• Tidak ada hasil yang ditemukan

(1)5 Bab II Pendahuluan BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Teori Umum 2.1.1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "(1)5 Bab II Pendahuluan BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Teori Umum 2.1.1"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

5 Bab II Pendahuluan BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Teori Umum

2.1.1. Pengertian Komputer

Wahyudin,S.T., M.T (2018:1), “Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahnya, serta menyediakan input dalam bentuk informasi”.

Menurut Krisbiantoro (2019:1) “Komputer merupakan alat yang dipakai untuk mengolah dan memproses data menurut perintah yang telah dirumuskan.”

Berdasarkan definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa komputer merupakan alat elektronik yang dapat menerima, memproses, mencetak, serta menyimpan data yang diolah yang beroperasi dibawah perintah manusia.

2.1.2 Pengertian Perangkat Lunak (Software)

Rosa dan Shalahuddin (2018:2) perangkat lunak adalah program komputer yang terasosiasi dengan dokumentasi perangkat lunak seperti dokumentasi kebutuhan, model desain, dan cara penggunaan (user manual).

Krisbiantoro (2019:7) berpendapat bahwa, “Perangkat lunak atau piranti lunak adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi antara pengguna dan perangkat keras.”

Berdasarkan definisi di atas dapat di simpulkan bahwa perangkat lunak adalah program komputer yang terasosiasi dengan dokumentasi yang berfungsi sebagai sarana interaksi anatara pengguna dan perangkat keras.

2.1.3 Pengertian Basis Data (Database)

Menurut Fathansyah (2018:14), Sebuah sistem basis data dapat memiliki beberapa basis data. Setiap basis data dapat berisi sejumlah objek basis data(seperti

(2)

Bab II Tinjaun Pustaka Tabel, Indeks, dan Lain-lain). Disamping berisi data, Setiap basis data juga menyimpan definisi struktur.

Sedangkan Menurut Kadir (2019:39), Menyatakan bahwa Basis data adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkit sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi.

Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa pengertian basis data adalah sekelompok data yang saling terhubung satu sama lain agar dapat dimanfaatkan dengan cepat dan mudah.

2.2 Teori Judul

2.2.1 Pengertian Penerapan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian penerapan adalah perbuatan menerapkan, sedangkan menurut beberapa ahli berpendapat bahwa penerapan adalah suatu perbuatan mempraktekkan suatu teori, metode dan hal lain untuk mencapai tujuan tertentu dan untuk suatu kepentingan yang diinginkan oleh suatu kelompok atau golongan yang telah terencana dan tersusun sebelumnya.

Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa pengertian penerapan adalah suatu perbuatan, mempraktekkan suatu teori, metode dan hal lain untuk mencapai tujuan padaaktivitas, aksi Tindakan atau mekanisme suatu sistem.

2.2.2 Customer Relationship Managemant (CRM)

Menurut Banarto (2022,94), “CRM atau Manajeman hubungan pelanggan adalah suatu teknologi untuk mengelola hubungan antara perusahaan dengan pelanggan termasuk calon pelanggan”.

Menurut Maulana dan Putri (2018), CRM adalah bagaimana perusahaan menumbuhkan nilai mereka pada pelanggan. Jika dilihat dari sejarahnya, CRM adalah turunan dari RM (Relationship Management) yang membahas tentang manajemen hubungan yang saling menguntungkan pelanggan dan lainnya.

(3)

Bab II Tinjaun Pustaka 2.2.3 Framework Of Dynamic CRM

Untuk menetapkan fitur CRM secara tepat diperlukan framework sebagai acuan. CH Park dan YG Kim mengusulkan sebuah CRM Framework yang dinamakan “A framework of Dynamic CRM”. Framework ini menjelaskan serangkain tahapan pada pembangunan/penerapan CRM. Substansi terpentingnya adalah informasi yang didapat dari costumer sehingga diperoleh outputnya berupa relationship commitment, yaitu berupa yang dapat memberikan loyalitas dan keuntungan terhadap sebuah perusahaan. Informasi yang menjadi fokus perhatian dapat dilihat pada Gambar 2.1 penjelasannya adalah sebagai berikut (Kim dkk, 2003):

1. Informasi mengenai pelanggan Pertama “Infromasi dari pelanggan”

informasi termasuk data pribadi dan transaksi tentang pelanggan itu adalah jenis informasi yang paling banyak dikumpulkan untuk implementasi CRM.

