4.1 Sekilas Mengenai Industri Jamu di Indonesia
Jumlah perusahaan jamu yang bergabung dalam industri jamu sampai sekarang ini sebanyak 587 GP Jamu. Sedangkan jumlah pengrajin jamu sendiri ada sebanyak 384 pengrajin. Pada Tabel 4.1 menunjukkan data industri obat tradisional dan industri kecil obat tradisional, yang diperoleh dari data DEPKES RI.
Tabel 4.1 Data Industri Obat Tradisional dan Industri Kecil Obat Tradisional
Tahun Industri Obat Tradisional 1996 61 571 1997 97 555 1998 79 612
Industri Kecil Obat Tradisional
Data : DEPKES RI
Dan saat ini sejumlah industri Farmasi juga mulai masuk memproduksi jamu, seperti : Kimia Farma, Kalbe Farma, Mecosin, Tempo, Konimex, Indofarma, Bintang Tujuh, dan lain sebagainya
Basic industri yang menggunakan bahan tanaman obat/ bahan natural, dapat dikembangkan dalam 5 bidang produk, yaitu :
1. Jamu dengan segala inovasinya 2. Minuman Tradisional
3. Kosmetik, perawatan tubuh dan Spa
4. Fitofarmakan dan Food Suplemen 5. Candy / medicated candy
4.2 Gambaran Umum Mengenai PT. Sido Muncul
Pendiri PT. Sido pertama kali adalah Ibu Rahmat Sulistiyo. Lokasi awal PT. Sido Muncul di Jl. Bugangan Semarang. PT. Sido Muncul bergerak dalam usaha memproduksi produk-produk alami, yaitu memproduksi jamu.
Adapun visi dari PT. Sido Muncul adalah menjadi pabrik jamu yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Sedangkan Misi dari PT. Sido Muncul adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan mutu pelayanan di bidang herbal tradisional.
2. Mengembangkan research/ penelitian yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dengan bahan-bahan alami.
3. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membina kesehatan melalui pola hidup sehat, pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional.
4. Ikut mendorong pemerintah/ instansi resmi agar lebih berperan dalam pengembangan pengobatan tradisional.
4.2.1 Data Pabrik PT. Sido Muncul
Lokasi Pabrik PT. Sido Muncul berada di Ungaran, Jawa Tengah dengan luas lahan sebesar 29 Ha dan luas bangunan sebesar 7 Ha. Standard Pabrik PT. Sido Muncul adalah Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dengan standar pabrik
farmasi. Proses produksi pabrik PT. Sido Muncul mengikuti Standard Operating Procedure (SOP) yang didokumentasikan sehingga menjamin keseragaman proses dan mutu. Fasilitas Pabrik PT. Sido Muncul, yaitu :
1. Laboratorium • Laboratorium Instrumentasi • Laboratorium Mikrobiologi • Laboratorium farmakologi • Laboratorium Formulasi • Laboratorium Stabilitas • Laboratorium Kimia
2. Kebun percobaan dan budidaya tanaman obat 3. Extract Center
4. Pengolahan air bersih 5. Ramah lingkungan 6. Perpustakaaan
7. Klinik Holistik (menyeluruh)
Jumlah karyawan yang bekerja di Pabrik PT. Sido Muncul ada 1988 orang dan masing-masing pekerjanya diberikan fasilitas, yaitu : tunjangan THR, Jamsostek, cuti melahirkan (bagi karyawati), tunjangan makan.
4.2.2 Organisasi Distribusi PT. Sido Muncul
PT. Sido Muncul memiliki sistem distributor sendiri, yaitu : PT. Muncul Mekar, dimana PT. Muncul Mekar membawahi 4 Perwakilan (PWK) :Daerah Jawa Timur, Daerah Jawa Tengah, Daerah Jawa Barat , DKI.
Pada organisasi distribusi PT. Sido Muncul, untuk distribusi lokal menggunakan konsep kemitraan. Pada awalnya adalah karyawan yang diarahkan hingga dapat memiliki perusahaan yang mandiri dalam mendistribusikan produk Sido Muncul. Sampai saat ini jumlahnya ada 39 perwakilan.
PT. SIDO MUNCUL
Distributor
1. Distributor Lokal 2. Distributor PBF 3. Koperasi Catatan :
PBF = Pedagang Besar Farmasi
Gambar 4.1 Organisasi Distribusi PT. Sido Muncul
4.3 Gambaran Umum Produk Jamu PT. Sido Muncul“Tolak
Angin Komplit”
Produk jamu “Tolak Angin Komplit” terbuat dari ramuan asli Indonesia yang pertama kali diresepkan tahun 1930 dan diproduksi secara manual mulai tahun 1951.
