah, dan rumah sakit bergerak untuk melestarikan lingkungan hidup