PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE
THINK-PAIR-SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN
PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017
SKRIPSI
Oleh: AZIZ AZINDANI
K1311017
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA Oktober 2017
ii
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini Nama : Aziz Azindani NIM : K1311017
Program Studi : Pendidikan Matematika
Menyatakan bahwa skripsi saya berjudul “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017” ini benar-benar merupakan karya saya sendiri. Selain itu, sumber informasi yang dikutip dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam daftar pustaka.
Apabila dikemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan skripsi ini hasil jiplakan, saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan saya.
Surakarta, Oktober 2017 Yang membuat pernyataan
iii
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE
THINK-PAIR-SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN
PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Oleh: AZIZ AZINDANI
K1311017
SKRIPSI
diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Matematika
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA Oktober 2017
iv
vi ABSTRAK
Aziz Azindani. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Skripsi, Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Agustus 2017.
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran cooperative tipe TPS dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman konsep matematik pada siswa, mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran cooperative tipe TPS yang dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman konsep matematik pada siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Surakarta dan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan pemahaman konsep matematik pada siswa setelah mengikuti pembelajaran cooperative tipe TPS.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 17 Surakarta tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 26 siswa. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data keterlaksanaan pembelajaran, data keaktifan siswa dan data hasil tes pemahaman konsep matematik siswa. Data keterlaksanaan pembelajaran dan keaktifan siswa diperoleh dari hasil observasi selama proses pembelajaran, sedangkan data pemahaman konsep matematik siswa diperoleh dari tes setiap akhir siklus. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah minimal 50% dari jumlah total siswa mencapai kategori keaktifan belajar tinggi dalam pembelajaran matematika dan minimal 50% dari jumlah total siswa mendapatkan skor 2 (skor maksimal) untuk setiap indikator pemahaman konsep matematika.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran cooperative tipe TPS yang dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman konsep matematika siswa adalah: 1) kegiatan pendahuluan, yaitu: a) guru memberikan salam, mengajak siswa berdoa dan mengecek kehadiran siswa, b) guru meminta siswa mempersiapkan peralatan belajar dan buku matematika diatas meja masing-masing, c) guru membuka pelajaran dengan motivasi (sesuai bab pelajaran yang diajarkan), d) guru menghubungkan motivasi yang diberikan dengan materi yang akan dipelajari dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, e) guru melakukan apersepsi dengan memusatkan perhatian siswa melalui tanya jawab seputar materi prasayarat atau materi pada pertemuan sebelumnya. 2) kegiatan inti : a) guru menjelaskan secara garis besar materi yang akan disampaikan pada pertemuan tersebut, b) guru membagikan kepada masing-masing siswa LKS yang berisi lembar kegiatan, masalah matematika dan petunjuk pengerjaannya, c) guru meminta siswa menyelsaikan persoalan yang ada pada LKS secara mandiri untuk beberapa saat, d) guru meminta siswa berpasangan dengan teman sebangkunya untuk membahas permasalahan yang sedang diselesaikan, e) guru meminta siswa untuk menuliskan
vii
hasil diskusinya di kertas yang sudah disediakan, f) kelompok yang telah menyelesaikan permasalahan dalam LKS dipersilakan mempresentasikanya di depan kelas dengan media white board dan dimoderatori oleh guru. 3) penutup: a) bersama-sama dengan guru, siswa menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dipelajari, b) guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan kesulitan yang dialami dalam mengikuti pembelajaran tersebut, baik ketika proses belajar maupun mengerjakan soal, c) guru memberikan PR untuk dkumpulkan pada pertemuan yang akan dating, d) guru menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya, e) guru menyampaikan informasi akan memberikan reward bagi siswa yang mampu mengerjakan hasil tes secara sempurna. Berdasarkan penerapan pembelajaran tersebut persentase siswa yang telah mendapatkan skor 2 (skor maksimal) pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep meningkat sebesar 18,43 % menjadi 88,00 %, pada indikator mengklasifikasikan obyek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya meningkat 95,65% menjadi 100%, pada indikator memberi contoh dan bukan contoh dari sebuah konsep meningkat 3,13% menjadi 64%, pada indikator mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep meningkat 12% menjadi 12%, pada indikator menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu meningkat 56% menjadi 56% dan pada indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah meningkat 64% menjadi 64%. Kemudian untuk keaktifan belajar pada kategori keaktifan tinggi meningkat sebesar 33,6% menjadi 42,3%.
