1
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)
Mata Kuliah: Struktur Perkembangan Hewan II Koordinator Tim Pembina Mata Kuliah
PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
INSTITUT TEKNOLOGI DAN SAINS NAHDLATUL ULAMA PASURUAN
2020
2 Diterbitkan Oleh : Program Studi Pendidikan Biologi, 2020
Dokumen : RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
Nama Mata Kuliah : Struktur Perkembangan Hewan II Jumlah sks : 3
Koordinator Tim Pembina MK : Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si Koordinator Rumpun MK : Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si
3
DAFTAR ISI
Halaman
Cover 1
Penyusun 2
Daftar Isi 3
Rencana Pembelajaran Semester 4
4 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
MATA KULIAH KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tanggal
Penyusunan STRUKTUR
PERKEMBANGAN HEWAN II
042P0604 MKK 3 IV 17 Februari
2020 Koordinator Pengembang RPS Koordinator RMK Ketua PRODI Pendidikan Biologi
Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si. Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si. Rizka Elan Fadilah, M.Pd Capaian
Pembelajaran (CP) CPL yang dibebankan pada MK
S9 Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
P1 Menguasai konsep, prinsip, hukum, dan teori Biologi serta terapannya dalam pembelajaran di sekolah P3 Mampu memecahkan permasalahan pendidikan biologi melalui penelitian ilmiah dengan memanfaatkan
kemajuan IPTEK sesuai dengan konteks sekolah dan perkembangan peserta didik
P6 Mampu menerapkan konsep biologi dan teknologi kependidikan dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK untuk membuat produk-produk pembelajaran dalam mendukung terselenggarana pembelajaran biologi tinggi
KU1 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau
5 implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya
KU3 Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan serta menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi
CP-MK
M1 Menguasai konsep, prinsip, hukum, dan teori Biologi serta terapannya dalam pembelajaran di sekolah serta mampu memecahkan permasalahan pendidikan biologi melalui penelitian ilmiah dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK sesuai dengan konteks sekolah dan perkembangan peserta didik. Selain itu juga mampu menerapkan konsep biologi dan teknologi kependidikan dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK untuk membuat produk-produk pembelajaran dalam mendukung terselenggaranya pembelajaran biologi tinggi dengan bertanggungjawab (P1, P3, P6, S9)
M2 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora serta mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan serta menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir dengan bertanggungjawab (KU1, KU3, S9)
6 SUB-CPMK (Kemampuan Akhir yang direncanakan)
L1 Menjelaskan memahami tentang definisi embrio hewan dan tingkat perkembangan hewan secara umum L2 Menjelaskan tentang: Tingkat perkembangan vertebrata
L3 Menjelaskan definisi gamet serta macam gamet dan migrasi bakal gamet ke gonad, perbanyakan gamet secara mitosis serta reduksi kromosom secara meiosis.
L4 Menjelaskan tipe dan persiapan fertilisasi menjelaskan perjalanan spermatozoa dan sel telur ke tempat fertilisasi dan tahapan fertilisasi
L5 Menjelaskan definisi, ciri dan klasifikasi blastula
L6 Menjelaskan proses pembentukan gastrula (gastrulasi) pada hewan vertebrata dan invertebrata L7 Menjelaskan tahapan neurulasi pada hewan dan pembentukan sistem saraf pusat
L8 Menjelaskan Organogenesis turunan ektoderm: Pembentukan mata
L9 Menjelaskan Organogenesis turunan ektoderm: Organogenesis Telinga, Hidung, Lidah L10 Menjelaskan Organogenesis turunan mesoderm: Organogenesis Jantung dan pembuluh darah L11 Menjelaskan Organogenesis turunan endoderm: Organogenesis organ urogenital
L12 Menjelaskan Organogenesis turunan endoderm: Organogenesis organ pencernaan dan pernapasan Deskripsi Singkat Mata
Kuliah
DESKRIPSI
Mata kuliah ini memuat tentang pengetahuan dan pemahaman tentang struktur dan perkembangan embrio pada hewan yang digunakan untuk penelitian serta penerapan dalam dunia pendidikan.