Harga produk jamu “Tolak Angin Komplit” per bungkus adalah Rp. 1300,-Produk jamu PT. Sido Muncul “Tolak Angin Komplit” ini merupakan 1 set produk jamu Tolak Angin yang berbentuk bubuk, baik digunakan untuk mengatasi masuk angin dan gejala-gejalanya, seperti demam, pusing, tenggorokan kering, perut mual, kembung sakit perut, badan terasa panas dingin dan mata berair. Dapat juga digunakan untuk menjaga daya tahan tubuh saat bekerja keras, begadang atau melakukan perjalanan jauh. Di dalam produk jamu “Tolak Angin Komplit” ini terdapat kandungan :
1. Beras Kencur
Beras kencur yang terdapat di dalam set produk jamu “Tolak Angin Komplit” ini berbentuk bubuk, sebagai pelengkap minum jamu. Khasiat dan kegunaan beras kencur ini untuk menghilangkan rasa lelah, letih, lemah dan lesu, dapat menyegarkan badan, mencegah perut kembung dan masuk angin.
2. Jahe Wangi
Jahe wangi yang juga terdapat di dalam set produk jamu “Tolak Angin Komplit” ini berbentuk bubuk. Jahe wangi adalah minuman asli tradisional yang sangat mujarab untuk menghangatkan badan, pegal linu, rasa capai, perut kembung, dan gejala masuk angin.
3. Madu Kembang
Madu Kembang yang terdapat di dalam set produk jamu “Tolak Angin Komplit” ini berbentuk cair. Madu kembang ini mempunyai khasiat dan kegunaan untuk menyegarkan badan, menghilangkan lesu, ltih, lelah, loyo, dan lemah.
4. Pil Ginseng
Pil Ginseng yang terdapat di dalam set produk jamu “Tolak Angin Komplit” ini, mempunyai khasiat dan kegunaan untuk menambahkan tenaga dan gairah, menambah semangat kerja, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Produk jamu PT. Sido Muncul “Tolak Angin Komplit” ini diproduksi menggunakan standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) yang sesuai dengan standar pabrik farmasi. Proses produksi jamu PT. Sido Muncul “Tolak Angin Komplit" mengikuti Standard Operating Procedure (SOP) yang didokumentasikan sehingga menjamin keseragaman proses dan mutu.
4.3.1 Data Pertumbuhan Produk JaMu “Tolak Angin Komplit”
Berdasarkan Studi Kasus PT. Sido Muncul, berikut ini adalah data keperluan bahan baku PT. Sido Muncul antara tahun 1997 s/d 2000 untuk produk jamu “Tolak Angin Komplit” adalah :
Tabel 4.2 Data Keperluan Bahan Baku Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Tahun Jumlah per bulan
1997 23 ton / bulan
1998 31 ton / bulan
1999 56 ton / bulan
4.4 Data
Responden
Distribusi data responden dalam penelitian ini dipresentasikan dalam bentuk tabel. Setiap tabel berisi tiga kolom, yaitu kolom item yang diukur, jumlah suara per item dan persentase jumlah suara (jumlah suara / total jumlah * 100%). Pada baris akhir tabel berisi keterangan total, total jumlah suara dan persentase jumlah suara (100%). Setiap tabel mewakili satu pertanyaan yang dijawab. Tabel diurut berdasarkan jumlah suara secara descending (nilai terbesar ke nilai terkecil). Analisis hasil pengolahan data kuesioner dibagi menjadi sembilan bagian, yaitu :
4.4.1 Distribusi Data Demografi Responden
Distribusi data ini bertujuan untuk mengetahui demografi responden. Demografi responden didistribusikan berdasarkan umur responden, jenis kelamin responden, pekerjaan responden, dan penghasilan responden. Adapun hasil distribusi data demografi responden akan dijabarkan di bawah ini :
4.4.1.1 Distribusi Data Umur Responden
Dari item umur , sebagian besar responden (72.73%) berumur diatas 30 tahun, yaitu: 20% responden berumur 31-40 tahun, 30.91% responden berumur 41-50 tahun dan 21.82% berumur 51-60 tahun. Hal ini juga dinilai mewakili responden yang mengenal produk jamu sebagian besar adalah responden yang berumur diatas 30 tahun.