Perusahaan memperoleh data pribadi dan mampu memahami volume penjualan pelanggan, profitabilitas, pola pembelian, frekuensi, preferensi, dan lain-lain.

2. Informasi untuk pelanggan Kedua, produk, layanan dan informasi organisasi yang dirasakan berguna oleh pelanggan disebut sebagai

“informasi bagi pelanggan”. Jenis informasi yang disajikan melalui media komunikasi yang beragam sehingga pelanggan memperoleh dan proses untuk membuat keputusan yang lebih. Perusahaan dapat memberikan informasi tersebut melalui surat langsung, sistem respon otomatis (ARS) atau internet homepage.

3. Informasi oleh pelanggan. Jenis ketiga adalah “Informasi Oleh Pelanggan”.

Jenis ini adalah informasi non-transaksional umpan balik pelanggan mencakup keluhan pelanggan proposisi, klaim, informasi, dll. Informasi ini harus dimasukkan Dalam data profil pelanggan dikeluarkan karena informasi tersebut adalah apa yang membuat interaksi pelanggan kuat (Wells et al, 1999). Karena berisi keluahan langsung, kebutuhan pelanggan

(4)

Bab II Tinjaun Pustaka dan saran, jenis informasi ini dapat diterapkan untuk mengembangkan produk dan layanan baru atau meningkatkan proses bisnis penting.

Didasari dari ketiganya diatas jelas informasi amat penting untuk mewujudkan Customer Relation Management (CRM) Organisasi untuk melakukan persaingan, dengan melakukan pengolahan informasi tersebut akan didapat customer behavior, karena customer behavior pada saat ini lebih cenderung menginkan bagaimana mereka merasa terperhatikan, dilayani serta ketanggapan dari Organisasi sebagai penyedia layanan kepada mereka dan biasanya kecenderungan tersebut tidak melihat jumlah harga yang mereka keluarkan lagi.

Gambar 2. 1 Framework of Dynamic CRM

Sumber : A Framework of dynamic CRM:Linking marketing with information strategy.

2.2.4 Pengertian E-Marketplace

Menurut Rahmadi, Adam dan Azani (2015:5439), Dalam arti luas e- marketplace adalah sebuah sistem informasi antar organisasi dimana pembeli dan penjual di pasar mengkomunikasikan informasi tentang harga dan produk dan mampu menyelesaikan transaksi melalui saluran komunikasi elektronik.

(5)

Bab II Tinjaun Pustaka 2.2.5 Pengertian Alat Kesehatan

Menurut Peraturan Menteri Keseahatan R.I. no. 220/Men.Kes/Per/IX/1976 tanggal 6 September 1976 yang dimaksud dengan Alat Kesehatan adalah barang, instrumen aparat atau alat termasuk tiap komponen, bagian atau perlengkapan yang diproduksi, dijual atau dimaksudkan untuk digunakan dalam penelitian dan perawatan kesehatan, diagnosis penyembuhan, peringanan atau pencegahan penyakit, kelainan keadaan badan atau gejalanya pada manusia

2.2.6 Pengertian Website

Menurut Elgamar (2020:3) “Website merupakan sebuah media yang memiliki banyak halaman yang saling terhubungan (hyperlink), dimana website memiliki fungsi dalam memberikan informasi berupa teks, gambar, video, suara dan animasi atau penggabungan dari semuanya”.

Menurut Hidayat dalam Pradana (2020:47). “Web atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk mengumpulkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait, yang masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman.”

1.2.7 Pengertian Penerapan Framework Of Dynamic CRM pada E- Marketplace Alat Kesehatan Berbasis Website Di PT Sinergi Persada Medica

Penerapan Framework Of Dynamic CRM pada E-Marketplace Alat Kesehatan Berbasis Website Di PT Sinergi Persada Medica merupakan suatu aplikasi untuk mengetahui kebutuhan pelanggan sehingga dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan.