Materi Pembelajaran/
Pokok Bahasan
BahanKajian
1. Embrio, fetus dan perkembangan vertebrata secara umum 2. Tingkat perkembangan vertebrata
3. Gametogenesis 4. Fertilisasi
7 5. Blastulasi
6. Gastrulasi 7. Neurulasi
8. Organogenesis Pembentukan mata 9. Organogenesis Telinga, Hidung, Lidah 10. Organogenesis Jantung dan pembuluh darah 11. Organogenesis organ urogenital
12. Organogenesis organ pencernaan dan pernapasan 13. Plasenta
Topik Bahasan
1. Definisi embrio, fetus dan tingkat perkembangan hewan secara umum
2. Tingkat perkembangan vertebrata: Tingkat perkembangan Vertebrata mulai dari persiapan, fertilasi, pembelahan, pembentukan lapisan benih, pembentukan organ dan tingkat pertumbuhan
3. Tahapan gametogenesis, perbanyakan gamet secara mitosis serta meiosis.
4. Fertilisasi: perjalanan spermatozoa dan sel telur ke tempat fertilisasi dan tahapan fertilisasi 5. Blastulasi: tahapan pembentukan blastula dan klasifikasi blastula
6. Gastrulasi: tahapan pembentukan gastrula pada vertebrata dan invertebrata 7. Neurulasi: tahapan neurulasi dan pembentukan sistem saraf pusat
8. Organogenesis turunan ektoderm: tahapan pembentukan mata
9. Organogenesis turunan ektoderm: tahapan pembentukan telinga, hidung dan lidah 10. Organogenesis turunan mesoderm: tahapan pembentukan organ pada sistem sirkulasi 11. Organogenesis turunan endoderm: tahapan pembentukan organ reproduksi dan saluran urin 12. Organogenesis turunan endoderm: tahapan pembentukan sistem pencernaan dan pernapasan 13. Plasenta: penyusun selaput plasenta pada mamalia dan aves
Pustaka
Utama :
1. Carlson, B.M. 1996 : patten’s Foundation of Embryology, 6th, Edition , Mcgraw- Hill, Inc, New York, PP 189-226
8 2. Sagi, M 1998. Embriologi Perbandingan pada vertebrata, Fakultas Biologi UGM, Yogyakarta, hal 151-181.
3. Sudarti, S. dan Sutasurya, L.A 1990. Dasar-Dasar Struktur dan Perkembangan Hewan, F MIPA ITB, Bandung
Pendukung
Media Pembelajaran Sofware Hardware :
Video Pembelajaran Laptop, LCD, dll Teacher/Team
Teaching/ Tim LS
Sisca Desi Prastyaningtias, M. Si (SIS)
Assessment Tes Tulis Mata Kuliah Syarat -
Pertemuan Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
1 Kontrak
perkuliah an dan pengantar struktur perkemba
Ceramah 100
9 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%) ngan
hewan 2 1. Menjelaskan
perkembanga n embrio pada beberapa hewan (C2, P2 dan A2)
2. Menjelaskan perkembanga n embrio pada telur ayam (C2, P2, A2)
1. Menjelask an definisi embrio fetus dan embrio logi 2. Menjelask
an tingkat perkemba ngan vertebrata secara umum Menjelaskan
perkembanga n embrio pada telur ayam
Embrio, fetus dan perkemba ngan vertebrata secara umum
Embrio ayam
Ceramah
Praktikum
Diskusi dan tanya jawab
Pengamatan dan diskusi
100
170
Ketepatan dan
penguasaan
1. Sikap . Pengetahu an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil
Ketepatan dalam menjelaskan Definisi embrio fetus, embriologi dan Tingkat perkembanga n vertebrata secara umum
Ketepatan menjelaskan perkembanga n embrio pada telur ayam
10% [1], [2]
10 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%) pengamat
an 3 1. Menjelaskan
tentang Tingkat perkembanga n vertebrata (C2, P2 dan A2)
1. Menjelask an
Tingkat perkemba ngan Vertebrata 2. Menjelask
an Tingkat persiapan 3. Menjelask
an Tingkat fertilisasi 4. Menjelask
an Tingkat pembelah an 5. Menjelask
an Tingkat pembentu kan
Tingkat perkemba ngan vertebrata
