• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Mata Pelajaran : Kimia

Satuan Pendidikan : SMA

Kelas/semester : XI/2

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Pertemuan ke- : 9 (sembilan) Standar Kompetensi :

4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar

4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Indikator :

4.6.1 Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar larut.

4.6.2 Menghubungkan tetapan hasil kali kelarutan dengan tingkat kelarutan atau pengendapannya.

4.6.3 Menuliskan ungkapan berbagai Ksp elektrolit yang sukar larut dalam air.

I. Tujuan Pembelajaran

 Tujuan Kognitif Siswa dapat :

11. Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar larut.

12. Menghubungkan tetapan hasil kali kelarutan berdasarkan tingkat kelarutan atau pengendapannya dengan rumus.

13. Menuliskan berbagai harga Ksp elektrolit yang sukar larut dalam air.

 Tujuan Afektif

1. Mengajukan pertanyaan 2. Aktif mendengar

3. Mengajukan pendapat 4. Menjawab pertanyaan

5. Bekerja sama dalam kelompok II. Materi Ajar

 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

III. Metode Pembelajaran

 Kooperatif tipe investigasi kelompok IV. Langkah-langkah Pembelajaran

(2)

 Kegiatan Awal (± 5 menit) 1. Salam pembuka

2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tentang pentingnya pelajaran, serta mempersiapkan siswa untuk belajar.

 Kegiatan inti (± 70 menit)

Penerapan pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok.

1. Memilih Topik

Pada tahap ini ada dua subtopik yang akan dipilih siswa, yaitu Kelarutan (s) dan Tetapan hasil kali kelarutan.

2. Perencanaan Kooperatif

Pada tahap ini siswa duduk dalam kelompoknya. Masing-masing kelompok merencanakan kerja sama, menyelesaikan permasalahan, merumuskan masalah, dan dengan cara bagaimana masalah tersebut dapat diselesaikan. Apakah dengan cara meringkas terlebih dahulu atau mengerjakan soal-soal yang ada.

3. Implementasi

Siswa berdiskusi didalam kelompoknya tentang Kelarutan (s) dan Tetapan Hasil kali kelarutan (Ksp) dan menggali informasi sebanyak-banyaknya dari sumber belajar yang berbeda.

4. Analisis dan Sintesis

Siswa menelaah dan membuat ringkasan (poin-poin penting) tentang Kelarutan (s) dan Tetapan Hasil kali kelarutan (Ksp) yang akan dipresentasikan.

5. Presentasi Hasil Final Kelompok menyajikan hasil

 Kegiatan Akhir (± 15 menit)

1. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan.

2. Evaluasi V. Sumber Belajar

 Buku pelajaran kimia lainnya yang relevan.

 LKS

VI. Penilaian

 Penilaian Kognitif

Nilai diperoleh dari hasil uji kemampuan (pre test), hasil diskusi dalam memahami materi dan mengerjakan LKS, dan hasil evaluasi masing-masing siswa setelah pembelajaran.

 Penilaian Afektif

Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

(3)

No. Nama Siswa Aspek yang dinilai

Jumlah Ket.

1 2 3 4 5

1

2

3

dst

30

Keterangan :

1 = Mengajukan pertanyaan 2 = Menjawab pertanyaan 3 = Mengajukan pendapat

4 = Bekerja sama dalam kelompok 5 = Aktif mendengar

Nilai afektif : - 17-20 = A - 13-16 = B - 9-12 = C - 5-8 = D Skor : - Amat baik = 4

- Baik = 3 - Cukup = 2 - Kurang = 1 VII. Evaluasi

1. Jika konsentrasi AgCl yang terlarut telah mencapai maksimum , maka persamaan tetapan kesetimbangan AgCl yaitu …..

a.

 

AgClAg

 

Cl

Kc c.

   

 

AgCl

Kc AgCl

b.

  

AgCl

Cl Kc Ag

d.

   

 

Cl Ag Kc AgCl

e.

