• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

1

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Mata Kuliah: Struktur Perkembangan Hewan II Koordinator Tim Pembina Mata Kuliah

PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

INSTITUT TEKNOLOGI DAN SAINS NAHDLATUL ULAMA PASURUAN

2020

(2)

2 Diterbitkan Oleh : Program Studi Pendidikan Biologi, 2020

Dokumen : RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Nama Mata Kuliah : Struktur Perkembangan Hewan II Jumlah sks : 3

Koordinator Tim Pembina MK : Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si Koordinator Rumpun MK : Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si

(3)

3

DAFTAR ISI

Halaman

Cover 1

Penyusun 2

Daftar Isi 3

Rencana Pembelajaran Semester 4

(4)

4 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

MATA KULIAH KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tanggal

Penyusunan STRUKTUR

PERKEMBANGAN HEWAN II

042P0604 MKK 3 IV 17 Februari

2020 Koordinator Pengembang RPS Koordinator RMK Ketua PRODI Pendidikan Biologi

Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si. Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si. Rizka Elan Fadilah, M.Pd Capaian

Pembelajaran (CP) CPL yang dibebankan pada MK

S9 Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri

P1 Menguasai konsep, prinsip, hukum, dan teori Biologi serta terapannya dalam pembelajaran di sekolah P3 Mampu memecahkan permasalahan pendidikan biologi melalui penelitian ilmiah dengan memanfaatkan

kemajuan IPTEK sesuai dengan konteks sekolah dan perkembangan peserta didik

P6 Mampu menerapkan konsep biologi dan teknologi kependidikan dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK untuk membuat produk-produk pembelajaran dalam mendukung terselenggarana pembelajaran biologi tinggi

KU1 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau

(5)

5 implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya

KU3 Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan serta menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi

CP-MK

M1 Menguasai konsep, prinsip, hukum, dan teori Biologi serta terapannya dalam pembelajaran di sekolah serta mampu memecahkan permasalahan pendidikan biologi melalui penelitian ilmiah dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK sesuai dengan konteks sekolah dan perkembangan peserta didik. Selain itu juga mampu menerapkan konsep biologi dan teknologi kependidikan dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK untuk membuat produk-produk pembelajaran dalam mendukung terselenggaranya pembelajaran biologi tinggi dengan bertanggungjawab (P1, P3, P6, S9)

M2 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora serta mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan serta menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir dengan bertanggungjawab (KU1, KU3, S9)

(6)

6 SUB-CPMK (Kemampuan Akhir yang direncanakan)

L1 Menjelaskan memahami tentang definisi embrio hewan dan tingkat perkembangan hewan secara umum L2 Menjelaskan tentang: Tingkat perkembangan vertebrata

L3 Menjelaskan definisi gamet serta macam gamet dan migrasi bakal gamet ke gonad, perbanyakan gamet secara mitosis serta reduksi kromosom secara meiosis.

L4 Menjelaskan tipe dan persiapan fertilisasi menjelaskan perjalanan spermatozoa dan sel telur ke tempat fertilisasi dan tahapan fertilisasi

L5 Menjelaskan definisi, ciri dan klasifikasi blastula

L6 Menjelaskan proses pembentukan gastrula (gastrulasi) pada hewan vertebrata dan invertebrata L7 Menjelaskan tahapan neurulasi pada hewan dan pembentukan sistem saraf pusat

L8 Menjelaskan Organogenesis turunan ektoderm: Pembentukan mata

L9 Menjelaskan Organogenesis turunan ektoderm: Organogenesis Telinga, Hidung, Lidah L10 Menjelaskan Organogenesis turunan mesoderm: Organogenesis Jantung dan pembuluh darah L11 Menjelaskan Organogenesis turunan endoderm: Organogenesis organ urogenital

L12 Menjelaskan Organogenesis turunan endoderm: Organogenesis organ pencernaan dan pernapasan Deskripsi Singkat Mata

Kuliah

DESKRIPSI

Mata kuliah ini memuat tentang pengetahuan dan pemahaman tentang struktur dan perkembangan embrio pada hewan yang digunakan untuk penelitian serta penerapan dalam dunia pendidikan.