Kata Kunci : Think – Pair – Share, Pemahaman konsep matematika, keaktifan belajar.
viii ABSTRACT
Aziz Azindani. IMPLEMENTATION THINK-PAIR-SHARE (TPS) COOPERATIVE LEARNING MODEL TO INCREASE ACTIVITY AND UNDERSTANDING OF MATHEMATICAL CONCEPT IN SMP N 17 SURAKARTA’S STUDENTS GRADE VIII LESSON YEAR 2016/2017 . Thesis, Mathematics Education Teacher Training and Education Faculty Sebelas Maret University Surakarta. August 2017.
This classroom action research aims to find out the cooperative learning model of TPS type can improve the activity and understanding of mathematical concepts in students, describe the form of learning with cooperative type model of TPS type that can improve the activity and understanding of mathematical concepts in students of class VIII SMP Negeri 17 Surakarta and To know Improvement of liveliness and understanding of mathematical concepts in students of TPS learning.
This research is a classroom action research conducted in 2 cycles. Each cycle consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The subject of this research is the students of class VIII SMP N 17 Surakarta in the academic year 2016/2017 as many as 26 students. The data collected in this study is the data implementation of learning, student activeness data and test results data understanding of mathematical concepts of students. The data of learning activity and student activeness were obtained from the observation during the learning process, while the students' mathematical concept understanding data was obtained from the test at each end of the cycle. The success indicator of this research is at least 50% of the total number of students reaching the category of high learning activeness in learning mathematics and at least 50% of the total number of students get a score of 2 (maximum score) for each indicator understanding of mathematical concepts.
The result of the research concludes that the implementation of learning by applying cooperative type model of TPS type that can improve the activity and understanding of mathematical concepts of students are: 1) preliminary activities, namely: a) teachers greet, invite students to pray and check the attendance of students, b) Preparing learning equipments and math books on each table, c) teacher opening lesson with motivation (according to chapter lesson taught), d) teacher linking motivation given with material to be learned and learning objectives to be achieved, e) teacher doing Apperception by focusing students' attention through question and answer about the material of pre-paid or material at the previous meeting. 2) core activities: a) the teacher outlines the material to be delivered at the meeting, b) the teacher distributes to each student LKS containing activity sheets, math problems and workmanship instructions, c) the teacher asks the students to solve the existing problems In the LKS independently for a few moments, d) the teacher asks the students to pair up with his / her coworkers to discuss the issues being addressed, e) the teacher asks the students to write the results of their discussion on the paper provided, f) the group who has solved the problems in the LKS are welcome to present In front of the class with white board media and moderated by the teacher. 3) cover: a) together with the teacher, the
ix
student concludes the learning outcomes learned, b) the teacher gives the students the opportunity to express the difficulties experienced in following the learning, either during the learning process or the problem, c) the teacher gives the PR To be collected at the meeting that will come, d) the teacher presents the material to be discussed at the next meeting, e) the teacher conveys the information will give reward for the students who are able to do the test result perfectly. Based on the application of learning is the percentage of students who have received a score of 2 (maximum score) on the indicator repeated a concept increased by 18.43% to 88.00%, the indicator classify objects according to certain properties in accordance with the concept increased 95.65% To 100%, the example indicator rather than the example of a concept increased by 3.13% to 64%, the indicator developed the necessary terms and conditions quite a concept increased 12% to 12%, the indicator uses and utilizes and selects the procedure or operation Certain increased 56% to 56% and on the indicator of applying the concept or algorithm in problem solving increased 64% to 64%. Then for learning activeness in high activity category increased by 33,6% to 42,3%.
x MOTTO
“Bersungguh-sungguhlan pada perkara-perkara yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu bersikap lemah”
xi
PERSEMBAHAN
Karya ini penulis persembahkan untuk kedua orang tua, terima kasih atas semua yang telah diberikan kepada ananda semoga Ayah dan Ibu diberi balasan terbaik
xii
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah dengan nikmat-Nyalah segala kebaikan menjadi sempurna. Atas kehendak-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE
THINK-PAIR-SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN
PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017”.
Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian dari persyaratan mendapatkan gelar Sarjana pada Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Ayah dan Ibu beserta keluarga atas dukungan yang tak terhingga banyaknya. Semoga Allah SWT membalas cinta Ayah dan Ibu dengan Syurga-Nya.
2. Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd., Dekan FKIP UNS yang telah memberikan izin untuk melaksanakan penelitian.
3. Dr. Budi Usodo, M.Pd., sebagai Kepala Prodi Pendidikan Matematika dan Pembimbing I yang telah banyak memberikan bimbingan, nasihat, dan ilmu kepada penulis. Semoga mendapat balasan yang terbaik dari Allah SWT. 4. Getut Pramesti, S.Si., M.Si., sebagai Pembimbing akademik yang selalu
memberikan dukungan, semangat, dan pengarahan selama perkuliahan dan khususnya selama penyusunan skripsi ini.
5. Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Pendidikan Matematika yang telah banyak memberikan nasihat dan ilmu.
6. Eko Sutrisno, S.Pd., Kepala SMP N 17 Surakarta yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian di SMP N 17 Surakarta.
7. Aji Partiwi, S.Pd., Guru Matematika kelas VIII F SMP N 17 Surakarta yang telah memberikan banyak bantuan kepada penulis selama penulis melaksanakan penelitian.
8. Getut Pramesti, S.Si., M.Si., Aji Partiwi, S.Pd., dan Saida Ahmad, S.Pd. atas kesediaannya menvalidasi instrumen penelitian yang digunakan peneliti.
xiii
9. Seluruh siswa kelas VIII F SMP N 17 Surakarta, terimakasih banyak atas kerjasama selama penelitian.
10. Keluarga Math SBI 2011 atas dukungan dan doa sampai saat ini. Terima kasih banyak.
11. Seluruh mahasiswa Pendidikan Matematika ’11 atas segala dukungan dan cerita selama kuliah.
12. Teman-teman ngaji di Solo atas doa dan nasihat yang terus diberikan hingga saat ini.
13. Semua pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan dan bantuan, yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Semoga skripsi ini bermanfaat bagi penulis, pembaca, dan menjadi satu bentuk kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dalam dunia pendidikan Indonesia.
Surakarta, 2017 Penulis
xiv DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERNYATAAN ... HALAMAN PENGAJUAN SKRIPSI... ii iii HALAMAN PERSETUJUAN ... iv HALAMAN PENGESAHAN ... v HALAMAN ABSTRAK ... vi HALAMAN MOTTO ... x HALAMAN PERSEMBAHAN ... xi
KATA PENGANTAR ... xii
DAFTAR ISI ... xiv
DAFTAR TABEL ... xvi
DAFTAR GAMBAR... xviii
DAFTAR LAMPIRAN ... xix
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah... 1
B. Rumusan Masalah... 4
C. Tujuan Penelitian ... 4
D. Manfaat Penelitian... 5
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS.... 6
A. Kajian Pustaka... 6
1. Belajar dan Pembalajaran... 6
2. Pemahaman Konsep Matematika... 8
3. Keaktifan Belajar... 4. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS (Think – Pair – Share) 12 16 B. Kerangka Berpikir... 21
xv
BAB III METODOLOGI PENELITIAN... 24
A. Tempat dan Waktu Penelitian... 24
B. Subyek Penelitian ... 26
C. Data dan Sumber Data... 26
D. Teknk Pengumpulan Data... 27
E. Telnik Uji Validitas Data... 29
F. Telnik Analisis Data ... 30
G. Indikator Kinerja/Keberhasilan ... 35
H. Prosedur Penelitian... 36
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 41
A. Hasil Penelitian... ... 41
1. Data Pratindakan... ... 41
2. Hasil Tindakan Siklus I... 44
3. Hasil Tindakan Siklus II... 56
4. Perbandingan Hasil Tindakan... 69
B. Pembahasan... 75
C. Keterbatasan Penelitian... 80
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN ... 81
A. Simpulan ... 81
B. Implikasi... 83
C. Saran ... 84
DAFTAR PUSTAKA ... 86
xvi
DAFTAR TABEL
Halaman Tabel 2.1. Keaktifan Siswa yang Akan Ditingkatkan…... 15
Tabel 3.1. Jadwal Kegiatan Penelitian... Tabel 3.2. Pedoman Kualifikasi Hasil Observasi... Tabel 3.3. Katergori Keaktifan Siswa ... Tabel 3.4. Rubrik Penilaian Indikator Pemahaman Konsep ... Tabel 3.5. Indikator Keberhasilan Penelitian... Tabel 4.1. Keaktifan Siswa Pada Prasiklus…... Tabel 4.2. Hasil Tes Prasiklus Pemahaman Konsep Matematika Siswa…... Tabel 4.3. Jadwal Pelaksanaan Pembelajaran pada Siklus I…... Tabel 4.4. Keaktifan Siswa Pada Siklus I……… Tabel 4.5. Capaian Skor Tes Siklus I………... Tabel 4.6. Hasil Refleksi Siklus I untuk Perbaikan Siklus II………...…… Tabel 4.7. Jadwal Pelaksanaan Pembelajaran pada Siklus II………... Tabel 4.8. Keaktifan Siswa Pada Siklus II………...……….. Tabel 4.9. Capaian Skor Tes Siklus II………... Tabel 4.10. Perbandingan Keaktifan Siswa Prasiklus dan Siklus I... Tabel 4.11. Perbandingan Keaktifan Siswa Siklus I dan Siklus II…... Tabel 4.12. Perbandingan Pemahaman Konsep Siswa Prasiklus dan Siklus I... Tabel 4.13. Perbandingan Pemahaman konsep Siswa Siklus I dan Siklus II...
