LAPORAN PENGABDIAN
PADA
MASY,ARAKAT
@alam Rangka
Dies
Natalis
IINY
ke 50)
PELATIIIAN
PERPAJAKAN
PADA
PENGUSAIIA
KECIL
DI LINGKUNGAN
UNY
KAMPUS WATES
Oleh:
Drs. Djihad HisYam,
M.Pd.
NIP. Dra. Rosidah,M.Si.
NIP. AmanitaNovi
Yushita, M.Si. NIP.19501 103 197803 1 002 19620422198903 2
00i
19770810
2006042002
19'700925 200212r
001 Farlianto, SE. NIP.FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2014
PENGABDIAN PADA
MASYARAKAT DIBIAYAI
DENGAN
ANGGARAN
DIPA UNY
TAHLTN 2014SK.
KETUA
PENGELOLA No.
14TAHUN
2014,TANGGAL
18FEBRUARI
2014I{ALAMAN
PENGESAITANl.
Judul PPM2.
Ketua PPMa.
Namab.
Jenis KelanrinC.
NIPd.
Pangkat/Gol/Jabatane.
Fakultas/Jurusanf.
Alamat kantorampus Wates.
NIP.
19610723 198803 1001:
Pelatihan Perpajakan
Pada
Pengusaha
Kecil
di
Lingkungan
UNY
Kampus WatesDrs. Djihad Hisyam. M.Pd.
I-a k i-lak i
1950010t t97803 1001
Pembina,/l Vb/Lektor Kepala
Ekonomi/Pendidikar.r Administrasi Perkantoran
Fakultas
Ekor.ror.r.riKampus
Karangmalang
LINY Yogyakartalorang
3 orang
Kabr"rpaten Kulonprogo
I
bulan:
Rp
15.000 000.00Yogyakarta, April
2014Ketua
Pelaks/a,
/
/,/
,
Drs. Djihad Hisyam, M.Pd.
NrP
19500103 197803I
001McnBetahui, akultas Ekonon.ri.
a
3. Jumlah Tin'r PPMKetua Anggota
Lokasi
Jangka Waktu Pelaksanaan Anggaran Bial'a
a.
Sumber dariDIPA
b.
SumberLain
: 4.5.
6.
'/.!
,s,
ihalsono. M.Si. 50328 198303r
002KAI'A
PI.]N(;ANT'AI{
Pttji
s.v-ukur- sett:rttfiasa
tinr
penualrclipaniatkrn kc' hadilat
Allah
SsT
yalg
telahmelinpahkan Rahntat
selttt
Petuniuk-Nia.
se'hingga Pencabdianpada Masvalakat
ini
dapatdiselesaikar.r. Pengabdian pada N4asrarakrl
irri
nrengambiljudul:
Pelatihan Perpajakan padaPengusaha
l(ecil
di
Lingkun-can [-lNY
KarrlLrs
\[i ates \.anq c]ilaksanakan dalan.r rangka Dies NatalistJNY
ke 50.Kegiatan
pengahclan
ini
telah
d isc.lcnrrgalakalpada tanggal
5
dan
6
April
2014bertenpat
di
Labor-ator-iurI PeDrasaran [ ]NY
Kampus
wates. Kegiatan
ini
tidak
akanterselenggara dengan bailt apabiia tidak nrentlapat tlukungan dar-i helbagai pihak. Oleh karena iru dalam keseurpatan
ini
titr
pengabdiingin
meuranrpaikan penghalgaau dan ucapan terinta kasih yang sebesar-besarn),a kellada pihalt,pihak tcr.sebut- \,aitu:I.
RektortJN\'Iang
tclah rttertrbcrikan kesenrpatan dan trantuan untLrk pelaksanaalPengabdian pack Masr alakat ini.
2.
Dckan
FE
LiNY
1,angtclah
nterttbet-ikankesenrpatal
dan
bantual
untr.rkpelal<sanaarr Perruthclirn padr Nl;rsl arakat irri.
l.
Ketua
Pengelola []NY
Kitrrpus
Wales r angtelth
nrenrbelikan kesenrpatan danbanltran untult ;rclalistrnaarr I)cnuabdian pada Masyarakat ini.
4.
Badarr Pertintbangan PPI\,1 IrJ:llN\'
)ang
telah
nrenrberikan kcsenrpatan danbantlian sejak pengajurn plol.rosrl santpai penl usunan laporan akhir..
5.
Serrtr:apihali
I'ang
ticlak clapattinr
pcngabcli sebLttkan satu per satu vang telal.lbanvak ltcnrbanlLl tet sclen{ar
nlltla
l)e'ngabdian pada Masyarakat ini.Tim
pengnbdi nrenvadat'i irahu.ahal rang
disajilian dalant
lerporanini
masilr banl,ak kekurangannva. OIch liar-ena i1u salan danIiritik
J'altg bersililt membangur.r sangat diharapkan.l)A
F'l'r\lt
ISIHalanran Pengesahan -. . .
Kllr
Pe rr r:antalDaftal Isi
Dal'tar
larnpilrrl
Rirrgkasar Kegiatarr PPM
...
BAB
I
PENDAHI]I-IJAN
A.
.\rralisis S itrrasi
...
B.
LarrdasanTcoli ...
C.
ldentifikasi dan Perumusan MasalahD.
Tu juan KegiatanPPM...
E.
N4anf-aat Kegizrtan PPM...-.
BAB
II
MI]TODE
KEG]ATAN
PPMA.
Khalavali Sasaran Kegiatan PPMB.
Metode Kegiatan[)l)M
...
C.
l-angkalr- langkali Kegiatan PPi\4...
IIAU
III
PEI-AKSANAAN KEGI;\'fAN
PPi\4A.
Flasii Pelaksanaan Keqiatarn PPM...,...,...
B.
PembahasanIlasil
Pelai<saan Kegiatan PPNI...
C.
Faktor Peuclukung Kcgiatan...
D.
Fnktor Pcngharrrlrrl Ktgietarr...
BAB
IV
PENI.I']'IIPA.
K e sirt rprrl;rrrri
Il
10t0
ll
R.
SalarrDAFT^R
PIJSIAKN
I,AMPII{,\N
Lan.rpinrn
I
Sulatl'er-janjilnltclaksanaanl'engabtlilltI'rtr]rtNl:Lsralakll
I
lJaliar
llatlil
Semirtar I'roposall'l'\1
I
Dallar Ilaclil
Scnrinarlllsil
I'PNI-1
l)alirrl Iladir
l)cscrta Kcgiatan l)clirtih.rrt'
D. 'k ttttt,nl:r\i
Krti:llill
6
Makalalr Pa]ak I'enghasiltn Iiutut.tt darrI)l)No.
-1tr IahLrn ]01-l7
Mal.,alalr l{esadat'an Ke ivaiiban Per-pirjitkan patlaScktol
I lstrhaKccil
danRINGKASAN
KEGIATAN
PPI\,IPELATIHAN PEIi.PAJAKAN
PADA
PENGUSAIIA
KECIL
DI I-INGKUNGAN
UNY
I'AMPUS WA'T[
SOleli:
Drs. Djihad Hisyan.r. M.Pd.. dkk.
Tujuan
dilaksanakannya
kegiatan
PengabdianPada
Masyarakat
ini
adalah
untuk memberikan pemahamandan
pengetahuan kepadapara
pengusahakecil (UMKM)
disekitarIJNY
Kampus Wates tentang perpajakan, r.nemberikan kesadaran lentangarti
pentingnya pajak bagi usahakecil,
meningkatkan pemahaman bagi para pengusahakecil
disekitarIINY
Kampus Wates tentang PPNo.46'l'aliun
2013, dan memberikan pemahaman tentang proses pencatatan keuangan, menghitung besarnya pajak yang harus dibayar serta membuat pelaporan pajak.Khalayak
sasaran pengabdian masyarakatini
adalah parapelaku
usahakecil
yang beradadi
lingkungan
LINY
Kan.rpus Wates. Permasalahan diselesajkandalam
tiga
tahapankegiatan
yaitu
persiapan,
pelaksanaan,dan
evaluasi.
'fahap
persiapandilakukan
dengan melakukan survey pendahuluanuntuk
melihatkondisi
di
lapangan clan menentnkan siapa sajapengusaha
kecil
yang beradadi
lingkunganUNY
Kampus Wates yang akan diundang.Tahap pelaksanaan,dilakukan
dengan memberikan pelatihan dengan menggunakan metode ceramahdilanjutkan
dengan
diskusi tanya
jawab dan
latihan
sebagai
bentuk
kegiatan
u,orl<shopdiantaranya dengan memberikan pemahaman tentang pengertian pajak dan arti pentingnya pajak bagi pengr"rsaha
kecil
(UMKM),
n.lelakukan sosialisasi tentang PPNonor
46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau DiperolehWajib
Pajak yangMemiliki
Peredaran Bruto Tertentu. Selanjutnya para pese(a pelatihan mencoba untuk membuat pencatatan keuangan pada setiap usaha yangdimilikinya
serta menghitung besarnya pajak yang harus dibayar dan membuat pelaporan pajak. Tahap evaluasidilakukan
atas hasil yang telahdicapai
oleh
pesertapelatihan
dengan melakukankunjungan
ke
tempat
usahapara
peserta pelatihanuntuk
mengetahui seberapa dalarn pemahaman para pengusahakecil
tentang materi yang telah disampaikan dalam pelatihan.Hasil
kegiatan pelatihan menunj ukkantingkat
kebelhasilan denganindikator
adanya kesesuaianmateri
pelatihan dengan kebutuhan parapelaku
usahakecil
untuk
meningkatkan 'pemahamantentang perpajakan, adanya
respol
positil'
drlihat
dari
antusiasme para pesefta pelatihan rnengikuti kegiatan pengabdian, sebagiiu) besar'(80%) peselta telah memahami tentang perpajakan,arti
pentingnya pajak bagi usahakecil.
memaliami tentang PPNo.