 

  

AgAgCl Cl

Kc

2. Perhatikan kesetimbangan yang terjadi dalam larutan jenuh Ag2CrO4

Ag2CrO4(s) 2Ag+(aq) + CrO42- (aq)

(4)

Jika konsentrasi Ag2CrO4 dinyatakan dengan s, maka konsentrasi ion Ag+ dalam larutan itu sama dengan 2s, dan konsentrasi ion CrO42-

sama dengan s.

Di bawah ini pernyataan yang benar tentang hubungan nilai kelarutan (s) dengan Ksp adalah ……

a. Ksp = s2 c. Ksp = 4s3

b. Ksp = s3 d. Ksp = 4s4

e. Ksp = 16 s4

3. Pada suhu tertentu tetapan hasil kali kelarutan (Ksp) garam PbSO4 = 1 x 10-8. Besarnya tetapan kesetimbangan reaksi-reaksi sebagai berikut.

a. PbSO4 Pb2+ + SO42-

K = 5 x 10-1 b. Pb2+ + CrO42-

PbCrO4 K = 4 x 1012 c. PbS + CrO42-

PbCrO4+S2- K = 8 x 10-8 Dari data di atas, tetapan hasil kali kelarutan garam PbS adalah …..

a. 4 x 10-28 c. 1,6 x 10-3

b. 1 x 10-6 d. 1600

e. 4 x 1028

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Mata Pelajaran : Kimia Satuan Pendidikan : SMA Kelas/semester : XI/2

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Pertemuan ke- : 10 (sepuluh) Standar Kompetensi :

4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar

4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Indikator :

4.6.4 Menghitung kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya.

I. Tujuan Pembelajaran

 Tujuan Kognitif Siswa dapat :

14. Menentukan kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya melalui perhitungan.

 Tujuan Afektif

1. Mengajukan pertanyaan

(5)

2. Aktif mendengar 3. Mengajukan pendapat 4. Menjawab pertanyaan

5. Bekerja sama dalam kelompok II. Materi Ajar

 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

III. Metode Pembelajaran

 Kooperatif tipe investigasi kelompok

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

 Kegiatan Awal (± 5 menit) 1. Salam pembuka

2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tentang pentingnya pelajaran, serta mempersiapkan siswa untuk belajar.

 Kegiatan inti

Penerapan pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok.

1. Memilih Topik

Pada tahap ini ada dua subtopik yang akan dipilih siswa, yaitu Kelarutan (s) dan Tetapan hasil kali kelarutan dalam perhitungan.

2. Perencanaan Kooperatif

Pada tahap ini siswa duduk dalam kelompoknya. Masing-masing kelompok merencanakan kerja sama, menyelesaikan permasalahan, merumuskan masalah, dan dengan cara bagaimana masalah tersebut dapat diselesaikan. Apakah dengan cara meringkas terlebih dahulu atau mengerjakan soal-soal yang ada.

3. Implementasi

Siswa berdiskusi didalam kelompoknya tentang Kelarutan (s) dan Tetapan Hasil kali kelarutan (Ksp) melalui perhitungan dan menggali informasi sebanyak- banyaknya dari sumber belajar yang berbeda.

4. Analisis dan Sintesis

Siswa menelaah tentang Kelarutan (s) dan Tetapan Hasil kali kelarutan (Ksp) berdasarkan perhitungan yang akan dipresentasikan.

5. Presentasi Hasil Final Kelompok menyajikan hasil

 Kegiatan Akhir

1. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan.

2. Evaluasi V. Sumber Belajar

 Buku pelajaran kimia lainnya yang relevan.

 LKS

(6)

VI. Penilaian

 Penilaian Kognitif

Nilai diperoleh dari hasil uji kemampuan (pre test), hasil diskusi dalam memahami materi dan mengerjakan LKS, dan hasil evaluasi masing-masing siswa setelah pembelajaran.

 Penilaian Afektif

Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

No. Nama Siswa Aspek yang dinilai

Jumlah Ket.