(6)

Bab II Tinjaun Pustaka 2.3 Teori Khusus

2.3.1 Pengertin Data Flow Diagram (DFD)

Menurut Rosa dan Shalahudin (2018:70) “data flow diagram (DFD) atau Bahasa Indonesia menjadi Diagram Alir Data (DAD) adalah representasi grafik yang menggambarkan aliran informasi dan transformasi informasi yang diaplikasikan sebagai data yang mengalir dari masukan (input) dan keluaran (output).”

Menurut Kristanto (2018:61) “DFD (Data Flow Diagram) adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut”.

Tabel 2. 1 Notasi-notasi pada DFD (Edward Yourdon dan Tom DeMarco)

No Simbol Keterangan

1. Proses atau fungsi atau prosedur; pada

pemodelan perangkat lunak yang akan diimplementasikan dengan pemrograman terstruktur, maka pemodelan notasi inilah yang harusnya menjadi fungsi atau prosedur di dalam kode program.

catatan:

nama yang diberikan pada sebuah proses biasanya berupa kata kerja.

(7)

Bab II Tinjaun Pustaka

2. File atau basis data atau penyimpanan

(storage); pada pemodelan perangkat lunak yang akan diimplementasikan dengan pemrograman terstruktur, maka pemodelan notasi inilah yang harusnya dibuat menjadi tabel-tabel basis data yang dibutuhkan, tabeltabel ini juga harus sesuai dengan perancangan tabel-tabel pada basis data (Entity Relationship 11 Diagram (ERD),Conceptual Data Model (CDM), Physical Data Model (PDM)) catatan:

nama yang diberikan pada sebuah penyimpanan biasanya berupa kata benda.

3. Entitas luar (external entity) atau

masukan (input) atau keluaran (output) atau orang yang memakai/berinteraksi dengan perangkat lunak yang dimodelkan atau sistem lain yang terkait dengan aliran data dari sistem yang dimodelkan.

catatan:

nama yang diberikan pada masukan (input) atau keluaran (output) biasanya berupa kata benda.

(Sumber : Sukamto dan Shalahuddin, 2018:71-72)

(8)

Bab II Tinjaun Pustaka 2.3.2 Pengertian Flowchart

Menurut Pahlevy (2019:48) “Flowchart (bagan alir) merupakan sebuah gambaran dalam bentuk diagram alir dari algoritma-algoritma dalam suatu program yang menyatakan arah alur program tersebut”.

Menurut Solikin (2018:493). ”Flowchart merupakan bagan (chart) yang menunjukkan alir atau arus (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika”.

Tabel 2. 2 Simbol-Simbol Flowchart

No. Simbol Nama Arti

1. Terminator Menyatakan awal/akhir suatu

program

2. Garis Alir Menyatakan jalannya

arus/proses

3. Input/output data Menyatakan input/output

suatu program

4. Proses Menyatakan proses

pengolahan data

5. Decision Menunjukkan pilihan kondisi

tertentu (ya/tidak)

6. On Page Connector Penghubung bagian

flowchart pada satu halaman

7. Off Page Connector Penghubung bagian

flowchart pada halaman berbeda

(9)

Bab II Tinjaun Pustaka

8 Subprogram Proses menjalankan

subprogram

9 Preparation

Pemberian nilai awal (Sumber: Putri, 2019:8)

2.3.3 Pengertian Entity Relationship Diagram (ERD)

Rosa, Shalahuddin (2018:50), ERD adalah pemodelan awal basis data yang dikembangkan berdasarkan teori himpunan dalam bidang matematika. ERD digunakan untuk pemodelan basis data relasional.

Sedangkan menurut Rusmawan (2019:64), “ERD merupakan gambaran grafis dari suatu model data yang menyertakan deskripsi detail dari seluruh entitas (entity), hubungan (relationship), dan batasan (constraint) untuk memenuhi kebutuhan sistem analis dalam menyelesaikan pengembangan sebuah sistem”.

Maka dapat ditarik kesimpulan mengenai ERD adalah suatu bentuk diagram yang menjelaskan hubungan antar objek yang memiliki relasi dengan simbol- simbol tertentu. Berikut simbol-simbol yang digunakan pada ERD:

(10)

Bab II Tinjaun Pustaka Tabel 2. 3 Simbol-Simbol Entity Relationship Diagram (ERD)

No. Simbol Keterangan

1. Entitas mendeskripsikan tabel.

2. Atribut mendeskripsikan field dalam tabel.

3. Relasi mendeskripsikan hubungan antar

tabel.