46 Tahun 2013, membuat pencatatan keuangan, menghitung besarnya pa.iak yang harus dibayar secara mandiri,serta dapat membuat pelaporan pajak dengan tepat.
BAB I
'PENDAHULUAN
A.
Analisis
SituasiPemerintah
akan memulai
upaya
intensif
menyadarkanpelaku
usahakecil
danmenengah
untuk
rnenrbayarpajak
karena sebelumnyafokus
penagihanpajak
hanya padapelaku usaha besar.
Kebijakan
ini
diharapkan akan menaikkan penerimaan pajak sekaligusmemperluas basis penagihannya. Sulitnya n.renghitung pajak merupakan salah satu hal yang
sering dikeluhkan
masyarakatbila
berhubungan dengankantor pajak. Dalam
praktiknyasangat sering
Wajib
Pajak bertanya berapa pajak yang harus dibayar tanpa perlu mengetahui bagaimana proses penghitungannya.Asal
sesuai denganjumlah
yang diinginkan, baru mau bayarpajak.
Bila
den-rikian halnya,tentu
akan merusak sistem penghitunganpajak
yangsudah terlormulasi.
Usaha
mikro, kecil.
dan menengah(UMKM)
adalah n.rerupakan sektor ekonomi yangnempunyai
perancukup
besar dalam perekonomian nasional. Berdasarkan data Produksi DomestikBruto
(PDB)
tahun 2013,UMKM
mempunyaikontribusi
sekitardari
61Yototal
PDB. Narr.run demikian. apabila dibandingka deugan kontribusi
UMKM
terhadap penerimaan pajak, terdapat ntismcrtclt dimanakontribusi
UMKM
pada penerimaan pajak sangat kecil, yaitu kurang dari 5%o dar-itotal
penerimaan pajak. Ketidakseimbangan kontribusi kontribusiUMKM
tersebut merupakan suatu indikasi bahwa tingkat ketaatanUMKM
dalam memenuhikewajiban
perpajakanmasih
sangat rendah. Dalan.r upayauntuk
mendorong pemenuhankewajiban perpajakan secara sukarela (voluntary
/ar
compliance) serta mendorong kontribusi penerimaan Negara dariUMKM,
Pemerintah telah n.renerbitkan Peraturan Pemerintah No. 46 Tahun2013
tentangPajak
Penghasilan atas Penghasilandari
Usahayang Diterima
atauDiperoleh
Waiib
Pajak yang
Memiliki
PeredaranBruto
Tedentu telah
diberlakukan oleh Pemerintah sejak 1Juli
2013. PPini
mengaturWajib
Pajak yangmemiliki
peredaran brutotidak
lebih
dali
Rp 4.8 Milyar
untr"rk PPhllnal
sebesar 1%odari
or.nzet bulanan. Maksuddiberlakukannya PP No. 46 Tahun 2013 adalah rnemberikan kemudahan dan penyederhanaan aturan perpaiakan karena
pelhilungan
pa.lak terutanghanva
l%
dari
ontzet
bersifat finalPP
46
Tahun 2013
sejatinya
rnengandungtiga
tujuan
utarna
kemudahan tertib administrasi, tranparansi dan peningkatan kontribusi masyarakat dalam pembangunan. Olehkarena
itu,
selayaknya PPNo. 46
Tahun 2013 dijadikarr instrument untuk menutup defisit penerirnaanpajak. Masih
banyak
pelaku bisnis yang belum
mernbayarpajak
dengansungguh-sungguh
dan
potensi penerimaanpajak
dari
sektor
UMKM
belurntergali
secaramaksimal. Se.jak diberlakukannya PP
No. 46
Tahun 2013 yang mengatur tentang PPh ataspenghasilan
dari
usahaWajib
Pajak yangmemiliki
peredaran bruto tertentu. banyak sekalipro
dan kontra
terkait
aturanini.
Banyak kalanganmerrilai
bahwa kebijakanini
kurang menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi lndonesia yang cukup bergantung pada sektorUMKM.
Para
pelakr-rusaha
yang
beradadi
sekitar
lingkungan
LINY
Kampus
Watesmerupakan pengusaha
kecil
yang
banyak bergerakdi
bidang usaha r.varung makan, toko kelontong sertafotokopi.
Adapunkondisi
para pelaku usahakecil
1,ang beradadi
sekitarlingkungan
IJNY
Kampus Wates tersebut masih banyak yang belumrnemiliki
pemahamantentang pajak, beh"rm mengetahui apabila telah diberlakukannya PP
No,
46 Tahun 2013 yang mengatr-r tentang PPh atas penghasilandari
usaha Wa.iib Pajakyang
memiliki
peredaran bruto teftentu (omzet) yang tidak melebilii Rp4,8 milyar dalamI
tahr-rn pajak. Selain itu. parapengusaha
kecil
tersebut
masih
bar.ryak yar.rgbelum
memahami pentingnya pencatatan keuangan. n-rer.rghitung besarnya pa.jak yang harus dibayar sertabelum
tahu cara membuat pelaporanpajak untuk
pengusahakecil. Dari kondisi
tersebutmaka dalam
rangka DiesNatalis
LNY
yang ke 50, sebagai bentuk kepedulianUNY
Kampus Wates pada lingkungan daerahnyamaka
perlu
rnemberikan pengabdian kepada masyarakat khususnyabagi
parapengusaha
kecil
yang beradadi
lir.rgkunganUNY
Kampus Wates terkait dengan perpajakan.B.
LandasanTeori
l.
PengertianPajak
Pembangunan nasional adalah kegiatan yang berlangsung secara terus menerus
dan
berkesinambunganyang
berlujuanuntuk
meningkatkan kesejahteraanrakyat
baikmateriil
maupun
spiritual. Untuk
dapat
merealisasikantuiuan
tersebutperlu
banyaknemperl.ratikan masalah pembiayaan pembangunan. Salah satu usaha yang mewujudkan
kenandirian
suatu bangsa atau Negara dalam pembiayaan pembangunan yaitu menggalisumber
dana
yarg
berasardari dala.r
'egeri
berupapajak.
pajak
digunakan
untukrnebiayai
pembangunanyang
bergunabagi
kepentingan bersama.Menurut
profl
Dr. RochmatSoemitro.
SH "pajak
adarahiuran
kepadakas
Negaraberdasarkan undang-undang
(yang
dapat dipaksakan) dengantidak
mendapatjasa timbale
(kontraprestasi),yang
la'gsung
dapatditunjukkan
dan digu'akar.r untuk membayar pengeluaran umum".Dari
pengerlianpajak
di
atas dapatdisimpulkan
bahwacirri_ciri
yang melekatpada pengentian pajak, adalah sebagai berikut:
1'
Pajak dipungut bercrasarkan undang-undang serta aturan pelaksanaanya yang sifatnyadapat dipaksakan.
2'
Dalam pembayaranpajak
tidak
daparditunjukkan ada.ya
kontrapretasi individualoleh pemerintah.
5.
Pajak dipungut oleh Negara baik pemerintah pusat maupun pemerintah
daerah.
Pajak
diperuntukkan
bagi
pengeluaran-pengeluaranpemerintah.
yang
bila
tlari pemasukannya nrasih terdapat surprus, dipergunakan membiayai pubric investment. Pajak dapat pnla menpunyai tuiuan selain btrdgetair, yailu mengatur.
Peraturan Pemerintah Nomor
46Tahun
2013Dalam ketentuan pajak penghasilan yang diatur
dalan
peraturan pemerintah (pp) Non.ror 46Tahu'20r3'
merupakan kebijakan pemerintah yang mengatur mengenai pajakpenghasilan
dari
usaha
ya'g
diterin.raatau diperoleh
wajib
pajak yang
memiliki
peredaran
bruto
tertentu. Kebijakanpemerintah
dengan pemberlakuanpp
ini
didasaridengan: Maksud:
a.
Merrberikan kemudahan dan penyederhanaan aturan perpajakan.b.
Mengedukasi masyarakat untuktefiib
administrasi.c.
Mengedukasi r.nasyarakat untuk transparansi.d
Memberikan
kesempatan masyarakatuntuk
berkontribusi dalam
penyelenggaraan
Negara-Tujuan:
Kemr-rdahan bagi masyarakat dalarn melaksanakan kewajiban perpajakan.
Mengingkatnya pengetahuan tentang manlaat perpajakan bagi masyarakat.
3.
4.
c.