Materi Pembelajaran/

Pokok Bahasan

BahanKajian

1. Embrio, fetus dan perkembangan vertebrata secara umum 2. Tingkat perkembangan vertebrata

3. Gametogenesis 4. Fertilisasi

(7)

7 5. Blastulasi

6. Gastrulasi 7. Neurulasi

8. Organogenesis Pembentukan mata 9. Organogenesis Telinga, Hidung, Lidah 10. Organogenesis Jantung dan pembuluh darah 11. Organogenesis organ urogenital

12. Organogenesis organ pencernaan dan pernapasan 13. Plasenta

Topik Bahasan

1. Definisi embrio, fetus dan tingkat perkembangan hewan secara umum

2. Tingkat perkembangan vertebrata: Tingkat perkembangan Vertebrata mulai dari persiapan, fertilasi, pembelahan, pembentukan lapisan benih, pembentukan organ dan tingkat pertumbuhan

3. Tahapan gametogenesis, perbanyakan gamet secara mitosis serta meiosis.

4. Fertilisasi: perjalanan spermatozoa dan sel telur ke tempat fertilisasi dan tahapan fertilisasi 5. Blastulasi: tahapan pembentukan blastula dan klasifikasi blastula

6. Gastrulasi: tahapan pembentukan gastrula pada vertebrata dan invertebrata 7. Neurulasi: tahapan neurulasi dan pembentukan sistem saraf pusat

8. Organogenesis turunan ektoderm: tahapan pembentukan mata

9. Organogenesis turunan ektoderm: tahapan pembentukan telinga, hidung dan lidah 10. Organogenesis turunan mesoderm: tahapan pembentukan organ pada sistem sirkulasi 11. Organogenesis turunan endoderm: tahapan pembentukan organ reproduksi dan saluran urin 12. Organogenesis turunan endoderm: tahapan pembentukan sistem pencernaan dan pernapasan 13. Plasenta: penyusun selaput plasenta pada mamalia dan aves

Pustaka

Utama :

1. Carlson, B.M. 1996 : patten’s Foundation of Embryology, 6th, Edition , Mcgraw- Hill, Inc, New York, PP 189-226

(8)

8 2. Sagi, M 1998. Embriologi Perbandingan pada vertebrata, Fakultas Biologi UGM, Yogyakarta, hal 151-181.

3. Sudarti, S. dan Sutasurya, L.A 1990. Dasar-Dasar Struktur dan Perkembangan Hewan, F MIPA ITB, Bandung

Pendukung

Media Pembelajaran Sofware Hardware :

Video Pembelajaran Laptop, LCD, dll Teacher/Team

Teaching/ Tim LS

Sisca Desi Prastyaningtias, M. Si (SIS)

Assessment Tes Tulis Mata Kuliah Syarat -

Pertemuan Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)

1 Kontrak

perkuliah an dan pengantar struktur perkemba

Ceramah 100

(9)

9 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%) ngan

hewan 2 1. Menjelaskan

perkembanga n embrio pada beberapa hewan (C2, P2 dan A2)

2. Menjelaskan perkembanga n embrio pada telur ayam (C2, P2, A2)

1. Menjelask an definisi embrio fetus dan embrio logi 2. Menjelask

an tingkat perkemba ngan vertebrata secara umum Menjelaskan

perkembanga n embrio pada telur ayam

Embrio, fetus dan perkemba ngan vertebrata secara umum

Embrio ayam

Ceramah

Praktikum

Diskusi dan tanya jawab

Pengamatan dan diskusi

100

170

Ketepatan dan

penguasaan

1. Sikap . Pengetahu an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil

Ketepatan dalam menjelaskan Definisi embrio fetus, embriologi dan Tingkat perkembanga n vertebrata secara umum