1 2 3 4 5

1

2

3

dst

30

Keterangan :

1 = Mengajukan pertanyaan 2 = Menjawab pertanyaan 3 = Mengajukan pendapat

4 = Bekerja sama dalam kelompok 5 = Aktif mendengar

Nilai afektif : - 17-20 = A - 13-16 = B - 9-12 = C - 5-8 = D Skor : - Amat baik = 4

- Baik = 3 - Cukup = 2 - Kurang = 1

VII. Evaluasi

1. Kelarutan PbSO4 dalam air adalah 1,4 x 10-4 M pada suhu sekitar 300C. Bila dilarutkan dalam K2SO4 0,05 M, maka kelarutan PbSO4 menjadi …..

a. 1,96 x 10-8 M c. 3,92 x 10-7 M b. 3,96 x 10-8 M d. 3,50 x 10-6 M c. 3,92 x 10-4 M

2. Pada 250 C hasil kali kelarutan raksa(II)sulfida adalah 60 x 10-52. Jumlah ion Hg2+

yang terdapat dalam 1 liter larutan pada 250 C adalah ….. (tetapan Avogadro = 6,02 x 1023).

a. 7,746 x 10-26 c. 4,663 x 10-3

b. 1,663 x 10-23 d. 3,653 x 10-1

e. 2,746 x 103

(7)

3. Hasil kali kelarutan Cr(OH)2 adalah 1,08 x 10-19 mol3L-3. Kelarutan dari Cr(OH)2

adalah …..

a. 16,4 x 10-10 mol/liter c. 3,28 x 10-9 mol/liter b. 6,56 x 10-10 mol/liter d. 3,22 x 10-9 mol/liter e. 3,0 x 10-7 mol/liter

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Mata Pelajaran : Kimia Satuan Pendidikan : SMA Kelas/semester : XI/2

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Pertemuan ke- : 11 (sebelas) Standar Kompetensi :

4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar

4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Indikator :

4.6.5 Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama dalam larutan.

I. Tujuan Pembelajaran

 Tujuan Kognitif Siswa dapat :

15. Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama terhadap kelarutan berdasarkan harga Ksp-nya.

 Tujuan Afektif

1. Mengajukan pertanyaan 2. Aktif mendengar

3. Mengajukan pendapat 4. Menjawab pertanyaan

5. Bekerja sama dalam kelompok II. Materi Ajar

 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

(8)

III. Metode Pembelajaran

 Kooperatif tipe investigasi kelompok

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

 Kegiatan Awal (± 5 menit) 1. Salam pembuka

2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tentang pentingnya pelajaran, serta mempersiapkan siswa untuk belajar.

 Kegiatan inti

Penerapan pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok.

1. Memilih Topik

Pada tahap ini ada dua subtopik yang akan dipilih siswa, yaitu Pengaruh ion senama terhadap kelarutan dan Kelarutan dan pH.

2. Perencanaan Kooperatif

Pada tahap ini siswa duduk dalam kelompoknya. Masing-masing kelompok merencanakan kerja sama, menyelesaikan permasalahan, merumuskan masalah, dan dengan cara bagaimana masalah tersebut dapat diselesaikan. Apakah dengan cara meringkas terlebih dahulu atau mengerjakan soal-soal yang ada.

3. Implementasi

Siswa berdiskusi di dalam kelompoknya tentang Pengaruh ion senama terhadap kelarutan dan Kelarutan dan pH dan menggali informasi sebanyak-banyaknya dari sumber belajar yang berbeda.

4. Analisis dan Sintesis

Siswa menelaah dan membuat ringkasan (poin-poin penting) tentang Pengaruh ion senama terhadap kelarutan dan Kelarutan dan pH yang akan dipresentasikan.

5. Presentasi Hasil Final Kelompok menyajikan hasil.

 Kegiatan Akhir

1. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan.

2. Evaluasi V. Sumber Belajar

 Buku pelajaran kimia lainnya yang relevan.

 LKS

VI. Penilaian

 Penilaian Kognitif

Nilai diperoleh dari hasil uji kemampuan (pre test), hasil diskusi dalam memahami materi dan mengerjakan LKS, dan hasil evaluasi masing-masing siswa setelah pembelajaran.

 Penilaian Afektif

(9)

Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

No. Nama Siswa Aspek yang dinilai

Jumlah Ket.