Tabel 4.3 Tabel Distribusi Data Umur Responden
Umur Jumlah Persentase
41 - 50 tahun 68 30.91% 21 - 30 tahun 50 22.73% 51 - 60 tahun 48 21.82% 31 - 40 tahun 44 20% < 20 tahun 8 3.64% > 60 tahun 2 0.90% Total 220 100%
4.4.1.2 Distribusi Data Jenis Kelamin Responden
Jenis kelamin responden terlihat hampir seimbang dengan perbandingan untuk pria dan wanita, yaitu 57 : 43.
Tabel 4.4 Tabel Distribusi Data Jenis Kelamin Responden
Jenis Kelamin Jumlah Persentase
Pria 126 57.30%
Wanita 94 42.70%
Total 220 100.00%
4.4.1.3 Distribusi Data Jenis Pekerjaan Responden
Dari pekerjaan yang ditekuni oleh responden, sebagian besar responden (50.90%) adalah karyawan.
Tabel 4.5 Tabel Distribusi Data Jenis Pekerjaan Responden
Jenis Pekerjaan Jumlah Persentase
Karyawan 112 50.90%
Wiraswasta 63 28.60%
Lainnya 45 20.50%
4.4.1.4 Distribusi Data Penghasilan Responden
Penghasilan yang diperoleh oleh sebagian besar responden (77.30%) adalah di atas Rp. 2.000.000,- / bulan.
Tabel 4.6 Tabel Distribusi Data Penghasilan Responden
Penghasilan/ bulan Jumlah Persentase
> 3.000.000 82 45.30%
2.000.001 - 3.000.000 58 32.00%
1.000.000 - 2.000.000 22 12.20%
< 1.000.000 19 10.50%
Total 181 100.00%
4.4.2 Distribusi Data Pola Konsumsi Produk Jamu Responden
Distribusi data ini bertujuan untuk mengetahui tentang konsumsi produk jamu yang dilakukan responden. Distribusi data pola konsumsi produk jamu yang dilakukan responden akan dijabarkan di bawah ini :
4.4.2.1 Distribusi Data Status Konsumsi Produk Jamu
Persentase responden yang pernah mengkonsumsi produk jamu sebesar 95.90% dan sisanya tidak mengkonsumsi produk jamu (4.10%). Pengertian “pernah mengkonsumsi produk jamu” adalah responden paling sedikit satu kali sudah pernah mengkonsumsi produk jamu. Kondisi ini berarti komposisi pasar potensial, yaitu pangsa pasar yang memiliki kemampuan untuk membeli produk jamu sebesar 95.90%.
Tabel 4.7 Tabel Distribusi Data Status Konsumsi Produk Jamu
Konsumsi Jamu Jumlah Persentase
Ya 211 95.90%
Tidak 9 4.10%
Total 220 100.00%
4.4.2.2 Distribusi Data Status Awareness Responden
Dari 220 responden, mereka yang mengenal produk jamu “Tolak Angin Komplit” PT. Sido Muncul sebesar 90% dan sisanya tidak mengenal produk jamu “Tolak Angin Komplit” PT. Sido Muncul (10%).
Tabel 4.8 Tabel Distribusi Data Status Awareness Responden
Kenal Jamu “Tolak
Angin Komplit” Jumlah Persentase
Ya 198 90.00%
Tidak 22 10.00%
Total 220 100.00%
4.4.2.3 Distribusi Data Sumber Informasi Produk Jamu “Tolak Angin Komplit” PT. Sido Muncul
Dari 198 responden (90%) yang mengenal produk jamu “Tolak Angin Komplit” PT.Sido Muncul, mereka yang memperoleh informasi tentang produk jamu “Tolak Angin Komplit” PT. Sido Muncul melalui Iklan adalah sebesar 74.70%.
Tabel 4.9 Tabel Distribusi Data Sumber Informasi Produk Jamu “Tolak Angin Komplit” PT. Sido Muncul
Sumber Informasi Tentang Produk Jamu Jumlah Persentase "Tolak Angin Komplit" PT. Sido Muncul
Iklan 148 74.70%
Teman 45 22.70%
Kerabat 5 2.60%
Total 198 100.00%
4.4.2.4 Distribusi Data Konsumsi Produk Jamu “Tolak Angin Komplit” Responden
Dari 198 responden yang mengenal produk jamu “Tolak Angin Komplit” PT.Sido Muncul, mereka yang pernah mengkonsumsi produk jamu merk ini adalah sebesar 98.50%. Sisanya hanya mengenal produk jamu “Tolak Angin Komplit tetapi tidak pernah mengkonsumsi produk jamu merk ini. Pengertian “pernah mengkonsumsi produk jamu “Tolak Angin Komplit” adalah responden paling sedikit satu kali sudah pernah mengkonsumsi produk jamu merk ini.