Ceramah Diskusi dan tanya jawab
100 Ketepatan dan
penguasaan
Ketepatan menjelaskan Tingkat perkembanga n Vertebrata, Tingkat persiapan, Tingkat fertilasi, Tingkat pembelahan, Tingkat pembentukan lapisan benih, Tingkat pembentukan organ,
Tingkat pertumbuhan
10% [2], [3]
11 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%)
2. Menjelaskan Gastrulasi katak (C2, P2 dan A2)
lapisan benih 6. Menjelask
an Tingkat pembentu kan organ 7. Menjelask
an Tingkat pertumbu han
Menjelaskan perkembanga n embrio tahap gastrulasi pada katak
Gastrulasi katak
Praktikum Pengamata n
mikroskopi s dan diskusi
170 1. Sikap . Pengetahu an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
Ketepatan menjelaskan perkembanga n embrio tahap gastrulasi pada katak
12 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%) 4 1. Menjelaskan
definisi gamet serta macam gamet dan migrasi bakal gamet ke gonad, tahapan pembentukan gamet secara mitosis dan meiosis (C2, P2 dan A2)
2. Menjelaskan struktur
1. Menjelaska n definisi dan macam gamet 2. Menjelaska
n definisi gametogene sis
3. Menjelaska n tahapan spermatoge nesis dan oogenesis 4. Menjelaska
n asal dan migrasi bakal gamet 5. Menjelaska
n
perbanyaka n gamet secara mitosis dan meiosis Menjelaskan struktur
Gametoge nesis
Ceramah
Praktikum
Diskusi dan tanya jawab
Pengamata n
100
170
Ketepatan dan
penguasaan
1. Sikap . Pengetahu
Ketepatan menjelaskan Definisi dan macam gamet, gametogenesi s, Tahapan spermatogene sis dan oogenesis serta Asal dan migrasi bakal gamet dan
perbanyakan gamet secara mitosis dan meiosis
Ketepatan menjelaskan
10% [1], [2]
13 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%) ovarium dan
sel telur (C2, P2 dan A2)
ovarium dan sel telur pada katak dan mamalia
mikroskopi s dan diskusi
an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
struktur ovarium dan sel telur pada mamalia
5 1. Menjelaskan proses
fertilisasi (C2, P2 dan A2)
1. Menjelask an definisi fertilisasi 2. Menjelask
an tipe persiapan fertilisasi 3. Menjelask
an tahapan fertilisasi 4. Menjelask
an
perjalanan gamet
Fertilisasi Ceramah Diskusi dan tanya jawab
100 Ketepatan dan
penguasaan
Ketepatan menjelaskan Definisi fertilisasi, tipe persiapan fertilisasi, Tahapan fertilisasi, Perjalanan gamet, proses fertilisasi
10% [1], [3]
14 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%)
2. Menjelaskan struktur testis dan sel spermatogeni k (C2, P2 dan A2)
Menjelaskan struktur testis dan sel spermatogeni k katak dan mamalia
Praktikum Pengamatan mikroskopis dan diskusi
170 1. Sikap . Pengetahu an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
Ketepatan menjelaskan struktur testis dan sel spermatogeni k katak dan mamalia
6 1. Menjelaskan pembentukan blastula pada hewan (C2, P2 dan A2)
2. Menjelaskan proses
organogenesi
Menjelaskan definisi, ciri, klasifikasi dan tahapan pembentukan blastula
Menjelaskan organogenesi s pada katak
Blastulasi
Organoge
Ceramah
Praktikum
Diskusi dan tanya jawab
Pengamatan mikroskopis
dan diskusi 100
170
Ketepatan dan
penguasaan
1. Sikap . Pengetahu an
Ketepatan menjelaskan definisi, ciri, klasifikasi dan tahapan pembentukan blastula Ketepatan menjelaskan organogenesi
10% [2], [3]
15 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%) s pada katak
(C2, P2 dan A2)
nesis katak
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
s pada katak
7 1. Menjelaskan tahapan pembentukan gastrula dan dapat
membanding kan
