• Tidak ada hasil yang ditemukan

Patogenisitas Vibrio Fluvialis 24SK terhadap Kerapu Tikus (Cromileptes altivelis) | Istiqomah | Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada 159 91 1 PB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Patogenisitas Vibrio Fluvialis 24SK terhadap Kerapu Tikus (Cromileptes altivelis) | Istiqomah | Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada 159 91 1 PB"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Karakter isolat bakteri 24SK
Tabel 2. Kematian rata-rata kerapu tikus yang diinfeksi V. fluvialis 24SK
Gambar 1. (a), Irisan jaringan usus yang terinfeksi V. fluvialis 24SK: tampak adanya koloni bakteri; (b), Irisan jaringan usus normal (kontrol); (c), Irisan jaringan insang yang terinfeksi V

Referensi

Dokumen terkait

Korelasi yang erat antara % recovery N pangkasan pohon legum oleh tanaman jagung dan % N yang dilepaskan dari pangkasan pohon legum pada kondisi tidak tercuci selama 7 minggu (r

Rekapitulasi Dukungan hasil perbaikan di tingkat provinsi Penyampaian dukungan Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati/Wali Kota dan Wakil Wali

Sedangkan untuk perbandingan daya dukung pengujian dan analisis grup memiliki data yang mendekati sama karena parameter yang digunakan pada perhitungan teoritis sudah

Tidak semua responden berlatar belakang pendidikan matematika. Dari enam guru matematika yang diwawancarai, 3 diantaranya memiliki latar belakang bukan di mana satu guru

Pendekatan Penelitian yang digunakan penyusun dalam penelitian ini adalah uṣûl al-fiqh dengan menggunakan teori perbedaan dalam penggunaan metode penemuan

Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rajungan (Portunus pelagicus) yang tertangkap oleh nelayan di Desa Betahwalang, Demak dengan ukuran 10 cm.. Peralatan yang

Sukses Factors) Strategi SI kebijakan teknis  Jumlah kajian akademik bidang pengembangan sumber daya perpustakaan kebijakan sebagai bahan masukan/penyempurn aan kebijakan

20 Dalam peraturan yang dibuat oleh dewan ICAO juga telah diatur dalam Aturan Keamanan Penerbangan yang tertulis dalam Annex 17 yang didefinisikan dengan pengamanan