Tabel 4.10 Tabel Distribusi Data Konsumsi Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Pernah Konsumsi Produk Jamu Jumlah Persentase "Tolak Angin Komplit" PT. Sido Muncul
Ya 195 98.50%
Tidak 3 1.50%
4.4.2.5 Distribusi Data Lokasi Pembelian Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Dari 195 responden yang pernah mengkonsumsi produk jamu “Tolak Angin Komplit” PT. Sido Muncul, sebagian besar responden (60.50%) melakukan pembelian produk jamu “Tolak Angin Komplit” PT.Sido Muncul di toko-toko di dekat rumah mereka.
Tabel 4.11 Tabel Distribusi Data Lokasi Pembelian Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Lokasi Pembelian Produk Jamu Jumlah Persentase "Tolak Angin Komplit" PT. Sido Muncul
Toko 118 60.50%
Supermarket 13 6.70%
Pasar Tradisional 11 5.60%
Lainnya (warung/ kios) 53 27.20%
Total 195 100.00%
4.4.2.6 Distribusi Data Kepercayaan Konsumen Terhadap Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Dari 195 responden yang pernah mengkonsumsi produk jamu “Tolak Angin Komplit”, responden yang merasa manfaat yang jelas dari produk jamu merk ini dan dapat dipercaya adalah sebesar 95.40%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang mengkonsumsi produk jamu “Tolak Angin Komplit” mempercayai manfaat yang jelas dari produk jamu merk tersebut.
Tabel 4.12 Tabel Distribusi Data Kepercayaan Konsumen Terhadap Khasiat Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Percaya Terhdp Khasiat Produk Jamu Jumlah Persentase "Tolak Angin Komplit" PT. Sido Muncul
Ya 186 95.40%
Tidak 9 4.60%
Total 195 100.00%
4.4.2.7 Distribusi Data Persepsi Khasiat Produk Jamu “Tolak Angin Komplit” Dapat Mengatasi Masalah Kesehatan
Dari 195 responden yang mengkonsumsi produk jamu “Tolak Angin Komplit”, sebagian besar (99%) merasa produk jamu merk ini dapat mengatasi masalah kesehatan mereka.
Tabel 4.13 Tabel Distribusi Data Persepsi Khasiat Produk Jamu “Tolak Angin Komplit” Dapat Mengatasi Masalah Kesehatan
Produk Jamu "Tolak Angin Komplit" Jumlah Persentase
Mengatasi Masalah Kesehatan
Ya 193 99.00%
Tidak 2 1.00%
4.4.2.8 Distribusi Data Persepsi Kewajaran Harga Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Dari 195 responden yang mengkonsumsi produk jamu “Tolak Angin Komplit”, sebesar 94.90% responden menganggap bahwa harga produk jamu “Tolak Angin Komplit” ini wajar dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh.
Tabel 4.14 Tabel Distribusi Data Persepsi Kewajaran Harga Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Kewajaran Harga Produk jamu Jumlah Persentase "Tolak Angin Komplit" PT. Sido Muncul
Ya 185 94.90%
Tidak 10 5.10%
Total 195 100.00%
4.4.2.9 Distribusi Data Frekuensi Konsumsi Produk Jamu “Tolak Angin Komplit” per bulan
Dari 195 responden yang mengkonsumsi produk jamu “Tolak Angin Komplit, diperoleh rata-rata konsumsi produk jamu merk tersebut, yaitu 1 kali dalam sebulan.
Tabel 4.15 Tabel Distribusi Data Frekuensi Konsumsi Produk Jamu “Tolak Angin Komplit” per bulan
Frekuensi Konsumsi Produk Jamu Jumlah Persentase "Tolak Angin Komplit" PT. Sido Muncul per
bulan 1 kali 97 49.74% Lainnya 78 40.00% 2 kali 14 7.18% 3 kali 6 3.08% Total 195 100.00%
4.4.3 Distribusi Data Keberadaan Produk Jamu Pesaing
Dari 211 responden yang mengkonsumsi produk jamu (termasuk di dalamnya responden yang mengkonsumsi produk jamu “Tolak Angin Komplit”), diperoleh data bahwa sebagian besar (68.20 %) responden juga mengkonsumsi jamu lain.
