• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 3

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Metodologi Analisis

3.1.1 Kerangka Pemikiran dan Hipotesis

Berdasarkan teori yang telah diuraikan dalam bab 2, penelitian ini memiliki kerangka penelitian sebagai berikut :

(2)

Gambar 3.1 Kerangka Pemikiran Penelitian

Dari gambaran konsep pemikiran di atas dapat dijabarkan sebagai berikut, penulis akan peneliti tentang faktor-faktor apa saja yang membuat konsumen tertarik dalam memilih sepeda motor, faktor-faktor tersebut terdapat dalam sepeda motor itu sendiri.

3.1.2 Hipotesis Penelitian

Penelitian ini memiliki hipotesis sebagai berikut :

(3)

: Seluruh variabel yang ada berpengaruh signifikan terhadap ketertarikan konsumen memilih sepeda motor.

: Paling sedikit ada satu variabel yang tidak berpengaruh signifikan terhadap ketertarikan konsumen memilih sepeda motor.

Atau :

:

3.2 Pengumpulan Data 3.2.1 Jenis Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari dua sumber yaitu : 1. Data Primer

Adalah data yang diperoleh langsung dengan para pengendara sepeda motor melalui kuesioner.

2. Data Sekunder

Adalah data yang diperoleh dari berbagai informasi yang berkaitan dengan topik yang akan diteliti. Untuk memperoleh fakta dari informasi yang dibutuhkan dilakukan cara penelusuran data dengan pengkajian kepustakaan.

3.2.2 Teknik Pengumpulan Data

(4)

Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode survei. Metode survei adalah cara pengambilan sampel dari suatu populasi dengan menggunakan kuesioner sebagai alat untuk pengumpulan data. Teknik pengumpulan data kuesioner adalah dimana responden menjawab secara tertulis pada kuesioner yang telah penulis buat. Sedangkan menurut waktunya penelitian ini adalah penelitian cross sectional, yaitu metode pengumpulan data dimana informasi yang dikumpulkan hanya pada waktu tertentu saja (Kountur, 2005, p106). Seluruh data yang diperoleh akan diproses dan diolah dengan suatu analisa kuantitatif.

3.2.3 Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pengguna sepeda motor berjenis bebek yang ada di parkir sepeda motor kampus Anggrek Universitas Bina Nusantara, Jakarta. Populasinya termasuk populasi yang tidak terbatas dikarenakan lokasinya berada di kawasan parkir dimana mahasiswa pengguna sepeda motor yang menjadi objek penelitian tidak menetap dan jumlahnya selalu berubah-rubah.

Pengertian sampel adalah sebagian dari populasi yang karakteristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi (Djarwanto, 1998, p108).

Untuk menentukan jumlah minimum sampel yang akan diambil, maka penulis akan menggunakan rumus berikut (Sugiarto, 2001, p70)

Rumus ukuran sampel di atas adalah rumus pengambilan sampel acak sistematis dengan populasi tak terbatas. Dimana n adalah jumlah sampel yang dicari, Zα nilai dari table z dengan α tertentu, P(Q) adalah proporsi, bila P(Q) tidak diketahui maka dapat

(5)

diambil dari varians maksimum dengan P(Q)=0,5 sedangkan e adalah besar toleransi kesalahan.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan level confidence sebesar α=0,05 dari tabel didapat Zα = 1,645. Karena P(Q) tidak diketahui maka P(Q)=0,5. Kesalahan yang masih dapat diterima oleh penulis sebesar 10% (e = 0,10). Dengan demikian jumlah sampel minimum yang dapat kita ambil pada penelitian ini adalah :

Jadi jumlah sampel minimum yang dihasilkan pada perhitungan di atas adalah sebesar 135 sampel. Tapi pada penelitian ini penulis akan mengambil sampel sebanyak 150 sampel.

3.2.4 Definisi Operasional Variabel

a. Variabel dependen (tidak bebas)

Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah ketertarikan konsumen.

b. Variabel Independen (bebas)

Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah keputusan memilih yang terdiri dari :

1. Merek (X1).

Merek adalah tanda, cap, logo suatu barang atau jasa sebagai penanda untuk memudahkan bagi semua orang mengenali barang atau jasa tersebut.