gastrulasi pada vertebrata (C2, P2 dan A2)
1. Menjelask an
Definisi gastrula 2. Menjelask
an tujuan dan tahapan gastrulasi pada vertebrata 3. Menjelask
an Gerakan morfogen etik 4. Menjelask
Gastrulasi Ceramah Diskusi dan tanya jawab
100 Ketepatan dan
penguasaan
Ketepatan menjelaskan Definisi gastrula, tujuan dan macam gastrulasi, Gerakan morfogenetik dan Peta nasib
10% [1], [3]
16 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%)
2. Menjelaskan perkembanga n embrio ayam 18-24 jam (C2, P2 dan A2)
an Peta nasib
Menjelaskan perkembanga n embrio pada ayam
Embrio ayam
Praktikum Pengamatan mikroskopis dan diskusi
170 1. Sikap . Pengetahu an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
Ketepatan Menjelaskan perkembanga n embrio pada ayam
8 UTS (bobot uts merupakan akumulasi dari bobot tes yang dirancang di setiap kemampuan akhir yang direncanakan) 9 1. Menjelaskan
proses
neurulasi dan pembentukan sistem saraf pusat (C2, P2 dan A2)
1. Menjelask an definisi neurulasi 2. Menjelask
an tahapan neurulasi 3. Menjelask
an
Neurulasi Ceramah Diskusi dan tanya jawab
100 Ketepatan dan
penguasaan
Ketepatan menjelaskan definisi neurulasi, tahapan neurulasi dan pembentukan sistem saraf pusat
10% [2], [3]
17 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%)
2. Menjelaskan perkembanga n embrio ayam 33-48 jam (C2, P2 dan A2)
pembentu kan sistem saraf pusat Menjelaskan perkembanga n embrio ayam 33-48 jam
Embrio ayam
Praktikum Pengamata n
mikroskopi s dan diskusi
170 1. Sikap . Pengetahu an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
Ketepatan menjelaskanp erkembangan embrio ayam 33-48 jam
10 1. Menjelaskan proses
pembentukan organ mata (C2, P2 dan A2)
2. Menjelaskan proses
Menjelaskan tahapan pembentukan organ mata
Memahami Proses
Organoge nesis mata
Blastulasi mamalia
Ceramah
Praktikum
Diskusi dan tanya jawab
Pengamata n
100
170
Ketepatan dan
penguasaan
1. Sikap .
Ketepatan menjelaskan tahapan pembentukan organ mata
Ketepatan menjelaskan
10% [2], [3]
18 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%) blastulasi
pada babi (C2, P2 dan A2)
blastulasi pada babi
mikroskopi s dan diskusi
Pengetahu an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
proses blastulasi pada babi
11 1. Menjelaskan mengenai tahapan organogenesi s pada Telinga, Hidung, Lidah (C2, P2 dan A2)
1. Menjelask an
tahapan pembentu kan organ telinga 2. Menjelask
an tahapan pembentu kan organ hidung 3. Menjelask
an tahapan
Organo genesis Hidung Telinga dan Lidah
Ceramah Diskusi dan tanya jawab
100 Ketepatan dan
penguasaan
Ketepatan menjelaskan tahapan pembentukan organ telinga, hidung dan lidah
10% [2], [3]
19 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%)
2. Menjelaskan proses
gastrulasi pada babi (C2, P2 dan A2)
pembentu kan organ lidah Menjelaskan Proses gastrulasi pada babi
Gastrula si Mamali a
Praktikum Pengamata n
mikroskopi s dan diskusi
170 1. Sikap . Pengetahu an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
Ketepatan menjelaskan proses gastrulasi pada babi
12 1. Menjelaskan proses
pembentukan organ
jantung dan pembuluh darah (C2, P2 dan A2)
1. Menjelask an
pembentu kan organ jantung 2. Menjelask
an pembentu kan pembuluh
Organoge genesis sistem sirkulasi
Ceramah Diskusi dan tanya jawab
100 Ketepatan dan
penguasaan
Ketepatan menjelaskan pembentukan organ jantung dan
pembuluh darah
10% [2], [3]
20 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%)