Terciptanya kondisi kontrol sosial dalam memenuhi keu,ajiban perpajakan.Objek
yang diker.rakan Pajak Penghasilan berdasarkan ketentuanpp
Nomor
46 Tahun2013
adalal.r yang dikenai Pajak Penghasila'(pph)
ini
adalah penghasilan dari Usaha yangditerima
atau diperolehwajib
Pajak dengan peredaranbruto
(omzet) yangtidak melebihi
Rp4.8miliar
dalam
l
tal.run pajak- peredaranbruto
(omzet) merupakanjumlah
peredaranbruto
(omzet) semuagerailcounter/outlet
arau sejenisnyabaik
pusatmaupun cabangnya.
Pajak terutang dan harus dibayar adalah:
lo/o
d,arijumlah
peredaran
bruto
(omzet)
Catatan:
Usaha nreliputi usaha dagang, industri, dan jasa seperti misalnya took kelontong, pakaian,
elektronik, bengkel. penjahit, warung/rumah makan, salon, dan usaha lainnya.
Objek pajak vang
tidak
dikenai
PPhini
harus memenuhi kriteria sebagai berikut:a.
Penghasilan dari jasa sehubungan dengan Pekerjaan Bebas, seperti misalnya: dokter.advokat/pengacara, akuntan. nolaris, PPAT. arsitek, pemain music, pembawa acara,
dan sebagaintana diuraikan dalam penjelasan PP tersebut.
b.
Penghasilan dari usaha 1.ang dikenai PPh F-inal (Pasal 4 ayat 2), seperti rnisalnya sewakamar kos, sewa rumah, jasa konstruksi (perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan),
PPh usal.ra migas. dsb yang diatur berdasarkan PP tersendiri.
c.
Penghasilan yang diterima atau diperoleh dari luar negeri.Yang dikenai Pa.jak Penghasilan sesuai PP Nomor 46 Tahun 2013:
a.
Orang pribadi.b.
Badan. tidak termasuk Badan Usaha Tetap(BUT)
Yang
menerima penghasilandari
usaha dengan peredaranbruto
(omzet) yang
tidakmelebihi Rp4.8 rnilyar dalam
I
tahun pajak.Yang
tidak dikenai
Pajak Penghasilan sesuai PP Nomor 46 Tahun 2l 03 adalah:b.
Orang
plibadi yang
melakukankegiatal
usaha perdagangan dan/ataujasa
yangmenggunakan saraua yang dapat dibongkar pasang dan menggunakan sebagian atau
seluruh
tempat untuk
kepentinganumum. misalnya:
pedagangkeliling,
pedagangasongan. warung tenda
di
area kaki-lima.Badan yang belum beroperasi secara komersial atau )'ang dalam jangka waktu
I
tahunsetelah beroperasi seca'a
konersial nemper,leh
peredaranbruto
(omzet) melebihi Rp4,8 milyar.(latatan:
oralg
Pribadi atau Badan yang diterangkandi
atas wajib melaksanakan ketentuan perpajakansesuai dengan UU KUP maupur UU PPh secara urlum.
Pajak Penghasilan yar.rg diatur oleh PP Nonror.46 Tahun 2013 termasuk dalam:
PPh Pasal
4
ayat (2),
bersifat
FINAL
Setoran bulanan dirnaksud merupakan PPh pasal
4
ayat(2),
bukanpph
pasal 25. Jika penghasilan semara-rrata dikenai PPhfinal,
tidak
wajib
pph
pasal 25. penyetorandan pelaporan
paiing
la'rbat ta'ggal
l5
bulan berikutnya dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (sSP). Jika SSP sudah validasiNTPN,
wajib
pajak tidak perlu melaporkan SPT Masa PPh Pasal4
a1-at(2)
karena dianggap telah menyampaikanSpT
Masa pph Pasal 4 ayat(2)
sesuai tanggal validasi NTPN. Penghasilan yang dibayar berdasarkan pp Nor.uor46
fahun
2013 dilaporkan dalarn SPT Tahunanpph
pada kelompok penghasilan yang dikenai pajaktinal
dan/atau bersifat final.3.
UsahaMikro,
Kecil
dan Menengah(UMKM)
Usaha
Mikro.
Kecil dan
Menengah atauyang lebih
dikenal
denganUMKM
nierupakan .jei.ris usalia vang nendominasi perekonomian Indonesia. Dengan banyaknya pelaku
UMKM
dancuk,p
besarnva tenaga kerja yang terserapdi
sektorini,
keberadaanUMKM
telahr'enjadi
per.ropang kehid.pan ekonomi rakyat. pernerintah mengatur secara2008.
Berikut ini
adalah ketentuan rnengenaiUMKM
berdasarkan Undang-Undang No. 8Th. 2008, khususnya pasal
I
ayat (l ). (2) dan (3) serra pasal 6 ayat(l),
(2) dan (3).a.
UsahaMikro
adalah usahaproduktif
milik
orang perorangan danJatau badan usahaperorangan yang memenuhi kriteria:
l)
memiliki
kekayaanbersih
paling
banyak
Rp
50.000.000,00(lima
puluh juta
rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau2)
memiliki
hasil penjualan tahunan paling banyak Rp3 00.000.000,00 (tiga ratusjuta
rupiah).
b.
UsahaKecil
adalah usaha ekonomiproduktif
yangberdiri sendiri,
yang dilakukanoleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau
bukan cabang perusahaan 1,ang
dimiliki,
dikuasai, atau l.renjadi bagian baik langsungmaupun
tidak
langsungdari
usaha menengahatau
usahabesar yang
memenuhi kriteria:1)
memiliki
kekayaan bersihlebih
dari
Rp50.000.000,00(lima
puluhjuta
rupiah) sampai denganpaling
banvak Rp500 000.000,00(lima
ratrrsjuta
rupiah)
ridak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau2)
memiliki
hasil
penjualan tahunanlebih dari
Rp3 00.000.000,00(tiga
rarusjuta
rupiah) sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua
miliar
lima
ratusjuta
rupiah).c.
UsahaMenengah
adalah usaha ekonomi pr.oduktifmilik
yangberdiri
sendiri, yangdilakukan oleh
perorangandan
atau
badanusaha
yang
bukan
merupakan anakperusahaan atau cabang perusahaan yang
dimiliki,
dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupulttidak
langsung dengan usahakecil
maupun usaha besar denganjumlah
kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan yang menenuhi kriteria berikut:I
)
memiliki
kekayaar.r bersih Iebihdari
Rp5 00.000.000,00(lima
ratusjuta
rupiah)sar.npai dengan paling banyak Rp 10.000.000.000.00 (sepuluh
milyar
rupiah) tidak ternasuk tanah dan bangunan tempat usahal atau2)
memiliki
hasil penjualan tahunan lebih dari Rp2.500.000.000,00 (duamiliar
limaratus
juta
rupiah) sanrpai dengan paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluhmilyar
rupiali).4.
PeranStrategis
UMKM
dalam perekonomian NasionalKlaim
bahwaUMKM
menjadi penyangga perekonomian Indonesia nyata adanya.UMKM
telah menjadi penopanglaju
pertumbuhan ekonomi. penggerak sektorriil
dan penyerapteraga kerja
yang cukup signifikan
melalui
pengembangan kewirausahaan.UMKM
juga terbukti paling tangguh dalanr menghadapi krisis moneter pada tahun1997-1998. Sebagian besar
UMKM
mampu beftahan dalamklisis
ekonomi antaralain
karena penggunaan bahanbaku,
tenagakerja
dan orientasi pasaryang bersilat
lokal.
PelakuUMKM
pun semakin bertanbah jumlahnya pasca klisis.Meskipun
jumlah
pelaliuUMKM
cukup banyak dan memberikan kontribusi yangbesar bagi perekonomian nasional, namun sebagian besar
UMKM
mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya. Secaraunum.
persoalan yang dihadapi olehUMKM
meliputi
akses permodalan. pemasaran. manajertren usaha dan keuangan, aspek legal danperpajakan.
a.
Aksespermodalan.
Meskipun
UMKM
memiliki
potensi ekonomi
yang
bagus
untuk
dikembangkan,namun
pada
LrmLrmnyapelaku
UMKM
dianggap
tidak
bankable karena
tidaknemiliki
asset legal yang nemadai untukdijadikanjaminalr
saat mengajukan kreditke
bank.
Hal
ini
n.rengakibatkan terbatasnya aksesUMKM
untuk
mendapatkanbantuan nrodal
dari
bank-
Dengan adanya
prinsip
kehati-hatian
bank
dalam penyalurankredit,
maka kredit yang diberikan kepada para pelakuUMKM
biasanyamenggunakan
tingkat
bunga yanglebih
tinggi
dibandingkan pembiayaan komersial lainnya.b.
Pemasaran.Sebagian besar
UMKM
masih mengalami kesulitan dalam memasarkan produknya.Manajemen
usaha dan keuangan.Banyak pelakr:
UMKM
yang mengelola usahanya tanpamemiliki
dasar pengetahuan rnaupunkelrampilan
mengenai manajemen usahadan
manajemen keuangan yangbaik. fidak
jarang
usaha hanya dijalankan dengan
mengandalkaninsting
danpengalaman saja. Aspek-aspek manajenen usaha yang
meliputi
perencanaan usaha,pengorlanisasian. implementasi. dan penuendalian usaha menjadi sesuatu yang jarang
diperhatikan:
padahal
hal
tersebut sangat
penting dalam
membangun
danmengembangkan usaha. Demikian pula dengan pengelolaan keuangan usaha; banyak
UMKM
yang
tidak
melakukan pembukuanlormal
terhadap usahanya. perhitunganlaba
sering
dilakukan
dengan sederhanatanpa melakukan analisis
biaya
secaramemadai.