2. Fitur (X2).

(6)

Fitur adalah semua tambahan perlengkapan yang mendukung terbentuknya suatu barang agar dapat dinikmati oleh yang menggunakannya.

3. Performa mesin (X3).

Performa adalah kemampuan suatu barang dalam hal ini mesin dalam menjalankan sesuatu.

4. Kenyamanan (X4).

Kenyamanan adalah tingkat seseorang untuk merasa nyaman dalam menggunakan barang atau jasa.

5. Desain/Model (X5).

Desain/Model adalah bentuk penampilan fisik suatu barang atau orang yang terlihat dari luar.

6. Harga (X6).

Harga adalah nilai dari suatu barang yang dijual / dibeli.

7. Keiritan (X7).

Keiritan adalah kehematan bahan bakar dari suatu kendaraan.

3.2.5 Instrumen Penelitian

Yang dimaksud dengan instrumen pada suatu penelitian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data (Kountur, 2005, p151). Pada penelitian ini instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner yang digunakan untuk mendapatkan data kuantitatif dari para responden. Contoh kuesioner dapat dilihat di lampiran.

(7)

Suatu instrumen yang baik harus valid dan reliabel (Kountur, 2005, p151). Untuk itu kita harus menguji instrumen yang dipakai dengan menguji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian.

3.2.6 Cara Pengolahan Data

Data yang terkumpul kemudian dilakukan pengolahan data dengan menggunakan cara sebagai berikut :

a. Pemeriksaan data (editing), sebelum dilakukan pengolahan data, data tersebut diperiksa terlebih dahulu. Data atau informasi yang telah dikumpulkan dari kuesioner perlu diperiksa sekali lagi dan diperbaiki jika masih terdapat hal – hal yang salah atau masih meragukan, seperti salah mengisi, angka tidak jelas, dan lain – lain.

b. Memasukkan data (entry), yaitu dengan memasukkan data ke dalam program yang sudah penulis buat.

c. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan program yang penulis buat.

3.3 Teknik Analisis Data a. Analisis Deskriptif

Analisis ini dimaksudkan hanya untuk menggambarkan angka – angka responden dari objek penelitian yang diperoleh dari hasil analisis deskriptif.

b. Validitas

(8)

Validitas berasal dari kata validity yang mempunyai arti sejauh mana ketepatan dan kecemasan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya atau memberikan hasil ukur yang sesuai dengan maksud dilakukannya pengukuran tersebut.

Sedangkan valid tidaknya suatu alat ukur tergantung pada mampu tidaknya alat ukur tersebut mencapai tujuan pengukuran yang dikehendaki dengan tepat (Azwar 1992, p146). Teknik yang digunakan adalah korelasi product moment dari Pearson yaitu :

Keterangan :

r = koefisien korelasi product moment Pearson n = banyaknya sampel

x = jumlah variabel x y = jumlah variabel y

c. Reliabilitas

Azwar (2002, p150) merumuskan reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Hal ini berarti menunjukkan sejauh mana hasil pengukuran itu tetap konsisten apabila dilakukan pengukuran dua kali atau terhadap gejala yang sama dengan menggunakan alat ukur yang sama.

(9)

Reliabilitas alat ukur dalam penelitian ini diuji dengan alat uji reliabilitas Alpha Cronbach, yaitu :

Keterangan :

= Relatif instrumen = Banyaknya pertanyaan

= Jumlah varians = Varians total

Menurut Azwar (2002, p150) tingkat reliabilitas yang pada umumnya dapat diterima minimal 0,50. Uji yang reliabilitasnya di bawah 0,5 dianggap tidak reliabel.

d. Logit Model for Ungrouped or Individual Data

Di mana,

Y = 1 jika responden tertarik untuk memilih 0 jika responden tidak tertarik untuk memilih

= Faktor Merek

= Faktor Fitur yang dimiliki

(10)

= Performa mesin = Kenyamanan = Desain/Model = Harga

= Keiritan

Dari persamaan logit model tersebut dapat digunakan untuk menganalisis dengan mengacu pada :

a. Jika nilai positif, artinya probabilitas odds ratio naik.

b. Jika nilai negatif, artinya probabilitas odds ratio menurun.

c. Menaksir besarnya yaitu mengestimasi besarnya rasio

probabilitas suatu kejadian atau event. Jika koefisien positif probabilitas terjadi meningkat, dan jika negatif sebaliknya.