Ketepatan menjelaskan perkembanga n embrio pada telur ayam

10% [1], [2]

(10)

10 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%) pengamat

an 3 1. Menjelaskan

tentang Tingkat perkembanga n vertebrata (C2, P2 dan A2)

1. Menjelask an

Tingkat perkemba ngan Vertebrata 2. Menjelask

an Tingkat persiapan 3. Menjelask

an Tingkat fertilisasi 4. Menjelask

an Tingkat pembelah an 5. Menjelask

an Tingkat pembentu kan

Tingkat perkemba ngan vertebrata

Ceramah Diskusi dan tanya jawab

100 Ketepatan dan

penguasaan

Ketepatan menjelaskan Tingkat perkembanga n Vertebrata, Tingkat persiapan, Tingkat fertilasi, Tingkat pembelahan, Tingkat pembentukan lapisan benih, Tingkat pembentukan organ,

Tingkat pertumbuhan

10% [2], [3]

(11)

11 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%)

2. Menjelaskan Gastrulasi katak (C2, P2 dan A2)

lapisan benih 6. Menjelask

an Tingkat pembentu kan organ 7. Menjelask

an Tingkat pertumbu han

Menjelaskan perkembanga n embrio tahap gastrulasi pada katak

Gastrulasi katak

Praktikum Pengamata n

mikroskopi s dan diskusi

170 1. Sikap . Pengetahu an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

Ketepatan menjelaskan perkembanga n embrio tahap gastrulasi pada katak

(12)

12 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%) 4 1. Menjelaskan

definisi gamet serta macam gamet dan migrasi bakal gamet ke gonad, tahapan pembentukan gamet secara mitosis dan meiosis (C2, P2 dan A2)

2. Menjelaskan struktur

1. Menjelaska n definisi dan macam gamet 2. Menjelaska

n definisi gametogene sis

3. Menjelaska n tahapan spermatoge nesis dan oogenesis 4. Menjelaska

n asal dan migrasi bakal gamet 5. Menjelaska

n

perbanyaka n gamet secara mitosis dan meiosis Menjelaskan struktur

Gametoge nesis

Ceramah

Praktikum

Diskusi dan tanya jawab

Pengamata n

100

170

Ketepatan dan

penguasaan

1. Sikap . Pengetahu

Ketepatan menjelaskan Definisi dan macam gamet, gametogenesi s, Tahapan spermatogene sis dan oogenesis serta Asal dan migrasi bakal gamet dan

perbanyakan gamet secara mitosis dan meiosis

Ketepatan menjelaskan

10% [1], [2]

(13)

13 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%) ovarium dan

sel telur (C2, P2 dan A2)

ovarium dan sel telur pada katak dan mamalia

mikroskopi s dan diskusi

an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

struktur ovarium dan sel telur pada mamalia

5 1. Menjelaskan proses

fertilisasi (C2, P2 dan A2)

1. Menjelask an definisi fertilisasi 2. Menjelask

an tipe persiapan fertilisasi 3. Menjelask

an tahapan fertilisasi 4. Menjelask

an

perjalanan gamet

Fertilisasi Ceramah Diskusi dan tanya jawab

100 Ketepatan dan

penguasaan

Ketepatan menjelaskan Definisi fertilisasi, tipe persiapan fertilisasi, Tahapan fertilisasi, Perjalanan gamet, proses fertilisasi

10% [1], [3]

(14)

14 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%)

2. Menjelaskan struktur testis dan sel spermatogeni k (C2, P2 dan A2)

Menjelaskan struktur testis dan sel spermatogeni k katak dan mamalia

Praktikum Pengamatan mikroskopis dan diskusi

170 1. Sikap . Pengetahu an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

Ketepatan menjelaskan struktur testis dan sel spermatogeni k katak dan mamalia

6 1. Menjelaskan pembentukan blastula pada hewan (C2, P2 dan A2)