Misalnya
usaha
yang
menggunakanbahan
baku/bahanmentah
yangdiambil
dari
lahansendiri
dan melibatkan anggota keluargasendiri,
biasanya tidakmemasukkan komponen tersebut sebagai biava bahan baku dan biaya tenaga kerja dalam penghitungan lormal biaya.
Aspek legal
Banyak
UMKM
yang masih n.rer.rgabaikan masalah yangterkait
aspek legal seperti perizirran. penyusunan dokumen(kontrak kerja
dan perjanjianjual
beli),
propertyr4glr/ ntaupun
serlilikasi
produk. Ketidaktertiban
administrasidan
Iegalitas dapatmenimbr"rlkan masalah lbrnlalitas saat UN,IKM ingin n.rengembangkan usahanya.
Aspek
perpajakan.
Pelaksanaan kewajiban perpaiakan seperti kepemilikan NPWP (Nomor Pokok Wajib
Pajak) dan pelaporan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan)
lebih
banyak dipengaruhioleh
kebutuhanterlentu misalnya periiinan
dan
urusan perbankan,bukan
karenakesadaran
membayal pajak.
I{al
ini
terkait
denganmasih
rendahnya pemahaman pelakuUMKM
mengenai ketentuan perpajakan yang berlaku.Selain kelima
masalah
yang
disan.rpaikandi
atas.
kondisi
di
lapangan memperlihatkan bahwa ternvata sebagian pelakuLJMKM
memiliki
lebihdari
satu unitusaha (ntuh ibusire.r.r).
Hal
ini
kelap menyebabkan pelakuUMKM
tidakmemiliki
fokus yang cukupbaik
untuk merencanakan pengembangan usahanya.Kondisi
ini
diperburukdengan munculnya biaya-biaya
di
luar r-rsaha sepefti adanya pungutan liar yang dilakukan d.oleh oknum
teftentu
sebagaiuang
pelicin untuk
r.nempermudah/mempercepat suatuurLlsan atalrpun pungutan ),al1g mengatasnamakan iuran keamanan.
Dalam hal pernasaratl, pemerintah dan swasta dapat memfasilitasi
UMKM
untuk mcngaksespasar ,\ang
lebih
luas melalui
ber-ba-qaiajang (euerls) promosi
guna memperkenalkan produk-produkUMKM.
Kemajuan teknologi informasi juga seharusnyadimanlaatkan
oleh
pelakLrUMKM
sebagai
media
penasaran
antara
lain
melalui penggunaan website.blog
dan Facebook r"u.rtuk menampilkan dan menawarkan produk-produknya. Dengan onLine marketing semacalnini
UMKM
dapat memperluas jaringan pernasarannyadengan
lebih efektif dan efisien
seliingga memungkinkan
terjadinyatransaksi dengan calon pelanggan
di
luar daerah bahkandi
luar negeri.Diperlukan
serangkaian program pembinaan dan pelatihan terpadubagi
pelakuUMKM
agar-memiliki
kemampuan yang komprehensif untuk mer.rgembangkan usahanyasecara
optimal.
Pelatihan
yang
dibutuhkan
meliputi
pelatihan
perencanaan bisnis, manajemenUMKM.
mauajemen pemasaran. sistern pembukuan/akuntansi. legalitas sertapelatihan
perpajakan.
Agar
mampu
mencapai
hasil
yang
diharapkan,
diperlukan kerjasama berbagai pihak antaralain
Kementerian Koperasi dan UsahaKecil
Menengah(KUMKN),
Kementerian
BUMN. Dinas
Perpajakan.pemerinlah
daerah, perbankan,akademisi, lembaga swadaya masyarakal, swasta. serta para pelaku
UMKM
itu sendiri.5.
Kontribusi UMKM
dalam
PerpajakanMengingat signifikannya peran sektor
UMKM
terhadap perekonomian nasional,sangat
nenarik
jika
kita
melihat data mengenai begitu kecilnya setoran pajak dari sektorini.
Walaupun
scktor
UMKM
men)/untbanglebih
dari
separult
total PDB,
namun sumbanganterhadap
total
penerimaanpajak
har.ryaberkisar
5%.
Sebagian besar penerimaan pajakjustru
didominasi oleh rvajib paiak besar yangjumlahnya
sekitar 1%.Faktor-faktor
sepcrti
lendahnya
pengetahuan
perpajakan. kurangnya
sosialisasi pemerintah rnengenai ketentuan daninsertif
perpajakanbagi
UMKM
serta rendahnyatingkat
kesadaran dan kepatuhan pajak ditengarai menjadi penyebabbelum
tergalinyapotensi ekonomi yang besar
ini
ke dalam penerimaan pajak negara.Menarik
pa.iakdari
masyarakatternasuk
dari
UMKM
bukanlah perkara yanguntuk nlenqoptir'nalkan penerimaan pajak dengan tetap memperhatikan biaya kepatuhan
yarg
rendah.
Beberapa alasanyang terkait
de'rgan
r.endahnya kepatuhanpajak
di
kalangan
[.]MKM
diantaranl a:a.
Pelaku UN4KM didominasi oleh industri rumah tangga yang kurang atau bahkan tidakterlalu peduli
dengan aturan yang berlaku, termasuk aturar.r perpajakan. Salah satuyang
rllendasari ketidakpedulianini
adalah ketidakpahamanatas
ketentuan yangberlakr r
b.
Pelaku
UMKM
'rerupakan
usaha
mandiri
(sef
emproyntent)yang
rnemilikikarakteristik kurang patuh
dibandingkan karyawanyang
pajaknya sudah dipotong langsungdari gaji. Bagi wajib
pajak yang
melaporkanSpT
pun,
ketiadaan datapen.rbanding yang
dirniliki
olel.r Dinas Pajak menjadikanr.ryasulit
untuk mengetahui tilrgkal kebenaran SPT yang diserahkan.C.
Identifikasi
dan Perumusan MasalahSesuai dengan analisis situasi
di
atas, permasalaha' yang dapatdiidentifikasi
adalah:I
.
Kurangnya pengetahuan dan pemahaman pengusaha kecil tentang perpajakan.2.
Kurangr-Lya pemahaman pengusahakecil
ter.rtang telah diterapkannyapp No
46
Tahun2013 yang diperuntukkan bagi
UMKM.
3.
Kurar.rgr.rya pe'getahuan pa'a pengusaha kecil tentang proses pencatatan keuangan4.
Kurangnya pemahaman para pe'gusahakecil
untuk
'rer.rgl.ritung besamya
pajak
yang harus dibayar serta menbuat pelaporan pajak.Mengacu
pada
identifikasi
masalah tersebut,maka
rumusan masalah adalah bagaimana upayauntuk
memberikan pemahaman tentangal'ti
pentingr.rya perpajakan bagi pengusahakecil
senauntuk
mensosialisasikan PPNo
46
Tahun 2013 yang diperuntukkan bagi parapengusaha
kecil
lUMKM;.
D.
Tujuan
Kegiatan PPM
l.
Memberikan
pemahamandan
pengetahuankepada
para
pengusahakecil
(UMKM)
disekital
tJNY
Kampus Wates tentang perpajakan.2.
Memberikan kesaclaran tentan{: arti pentingnJ,a pajak ba_ti usaha ltecil.Lopordn PPM 2014
3.
Meningkatkan kemampuanbagi
para pengusahakecil
disekitar
[rNy
Kampus wates tentang pajak yang diterapkan pada sektorUMKM
yaitu pp No. 46 Tahun 2013.4'
Memberikan kemampuan kepada peserta tentang proses
pencatatan
keuangan,menghitung besamya pajak yang harus dibayar dan membuat pelaporan pajak.
E.
Manfaat Kegiatan PPM
Kegiatan pengabdian pada masyarakat
ini
diharapkan dapat memberikan manfaat, antaralain:
1.
Para pengusahakecil (UMKM)
disekitartrNy
Kampuswates
dapatlebih
memahami tentang perpajakan.2.
Para pengusahakecil (UMKM)
disekitar
[JNy
Kampus
wates
dapat menyadari artipentingnya pajak.
3.
Para pengusahakecil
(UMKM)
disekitar LJNy Kampus wates dapat memahami tentang pajak yang diterapkandi
sektorUMKM
yaitu pp No. 46 Tahun 2013.4.
Para
pengusahakecil
(UMKM)
disekitar
UNy
Kampus wates dapat
membuat pencatatan keuangan, menghitung besamya pajak
yang
harus dibayar, serta pelaporanBAB
II
METODE KEGIATAN
PPM
Khalayak
SasaranKegiatan PPM
Khalayak sasaran kegiatan
ini
adalah para pelaku usahakecil
(UMKM)
yang bergerak dibidang usahakecil
yang beradadi
sekitarIJNY
Kampus Wates sebanyak 35 pelaku usaha.Penetapan 35 peserta pelaku usaha
ini
dikarenakan keterbatasan tempat kegiatan. Penetapansasaran
ini
mempakan suatu
upayauntuk
meningkatkan pemahamandan
pengetahuan tentang perpajakan terutarnaterkait
dengan sosialisasi PP46
Tahun2013,
meningkatkankesadaran tentang
arti
pentingnya pajak bagi para pelaku usahakecil,
membuat pencatatan keuangan, menghitung besarnya pajak yang harus dibayar serta membuat pelaporan pajaksecara tepat.