4. Garis mendeskripsikan penghubung antar

himpunan relasi.

(Sumber: Rusmawan 2019:65)

2.3.4 Pengertian Kamus Data

Menurut Sukamto dan Shalahuddin (2018:73) “Kamus Data adalah kumpulan daftar elemen data yang mengalir pada sistem perangkat sehingga masukan (input) dan keluaran (output) dapat dipahami secara umum (memiliki standar cara penulisan)”.

Sementara itu Kristanto (2019:72) menyatakan bahwa “Kamus data adalah kumpulan elemen-elemen atau simbol-simbol yang digunakan untuk membantu dalam penggambaran atau pengidentifikasian setiap field atau file di dalam sistem”.

Dari Penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa kamus data adalah kumpulan daftar elemen data atau symbol symbol yang digunakan untuk membantu dalam penggambaran atau pengidentifikasian setiap field atau file didala system.

(11)

Bab II Tinjaun Pustaka Tabel 2. 4 Notasi pada Kamus Data

Notasi Arti

= Terbentuk dari (is composed) atau terdiri dari (consist of) atau sama dengan (is equivalent of)

+ And

[ ] Salah satu dari (memilih salah satu dari elemen-elemen data di dalam kurung bracket ini)

| Sama dengan symbol [ ]

M{ }M Iterasi (elemen data di dalam kurung brace beriterasi mulai minimum N kali dan maksimum M kali

( ) Optional (elemen data di dalam kurung parenthesis sifatnya optional, dapat ada dan dapat tidak ada

* Keterangan setelah tanda ini adalah komentar (Sumber : Jogiyanto 2005:730)

2.4 Teori Program 2.4.1 Pengertian HTML

Menurut Purnama dan Watrianthos (2018:1), “HTML atau yang merupakan singkatan dari Hypertext Mark Up Language adalah bahasa standar pemrograman untuk membuat suatu website yang bisa diakses dengan internet. Dengan kata lain halaman website yang disusun dengan menggunakan bahasa ini dan kemudian diterjemahkan oleh komputer agar dapat dipahami oleh penggunanya.

Menurut Mulyani (2020:76) “HTML singkatan dari Hyper Text Markup Language. Bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun website dengan cepat dan mudah”

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Hyper Text Markup Language (HTML) merupakan sebuah bahasa pemrograman berupa tag-tag yang dikembangkan untuk membuat dan mengatur halaman website.

Beberapa tugas utama HTML dalam membangun website di antaranya sebagai berikut:

(12)

Bab II Tinjaun Pustaka 1. Menentukan layout website.

2. Memformat text dasar seperti pengaturan paragraf dan format font.

3. Membuat list.

4. Membuat tabel.

5. Menyisipkan gambar, video dan audio.

6. Membuat link.

7. Membuat formulir.

2.4.2 Struktur Penulisan HTML

Dokumen HTML merupakan file yang pada umumnya berekstensi ,htm atau .html. Aturan penulisan HTML adalah sebagai berikut:

1. Dalam penulisannya, tag HTML diapit dengan dua karakter “<” dan “>”.

2. Tag HTML selalu berpasangan.

3. Jika dalam suatu tag terdapat tag lagi maka penulisan tag akhir tidak boleh bersilang dan harus lurus.

4. Tag html tidak case sensitive, dimana tag huruf kecil dan dengan tag huruf bersilang dan harus lurus.

5. Penulisan script HTML selalu diawali dengan <html> dan diakhiri </html>.

Berikut ini adalah contoh tampilan awal dari pembuatan halaman web sesuai dengan struktur kode yang ada di atas:

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

<!---Bagian Head--->

</head>

<body></body>

</html>

(13)

Bab II Tinjaun Pustaka 2.4.3 Sekilas Tentang PHP

Gambar 2. 2 Logo PHP 2.4.3.1 Pengertian PHP

Menurut Yudhanto & Prasetyo (2018:7), “PHP atau Hypertext Processor adalah bahasa pemrograman script server side yang sengaja dirancang lebih cenderung untuk membuat dan mengembangkan web. Bahasa pemrograman ini memang dirancang untuk para pengembang web agar dapat menciptakan suatu halaman web yang bersifat dinamis”.