2. Menjelaskan proses

organogenesi

Menjelaskan definisi, ciri, klasifikasi dan tahapan pembentukan blastula

Menjelaskan organogenesi s pada katak

Blastulasi

Organoge

Ceramah

Praktikum

Diskusi dan tanya jawab

Pengamatan mikroskopis

dan diskusi 100

170

Ketepatan dan

penguasaan

1. Sikap . Pengetahu an

Ketepatan menjelaskan definisi, ciri, klasifikasi dan tahapan pembentukan blastula Ketepatan menjelaskan organogenesi

10% [2], [3]

(15)

15 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%) s pada katak

(C2, P2 dan A2)

nesis katak

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

s pada katak

7 1. Menjelaskan tahapan pembentukan gastrula dan dapat

membanding kan

gastrulasi pada vertebrata (C2, P2 dan A2)

1. Menjelask an

Definisi gastrula 2. Menjelask

an tujuan dan tahapan gastrulasi pada vertebrata 3. Menjelask

an Gerakan morfogen etik 4. Menjelask

Gastrulasi Ceramah Diskusi dan tanya jawab

100 Ketepatan dan

penguasaan

Ketepatan menjelaskan Definisi gastrula, tujuan dan macam gastrulasi, Gerakan morfogenetik dan Peta nasib

10% [1], [3]

(16)

16 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%)

2. Menjelaskan perkembanga n embrio ayam 18-24 jam (C2, P2 dan A2)

an Peta nasib

Menjelaskan perkembanga n embrio pada ayam

Embrio ayam

Praktikum Pengamatan mikroskopis dan diskusi

170 1. Sikap . Pengetahu an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

Ketepatan Menjelaskan perkembanga n embrio pada ayam

8 UTS (bobot uts merupakan akumulasi dari bobot tes yang dirancang di setiap kemampuan akhir yang direncanakan) 9 1. Menjelaskan

proses

neurulasi dan pembentukan sistem saraf pusat (C2, P2 dan A2)

1. Menjelask an definisi neurulasi 2. Menjelask

an tahapan neurulasi 3. Menjelask

an

Neurulasi Ceramah Diskusi dan tanya jawab

100 Ketepatan dan

penguasaan

Ketepatan menjelaskan definisi neurulasi, tahapan neurulasi dan pembentukan sistem saraf pusat

10% [2], [3]

(17)

17 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%)

2. Menjelaskan perkembanga n embrio ayam 33-48 jam (C2, P2 dan A2)

pembentu kan sistem saraf pusat Menjelaskan perkembanga n embrio ayam 33-48 jam

Embrio ayam

Praktikum Pengamata n

mikroskopi s dan diskusi

170 1. Sikap . Pengetahu an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

Ketepatan menjelaskanp erkembangan embrio ayam 33-48 jam

10 1. Menjelaskan proses

pembentukan organ mata (C2, P2 dan A2)

2. Menjelaskan proses

Menjelaskan tahapan pembentukan organ mata

Memahami Proses

Organoge nesis mata

Blastulasi mamalia

Ceramah

Praktikum

Diskusi dan tanya jawab

Pengamata n

100

170

Ketepatan dan

penguasaan

1. Sikap .

Ketepatan menjelaskan tahapan pembentukan organ mata

Ketepatan menjelaskan

10% [2], [3]

(18)

18 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%) blastulasi

pada babi (C2, P2 dan A2)

blastulasi pada babi

mikroskopi s dan diskusi

Pengetahu an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

proses blastulasi pada babi

11 1. Menjelaskan mengenai tahapan organogenesi s pada Telinga, Hidung, Lidah (C2, P2 dan A2)

1. Menjelask an

tahapan pembentu kan organ telinga 2. Menjelask

an tahapan pembentu kan organ hidung 3. Menjelask

an tahapan

Organo genesis Hidung Telinga dan Lidah

Ceramah Diskusi dan tanya jawab

100 Ketepatan dan

penguasaan

Ketepatan menjelaskan tahapan pembentukan organ telinga, hidung dan lidah

10% [2], [3]

(19)

19 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%)