Melalui
pelatihanini,
harapan ke depan peserta pelatihan dapat lebih memahamitentang
penerapanPP
46
tahun
2013 untuk
pelaku
usahakecil (UMKM)
serta
dapat menularkanilmu
yang didapat kepada pelaku usahakecil lain
yang ada disekitamya tidakdapat mengikuti kegiatan pelatihan. Berikut adalah jenis usaha para peserta pelatihan:
.Ienis IJsaha
Jumlah
Warung makan 9
Pedagang kue/gorengan 5
Tambal ban Counter pulsa
Warung kelontong 4
Laundry
Pedagang gebleg 2
Pedagang sate keong I
Catering I
Pedagang makanan
keliling
3Pedagang
keliling
2Pengraj in tas 1
Angkingan
2Cuci motor 1
Jumlah
35B.
MetodeKegiatan PPM
Permasalahan
yang
ada bahwa para pengusahakecil
yang
beradadi
sekitarflNY
Kampus Wates
masih belum
memahami tentang pengertianpajak
secaraumum
dan arti pentingnya pajakbagi
usahakecil,
belum mengetahui bahwatelah
diterapkan PPNo.
46Tahun 2013 pada sektor
UMKM,
serta
belum
dapat membuat
pencatatan keuangan, menghitung besarnyapajak yang
harusdibayar
dan membuat pelaporanpajak.
Kegiatan pengabdianini
dikemas dalarn benntk workshop.Untuk
memberikan solusi
terhadap permasalahandi
atasmaka altematif
tindakanmeliputi
tahapan-tahapan sebagai berikut:1.
Ceramah materi pelatihan yang terdiri dari:a.
Pengertian pajak dan arti pentingnya pajak bagi pengusahakecil
(UMKM)
b.
Sosialisasi tentang
PP Nomor
46
Tahun
2013
tentang
Pajak
Penghasilan atasPenghasilan
dari
Usaha yangDiterima
atau DiperolehWajib
Pajak yangMemiliki
Peredaran Bruto Tertentu.
c.
Membuat pencatatan keuangand.
Menghitung besamya pajak yang harus dibayare.
Membuat pelaporan pajakDiskusi terkait dengan permasalahan-permasalahan pajak yang ada
di
lapangan. Pelatihan dan praktikPeserta
pelatihan
diberi soal
kasusuntuk
mencobamembuat
pencatatan keuangan,menghitung besamya pajakyang harus dibayar serta membuat pelaporan pajak.
C.
Langkah-langkah Kegiatan PPM
Pelaksanaan pengabdian
ini
dilakukan
dengantiga
tahap,
dimana tahapan pertamamerupakan
tahap
persiapan.Pada
tahap
ini
kelompok pengabdian melakukan
suweypendahuluan
untuk
melihat kondisidi
lapangan dan menentukan siapa saja pengusaha kecilyang
beradadi
lingkungan
UNY
Kampus Wates yang akan diundang. Dalam tahap ini. penentuan pengusahakecil
yang diundang berdasarkan darijenis
usaha yangdimiliki
olehcalon khalayak sasaran dan permasalahan yang dihadapi oleh para pengusaha
kecil
dalammenjalankan
kegiatan
usahanyayang
berkaitan
dengan perpajakan.Tahap
selanjutnyamerupakan tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian, dimana dalam tahap
ini
tim
pengabdi2.
melakukan kegiatan memberikan pemahaman tentang pengertian pajak dan
arti
pentingnya pajak bagi pengusahakecil (UMKM),
melakukan sosialisasi tentang PPNomor
46 Tahun2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang
Diterima
atau DiperolehWajib
Pajakyang
Memiliki
PeredaranBruto
Tertentu. Selanjutnya para peserta pelatihanmencoba
untuk
membuat pencatatan keuangan pada setiap usahayang
dimilikinya
sertamenghitung besamya pajak yang harus dibayar dan membuat pelaporan pajak. Tahap terakhir adalah tahap evaluasi, pada tahap
ini
dilakukan evaluasi atashasil
yang telah dicapai oleh peserta pelatihan. Masukan dan perbaikanlebih
lanjut
dilakukan pada tahapini.
Evaluasidilakukan
denganmelakukan
kunjunganke
tempat
usahapara
peserta pelatihan untukmengetahui seberapa dalam pemahaman para pengusaha
kecil
ketika diberikan makalah yang disampaikan dalam metode ceramah dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab/diskusi, sertadari hasil
praktek/pelatihanstudi
kasus cara membuat pencatatan keuangan, menghitungpajak dan
pelaporanpajak- Dalam
kunjungan tersebut, pengabdi membantu memberikanbimbingan kepada
para
pesertadalam
menghitung besamya pajak
yang
harus
dibayarberdasarkan
dari
penghasilanyang diterima
dari
kegiatan usahanyadan
dapat membuat pelaporan pajak.Indikator
ketercapaiantujuan
pengandian adalahlebih dari
80% peserta yang hadirdapat memahami tentang pengertian pajak dan
arti
pentingnya pajak bagi pengusaha kecil(UMKM),
PP Nomor
46
Tahun 2013
yang diperuntukkan
bagi
UMKM,
sefia
dapat membuat pencatatan keuangan dan pelaporan pajak.Pelaksanaan kegiatan Pengadian pada Masyarakat
ini
dikemas dengan menggunakan pendekatan worl<shop. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan latiharVpraktek. Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan kegiatan pengabdianini
adalah sebagai berikut:
Langkah I : Peserta pelatihan diberikan materi mengenai pajak yang berkaitan dengan
pemahaman tentang pajak secara umum, arti pentingnya pajak bagi usaha
kecil, dan PP No. 46 Tahun 2013 bagi
UMKM
Peserta
diberikan
kesempatanuntuk
mendiskusikanmateri yang
telahdiberikan.
Kesempatan
tanya
jawab
diberikan
untuk
memperjelasLangkah2:
Langkah 3:
Langkah 4:
Langkah 5:
keraguan serta ketidaktahuan peserta tentang materi yang disampaikan. Peserta
berlatih
untuk
membuat pencatatan keuanganserta
mencobamengitung
besamyapajak yang
harus
dibayar
dari
soal kasus
yang diberikanPeserta diberi bimbingan tentang cara membuat pencatatan keuangan serta
menghitung
besamyapajak yang harus dibayar
kemudian
membuatlaporan
pajak
berdasarkandari
penghasilanyang diterima dari
usahamasing-masing peserta pelatihan serta diberi masukan dan perbaikan lebih lanjut.
Tim
pengabdi melakukan kunjunganke
tempat usaha peserta pelatihanuntuk memberikan bimbingan secara langsung dalam membuat pencatatan keuangan, menghitung besamya
pajak yang
harus dibayar berdasarkanBAB
III
PELAKSANAAN KEGIATAN
PPM
A.
Hasil
PelaksanaanKegiatan
PPMKegiatan pelatihan
perpajakan pada pengusahakecil
di
lingkunganl-lNY
Kampus Wates dilaksanakan pada tanggal5
April
2014. Kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dengandihadiri
32
pesertadari
rencana semula 35 peserta yang diundang. Adapunsusunan acara pelatihan sebagai berikut:
No.
Hari,
Tanggal
Materi
Waktu
l.
Sabtu, 5April
2014 Registrasi peserta 07.30-08.00Pajak Penghasilan Umum 08.00-09.00
(1jam)
Arti
Pentingnya Pajak bagi Usaha Kecil dan Menengah09.00-10.00 (1 jam)
Sosialisasi PP No. 46 Tahun 201 3
10.00-12.00 (2 jam)
ISHOMA
12.00-13.00Latihan membuat pencatatan keuangan berdasarkan soal kasus yang diberikan
13.00-15.00 (2 jam)
2.
Minggu,6 April
2014 Registrasi peserta 08.00-08.30Praktik membual
pencatatan keuangan dan menghitung besamya pajak yang harus dibayar
08.30
-
I 1.30 (3 jam)ISHOMA
11.30-12.30
Praktik membuat laporan
paj ak
12.30
-
14.30 (2 jam)3. Tidak terjadwal Pendampingan dan konsultasi ke usaha kecil yang berada di
lingkungan
UNY
Kampus Wates
5
jam
Loporon PPM 2014
Pelaksanaan
pelatihan
tersebut
berlangsung selama2
hari.
Pelatihanhari
pertama dilaksanakan padahari
Sabtu tanggal5 April
2014dari mulai
pukul
07.30-
15.00 WIB. Kegiatan pertamadiawali
dengan registrasi peserta pelatihan. Kemudian dilanjutkan dengan pemberianmateri
pertama berkaitan dengan Pajak PenghasilanUmum
yang disampaikanoleh Ibu Amanita
Novi
Yushita,M.Si.,
berikutnya penyampaian materi sesi kedua oleh Ibu Rosidah,M.Si.,
dengantopik
Arti
Pentingnya Pajak bagi UsahaKecil
dan Menengah. Materi{
pada sesi ketigatentang
Sosialisasi PPNo.