25 32 32 33 35 42 42 47 53 53 56 61 66 67 69 70 71 72
xvii
DAFTAR GAMBAR
Halaman Gambar 2.1. Skema Kerangka Berpikir... 22 Gambar 3.1. Skema Prosedur Penelitian…... 40 Gambar 4.1. Peningkatan Keaktifan Siswa VIII F SMP N 17 Surakarta…... 70 Gambar 4.2. Perbandingan Pemahaman Konsep Matematika Siswa pada Prasiklus
dan Siklus I... 72 Gambar 4.2. Perbandingan Pemahaman Konsep Matematika Siswa pada Siklus I
dan Siklus II... 73 Gambar 4.4. Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Siswa VIII F SMP N
xviii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Silabus Bangun Ruang... L-1 Lampiran 2. RPP Siklus I... L-4 Lampiran 3. LKS Pertemuan 1 Siklus I ... L-13 Lampiran 4. LKS Pertemuan 2 Siklus I ... L-17 Lampiran 5. RPP Siklus II... L-23 Lampiran 6. LKS Pertemuan 1 Siklus II... L-34 Lampiran 7. LKS Pertemuan 2 Siklus II... L-37 Lampiran 8. Pedoman Observasi Keterlaksanaan Pembelajaran... L-39 Lampiran 9. Lembar Observasi Pelaksanaan Pembelajaran... L-40 Lampiran 10. Hasil Validasi Lembar Observasi Pelaksanaan Pembelajaran L-44 Lampiran 11. Hasil Validasi Lembar Observasi Pelaksanaan Pembelajaran L-47
Lampiran 12. Pedoman Observasi Keaktifan Siswa L-48
Lampiran 13. Lembar Observasi Keaktifan Siswa L-49
Lampiran 14. Hasil Validasi Lembar Observasi Keaktifan Siswa L-51 Lampiran 15. Hasil Validasi Lembar Observasi Keaktifan Siswa L-54
Lampiran 16. Kisi-Kisi Tes Tulis Prasiklus L-55
Lampiran 17. Soal Tes Tertulis Prasiklus L-56
Lampiran 18. Rubrik Penilaian Tes Tertulis Prasiklus L-58
Lampiran 19. Hasil Validasi Tes Prasiklus L-62
Lampiran 20. Hasil Validasi Tes Prasiklus L-65
Lampiran 21. Kisi-kisi Tes Tulis Siklus I L-66
Lampiran 22. Soal Tes Tertulis Siklus I L-67
Lampiran 23. Rubrik Penilaian Tes Tertulis Siklus I L-68
Lampiran 24. Hasil Validasi Tes Siklus I L-71
Lampiran 25. Hasil Validasi Tes Siklus I L-74
Lampiran 26. Kisi-kisi Tes Tulis Siklus II L-75
Lampiran 27. Soal Tes Tertulis Siklus II L-76
Lampiran 28. Rubrik Penilaian Tes Tertulis Siklus II L-78
xix
Lampiran 30. Hasil Validasi Tes Siklus II L-85
Lampiran 31. Catatan Lapangan Sebelum Penelitian L-86 Lampiran 32. Hasil Observasi Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I L-88 Lampiran 33. Hasil Observasi Pelaksanaan Pembelajaran Siklus II L-91 Lampiran 34. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Prasiklus L-94 Lampiran 35. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus I L-95 Lampiran 36. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus II L-96 Lampiran 37. Hasil Tes Pemahaman Matematik Siswa Prasiklus L-97 Lampiran 38. Hasil Tes Pemahaman Matematik Siswa Siklus I L-98 Lampiran 39. Hasil Tes Pemahaman Matematik Siswa Siklus II L-99
Lampiran 40. Hasil Pekerjaan Siswa Prasiklus L-100
Lampiran 41. Hasil Pekerjaan Siswa Prasiklus L-101
Lampiran 42. Hasil Pekerjaan Siswa Siklus I L-102
Lampiran 43. Hasil Pekerjaan Siswa Siklus I L-103
Lampiran 44. Hasil Pekerjaan Siswa Siklus II L-104
Lampiran 45. Hasil Pekerjaan Siswa Siklus II L-105
Lampiran 46. Dokumentasi Kegiatan Pembelajaran L-106