Tabel 4.16 Tabel Distribusi Data Keberadaan Produk Jamu Pesaing
Konsumsi Produk Jamu Selain Jumlah Persentase "Tolak Angin Komplit" PT. Sido Muncul
Ya 144 68.20%
Tidak 67 31.80%
Total 211 100.00%
4.4.3.1 Distribusi Data Jenis Produk Jamu Pesaing
Dari 144 responden yang mengkonsumsi produk jamu lain, selain produk jamu “Tolak Angin Komplit”. Maka diperoleh data mengenai jenis produk jamu lain yang dikonsumsi oleh responden.
Tabel 4.17 Tabel Distribusi Data Jenis Produk Jamu Pesaing
Jenis Produk Jamu Lain yang Dikonsumsi Jumlah Persentase
Sehat Pria 28 19.40%
Sehat Wanita 32 22.20%
Pegal Linu 40 27.80%
Jamu Diet 10 6.90%
Lainnya (k.asem, b.kencur, sariawan) 34 23.60%
Diperoleh juga data perusahaan produk jamu lain yang dikonsumsi oleh 144 responden ini, yaitu Ny. Meneer, Mustika Ratu, PT. Borobudur, PT. Air Mancur, PT. Deltomed, dan selain itu juga jamu gendong.
4.4.4 Distribusi Data Niat Pembelian Produk Jamu
Dari 9 responden yang tidak pernah mengkonsumsi produk jamu, sebagian besar (66.70%) responden merasa ragu-ragu untuk merencanakan akan mengkonsumsi jamu. Hal ini dikarenakan responden kurang yakin terhadap produk jamu, rasa pahit dari produk jamu, dll.
Tabel 4.18 Tabel Distribusi Data Niat Pembelian Produk Jamu
Rencana Konsumsi Produk Jamu Jumlah Persentase
Ragu-ragu 6 66.70%
Tidak 2 22.20%
Ya 1 11.10%
Total 9 100.00%
Dari 9 responden yang tidak pernah mengkonsumsi produk jamu, ada 1 responden yang menrencanakan mengkonsumsi produk jamu. Dan 1 responden ini lebih memilih jamu instant (siap langsung diminum).
Tabel 4.19 Tabel Distribusi Data Niat Pembelian Jenis Produk Jamu
Rencana Jenis Produk Jamu yang
Akan Dikonsumsi Jumlah Persentase
Ragu-ragu 8 88.90%
Jamu Instan 1 11.10%
Jamu Tradisional 0 0.00%
Total 9 100.00%
4.4.5 Distribusi Data Niat Pembelian Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Dari 220 responden, sebagian besar responden (90%) niat membeli produk jamu “Tolak Angin Komplit”.
Tabel 4.20 tabel Distribusi Data Niat Pembelian Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Niat Membeli Jamu "Tolak Angin
Komplit" Jumlah Persentase
Ya 198 0.90
Tidak 22 0.10
Total 220 100.00%
4.4.6 Distribusi Data Alasan Konsumsi Produk Jamu
Dari 211 responden yang mengkonsumsi produk jamu, sebagian besar (58.80%) responden membeli produk jamu dikarenakan untuk kesehatan.
Tabel 4.21 Tabel Distribusi Data Alasan Konsumsi Produk Jamu
Alasan Konsumsi Produk Jamu Jumlah Persentase
Untuk kesehatan 124 58.80%
Untuk menghilangkan penyakit/ keluhan 66 31.30%
Lainnya 21 10.00%
Total 211 100.00%
4.4.7 Distribusi Data Halangan Terbesar Dalam Konsumsi Produk Jamu
Dari 9 responden yang tidak mengkonsumsi produk jamu, sebagian besar (77.80%) responden merasa kurang percaya terhadap produk jamu.
Tabel 4.22 Tabel Distribusi Data Halangan Terbesar Dalam Konsumsi Produk Jamu
Halangan Terbesar Konsumsi Produk
Jamu Jumlah Persentase
Kurang Percaya terhadap Produk Jamu 7 77.80%
Lainnya (Rasa pahit, dll) 2 22.20%
Harga Jamu 0 0.00%
Total 9 100.00%
4.4.8 Analisis Persepsi Kepuasan Konsumen Terhadap Kinerja Atribut Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Distribusi data persepsi kepuasan konsumen terhadap kinerja atribut produk jamu “Tolak Angin Komplit” dapat dilihat pada tabel-tabel di bawah ini :
4.4.8.1 Distribusi Data Persepsi Kualitas Jamu “Tolak Angin Komplit”
Tabel 4.23 Tabel Distribusi Data Persepsi Kualitas Jamu “Tolak Angin Komplit”
Kualitas Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Setuju 42 21.54% 3 126
Setuju 145 74.36% 2 290
Tidak Setuju 8 4.10% 1 8
Sangat Tidak Setuju 0 0.00% 0 0
Total 195 100.00% 424
= (42 * 3) + (145 * 2) + (8 * 1) + (0 * 0) 195
= 2,17
Jadi nilai untuk distribusi data persepsi kualitas produk jamu “ Tolak Angin Komplit” sebesar 2,17.