1 2 3 4 5

1

2

3

dst

30

Keterangan :

1 = Mengajukan pertanyaan 2 = Menjawab pertanyaan 3 = Mengajukan pendapat

4 = Bekerja sama dalam kelompok 5 = Aktif mendengar

Nilai afektif : - 17-20 = A - 13-16 = B - 9-12 = C - 5-8 = D Skor : - Amat baik = 4

- Baik = 3 - Cukup = 2 - Kurang = 1 VII. Evaluasi

1. Kelarutan AgCl dalam air pada suhu 250C adalah 1,435 mg perliter. Kelarutan AgCl dalam larutan yang mengandung 0,1 M NaCl adalah ….

a. 1 x 10-2 M c. 1 x 10-5 M b. 1 x 10-4 M d. 1 x 10-9 M e. 1 x 10-11 M

2. Kelarutan CaCO3 dalam air pada suhu tertentu = 10-3 mol/liter. Pada suhu yang sama kelarutan CaCO3 dalam larutan Ca(NO3)2 0,05 M adalah …..

a. 2 x 10-4 mol/L c. 2 x 10-8 mol/L b. 2 x 10-5 mol/L d. 2 x 10-9 mol/L e. 5 x 10-9 mol/L

3. Jika Ksp Ag2CrO4 = 1,1 x 10-12 mol/L. Kelarutan Ag2CrO4 dalam larutan AgNO3 0,1 M adalah …..

a. 1,1 x 10-12 mol/L c. 1,1 x 10-17 mol/L b. 1,1 x 10-21 mol/L d. 1,1 x 10-13 mol/L e. 1,1 x 10-10 mol/L

(10)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Mata Pelajaran : Kimia Satuan Pendidikan : SMA Kelas/semester : XI/2

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Pertemuan ke- : 12 (duabelas) Standar Kompetensi :

4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar

4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Indikator :

4.6.6 Menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya.

I. Tujuan Pembelajaran

 Tujuan Kognitif Siswa dapat :

16. Menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya melalui perhitungan.

17. Menentukan kelarutan suatu elektrolit berdasarkan pengaruh pH dan harga Ksp- nya.

 Tujuan Afektif

1. Mengajukan pertanyaan 2. Aktif mendengar

3. Mengajukan pendapat 4. Menjawab pertanyaan

5. Bekerja sama dalam kelompok

II. Materi Ajar

 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

III. Metode Pembelajaran

 Kooperatif tipe investigasi kelompok

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

 Kegiatan Awal (± 5 menit) 1. Salam pembuka

(11)

2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tentang pentingnya pelajaran, serta mempersiapkan siswa untuk belajar.

 Kegiatan inti

Penerapan pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok.

1. Memilih Topik

Pada tahap ini ada dua subtopik yang akan dipilih siswa, yaitu menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya melalui perhitungan atau menentukan kelarutan suatu elektrolit berdasarkan pengaruh pH dan harga Ksp-nya.

2. Perencanaan Kooperatif

Pada tahap ini siswa duduk dalam kelompoknya. Masing-masing kelompok merencanakan kerja sama, menyelesaikan permasalahan, merumuskan masalah, dan dengan cara bagaimana masalah tersebut dapat diselesaikan. Apakah dengan cara meringkas terlebih dahulu atau mengerjakan soal-soal yang ada.

3. Implementasi

Siswa berdiskusi di dalam kelompoknya tentang menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya melalui perhitungan dan menentukan kelarutan suatu elektrolit berdasarkan pengaruh pH dan harga Ksp-nya dan menggali informasi sebanyak- banyaknya dari sumber belajar yang berbeda.

4. Analisis dan Sintesis

Siswa menelaah dan membuat ringkasan (poin-poin penting) tentang menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya melalui perhitungan atau menentukan kelarutan suatu elektrolit berdasarkan pengaruh pH dan harga Ksp-nya yang akan dipresentasikan.

5. Presentasi Hasil Final Kelompok menyajikan hasil

 Kegiatan Akhir

1. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan.

2. Evaluasi V. Sumber Belajar

 Buku pelajaran kimia lainnya yang relevan.