2. Menjelaskan proses organigenesi s pada babi (C2, P2 dan A2)
darah Menjelaskan proses organogenesi s pada babi
Organoge nesis Mamalia
Praktikum Pengamata n
mikroskopi s dan diskusi
170 1. Sikap . Pengetahu an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
Ketepatan menjelaskan proses organogenesi s pada babi
13 Menjelaskan proses
pembentukan organ
urogenital (C2, P2)
1. Menjelask an proses pembentu kan organ kelamin jantan dan betina 2. Menjelask
an proses pembentu kan organ saluran
Organoge nesis sistem urogenital
Ceramah Praktikum
Diskusi tanya jawab Pengamata n
mikroskopi s dan diskusi
100 1. Ketepatan dan penguasaa n
2. Sikap . Pengetahu an
3. Keterampi lan/ unjuk kerja 4. Kelengka
Ketepatan menjelaskan tahapan pembentukan organ
kelamin jantan dan betina dan pembentukan organ saluran urin
10% [1], [2]
21 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%)
urin pan
penulisan laporan hasil pengamat an 14 Menjelaskan
proses pembentuka n organ, saluran dan kelenjar pencernaan dan
pernapasan (C2, P2)
1. Menjelask an tahap pembentu kan organ, saluran dan kelenjar pencernaa n
2. Menjelask an tahap pembentu kan organ, saluran pencernaa n
Organoge nesis sistem pencernaa n dan pernapasa n
Ceramah Praktikum
Diskusi tanya jawab Pengamata n
mikroskopi s dan diskusi
100 1. Ketepatan dan penguasaa n
2. Sikap . Pengetahu an
3. Keterampi lan/ unjuk kerja 4. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat
Ketepatan menjelaskan tahap
pembentukan organ,
saluran dan kelenjar pencernaans Serta tahap pembentukan organ,
saluran pencernaan
10%
22 Pertemuan
Ke
Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pokok
Bentuk dan Metode Pembelajar
an
Pengalama n Belajar Mahasiswa
Estimasi Waktu
Penilaian
Referens Bentuk & i
Kriteria
Indikator Penilaian
Bobot (%) an
15 1. Menjelaskan selaput plasenta pada aves dan mamalia (C2, P2 dan A2)
2. Menjelaskan bagian- bagian plasenta mencit (C2, P2 dan A2)
1. Menjelask an
tahapan pembentu kan plasenta 2. Menjelask
an jenis- jenis plasenta
Menjelaskan bagian- bagian plasenta pada mencit
Plasenta Ceramah
Praktikum
Diskusi tanya jawab
Pengamata n dan diskusi
100
170
Ketepatan dan
penguasaan
1. Sikap . Pengetahu an
2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka
pan penulisan laporan hasil pengamat an
Ketepatan menjelaskan tahapan pembentukan plasenta dan jenis-jenis plasenta
Ketepatan menjelaskan bagian- bagian plasenta mencit
10% [1], [2]
16 UAS (bobot uas merupakan akumulasi dari bobot tes yang dirancang di setiap kemampuan akhir yang direncanakan)
KONTRAK KULIAH 1. IDENTITAS MATAKULIAH
PROGRAM STUDI : Pendidikan Biologi
MATAKULIAH : Struktur Perkembangan Hewan II KODE MATAKULIAH : 042P0604
SKS : 3
SEMESTER : IV
MATAKULIAH PRASYARAT
: Struktur Perkembangan Hewan I DOSEN PENGAMPU : Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si
2. MANFAAT MATAKULIAH
Dengan mengambil mata kuliah Struktur Perkembangan Hewan I ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman pemahaman mengenai prinsip dan konsep dasar reproduksi, baik struktur maupun fungsinya, perkembangan embrio Vertebrata dan Invertebrata.
3. DESKRIPSI MATAKULIAH
Mata kuliah ini mempelajari Matakuliah ini memberikan pemahaman mengenai prinsip dan konsep dasar reproduksi, baik struktur maupun fungsinya, perkembangan embrio Vertebrata dan Invertebrata dan aplikasinya. serta penerapan dalam dunia pendidikan.
