• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 2 DATA AWAL PROYEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 2 DATA AWAL PROYEK"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 2

DATA AWAL PROYEK

2.1

Data Umum Proyek

Nama Proyek : Perpustakaan Umum di Kota Bandung Pemilik Proyek : Pemerintah Kota Bandung

Sumber Dana : Pemerintah Kota Bandung

Lokasi : Taman Maluku Bandung

Batas utara : Jl. Ambon

Batas selatan : Jl.Aceh

Batas timur : Jl. Saparua

Batas barat : Jl. Sulawesi

Luas Lahan : 8600 meter²

KDB : 40 %

KLB : 2

GSB : 10 meter.

Jumlah Lantai Bangunan : 4 ( empat )

2.2

Peraturan Dan Standar

Pertimbangan Tapak

Gambar. 1.1: pertimbangan Lahan

(2)

1. Lokasi berada di tempat yang mudah dicapai, mudah terlihat dan dekat dengan pusat kegiatan masyarakat dan dekat dengan ruang-ruang publik.

2. Akses mudah untuk pedestrian, kendaraan servis, kendaraan pengunjung. 3. Memiliki lahan yang cukup untuk ketersediaan parkir, fungsi penunjang, dan

kemungkinan adanya perluasan.

4. Dekat dengan bangunan-bangunan dan fungsi publik. ( Sumber :Libris Design http://www.librisdesign.org)

Persyaratan Umum Perpustakaan

1. Luas minimal 300 m² untuk setiap 10.000 jilid koleksi. 2. Bentuk dan hubungan antar ruang sebaiknya fleksibel.

3. Perluasannya sebaiknya horizontal, agar keluar masuk pengunjung, media, dll bisa lancar

4. Jumlah buku yang direkomendasikan adalah 2 volume buku untuk setiap orang. 5. Standar area lantai yang diperlukan : 10m²/1000 buku.

6. Jumlah kursi yang diperlukan adalah 1,5 kursi/1000 jiwa.

7. Luas tempat koleksi tertentu tergantung pada jumlah koleksi yang ada. 8. Tiap 2 jenis media, bisa ditempatkan pada satu rak atau tempat.

( Sumber : Planning and Design of Library Building, Butterworth Architecture, London, 1989 )

Tata Letak Ruang

tata ruang yang harus dipenuhi dalam perancangan perpustakaan yaitu: ƒ fleksibel

ƒ kompak

ƒ mudah dijangkau

ƒ bervariasi (untuk mengakomodasi kebebasan pengunjung dalam memilih suasana yang

diinginkan). ƒ teroganisir dengan baik ƒ nyaman

ƒ menggunakan material yang tahan lama ƒ aman

( Sumber : Thompson, Godfrey, Planning and Design of Library Building, Butterworth Architecture, London, 1989)

(3)

7 Persyaratan Teknis Perpustakaan

1. Sirkulasi

- Manusia

Lebar sirkulasi untuk manusia minimal 1,2 m

Space kosong diantara lemari minimal 1,3 m

- Buku

Memungkinkan beroperasinya Book Trolleys.

2. Struktur

- mampu menahan beban hingga 6,3 kN/m2 - Pembalokan standar sekitar 7kN/ m² - Jarak Floor-to-floor minimal 2,75 m.

3. Furnitur dan shelving

- Tinggi dan ukuran yang ergonomis

- Stabil dan tidak berbahaya bagi keselamatan - Secara ukuran sesuai dengan layout ruangan

(4)

- Tiap rak terdiri dari 5 atau 6 bidang yang disusun ke atas. Tinggi rak max. 1,80 m. 1 rak bisa memuat 30 jilid bahan bacaan, 33 jilid bacaan ringan, atau 35 jilid bacaan anak-anak, dengan lorong rak max. 3 m.

( Sumber : DeChiara, J., Callender, J. Time Saver Standards for Building Types. New York : McGraw-Hill Book Company, 1973)

4. Temperatur

- Suhu udara pada perpustakaan terutama ruang penyimpanan buku antara 21º-24º C.

( Sumber : DeChiara, J., Callender, J. Time Saver Standards for Building Types. New York : McGraw-Hill Book Company, 1973 )

5. Keamanan

- Pembatasan jumlah akses keluar masuk

- Layout ruang baca memungkinkan pengawasan dari petugas perpustakaan

(Guidelines for the Security of Rare Books, Manuscripts, and Other Special Collections,

ACRL Rare Books & Manuscripts Section's Security Committee. 1999)

6. Parkir perpustakaan

Bangunan di wilayah Kodya DT.II Bandung, mengisyaratkan standar parkir 1 ( satu) mobil setiap 100 m² lantai brotto bangunan.