46 Tahun 2013 bagiUMKM
yang disampaikanoleh
narasumberIbu
Isroah,M.Si.
Pada sesiini
peserta terlihat
sangat antusias bertanyakarena peraturan tersebut masih baru dan banyak peserta pelatihan belum mengetahui telah diterapkannya peraturan tersebut bagi
UMKM.
Setelah ishoma, acara pelatihan dilanjutkan dengan materi yang ke empat yaitu praktik membuat pencatatan keuangan yang dipandu olehIbu
Isroah,
M.Si.
Selamaini
merekabelum begitu
memahamidan
mengetahui tentang*"'ffi:
ff
l".::;i,ffi
li-ffi
,:"
:'^::;
; ffi
:1TI:1,.-",
0800
danberakhir pada
pukul
14.30WIB.
Pada pelatihan hari keduaini
peserta dapat mencoba untuk membuat pencatatan keuangan sesuai dengan penghasilan yang mereka terima dari usahanyaserta mencoba
untuk
menghitung besarnya pajak yang harus dibayar dan membuat pelaporan pajakuntuk
UMKM
sesuai dengan PPNo.
46 Tahun 2013. Pada sesiini
peserta pelatihandipandu oleh Ibu Isroah,
M.Si
selaku narasumber utama,Pada sesi pelatihan selama 5
jam tim
pengabdi terjun langsung ke tempat usaha pesertauntuk
memberikan
bimbingan
dan pendampingan
secara langsung
dalam
membuatpencatatan keuangan,
menghitung
besarnyapajak yang
harus dibayar
berdasarkan daripenghasilan yang diterima dan membuat pelaporan pajak. Hasil yang dicapai dalam kegiatan
ini
adalah para peserta pelatihan dapat memahami terkait telah diberlakukannya PPNo.
46Tahun
2013
serta dapat membuat pencatatan keuangan, menghitung besarnya pajak yangharus dibayar dengan benar dan dapat membuat pelaporan pajak secara tepat. Selama proses
'
ini
dilakukan diskusi antara peserta dan pengabdi untuk meningkatkan pemahaman sehinggadapat diperoleh hasil yang maksimal_
Berdasarkan
hasil
kegiatan dapat
diidentifikasi
berdasarkandari
pengamatan yangdilakukan oleh
tim
pengabdi mengenaitingkat
pemahaman peserta pelatihan, bahwa 80%praktik
membuat
pencatatan keuangan, menghitung besamyapajak
yang
harus dibayarberdasarkan dari penghasilan usaha yang diterima berdasarkan dengan norma penghitungan penghasilan neto (NPPN) dan kemudian mencoba untuk membuat pelaporan pajak. Pada sesi
ini,
cukup menyita waktu waktu karena para peserta harus menghitung besamya penghasilanbruto yang mereka terima setiap bulan selama satu tahun untuk dapat memperkirakan berapa
besamya
pajak
yang
harus mereka bayar nantinya.
Awalnya
peserta pelatihan terlihatkebingungan karena selama
ini
mereka belum pemah melakukannya.Untuk mengetahui seberapa dalam pemahaman peserta pelatihan terhadap materi yang
diberikan, dilakukan
pendampingankepada peserta
pelatihan
secara
mandiri
denganmendatangi secara langsung tempat usaha para peserta pelatihan.
C.
Faktor
Pendukung Kegiatan
Kegiatan pelatihan
ini
dapat berjalan dengan lancar.Hal
ini
disebabkan adanya faktoryang
mendukung
berjalan
kegiatan
pengabdian.Hal-hal yang
mendukung berjalannyakegiatan pengabdian
ini
yaitu
adanya dukungan sepenuhnyadari LINY
Kampus Wates dengan menyediakanfasilitas
tempat pelatihan. Masyarakat yang mempunyai usaha yang beradadi
sekitarIJNY
Kampus Wates menyambutbaik
adanya pelatihanini
dan harapankedepan kegiatan pelatihan
ini
tetap dapat berlanjut di masa yang akan datang.Faktor
pendukung
yang
lain
adalah
adanya antusiasme pesertauntuk
mengikuti pelatihanini
dilihat dari
tingkat
kehadiran pesertadari
35
peserta yang diundang ada 32 peserta yanghadir atau
91,42%. Selainitu
antusiasme yangtinggi
dari
peserta pelatihan untuk memahami tentang pengertian pajak dan arti pentingnya pajak bagi pengusaha kecilG-IMKM), PP Nomor
46
Tahun
2013
yang diperuntukkan
bagi
UMKM,
serta dapatmembuat
pencatatan keuangan,menghitung
besamyapajak yang harus
dibayar
danpelaporan pajak. Antusiasme dibuktikan dengan banyakrya pertanyaan yang muncul ketika pelaksanaan
diskusi,
pengerjaanlatihan studi
kasustentang
cara
membuat pencatatankeuangan dan pelaporan pajak.
D.
Faktor
PenghambatKegiatan
Lancamya pelaksanaan kegiatan pengabdian bukan
berarti
tanpa hambatan. Selamapengabdian
ada
beberapahal
yang diidentifikasi
sebagaifaktor
penghambat kegiatanLoporon PPM 2014
pengabdian masih rendahnya pemahaman peserta tentang pajak serta
arti
pentingnya pajakbagi
usahakecil,
ketidaktahuan peserta pelatihanterkait telah
diterapkannya PPNo.
46Tahun 2013 yang diperuntukkan bagi
UMKM
yangmulai
berlakuefektif mulai
September 2013, czra membuat pencatatan keuangan, menghitung besamya pajak yang harus dibayarserta pelaporan pajak.
Hal
ini
disebabkan terlampau singkatnya waktu pelatihan yang hanya berlangsung selama satuhari
serta banyak peserta pelatihan yang belum memahami tentang aturan perpajakan yang berlaku. Faktor penghambat lainnya adalah keterbatasan waktutim
BAB
IV
PENUTUP
Kesimpulan
Kegiatan pelatihan
perpajakan pada pengusahakecil
di
lingkungan
UNY
Kampus Wates dapat berjalan dengan lancar. Hampir semua peserta antusias dan merasakan manfaat pelatihan. Pelaksanaan pengabdian untuk pelaku usahakecil
yang ada disekitar lingkungan[-rNY Kampus
Wates
dapat
disimpulkan
berhasil
sarnpai
tahap
pelatihan
membuatpencatatan
keuangan, menghitung
besamyapajak yang harus dibayar
serta
membuatpelaporan pajak. Keberhasilan
ini
ditunjukkan antara lain:1.
Adanya
kesesuaianmateri pelatihan
dengan kebutuhanpara pelaku
usahakecil
danmenengah untuk meningkatkan pemahaman tentang perpajakan
2.
Adanya responpositif
dilihat
dari antusiasme para peserta pelatihan mengikuti kegiatan pengabdian3.
Sebagian besar (80%) peserta telah memahami tentang perpajakan, arti pentingnya pajak bagi usahakecil,
memahami telah diterapkannya PPNo.46
Tahun 2013 bagiUMKM,
dapat membuat pencatatan keuangan, menghitung besamya pajak yang harus dibayar,
serta dapat membuat pelaporan pajak.
Saran
Dari
tanggapandan
pertanyaan peserta pengabdian,dalam
hal
ini
peserta pelatihan perpajakan pada pengusaha kecildi
lungkunganUNY
Kampus Wates maka saran yang dapat diberikan adalah:l.
Bagi KPP Pratamaa.
PihakKPP
Pratama agar dapat memberikan sosialisasi kepada para pedagangkecil
terkait dengan penerapan PP No. 46 Tahun 2013 yang diperuntukkan bagi pengusaha kecil.b.
Memberikan pendampingan kepada para usaha kecil dalam membuat pencatatankeuangan, menghitung besamya pajak yang harus dibayar serta dalam membuat pelaporan.
Loporan PPM 2074
2.
Bagi Masyarakat disekitartlNY
Kampus WatesPara
pelaku
usaha
kecil
dan
menengahdapat mencoba
secaramandiri
(sef
assessment system)
wEtk
menghitung besamyapajak yang
dibayar,yang
padaakhimya
dapat meningkatkan kesadarannyauntuk
dapat membayarpajak
secaratepat
waktu
sertadapat
melaporkan pajak secara tepatwaktu. Unh:k
selanjutnya para peserta pelatihan meminta agar pelatihan serupa dapat dilaksanakan kembalidengan peserta yang lebih banyak/luas.
DAFTARPUSTAKA
Erly
Suandy. 2010. Perpajaknn. Jakarta: Salemba Empat.Mardiasmo. 2010. Perpajalmn. Yogyakarta:
Andi
Offset.Primandita
Fitriandi.
2008.
Kompilasi
Undang-Undang
Perpajakan Terlengkap. Iakarta: Salemba Empat.Waluyo. 2010. Perpajakan Indonesia
Jilid
I
dan2.
Jakarta: Salemba Empat.KIMENTIliAN
PI]NDIDIKAN
DAN
KEBUI]AYAAN
U
NIVERSITAS NEGERI
YOG
YAIC{RTA
K-AMPUS
WATES.
Alanrat:
Jalan Rayangkala No.7 Wates'felepon : ({:J2'14) 113906PEII.IAN.'