2. Menjelaskan proses

gastrulasi pada babi (C2, P2 dan A2)

pembentu kan organ lidah Menjelaskan Proses gastrulasi pada babi

Gastrula si Mamali a

Praktikum Pengamata n

mikroskopi s dan diskusi

170 1. Sikap . Pengetahu an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

Ketepatan menjelaskan proses gastrulasi pada babi

12 1. Menjelaskan proses

pembentukan organ

jantung dan pembuluh darah (C2, P2 dan A2)

1. Menjelask an

pembentu kan organ jantung 2. Menjelask

an pembentu kan pembuluh

Organoge genesis sistem sirkulasi

Ceramah Diskusi dan tanya jawab

100 Ketepatan dan

penguasaan

Ketepatan menjelaskan pembentukan organ jantung dan

pembuluh darah

10% [2], [3]

(20)

20 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%)

2. Menjelaskan proses organigenesi s pada babi (C2, P2 dan A2)

darah Menjelaskan proses organogenesi s pada babi

Organoge nesis Mamalia

Praktikum Pengamata n

mikroskopi s dan diskusi

170 1. Sikap . Pengetahu an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

Ketepatan menjelaskan proses organogenesi s pada babi

13 Menjelaskan proses

pembentukan organ

urogenital (C2, P2)

1. Menjelask an proses pembentu kan organ kelamin jantan dan betina 2. Menjelask

an proses pembentu kan organ saluran

Organoge nesis sistem urogenital

Ceramah Praktikum

Diskusi tanya jawab Pengamata n

mikroskopi s dan diskusi

100 1. Ketepatan dan penguasaa n

2. Sikap . Pengetahu an

3. Keterampi lan/ unjuk kerja 4. Kelengka

Ketepatan menjelaskan tahapan pembentukan organ

kelamin jantan dan betina dan pembentukan organ saluran urin

10% [1], [2]

(21)

21 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%)

urin pan

penulisan laporan hasil pengamat an 14 Menjelaskan

proses pembentuka n organ, saluran dan kelenjar pencernaan dan

pernapasan (C2, P2)

1. Menjelask an tahap pembentu kan organ, saluran dan kelenjar pencernaa n

2. Menjelask an tahap pembentu kan organ, saluran pencernaa n

Organoge nesis sistem pencernaa n dan pernapasa n

Ceramah Praktikum

Diskusi tanya jawab Pengamata n

mikroskopi s dan diskusi

100 1. Ketepatan dan penguasaa n

2. Sikap . Pengetahu an

3. Keterampi lan/ unjuk kerja 4. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat

Ketepatan menjelaskan tahap

pembentukan organ,

saluran dan kelenjar pencernaans Serta tahap pembentukan organ,

saluran pencernaan

10%

(22)

22 Pertemuan

Ke

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi

Materi Pokok

Bentuk dan Metode Pembelajar

an

Pengalama n Belajar Mahasiswa

Estimasi Waktu

Penilaian

Referens Bentuk & i

Kriteria

Indikator Penilaian

Bobot (%) an

15 1. Menjelaskan selaput plasenta pada aves dan mamalia (C2, P2 dan A2)

2. Menjelaskan bagian- bagian plasenta mencit (C2, P2 dan A2)

1. Menjelask an

tahapan pembentu kan plasenta 2. Menjelask

an jenis- jenis plasenta

Menjelaskan bagian- bagian plasenta pada mencit

Plasenta Ceramah

Praktikum

Diskusi tanya jawab

Pengamata n dan diskusi

100

170

Ketepatan dan

penguasaan

1. Sikap . Pengetahu an

2. Keterampi lan/ unjuk kerja 3. Kelengka

pan penulisan laporan hasil pengamat an

Ketepatan menjelaskan tahapan pembentukan plasenta dan jenis-jenis plasenta

Ketepatan menjelaskan bagian- bagian plasenta mencit

10% [1], [2]