Langkah-langkah yang dilakukan dalam analisis data untuk model fungsi logit adalah sebagai berikut :

1. Mencari koefisien variabel independent model logit menggunakan maximum likelihood

2. Memasukkan koefisien yang didapat ke dalam model.

3. Uji goodness of fit model yang didapat dengan uji LRS(Likelihood Ratio Statistic) dan uji Wald

4. Menginterpretasikan koefisien.

e. Mengukur Negelkerke

(11)

Untuk menguji ketepatan model. Nilai Negelkerke menunjukkan besarnya variabel-variabel X menjelaskan variabel Y.

f. Mengukur Hosmer and Lemeshow ( )

Test ( ) jika signifikasi lebih besar 0,05 maka model dinilai fit atau sesuai data.

g. Uji Wald

Uji Wald ini digunakan untuk melihat seberapa besar suatu hipotesis diterima.

3.4 Software Engineering

3.4.1 Spesifikasi Perangkat Keras

Spesifikasi perangkat keras (Hardware) yang digunakan pada pembuatan program aplikasi ini adalah :

• Processor AMD Athlon XP 3500+ 2,2 Ghz

• Memory 1024 Mb

• VGA Card 256 Mb

• Harddisk 370 Gb (250 Gb + 120 Gb)

• LCD BenQ 19”

• Keyboard

• Mouse

Spesifikasi perangkat keras (Hardware) minimum yang digunakan untuk membuat program aplikasi ini adalah :

(12)

• Intel Pentium II-class processor 450 MHz

• Memory 128 Mb

• Harddisk 700 Mb

• SVGA Monitor

• Keyboard

• Mouse

3.4.2 Spesifikasi Perangkat Lunak

Spesifikasi perangkat lunak (Software) yang digunakan adalah :

• Sistem operasi Windows XP Professional SP2

• SPSS 15

• Borland Delphi 6

• Microsoft Access 2007

• R-Language

3.4.3 Perancangan Basis Data

Basis Data yang dirancang oleh penulis dalam menunjang program aplikasi menggunakan Microsoft Access 2007. Basis Data tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

(13)

Tabel 3.1 Desain Basis Data

Nama Field Tipe Data Keterangan

No Text Nomor database

Merk Text Merk Sepeda Motor

Type Text Type Sepeda Moto

Y Yes/No Ketertarikan Konsumen

X1 Yes/No Merk

X2 Yes/No Fitur

X3a Yes/No Performa

X3b Number Kecepatan Maksimum

X4 Yes/No Kenyamanan

X5 Yes/No Desain

X6 Yes/No Harga

X7a Yes/No Keiritan

X7b Number Konsumsi BBM

3.4.4 Desain Perancangan Layar

Tahap perancangan layar digunakan sebagai dasar untuk membuat tampilan layar program yang sesungguhnya. Ciri utama desain perancangan layar yang baik adalah mudah digunakan oleh orang awam (user friendly). Desain perancangan layar pada penelitian ini dapat dilihat sebagai berikut :

(14)

Gambar 3.2 Menu Utama

Dalam menu utama ini merupakan tampilan awal dari program. Fungsi dari navigasi yang ada adalah untuk :

File >> Add = untuk membuka menu Add File >> Open = untuk membuka menu Open Help = untuk menampilkan bantuan Keluar = untuk keluar dari program

(15)

Gambar 3.3 Menu Add

Di dalam menu Add ini terdapat kuesioner yang harus dimasukkan ke dalam database. Fungsi dari masing – masing menu adalah :

No Database = untuk memasukkan nomor database Merk Motor = untuk memasukkan merk motor Type Motor = untuk memasukkan type motor

Kuesioner = untuk memasukkan semua jawaban kuesioner

Simpan = tombol untuk menyimpan jawaban kuesioner ke dalam database Batal = tombol untuk membatalkan jawaban kuesioner

Hapus = tombol untuk menghapus jawaban kuesioner di dalam database Edit = tombol untuk mengganti jawaban kuesioner

(16)

Gambar 3.4 Menu Open

Di dalam menu Open ini terdapat hasil kuesioner serta tombol analisis data untuk melakukan proses analisis data.

