• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prediksi Erosi dan Perencanaan Konservasi Tanah dan Air pada Daerah Aliran Sungai Saba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Prediksi Erosi dan Perencanaan Konservasi Tanah dan Air pada Daerah Aliran Sungai Saba"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Peta Tingkat Erosi DAS Saba

Referensi

Dokumen terkait

Nilai indeks faktor kemiringan lereng (LS) didapat dari data primer pada satuan peta yang telah mengalami tindakan konservasi tanah, terutama tindakan konservasi tanah secara

Untuk unit lahan 9 alternatif penggunaan lahan berupa kebun campuran dengan penutup tanah bervariasi, tajuk bertingkat dengan kerapatan yang tinggi serta pembuatan teras

Dengan kombinasi jenis tanaman yang hampir menyerupai hutan, kebun campuran sebagai sistem agroforestri kompleks dapat direkomendasikan untuk menggantikan tipe penutupan

Interpretasi penggunaan lahan dan kemiringan lereng di daerah penelitian dengan menggunakan citra tersebut memiliki tingkat ketelitian yang dapat diterima, yaitu masing-masing

Aspek biofisik yang dominan menjadi penyebab kerawanan banjir di Sub DAS Samin adalah kemiringan lereng, penggunaan lahan dan kerapatan drainase.; (2) Bencana banjir

Untuk unit lahan 9 alternatif penggunaan lahan berupa kebun campuran dengan penutup tanah bervariasi, tajuk bertingkat dengan kerapatan yang tinggi serta pembuatan teras

Mayoritas lahan dengan potensi erosi terjadi di sub DAS Cisangkuy bagian hulu (daerah Pangalengan dan Cimaung) hingga tengah dimana kemiringan lereng curam hingga

Berdasarkan Tabel 3, dapat dilihat nilai erodibilitas tanah bervariasi yaitu pada lahan semak belukar memiliki erodibilitas tingkat sedang dan lahan kebun campuran