IAN
PE LAKSANAAN
I'ENGAI]
D IAN
PADA NTASYARAKAl'
AN'I'ARA
KIITT]A
PENGELOLA
DENC;AN DOSENPENGABDI
NOI\'lOR:
I 3.1/tIN3,1.38/PPM/201{
Pacia
hali
ini.
Selasa tanggal delapan belas bLrlan Februari tahunclua
ribtt entpat belas. lartg trcItlrrrirr tarrg,rndil'atrrlt
irti
.l.
Bambang Saptono,M.Si :Ketua Pengelola
t-NY
Kanrpus
Wates. selaku
Pe.jabatPetrbuat
Kontittrcn
selanlutnya disebLrt
PIHAK
I'EIITAMA
2.
D.jihadllisl'am,M.Pd
: l)osen Fakultas Ekorton.ri Kan.ipLIs Wates, Uuiversitas Negeri Yogl'akarta selaku Pelaksana Kegiatan PPMse lan_jr"rtn1'a disebut
PIHAK KEDUA
Kedua belah pihak secara bersarna-santa telah sepakat mengadakan Perjanjian Pelaksanaan
Pengabdian pada
Masyalakat
Kanlpus Wates. I.JNY Tahun 2014 sebagainlana dalanr SuralKeputusan
KetLra PengelolaNo.14
l-ahun201J
tgl.
l8
liebrLrali 2014. clengan kelelrlLril]-r., 1':r.r ir
i
I'r'lili ut:PIHAK
PERTAMA
nrenrbelil'rr'r
lLrgaskcpada
PiHAK
KEDLIA.
dan
PlllAK
KIll)t
i'\
nrelerirra
tLlgasuntuli
ntengkoord in ilrpcnitrrugu ngjariab
pelaksanaan kegiatan l'crtgahrliart pada l\'lasi'arakat clengan .judul:"Pclatihan I'crpajakan
Pada PengusahaKecil Di
Lingkungan UNY
Kampus Wates"l)eng:rn per-sonil pengabdi sebagai bcrikut:
L
D.iihadHisyam.M
Pd
NIP
l9i0l103
197803I
002L
Rosidlh.\4
Si
NIP
19610'111 198903I001
I
Amanitrr NoYiYushita.\'1.Si
NIP. 19770810 200604I
0024. Farlianto"SE
NII'
19700925 200012I
001Col. IV
Gol.IVib
(lol.
I Il/a(
iol. lllia
I t i.tt
i,\N
l',e gilrtirrr l'e
irrubdilin
pitch\liisr
arakal
KatttpLts \\'ates IINY
'lahur
20]4
berlu jtran setilptloscn dapal
rrelaksanakan
pcngcnrbangzrnpcndiciilian
dan
pengabdian
valtg
clrtpat(3)
Pasal 2
Lingkup Kegiatan
PlllAK
PERTAMA
nrenyerahkankepatla
PIHAK
KEDTJA'
dan
PIHAK
Drener.ir.na
dari
PIHAK
PERI'AN4A.
untuk
melaksanakankegiatan
Pengab\'lasyaral<at Kampus Wates LJN Y 'fahun
l0
I 4Pll
tAK
KtTDUA
berkeu'ajibatl
melaksatlakan
selltruh
kc'giatan
Pengabc \lasyarakat dan tlrenyerahkan lapilt'illl kepada Pihak PertanlaRincian petrggurtaatl clatla sebagai lrerikut:
(a)
Bial aOperasional :
609'1,(b)
BiayaPelaPoran :
1591r(c)
Bial'aManajemen .
25%.lur.nlah
:
100%Pasal ,1
.langl<a Waklu Pelaksanaan
Jangka
r'laktu
I'elakstttlaan Penelirian Berbasis Keilmuarr/keahlian
Doset
kononti
L.rNY
KarnpusWates.
l
ahLrn 20I4
selamaI
(
tiga)
bLllan- sc'iakFebrLrali 201'1 sampai dcngatt tringgal
l7
Nleil0l
4'Pasal 5
Penl'crahau LaPoran
I)ihali
Keclua hat'lts ntetlyerahkan lapolan kcgiatan sebanyak4
ekp
selanbat langgal 2 .luni 201 4. dengan lbrnlat covcr- sehagai beriktrt:PENGABDIAN PADA
MASYARAKAT
DI
B]AYAI
DENGAN
ANGGDIPA UNY
TAHLJI'J20I4
SK.
KIITUA
PENGELOT.A
No.
I4
TAHLTN 2011,
TANGGAL l8
Fcbr
\0\{ORPllli.lAN,II;\N:13'{/trN3'1'38/PPM/2014'TANG(JAl'ltiFebr
(4)Pasai 3
Pembiayaan
Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat Fakultas IlmLr Sosial dar.r Fakultas Ekonon
Wa'tes
LNY
iahtrn
2O14 dibiayai dari Dana DIPA lJniversitas Negeri Yogyakarta' Norrror: SP DIPANo.
023 01.21189916/201-1. tanggal 5 Deserlber 2013(l)
Iliaya
pelaksanaan Pengabdian pada Masyarakat sebesarRp
l5'000
000'00(
l .jutaru;iah).
.Tumlah biaya telsebut akan dibayarkanPIHAK
PERTAMA
kepaKEDUA
dengan ketentuan sebagai berikut:(a)
'f ahap Pertat.na sebesar 70?i,r
Ilp
l -i 000 000'00- I{p
1 0 500000'00
'
'
setelah
petratrdatanganatr lioutt'al< oleh kedtra belah pihaktb) Tahap Kedr-ra sebesar 30%
x l{p
15 000 000,00 .=Rp
4'500 000'00 dibayarlPii.rak Kedtra tlenverallkan laporarl kcpirdr I)ihak Peltatla
KEMENTI{IAN
PENDIDIKAN DAN
Ki]BUDAYAAN
UNIVERSITAS NEGERI
YOG
YAKARTA
KAMPUS
WATES.
Alam:rt : .Ialan Bayangkara No.7 Watcs -f elepon : (027 4) 773906
PIIR.IANJ
IAN
PELAKSANAT\N
I'ENGAB
D IAN
PA D.4, NtASYAILAKAT
AN'I'ARA
KETTIA
PEN(;ELOLA
DENGAN
DOSENPENGABDI
NOMOI{:
13,1/tlN34.-18/I'PM/201{
Pacia hm'i
ini,
Selasatanggrl
delapan belas bLrlan Februari tahundua
ribu cnrpat belas.,rangber:tanda tangan
di
bawabini
:l.
Bambang Saptono,M.Si :Kctua
Per.rgelolatINY
Kampus
wates.
selakLr
Pe.labatPenrbuat Konritmen
selanjr:tnya d isebut
PIHAK
PERTAMA
2.
Djihadllisl'am.N{.Pd
: Dosen Fakuitas Ekononri Kampus Wates, Universitas Negcri Yogl al<arta selaku Pelaksana Kegiatan PPMse laniutnya disebut
PIHAK KEDUA
Kedua belah
pihak
secara bersarrna-sanra teiah sepakat mengadakan Per.ja:rjian PelaksanaanPengabdian pada
Masyarakat
Kampus Wates.tJNY
Tahun 2014 sebagaimana dalam SuratKeputusar'r
Ketua
PengelolaNo.l4
l'ahLrn 201-{tgl.
lll
lrcbrLrari2014.
dengan ketentuan.,'b:rrr'i
hr'r il'., t.PIHAK PERlAlvlA
nrerlbelil,an
lugas
kepadaPIlli\l(
KEDUA. dan
I)IHAK
KITDLi/\ ntenerir.rt:t tLlgas uutLrl( rlengkoorciin ir/perrarrruu ngjau'ah pelaksanaar l<egiatan J'cngahtlr.rnpada l\4asyaral(at dengan .jud rrl:
"Pclatihan
Perpajal<an Pada Pengusah:rKecil
DiLingltungan UNY
Kampus Wates"Dengan personil pengabdi sebagai berikut:
l.
DjihadHisyam.M.Pd
NIP
1950110319780i
I
002I Rosidah.N4.Sr
NIP
19610412 198903I
00i
I
Arlanita
Novi Yushita.\4.Si
NIP.
19770810 200604 2 0024.
Farlianto-Sh
NII)
197(1092i 200012I
()01Gol.
IV
Ool.IV/b
Gol.
lll/a
(iol. lllra
lli.lli'\N
l\criirtiin
I)e rrrubclian paclal\llisiarakat
Kanrpus \\'ates LrNY 'lahur
l0l4
bcrtu.iuan setirlrBea Materai
Ilea
ntaterai 1-ang diperlukan uutuk sr-rlat pe|janjianini
nreniadi tanggung jarvabPIHAK
KEDUA
Pasal 7
Sanksi
PIHAK
KI:l)UA
bertanggung .jarvab atas selcsainla pelaksanaan kegiatan Pengabdian padaMasr,urakat
Kaurpus WatesUNY
l-ahtrn 2014 dalaln jangka rvaktu 3ttiga)
bulan ,tan apabiiu nteLampaui balas terscbut dikenrkan tlendaketer'lrrrlbatrtl:chcs'Lt
l'/,
u (satLrperl-il;
setiaphari
keter-lambatan dengan denda maksimal sebesar 5o% isatu persen) daiinilai
kontrak.Pasal 8
l.a in- la in
Segala sesLratu yang belun] diatur dalam Surat Per.janjian atau perubahan-perubahan yang
dipandang perlu oleh kedua belah pihak. akan diatur
lebih lanjut
dalam Surat Perjaniian Tambahan(Addendum)
dan
merupakanbagian
yang
tidak
terpisahkandari
Su|at I'eljanj ian.Pasal 9
Pe ur.rtr"rP
(c) Sur-ar perjanjian
ini
disusundalarr
rangliap 6 (enanl ) bermetet'li cLrkLrp datlnrasint-masing rangkap nternpunyai kekuatan htrkunl yang sama
Ilal-Jral yang belum
diatur
dalan
Surat Perianjianini
ditentukan oleh kedua belah pihak secara nr usy awaral.t(d)
PIHAK
KfDl
Dosen Pey'uabdji
l./
Y.