Sub pokok bahasan yang mendukung mata kuliah ini :
1. Embrio, fetus dan perkembangan vertebrata secara umum 2. Tingkat perkembangan vertebrata
3. Gametogenesis 4. Fertilisasi 5. Blastulasi 6. Gastrulasi 7. Neurulasi
8. Organogenesis Pembentukan mata 9. Organogenesis Telinga, Hidung, Lidah 10. Organogenesis Jantung dan pembuluh darah 11. Organogenesis organ urogenital
12. Organogenesis organ pencernaan dan pernapasan 13. Plasenta
4. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATAKULIAH, KEMAMPUAN AKHIR YANG DIRENCANAKAN, DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Capaian Pembelajaran Matakuliah (CPMK)
: Mampu menerapkan konsep biologi dan teknologi kependidikan dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK dalam mendukung terselenggaranya pembelajaran biologi dengan bertanggungjawab dengan berpikir logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi dengan bertanggungjawab
No Kemampuan Akhir yang direncanakan
Indikator Pencapaian Kompetensi 1 Menjelaskan
perkembangan embrio pada beberapa hewan
1.1 Menjelaskan Menjelaskan definisi embrio fetus dan embriologi
1.2 Menjelaskan tingkat perkembangan vertebrata secara umum
2 Menjelaskan tentang Tingkat perkembangan vertebrata
2.1 Menjelaskan Tingkat perkembangan Vertebrata 2.2 Menjelaskan Tingkat persiapan
2.3 Menjelaskan Tingkat fertilisasi 2.4 Menjelaskan Tingkat pembelahan
2.5 Menjelaskan Tingkat pembentukan lapisan benih 2.6 Menjelaskan Tingkat pembentukan organ 2.7 Menjelaskan Tingkat pertumbuhan
3 Menjelaskan definisi gamet serta macam gamet dan migrasi bakal gamet ke gonad, tahapan pembentukan gamet secara mitosis dan meiosis
3.1 Menjelaskan definisi dan macam gamet 3.2 Menjelaskan definisi gametogenesis 3.3 Menjelaskan tahapan spermatogenesis dan
oogenesis
3.4 Menjelaskan asal dan migrasi bakal gamet 3.5 Perbanyakan gamet secara mitosis dan meiosis 4 Menjelaskan tahapan
proses fertilisasi
4.1 Menjelaskan definisi fertilisasi 4.2 Menjelaskan tipe persiapan fertilisasi 4.3 Menjelaskan tahapan fertilisasi 4.4 Menjelaskan perjalanan gamet
4.5 Menjelaskan proses sintesis jaringan konektif pada tingkat seluler
5 Menjelaskan
pembentukan blastula pada hewan
5.1 Menjelaskan definisi blastulasi 5.2 Menjelaskan ciri blastula
5.3 Menjelaskan tahapan pembentukan blastula 6 Menjelaskan tahapan
pembentukan gastrula
dan dapat
membandingkan
gastrulasi pada vertebrata
6.1 Menjelaskan Definisi gastrulasi
6.2 Menjelaskan Tujuan dan macam gastrulasi 6.3 Menjelaskan tujuan dan tahapan gastrulasi pada
vertebrata
6.3 Menjelaskan Gerakan morfogenetik 6.4 Menjelaskan Menjelaskan Peta nasib 7 Menjelaskan proses
neurulasi dan
pembentukan sistem
7.1 Menjelaskan definisi neurulasi
7.2 Menjelaskan tahapan neurulasi makhluk hidup
saraf pusat 7.3 Menjelaskan pembentukan sistem saraf pusat
8 Menjelaskan proses pembentukan organ mata
Menjelaskan tahapan pembentukan organ mata
9 Menjelaskan mengenai tahapan organogenesis pada Telinga, Hidung, Lidah
9.1 Menjelaskan tahapan pembentukan organ telinga 9.2 Menjelaskan pembentukan organ hidung
9.3 Menjelaskan tahapan pembentukan organ lidah 10 Menjelaskan proses
pembentukan organ jantung dan pembuluh darah
10.1 Menjelaskan pembentukan organ jantung 10.2 Menjelaskan pembentukan pembuluh darah 11 Menjelaskan proses
pembentukan organ urogenital
11.1 Menjelaskan proses pembentukan organ kelamin jantan dan betina
11.2 Menjelaskan proses pembentukan organ saluran urin
