Prediksi Erosi dan Perencanaan Konservasi Tanah dan Air pada Daerah Aliran Sungai Saba
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Nilai indeks faktor kemiringan lereng (LS) didapat dari data primer pada satuan peta yang telah mengalami tindakan konservasi tanah, terutama tindakan konservasi tanah secara
Untuk unit lahan 9 alternatif penggunaan lahan berupa kebun campuran dengan penutup tanah bervariasi, tajuk bertingkat dengan kerapatan yang tinggi serta pembuatan teras
Dengan kombinasi jenis tanaman yang hampir menyerupai hutan, kebun campuran sebagai sistem agroforestri kompleks dapat direkomendasikan untuk menggantikan tipe penutupan
Interpretasi penggunaan lahan dan kemiringan lereng di daerah penelitian dengan menggunakan citra tersebut memiliki tingkat ketelitian yang dapat diterima, yaitu masing-masing
Aspek biofisik yang dominan menjadi penyebab kerawanan banjir di Sub DAS Samin adalah kemiringan lereng, penggunaan lahan dan kerapatan drainase.; (2) Bencana banjir
Untuk unit lahan 9 alternatif penggunaan lahan berupa kebun campuran dengan penutup tanah bervariasi, tajuk bertingkat dengan kerapatan yang tinggi serta pembuatan teras
Mayoritas lahan dengan potensi erosi terjadi di sub DAS Cisangkuy bagian hulu (daerah Pangalengan dan Cimaung) hingga tengah dimana kemiringan lereng curam hingga
Berdasarkan Tabel 3, dapat dilihat nilai erodibilitas tanah bervariasi yaitu pada lahan semak belukar memiliki erodibilitas tingkat sedang dan lahan kebun campuran