UNIVERSITAS UDAYANA
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI
DALAM MENCEGAH DAN MENGATASI KEPUTIHAN
(FLOUR ALBUS) DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS II DENPASAR SELATAN
GUSTI AYU PUTU ARSIA PURPASANTI
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTA KEDOKTERAN
UNIVERSITAS UDAYANA 2015
UNIVERSITAS UDAYANA
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI
DALAM MENCEGAH DAN MENGATASI KEPUTIHAN
(FLOUR ALBUS) DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS II DENPASAR SELATAN
GUSTI AYU PUTU ARSIA PURPASANTI
1120025053
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTA KEDOKTERAN
UNIVERSITAS UDAYANA 2015
UNIVERSITAS UDAYANA
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI
DALAM MENCEGAH DAN MENGATASI KEPUTIHAN
(FLOUR ALBUS) DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS II DENPASAR SELATAN
Skripsi ini diajukan sebagai
Salah satu syarat untuk memperoleh gelar
SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT
GUSTI AYU PUTU ARSIA PURPASANTI
1120025053
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTA KEDOKTERAN
UNIVERSITAS UDAYANA 2015
iv
PERNYATAAN PERSETUJUAN
Skripsi ini telah disetujui oleh diperiksa dihadapan Tim Penguji Skripsi
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Denpasar, Juni 2015
Pembimbing
Ni Putu Widarini,SKM.,MPH NIP. 19791224 200501 2 001
v
PERNYATAAN PERSETUJUAN
Skripsi ini telah dipresentasikan dan diujikan dihadapan Tim Penguji Skripsi
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Denpasar, Juni 2015
Penguji I
Desak Nyoman Widyanthini, S.ST.,M.Kes
Penguji II
Kadek Tresna Adhi, S.KM., M.Kes NIP. 19791018 200501 2 002
vi
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa), karena atas Asung Kertha Waranugraha-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul ” Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri dalam Mencegah dan Mengatasi Keputihan (flour albus) di Wilayah Kerja
Puskesmas II Denpasar Selatan” tepat pada waktunya.
Penyusunan skripsi penelitian ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis tidak lupa menyampaikan rasa terimakasih kepada:
1. dr. I Made Ady Wirawan, MPH.PhD, selaku ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
2. Ni Putu Widarini, SKM., MPH, selaku Kepala bagian perminatan Kesehatan Ibu dan Anak sekaligus dosen pembimbing yang telah menyediakan waktu dalam memberikan masukan dan bimbingan dalam penyusunan skripsi ini. 3. Seluruh staf administrasi serta dosen Fakultas Kedokteran P.S. IKM UNUD,
yang telah banyak memberikan arahan, bimbingan dan dukungan selama penulis mengikuti pendidikan.
4. Sekolah SMA Negeri 6 Denpasar dan SMK Negeri 3 Denpasar, yang telah bersedia menyediakan waktunya untuk menjadi responden dalam penelitian ini.
5. Keluarga yang telah memberikan dukungan kepada penulis dalam menyusun skripsi ini.
6. Teman-teman supervisior Sukma ikm’11, Inten ikm’11, Winda Febriyani’11 terima kasih atas bantuannya yang telah menyediakan waktu bersama-sama dalam mengambil data di lapangan.
vii
7. Semua teman-teman IKM 2011 atas bantuan dan dukungannya, serta kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu yang telah membantu dan mendukung penulis dalam penyusunan proposal ini.
Penulis menyadari penyusunan skripsi ini masih jauh dari kata sempurna, sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna kesempuranaan penulisan skripsi ini dan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi diri kami sendiri dan pihak lain yang menggunakan.