Menurut Khozaimi (2020:19), “ PHP adalah salah satu Bahasa yang bekerja pada sisi server dan paling banyak digunakan untuk pengembangan web”.

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Hypertext Prepocessor (PHP) adalah bahasa pemrograman yang di proses di sisi server untuk penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah situs web.

2.4.4 Menggunakan PHP

Menurut Bunafit Nugroho (2019:201), “Hypertext Prepocessor (PHP) adalah sebuah bahasa pemrograman yang berbentuk scripting, sistem kerja program ini adalah sebagai Interpreter bukan sebagai Compiler”. Untuk menuliskan dan memulai kode PHP dengan tanda <?php dan diakhiri dengan?>. Berikut ini beberapa bentuk pembuka program PHP.

(14)

Bab II Tinjaun Pustaka Tabel 2. 5 Bentuk Pembuka Program PHP

Awal Akhir

<? ?>

<?php ?>

<script language=”php”> </script>

<% %>

2.4.5 Pengertian CSS

Menurut Ardhana dalam Sa’ad (2020:28), “Cascading Style Sheets (CSS) merupakan salah satu bahasa pemrograman web untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan menjadi lebih terstruktur dan seragam”.

Menurut Sidik (2018:486), “Cascading Style Sheet (CSS) adalah suatu aturan yang digunakan untuk melakukan pemformatan suatu elemen HTML, sehingga setiap elemen akan memiliki gaya (style) sendiri”.

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Cascading Style Sheets (CSS) adalah sebuah bahasa pemrograman web yang digunakan untuk melakukan pemformatan suatu elemen HTML, sehingga setiap elemen dalam sebuah web menjadi lebih bagus, efektif, terstruktur dan seragam.

2.4.6 Sekilas Tentang Bootstrap

Gambar 2. 3 Logo Bootstrap

(15)

Bab II Tinjaun Pustaka 2.4.6.1 Pengertian Bootstrap

Menurut Abdulloh dalam Sa’ad (2020:30), “Bootstrap adalah sebuah framework CSS yang menyediakan kumpulan komponen-komponen antar muka dasar pada web yang telah dirancang sedemikian rupa untuk digunakan bersama- sama”.

Menurut Purnama dan Watrianthos (2018:64), “Bootstrap adalah sebuah framework CSS yang dapat digunakan untuk mempermudah membangun tampilan web”.

2.4.6 Sekilas Tentang XAMPP

Gambar 2. 4 Logo XAMPP 2.4.6.1 Pengertian XAMPP

Menurut Kurnialensya (2022:1), “XAMPP merupakan sebuah paket perangkat lunak(software) komputer yang system penamaannya diambil dari akronim kata Apache, MYSQL(dulu)/ MariaDB(sekarang), PHP, dan Perl.”.

Menurut CloudHost (2018),“Xampp adalah perangkat lunak (free software) bebas, yang mendukung untuk banyak sistem operasi, yang merupakan kompilasi dari beberapa program. Nama Xampp sendiri merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl.”

Jadi, dapat disimpulkan bahwa XAMPP adalah perangkat lunak (software) yang dapat digunakan sebagai tool pembantu pengembangan aplikasi anda yang berbasis PHP. Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL Database serta penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl.

(16)

Bab II Tinjaun Pustaka 2.4.7 Sekilas Tentang MySQL

Gambar 2. 5 Logo MySQL 2.4.7.1 Pengertian MySQL

Menurut Fitri (2022:2), “MySQL adalah database engine dan server datdase yang mendukung Bahasa databse SQL sebagain bahasa interaktif dalam mengelola data. MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajeman basis data SQL atau DBMS yang multithread, multi-user”.

Menurut Rusmawan (2019:97), “MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (Database Manajemen System) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta intalasi di seluruh dunia”.

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa MySQL adalah suatu database server yang menjalankan fungsi pengolahan data untuk membangun aplikasi web.

2.4.8 Sekilas Tentang Sublime Text

Gambar 2. 6 Logo Sublime Text

(17)

Bab II Tinjaun Pustaka 2.4.8.1 Pengertian Sublime Text

Menurut Supono & Putratama (2019:14) mengemukakan bahwa “sublime text merupakan perangkat lunak web editor yang digunakan untuk membuat meng- edit suatu aplikasi”.