16 UAS (bobot uas merupakan akumulasi dari bobot tes yang dirancang di setiap kemampuan akhir yang direncanakan)

(23)

KONTRAK KULIAH 1. IDENTITAS MATAKULIAH

PROGRAM STUDI : Pendidikan Biologi

MATAKULIAH : Struktur Perkembangan Hewan II KODE MATAKULIAH : 042P0604

SKS : 3

SEMESTER : IV

MATAKULIAH PRASYARAT

: Struktur Perkembangan Hewan I DOSEN PENGAMPU : Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si

2. MANFAAT MATAKULIAH

Dengan mengambil mata kuliah Struktur Perkembangan Hewan I ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman pemahaman mengenai prinsip dan konsep dasar reproduksi, baik struktur maupun fungsinya, perkembangan embrio Vertebrata dan Invertebrata.

3. DESKRIPSI MATAKULIAH

Mata kuliah ini mempelajari Matakuliah ini memberikan pemahaman mengenai prinsip dan konsep dasar reproduksi, baik struktur maupun fungsinya, perkembangan embrio Vertebrata dan Invertebrata dan aplikasinya. serta penerapan dalam dunia pendidikan.

Sub pokok bahasan yang mendukung mata kuliah ini :

1. Embrio, fetus dan perkembangan vertebrata secara umum 2. Tingkat perkembangan vertebrata

3. Gametogenesis 4. Fertilisasi 5. Blastulasi 6. Gastrulasi 7. Neurulasi

8. Organogenesis Pembentukan mata 9. Organogenesis Telinga, Hidung, Lidah 10. Organogenesis Jantung dan pembuluh darah 11. Organogenesis organ urogenital

12. Organogenesis organ pencernaan dan pernapasan 13. Plasenta

4. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATAKULIAH, KEMAMPUAN AKHIR YANG DIRENCANAKAN, DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Capaian Pembelajaran Matakuliah (CPMK)

: Mampu menerapkan konsep biologi dan teknologi kependidikan dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK dalam mendukung terselenggaranya pembelajaran biologi dengan bertanggungjawab dengan berpikir logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi dengan bertanggungjawab

(24)

No Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator Pencapaian Kompetensi 1 Menjelaskan

perkembangan embrio pada beberapa hewan

1.1 Menjelaskan Menjelaskan definisi embrio fetus dan embriologi

1.2 Menjelaskan tingkat perkembangan vertebrata secara umum

2 Menjelaskan tentang Tingkat perkembangan vertebrata

2.1 Menjelaskan Tingkat perkembangan Vertebrata 2.2 Menjelaskan Tingkat persiapan

2.3 Menjelaskan Tingkat fertilisasi 2.4 Menjelaskan Tingkat pembelahan

2.5 Menjelaskan Tingkat pembentukan lapisan benih 2.6 Menjelaskan Tingkat pembentukan organ 2.7 Menjelaskan Tingkat pertumbuhan

3 Menjelaskan definisi gamet serta macam gamet dan migrasi bakal gamet ke gonad, tahapan pembentukan gamet secara mitosis dan meiosis

3.1 Menjelaskan definisi dan macam gamet 3.2 Menjelaskan definisi gametogenesis 3.3 Menjelaskan tahapan spermatogenesis dan

oogenesis

3.4 Menjelaskan asal dan migrasi bakal gamet 3.5 Perbanyakan gamet secara mitosis dan meiosis 4 Menjelaskan tahapan

proses fertilisasi

4.1 Menjelaskan definisi fertilisasi 4.2 Menjelaskan tipe persiapan fertilisasi 4.3 Menjelaskan tahapan fertilisasi 4.4 Menjelaskan perjalanan gamet