(17)

Gambar 3.5 Menu Korelasi Data

Di dalam menu Korelasi Data ini terdapat hasil perhitungan korelasi matrik dari penelitian ini. Tombol yang ada berfungsi untuk :

Calculate = Untuk melanjutkan ke menu perhitungan proses analisis data

(18)

Gambar 3.6 Menu Analisis Data

Di dalam menu Analisis Data ini terdapat hasil perhitungan dari proses perhitungan. Disini adalah jantung dari proses perhitungan analisis menggunakan regresi logistik. Tombol yang ada berfungsi untuk :

Kesimpulan = Untuk melanjutkan ke menu kesimpulan

(19)

Gambar 3.7 Menu Kesimpulan

Didalam menu Kesimpulan ini terdapat hasil dari kesimpulan yang didapat setelah melakukan proses analisis data.

(20)

Gambar 3.8 Menu Help

Di dalam menu Help ini terdapat petunjuk tentang pemakaian program secara lengkap.

3.4.5 Diagram Transisi (State Transition Diagram)

Diagram Transisi memberikan keterangan kepada sistem tentang apa yang harus dikerjakan dan kondisi tertentu. Berikut ini adalah diagram transisi untuk program analisis ketertarikan konsumen memilih sepeda motor menggunakan model logit :

(21)

Gambar 3.9 Diagram Transisi Program

3.4.6 Diagram Alir (Flowchart)

Flowchart merupakan alat bantu pemrograman yang biasanya digunakan untuk mengorganisasikan pemikiran logika prosedur suatu program. Berikut ini adalah diagram alir untuk program analisis ketertarikan konsumen memilih sepeda motor menggunakan model logit :

(22)

Gambar 3.10 Diagram Alir Program

Gambar

Gambar 3.1 Kerangka Pemikiran Penelitian
Tabel 3.1 Desain Basis Data
Gambar 3.2 Menu Utama
Gambar 3.3 Menu Add
+7

Referensi

Dokumen terkait

Proposal Skripsi ini disusun dari hasil penelitian yang dilakukan penulis dan diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh derajad kesarjanaan strata satu

SUITE 9.10, 9TH FLOOR, WISMA ZELAN, NO.1, JALAN TASIK PERMAISURI 2, BANDAR TUN RAZAK 56000 , WP KUALA LUMPUR.. BAHARUDDIN ALI & LOW SDN

B-01 mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan

Adapun penelitian yang berjudul “Jual Beli dengan Sistem Al-Bai’u Salam dalam Pembiayaan Syariah di Indonesia” yang ditulis oleh Lisda Apriliani, yang membahas

Kesimpulan penelitian dilihat dari ke- seluruhan dan masing-masing variabel diperoleh: 1) Pengelolaan program KKG di Gugus Kecamatan Kraton Yogyakarta bernilai 3,75

menggunakan bentuk penyajian simbolis didasarkan kepada penelusuran pada aspek-aspek yang terdiri dari tipe tari, gerak, alur tari, kostum dan properti yang

DAFTAR LAMPIRAN ... Latar Belakang Masalah ... Identifikasi Masalah ... Pembatasan Masalah ... Perumusan Masalah ... Tujuan Penelitian ... Manfaat Penelitian ... LANDASAN TEORI

Kami mengingatkan Anda bahwa hal-hal tersebut dan bermacam-macam risiko yang diketahui dan tidak diketahui lainnya, ketidakpastian dan faktor-faktor lainnya dapat