Menurut Nurhidayah, dkk (2020:51), “Sublime Text adalah aplikasi text editor untuk berbagai Bahasa pemrograman, salah satunya adalah PHP. Text editor aplikasi yang digunakan programmer untuk membuat program komputer dan mengedit source code dari Bahasa pemrograman”.

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Sublime adalah suatu aplikasi text editor yang digunakan oleh programmer dalam mengembangkan suatu bahasa pemrograman.

2.4.9 Pengertian Javascript

Menurut Abdulloh (2018:193), “Javascript adalah bahasa pemrograman web yang pemrosesannya dilakukan di sisi client”.

Menurut Limbong dan Sriadhi (2021:69), “Javascript merupakan salah satu pemograman tingkat tinggi dan dinamis dalam membuat sebuah website. Javascript membantu membuat halaman web interaktif dan merupakan bagian aplikasi web yang esensial”.

(18)

Bab II Tinjaun Pustaka Referensi Jurnal

Beberapa jurnal yang digunakan penulis sebagai referensi, antara lain :

1. Penelitian yang telah dilakukan oleh Rully Mujiastuti dan Riska Dwi Haryani (2014), penelitian ini yang bertujuan untuk mengertian kebutuhan pelanggan sehingga dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan.

2. Penelitaian yang telah dilakukan oleh Heru dan Dadang Mahendra (2019), pada penelitian ini menerapkan metode Cutomer Relationship Management (CRM) pada toko sumber mulyo dikabupaten kudus untuk mengetahui proses pelayanan pelanggan yang telah dilakukan pada Toko Sumber Mulyo, menganalisis dan merancang sistem dapat membantu memecahkan dan mengurangi masalah yang dihadapi pada sistem pelayanan data terhadap pelanggan yang sedang berjalan, membantu Toko Sumber Mulyo untuk menjaga dan meningkatkan hubungan baik dengan pelanggan.

3. Penelitian yang telah dilakukan oleh Irmal, Elsa Gustiarani dan Denok Sunarsi (2020), Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh e- marketing dan e-crm terhadap e-loyalty pengunjung situs website kemudian hasil penelitian dapat dijadikan masukan manajerial bagi perusahaan untuk membantu upaya peningkatan E-loyalty pada website.

4. Penelitian yang dilakukan oleh Dwi Priyanto (2015), Penelitian ini yang bertujuan untuk menciptakan dan mempertahankan suatu hubungan yang baik dengan pelanggan dan mengurangi kemungkinan pelanggan berpindah ke produk pesaing.

5. Penelitian ini dilakukan oleh Ghaniyu Zulfata, Niken Hendrakusma Wardani , Adam Hendra Brata (2018), Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah perusahaan untuk berinteraksi kepada pelanggan dan memberikan informasi mengenai produk atau promosi kepada para pelanggan

(19)

Referensi

Dokumen terkait

Kemudian Ross (1998) mendefinisikan bahwa Suplly Chain Management adalah filosofi manajemen yang secara terus menerus mencari sumber-sumber fungsi bisnis yang

Diagram ini dibuat untuk menggambarkan sumber serta tujuan data yang akan diproses atau dengan kata lain diagram tersebut digunakan untuk menggambarkan sistem secara

Jika salah satu kumparan dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, fluks bolak-balik timbul di dalam inti besi yang dihubungkan dengan kumparan yang lain menyebabkan

Didasari dari ketiganya diatas jelas informasi amat penting untuk mewujudkan Customer Relation Management (CRM) Organisasi untuk melakukan persaingan, dengan

Mulyo Haryanto (2016), melakukan penelitian mengenai “Analisis Pengaruh Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), Return On Asset (ROA)

Dengann konsep e-Customer Relationship Management (e-crm), di mana e-crm merupakan manajemen pelanggan untuk E-bisnis yang harus berhadapan dengan kompleksitas dari

Penerapan Customer Relationship Management CRM Berbasis Web Studi Kasus Pada Sistem Informasi Pemasaran di Toko YEN-YEN.. Jurnal Sistem Informasi, Vol 4, No

product 3 Saragih 2019 Pengaruh E- Service Quality Terhadap E- Loyalty Melalui E- Satisfaction Studi Pada Pelanggan Toko Online Shopee Di Kota Medan Alat analisis yang