4.5 Menjelaskan proses sintesis jaringan konektif pada tingkat seluler

5 Menjelaskan

pembentukan blastula pada hewan

5.1 Menjelaskan definisi blastulasi 5.2 Menjelaskan ciri blastula

5.3 Menjelaskan tahapan pembentukan blastula 6 Menjelaskan tahapan

pembentukan gastrula

dan dapat

membandingkan

gastrulasi pada vertebrata

6.1 Menjelaskan Definisi gastrulasi

6.2 Menjelaskan Tujuan dan macam gastrulasi 6.3 Menjelaskan tujuan dan tahapan gastrulasi pada

vertebrata

6.3 Menjelaskan Gerakan morfogenetik 6.4 Menjelaskan Menjelaskan Peta nasib 7 Menjelaskan proses

neurulasi dan

pembentukan sistem

7.1 Menjelaskan definisi neurulasi

7.2 Menjelaskan tahapan neurulasi makhluk hidup

(25)

saraf pusat 7.3 Menjelaskan pembentukan sistem saraf pusat

8 Menjelaskan proses pembentukan organ mata

Menjelaskan tahapan pembentukan organ mata

9 Menjelaskan mengenai tahapan organogenesis pada Telinga, Hidung, Lidah

9.1 Menjelaskan tahapan pembentukan organ telinga 9.2 Menjelaskan pembentukan organ hidung

9.3 Menjelaskan tahapan pembentukan organ lidah 10 Menjelaskan proses

pembentukan organ jantung dan pembuluh darah

10.1 Menjelaskan pembentukan organ jantung 10.2 Menjelaskan pembentukan pembuluh darah 11 Menjelaskan proses

pembentukan organ urogenital

11.1 Menjelaskan proses pembentukan organ kelamin jantan dan betina

11.2 Menjelaskan proses pembentukan organ saluran urin

12 Menjelaskan proses pembentukan organ, saluran dan kelenjar pencernaan dan pernapasan

12.1 Menjelaskan tahap pembentukan organ, saluran dan kelenjar pencernaan

12.2 Menjelaskan tahap pembentukan organ, saluran pencernaan

13 Menjelaskan selaput plasenta pada aves dan mamalia

a. Menjelaskan tahapan pembentukan plasenta b. Menjelaskan jenis-jenis plasenta

(26)

5. ORGANISASI MATERI

PETA KOMPETENSI

MATA KULIAH PENGEMBANGAN MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Mampu menerapkan konsep biologi dan teknologi kependidikan dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK dalam mendukung terselenggaranya pembelajaran biologi dengan bertanggungjawab dengan berpikir logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi dengan bertanggungjawab

(2)

Embrio, fetus dan perkemba ngan vertebrata secara umum

(1)

Konsep dasar reproduksi hewan, struktur dan fungsi serta perkembangan embrio hewan

(3)

Tingkat perkemba ngan vertebrata

(5)

Fertilisasi

(4)

Gametog enesis

(6)

Blastulasi ,

Gastrulas i dan Neurulasi

(7)

Organog enesis mata, Hidung Telinga dan Lidah

(8)

Organog egenesis sistem sirkulasi, sistem urogenita l

(9) Membuat media berbasis IT

(9)

Organog egenesis sistem sistem pencerna an dan pernapas an

(10)

Plasenta

(27)

6. MATERI/BAHAN BACAAN/REFERENSI

4. Carlson, B.M. 1996 : patten’s Foundation of Embryology, 6th, Edition , Mcgraw- Hill, Inc, New York, PP 189-226

5. Sagi, M 1998. Embriologi Perbandingan pada vertebrata, Fakultas Biologi UGM, Yogyakarta, hal 151-181.

6. Sudarti, S. dan Sutasurya, L.A 1990. Dasar-Dasar Struktur dan Perkembangan Hewan, F MIPA ITB, Bandung

7. STRATEGI PERKULIAHAN

Perkuliahan terdiri dari 3 SKS, berupa kuliah 2 SKS dan praktikum 1 SKS. Pendekatan proses pembelajaran menggunakan metode ceramah dan diskusi. Pemahaman materi bisa disampaikan baik dalam bentuk ceramah, diskusi, latihan dan praktikum.