(Sumber : Peraturan Daerah Kotamadya Daerah tingkat II Bandung no.14 Tahun 1998)

2.3

Tinjauan Perpustakaan Umum

2.3.1 Definisi Perpustakaan

• Perpustakaan adalah : “Koleksi buku, manuskrip, film, rekaman musikal dan materi-materi lainnya yang disusun dengan baik untuk digunakan, tetapi tidak untuk dijual”.( 21 Century Webster Encyclopedia )

• Perpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan.( RUU tentang Perpustakaan, tahun 2007)

(5)

• Perpustakaan adalah kumpulan materi tercetak dan media noncetak dan atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk digunakan pemakai. (International Federation of Library Association and Institutions)

• Perpustakaan adalah koleksi yang terdiri dari bahan-bahan tertulis, tercetak ataupun grafis lainnya seperti film, slide, piringan hitam, tape dalam ruangan atau gedung yang diatur dan diorganisasikan dengan sistem tertentu agar dapat digunakan untuk keperluan studi, penelitian, pengetahuan, dsb. (Soemardji, P., Drs. Perpustakaan, organisasi, dan tata kerjanya. )

Klasifikasi Perpustakaan

Menurut RUU perpustakaan 2007. Penyelenggaraan perpustakaan dilakukan berdasarkan kewilayahan dan pemustaka. Penyelenggaraan perpustakaan yang dilakukan berdasarkan kewilayahan terdiri atas:

1. Perpustakaan pusat; .

2. Perpustakaan daerah provinsi; dan 3. Perpustakaan daerah kabupaten/kota.

Penyelenggaraan perpustakaan dilakukan berdasarkan pemustaka (pihak yang menyelenggarakan) terdiri atas:

1. Perpustakaan umum (pemerintah) 2. Perpustakaan khusus.

a) perpustakaan lembaga

b) perpustakaan sekolah/madrasah; c) perpustakaan perguruan tinggi; d) perpustakaan pesantren; dan e) perpustakaan rumah ibadah.

Menurut IFLA (International Federal Library Association) ada 5 jenis perpustakaan : 1. Perpustakaan Umum

Perpustakaan yang diselenggarakan untuk masyarakat umum yang meliputi seluruh lapisan masyarakat dalam suatu radius wilayah tertentu yang tujuannya lebih diarahkan kepada masyarakat dalam radius tersebut tanpa menutup kemungkinan pengunjung dari daerah lain.

2. Perpustakaan Sekolah

(6)

Perpustakaan yang diselenggarakan di setiap tingkatan oleh sekolah masing-masing.

3. Perpustakaan Universitas

Perpustakaan ini merupakan milik dari lembaga pendidikan perguruan tinggi tertentu dan selain berfungsi untuk menyediakan literatur dan informasi-informasi kepada mahasisiwa universitas yang bersangkutan dan umum, perpustakaan ini juga berfungsi sebagai tempat belajar dan menunjang pelaksanaan penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat.

4. Perpustakaan Khusus

Perpusatakaan yang diselenggarakan oleh badan/lembaga tertentu. 5. Perpustakaan Nasional

Perpustakaan yang diselenggarakan oleh negara yang berfungsi untuk mengarsipkan dan menyimpan seluruh hasil-hasil penerbitan yang legal di negara yang bersangkutan seperti literatur-literatur yang ditulis oleh para penulis dalam negeri dan dokumen-dokumen penting negara.

2.3.2 Tinjauan Umum Bangunan Perpustakaan

Pengertian perpustakaan umum

Perpustakaan yang diselenggarakan untuk masyarakat umum yang meliputi seluruh lapisan masyarakat dalam suatu radius wilayah tertentu yang tujuannya lebih diarahkan kepada masyarakat dalam radius tersebut tanpa menutup kemungkinan pengunjung dari daerah lain.