4.4.8.2 Distribusi Data Persepsi Kewajaran Harga Jamu “Tolak Angin Komplit”
Tabel 4.24 Tabel Distribusi Data Persepsi Kewajaran Harga Jamu “Tolak Angin Komplit”
Kewajaran Harga Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Setuju 5 2.56% 3 15
Setuju 130 66.67% 2 260
Tidak Setuju 60 30.77% 1 60
Sangat Tidak Setuju 0 0.00% 0 0
Total 195 100.00% 335
= (5 * 3) + (130 * 2) + (60 * 1 ) + (0 * 0)
195 = 1,72.
Jadi nilai untuk distribusi data persepsi kewajaran harga produk jamu “ Tolak Angin Komplit” sebesar 1,72.
4.4.8.3 Distribusi Data Persepsi Bentuk Sediaan Jamu “Tolak Angin Komplit”
Tabel 4.25 Tabel Distribusi Data Bentuk Sediaan Jamu “Tolak Angin Komplit”
Bentuk Sediaan Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Setuju 1 0.51% 3 3
Setuju 74 37.95% 2 148
Tidak Setuju 120 61.54% 1 120
Sangat Tidak Setuju 0 0.00% 0 0
Total 195 100.00% 271
= ( 1 * 3) + ( 74 * 2) + (120 * 1) + (0 * 0)
195
= 1,39.
Jadi nilai untuk distribusi data persepsi bentuk sediaan produk jamu “ Tolak Angin Komplit” sebesar 1,39.
4.4.8.4 Distribusi Data Persepsi Kemudahaan Perolehan Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Tabel 4.26 Tabel Distribusi Data Persepsi Kemudahaan Perolehan Produk Jamu “Tolak Angin Komplit”
Kemudahan Perolehan
Produk Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Setuju 1 0.51% 3 3
Setuju 166 85.13% 2 332
Tidak Setuju 28 14.36% 1 28
Sangat Tidak Setuju 0 0.00% 0 0
Total 195 100.00% 363
= (1 * 3) + (166 * 2) + (28 * 1) + (0 * 0) 195
= 1,86.
Jadi nilai untuk distribusi data persepsi kemudahaan perolehan produk jamu “ Tolak Angin Komplit” sebesar 1,86.
4.4.8.5 Distribusi Data Persepsi Kemudahan Memperoleh Informasi Jamu “Tolak Angin Komplit”
Tabel 4.27 Tabel Distribusi Data Persepsi Kemudahan Memperoleh Informasi Jamu “Tolak Angin Komplit”
Kemudahan Informasi
Produk Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Setuju 1 0.51% 3 3
Setuju 116 59.49% 2 232
Tidak Setuju 77 39.49% 1 77
Sangat Tidak Setuju 1 0.51% 0 0
= (1 * 3) + (116 * 2) + (77 * 1) + (1 * 0) 195
= 1,60.
Jadi nilai untuk distribusi data persepsi kemudahaan memperoleh informasi produk jamu “ Tolak Angin Komplit” sebesar 1,60.
4.4.8.6 Distribusi Data Persepsi Promosi Penjualan Jamu “Tolak Angin Komplit”
Tabel 4.28 Tabel Distribusi Data Persepsi Promosi Penjualan Jamu “Tolak Angin Komplit”
Promosi Penjualan Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Setuju 3 1.54% 3 9
Setuju 151 77.44% 2 302
Tidak Setuju 41 21.03% 1 41
Sangat Tidak Setuju 0 0.00% 0 0
Total 195 100.00% 352
= (3 * 3) + (151 * 2) + (41 * 1) + (0 * 0) 195
= 1.81.
Jadi nilai untuk distribusi data persepsi promosi penjualan produk jamu “ Tolak Angin Komplit” sebesar 1.81.
4.4.8.7 Distribusi Data Persepsi Kecukupan Ketersediaan Produk Jamu “Tolak Angin Komplit” Pada Saat Pembelian
Tabel 4.29 Tabel Distribusi Data Persepsi Kecukupan Ketersediaan Produk Jamu “Tolak Angin Komplit” Pada Saat Pembelian
Ketersediaan Produk Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Setuju 2 1.03% 3 6
Setuju 137 70.26% 2 274
Tidak Setuju 56 28.72% 1 56
Sangat Tidak Setuju 0 0.00% 0 0
Total 195 100.00% 336
= (2 * 3) + (137 * 2) + (56 * 1) + (0 * 0)
195 = 1,72.