 LKS

VI. Penilaian

 Penilaian Kognitif

Nilai diperoleh dari hasil uji kemampuan (pre test), hasil diskusi dalam memahami materi dan mengerjakan LKS, dan hasil evaluasi masing-masing siswa setelah pembelajaran.

 Penilaian Afektif

Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

No. Nama Siswa Aspek yang dinilai Jumlah Ket.

(12)

1 2 3 4 5

1

2

3

dst

30

Keterangan :

1 = Mengajukan pertanyaan 2 = Menjawab pertanyaan 3 = Mengajukan pendapat

4 = Bekerja sama dalam kelompok 5 = Aktif mendengar

Nilai afektif : - 17-20 = A - 13-16 = B - 9-12 = C - 5-8 = D Skor : - Amat baik = 4

- Baik = 3 - Cukup = 2 - Kurang = 1

VII. Evaluasi

1. pH larutan jenuh Mg(OH)2 jika Ksp = 1,2 x 10-11 adalah …..

a. 10,447 c. 10,474

b. 10,477 d. 11,447

e. 11,477

2. Larutan jenuh basa L(OH)3 mempunyai pH = 10. Ksp basa itu adalah …..

a. 3,3 x 10-5 c. 3,3 x 10-17

b. 4 x 10-12 d. 4 x 10-18

e. 2,7 x 10-20

3. Kelarutan L(OH)2 dalam air sebesar 5 x 10-4 mol/liter. pH larutan jenuh L(OH)2 dalam air adalah …..

a. 10,3 c. 9,7

b. 11,0 d. 3,7

e. 2,0

(13)

4. Kelarutan Mg(OH)2 (Ksp = 3 x 10-11) dalam larutan yang memiliki pH 12 adalah …...

a. 1 x 10 -7 c. 3 x 10-7

b. 2 x 10-7 d. 4 x 10-7

e. 5 x 10-7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Mata Pelajaran : Kimia Satuan Pendidikan : SMA Kelas/semester : XI/2

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Pertemuan ke- : 13 (tiga belas) Standar Kompetensi :

4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar

4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Indikator :

4.6.7 Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan harga Ksp.

I. Tujuan Pembelajaran

 Tujuan Kognitif Siswa dapat :

(14)

18. Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan nilai tetapan hasil kali kelarutan.

 Tujuan Afektif

1. Mengajukan pertanyaan 2. Aktif mendengar

3. Mengajukan pendapat 4. Menjawab pertanyaan

5. Bekerja sama dalam kelompok II. Materi Ajar

 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

III. Metode Pembelajaran

 Kooperatif tipe investigasi kelompok

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

 Kegiatan Awal (± 5 menit) 1. Salam pembuka

2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tentang pentingnya pelajaran, serta mempersiapkan siswa untuk belajar.

 Kegiatan inti

Penerapan pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok.

1. Memilih Topik

Pada tahap ini ada dua subtopik yang akan dipilih siswa, yaitu Reaksi Pengendapan.

2. Perencanaan Kooperatif

Pada tahap ini siswa duduk dalam kelompoknya. Masing-masing kelompok merencanakan kerja sama, menyelesaikan permasalahan, merumuskan masalah, dan dengan cara bagaimana masalah tersebut dapat diselesaikan. Apakah dengan cara meringkas terlebih dahulu atau mengerjakan soal-soal yang ada.

3. Implementasi

Siswa berdiskusi di dalam kelompoknya tentang Reaksi Pengendapa dan menggali informasi sebanyak-banyaknya dari sumber belajar yang berbeda.

4. Analisis dan Sintesis

Siswa menelaah dan membuat ringkasan (poin-poin penting) tentang Reaksi Pengendapan yang akan dipresentasikan.

5. Presentasi Hasil Final Kelompok menyajikan hasil

 Kegiatan Akhir

1. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan.

2. Evaluasi V. Sumber Belajar

(15)

 Buku pelajaran kimia lainnya yang relevan.

 LKS

VI. Penilaian

 Penilaian Kognitif

Nilai diperoleh dari hasil uji kemampuan (pre test), hasil diskusi dalam memahami materi dan mengerjakan LKS, dan hasil evaluasi masing-masing siswa setelah pembelajaran.