Denpasar,Juni 2015
viii
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS UDAYANA
PEMINATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK Skripsi, Juni 2015
Gusti Ayu Putu Arsia Purpasanti
ABSTRAK
Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Dalam Mencegah dan Mengatasi Keputihan (flour albus) di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Selatan Remaja pada masa pubertas banyak mengalami perubahan dan masalah yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Pengetahuan kesehatan reproduksi khususnya mengenai keputihan masih sangat kurang didapatkan oleh siswi SMA. Pengetahuan yang kurang tersebut dapat mempengaruhi sikap siswi dalam mencegah dan mengatasi keputihan. Sehingga remaja membutuhkan pengetahuan mengenai kesahatan reproduksi untuk mencegah dan mengatasi keputihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri dalam mencegah dan mengatasi keputihan (flour albus) di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Selatan.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan
crossectional. Sampel penelitian adalah 144 siswi kelas X dan XI yang diambil dengan multistage random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket dan
kemudian dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan cukup 55,56%, pengetahuan baik sebesar 39,58% dan hanya 4,86% yang memiliki pengetahuan kurang. Sedangkan sikap siswi terhadap upaya mencegah dan mengatasi keputihan sebagian besar memiliki sikap negatif sebesar 96,53% dan sikap positif sebesar 3,47 %.
Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan pelayanan kesehatan reproduksi terutama bagi remaja putri melalui kegiatan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi termasuk memasukan materi mengenai keputihan, meningkatkan kegiatan konseling, dan pemanfaatan teman sebaya serta bagi pihak sekolah hendaknya menjalin kerjasama dengan LSM yang membidangi kesehatan reproduksi remaja.
ix
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS UDAYANA
PEMINATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK Skripsi, Juni 2015
Gusti Ayu Putu Arsia Purpasanti
ABSTRAK
Level of Knowledge and Attitudes of Teenage Girls in Preventing and Overcoming Vaginal Discharge (flour albus) at the Working Area of Public Health
Center II of Southern Denpasar
Teenagers during puberty period have undergone many changes and problems related to their reproductive health. Knowledge on the reproductive health, especially regarding the vaginal discharge is still lacking obtained by the high school students. The lack of knowledge can influence the attitudes of students in preventing and overcoming the vaginal discharge. Therefore, young women need knowledge about reproductive health to prevent and overcome the vaginal discharge. The purpose of this study was to determine the level of knowledge and attitudes of the teenage girls in preventing and overcoming vaginal discharge (flour albus) in the Public Health Center II of Southern Denpasar.
This research is quantitative descriptive cross-sectional design. The samples were 144 students of class X and XI that were taken by multistage random sampling. Data was collected by using questionnaires and then analyzed descriptively.
The results showed that most teenage girls had sufficient knowledge of 55,56%, a good knowledge of 39,58% and only 4,86% had less knowledge. While the attitude of students towards efforts to prevent and overcome vaginal discharge, mostly had a negative attitude of 96,53% and a positive attitude of 3,47%.
It is expected that the health workers should be able to improve reproductive health services, especially for young women through education about reproductive health activities, including introduction of the vaginal discharge material, improving counseling, and the use of peers as well as for the school stakeholders should establish cooperation with the NGO in charge of adolescent reproductive health.