Jadi nilai untuk distribusi data persepsi kecukupan ketersediaan produk jamu “ Tolak Angin Komplit” pada saat pembelian sebesar 1,72.
4.4.8.8 Total Atribut Produk Jamu PT.Sido Muncul “Tolak Angin Komplit”
Tabel 4.30 Tabel Total Atribut Produk Jamu PT. Sido Muncul “Tolak Angin Komplit”
Butir Penilaian SS S TS STS Total Nilai
Jum % Jum % Jum % Jum % Jum %
Kualitas jamu 42 21.54% 145 74.36% 8 4.10% 0 0.00% 195 100% 2.17
Kewajaran harga jamu 5 2.56% 130 67% 60 30.77% 0 0.00% 195 100% 1.72
Bentuk sediaan jamu 1 0.51% 74 37.95% 120 61.54% 0 0.00% 195 100% 1.39
Kemudahan perolehan jamu 1 0.51% 166 85.13% 28 14.36% 0 0.00% 195 100% 1.86
Kemudahan perolehan infomasi
jamu 1 0.51% 116 59.49% 77 39.49% 1 0.51% 195 100% 1.60
Promosi penjualan jamu 3 1.54% 151 77.44% 41 21.03% 0 0.00% 195 100% 1.81
Kecukupan Ketersediaan jamu
saat pembelian 2 1.03% 137 70.26% 56 28.72% 0 0.00% 195 100% 1.72
4.4.9 Analisis Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Produk Jamu
Distribusi data evaluasi tingkat kepentingan atribut Produk Jamu dapat dilihat pada tabel-tabel di bawah ini :
4.4.9.1 Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kualitas Produk Jamu
Tabel 4.31 Tabel Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kualitas Produk Jamu
Kualitas Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Penting 139 63.18% 3 417
Penting 81 36.82% 2 162
Tidak Penting 0 0.00% 1 0
Sangat Tidak Penting 0 0.00% 0 0
Total 220 100.00% 579
= (139 * 3) + (81 * 2) + (0 * 1) + (0 * 0) 220
= 2,64.
Jadi nilai untuk distribusi data evaluasi tingkat kepentingan atribut kualitas produk jamu sebesar 2,64.
4.4.9.2 Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kewajaran Harga Produk Jamu
Tabel 4.32 Tabel Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kewajaran Harga Produk Jamu
Kewajaran Harga Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Penting 56 25.45% 3 168
Penting 128 58.18% 2 256
Tidak Penting 36 16.36% 1 36
Sangat Tidak Penting 0 0.00% 0 0
Total 220 100.00% 460
= (56 * 3) + (128 * 2) + (36 * 1) + (0 * 0) 220
= 2,09.
Jadi nilai untuk distribusi data evaluasi tingkat kepentingan atribut kewajaran harga produk jamu sebesar 2,09.
4.4.9.3 Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Bentuk Sediaan Produk Jamu
Tabel 4.33 Tabel Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Bentuk Sediaan Produk Jamu
Bentuk Sediaan Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Penting 29 13.18% 3 87
Penting 110 50.00% 2 220
Tidak Penting 80 36.36% 1 80
Sangat Tidak Penting 1 0.45% 0 0
Total 220 100.00% 387
= (29 * 3) + (110 * 2) + (80 * 1) + (1 * 0) 220
= 1,76.
Jadi nilai untuk distribusi data evaluasi tingkat kepentingan atribut bentuk sediaan produk jamu sebesar 1,76.
4.4.9.4 Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kemudahan Perolehan Produk Jamu
Tabel 4.34 Tabel Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kemudahaan Perolehan Produk Jamu
Kemudahan Perolehan
Produk Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Penting 49 22.27% 3 147
Penting 134 60.91% 2 268
Tidak Penting 37 16.82% 1 37
Sangat Tidak Penting 0 0.00% 0 0
Total 220 100.00% 452
= (49 * 3) + (134 * 2) + (37 * 1) + (0 * 0) 220
= 2,05.
Jadi nilai untuk distribusi data evaluasi tingkat kepentingan atribut kemudahan perolehan produk jamu sebesar 2,05.
4.4.9.5 Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kemudahaan Memperoleh Informasi Mengenai Produk Jamu
Tabel 4.35 Tabel Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kemudahan Memperoleh Informasi Mengenai Produk Jamu
Kemudahan Informasi
Produk Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Penting 64 29.09% 3 192
Penting 130 59.09% 2 260
Tidak Penting 25 11.36% 1 25
Sangat Tidak Penting 1 0.45% 0 0
Total 220 100.00% 477
= (64 * 3) + (130 * 2) + (25 * 1) + (1 * 0) 220
= 2,17.