 Penilaian Afektif

Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

No. Nama Siswa Aspek yang dinilai

Jumlah Ket.

1 2 3 4 5

1

2

3

dst

30

Keterangan :

1 = Mengajukan pertanyaan 2 = Menjawab pertanyaan 3 = Mengajukan pendapat

4 = Bekerja sama dalam kelompok 5 = Aktif mendengar

Nilai afektif : - 17-20 = A - 13-16 = B - 9-12 = C - 5-8 = D Skor : - Amat baik = 4

- Baik = 3 - Cukup = 2 - Kurang = 1

VII. Evaluasi

1. Dalam 50 mL larutan PbCl2 terkandung 0,2207 g PbCl2 yang terlarut di dalamnya.

Jika Ksp PbCl2 = 2,4 x 10-4 mol3/L3, maka Qc yang diperoleh adalah …..

a. Qc < Ksp , maka tidak terbentuk endapan b. Qc = Ksp, maka terbentuk endapan c. Qc > Ksp, maka tidak terbentuk endapan d. Qc < Ksp, maka terbentuk endapan e. Qc > Ksp, maka terbentuk endapan

(16)

2. Suatu larutan mengandung garam-garam Pb(NO3)2, Mn(NO3)2, dan Zn(NO3)2 masing- masing dengan konsentrasi 0,01 M. Pada larutan ini di larutkan sejumlah NaOH padat hingga pH larutan menjadi 8. Berdasarkan data Ksp berikut :

Pb(OH)2 = 2,8 x 10-16 Mn(OH)2 = 4,5 x 10-14 Zn(OH)2 = 4,5 x 10-17

Hidroksida yang mengendap adalah …..

a. tidak ada c. hanya Zn(OH)2

b. Zn(OH)2 dan Pb(OH)2 d. hanya Mn(OH)2

e. ketiga-tiganya

3. Kepada masing-masing larutan 500 mL CaCl2 0,001 M, 500 mL SrCl2 0,001 M, dan 500 mL BaCl2 0,001 M ditambahkan 500 mL K2SO4 0,001 M. Jika Ksp CaSO4 = 2 x 10-5; SrSO4 = 3 x 10-7; BaSO4 = 1 x 10-10, maka secara teoritis endapan zat yang akan terjadi adalah …..

a. BaSO4 c. BaSO4 dan SrSO4

b. SrSO4 d. CaSO4 dan BaSO4

e. CaSO4, SrSO4 dan BaSO4

Referensi

Dokumen terkait

Bahkan, banyak hal-hal yang tidak menjadi pertimbangan sultan pada awalnya, namun atas usul atau saran Malahayati disetujui oleh sultan, seperti usulan mengikut- sertakan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, peneliti menarik kesimpulan variabel pemeriksaan pajak tidak berpengaruhterhadap persepsi wajib pajak mengenai etika

Perlakuan yang menggunakan ampas teh dengan air cucian beras sebagai nutrisi tanaman selada (Lactuca sativa L), terdiri dari:.. P1 = perlakuan dengan

Sebagai prasyarat atau bekal dasar agar bisa mempelajari modul ini dengan baik, maka anda diharapkan sudah mempelajari: konsep medan magnetik di sekitar penghantar berarus

Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia. Masalah-masalah tema tingkat divine tersebut tergambar dari setiap perilaku atau sikap tokoh yang terdapat dalam novel

Pembukaan wadah botol atau cawan petri dan tabung biarkan,memiliki potensi terinfeksi, karena tak terlihat dapat menimbulkan aerosol atau kontaminasi pada kulit atau

Petrosea Tbk., PT 549 Poltec Indonesia, CV 549 Prima Traktor Indonusa, PT 550 Prima Unggul Persada, PT 550 PwC Indonesia 551 Resindo Resources Indonesia, PT 551 Sandvik Mining

1) Bagi orang yang akan membuka bisnis dibidang ritel, dapat dijadikan salah satu pertimbangan dan bahan acuan tentang faktor peningkatan omzet penjualan, agar bisnis