x
DAFTAR ISI
Halaman HALAMAN JUDUL ... i PERNYATAAN PERSETUJUAN ... iv KATA PENGANTAR ... vi ABSTRAK ... viii DAFTAR ISI ... xDAFTAR GAMBAR ... xiii
DAFTAR TABEL ... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ... xv BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Rumusan Masalah ... 4 1.3 Tujuan Penelitian ... 5 1.3.1 Tujuan Umum ... 5 1.3.2 Tujuan Khusus ... 5 1.4 Manfaat Penelitian ... 5 1.4.1 Manfaat teoritis ... 5 1.4.2 Manfaat Praktis ... 5
1.5 Ruang Lingkup Penelitian ... 6
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 7
2.1 Remaja ... 7 2.2 Keputihan ... 8 2.2.1 Definisi ... 8 2.2.2 Klasifikasi Keputihan ... 8 2.2.3 Penyebab Keputihan ... 9 2.2.4 Pencegahan Keputihan ... 9 2.2.5 Penanganan Keputihan ... 10 2.2.6 Dampak Keputihan ... 10 2.3 Pengetahuan ... 11 2.4 Sikap ... 15
xi
BAB III KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL ... 17
3.1 Kerangka Konsep ... 17
3.2 Variabel Penelitian ... 18
3.3 Definisi Operasional ... 18
BAB IV METODE PENELITIAN ... 20
4.1 Desain Penelitian ... 20
4.2 Lokasi dan Waktu Pengumpulan data ... 20
4.2.1 Lokasi Penelitian ... 20
4.2.2 Waktu Pengumpulan data ... 20
4.3 Populasi dan Sampel ... 20
4.3.1 Populasi ... 20
4.3.2 Sampel ... 21
4.3.3 Besar sampel ... 21
4.3.4 Teknik Pengambilan Sampel ... 22
4.4 Teknik Pengumpulan Data ... 22
4.4.1 Data ... 22
4.4.2 Cara Pengumpulan Data ... 22
4.4.3 Alat Pengumpulan Data ... 23
4.4.4 Etika Penelitian ... 24
4.5 Pengolahan dan Teknik Analisis Data ... 24
4.5.1 Pengolahan Data ... 24
4.5.2 Teknik Analisis Data ... 26
BAB V HASIL PENELITIAN ... 27
5.1 Gambaran Lokasi Penelitian ... 27
5.2 Karakteristik Demografi Responden ... 28
5.3 Distribusi Pengetahuan Berdasarkan Karakteristik Responden ... 28
5.4 Distribusi Sikap Berdasarkan Karakteristik Responden ... 31
BAB VI PEMBAHASAN ... 33
6.1 Pengetahuan ... 33
6.2 Sikap ... 36
6.3 Kelemahan Penelitian ... 39
BAB VII SIMPULAN DAN SARAN ... 40
xii
7.2 Saran ... 40 DAFTAR PUSTAKA ... 42 LAMPIRAN
xiii
DAFTAR GAMBAR
Halaman Gambar 3. 1 Kerangka Konsep Penelitian ... 17
xiv
DAFTAR TABEL
Halaman Tabel 3.1 Definisi Operasional Penelitian ………... 18 Tabel 5.1 Distribusi Frekuensi Siswi Menurut Karakteristik Responden di
Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Selatan ………... 28 Tabel 5.2 Gambaran Pengetahuan Remaja Putri mengenai Keputihan di
Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Selatan ………... 28 Tabel 5.3 Distribusi Pengetahuan Remaja Putri mengenai Keputihan
Berdasarkan Indikator Pertanyaan di Wilayah Kerja Puskesmas
II Denpasar Selatan ……… 29
Tabel 5.4 Distribusi Pengetahuan Remaja Putri mengenai Keputihan Berdasarkan Umur di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar
Selatan………... 29 Tabel 5.5 Presentase Pengetahuan Remaja Putri mengenai Keputihan
Berdasarkan Usia Menarche di Wilayah Kerja Puskesmas II
Denpasar Selatan ……… 30
Tabel 5.6 Presentase Pengetahuan Remaja Putri mengenai Keputihan Berdasarkan sumber informasi di Wilayah Kerja Puskesmas II
Denpasar Selatan ……… 30
Tabel 5.7 Gambaran Sikap Remaja Putri terhadap Upaya Mencegah dan Mengatasi Keputihan di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar
Selatan ………... 31 Tabel 5.8 Sikap Remaja Putri terhadap Upaya Mencegah dan Mengatasi
Keputihan Berdasarkan Umur di Wilayah Kerja Puskesmas II
Denpasar Selatan ……… 31
Tabel 5.9 Sikap Remaja Putri terhadap Upaya Mencegah dan Mengatasi Keputihan Berdasarkan Usia Menarche di Wilayah Kerja
Puskesmas II Denpasar Selatan ………. 32
Tabel 5.10 Sikap Remaja Putri terhadap Upaya Mencegah dan Mengatasi Keputihan Berdasarkan Sumber Informasi di Wilayah Kerja
xv
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1. Kuesioner Penelitian ... 46
Lampiran 2. Output Analisis Univariat ... 51
Lampiran 3. Dokumentasi Penelitian ... 56