Tujuan perpustakaan umum Tujuan perpustakaan umum adalah :

1. Memberi fasilitas belajar demi peningkatan individu masing-masing anggota masyarakat di kota dan di desa.

2. Memajukan lebih lanjut keahlian seseorang melalui pendidikan informal dan memberikan informasi.

3. Mengembangkan kemampuan kreatif, daya spiritual, dan aktivitas kebudayaan lain.

4. Sebagai rekreasi dan tempat menggunakan waktu luang secara konstruktif. ( Badan Pembinaan Perpustakaan Indonesia )

(7)

Tugas Perpustakaan Umum

Tugas perpustakaan umum adalah :

1. Menyediakan sarana pendidikan informal kepada semua anggota masyarakat yang memerlukan edukasi/pendidikan.

2. Memberi data statistik, informasi lainnya untuk kebutuhan riset/penelitian. 3. Memberi informasi bagi semua anggota masyarakat (penerangan).

4. Mengadakn aktivitas sosial, kesenian, dan kebudayaan demi memperkaya kebudayaan dan rasa seni anggota masyarakat.

5. Menggairahkan kegunaan membaca sebagai hiburan dan kegiatan konstruktif lainnya di waktu senggang.

( Menurut Badan Pembinaan Perpustakaan Indonesia )

Sasaran Pengguna Bangunan Perpustakaan Umum • Pengguna Perpustakaan

Pengguna fasilitas ini sebagian besar usia sekolah dan mahasiswa, tetapi tidak menutup kemungkinan juga orang tua dan dari semua kalangan termasuk para kaum difable. Untuk para pengguna yang sekedar membaca buku di perpustakaan tidak dikenakan biaya. Akan tetapi untuk meminjam buku atau memanfaatkan fasilitas seperti intenet dan audio visual diharuskan untuk menjadi anggota perpustakaan.

• Pengguna Fasilitas Penunjang

Pengguna fasilitas penunjang seperti ruang serbaguna, kantin, toko buku dan warung internet terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat dan sifatnya lebih komersial.

• Operasional dan Perawatan

Untuk pelayanan perpustakaan, perawatan buku dan inventaris perpustakaan dikelola oleh pegawai perpustakaan yang memiliki ruang tersendiri (tidak terbuka untuk umum). Sedangkan untuk kegiatan pelayanan skala mingguan atau bulanan (seperti perpustakaan keliling dan pengumpulan sumbangan buku bekas) dilakukan oleh pegawai dan relawan perpustakaan.

(8)

2.4

Kriteria Perancangan

2.4.1 Kriteria Perancangna Tapak

• Menambah/memperbanyak ruang luar.

• Menghadirkan perpustakaan sebagai informasi di luar bangunan.

• Penaungan yang cukup di lahan sekitar bangunan, terutama pada fitur-fitur lahan yang merupakan perwujudan kehadiran perpustakaan diluar ruangan.

• Air permukaan mengalir dengan baik, tidak menggenangi lahan dan tidak mengganggu bangunan.

• Sirkulasi ke bangunan perpustakaan terintegrasi dengan sirkulasi eksisting taman.

2.4.2 Kriteria Perancangan Bangunan

• Sirkulasi yang sederhana dan mempermudah orientasi dari area umum ke fungsi koleksi dan baca perpustakaan.

• Pengelompokan dan perletakan fungsi ruangan yang menjamin keamanan koleksi buku perpustakaan.

• Struktur dapat menopang beban berat . • Sistem utilitas yang sederhana dan teratur.

• Pencahayaan alami dapat masuk dan dipakai sebagai penerang pada ruang baca. • Bangunan dilihat dari luar area merupakan fitur lahan (taman)/ bagian dari

lahan/taman.

Referensi

Dokumen terkait

Determinan kejadian komplikasi persalinan di Indonesia adalah paritas satu atau lebih sama dengan empat anak, adanya komplikasi kehamilan dan adanya riwayat komplikasi

9 Tabel 4.3 juga dapat di ambil kesimpulan lagi bahwa dengan keluarga yang mendukung tapi tetap tidak patuh kontrol sebesar 2,6% hasil ini juga membuktikan adanya faktor

Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru 2.4 Menerima berbagai bentuk keberagaman

Untuk menganalisis kesalahan yang terjadi maka dilakukan kembali pengujian dilaboratorium mesin Universitas Riau, dengan membandingkan hasil pengujian tarik ASTM

Syukur alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Akhir dengan judul

Dengan demikian pada level tiga tersebut akan diperoleh sejumlah angka indeks konsistensi yang banyaknya sama dengan unsur-unsur dalam level dua. Langkah selanjutnya adalah

Teknik pembiusan dengan penyuntikkan obat yang dapat menyebabkan pasien mengantuk, tetapi masih memiliki respon normal terhadap rangsangan verbal dan tetap dapat mempertahankan

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pengertian Pajak Daerah adalah: “Iuran Wajib Pajak yang