8. TUGAS-TUGAS

Tugas yang diberikan yaitu kuis disetiap akhir perkuliahan 9. PENILAIAN DAN KRITERIA PENILAIAN

Dalam menentukan nilai akhir memerhatikan beberapa aspek berikut:

a. Partisipasi dalam kegiatan di kelas (bobot 10%; kehadiran, kemampuan bertanya, kemampuan mengungkapkan pendapat)

b. Tugas Kelompok (bobot 20%) c. UTS (bobot 30%)

d. UAS (bobot 40%)

Nilai Angka Nilai Huruf Nilai Numerik Sebutan

86 - 100 A 4 Istimewa

81 - 85 A- 3.7 Sangat Baik

76 - 80 B+ 3.3 Lebih Baik

71 - 75 B 3 Baik

66 – 70 B- 2.7 Cukup Baik

61 - 65 C+ 2.3 Lebih Cukup

51 – 60 C 2 Cukup

41 – 50 D 1 Kurang

0 - 40 E 0 Kurang Sekali

(28)

10. JADWAL PERKULIAHAN

No Hari/Tanggal Pokok Bahasan

1 Kamis, 20 Februari 2020 Kontrak perkuliahan dan pengantar struktur perkembangan hewan

2 Kamis, 27 Februari 2020 Embrio, fetus dan perkembangan vertebrata secara umum

3 Kamis, 5 Maret 2020 Tingkat perkembangan vertebrata 4 Kamis, 12 Maret 2020 Gametogenesis

5 Kamis, 19 Maret 2020 Fertilisasi 6 Kamis, 26 Maret 2020 Blastulasi 7 Kamis, 2 April 2020 Gastrulasi

8 Kamis, 9 April 2020 Ujian Tengah Semester 9 Kamis, 16 April 2020 Neurulasi

10 Kamis, 23 April 2020 Organogenesis mata

11 Kamis, 30 April 2020 Organogenesis Hidung Telinga dan Lidah 12 Jumat, 8 Mei 2020 Organogegenesis sistem sirkulasi

13 Kamis, 14 Mei 2020 Organogenesis sistem urogenital 14 Kamis, 4 Juni 2020 Organogenesis sistem pencernaan dan

pernapasan 15 Kamis, 11 Juni 2020 Plasenta

16 Kamis, 25 Juni 2020 Ujian Akhir Semester

Pasuruan, 17 Februari 2020

Ketua Tingkat Dosen Pengampu

... Sisca Desi Prastyaningtias, M.Si NIM :

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pengolahan regresi diketahui bahwa Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Nilai Tukar, BI Rate, Harga Minyak Dunia, dan Dummy krisis memberikan

42 Ketika lembaga pendidikan menerapkan MBS dengan segala otonomi yang diberikan, maka lembaga perlu memberkan wahana penjaringan aspirasi masyarakat yang melibatkan

Nilai lapse rate tersebut menunjukkan bahwa selama kejadian siklon tropis suhu lingkungan di stasiun meteorologi Pangkal Pinang menurun 5,0 - 5,5 o C setiap

Prosedur pengendalian ini disiapkan untuk memberikan pedoman pengendalian kegiatan di Dinas Perumahan Rakyat dan kawasan permukiman Kota Pekanbaru dalam rangka

Fokus penelitian penulis dilihat dari sudut pandang pendapat hakim Pengadilan Agama Pelaihari tentang isbat nikah seorang mualaf dan penulis ingin mengetahui apa dasar

jumlah sumber energi fosil ketersediaannya sangat terbatas oleh karena itu diperlukanlah pemanfaatan sumber energi alternatif yakni energi baru terbarukan meskipun dalam

Dalam hal ini anggota menyediakan usaha dan system pengelolaanya (mengelola sendiri) usaha yang akan dijalankan. Hasil keuntungan akan dibagi sesuai kesepakatan

Tujuan analisa kredit pemilikan rumah menurut Tamin (2012:167) yaitu “untuk memproleh keyakinan apakah nasabah layak mendapatkan fasilitas kredit, usaha nasabah