Jadi nilai untuk distribusi data evaluasi tingkat kepentingan atribut kemudahan memperoleh informasi mengenai produk jamu sebesar 2,17.
4.4.9.6 Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Promosi Penjualan Produk Jamu
Tabel 4.36 Tabel Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Promosi Penjualan Produk Jamu
Promosi Penjualan Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Penting 38 17.27% 3 114
Penting 158 71.82% 2 316
Tidak Penting 24 10.91% 1 24
Sangat Tidak Penting 0 0.00% 0 0
Total 220 100.00% 454
= (38 * 3) + (158 * 2) + (24 * 1) + (0 * 0) 220
= 2,06.
Jadi nilai untuk distribusi data evaluasi tingkat kepentingan atribut promosi penjualan produk jamu sebesar 2,06.
4.4.9.7 Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kecukupan Ketersediaan Produk Jamu Pada Saat Pembelian
Tabel 4.37 Tabel Distribusi Data Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Kecukupan Ketersediaan Produk Jamu Pada Saat Pembelian
Ketersediaan Produk Jumlah Persentase Bobot Jumlah x Bobot
Sangat Penting 74 33.64% 3 222
Penting 125 56.82% 2 250
Tidak Penting 21 9.55% 1 21
Sangat Tidak Penting 0 0.00% 0 0
Total 220 100.00% 493
= (74 * 3) + (125 * 2) + (21* 1) + (0 * 0) 220
= 2,24.
Jadi nilai untuk distribusi data evaluasi tingkat kepentingan atribut ketersediaan produk jamu pada saat pembelian sebesar 2,24.
4.4.9.8 Total Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Produk Jamu
Tabel 4.38 Tabel Total Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Produk Jamu
Butir Penilaian SP P TP STP Total Nilai
Jum % Jum % Jum % Jum % Jum %
Kualitas jamu 139 63.18% 81 36.82% 0 0.00% 0 0.00% 220 100% 2.63
Kewajaran harga jamu 56 25.45% 128 58% 36 16.36% 0 0.00% 220 100% 2.09
Bentuk sediaan jamu 29 13.18% 110 50.00% 80 36.36% 1 0.45% 220 100% 1.76
Kemudahan perolehan jamu 49 22.27% 134 60.91% 37 16.82% 0 0.00% 220 100% 2.05
Kemudahan perolehan infomasi
jamu 64 29.09% 130 59.09% 25 11.36% 1 0.45% 220 100% 2.17
Promosi penjualan jamu 38 17.27% 158 71.82% 24 10.91% 0 0.00% 220 100% 2.06
Kecukupan Ketersediaan jamu
saat pembelian 74 33.64% 125 56.82% 21 9.55% 0 0.00% 220 100% 2.24
4.4.10 Distribusi Data Rata-rata Importance and Performance
Dari tabel perhitungan penilaian persepsi atribut produk jamu “Tolak Angin Komplit” dan tabel perhitungan penilaian evaluasi tingkat kepentingan atribut produk jamu dapat disarikan ke dalam dua tabel berikut ini :
Tabel 4.39 Tabel Rata-rata Distribusi Data Importance – Performance urut descending berdasarkan Nilai Evaluasi Tingkat Kepentingan Atribut Produk Jamu
Butir Penilaian Kepentingan Performa
A Kualitas jamu 2.63 2.17
G Kecukupan ketersediaan jamu saat pembelian 2.24 1.72
D Kemudahan perolehan infomasi jamu 2.17
B Kewajaran harga jamu 2.09 1.72
F Promosi penjualan jamu 2.06 1.81
E Kemudahan perolehan jamu 2.05 1.86
C Bentuk sediaan jamu 1.76 1.39
1.60
Tabel 4.40 Tabel Rata-rata Distribusi Data Importance – Performance urut descending berdasarkan Persepsi Kepuasan Terhadap Atribut Produk Jamu “Tolak
Angin Komplit”
Butir Penilaian Kepentingan Performa
Kualitas jamu 2.63 2.17
Kemudahan perolehan jamu 2.05 1.86
F Promosi penjualan jamu 2.06 1.81
B Kewajaran harga jamu 2.09 1.72
G Kecukupan ketersediaan jamu saat pembelian 2.24
D kemudahan perolehan informasi jamu 2.17
C Bentuk sediaan jamu 1.76
A E
1.72 1.60 1.39