12 Menjelaskan proses pembentukan organ, saluran dan kelenjar pencernaan dan pernapasan
12.1 Menjelaskan tahap pembentukan organ, saluran dan kelenjar pencernaan
12.2 Menjelaskan tahap pembentukan organ, saluran pencernaan
13 Menjelaskan selaput plasenta pada aves dan mamalia
a. Menjelaskan tahapan pembentukan plasenta b. Menjelaskan jenis-jenis plasenta
5. ORGANISASI MATERI
PETA KOMPETENSI
MATA KULIAH PENGEMBANGAN MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mampu menerapkan konsep biologi dan teknologi kependidikan dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK dalam mendukung terselenggaranya pembelajaran biologi dengan bertanggungjawab dengan berpikir logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi dengan bertanggungjawab
(2)
Embrio, fetus dan perkemba ngan vertebrata secara umum
(1)
Konsep dasar reproduksi hewan, struktur dan fungsi serta perkembangan embrio hewan
(3)
Tingkat perkemba ngan vertebrata
(5)
Fertilisasi
(4)
Gametog enesis
(6)
Blastulasi ,
Gastrulas i dan Neurulasi
(7)
Organog enesis mata, Hidung Telinga dan Lidah
(8)
Organog egenesis sistem sirkulasi, sistem urogenita l
(9) Membuat media berbasis IT
(9)
Organog egenesis sistem sistem pencerna an dan pernapas an
(10)
Plasenta
6. MATERI/BAHAN BACAAN/REFERENSI
4. Carlson, B.M. 1996 : patten’s Foundation of Embryology, 6th, Edition , Mcgraw- Hill, Inc, New York, PP 189-226
5. Sagi, M 1998. Embriologi Perbandingan pada vertebrata, Fakultas Biologi UGM, Yogyakarta, hal 151-181.
6. Sudarti, S. dan Sutasurya, L.A 1990. Dasar-Dasar Struktur dan Perkembangan Hewan, F MIPA ITB, Bandung
7. STRATEGI PERKULIAHAN
Perkuliahan terdiri dari 3 SKS, berupa kuliah 2 SKS dan praktikum 1 SKS. Pendekatan proses pembelajaran menggunakan metode ceramah dan diskusi. Pemahaman materi bisa disampaikan baik dalam bentuk ceramah, diskusi, latihan dan praktikum.
8. TUGAS-TUGAS
Tugas yang diberikan yaitu kuis disetiap akhir perkuliahan 9. PENILAIAN DAN KRITERIA PENILAIAN
Dalam menentukan nilai akhir memerhatikan beberapa aspek berikut:
a. Partisipasi dalam kegiatan di kelas (bobot 10%; kehadiran, kemampuan bertanya, kemampuan mengungkapkan pendapat)
b. Tugas Kelompok (bobot 20%) c. UTS (bobot 30%)
d. UAS (bobot 40%)
Nilai Angka Nilai Huruf Nilai Numerik Sebutan
86 - 100 A 4 Istimewa
81 - 85 A- 3.7 Sangat Baik
76 - 80 B+ 3.3 Lebih Baik
71 - 75 B 3 Baik
66 – 70 B- 2.7 Cukup Baik
61 - 65 C+ 2.3 Lebih Cukup
51 – 60 C 2 Cukup
41 – 50 D 1 Kurang
0 - 40 E 0 Kurang Sekali
10. JADWAL PERKULIAHAN
No Hari/Tanggal Pokok Bahasan
1 Kamis, 20 Februari 2020 Kontrak perkuliahan dan pengantar struktur perkembangan hewan
2 Kamis, 27 Februari 2020 Embrio, fetus dan perkembangan vertebrata secara umum
3 Kamis, 5 Maret 2020 Tingkat perkembangan vertebrata 4 Kamis, 12 Maret 2020 Gametogenesis
5 Kamis, 19 Maret 2020 Fertilisasi 6 Kamis, 26 Maret 2020 Blastulasi 7 Kamis, 2 April 2020 Gastrulasi
8 Kamis, 9 April 2020 Ujian Tengah Semester 9 Kamis, 16 April 2020 Neurulasi
10 Kamis, 23 April 2020 Organogenesis mata
11 Kamis, 30 April 2020 Organogenesis Hidung Telinga dan Lidah 12 Jumat, 8 Mei 2020 Organogegenesis sistem sirkulasi
13 Kamis, 14 Mei 2020 Organogenesis sistem urogenital 14 Kamis, 4 Juni 2020 Organogenesis sistem pencernaan dan
pernapasan 15 Kamis, 11 Juni 2020 Plasenta
16 Kamis, 25 Juni 2020 Ujian Akhir Semester
Pasuruan, 17 Februari 2020
Ketua Tingkat Dosen Pengampu
... Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si NIM :