• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perilaku Sosial Rusa Sambar (Cervus Unicolor) dan Rusa Totol (Axis Axis) di Kandang Penangkaran PT. Gunung Madu Plantations Lampung Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perilaku Sosial Rusa Sambar (Cervus Unicolor) dan Rusa Totol (Axis Axis) di Kandang Penangkaran PT. Gunung Madu Plantations Lampung Tengah"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.   Individu rusa sambar (Cervus unicolor) dan rusa totol (Axis axis) pada penelitian perilaku sosial rusa sambar (Cervus unicolor) dan rusa totol (Axis axis) di Kandang Penangkaran PT
Gambar    2.  Grafik  total  interaksi  rusa  yang  melakukan  kegiatan bergesekan tanduk  khusus jantan dari 10 rusa di Kandang Penangkaran PT
Gambar 3. Grafik total interaksi rusa sambar (Cervus unicolor) dan rusa totol (Axis axis) mendekati dengan manusia (kiri) dan interaksi menjauhi manusia (kanan) di Kandang Penangkaran PT
Gambar 4. Grafik total interaksi merumput (grazing) 17 rusa di Kandang Penangkaran PT

Referensi

Dokumen terkait

asumsi sebagai berikut: a) produktivitas hijauan pakan adalah sama untuk seluruh areal pemanfaatan efektif habitat rusa sambar, b) proper-use pada areal dengan

Diferensial seleksi pada jantan adalah 18,42 kg dan pada betina 7,73 kg, sehingga diperoleh respon seleksi dugaan rusa Sambar sebesar 7.845 kg dengan dugaan nilai h 2 0,60..

(Lanjutan). Hal ini dapat mengindikasikan bahwa luas areal yang efektif sebagai habitat bagi rusa sambar di kawasan TBMK adalah 6.900,1 ha dengan penutupan lahan berupa

Penangkaran rusa secara ek-situ di Bandar Lampung telah dilakukan di Taman Satwa Lembah Hijau, dengan 23 rusa timor yang terdiri dari 12 individu jantan dewasa, 9 individu

Kebutuhan Nutrien untuk Hidup Pokok Taraf pemberian bahan pakan me- nentukan jumlah protein, serat kasar dan energi yang dikonsumsi rusa Sambar (Tabel 4), sementara perubahan

Kebutuhan Nutrien untuk Hidup Pokok Taraf pemberian bahan pakan me- nentukan jumlah protein, serat kasar dan energi yang dikonsumsi rusa Sambar (Tabel 4), sementara perubahan

Diferensial seleksi pada jantan adalah 18,42 kg dan pada betina 7,73 kg, sehingga diperoleh respon seleksi dugaan rusa Sambar sebesar 7.845 kg dengan dugaan nilai h 2 0,60..

Gambar 9 Rata-rata frekuensi perilaku mengendus dan menjilati pejantan pada rusa betina yang diberi perlakuan tabat barito dengan dosis berbeda Diduga pemberian tabat