D jihad Hisyam.M.Pd
NrP
1950t103 197803 1 002PIHAK
PERTAN4APer.rgelola,
P PJ( Kampus Wates
T/'/
otio,M.Si bang Sapt
KI]MEN'f
ITIAN
PENDIDIKAN
DAN
KEBUDAYAAN
UNIVEITSITAS
NEGERI YOGYAKARTA
KAMPUS WATES
{ianlat:.Jaltf l3haranglara \o.
I
\\/ares. Kulon progo. \'o_c)tktda-t
elcpo|'liit\: (0]7.1 ) 7?190(r
tsEI{ITA ACATiA
PELAKS.,\NAAN
SEMINAII
PIiOPOSAL PENCABDIAN
P.\I)1\
N{ASYARAKAT
il
rl
I,,tll
Nanra ['engabdi
1
ws.
011lvd Hisgam.U.?d
2.
Oq.
Rosidah,
l'4.(;3.
Amaniat',
Novi
It':shi&
.
u'Ci
4qdr\l^b.
9e5.
:
€
lononri
P{a+lhai
ALrd)auan
Taii
Ei4trot,a
tec,
I
.{,.LinEkungan
Ufl-{
(qs
ps
v',tatzfHari./ tangga I
.lant
ffNV fo,-,rt-t
Kctllr
S ek lctaris
ft
2ot4
)
.lulusan/Prod iFal< Lrltas
l .ludul Pl']l\.1
6 Pe Iaksarraa n
7 Icrnpat
8. Dil.irtt jtirr oleh
a.
I
['csertul0
Ilasil
scnr ine r'a. l\ara
suntber
'
... .... orangb.
BPP
:...
orar rgc. Pcselta
lail
...
.
.... orang.lunrlah ..
orang
(daflarterlarlpir)
Setcl:,lr rrrcrrrl..r'tr
rhJr,-,klr'l..rLr:.titrr.
p.rri.l,t.lrr.,
,.:rrr |..rrl,rriserta sistcntatika dan talil tLllis serninar be.rkcsirlpularr
:
ProposalI)PlVl tersebLrt tliatas
Se k reta ris
A/crf2- <sa'f
4
t.\-t&\./l
IKetua sidang
NIP.
Badan Pe
NIP.
\|P
/lsf
/o/L /9Br6L
I
0o/
ffi''uu*'
KENIENl'RIAN PENDIDIKAN
DAN
KEBLIDAYAAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
KAMPUS WATES
\liilrrill r .ltlan llhlrrlngkara No I \vales. Ktlloll I'r(rlLo Yog)lLnrlil f clcPof 'lr.\ (l)271) 111900
No
tl
tangan
["\4^^]a-'5
Arnani.la
ntovi
t
Stra
ljtaroi
Wates,
I'impinan
sida n gr
KEMENTRIAN PENDIDIKAN
DAN
KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
KAMPUS
WATES
Alamat : Jalan Bhayangkara No. 7 Wates, Kulon Progo. Yogyakafia Telepon/Fax: (0274) 773906
t
BERITA
ACARA
PELAKSANAAN SEMINAR
HASIL PENGABDIAN
PADA
MASYARAKAT
Nama Pengabdi
Drs
O1\vva
His.yi'r1/
[4
?dX4.
knidah ,M.t;
Anania
tuir
l|csvttfr'
U'gi
farl\ante,
SL
2. Jurusan/Prodi
3. Fakultas
Ekonoul
5. Judul PPM
Yq.la+ilvn
ftrpajauan
paaa
Vulutthe
Krctl
4'1LtnSVutga"
Ust{
Ka1rxp19hrr}cf
6. Pelaksanaan Hari,/ tanggal : ...
Jam
:...7. Tempat
LNY
kampus Wates8
Dipimpin
oleh Ketua Sekrefaris..Dap.n
t.u.'6.t5...
9. Peserta a. Nara sumber b. BPP
c. Peserta lain
orang orang orang
Jumlah
orang
(dafltar terlampir)l0
Hasil seminar Setelah mempertimbangkan penyajian, penjelasan, argumentasiserta sistematika dan tata
tulis
seminar berkesimpulan : Proposal PPM tersebut diatasSekretaris Ketua sidang
NIP. NIP
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS
NEG
ERI YOGYAKARTA
KAMPUS
WATES
Alamal : Jalan Bhayangkara No. 7 Wates, Kulon progo, yogyakarta Telepon/Far: (0274) 773906
No
,
Nama c-,,._a)
{anda
tanganI
drt,{^A
1
"
rh/^{-
1__/
D;--t
Aw^ani+
Nor,i
{ushi-k
----7.
I
4
Kth'D,
c
(;
5
S^
f"'r"",-
-lr-
_\
4n/'\
6
Lsroal^,
h{
D-7
Zl/.s
ht'r--,-,
]J=
o /,t8
2h
a-,^M
9
t\
$";--c.
1d=b,
10
!r,n."^t-"...t
(}4
l/4
tt
f^-[,t"-^-{-o
LY
t2
\
13 14 15t6
17t7
l8
l9
20 Wates,PimninT
sidans#L
wr^^
DAFTAR HADIR
Pelatihan Perpapajakan
danSosialisasi
PP. 46Tahun
2013 padaPengusaha Kecil di Lingkungan
UNYKampus
WatesHari I Sabtu, 5 APnl2014
1
Yuli
Kristanto
Bendungan,
Wates,
KPWarung Soto
t.
.--_..-J2
Paryono
Krembangan,
Pan.jatan, KPWarung
mie ayam
2.w
3 Fitri
Pengasih,
Peengasih,
KPPedagang Kue
4
Murjiyono
Krembangan,
Panjatan,
KPTambal
Ban4.{f:.-!,--5 Syam ron
Krembangan.
Panjatan,
KPPedagang Gorengan
6
Turmilawati
Giripeni,
Wates,
KPWarung
Makan
o(hD.
7
Yuli Astuti
Terbah, Pengasih,
KPCounter Pulsa
+?vr.L
Yatinem
Terbah, Pengasih,
KPWarung
Kelontong
8 (fl*.
9
Rukimah
Terbah, Pengasih,
KPPedagang
Nasi
Kuning
9
...<10 Gu nawan
Terbah, Pengasih,
KPWarung
Makan
11
Sumijem
Terbah, Pengasih,
KPLaundry
11
I
12
Toyibatul
Hikmah
Terbah, Pengasih,
KPWarung
Makan
lz4*-13
Partini
Harjono
Terbah, Pengasih,
KPWarung
Makan
13 X..4...14
Yanto
Nanggulan,
KPPedagang
Geblek
15 Eni
Widayanti
Serut, Pengasih,
KPPedagang
Sate
Keong
to Pu
rwajem
Serut, Pengasih,
KPCatering
,16....q
17 Rr.
Tri
Lestari
Serut, Pengasih,
KPPedagang Jus
n
fil
[*-18 Su m iyati
Serut, Pengasih,
KPWarung Soto
I
8...19
Umi Setiawati
Serut, Pengasih,
KPPedagang Gorengan
1el
20
Tri
Mardiasih
Serut, Pengasih,
KPWarung Soto
2PtViL
21
Supartinah
Serut, Pengasih,
KP Cateringzt \4ku
22 Ely
Susanti
Serut, Pengasih,
KP Laundry?'4f
23
Siti Qoni'ah
Serut,
Pengasih,
KPAngkringan
24
Tri
Lestari
Serut,Pengasih,
KPPedagang Kue
2EWl:
25
Suminem
Serut, Pengasih,
KPPedagang
Makanan
Kelilingzo Ma rtin i
Serut, Pengasih,
KPPedagang
Makanan
Keliling
26(A
27
Kanti Widodo
Serut, Pengasih,
KPPedagang Kelilling
2728 Las iyrm
Serut, Pengasih,
KPAngkringan
2q
i7
29
Fatonah
Serut, Pengasih,
KPPedagang Burjo
29..n30 Su ratm i
Gn. Pentul,
Pengasih,
KPPengrajin Tas
U
'dr*L
31
Suwariyati
Gn. Pentul,
Pengasih,
KPWarung
Kelontong
31(d
32
Ade
Gunawan
Terbah, Pengasih,
KPCuci Motor
32(
33
Partini
Harjono
Terbah, Pengasih,
KPPedagang Keliling
33}}^
34
Tumini
Terbah, Pengasih,
KPPedagang Ronde
s+.,2DOKUMEN'TASI
KEGIATAN
PENGABDIAN
PADA
MASYARAKAT
REGISTRASI
PESERTA
PESERTA
tf